28 C
Medan
Sunday, January 18, 2026
Home Blog Page 229

GMNI Soroti Kinerja Polres Nisel Dalam Penegakan Hukum

Ketua GMNI Nias Selatan, Antusias Wau
Ketua GMNI Nias Selatan, Antusias Wau

NISEL, SUMUTPOS.CO – Banyaknya laporan masyarakat di Kepolisian Resort Nias Selatan yang sampai hari ini tidak bisa diselesaikan dan diusut tuntas oleh Penegak Hukum Polres Nias Selatan serta kurangnya pengawasan dan pencegahan Hukum di Kabupaten Nias Selatan sehingga kurang terciptanya Kamtibmas di wilayah Hukum Polres Nias Selatan. Kondisi tersebut menjadi sorotan GMNI Nias Selatan.

Kepada awak media, Senin, (7/4) Ketua DPC GMNI Nias Selatan, Antusias Wau, mempertanyakan komitmen Aparat Penegak Hukum dalam hal ini Polres Nias Selatan dalam menegakkan hukum di wilayah Hukum Polres Nias Selatan.

Ia menilai, laporan masyarakat yang disampaikan di Polres Nias Selatan yang sudah lama dan bahkan bertahun-tahun, sampai saat ini tidak bisa diselesaikan dan diusut tuntas oleh Polres Nias Selatan.

“Banyak laporan masyarakat yang disampaikan/dilaporkan di Polres Nias Selatan, mulai dari masa Kapolres sebelumnya hingga Kapolres Nias Selatan saat ini dibawah kepemimpinan, AKBP Ferry Mulyana Sunarya, S.I.K. mulai dari laporan masyarakat yang tidak bisa di selesaikan atau diduga mangkrak di Polres Nias selatan, Judi Online, Mafia Pupuk Bersubsidi, Pemberantasan Narkoba, hingga peredaran Rokok ilegal,” ujar Antusias.

Ia menambahkan, kondisi ini mencerminkan lemahnya Penegakan Hukum di Wilayah Hukum Polres Nias Selatan. Ketidakpedulian terhadap Penegakan Hukum di Kabupaten Nias Selatan menandakan tidak bisa berkerjanya Polres Nias Selatan dan menimbulkan citra negatif terhadap institusi Kepolisian Republik Indonesia.

Oleh karena itu, kami berharap kepada Kapolres Nias Selatan AKBP Ferry Mulyana Sunarya, S.I.K., yang baru saja menjabat beberapa bulan yang lalu untuk segera menuntaskan berbagai persoalan tersebut di Wilayah Hukum Polres Nias Selatan”, harapnya.

Sementara, Kapolres Nias Selatan, AKBP Ferry Mulyana Sunarya saat dikonfirmasi lewat Chat WhatsApp mengatakan bahwa, ‘tentunya kita profesional terhadap kasus-kasus yang ada, terutama untuk Narkoba sampai saat ini kita masih mengembangkan beberapa kasus terkait narkoba bahkan sampai ke Bandarnya, tapi ini masukan positif buat saya dan jajaran untk lebih memacu lagi untuk penyidik mengungkap serta menyelesaikan tunggakan-tunggakan yang ada, serta utara bahan evaluasi saya terhadap kinerja penyidik Polres Nias Selatan”, ujar AKBP Ferry Mulyana Sunarya.(mag8/han)

Anggota DPRD Deliserdang Minta Pengalihan Lahan PTPN I Regional 1 kepada Pengembang Segera Dihentikan

Anggota DPRD Deliserdang H Rakhmadsyah SH yang juga Wakil Ketua PW MABMI Sumut
Anggota DPRD Deliserdang H Rakhmadsyah SH yang juga Wakil Ketua PW MABMI Sumut
LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO- Anggota DPRD Deliserdang H Rakhmadsyah SH menilai, persoalan pengalihan lahan PTPN 1 Regional 1 (dulunya PTPN 2) kepada pengembang, akan menjadi bom waktu yang kapan saja bisa meledak.
“Persoalannya, pengalihan lahan dengan modus kerjasama atau NGO, atau apapun namanya, akan menyakiti rakyat, khususnya para petani maupun kelompok petani yang sudah belasan tahun menggarap sawahnya di areal itu, mereka bakal menjerit karena kebijakan yang memilukan itu,” kata Rakhmadsyah dalam siaran pers yang diterima Sumut Pos, Minggu (6/4/2024).
Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang kini duduk di Komisi I DPRD Deliserdang membidangi masalah pertanahan ini mengatakan, lahan-lahan yang dikerjasamakan itu dulunya milik Kerajaan Sultan Deli dan Sultan Serdang.
Singkat cerita, lanjut Rakhmadsyah, setelah Belanda hengkang dari Indonesia, tanah-tanah itu dinasionalisasi dan diberikan penguasaan kepada BUMN atau PTPN. Namun, hak kerajaan Serdang tetap masih berlaku, bahkan dibuktikan dokumen yang lengkap dari Belanda soal adanya konsesi diatas lahan lahan itu.
“Nah, ketika muncul kesepakatan pengalihan lahan kepada pengembang, mengapa pemilik sah lahan itu, yakni Sultan Serdang tidak dilibatkan?” ujarnya.
Selain itu, kata anggota DPRD Deliserdang 4 periode ini, tidak dilibatkannya pihak terkait bakal semakin memperuncing masalah. “Karenanya, saya meminta Presiden RI, Kapolri dan menteri terkait dapat menyelesaikan persoalan ini dengan segera, sebelum terjadi konflik yang mengkhawatirkan kita semua,” harapnya.
Rakhmadsyah yang juga Wakil Ketua PW MABMI Sumut ini menjelaskan, Kabupaten Deliserdang itu secara histori di bawah dua kesultanan yakni Sultan Deli dan Sultan Serdang, sedangkan objek perkara saat ini yang digugat Sultan Serdang meliputi kawasan Kecamatan Batangkuis dan Kecamatan Tanjungmorawa.
Sebelumnya dikabarkan, Kesultanan Serdang juga telah mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri Lubukpakam, yang dikuasakan kepada pengacaranya Dr Ibnu Affan SH MHum terkait pengusahaan tanah yang berasal dari konsesi Kesultanan Serdang kepada perusahaan perkebunan Belanda, Senembah Maskapai.
Hal itu disampaikan Sultan Serdang Tengku Achmad Talaa Syariful Alamsyah kepada wartawan via telepon pada Sabtu (5/3/2025) lalu. Menurut pria yang akrab disapa Tengku Ameck ini, lahan-lahan yang diduga akan dibangun kawasan perumahan elit, kini benar-benar sudah beralih kepada perusahaan perkebunan negara yang secara berturut-turut terjadi perubahan pada nomenklatur perusahaan negara ini.
Terakhir, PTN 2 Persero Tanjungmorawa dan kini berubah lagi yang sekarang berada di bawan PT Perkebunan Nusantara I Regional 1 Tanjungmorawa. “Intinya adalah Kesultanan Serdang belum pernah mendapatkan penyelesaian hak-hak keperdataan, baik itu menurut hukum adat maupun hukum posistif yang berlaku di Indonesia terkait alas hak penertiban sertifikasi hak-hak atas tanah tersebut,” katanya. (rel/adz)

Insiden Keributan Konten Kreator di RSUD dr Pirngadi Medan, PERSI Sumut Sebut Ganggu Ketertiban Umum

Ketua PERSI Sumut dr Syaiful Sitompul.
Ketua PERSI Sumut dr Syaiful Sitompul.
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Wilayah Sumatera Utara, dr. Syaiful Sitompul, angkat bicara dan menyesalkan tindakan konten kreator yang dinilai melanggar ketertiban umum di Ruang ICU RSUD dr. Pirngadi Medan.
Seperti diketahui konten kreator dan tim pada Jumat (4/4/2025) malam, memasuki ruang ICU dan meminta bertemu dengan pasien yang pada jam tersebut. Selain melanggar jam besuk, tim dari kontenk kreator langsung merekam lokasi sekitar ruang ICU tersebut. Hal ini tentu dilarang petugas RS hingga memicu keributan antara konten kreator dengan keluarga pasien.
 tersebut.
“Insiden ini sudah jelas mengganggu ketertiban umum di lingkungan rumah sakit. Rumah sakit memiliki aturan dan kebijakan yang harus dipatuhi, termasuk jam berkunjung atau jam besuk,” ujar dr. Syaiful, Minggu (6/4/2025).
Menurutnya, tindakan memaksakan diri masuk ke ruang ICU pada larut malam, bahkan sambil melakukan perekaman video, merupakan pelanggaran serius terhadap tata tertib rumah sakit. Hal ini, kata dia, bukan hanya mengganggu pasien yang sedang dirawat secara intensif, tetapi juga mengganggu kenyamanan dan ketenangan pasien lain serta keluarganya.
“Sudah sangat jelas, ada aturan yang melarang pengambilan gambar atau video di ruang perawatan maupun lingkungan rumah sakit tanpa izin resmi. Ini bukan sekadar pelanggaran etik, tapi juga menyangkut privasi dan keamanan pasien,” tegasnya.
PERSI Sumut menilai, rumah sakit adalah tempat pelayanan kesehatan yang harus dijaga suasana dan ketenangannya. Setiap aktivitas, terlebih yang bersifat publikasi atau pembuatan konten, harus dikomunikasikan dengan pihak rumah sakit dan mendapatkan persetujuan resmi.
“Kesimpulannya, tindakan yang dilakukan pihak konten kreator dalam insiden tersebut sudah termasuk dalam kategori mengganggu ketertiban umum. Kami berharap semua pihak lebih bijak, terutama dalam menggunakan media sosial dan membuat konten di fasilitas publik seperti rumah sakit,” kata dr Syaiful.
PERSI Sumut juga mengimbau rumah sakit-rumah sakit lainnya untuk semakin tegas dalam menerapkan aturan internal serta meningkatkan edukasi kepada masyarakat terkait etika berkunjung dan privasi pasien. (ila)

Jelang Puncak Arus Balik, Pengendara Diminta Hindari Top Up di Gerbang Top Amplas

Gerbang Tol Amplas. (JNT)
Gerbang Tol Amplas. (JNT)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Jasamarga Nusantara Tollroad (JNT) Regional Division memprediksi puncak arus balik Idul Fitri 1446 H/2025 di Ruas Tol Belawan-Medan-Tanjung Morawa (Belmera) bakal terjadi pada Senin (7/4/2025). Mereka memprediksi sebanyak 93.473 kendaraan akan melintasi ruas tol pertama di luar Pulau Jawa tersebut.

Jumlah tersebut meningkat 8,26% dibanding volume lalin normal, yaitu 86.343 kendaraan. Dan, antrian panjang diperkirakan akan terjadi di gerbang tol.

Menurut data yang diperoleh Sumut Pos, selama periode layanan arus mudik balik Idul Fitri 1446 H/2025 yaitu mulai H-10 hingga H+3 Idulfitri atau sejak tanggal 21 Maret-4 April 2025 terdata 109.915 pengguna jalan tol mengalami kurang saldo. Mereka kemudian melakukan top up uang elektronik di gerbang tol.

Berdasarkan data tersebut, Gerbang Tol (GT) Amplas menjadi gerbang tol dengan lokasi pengisian saldo uang elektronik tertinggi yaitu 28.623 pengguna jalan tol.

Kurangnya saldo uang elektronik pada saat transaksi di gardu tol akan mengakibatkan waktu penundaan yang cukup signifikan. Sebagai simulasi, transaksi di gardu tol yang semula dalam satu menit bisa melayani lima hingga enam kendaraan, namun adanya pengguna jalan tol yang melakukan top up di gerbang tol menyebabkan hanya satu kendaraan saja yang dapat terlayani.

Rata-rata pengisian ulang uang elektronik di gerbang tol memerlukan waktu antara satu hingga dua menit. Jika hal tersebut terjadi di Gerbang Tol Amplas saat puncak arus balik Idul Fitri 1446 H/2025, maka berpotensi akan menyebabkan antrean di gerbang tol yang berdampak terhadap kelancaran pelayanan transaksi sehingga merugikan pengguna jalan tol.

Untuk mengantisipasi antrean akibat pengisian ulang uang elektronik di gerbang tol, Jasa Marga mengimbau pengguna jalan tol untuk dapat melakukan pengecekan kecukupan saldo uang elektronik serta melakukan top up di Tempat Istirahat dan Pelayanan atau rest area, retail minimarket atau fitur Near Field Communication (NFC) pada telepon seluler.

Selain itu, pengguna jalan tol juga dapat mengunduh aplikasi Travoy sebagai asisten digital perjalanan di jalan tol Jasa Marga Group untuk melakukan top up uang elektronik, cek tarif tol serta resi digital.

“Kami imbau pengguna jalan tol untuk melakukan top up uang elektronik sebelum melakukan perjalanan di jalan tol. Hindari top up di gerbang tol untuk menjaga kelancaran pelayanan transaksi gerbang tol,” ungkap Senior General Manager JNTT Regional Division, Tyas Pramoda Wardhani.

Selain memastikan kecukupan saldo uang elektronik, Tyas juga mengingatkan pengguna jalan tol untuk menjaga uang elektronik dengan baik. Jalan Tol Belmera merupakan jalan tol dengan sistem transaksi tertutup atau tarif sesuai jarak, sehingga pengguna jalan tol hanya dapat menggunakan satu uang elektronik yang sama saat tap in dan tap out di gerbang tol.

Tyas mengingatkan pengguna jalan yang akan melakukan perjalanan di jalan tol untuk dapat memastikan kondisi pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima dan laik jalan, mempersiapkan perbekalan selama perjalanan (makanan, minuman, serta peralatan ibadah, obat-obatan pribadi), mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) secara penuh sebelum melakukan perjalanan. Pengguna jalan tol juga direkomendasikan untuk melakukan pemilihan waktu dan rute perjalanan dengan baik salah satunya dengan menghindari perjalanan waktu puncak arus balik. (dek)

Hadirkan Listrik Berkualitas, PLN Sumut Sukses Kawal Kelistrikan Salat Idulfitri 1446 H

Manajemen PLN UID Sumatera Utara saat berkunjung ke posko siaga pengamanan kelistrikan ULP Belawan
Manajemen PLN UID Sumatera Utara saat berkunjung ke posko siaga pengamanan kelistrikan ULP Belawan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara sukses menjamin keandalan pasokan listrik selama pelaksanaan Shalat Idulfitri 1446 Hijriah di berbagai lokasi di Sumatera Utara.

Melalui persiapan intensif sejak awal Ramadan, PLN UID Sumut memperkuat komitmennya dalam menyediakan layanan listrik yang stabil dan berkualitas bagi masyarakat, khususnya di momen penting keagamaan ini.

General Manager PLN UID Sumatera Utara, Agus Kuswardoyo, menegaskan bahwa pihaknya telah menerapkan strategi proaktif untuk memastikan kelistrikan tetap andal.

“Sejak malam takbiran, kami telah menempatkan personel di posko-posko siaga yang beroperasi 24 jam. Dengan dukungan pemantauan real-time di Distribution Control Center (DCC), kami memastikan seluruh jaringan berfungsi optimal tanpa gangguan,” ungkapnya.

Sebagai bentuk kesiapan, PLN UID Sumut telah mengerahkan sumber daya sebagai berikut:

– Sumber Daya Manusia: 3.161 personel (286 petugas PLN, 2.835 TAD/Mitra Kerja, dan 40 tenaga ahli ICON+).

– Peralatan Pendukung: 719 unit peralatan, terdiri dari 362 kendaraan operasional dan 357 unit peralatan teknis.

– Posko Siaga: 406 posko (373 dari PLN dan 33 dari ICON+) yang beroperasi penuh selama Idulfitri.

– Pengamanan Infrastruktur: 696 titik vital, mencakup 612 masjid, 3 bandara, 43 stasiun kereta api, 8 pelabuhan, serta 30 lokasi VVIP/VIP.

Berkat kesiapan ini, pelaksanaan Shalat Idulfitri pada 31 Maret 2025 berlangsung lancar tanpa kendala listrik. Warga dapat menjalankan ibadah dengan khidmat di berbagai lokasi, termasuk masjid-masjid utama dan lapangan tempat pelaksanaan Salat Ied.

Agus Kuswardoyo juga mengapresiasi peran aktif masyarakat dan stakeholder dalam menjaga kelancaran pasokan listrik.

“Sinergi antara tim PLN dan kesadaran pelanggan dalam melaporkan gangguan secara cepat turut mendukung keberhasilan ini. Kami berharap listrik yang andal dapat terus meningkatkan kenyamanan beribadah serta mempererat kebersamaan masyarakat,” ujarnya.

PLN mengajak masyarakat untuk memanfaatkan aplikasi PLN Mobile guna memantau status listrik, melaporkan gangguan, atau mendapatkan informasi terbaru terkait layanan kelistrikan. (ila)

PLN UID Sumut dan YBM PLN Tebar Kebahagiaan di Bulan Suci dengan 2.082 Paket Ramadhan Penuh Makna

General Manager PLN UID Sumut, Agus Kuswardoyo saat memberikan bantuan fasilitas air bersih untuk kec. Bantahan, Mandailing Natal.
General Manager PLN UID Sumut, Agus Kuswardoyo saat memberikan bantuan fasilitas air bersih untuk kec. Bantahan, Mandailing Natal.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Seperti mentari yang menyinari bumi di bulan penuh berkah, PLN UID Sumatera Utara bersama Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN menghadirkan cahaya haru melalui 2.082 paket bingkisan Ramadhan yang menyentuh hati para penerima manfaat. Dengan penuh kehangatan, bantuan ini menjangkau mereka yang paling menanti di seluruh penjuru wilayah kerja PLN UID Sumut.

Setiap paket yang dibagikan bukan sekadar berisi kebutuhan pokok, melainkan juga membawa pesan kasih dari keluarga besar Pegawai PLN untuk para pejuang kehidupan. anak yatim dhuafa yang tersenyum menggapai mimpi, bilal mayit dan penggali kubur yang setia mengantar peristirahatan terakhir, marbot masjid yang tak kenal lelah merawat rumah ibadah, guru ngaji yang sabar mencerdaskan generasi Qurani, hingga sahabat difabel yang mengajarkan arti ketangguhan sejati.

Rohim Meliala, seorang difabel penuh semangat, menjadi saksi kebahagiaan yang terungkap. “Bingkisan ini sangat berarti bagi kami. Tak hanya membantu kebutuhan lebaran, tapi juga membuat kami merasa tak pernah sendiri,” ujarnya dengan suara bergetar penuh syukur.

Tak hanya itu, dalam semangat “PLN Peduli”, PLN UID Sumut bergerak cepat menghadirkan 200 paket sembako untuk korban banjir Padangsidimpuan. Bantuan yang saat itu dinanti (21/3/2025), ini membuktikan bahwa PLN hadir bukan hanya sebagai penyedia listrik, tapi juga penerang di gelapnya kesulitan.

Agus Kuswardoyo, General Manager PLN UID Sumatera Utara menyatakan, hal Ini adalah wujud cinta PLN untuk Sumatera Utara. “Setiap paket yang kami bawa adalah doa, harapan, dan pelukan hangat dari keluarga besar PLN untuk saudara-saudara kami yang berjuang,” ujar Agus.

Di penghujung pernyataannya, Agus mengajak jadikan Ramadan tahun ini sebagai momentum untuk saling menguatkan. “Karena sejatinya, kebahagiaan terbesar adalah ketika kita bisa menjadi cahaya bagi orang lain,” ajaknya.

PLN UID Sumatera Utara bertekad untuk terus menyalurkan energi kebaikan, tidak hanya melalui kabel dan jaringan listrik, tetapi juga melalui ikatan hati yang tak pernah padam dalam membangun kesejahteraan masyarakat. (ila)⁰

Bulan Ramadhan, PLN UIP SBU Berikan Santunan kepada Anak Yatim

BANDA ACEH – Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UIP SBU melalui UPP SBU 1 kembali membawa kebahagiaan kepada masyarakat di Banda Aceh. Adapun kegiatan yang dilaksanakan adalah buka puasa bersama sekaligus pemberian santunan kepada 26 orang anak Yatim dan Dhuafa.

Didampingi oleh karyawan-karyawati, Manager PLN UPP SBU 1, Bondan Pakso Dandu hadir langsung dalam pelaksanaan kegiatan ini pada Kamis (20/3/2025).

Turut hadir, Pj Kepala Desa Geuceu Kayee Jatho, Miftahul Chaira Zulanda didampingi oleh Kepala Dusun Taman Kurnia, Redo Iskandar beserta Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat.

Diawali dengan lantunan ayat suci Al-Quran, mendengarkan ceramah singkat yang disampaikan oleh Ustad Husni Nazir, Lc. MA, kegiatan ini dilanjutkan dengan pemberian santunan serta buka puasa bersama oleh seluruh pegawai PLN UPP SBU 1 beserta seluruh undangan yang hadir.

Bondan mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian insan PLN terhadap masyarakat di lingkungan sekitar. “Semoga santunan yang diberikan bermanfaat, diterima dengan ikhlas serta menjadi ladang pahala bagi kita semua,” ujarnya.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pegawai dapat terus memperkuat hubungan baik yang telah terbina dan menjadikan bulan Ramadhan sebagai waktu yang tepat untuk mempererat silaturahmi dan berbagi kebahagiaan,” tambahnya.

Pj. Kepala Desa Geuceu Kayee Jatho, Miftahul Chaira Zulanda turut mengucapkan terima kasih dan menyampaikan apresiasi atas kepedulian yang ditunjukkan oleh pegawai serta manajemen di PLN UPP SBU 1 kepada warga di desanya.

“Kami sangat bersyukur dengan kebaikan hati bapak ibu pegawai PLN. Santunan yang diberikan pada hari ini tentu sangat bermanfaat bagi warga desa kami, khususnya anak Yatim dan kaum Dhuafa di sini. Semoga segala kebaikan yang diberikan menjadi ladang pahala bagi bapak ibu dan PLN semakin maju dan diberkahi kegiatan usahanya” ucap Miftahul.

Terpisah, General Manager PLN UIP SBU, Hening Kyat Pamungkas menuturkan bahwa melalui kegiatan buka puasa bersama ini, PLN ingin lebih dekat lagi dengan masyarakat.

“Semoga melalui kegiatan ini menjadi momentum yang baik untuk mempererat hubungan antara pegawai PLN dan masyarakat sekitar, berbagi kebahagiaan dan membantu meringankan beban mereka serta memberikan semangat dalam menjalani bulan Ramadhan,” tuturnya.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkuat ikatan kekeluargaan diantara pegawai, serta memberikan kesempatan bagi kami untuk saling berbagi kepada yang membutuhkan, terutama di bulan yang penuh berkah ini. Kami percaya bahwa kebersamaan dan kepedulian sosial adalah hal yang dapat memperkuat sinergi di tempat kerja,” pungkas Hening. (ila)

PKS Belikan Baju Baru, Wakil Ketua Komisi A DPRD Binjai Abdul Rahim Hadirkan Kebahagiaan Bagi Anak-anak Duafa Jelang Lebaran

Wakil Ketua Komisi A DPRD Binjai Abdul Rahim bersama anak-anak yang dibeliin baju Lebaran di Butik Ria Busana, Binjai Supermall, Jumat (28/3/2025).
Wakil Ketua Komisi A DPRD Binjai Abdul Rahim bersama anak-anak yang dibeliin baju Lebaran di Butik Ria Busana, Binjai Supermall, Jumat (28/3/2025).

BINJAI, SUMUTPOS.CO- Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1446 Hijriah, Wakil Ketua Komisi A DPRD Binjai, Abdul Rahim berbagi kebahagiaan dengan anak-anak dari keluarga kurang mampu (duafa). Melalui program PKS Beliin Baju Baru, Abdul Rahim mengajak 10 anak kurang mampu membeli baju baru di Butik Ria Busana yang berlokasi di Binjai Supermall, Jumat (28/3/2025) sore.

Suasana mendadak meriah. Anak-anak itu memilih baju Lebaran dengan penuh semangat.

“Menjelang hari raya, kebahagiaan tidak hanya milik kita, tapi juga saudara-saudara kita yang membutuhkan. Hari ini, PKS Binjai ingin berbagi kebahagiaan dengan membelikan baju baru untuk mereka yang kurang mampu,” kata Abdul Rahim melalui keterangan tertulisnya yang diterima Sumut Pos, Sabtu (29/3/2025).

Menurut Abdul Rahim program PKS Beliin Baju Baru ini merupakan Instruksi Presiden (Inpres) DPP PKS dalam rangka syiar dakwah. “Jadi ini program nasional yang menjadi amanat bagi semua pejabat pusat hingga ke daerah,” jelasnya.

Abdul Rahim berharap, program ini bisa memberi lebih banyak anak berkesempatan merasakan kegembiraan dengan baju layak pakai saat Lebaran. “Baju baru bukan sekadar kain, tapi juga kebahagiaan dan harapan di hari yang fitri,” ujarnya.

Rahim juga mengungkapkan, ini merupakan komitmen PKS dalam mendukung program positif yang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya generasi muda. “Berbagi itu indah. PKS akan terus hadir untuk masyarakat. Mari kita tebarkan kebahagiaan untuk sesama. Selamat Hari Raya Idul Fitri,” pungkasnya.

Sementara, anak-anak duafa itu mengaku sangat gembira bisa beli baju baru di momen Lebaran kali ini. Mereka pun mengucapkan terima kasih kepada PKS khususnya Wakil Ketua Komisi A, Abdul Rahim. “Terima kasih, Pak Abdul Rahim. Semoga Allah memberkahi bapak,” ujar mereka. (adz)