27 C
Medan
Friday, April 17, 2026
Home Blog Page 218

Ada Jejak Cakar Beruang Madu di Parbuluan 2, Polsek & BBKSDA Imbau Warga Jangan Beraktivitas Sendirian

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Ramli Sihite, warga Dusun 2 Barisan Baru, Desa Lae Hole 2, Kecamatan Parbuluan, Kabupaten Dairi, melaporkan temuan jejak cakar binatang buas diduga beruang madu, baru-baru ini.

Dalam laporanya ke Polsek Parbuluan, Ramli menyebutkan, telah menemukan jejak cakar beruang madu di satu batang pohon area perladangan miliknya, belum lama ini.
Menindaklanjuti laporan itu, Kapolsek Parbuluan Iptu Kornel Situmorang, bersama Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA), menindaklanjuti adanya temuan jejak cakar binatang buas diduga beruang madu tersebut.

Kapolres Dairi AKBP Otniel Siahaan, melalui Kasie Humas Ipda Ringkon Manik, Rabu (23/7), menyatakan dalam keteranganya, Kapolsek Parbuluan Iptu Kornel Situmorang mengatakan, bekas cakaran itu ditemukan di satu batang pohon yang berada di perladangan Ramli.

“Kami mendapat informasi penemuan jejak bekas cakaran diduga beruang madu di beberapa pohon yang ada di ladang itu (milik Ramli),” ungkap Kornel.

Hasil pemantauan bersama Tim BBKSDA, lanjut Kornel, hewan buas itu diduga datang untuk mengambil madu hasil peternakan milik Ramli.

“Kotak atau sarang madu ada yang dirusak binatang buas tersebut,” bebernya.

Lebih lanjut, Kornel mengatakan, BKSDA sudah memasang camera trap untuk memantau pergerakan hewan yang diduga beruang madu itu. “Diharapkan kepada seluruh warga, untuk jangan beraktivitas sendirian, terkhusus saat pergi ke ladang,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat apabila menemukan hewan itu, harap segera melapor kepada petugas Bhabinkamtibmas.

“Atau dapat menghubungi nomor kontak 082299460002,” pungkas Kornel. (rud/saz)

Prabowo Luncurkan Logo HUT ke-80 RI, Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju

PELUNCURAN LOGO: Wapres Gibran Rakabuming Raka dan Ketua DPR RI Puan Maharani turut hadir pada peluncuran logo HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (23/7).
PELUNCURAN LOGO: Wapres Gibran Rakabuming Raka dan Ketua DPR RI Puan Maharani turut hadir pada peluncuran logo HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (23/7).

SUMUTPOS.CO – Menjelang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), pemerintah merilis logo HUT RI terbaru. Logo ini langsung diluncurkan Presiden Prabowo Subianto, Rabu (23/7).

Peluncuran ini menjadi momentum penting menjelang delapan dekade kemerdekaan Indonesia. “Saudara-saudaraku sebangsa dan setanah air, tahun ini kita merayakan hari kemerdekaan negara Republik Indonesia yang ke-80. Delapan dekade sudah bangsa ini berdiri merdeka,” kata Prabowo dalam pidato peluncuran logo dan tema HUT ke-80 RI di Istana Kepresidenan, Jakarta.

Ia menegaskan, perjalanan panjang bangsa ini dibangun dari semangat perjuangan dan pengorbanan para pahlawan dan seluruh anak bangsa. Prabowo mengajak seluruh rakyat untuk merenungkan makna kemerdekaan sebagai warisan yang lahir dari perjuangan panjang.

“Kita tidak hanya memperingati sebuah peristiwa bersejarah tetapi juga merayakan semangat yang tidak pernah padam dari para pendiri bangsa dan seluruh rakyat Indonesia yang memiliki cita-cita besar,” ujarnya.

Adapun tema HUT RI tahun ini adalah “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”. Menurut Prabowo, tema tersebut dipilih karena mencerminkan visi besar bangsa Indonesia saat ini dan masa depan. “Tema ini dipilih karena selaras dengan visi besar negara dan mewakili arah perjuangan bangsa kita,” jelasnya.

Prabowo juga menekankan pentingnya persatuan sebagai pondasi kemajuan dan kesejahteraan bangsa. “Ini adalah dorongan kita, hasrat kita. Keinginan nenek moyang kita. Kita bangun persatuan dan kesatuan menjadi suatu kekuatan untuk menjaga kedaulatan dan kemakmuran bangsa Indonesia,” tuturnya.

Ia tak memungkiri, logo HUT ke-80 RI yang diluncurkan pun mengandung filosofi mendalam. Desain angka 8 dan 0 yang saling terhubung tanpa ujung menggambarkan konsep infinity sebagai simbol persatuan yang tidak terputus. “Desain ini menampilkan bentuk angka delapan dan nol yang saling terhubung tanpa ujung dan tidak terputus. Bentuk ini melambangkan persatuan sebagai dasar dari kedaulatan,” ungkap Prabowo.

Lebih lanjut, Prabowo mengajak seluruh masyarakat untuk merayakan HUT RI ke-80 dengan kegiatan positif yang bermanfaat bagi sesama dan lingkungan. “Rayakan kemerdekaan dengan kegiatan yang baik, positif, gotong royong, lomba-lomba, pentas seni budaya, kegiatan bakti sosial untuk rakyat. Jangan sekadar seremoni, tetapi bentuklah kegiatan yang nyata,” pungkasnya.

Sementara, Ketua DPR RI Puan Maharani menghadiri acara peluncuran logo HUT Kemerdekaan ke-80 Indonesia yang berlangsung di Istana Negara, Jakarta. Acara ini dilaksanakan guna memperkenalkan logo resmi yang akan menjadi simbol perayaan kemerdekaan RI tahun 2025 ini.

Logo HUT ke-80 RI diluncurkan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto, Rabu, 23 Juli 2025. Tema perayaan tahun ini adalah ‘Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju’. Selain Puan, acara turut dihadiri Ketua MPR Ahmad Muzani dan Ketua DPD Sultan Bachtiar Najamudin.

Puan mengatakan tema HUT RI kali bukan sekadar rangkaian kata, melainkan pengingat akan arah perjuangan. Hal tersebut harus dijaga bersama oleh seluruh elemen bangsa Indonesia. “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju menjadi tema HUT ke-80 Kemerdekaan RI. Bukan sekadar rangkaian kata, ini adalah pengingat arah perjuangan yang harus kita jaga bersama,” kata Puan, Rabu, 23 Juli 2025.

Puan juga mengungkapkan logo HUT ke-80 RI yang diluncurkan Prabowo juga menjadi simbol pemersatu. “Harapan menuju rakyat sejahtera,” sebut cucu Proklamator sekaligus Presiden pertama Indonesia, Sukarno itu.

Dengan semangat ini, Puan berharap logo tersebut dapat memotivasi bangsa Indonesia untuk terus bergerak maju, menjaga persatuan, dan berupaya mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia. “Logo HUT ke-80 RI yang diluncurkan oleh Bapak Presiden Prabowo di Istana Negara hari ini, menjadi simbol pemersatu, harapan menuju rakyat sejahtera, dan dorongan kemajuan yang berkelanjutan,” ungkap Puan. (jpc/bbs/adz)

Wakil Wali Kota Medan Bantu Mikhayla, Balita Penderita Kanker Mata

BANTU: Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap menjenguk Mikhayla, balita penderita kanker mata.
BANTU: Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap menjenguk Mikhayla, balita penderita kanker mata.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Mendapat laporan adanya warga yang menderita sakit kanker mata, Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap langsung menjenguk warga yang mengalami sakit di Jalan Pancing I, Gg. Buntu, Kel. Besar, Medan Labuhan, Sabtu (26/7/2025).

Setibanya di lokasi, Zakiyuddin didampingi Kepala Dinas Sosial Kota Medan Khoiruddin Rangkuti, dan Camat Medan Labuhan Khairun Nasyir Tambusai, langsung disambut oleh Ridwan dan Siti, orangtua dari Mikhayla anak usia 1 tahun 8 bulan yang saat ini tengah berjuang melawan penyakit kanker mata yang dideritanya lebih kurang delapan bulan belakangan ini.

Saat berbincang dengan orangtua Mikhayla, Zakiyuddin tampak tak kuasa menahan kesedihan melihat kondisi Mikhayla yang harus menahankan rasa sakit di usianya yang masih balita.

Untuk meringankan beban keluarga Mikhayla, Zakiyuddin pun memberikan sejumlah bantuan berupa uang, susu dan pampers. Tidak hanya itu saja, Zakiyuddin juga memerintahkan agar Mikhayla langsung dibawa ke Rumah Sakit.
“Hari ini saya menjenguk Mikhayla yang sedang sakit, sudah stadium 4. Jadi tadi saya minta langsung di bawak ke rumah sakit, kita sudah siapkan ambulance dan rujukanya agar langsung ditangani,” kata Zakiyuddin.

Zakiyuddin juga meminta agar Mikhayla langsung dirawat secara intensif, jangan lagi mengikuti prosedur administrasi. “Saya minta langsung di tangani segera, karena sakitnya sudah parah. Untuk prosedur administrasi bisa belakangan, yang penting harus ditangani terlebih dahulu,” ujar Zakiyuddin seraya mengatakan Mikhayla akan dibawak ke Rumah Sakit Materna dan langsung dirujuk ke Rumah Sakit Umum Pusat H. Adam Malik.

Sementara itu, Ridwan orangtua dari Mikhayla menceritakan penyakit kanker mata yang di derita anaknya sudah dirasakan sejak delapan bulan belakangan ini. “Namun satu bulan ini penyakitnya semakin parah, dan mengalami pembengkakan,”ujar Ridwan.

Ridwan pun mengaku sangat berterimakasih atas perhatian yang diberikan Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap kepada keluarganya. “Sangat puas sekali sudah dibantu seperti ini, saya ucapkan terimakasih kepada pak Wakil Wali Kota,” pungkas Ridwan. (map/ila)

Jutaan Energi To The Next Level Jadi Tema Mukernas TDA di Medan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Guna memperkuat peran pengusaha mikro, kecil, dan menengah, dalam penguatan dan pertumbuhan ekonomi nasional, Komunitas Pengusaha Tangan di Atas (TDA) sebagai jaringan pengusaha terbesar di Indonesia yang beranggotakan lebih dari 56.000 pengusaha, menggelar Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) Tahun 2025 di Hotel Grand Mercure Medan pada 23-25 Juli 2025.

Langkah ini diambil para pengusaha yang tergabung dalam Komunitas TDA di tengah efisiensi anggaran pemerintah, perang dagang Internasional, dan konflik geopolitik dunia yang mengakibatkan banyak ketidakpastian. Dalam rangka mengkonsolidasikan energi dari jutaan pengusaha mikro, kecil, dan menengah, agar mampu bertahan, bertumbuh bahkan berkontribusi bagi ekonomi nasional.

Mengusung tema “Jutaan Energi -To The Next level”, Mukernas ini menjadi ajang konsolidasi para pengurus yang tersebar di 119 kabupaten/kota dan 29 provinsi, sekaligus momentum penting untuk menyelaraskan strategi TDA dengan program program penguatan dan pembangunan ekonomi nasional,” ujar Eko Desriyanto, Presiden TDA Pusat 8.0 periode 2023-2026 saat menggelar konferensi pers di Hotel Grand Mercure, Rabu (23/7) siang.

Menurut Eko, selama 20 tahun TDA telah menjadi rumah besar bagi puluhan ribu pengusaha Indonesia yang mau belajar bertumbuh bersama. “Di Mukernas ini kami memperkuat komitmen untuk menguatkan peran pengusaha mikro, kecil dan menengah sebagai penopang dan penstabil ekonomi Nasional, serta siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung target pertumbuhan ekonomi 8%,” lanjut Eko.

Melalui Mukernas Medan 2025, sebut Eko, TDA kembali memperkuat program program “To The Next Level” yang menjadi narasi utama kepengurusan periode 8.0. sederet program program prioritas dan strategis telah disiapkan oleh pengurus pusat dalam bidang edukasi, keuangan, dan keorganisasian agar segera dilaksanakan didaerah dan wilayah.

Sebagai komunitas kekinian yang adaptif dengan teknologi TDA juga melaunching program Edukasi bisnis berbasis Artificial Intelegence (AI For Business). Program ini mempunyai 3 topik utama yaitu: AI untuk perusahaan, AI untuk pengusaha dan AI untuk karyawan.

“Penting para pengusaha memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan daya saing lokal dan global, meningkatkan produktifitas dan mengolah data untuk pengambilan keputusan bisnis yang lebih tepat,” jelas Ferdian Brilian, Sekretaris Umum TDA Pusat.

Selain konsolidasi program, sebut Ferdian, kedatangan ratusan pengusaha TDA dari berbagai daerah di seluruh Indonesia keMedan akan membawa dampak langsung bagi penguatan ekonomi lokal. “Berbagai sentra kuliner dan sentra oleh-oleh terlihat mulai dipenuhi oleh para pengurus TDA dari berbagai daerah di Indonesia,” ungkap ketua pengurus Wilayah Sumatera-Aceh, Bag Kinantan.

Dia juga mengungkapkan, seluruh peserta Mukernas TDA 2025 juga akan bersama-sama melakukan kunjungan wisata ke Danau Toba untuk membangun kebersamaan antar pengurus, sekaligus melakukan benchmarking agar menjadi inspirasi pertumbuhan bisnis wisata atau kuliner ke daerah Kabupaten/Kota masing masing.

Diketahui, Komunitas Pengusaha Tangan di Atas (TDA) mengusung gerakan wirausaha berbasis komunitas yang telah berdiri sejak tahun 2006 dan kini menjadi wadah kolaborasi 56.000 lebih pelaku usaha di seluruh Indonesia. Dengan Visi menjadi komunitas pengusaha terbesar yang memberikan kontribusi positif bagi peradaban, TDA terus bertransformasi dan berkontribusi aktif dalam mendorong kemajuan ekonomi bangsa. (adz)

PLN UID Sumut Nyalakan Semangat Kemerdekaan lewat “Grebek Penyulang 20 kV” di Lubuk Pakam

Safety Briefing pada seluruh petugas pelaksana yang dipimpin oleh Manager UP3 Lubuk Pakam, Haryadi Poel (22/7)
Safety Briefing pada seluruh petugas pelaksana yang dipimpin oleh Manager UP3 Lubuk Pakam, Haryadi Poel (22/7)

LUBUK PAKAM, SUMUTPOS.CO – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia dengan kelistrikan yang andal, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara melalui PLN UP3 Lubuk Pakam menggelar kegiatan bertajuk “Grebek Pemeliharaan Penyulang 20 kV”.

Hal ini sebagai wujud nyata semangat kemerdekaan dalam menghadirkan listrik yang andal serta mendorong peningkatan kinerja dan pendapatan perusahaan.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa (22/7/2025) ini melibatkan kolaborasi lintas unit PLN, baik dari sisi teknik maupun niaga Unit Layanan Pelanggan.

Fokus kegiatan meliputi pembersihan jaringan dari gangguan pepohonan (ROW), penggantian peralatan proteksi distribusi, serta perbaikan komponen rusak pada jaringan penyulang 20 kV yang menjadi tulang punggung distribusi listrik di wilayah kerja PLN UP3 Lubuk Pakam.

General Manager PLN UID Sumatera Utara Ahmad Syauki, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan refleksi nyata semangat kemerdekaan dalam bentuk pelayanan terbaik untuk masyarakat.

“Semangat Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi pengingat bagi kita semua bahwa kemerdekaan sejatinya adalah ruang untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat. Melalui kegiatan Grebek Penyulang 20 kV ini, PLN menunjukkan kontribusi nyatanya dalam membangun infrastruktur kelistrikan yang andal demi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Inilah makna kemerdekaan bagi kami: memberikan layanan terbaik, menjaga keandalan, dan menghadirkan terang hingga ke pelosok negeri,” ungkap Ahmad Syauki.

Sementara itu, Manager PLN UP3 Lubuk Pakam, M. Harryadi Poel, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi peningkatan keandalan dan efisiensi operasi.
“Dengan pemeliharaan terencana dan sinergi yang kuat antara tim teknik dan niaga, kami berupaya mengurangi gangguan, meningkatkan mutu pelayanan, dan mengoptimalkan revenue perusahaan. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk memberikan pelayanan terbaik dan menjawab kebutuhan masyarakat akan listrik yang andal dan berkualitas,” ujarnya.

Melalui kegiatan “Grebek Penyulang 20 kV”, PLN UP3 Lubuk Pakam menargetkan tercapainya penurunan angka gangguan, peningkatan Indeks Tingkat Mutu Pelayanan (TMP), serta kontribusi terhadap optimalisasi pendapatan perusahaan. Lebih dari itu, kegiatan ini memperkuat peran PLN sebagai BUMN yang hadir untuk negeri – mendukung pembangunan, kesejahteraan, dan kemajuan daerah melalui energi listrik yang andal.

PLN UID Sumatera Utara berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan terbaik dan mendorong semangat inovasi di seluruh unit kerja. Dalam semangat perayaan kemerdekaan ini, PLN bertekad terus menjadi pilar penerang bangsa yang tak hanya menyalurkan listrik, tetapi juga harapan, kemajuan, dan masa depan yang lebih cerah. (rel/ila)

Forwakes Sumut Bersama RS Murni Teguh Gelar Seminar HAN 2025: Kolaborasi Lindungi Anak untuk Masa Depan Bangsa

NARASUMBER: Tiga orang narasumber, Kabid Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Khusus Anak Roima Harahap SAg MAP, Wakil Ketua IDAI Sumatera Utara dr Mahrani Lubis, SpA(K) dan Administrator Kesehatan di Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Medan dr Verawati, MKM.
NARASUMBER: Tiga orang narasumber, Kabid Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Khusus Anak Roima Harahap SAg MAP, Wakil Ketua IDAI Sumatera Utara dr Mahrani Lubis, SpA(K) dan Administrator Kesehatan di Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Medan dr Verawati, MKM.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Forum Wartawan Kesehatan (Forwakes) Sumatera Utara bersama RS Murni Teguh Memorial Hospital, menggelar Seminar Hari Anak Nasional (HAN) 2025 dengan tema Melindungi Anak Menjaga Masa Depan Bangsa di Murni Teguh Memorial Hospital, Medan, Rabu (23/7/2025).

Seminar ini diisi oleh penampilan yang menggugah dari Agus Susilo, selaku Pendiri Teater Rumah Mata, yang membawakan theatrical seorang pengemis yang hidup di bawah kolong jembatan, namun ingin anaknya berhasil dan bisa menjadi seorang presiden.

Pesan itu pula yang ingin disampaikannya di peringatan Hari Anak Nasional 2025 kepada khalayak ramai dan dari kalangan manapun agar bisa memanfaatkan masa sekolah untuk belajar bersungguh-sungguh demi masa depan yang cerah.

Ketua Panitia, Berry Sanjay mengatakan, seminar ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran seluruh pihak terhadap pentingnya perlindungan, kesehatan, dan kesejahteraan anak sebagai generasi penerus bangsa. “Kita sepakat bahwa membangun masa depan anak-anak adalah tanggung jawab bersama, tidak hanya orangtua, tapi juga pemerintah, tenaga kesehatan, pendidik, media, dan masyarakat secara luas,” ucap Berry.

KATA SAMBUTAN:Direktur RS Murni Teguh Memorial Hospital, dr Jong Khai, MARS, memberikan kata sambutan.
KATA SAMBUTAN:Direktur RS Murni Teguh Memorial Hospital, dr Jong Khai, MARS, memberikan kata sambutan.

Sementara itu, Ketua Forwakes Sumut, Mahbubah Lubis mengatakan, momentum Hari Anak Nasional bukan hanya sekadar peringatan, tetapi merupakan refleksi menjadikan anak sebagai prioritas pembangunan bangsa. “Melalui kegiatan seminar ini, Forwakes Sumut ingin menegaskan kembali peran penting media dalam edukasi publik, khususnya dalam isu kesehatan anak,” ujar Mahbubah Lubis.

Menurut Mahbubah, informasi yang benar, mudah diakses, dan disampaikan secara humanis dapat menciptakan lingkungan tumbuh kembang anak yang ideal. “Kami juga mengapresiasi kolaborasi luar biasa dengan Murni Teguh Memorial Hospital Medan, para narasumber, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini,” ujar Mahbubah Lubis.

Kepala Dinas Kesehatan Sumut, HM Faisal Hasrymi, melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Hery Valona Bonatua Ambarita, SKep, MKes menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara tersebut.

Hery menekankan bahwa momen ini bukan sekadar peringatan seremonial, melainkan pengingat bagi seluruh pihak tentang tanggung jawab bersama dalam menciptakan generasi masa depan yang sehat, cerdas, dan tangguh.

“Kami sangat mengapresiasi Forwakes yang telah menyelenggarakan kegiatan ini dengan baik. Tujuannya sangat mulia, yakni memastikan anak-anak kita tumbuh sesuai standar perkembangan yang ditetapkan secara nasional, mulai dari level pusat hingga posyandu,” ujar Hery.

Hery menjelaskan bahwa pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak harus dilakukan secara berkesinambungan sejak usia dini. Posyandu sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat menjadi ujung tombak untuk memantau kondisi anak-anak di masyarakat.

“Anak adalah investasi bangsa. Oleh karena itu, penting bagi kita semua untuk menjaga dan merawat mereka agar tumbuh dan berkembang sesuai tahapan usianya. Dengan menjaga anak, kita sedang menjaga masa depan bangsa,” kata Hery.

Direktur RS Murni Teguh Memorial Hospital, dr Jong Khai, MARS, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif Forum Wartawan Kesehatan (Forwakes) Sumatera Utara yang menyelenggarakan kegiatan dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2025.

“Kami sangat mendukung penuh kegiatan yang diinisiasi Forwakes ini. Saat diajak bekerja sama, kami langsung menyambut baik karena kami menyadari pentingnya peran seluruh elemen masyarakat dalam mendukung tumbuh kembang anak-anak Indonesia,” ujar dr Jong Khai.

Selain itu, sebagai bentuk dukungan, Alwen Ong selaku pemilik Tutu Kambing membagikan 100 botol minuman susu kambing secara gratis kepada seluruh peserta.
Kegiatan ini diinisiasi oleh Forum Wartawan Kesehatan (Forwakes) dengan dukungan penuh dari Rumah Sakit Murni Teguh, yang turut memfasilitasi pelaksanaannya. Dalam kesempatan itu, Forwakes Sumut juga memberikan bingkisan sekolah kepada puluhan anak-anak, yang menjadi simbol nyata kepedulian terhadap masa depan generasi penerus bangsa.

Acara itu dihadiri 100 orang lebih peserta dari mahasiswa FK USU, FK UMSU, FKM USU, mahasiswa Ilmu Komunikasi USU, SMP Bina Bersaudara dan MAN 1 Medan.
Seminar itu menghadirkan tiga orang narasumber antara lain Kabid Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Khusus Anak Roima Harahap S.Ag MAP, Wakil Ketua IDAI Sumatera Utara, dr Mahrani Lubis, SpA(K) dan Administrator Kesehatan di Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Medan, dr Verawati, MKM.

Acara ini dapat terselenggara berkat dukungan BPJS Kesehatan Medan, PERSI Sumatera Utara, Dinas Kesehatan Sumut, Dinas Kesehatan Medan, IDAI Sumut, Rumah Zakat, Tutu Kambing dan Murni Teguh Memorial Hospital Medan. (ila)

Sebagai Tokoh Pemekaran, Ketum Iklab Raya Rivai Nasution Terima Cenderamata dari Bupati Labusel

LABUSEL, SUMUTPOS.CO – Ketua Umum Ikatan Keluarga Labuhanbatu (Iklab) Raya Drs H Rivai Nasution MM menerima cenderamata dari Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel) Ferry Sahputra Simatupang sebagai tokoh pemekaran. Dari 14 tokoh yang menerima cenderamata ini, Rivai Nasution adalah salah satunya yang cukup aktif memperjuangkan pemekaran Labuhanbatu menjadi tiga kabupaten.

Ketika itu, Rivai dipercaya sebagai Sekretaris Panitia Pendukung Proses Percepatan Pemekaran Kabupaten Labuhanbatu (P5KLB) yang berjuang bersama para tokoh Iklab di tingkat provinsi bersama Alm H Abdul Wahab Dalimunthe SH, Alm H Sahminan Pasaribu, Alm Usman Nasution, Drs Daudsah Munthe MM, Drs Ridwan Siregar, dr Fatni Sulani, dan banyak tokoh lainnya.

Tidak hanya di tingkat provinsi, Rivai juga ikut berjuang bersama tim di daerah, seperti Alm H Rustam Nasution, Alm Herein Harahap, Alm Zainal Harahap, Yunus Nasution, Miran Widodo,. Kasmi Zamrin, Abdul Rahim Ritonga, Fatahunnur, serta sejumlah tokoh lainnya.

Mereka sangat intens dalam memperjuangkan pemekaran selama enam tahun, hingga terwujudnya tiga pemerintahan otonomi baru yakni Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara (Labura) dan Labuhanbatu Selatan (Labusel).

Di sela-sela sidang paripurna istimewa DPRD Labusel dengan agenda peringatan Hari Jadi ke-17 Kabupaten Labusel, Rivai berharap kepada Bupati Ferry Sahputra Simatupang dan Syahdian Purba Siboro agar berkolaborasi dengan para tokoh pemekaran dalam mengisi dan mengawal pembangunan menuju Labusel yang maju dan sejahtera. Diantaranya, menuntaskan pembangunan jalan lingkar luar (ringroad) Kotapinang. “Sudah 17 tahun jalan lingkar ini direncanakan pembangunannya, namun sampai saat ini belum juga selesai,” ujarnya.

Padahal, lanjut Rivai, jalan lingkar ini sangat dibutuhkan masyarakat karena dapat mengurai kemacetan yang kerap terjadi di pusat kota Kotapinang. “Selama ini, truk-truk bertonase tinggi masuk ke inti kota, sehingga menimbulkan kemacetan dan memicu kerusakan badan jalan. Apalagi, jalannya menanjak, truk yang tak mampu menanjak dapat menyebabkan kecelakaan,” beber Ketua Umum PB Ikatan Keluarga Labuhanbatu Selatan (Iklas) ini.

Selain itu, Rivai juga sangat berharap, Ferry dan Syahdian dapat menjadi Istana Bahran Kotapinang sebagai ikon Kabupaten Labusel dan menjadi cagar budaya sesuai UU Cagar Budaya. “Ini adalah salah satu daya saing yang kita miliki, karena belum tentu kabupaten lain memilikinya,” ujarnya.

Menurut Rivai, Istana Bahran ini bisa dijadikan objek wisata heritage yang mampu menyumbang pendapatan asli daerah (PAD) di sektor pariwisata. “Istana ini bisa dijadikan museum kesultanan yang menyimpan barang-barang peninggalan sejarah Kesultanan Kotapinang, sehingga para generasi kita mengetahui simbol kejayaan peradaban Melayu di Kotapinang,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Rivai, Labusel juga dikenal sebagai daerah yang cukup subur. Ini dibuktikan dengan banyaknya perkebunan dan pertanian di sana. “Apabila ini dikelola dengan baik, Labusel bisa menjadi “syurga” bagi masyarakatnya. Makanya, tidak salah jika ada yang mengatakan, Labusel adalah petro dollarnya Sumatera Utara,” sebutnya.

“Hal ini juga berkaitan dengan perbaikan insftrastruktur jalan, untuk mempermudah akses penghubung ke berbagai sektor, termasuk sektor pendidikan dan kesehatan serta sarana parawisata,” pungkasnya. (adz)