23 C
Medan
Wednesday, April 8, 2026
Home Blog Page 226

Polisi Ciduk Dua Pengedar Sabu di Perkebunan PTPN IV Reg 1 Marsel

DIAMANKAN: Dua pengedar sabu di PTPN IV Reg 1 Marsel diamankan Polres Labuhanbatu. foto: Istimewa/Sumut Pos
DIAMANKAN: Dua pengedar sabu di PTPN IV Reg 1 Marsel diamankan Polres Labuhanbatu. foto: Istimewa/Sumut Pos

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Sebanyak dua terduga pengedar sabu di Perkebunan PTPN IV Reg I Marsel, Kecamatan Marbau, Kabupaten Labuhanbatu Utara ditangkap polisi, di Afdiling I Blok C perkebunan plat merah tersebut, Senin (23/6/2025).

Tim Khusus (Tisus) Polres Labuhanbatu berhasil meringkus keduanya, yakni R (46), warga Dusun Sidodadi, Desa Marbau Selatan, dan S (25), warga Dusun Kampung Jawa, Desa yang sama.

Penangkapan bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas peredaran sabu di lokasi tersebut. Menindaklanjuti informasi tersebut, Timsus langsung turun ke lapangan dan melakukan penyelidikan. Sekitar pukul 15.26 WIB, seorang anggota tim melakukan penyamaran dengan metode undercover buy.

“Setelah dipastikan barang bukti berada pada target, tim langsung bergerak cepat dan menangkap tersangka R,” kata Kapolres Labuhanbatu AKBP Choky Sentosa Meliala, melalui Kasubsi Humas IPTU Arwin, Selasa (24/6).

Dari tangan R, polisi mengamankan barang bukti berupa, enam bungkus plastik klip diduga berisi sabu seberat 5,83 gram bruto. Uang tunai Rp80.000 yang diduga hasil penjualan sabu. Sebanyak tiga bungkus plastik klip kosong, sebuah skop sabu dari pipet. Satu HP Android merek Redmi, sebuah timbangan elektronik, sekotak kaleng rokok Surya warna merah.

“Tersangka S juga turut diamankan di lokasi kejadian,” jelasnya.

Dalam pemeriksaan awal, tersangka R mengaku memperoleh sabu tersebut dari seseorang berinisial T. Namun, saat dilakukan pencarian, T belum berhasil ditemukan dan kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

“Komitmen kami jelas, tidak ada toleransi terhadap peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Labuhanbatu. Kami akan terus memburu pelaku lainnya yang masih berkeliaran,” tegasnya.

Kedua tersangka saat ini telah dibawa ke Mapolres Labuhanbatu untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polres Labuhanbatu juga mengimbau masyarakat, agar tidak ragu melaporkan aktivitas mencurigakan demi menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba. (fdh/han)

Remaja SMK Dharma Patra Belajar Atur Uang dan Jaga Kesehatan Mental

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Gaya hidup konsumtif di kalangan remaja semakin mengkhawatirkan. Dari mengikuti tren gadget, belanja online impulsif, hingga nongkrong di kafe kekinian

Hal ini pula dialami para siswa SMK Dharma Patra Pangkalan Susu yang kerap terjebak dalam kebiasaan keuangan yang tidak sehat. Tak jarang, kondisi ini berdampak pada stres, utang pribadi, bahkan menurunnya semangat belajar.

Melihat kondisi tersebut, sekelompok dosen dan mahasiswa dari Politeknik Negeri Medan, Universitas Bina Bangsa Getsempena, dan Politeknik Bosowa Makassar turun tangan lewat program edukasi bertajuk “Financial Planning Education”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 16 November 2024, dengan peserta siswa kelas 12 jurusan Manajemen Bisnis SMK Dharma Patra.

Kegiatan edukatif ini bukan hanya membahas soal cara mencatat pengeluaran dan menabung. Lebih dari itu, tim pengabdi membekali siswa dengan pemahaman tentang keterkaitan langsung antara manajemen keuangan dan kesehatan mental.

“Banyak siswa yang malu datang ke sekolah karena terjerat utang dengan teman, bahkan uang SPP pun dipakai untuk keperluan konsumtif,” ujar Desi Irfiani, guru SMK Dharma Patra dalam keterangannya yang diterima Sumut Pos, Rabu (25/6/2025).

Desi juga mengungkapkan, belum ada edukasi formal mengenai perencanaan keuangan di sekolah. “Melalui sesi edukasi yang interaktif, para siswa diajak memahami pentingnya mencatat pengeluaran, membedakan antara kebutuhan dan keinginan, serta menyisihkan dana darurat,” kata Desi.

“Tak kalah penting, mereka juga belajar bagaimana stres akibat masalah keuangan bisa memengaruhi konsentrasi belajar dan kepercayaan diri,” imbuhnya.

Dosen pembimbing kegiatan Marlya Fatira AK mengungkapkan, sebelum pelatihan, hanya 52% siswa yang terbiasa mencatat pengeluaran secara detail. Bahkan, lebih dari separuh siswa mengaku pengeluaran mereka sering kali melebihi pendapatan. “Tak heran, 41% siswa mengalami gangguan kesehatan mental seperti gelisah, kurang tidur, atau tidak semangat belajar,” jelasnya.

Namun setelah sesi edukasi, sebut Marlya, hasilnya membaik signifikan. Sebanyak 86% siswa mulai menerapkan kebiasaan keuangan sehat seperti mencatat pengeluaran, menabung, dan berbelanja bijak. Bahkan 94% siswa merasa lebih tenang, termotivasi, dan mampu fokus belajar karena memiliki rencana keuangan yang jelas.

“Perencanaan keuangan itu bukan hanya soal catatan uang masuk dan keluar. Ini adalah dasar untuk membentuk karakter mandiri dan bertanggung jawab sejak dini,” ujar Marlya.

Program ini mendapat respons positif dari pihak sekolah. Kepala Sekolah dan guru berharap kegiatan serupa bisa dilakukan secara rutin dan dijadikan bagian dari kurikulum pelengkap, terutama bagi siswa jurusan bisnis dan akuntansi.

Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian, kegiatan ini menjadi bukti bahwa membangun kebiasaan keuangan yang sehat bisa dimulai dari sekolah dan dampaknya bukan hanya pada dompet, tetapi juga pada kualitas hidup dan pendidikan remaja. (rel/adz)

Sambut Hari Bhayangkara, Polres Siantar dan Pemko Olahraga Bersama

SENAM BERSAMA: Wesly Silalahi gelar senam bersama dengan anggota Polres Siantar. ISTIMEWA/SUMUT POS
SENAM BERSAMA: Wesly Silalahi gelar senam bersama dengan anggota Polres Siantar. ISTIMEWA/SUMUT POS

SIANTAR, SUMUTPOS.CO – Menyambut Hari Bhayangkara ke-79 pada 1 Juli 2025, Polres Pematangsiantar melaksanakan Olahraga Bersama yang dipusatkan di Lapangan Adam Malik, Selasa (24/6/2025) pagi. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn bersama Ketua TP PKK, Liswati Wesly Silalahi.

Olahraga bersama diawali jalan santai yang dilepas Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur Togi Marito Sitinjak SH SIK MH didampingi Wesly, Liswati dan Unsur Forkopimda Plus.

Sebelum melepas peserta jalan santai, Sah Udur mengucapkan terima kasih kepada Wesly, Liswati, dan Unsur Forkopimda Plus yang telah bergabung bersama Polres Pematangsiantar untuk Olahraga Bersama dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-79.

Menurut Sah Udur, kegiatan Olahraga Bersama bertujuan untuk menjalin kebersamaan dan kedekatan serta saling membaur.

Setelah melepas peserta jalan santai, Sah Udur, Wesly, Liswati, dan Unsur Forkopimda Plus bergabung dengan para peserta dan ikut jalan santai bersama. Jalan santai mengambil rute: Lapangan Adam Malik Jalan MH Sitorus-Jalan Adam Malik-Jalan Sudirman-Jalan Merdeka-Jalan Diponegoro-Jalan Sutomo-Jalan Sudirman-dan kembali ke Lapangan Adam Malik.

Di Lapangan Adam Malik, Olahraga Bersama dilanjutkan dengan senam sehat. Kembali, Wesly dan Liswati berbaur mengikuti senam yang dipimpin instruktur profesional.

Usai kegiatan, Wesly didampingi Liswati mengaku senang bisa bergabung bersama Polres Pematangsiantar mengikuti Olahraga Bersama menyambut Hari Bhayangkara ke-79 Tahun 2025.

Wesly memberikan apresiasi kepada Polres Pematangsiantar yang telah menggelar berbagai kegiatan menyambut Hari Bhayangkara. Seperti bakti sosial, bakti religi, bakti kesehatan dengan mengadakan pemeriksaan gratis bagi para driver ojek online, olahraga bersama, dan lainnya.

“Semoga kerjasama dan sinergitas Polres Pematangsiantar dan Pemko Pematangsiantar bisa semakin baik ke depannya. Selamat Hari Bhayangkara ke-79. Polri untuk Masyarakat semakin sukses dan jaya,” sebut Wesly. (mag-7/han)

Evaluasi Pelaksanaan Ibadah Haji 2025, Puan Buka Opsi Bentuk Pansus

TIBA DI ASRAMA HAJI: Sejumlah jamaah haji Debarkasi Medan tiba di Asrama Haji, Selasa (24/6).
TIBA DI ASRAMA HAJI: Sejumlah jamaah haji Debarkasi Medan tiba di Asrama Haji, Selasa (24/6).

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Ketua DPR RI Puan Maharani membuka opsi untuk membentuk panitia khusus (Pansus) dalam rangka mengevaluasi pelaksanaan Ibadah Haji 2025 Ia menyinggung adanya lima poin kritik yang disampaikan Pemerintah Arab Saudi terhadap Indonesia atas penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.

“Lima poin nota tersebut itu sudah lama, sudah diselesaikan oleh Pemerintah, jadi saat pelaksanaan haji sekarang itu sebenarnya semuanya sudah selesai,” kata Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (24/6).
Adapun, rincian lima poin yang dibahas dalam nota diplomatik dari Arab Saudi itu pertama adalah soal ketidaksesuaian data jamaah antara E-Haj, Siskohat, dan manifest penerbangan. Ia memastikan, permasalahan itu sudah diselesaikan sejak awal Mei 2025.

Kedua, pengangkutan jamaah dari Madinah ke Makkah. Di mana ada perbedaan syarikah pada sebagian kecil jamaah dalam satu kloter, sehingga jamaah sempat menunggu di Madinah karena beda konfigurasi.
Ketiga, penempatan hotel yang tidak sesuai. Keempat, kesehatan jamaah lansia dan risiko tinggi dan kelima adalah soal pembayaran Dam jamaah haji Tamattu.

Meski persoalan yang disinggung Arab Saudi dalam nota diplomatik sudah diselesaikan, tak dipungkiri masih banyak permasalahan dalam penyelenggaraan haji yang harus dibenahi. Karena itu, evaluasi perlu dilakukan agar persoalan yang muncul di penyelenggaraan haji 2025 tidak terjadi lagi di tahun-tahun berikutnya.

“Namun memang dalam pelaksanaan haji kali ini banyak hal yang kita harus evaluasi, banyak hal yang harus kita selesaikan dengan lebih baik sehingga pelaksanaan haji di tahun depan itu tidak akan terulang lain,” ujar Puan.

Ia memastikan, Komisi VIII DPR RI akan segera menggelar rapat untuk mengevaluasi pelaksanaan haji 2025 bersama pemerintah dan pimpinan DPR RI yang turut terlibat dalam Tim Pengawas (Timwas) I Haji DPR di Arab Saudi. “Hari ini baru kita buka masa sidangnya, kita akan mendapatkan laporan, kebetulan ketiga pimpinan DPR ikut dalam haji tahun ini. Kita akan mendapatkan laporannya juga dari teman-teman dan Komisi VIII,” ujar Puan.

Lebih lanjut, Puan menyatakan jika ditemukan banyak masalah dalam penyelenggaraan haji 2025, maka DPR dimungkinkan membentuk pansus guna menginvestigasi hal tersebut. “Setelah itu jika memang harus dilakukan pansus haji untuk pelaksanaan perbaikan ke depan, kita DPR, sesuai dengan mekanismenya akan melaksanakan pansus haji,” pungkasnya.

3.943 Jamaah Haji Sumut Sudah Kembali
Sementara berdasarkan catatan PPIH Debarkasi Medan, sebanyak 3.943 (47,22 %) jamaah haji Sumatera Utara sudah kembali ke tanah air. “Dengan begitu, jamaah haji Sumut yang belum kembali ke tanah air sebanyak 4.399 orang (52,68 %),” kata Ketua PPIH Debarkasi Medan Ahmad Qosbi saat menyambut kedatangan jamaah haji Kloter 11 di Aula 1 Madinatul Hujjaj, Selasa (24/6).

Qosbi mengucapkan selamat datang kembali di tanah air. “Semoga segala amal ibadah yang dilaksanakan diterima Allah Swt dan diampunkan segala dosa serta semoga meraih haji mabrur,” ungkapnya. Atas nama panitia, Qosbi mengucapkan permohonan maaf kepada jamaah haji jika selama pelayanan keberangkatan dan pemulangan ada kesalahan dan kekhilafan.

Sementara itu Kasubbag Humas PPIH Debarkasi Medan Mulia Banurea mengatakan, jamaah haji Kloter 11 berjumlah 360 orang berasal dari Medan, Tanjungbalai, Padangsidimpuan, Deliserdang, Labuhanbatu, Asahan dan Serdang Bedagai. Turut hadir pada acara tersebut Sekretaris PPIH Debarkasi Medan Muhammad Yunus, Kakankemenag Kota Medan serta undangan lainnya. (jpc/mag-2/adz)

Tekan Over Kapasitas, 13 Lapas Baru Segera Dibangun, 900 Napi Sumut Bakal Dipindah ke Nusakambangan

temu pers: Menteri Imipas Agus Andrianto, menjawab pertanyaan wartawan di sela-sela peresmian Lounge Autogate Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Terminal Kedatangan Internasional Bandara Kualanamu, Selasa (24/6).
temu pers: Menteri Imipas Agus Andrianto, menjawab pertanyaan wartawan di sela-sela peresmian Lounge Autogate Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Terminal Kedatangan Internasional Bandara Kualanamu, Selasa (24/6).

SUMUTPOS.CO – Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto, membuka wacana pemindahan narapidana kasus narkoba ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dengan tingkat pengamanan lebih tinggi, seperti Nusakambangan. Langkah ini dipertimbangkan sebagai upaya memutus mata rantai peredaran narkoba yang masih dikendalikan dari dalam Lapas.

Pernyataan itu ia sampaikan ketika menjawab pertanyaan wartawan di sela-sela peresmian Lounge Autogate Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Terminal Kedatangan Internasional Bandara Kuala Namu, Deliserdang, Selasa (24/6). Menurut Agus, dalam waktu dekat, Kementerian Imipas juga berencana memindahkan 900 orang warga binaan yang beresiko tinggi dari lapas-lapas di Sumatera Utara (Sumut) ke Lapas Nusakambangan di Jawa Tengah.

“Dari Sumatera Utara kemarin kita pindahkan 100 orang. Secara keseluruhan 900 warga binaan yang hukuman mati, seumur hidup yang masuk dalam jaringan peredaran narkoba nanti kita pindahkan ke Nusakambangan,” papar pria yang pernah menjadi Kapolda Sumut itu.

Pemindahan warga binaan yang terlibat jaringan narkoba itu demi melindungi hak asasi warga masyarakat agar tidak menjadi korban penyalahgunaan narkoba. “Kami pindahkan demi melindungi hak asasi warga masyarakat, jangan sampai mereka menjadi korban. (Pemindahan) ini bisa membuat keluarga (warga binaan) mereka sulit menjenguk, tetapi demi kepentingan yang lebih luas, kebijakan harus diambil,” ucap Agus.

Saat yang bersamaan, Agus juga menyebut, pemerintah menyiapkan sejumlah solusi untuk menekan kelebihan kapasitas, salah satunya memberi remisi tambahan kepada warga binaan berprestasi. “Kalau mereka membuat karya bermanfaat untuk warga pindahan lain, remisi tambahan bisa diberikan di samping remisi yang sudah diatur undang-undang,” kata mantan Wakapolri itu.

Selain itu, Kementerian Imipas juga berencana membangun 13 Lapas baru demi mengurangi overkapasitas di sejumlah lapas di Indonesia. Menurut Agus, 13 lapas ini akan dibangun di Nusakambangan dan Solo (Jawa Tengah), hingga Jawa Timur.

Dia mengatakan, pembangunan lapas-lapas baru ini bukan hanya untuk mengurangi overkapasitas, termasuk juga untuk mengantisipasi peredaran narkoba. “Di seluruh Indonesia kami sedang menyelesaikan pembangunan 13 lapas. Tentunya dalam kaitan untuk mengurangi overkapasitas. Lokasinya di Nusakambangan ada, di Solo ada, di Jawa Timur ada,” ungkapnya. Agus menambahkan, pembangunan lapas baru itu masih dalam progres.

Sebelumnya, ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Medan melakukan demonstrasi di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara di Tanjunggusta, Medan. Para mahasiswa tersebut menyoroti masalah serius terkait peredaran narkoba yang diduga masih dikendalikan oleh narapidana dari dalam lembaga pemasyarakatan. (cnni/adz)

Implementasikan MoU, UnHar Medan dan UniMAP Malaysia Gelar Program VL, Student Mobility, dan CSR

Rektor Universitas Harapan Medan Prof Drs Sriadhi ST MPd MKom PhD menyerahkan CSR kepada masyarakat di Desa Mekar Jaya, Langkat.
Rektor Universitas Harapan Medan Prof Drs Sriadhi ST MPd MKom PhD menyerahkan CSR kepada masyarakat di Desa Mekar Jaya, Langkat.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO– Universitas Harapan (UnHar) Medan bersama University Malaysia Perlis (UniMAP) mengimplementasikan nota kesepahaman (MoU) melalui pelaksanaan program Visiting Lecturer (VL), Student Mobility, dan Corporate Social Responsibility (CSR) di Sumatera Utara pada 15–19 Mei 2025. Kegiatan ini berlangsung di Kampus 3 UnHar Medan serta di Desa Mekar Jaya, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat, sebagai bagian dari penguatan kerja sama internasional kedua institusi.

Sebanyak 18 delegasi dari UniMAP yang terdiri dari 13 mahasiswa dan 5 dosen, dipimpin Dekan Fakulti Kejuruteraan dan Teknologi Elektronik UniMAP, PM Ir Ts Dr. Razaidi Husin, disambut hangat oleh Rektor UnHar Medan, Prof. Drs. Sriadhi, S.T., M.Pd., M.Kom., Ph.D. di Kampus 3 UnHar Medan.

Agenda utama kegiatan ini, pelaksanaan program Student Mobility yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa dari kedua universitas untuk bertukar wawasan akademik dan budaya. Selain itu, dosen-dosen dari UniMAP juga memberikan kuliah sebagai Visiting Lecturer, yang memperkaya pengalaman belajar mahasiswa dan dosen UnHar Medan dengan perspektif global.

Selain itu, UnHar Medan dan UniMAP juga melaksanakan program CSR sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat di Kampung Kolam Dusun Jandi Mulia, Desa Mekar Jaya, yang kini ditetapkan sebagai desa binaan bersama. Kegiatan CSR ini melibatkan civitas akademika UnHar dari berbagai fakultas, yaitu Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Bahasa dan Komunikasi, Fakultas Teknik dan Komputer, serta Fakultas Hukum.

Kontribusi nyata dari program ini, antara lain pemasangan 10 unit lampu jalan bertenaga surya (solar cell) untuk penerangan desa. Kemudian kegiatan sosial dan edukatif di Kampung Penghapal Al-Qur’an, dan pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan dan peningkatan akses terhadap pendidikan.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Harapan (UnHar) Medan Prof. Drs. Sriadhi, S.T., M.Pd., M.Kom., Ph.D menyampaikan, kerja sama ini sangat penting bukan hanya untuk kemajuan akademik, tetapi juga untuk penguatan nilai-nilai sosial melalui pengabdian kepada masyarakat. “Kami berharap kolaborasi seperti ini dapat terus berlanjut dan berkembang,” katanya.

Sementara, PM Ir Ts Dr. Razaidi Husin menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat dan kolaborasi produktif yang diberikan oleh UnHar Medan. “Ini adalah momen penting bagi kami untuk mempererat hubungan antarnegara sekaligus memberikan kontribusi langsung kepada masyarakat,” ungkapnya.

Kegiatan ini menandai komitmen bersama UnHar Medan dan UniMAP dalam menjadikan pendidikan tinggi sebagai jembatan pertukaran ilmu, budaya, dan kontribusi sosial. Kedua pihak sepakat untuk memperluas program kerja sama di masa mendatang dalam bentuk penelitian kolaboratif, pengembangan kurikulum, serta ekspansi kegiatan CSR di wilayah lain. (rel/adz)

Pemanfaatan JKN di Sumut Tembus 30 Juta Kasus, Biaya Capai Rp43 Triliun

PAPARKAN: Asisten Deputi Bidang SDM, Umum, dan Komunikasi BPJS Kesehatan, Iwan Adriady saat memaparkan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
PAPARKAN: Asisten Deputi Bidang SDM, Umum, dan Komunikasi BPJS Kesehatan, Iwan Adriady saat memaparkan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemanfaatan layanan kesehatan melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Provinsi Sumatera Utara mengalami lonjakan yang sangat signifikan dalam dekade terakhir. Berdasarkan data dari BPJS Kesehatan, jumlah pemanfaatan layanan JKN di Sumut tercatat melonjak drastis, dari hanya 2,9 juta kasus pada 2014 menjadi 30,7 juta kasus pada tahun 2024.

Asisten Deputi Bidang SDM, Umum, dan Komunikasi BPJS Kesehatan, Iwan Adriady, menjelaskan bahwa kenaikan tersebut menunjukkan adanya peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap layanan JKN, yang semakin mudah diakses seiring dengan meluasnya cakupan fasilitas kesehatan.

“Pada tahun 2014, pemanfaatan JKN tercatat sekitar 8.218 kasus per hari. Kini, di 2024, jumlah ini meningkat menjadi 84.120 kasus per hari. Ini menunjukkan adanya pertumbuhan hampir sepuluh kali lipat dalam pemanfaatan layanan JKN,” ujarnya dalam kegiatan Media Gathering bersama Forum Wartawan Kesehatan (Forwakes) Sumatera Utara di Medan, Selasa (24/6). Kegiatan ini turut dihadiri Kepala BPJS Kesehatan cabang Medan dr Yasmine Ramadhana Harahap.

Menurutnya, peningkatan tersebut mencerminkan tren positif dalam sistem jaminan kesehatan di Sumut. Sebelum pandemi Covid-19, pemanfaatan layanan JKN di tahun 2019 tercatat mencapai 22,8 juta kasus. Meskipun angka ini sempat menurun pada 2020 akibat pandemi menjadi 19,2 juta, pasca-pandemi, angka tersebut kembali naik dan bahkan mencatatkan rekor tertinggi pada 2023 dengan 28,9 juta kasus.

Dia memaparkan, layanan yang paling banyak dimanfaatkan oleh peserta JKN adalah kunjungan ke puskesmas dan dokter praktik perorangan, serta rawat jalan dan rawat inap di rumah sakit. Pada 2024, tercatat kunjungan ke fasilitas kesehatan tingkat pertama (PPK) seperti puskesmas dan klinik mencapai 12,4 juta kasus. Sementara itu, untuk rawat jalan dan rawat inap di rumah sakit mencapai 13,6 juta dan 4,5 juta kasus, masing-masing.

Menurutnya, peningkatan pemanfaatan layanan ini diperkirakan akan terus berlanjut, mengingat semakin meningkatnya cakupan kepesertaan JKN, serta penguatan sistem pelayanan dan digitalisasi yang mempermudah proses administrasi.

Iwan menegaskan, meski layanan terus berkembang, evaluasi terhadap kualitas tetap menjadi fokus utama. “Ini adalah indikator bahwa sistem jaminan kesehatan kita terus berkembang dan menjawab kebutuhan masyarakat. Namun tentu, kami juga terus melakukan evaluasi agar kualitas layanan tetap terjaga,” ujarnya.

Di sisi lain, lanjutnya, biaya manfaat untuk program JKN di Sumatera Utara juga mengalami peningkatan yang signifikan dalam tujuh tahun terakhir. Total biaya yang telah dikeluarkan dari 2018 hingga Mei 2025 mencapai Rp43,053 triliun.

Adapun mayoritas biaya, yakni sebesar Rp36,497 triliun (84,77%) digunakan untuk pelayanan di fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjutan (FKRTL) seperti rumah sakit, sementara Rp6,555 triliun (15,23%) digunakan untuk pelayanan di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) seperti puskesmas dan klinik.

Peningkatan biaya ini tercatat konsisten dari tahun ke tahun, dimulai dengan Rp4,377 triliun pada 2018 dan terus meningkat hingga mencapai Rp8,050 triliun pada 2024. Hingga Mei 2025, biaya yang telah dikeluarkan sudah mencapai Rp5,240 triliun. Peningkatan biaya manfaat ini mencerminkan tidak hanya bertambahnya jumlah peserta aktif, tetapi juga meningkatnya biaya pengobatan yang lebih mahal di fasilitas rujukan, terutama rumah sakit.

Iwan mengingatkan pentingnya untuk terus mengedepankan upaya pencegahan dan memperkuat layanan kesehatan primer untuk menekan pengeluaran. “Selain itu, kami juga perlu kolaborasi antara pemangku kepentingan dan masyarakat dalam mengedepankan promotif dan preventif, agar biaya layanan kesehatan tidak semakin membebani sistem jaminan sosial kesehatan,” ujar Iwan.

BPJS Kesehatan juga memperkenalkan program New Rehab 2.0, yang memberikan solusi bagi peserta yang menunggak iuran untuk membayar secara bertahap, khususnya bagi masyarakat yang terdampak kondisi ekonomi namun tetap ingin menjaga perlindungan kesehatan mereka.

Salah satu topik menarik yang dibahas dalam kegiatan ini adalah penerapan sistem Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) yang akan diterapkan mulai Juli 2025. Sistem ini dirancang untuk menyamaratakan standar layanan bagi seluruh peserta JKN, menggantikan sistem kelas 1, 2, dan 3 yang selama ini berlaku.

Dengan adanya perubahan ini, BPJS Kesehatan berharap program JKN akan semakin inklusif dan dapat memberikan manfaat lebih besar bagi seluruh lapisan masyarakat, menjawab tantangan kebutuhan kesehatan, serta memastikan keberlanjutan program jaminan kesehatan nasional ke depannya. (ila)

Telkomsel dan Pertamina Lubricants Hadirkan Program GOAL: Ganti Oli Dapat Hadiah Langsung Voucher Paket Data

Telkomsel bersama Pertamina Lubricants luncurkan program kolaboratif bertajuk GOAL (Ganti Oli Hadiah Langsung). Program ini memberikan hadiah langsung berupa voucher data Telkomsel 2GB kepada setiap pelanggan yang melakukan penggantian oli Pertamina Fastron untuk mobil atau Pertamina Enduro untuk motor di lebih dari 500 bengkel rekanan Pertamina Lubricants yang tersebar di 7 Kota/ Kabupaten di Area Sumatera.
Telkomsel bersama Pertamina Lubricants luncurkan program kolaboratif bertajuk GOAL (Ganti Oli Hadiah Langsung). Program ini memberikan hadiah langsung berupa voucher data Telkomsel 2GB kepada setiap pelanggan yang melakukan penggantian oli Pertamina Fastron untuk mobil atau Pertamina Enduro untuk motor di lebih dari 500 bengkel rekanan Pertamina Lubricants yang tersebar di 7 Kota/ Kabupaten di Area Sumatera.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Telkomsel bersama Pertamina Lubricants luncurkan program kolaboratif bertajuk GOAL (Ganti Oli Hadiah Langsung). Program ini memberikan hadiah langsung berupa voucher data Telkomsel 2GB kepada setiap pelanggan yang melakukan penggantian oli Pertamina Fastron untuk mobil atau Pertamina Enduro untuk motor di lebih dari 500 bengkel rekanan Pertamina Lubricants yang tersebar di 7 Kota/ Kabupaten di Area Sumatera.

VP Consumer Business Area Sumatera Telkomsel Mulya Budiman mengatakan. “Program Kolaborasi antara Telkomsel dan Pertamina Lubricants ini dirancang untuk mendukung gaya hidup digital masyarakat dengan cara yang sederhana dan bernilai tambah. Kami ingin menunjukkan bahwa Telkomsel juga tidak hanya hadir melalui jaringan terdepan, tetapi juga melalui kolaborasi yang memberi manfaat langsung bagi para pelanggan”.

Senada dengan hal tersebut, GM West Region Pertamina Lubricants Budi Suharyanto, mengatakan, “Ini merupakan sinergi nyata dua brand Indonesia yang memberikan value dan manfaat lebih bagi pelanggan. Melalui program GOAL, kami ingin memberikan edukasi tentang pentingnya merawat kendaraan dengan oli berkualitas dunia, sekaligus menghadirkan pengalaman digital yang relevan dengan gaya hidup masyarakat saat ini.”

Program GOAL berlangsung selama periode Juni hingga Agustus 2025, dan menyediakan total 5.000 voucher data sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan setia Pertamina Lubricants dan Telkomsel selain itu terdapat hadiah menarik lainnya berupa Pengharum Mobil Fastron, Korek Api Enduro, Kanebo Enduro dan Gantungan Kunci Enduro. Melalui program ini diharapkan dapat meningkatkan loyalitas pelanggan serta mendorong pelanggan untuk setia menggunakan produk dan layanan terdepan dari Telkomsel dan Pertamina Lubricants.

Melalui program GOAL, pelanggan cukup melakukan penggantian oli Pertamina Fastron atau Pertamina Enduro di salah satu bengkel yang ada di 7 Kota/Kabupaten Kabupaten Deli Serdang, Kota Banda Aceh, Kota Batam, Kota Binjai, Kota Medan, Kota Padang, dan Kota Pekanbaru kemudian memindai barcode yang tersedia untuk langsung menerima hadiah voucher data. Informasi Bengkel terpilih dapat dilihat pada link https://bit.ly/PROGRAMGOALSR1. Program ini diharapkan tidak hanya memperkuat loyalitas, tetapi juga mendorong perluasan kanal distribusi dan pemasaran produk-produk unggulan Pertamina Lubricants serta Telkomsel secara simultan.

Telkomsel Hadirkan Hot Promo Spesial Paket Data Mulai dari Rp. 15 Ribu, Berhadiah Motor & Emas!

Telkomsel hadirkan paket Hot Promo Spesial untuk para pelanggan baru kartu Simpati. Program ini special hadir untuk para pelanggan di wilayah operasional Sumatera Utara dan Aceh. Program ini hadir dengan berbagai keuntungan menarik seperti penawaran paket internet special dengan harga terjangkau mulai dari Rp15 ribu dan kuota mulai dari 3 GB hingga kesempatan memenangkan hadiah spektakuler lewat program Juragan Internet Telkomsel.
Telkomsel hadirkan paket Hot Promo Spesial untuk para pelanggan baru kartu Simpati. Program ini special hadir untuk para pelanggan di wilayah operasional Sumatera Utara dan Aceh. Program ini hadir dengan berbagai keuntungan menarik seperti penawaran paket internet special dengan harga terjangkau mulai dari Rp15 ribu dan kuota mulai dari 3 GB hingga kesempatan memenangkan hadiah spektakuler lewat program Juragan Internet Telkomsel.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Telkomsel hadirkan paket Hot Promo Spesial untuk para pelanggan baru kartu Simpati. Program ini special hadir untuk para pelanggan di wilayah operasional Sumatera Utara dan Aceh. Program ini hadir dengan berbagai keuntungan menarik seperti penawaran paket internet special dengan harga terjangkau mulai dari Rp15 ribu dan kuota mulai dari 3 GB hingga kesempatan memenangkan hadiah spektakuler lewat program Juragan Internet Telkomsel.

General Manager Consumer Business Region Sumbagut Telkomsel, Agung E Setyobudi mengatakan “Melalui program spesial ini, Telkomsel ingin terus menghadirkan layanan yang tidak hanya terjangkau, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi pelanggan. Dengan hanya Rp15 ribu, pelanggan bisa menikmati kuota internet 3 GB selama 14 hari, dan setiap pembelian paket internet juga bisa membawa mereka lebih dekat dengan hadiah impian seperti sepeda motor dan emas batangan. Kami berharap program ini dapat menjadi bentuk apresiasi kami terhadap loyalitas pelanggan sekaligus mendorong masyarakat untuk semakin produktif dan terhubung secara digital di era sekarang.”

Dalam program ini, pelanggan SIMPATI juga berkesempatan untuk memenangkan berbagai hadiah spektakuler di antaranya 3 Yamaha Aerox dan 61 Emas Batangan 1 gram. Semua pelanggan di Area Sumatera dapat mengikuti program ini, cukup dengan melakukan pembelian paket internet minimal Rp.10 Ribu, pelanggan akan langsung memperoleh 1 kupon undian berhadiah dan berlaku kelipatan. Program berhadiah, Juragan Internet Telkomsel ini berlaku hingga 30 Juni 2025.

Pelanggan dapat dengan mudah mengaktifkan paket ini melalui aplikasi MyTelkomsel, layanan UMB *363# atau melalui outlet terdekat.

“Ke depan, Telkomsel akan terus berupaya menghadirkan program-program yang relevan dan bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat. Kami percaya, dengan dukungan pelanggan yang setia, Telkomsel dapat terus tumbuh dan menjadi mitra digital terpercaya yang senantiasa hadir mendampingi setiap langkah dan impian pelanggan di era konektivitas tanpa batas ini.” Pungkas Agung E Setyobudi.(rel)