26 C
Medan
Saturday, April 18, 2026
Home Blog Page 210

Tingkatkan Kebersamaan, KONI Kota Medan Gelar Touring ke Pegunungan

Ketua Umum KONI Kota Medan Aswindy Fachrizal bersama pengcab dan Korcam ketika touring ke Tongging, Kabupaten Karo. (dok KONI Medan)
Ketua Umum KONI Kota Medan Aswindy Fachrizal bersama pengcab dan Korcam ketika touring ke Tongging, Kabupaten Karo. (dok KONI Medan)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Suasana sejuk kawasan pegunungan Karo menjadi saksi hangatnya kebersamaan para punggawa olahraga Kota Medan. Para pengurus KONI Medan bersama Ketua Cabang Olahraga (Cabor) dan Koordinator Kecamatan (Korcam) melangsungkan touring bersama ke destinasi alam indah di Kabupaten Karo, Sabtu (2/8/2025).

Rute touring dimulai dari Kota Medan dan menyusuri jalur menuju beberapa ikon wisata populer seperti Air Terjun Sipiso-Piso, Tongging, hingga pemandian alam Lau Sidebuk-debuk. Agenda ini bukan sekadar hobi, namun menjadi wadah mempererat silaturahmi, solidaritas, dan semangat sportifitas antar pengurus dan pelaku olahraga di Kota Medan.

Ketua Umum KONI Kota Medan, Aswindy Fachrizal, SE, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan momen penting untuk membangun chemistry dan komunikasi yang baik dalam satu visi memajukan olahraga Medan.

“Touring ini bukan sekadar hobi, tapi juga bentuk kebersamaan dan kekompakan yang kita bangun agar sinergi antara pengurus KONI, cabor, dan korcam terus terjaga. Dari kekompakan inilah lahir semangat baru untuk mencetak prestasi yang lebih baik bagi Kota Medan,” ujar Aswindy.

Dia juga menambahkan bahwa dengan suasana rileks dan kebersamaan yang terjalin, para pengurus bisa saling bertukar pikiran, menyampaikan aspirasi, sekaligus menikmati keindahan alam Sumatera Utara yang kaya dan potensial sebagai arena sport tourism ke depan.

Touring ini menjadi langkah kecil tapi berdampak besar, karena dari silaturahmi yang solid akan lahir ekosistem olahraga yang sehat dan penuh kolaborasi. KONI Medan membuktikan bahwa kerja keras meraih prestasi bisa dibalut dalam kebersamaan yang menyenangkan. (dek)

Festival Bunga dan Buah Tanah Karo 2025, PLN UID Sumut Kenalkan Digitalisasi Lewat PLN Mobile

Kontingen PLN UP3 Bukit Barisan saat mengikuti Parade Festival Bunga dan Buah
Kontingen PLN UP3 Bukit Barisan saat mengikuti Parade Festival Bunga dan Buah

BERASTAGI, SUMUTPOS.CO- Dalam rangka mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus mendukung pariwisata lokal, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara melalui PLN UP3 Bukit Barisan turut ambil bagian dalam Festival Bunga dan Buah Tanah Karo 2025 yang digelar di Taman Mejuah-juah, Berastagi, pada 31 Juli hingga 2 Agustus 2025.

Melalui partisipasi dalam parade karnaval dan pembukaan booth interaktif, PLN hadir dengan semangat digitalisasi, memperkenalkan layanan PLN Mobile sebagai solusi praktis dan modern bagi kebutuhan kelistrikan masyarakat. Dengan mobil Listrik hias bertema transformasi digital serta penampilan energik dari Srikandi PLN, pengunjung diajak untuk mengenal lebih dekat berbagai fitur aplikasi PLN Mobile seperti pembelian token listrik, pengecekan tagihan, hingga pelaporan gangguan.

“Festival ini menjadi momentum penting bagi kami untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat. Melalui partisipasi aktif dalam parade dengan kendaraan listrik dan booth interaktif, kami ingin menunjukkan bahwa layanan PLN kini semakin mudah, cepat, dan bisa diakses dari mana saja melalui PLN Mobile,” ujar Manager PLN UP3 Bukit Barisan Ramses Hutajulu.

Tak hanya menyuguhkan tampilan kreatif, booth PLN juga menyediakan berbagai aktivitas menarik seperti kuis, permainan, dan simulasi layanan.

Srikandi PLN tampil sebagai garda depan dalam mengedukasi masyarakat, khususnya kaum ibu dan generasi muda, mengenai manfaat dan kemudahan penggunaan aplikasi PLN Mobile.

Sinergi pun terjalin dengan para pemangku kepentingan daerah. Bupati Kabupaten Karo, Brigjen Pol (Purn) dr Antonius Ginting, SpOG, MKes, turut menyempatkan diri mengunjungi booth PLN. Kehadirannya menjadi bentuk dukungan nyata dari Pemerintah Daerah terhadap digitalisasi layanan kelistrikan. Dukungan serupa juga datang dari pihak Kejaksaan Negeri Tanah Karo, melalui Kasubsi Perdata dan Tata Usaha Negara, Roy Pelawi, SH, yang tidak hanya mengunjungi langsung booth PLN, tetapi juga mengajak masyarakat, khususnya warga Tanah Karo, untuk aktif mengunduh dan memanfaatkan PLN Mobile demi kemudahan akses layanan kelistrikan.

“Kehadiran stakeholder di booth PLN menjadi energi tambahan bagi kami. Ini menunjukkan bahwa digitalisasi layanan ketenagalistrikan sudah menjadi kepentingan bersama untuk mendukung pelayanan publik yang cepat dan responsif,” kata Ramses.

Sementara itu, General Manager PLN UID Sumatera Utara Ahmad Syauki, menyampaikan apresiasinya terhadap keterlibatan aktif PLN UP3 Bukit Barisan dalam acara tersebut.

Ia menilai bahwa kehadiran PLN dalam festival ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus bertransformasi dan berinovasi.

“PLN tidak hanya hadir sebagai penyedia listrik, tetapi juga sebagai mitra strategis masyarakat. Festival Bunga dan Buah ini kami jadikan panggung untuk memperkenalkan wajah baru PLN yang lebih adaptif, digital, dan dekat dengan pelanggan. Ini sejalan dengan upaya kami mendorong pemanfaatan teknologi demi pelayanan yang lebih prima,” ujar Ahmad Syauki.

Lebih lanjut, Ahmad Syauki menekankan bahwa upaya edukasi publik seperti ini sangat penting untuk meningkatkan literasi digital masyarakat dalam bidang kelistrikan, sekaligus mendorong percepatan transformasi layanan PLN di wilayah Sumatera Utara.
Dengan antusiasme ribuan pengunjung yang hadir setiap harinya, partisipasi PLN dalam Festival Bunga dan Buah Tanah Karo 2025 tak hanya memperkuat citra perusahaan sebagai penyedia layanan modern, tapi juga menegaskan dukungan terhadap pemulihan ekonomi daerah dan pengembangan pariwisata berbasis budaya. (rel/ila)

Artotel Wanderlust Sambut Kemeriahan Hari Kemerdekaan Indonesia dengan Meluncurkan Kampanye “Waktu Indonesia Semarak”

MEDAN, JULI 2025 — Dalam rangka merayakan hari kemerdekaan Indonesia, di bulan
Agustus Artotel Group melalui program loyalitas Artotel Wanderlust menghadirkan kampanye program “Waktu Indonesia Semarak” yang mengajak para tamu hotel untuk bisa merasakan kemeriahan kemerdekaan Indonesia di setiap destinasi hotel dengan brand ARTOTEL, DAFAM, MAXONE, dan ROOMS INC.

Kampanye “Waktu Indonesia Semarak” ini menghadirkan pengalaman lengkap dan seru untuk para tamu mulai dari menginap, bersantap, berbelanja, hingga mengikuti kegiatan khas perayaan kemerdekaan Indonesia di hotel. Tentunya, setiap kegiatan disesuaikan kembali dengan kebudayaan dari masing masing destinasi dimana hotel tersebut berada agar tamu bisa merasakan kearifan budaya lokal dari kegiatan yang diselenggarakan dari masing-masing hotel.

Melalui kampanye ini, member Artotel Wanderlust dapat menikmati berbagai keuntungan
eksklusif dan menarik, antara lain:
● Semarak Tamasya, merupakan penawaran menginap dengan diskon 20% ditambah
dengan tambahan keuntungan double points yang berlaku di sepanjang bulan Agustus.
● Semarak Santap, merupakan program F&B yang terinspirasi dari menu makanan dan
minuman kesukaan dari bapak proklamator Indonesia yang juga sebagai presiden pertama
Republik Indonesia, Ir. Soekarno.
● Semarak Acara, merupakan kegiatan acara seru dan menarik khas Kemerdekaan
Indonesia, mulai dari musik, olahraga, lomba permainan tradisional, dan lain-lain yang
dapat diikuti para tamu hotel.
● Semarak Belanja, merupakan program merchandise Artotel Goods yang berkolaborasi
dengan seniman Indonesia, Emte untuk menghadirkan ragam wearable arts bertema
Gaya Nusantara, seperti kaos, notes book, dll.

Dalam rangka memeriahkan bulan Agustus, The Reiz Suites dengan bangga menghadirkan kolaborasi istimewa bersama komunitas BERYOGA melalui kegiatan Immersive Yoga yang akan diselenggarakan pada tanggal 3 Agustus mendatang, bertempat di Manhattan Urban Market.

Immersive Yoga merupakan konsep yoga modern yang saat ini tengah menjadi tren, di mana aktivitas yoga dilakukan di dalam ruangan dengan proyeksi visual 360 derajat yang mengelilingi peserta.

Suasana yang tercipta dari pantulan gambar ini memberikan pengalaman yang lebih tenang, fokus, dan mendalam, sehingga mampu meningkatkan kualitas relaksasi saat berolahraga. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi pilihan menarik bagi masyarakat yang ingin merasakan manfaat yoga dalam suasana yang lebih imersif dan menenangkan.

Anton Subiyakto, Cluster General Manager mengatakan “Dalam semangat merayakan Hari
Kemerdekaan Indonesia, The Reiz Suites dengan bangga menghadirkan rangkaian kegiatan
bertema Waktu Indonesia Semarak, termasuk kolaborasi spesial bersama komunitas BERYOGA melalui program Immersive Yoga, Kami ingin menghadirkan pengalaman yang tidak hanya menyegarkan tubuh, tetapi juga menenangkan pikiran sejalan dengan semangat kemerdekaan untuk hidup lebih seimbang, sehat, dan bermakna. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi momen inspiratif bagi masyarakat Medan untuk merayakan kemerdekaan dengan cara yang lebih mindful dan penuh energi positif.”

Yulia Maria, Director of Marketing Communications Artotel Group memberikan
keterangan, “melalui program Waktu Indonesia Semarak, kami ingin mengajak para tamu untuk turut merayakan hari Kemerdekaan Indonesia dengan meriah di jaringan hotel Artotel Group. , Dengan Waktu Indonesia Semarak, Kami ingin memberikan 360° experience kepada para tamu kami sejalan dengan pilar bisnis Artotel Group, yaitu Stay, Dine, Play, and Shop. Selain ingin memberikan pengalaman menginap lebih berkesan rangkaian acara Waktu Indonesia Semarak ini menjadi bukti bahwa Artotel Group akan terus berkontribusi untuk mengangkat kultur dan budaya Indonesia di setiap jaringan hotelnya.”(rel)

Silaturahim dengan IA ITB Sumut, Bang Angin Tegaskan IA ITB Milik Bersama

Ketua Umum IA ITB Agustin Peranginangin, Ketua IA ITB Sumut, Yosi Sukmono beserta para anggota IA ITB Sumut tampak ceria pada acara silaturahim IA ITB Sumut dengan Ketua baru IA ITB Agustin Peranginangin
Ketua Umum IA ITB Agustin Peranginangin, Ketua IA ITB Sumut, Yosi Sukmono beserta para anggota IA ITB Sumut tampak ceria pada acara silaturahim IA ITB Sumut dengan Ketua baru IA ITB Agustin Peranginangin

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Pengurus Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA ITB) Sumatera Utara, bersilaturahim dengan Ketua Umum IA-ITB periode 2025-2029 yang baru saja terpilih, Agustin Peranginangin di Baqa Cafe, Jalan Sei Petani Nomor 18 Medan, Sabtu (2/8/2025). Dalam pertemuan nonformal itu, Bang Angin, sapaan akrab Agustin Peranginangin, mengaku sangat senang bisa berkunjung kembali ke Sumatera Utara, khususnya Kota Medan.

“Kalau sudah jumpa kawan-kawan di Medan, masalah jadi hilang. Tapi, nanti kalau sudah pulang ke rumah, baru muncul lagi,” selorohnya.

Menurut Bang Angin, sebelum ke Medan dia juga sempat bersilaturahim dengan pengurus IA ITB Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Yogyakarta. “IA ITB adalah milik kita bersama. Maka, seluruh anggota berhak ikut serta dalam seluruh program IA. Berhak juga memberikan saran dan masukan terhadap program-program IA, dan harapannya kita juga ikut aktif dalam mendorong kegiatan-kegiatan dan program yang ada di dalam ikatan alumni,” ujarnya.

Bang Angin juga mengaku sudah menjalin komunikasi dengan Rektor ITB. “Pak Rektor berharap, alumni bisa menjadi etalase atau wajah bagus bagi ITB, bahwa ITB memang “sesuatu” dalam hal positif,” ungkapnya.

Di samping itu, lanjut Bang Angin, alumni juga bisa kembali ke kampus membawa hal-hal baik. Misalnya, mensupport adik-adik atau sharing-sharing program atau riset bersama atau hal-hal yang dapat mendukung program Institut Teknologi Bandung,” pungkas Direktur Utama Otorita Candi Borobudur ini. (rel/adz)

Puskesmas Glugur Darat Raih Juara Pertama Lomba Video Edukasi JKN 2025

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Puskesmas Glugur Darat berhasil meraih juara pertama dalam Lomba Video Konten Edukasi JKN yang digelar BPJS Kesehatan, dalam rangka memperkuat pemahaman peserta terhadap manfaat Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Pengumuman pemenang dilakukan dalam kegiatan “Sahabat Faskes: Saatnya Sharing Bareng Fasilitas Kesehatan” yang diselenggarakan secara daring pada awal Agustus ini (1/8/2025).

Kompetisi ini diikuti oleh berbagai fasilitas kesehatan dari seluruh Indonesia yang menjadi mitra BPJS Kesehatan. Tujuannya adalah mendorong keterlibatan langsung faskes dalam memberikan informasi kepada masyarakat mengenai kemudahan akses layanan, kepastian penjaminan, serta hak dan prosedur pelayanan JKN.

Puskesmas Glugur Darat dinilai berhasil menghadirkan konten yang kuat secara pesan, menarik secara visual, dan mudah dicerna oleh masyarakat luas. Karya tersebut tak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga memperlihatkan komitmen faskes dalam menyuarakan pentingnya pemahaman peserta terhadap program JKN.

“Penghargaan ini menjadi semangat baru bagi kami untuk terus hadir memberikan edukasi kepada masyarakat. Terima kasih kepada BPJS Kesehatan atas kepercayaannya. Ini merupakan hasil kerja bersama tim yang selalu ingin memberikan pelayanan terbaik, bukan hanya di ruang periksa, tapi juga lewat komunikasi yang efektif,” ujar dr.Sri Wirya Ningsih, Kepala Puskesmas Glugur Darat.

Ia menambahkan bahwa tantangan edukasi peserta di lapangan sangat beragam, mulai dari miskonsepsi hingga informasi yang tidak akurat. Karena itu, peran faskes sebagai penyampai informasi menjadi sangat penting untuk memastikan peserta tidak hanya terdaftar, tetapi juga benar-benar memahami haknya.

Kepala Cabang BPJS Kesehatan Medan, Yasmine Ramadhana Harahap, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta lomba, khususnya Puskesmas Glugur Darat yang telah menjadi juara nasional. Ia berharap keberhasilan ini dapat menjadi inspirasi bagi faskes lainnya untuk aktif menyampaikan informasi yang benar dan membangun citra positif program JKN di tengah masyarakat.

“Konten edukasi seperti ini sangat dibutuhkan, terutama untuk menjawab pertanyaan dan keraguan peserta yang masih sering kita temui di lapangan. Kami berharap sinergi antara BPJS Kesehatan dan faskes dapat terus terjalin, tidak hanya dalam pelayanan, tetapi juga dalam komunikasi publik,” kata Yasmine.

Melalui kegiatan “Saatnya Sharing Bareng Fasilitas Kesehatan” atau disingkat “Sahabat Faskes”, BPJS Kesehatan mendorong partisipasi aktif faskes dalam membangun kesadaran dan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan yang dijamin negara.

Di tengah perkembangan informasi yang begitu cepat, keterlibatan langsung tenaga kesehatan dalam menyampaikan edukasi menjadi langkah strategis untuk menjaga keberlanjutan program JKN. (ila)

Tifatul Sembiring Ajak Masyarakat Aktif Menjaga NKRI

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Anggota DPR/MPR RI Ir H Tifatul Sembiring mengajak masyarakat Kota Medan, khususnya ibu-ibu perwiritan, untuk selalu menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Ajakan ini disampaikan Tifatul ketika menggelar Sosialisasi 4 Pilar MPR RI yang digelar di Medan, pada Kamis (31/7/2025).

“Sebagai masyarakat yang rajin mengkaji agama, sudah sepatutnya ibu-ibu secara aktif menjaga keutuhan NKRI, yang telah menjadi kesepakatan para founding father bangsa ini. Karena di dalam agama, terdapat nilai nilai cinta kasih, persaudaraan, dan saling menghormati,” kata Tifatul.

Kader senior PKS ini lalu mengambil contoh nilai Islam, seperti wasathiyah atau sikap moderat, adil, dan seimbang dalam menjalani kehidupan. “Nilai ini sangat mensuport keutuhan NKRI, dalam wasathiyah kita umat Islam diajarkan tentang toleransi baik itu urusan agama maupun urusan sosial yang muaranya tentu saja untuk menjaga keutuhan NKRI,” ujar Tifatul.

Menkominfo era SBY ini juga mengajak para peserta sosialisasi untuk terus mendoakan para pemimpin bangsa dengan doa yang baik. “Semoga para pemimpin negeri ini diberi kekuatan lahir batin dan perlindungan dari Allah Swt agar bisa menjalankan amanah rakyat dengan sebaik-baiknya,” harapnya.

Di akhir acara, Tifatul juga mengajak para peserta untuk terus mendoakan rakyat Palestina. “Mari kita bantu saudara-saudara kita di Palestina, baik secara materil maupun inmateril,” ajaknya.

Salah seorang peserta Sosialisasi 4 Pilar MPR RI yang hadir mengaku sangat senang bisa hadir pada kegiatan ini. “Selain menambah teman, saya juga bisa menyampaikan unek-unek langsung ke wakil kita di Senayan,” pungkasnya. (rel/adz)

Anggota DPD RI Pdt Penrad Siagian Hadiri MTQ di Langkat, Serukan Cinta Kasih Antarumat

LANGKAT, SUMUTPOS.CO- Anggota DPD RI asal Sumatra Utara (Sumut) Pdt Penrad Siagian, menghadiri acara penutupan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-58 tingkat Kecamatan Sirapit yang berlangsung di Desa Serapit, Kabupaten Langkat, Kamis (31/7/2025). Kehadiran senator yang juga seorang pendeta itu disambut antusias jajaran pemerintah kecamatan, panitia, dan ratusan peserta serta warga yang memadati lokasi kegiatan.

Dalam sambutannya, Penrad menyampaikan rasa hormat dan kebanggaannya bisa hadir di tengah masyarakat Sirapit dalam sebuah kegiatan keagamaan Islam yang penuh makna. Ia menyebut, MTQ bukan sekadar perlombaan membaca kitab suci, melainkan sebuah panggung spiritual yang mengajarkan nilai-nilai luhur seperti ketekunan, keindahan, dan ketulusan dalam mendekat kepada Tuhan.

“MTQ bukan sekadar lomba membaca kitab suci. Lebih dari itu, ini adalah panggung budaya spiritual yang mengajarkan kita makna ketekunan, keindahan, dan ketulusan dalam mendekat kepada Sang Pencipta. Dan di Sirapit ini, saya menyaksikan semangat itu tumbuh dalam suasana yang penuh kebhinekaan dan persaudaraan,” kata Penrad dalam keterangannya, Jumat, 1 Agustus 2025.

Sebagai senator sekaligus tokoh agama Kristen, Penrad menegaskan bahwa kehadirannya bukan sebagai orang luar, melainkan sebagai sesama anak bangsa yang percaya bahwa agama, dalam bentuk apa pun, selalu mengajarkan cinta kasih, keadilan, dan kebaikan.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga nilai-nilai kemanusiaan dan persaudaraan lintas iman. “Alquran yang telah dibaca dan dikumandangkan dalam MTQ ini adalah suara keindahan illahi yang bisa menyentuh siapa saja, termasuk saya yang datang dari iman yang berbeda. Di situlah letak kekuatan kita sebagai bangsa, berbeda keyakinan, namun satu dalam nilai-nilai kemanusiaan,” ujarnya.

Penrad juga berharap agar ajang MTQ ini tidak berhenti hanya pada seleksi qari dan qariah terbaik, tetapi menjadi sarana untuk membentuk generasi yang cinta damai, menghargai keberagaman, dan menjaga harmoni sosial.

Dalam kesempatan tersebut, Penrad turut menyerahkan bantuan untuk mendukung pelaksanaan MTQ dan kegiatan keagamaan masyarakat Desa Serapit. “Mari kita pulang dari arena ini dengan membawa semangat ukhuwah, bukan hanya sesama umat Islam, tetapi juga ukhuwah insaniyah: persaudaraan sesama manusia,” tutupnya.

Kehadiran Penrad disambut hangat Camat Sirapit Muliani Sembiring, yang sekaligus bertindak sebagai Ketua Panitia MTQ tingkat kecamatan. Ia menyampaikan rasa bangga atas kedatangan anggota DPD RI yang menurutnya menjadi kejutan menyenangkan bagi seluruh panitia dan masyarakat.

“Kami Kecamatan Sirapit sekaligus panitia MTQ tentunya sangat senang dan bangga sekali atas kedatangan Bapak Anggota DPD RI karena terus terang kami tidak menyangka beliau menyempatkan diri untuk hadir,” ujar Muliani.

Ia juga mengapresiasi perhatian Penrad terhadap masyarakat di akar rumput dan menilai kehadiran senator tersebut sebagai bentuk nyata kedekatannya dengan konstituen. Muliani berharap ke depan akan ada lebih banyak program dan bantuan yang bisa diperjuangkan untuk masyarakat Kecamatan Sirapit. (adz)

Kritik Pendemo Baharuddin di Jakarta, Kompi Batubara: Kalau Tak Tahu Cara Kerja BPK, Lebih Baik Diam!

Sekretaris Kompi Batubara, Muhammad Syafii
Sekretaris Kompi Batubara, Muhammad Syafii

BATUBARA, SUMUTPOS.CO- Aksi di Jakarta yang menuntut penyelidikan terhadap Bupati Batubara Baharuddin Siagian, dinilai sebagai gerakan yang kehilangan relevansi.

Pasalnya, tuduhan yang disuarakan para pendemo di Jakarta terkait temuan BPK di Dispora Sumut tidak berdasar dan menunjukkan minimnya pemahaman terhadap mekanisme audit negara.

“Temuan BPK itu bersifat administratif dan sedang ditindaklanjuti sesuai prosedur. Tidak ada kerugian negara yang disimpulkan oleh BPK, melainkan kelebihan bayar yang hanya bersifat administratif. Jangan asal bicara korupsi kalau tak mengerti sistem kerjanya,” kata Sekretaris Komunitas Peduli (Kompi) Kabupaten Batubara, Muhammad Syafii dalam keterangan tertulis yang diterima Sumut Pos, Jumat (1/8/2025).

Menurut Syafi, publik perlu membedakan antara kekeliruan teknis dalam proyek pemerintah yang dapat dikoreksi, dengan tindak pidana korupsi yang membutuhkan alat bukti dan niat jahat. Syafii menilai, para demonstran dari penyampaiannya lebih cenderung memaksakan tafsir atau interpretasi sendiri terhadap laporan BPK tanpa didasari pendekatan akademik.

“Semua cendikiawan dan para intelektual mengerti, BPK itu punya mekanisme koreksi dan hanya bersifat perbaikan administrasi internaal guna pencegahan korupsi. KPK, polisi, dan kejaksaan juga punya jalur penyidikan yang independen yang tak sama dengan cara BPK. Kalau semua dipukul rata sebagai korupsi, itu bukan kritik, itu delusi kelompok,” ujarnya.

Syafi juga menyinggung, aksi-aksi semacam ini jika tanpa pemahaman yang utuh, justru merusak kredibilitas gerakan antikorupsi itu sendiri yang dapat berbahaya bagi demokrasi lokal, apalagi disampaikan tanpa ilmu. Ia menyarankan agar aktivisme di Sumut dilakukan dengan pendekatan intelektual akademik, bukan sekadar orasi politik yang tidak ada indikatornya.

“Gerakan tanpa ilmu di abad 21 saat ini jangan sampai menjadi bahaya baru bagi demokrasi lokal kita. Kalau tak tahu cara kerja BPK, lebih baik diam daripada menyebarkan tafsir yang menyesatkan publik,” tegasnya.

“Intinya, dalam hal ini kami tidak membela orang dan tak juga membela Pak Bahar. Kami hanya membela logika. Kritik itu sah dan dijamin undang-undang jika disampaikan dengan baik dan benar, tapi harus berdasarkan fakta, bukan asumsi apalagi pakai delusi. Kalau salah tafsir, yang terjadi kegaduhan dan fitnah,” tegasnya lagi.

Menurut Syafi, Baharuddin Siagian selama ini dikenal sebagai birokrat yang patuh pada aturan dan memiliki integritas dan loyal dalam bekerja dan bernegara yang hingga kini tak ada satu pun proses hukum yang dapat membuktikan keterlibatan Baharuddin melakukan dugaan korupsi. “Artinya, beliau masih bersih secara hukum,” tegasnya.

“Kalau memang ada petunjuk yang mengarah kepada bukti-bukti, silakan tempuh jalur hukum kepada KPK, bukan membawa salinan BPK ke KPK yang siapa saja bisa mengaksesnya dengan menggoreng-goreng isu administrasi tanpa pemahaman yang kuat, apalagi menjadikan LHP sebagai alat framing politik yang tidak ada indikator korupsinya,” kata Syafi’i

Syafi juga menegaskan, dirinya bukan orang awam dalam urusan laporan korupsi. Ia adalah aktivis yang pernah melaporkan Kadis Pendidikan Batubara, Ilyas Sitorus, dalam kasus dugaan korupsi yang terbukti dan telah divonis secara hukum dan kini statusnya telah berkekuatan hukum tetap.

“Itu menunjukkan, saya juga tidak hanya tahu berbicara, tapi juga paham bagaimana membongkar korupsi secara tepat dan pihak Kejari dan Kejati sudah membuktikan kebenarannya. Jadi saya tahu persis mana yang substansi, mana yang sekadar sensasi dan delusi,” terangnya.

“Kita jangan membiarkan fitnah mengaburkan ikhtiar membangun. Serangan tanpa dasar terhadap pemimpin daerah justru akan mengganggu agenda pembangunan yang sedang berjalan,” imbuhnya.

Syafi pun menyarankan kepada para pengkritik agar sebelum menyampaikan aspirasi, terlebih dahulu memahami mekanisme hukum dan prosedur tata kelola negara sesuai insturmen negara.

“Dengan begitu, aspirasi tidak berubah jadi fitnah. Sebab, aspirasi yang disampaikan tanpa ilmu bisa berujung dengki, dan perbedaan pandangan juga jangan sampai menjelma menjadi kedengkian yang buta,” pungkasnya. (rel/adz)

Terkait Mesin Judi di Ruang Kelas SD yang Tidak Aktif Lagi, Kapolsek dan Plt Kadisdik Langkat Beda Keterangan

AMANKAN: Personel Polsek Bahorok saat mengamankan mesin judi dari dalam kelas pada unit sekolah yang tidak lagi aktif.
AMANKAN: Personel Polsek Bahorok saat mengamankan mesin judi dari dalam kelas pada unit sekolah yang tidak lagi aktif.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Langkat Gembira Ginting, dan Kapolsek Bahorok AKP Tunggul Situmeang, menyampaikan keterangan berbeda, terkait keberadaan mesin judi jackpot maupun tembak ikan yang berada di SD negeri terbengkalai di Langkat.

SD yang merupakan aset Pemkab Langkat yang kini diketahui tidak lagi aktif, lantaran masyarakat tak mau memasukkan anaknya untuk bersekolah di sana. Adapun fasilitas pendidikan dimaksud, yakni SD Negeri 050655 di Desa Lau Damak, Bahorok, Langkat.

Hingga Kamis (31/7), Gembira tidak dapat dikonfirmasi terkait hal tersebut. Namun, wartawan menerima dan melihat video Gembira beserta rombongan, saat turun ke sekolah dimaksud. Kedatangan mereka, usai video sekolah yang beralih fungsi menjadi gudang penyimpanan mesin judi tersebut, viral di media sosial (medsos).

Menurut Gembira, SD negeri itu sudah tidak ada aktivitas belajar mengajar sejak dua tahun belakangan.

“Sebagaimana yang viral di medsos, itu SD Negeri 050655 Lau Damak. Aktivitas sekolah ini sudah dua tahun terhenti,” ungkap Gembira.

Gembira juga mengatakan, video yang viral di medsos adalah kabar yang kurang update. Bahkan menurutnya, video yang telah viral itu, diunggah oleh orang yang memiliki niat buruk.

“Sebenarnya kurang update beritanya, seolah-olah masih ada aktivitas belajar mengajar di sini. Padahal sekolah ini sudah dua tahun kosong. Dan sepertinya, yang memviralkan ini ada niat-niat yang kurang baik,” katanya.

“Kecuali tadi ada aktivitas belajar mengajar, dan di sini ada mesin-mesin judi, boleh lah. Berarti kami kurang memperhatikan perkembangan pendidikan di Langkat ini,” jelas Gembira.

Pada 2025 ini, lanjut Gembira, juga sudah tidak ada lagi aktivitas belajar mengajar.

“Sehingga bisa dilihat kosong melompong dan tidak ada lagi mobiler. Dan mungkin, bagi masyarakat menganggap sekolah ini tidak dipergunakan lagi, sehingga ada yang menumpuk alat-alat (mesin) judi di sekitar pekarang atau halaman depan sekolah ini,” bebernya.

“Namun alat-alat judi yang ada di sekolah ini hanya disimpan untuk sementara, sejak satu bulan lalu,” imbuh Gembira.

Keterangan yang disampaikan Gembira, berbanding terbalik dengan pernyataan Kapolsek Bahorok AKP Tunggul Situmeang.

“Mesin-mesin rusak itu disimpan kurang lebih sudah dua tahun,” jelas Tunggul.

Perbedaan keterangan itu, menunjukkan adanya dugaan pembiaran yang dilakukan Disdik Langkat dalam menjaga aset mereka. Tunggul menyebutkan, mesin-mesin rusak itu milik seseorang berinisial BT.

“Dia (BT) tinggal di situ, dan sekolah juga sudah tidak aktif sejak 2023. Dia sudah tinggal di situ lebih kurang 10 tahun,” beber Tunggul lagi.

Disoal BT terduga bandar judi, Tunggul menepisnya.

“BT bukan bandar judi, karena memang tidak ada yang dia mainkan untuk mesinnya, sudah rusak. Dia masih saksi, karena dari fakta yang kami dapat, belum ada perbuatan tindak pidana perjudian, sehingga belum bisa kami persangkakan,” pungkasnya. (ted/saz)