31 C
Medan
Saturday, April 11, 2026
Home Blog Page 241

Presiden Direktur Agincourt Resources Dianugerahi Penghargaan TOP Leader on CSR Commitment 2025

BERSAMA:Director & CFO PT Agincourt Resources Noviandri (tengah) berfoto bersama dengan manajemen Agincourt Resources, dewan juri, dan pembicara saat menerima dua penghargaan TOP CSR Awards 2025 di Jakarta, Rabu, (11/6/2025). (Dok. PTAR)
BERSAMA:Director & CFO PT Agincourt Resources Noviandri (tengah) berfoto bersama dengan manajemen Agincourt Resources, dewan juri, dan pembicara saat menerima dua penghargaan TOP CSR Awards 2025 di Jakarta, Rabu, (11/6/2025). (Dok. PTAR)

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Komitmen kuat terhadap pertumbuhan dan kemajuan masyarakat lingkar tambang mengantarkan Presiden Direktur PT Agincourt Resources Muliady Sutio kepada penghargaan TOP Leader on CSR Commitment di ajang bergengsi TOP CSR Awards 2025. Bersamaan dengan itu, Agincout Resources meraih penghargaan TOP CSR Awards 2025 #Star 5, predikat tertinggi yang diberikan kepada perusahaan dengan rangkaian program CSR yang unggul dan selaras dengan strategi bisnis berkelanjutan.

Penghargaan ini juga menegaskan posisi pengelola Tambang Emas Martabe tersebut sebagai tolak ukur nasional dalam pelaksanaan CSR yang mengadopsi prinsip Creating Shared Value (CSV) dan ISO 26000 Social Responsibility.

Presiden Direktur PT Agincourt Resources, Muliady Sutio, dinilai sebagai pemimpin yang secara aktif dan konsisten mengintegrasikan tanggung jawab sosial ke dalam kebijakan strategis perusahaan. Sebagai pucuk pimpinan PT Agincout Resources (PTAR), ia menempatkan pemberdayaan masyarakat sebagai pilar utama dalam perjalanan Tambang Emas Martabe menuju keberlanjutan. Komitmennya tercermin dalam berbagai inisiatif yang mendorong kemandirian ekonomi, peningkatan kualitas pendidikan, dan pelestarian lingkungan di area lingkar tambang.

“Kami percaya bahwa pertumbuhan perusahaan harus berjalan seiring dengan kemajuan masyarakat di sekitar kami. Melalui pendekatan Living in Harmony, kami berupaya menciptakan sinergi antara kegiatan operasional, kelestarian lingkungan, dan kesejahteraan sosial masyarakat lingkar tambang,” ujar Director & CFO PT Agincourt Resources, Noviandri, mewakili Muliady Sutio usai menerima penghargaan di Jakarta, Rabu (11/6/2025).

Ajang TOP CSR Awards diselenggarakan oleh Majalah Top Business dengan tim penilai mencakup Perkumpulan Profesional Governansi Indonesia (PaGI), Asosiasi CSR Indonesia, Corebest (Lembaga Konsultan & Pelatihan CSR), Lembaga Kajian Nawacita, PAKEM (Yayasan Pengembangan Keuangan Mikro), PT Sinergi Daya Prima/ Konsultan GCG, dan Solusi Kinerja Bisnis.

Senior Manager Community PT Agincourt Resources, Christine Pepah, mengatakan penetapan PTAR sebagai pemenang TOP CSR Awards 2025 #Star 5 tidak lepas dari kekuatan lima program unggulan dari berbagai bidang yang dijalankan secara konsisten.

“Setiap program dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat, sekaligus mendorong terciptanya ekosistem ekonomi lokal yang inklusif, tangguh, dan berdaya saing,” ujarnya.

Di bidang pendidikan, sejak 2017 hingga kini PTAR telah memberikan Beasiswa Martabe Prestasi kepada 1.651 siswa berprestasi jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi dari keluarga prasejahtera di Tapanuli Selatan dan Kota Padangsidimpuan dengan total biaya yang dikeluarkan mencapai Rp12,8 miliar.

Sementara, Pelayanan Kesehatan Terpadu menjangkau ribuan warga dengan menyediakan layanan medis gratis, termasuk kunjungan tiga dokter spesialis, yakni penyakit dalam, anak, dan kandungan ke desa-desa terpencil di Tapanuli Selatan. Sepanjang tahun 2024 saja, pengobatan gratis Dokter Spesialis Masuk Desa telah mengobati 3.258 warga yang mencakup ibu hamil, bayi, balita, lansia, dan warga usia produktif.

“Dalam aspek pengembangan ekonomi masyarakat, kami menerapkan program pemberdayaan UMKM seperti batik Tapanuli Selatan dan kuliner serta membangun pusat promosi dan pemasaran produk UMKM bernama Bagas Silua. Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk mendorong tumbuhnya kemandirian ekonomi yang berkelanjutan di area sekitar operasional perusahaan,” ujar Christine.

Di bidang lingkungan hidup, program Lubuk Larangan menjadi bentuk nyata pelestarian keanekaragaman hayati berbasis kearifan lokal. Sementara untuk pertanian, program Petani Aktor Milenial dirancang khusus untuk menyiapkan generasi muda Tapanuli Selatan sebagai penggerak pertanian modern yang produktif dan berkelanjutan.

Pada 2024 PTAR telah menginvestasikan USD 2,7 juta untuk melaksanakan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang memberikan manfaat bagi 32.696 individu. (dek)

Gelar Aksi Zero Waste Warriors, PLN UID Sumut Bersihkan Sungai Deli

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara menggelar kegiatan bertajuk Zero Waste Warriors di kawasan aliran Sungai Deli, Kecamatan Medan Maimun, Kamis (12/6/2025).

Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sekaligus ajakan kepada masyarakat untuk menjaga kebersihan sungai sebagai sumber kehidupan.
Rangkaian kegiatan Zero Waste Warriors meliputi pembersihan sampah di aliran dan bantaran sungai, serta penanaman 50 pohon produktif di sepanjang tepian Sungai Deli. Upaya ini bertujuan mencegah banjir, mengurangi abrasi, serta memperindah kawasan sekaligus menjaga keberlangsungan ekosistem sungai.

Pasca kegiatan pemungutan sampah, seluruh sampah yang terkumpul langsung ditimbang, dan tercatat sebanyak 1 ton 108 kilogram sampah berhasil dikumpulkan dalam aksi bersih-bersih ini. Sampah-sampah tersebut kemudian langsung diserahkan ke Bank sampah SASUDE yang kemudian nantinya akan diolah menjadi ecobrik dan artistik pertunjukan oleh bank sampah tersebut.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh jajaran manajemen PLN UID Sumatera Utara dan berbagai pihak terkait, antara lain, Senior Manager Perencanaan, Senior Manager Keuangan, Komunikasi, dan Umum (KKU) Efi Ziarman, Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan Efron Lumban Gaol, Camat Medan Maimun Donny Adriansyah, diwakili oleh Kasi Ketentraman dan Ketertiban Dolly Hasibuan, Ketua Yayasan SASUDE Ulfa Juliyanti, SPd, beserta seluruh volunteer, baik dari pegawai PLN maupun komunitas pecinta alam.

General Manager PLN UID Sumatera Utara Ahmad Syauki, yang diwakilan Senior Manager Perencanaan, Efi Ziarman menyampaikan, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam mewujudkan keberlanjutan lingkungan.

“Gerakan hari ini adalah simbol komitmen kami dalam menjaga bumi. Kami ingin mengedukasi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan, dimulai dari hal sederhana seperti tidak membuang sampah di sungai,” ujarnya.

Ketua Yayasan SASUDE Ulfa Juliyanti, SPd, turut menyampaikan apresiasi. “Kami mengucapkan terima kasih kepada PLN atas kolaborasi yang terjalin. Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga lingkungan dan sungai, karena sungai adalah sumber air dan ekosistem kehidupan yang penting bagi masa depan anak cucu kita,” jelasnya.

Kasi Ketentraman dan Ketertiban Kecamatan Medan Maimun Dolly Hasibuan, menyampaikan apresiasi kepada PLN atas aksi nyata tersebut.

“Kami berterima kasih atas kepedulian PLN. Harapan kami, kegiatan seperti ini tidak hanya berhenti dihari ini, tapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kehidupan tidak berhenti hari ini. Kehidupan akan diwariskan. Tak ada air, maka tak ada kehidupan. Tak ada kebersihan, maka takkan ada kehidupan, marilah kita jadikan ini sebagai budaya,” ungkapnya penuh makna.

Melalui gerakan Zero Waste Warriors ini, PLN UID Sumatera Utara menegaskan kembali perannya dalam mendorong budaya hidup bersih dan berkelanjutan, serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga bumi demi masa depan yang lebih baik. (ila)

RSUD Pirngadi Medan Kejar Pemenuhan Kriteria KRIS, Target Rampung November 2025

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Pirngadi Medan terus berupaya memenuhi Kriteria Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) sesuai ketentuan yang ditetapkan oleh BPJS Kesehatan dan Kementerian Kesehatan.

Salah satu upaya utama yang dilakukan adalah menyiapkan kamar rawat inap yang sesuai dengan 12 parameter standar KRIS.

Wakil Direktur Pelayanan Medis RSUD dr Pirngadi, drg Afifuddin, menjelaskan bahwa saat ini pihak rumah sakit telah menyiapkan 103 tempat tidur rawat inap yang tersebar di lantai 5, 6, dan 7, atau sekitar 73 persen dari total kapasitas rawat inap yang dimiliki rumah sakit. Persiapan ini disebut telah melebihi ketentuan minimal 60 persen tempat tidur sesuai KRIS.

“Tempat tidur yang sudah kami siapkan jumlahnya melebihi syarat minimal. Semua kamar ini sedang dalam proses perbaikan agar bisa memenuhi kenyamanan dan kelayakan sesuai dengan standar dari Kemenkes dan BPJS,” ujar Afifuddin, Kamis (12/6/2025).

RSUD dr Pirngadi juga secara bertahap menyiapkan kamar rawat inap dengan kapasitas maksimal tiga tempat tidur, serta kamar-kamar lain dengan satu atau dua tempat tidur untuk meningkatkan kenyamanan pasien.

Selain itu, rumah sakit juga melakukan berbagai perbaikan infrastruktur ruangan, seperti penambahan outlet oksigen di setiap tempat tidur, pengecatan ulang ruangan, dan pengaturan pencahayaan serta ventilasi udara agar sesuai dengan ketentuan.
“Ada 12 parameter yang harus kami penuhi, termasuk di antaranya ketersediaan kamar mandi dalam, pencahayaan alami dan buatan, kelembapan udara, ukuran jarak antar tempat tidur, pintu kamar, dan sebagainya,” papar Afifuddin.
Meski demikian, ia mengakui bahwa proses renovasi dan penyesuaian standar KRIS bukan tanpa kendala. Salah satu tantangan utama adalah kondisi bangunan utama rumah sakit yang sudah lama, sehingga penyesuaiannya dengan standar baru cukup kompleks.

“Bangunan RSUD ini sudah lama, jadi renovasinya harus hati-hati agar tidak mengganggu kenyamanan maupun keselamatan pasien yang masih dirawat di bagian lain rumah sakit,” jelasnya.
Selain itu, proses renovasi juga mengharuskan penyesuaian penempatan pasien, terutama agar pelayanan tetap berjalan optimal selama perbaikan berlangsung.

Target Selesai November 2025
Afifuddin menegaskan bahwa pihak RSUD Pirngadi menargetkan seluruh renovasi dan penyesuaian sesuai KRIS akan rampung pada bulan November 2025. Dengan tercapainya target ini, diharapkan pelayanan kesehatan kepada pasien rawat inap peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) semakin meningkat dan memenuhi standar nasional.

Pemenuhan KRIS merupakan bagian dari kebijakan nasional untuk menjamin layanan rawat inap yang layak, setara, dan bermartabat di seluruh fasilitas kesehatan milik pemerintah. RSUD dr. Pirngadi menjadi salah satu rumah sakit rujukan di Kota Medan yang berkomitmen tinggi dalam merealisasikan kebijakan tersebut demi pelayanan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat. (ila)

Kirim 14 Pekerja Ilegal ke Malaysia, 4 Terdakwa Divonis 2,5 Tahun Penjara

PUTUSAN: Majelis hakim membacakan putusan terhadap empat terdakwa PMI ilegal, secara virtual di PN Medan, Jumat (13/6). GUSMAN/SUMUT POS
PUTUSAN: Majelis hakim membacakan putusan terhadap empat terdakwa PMI ilegal, secara virtual di PN Medan, Jumat (13/6). GUSMAN/SUMUT POS

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Empat terdakwa pengirima 14 pekerja migran indonesia (PMI) ilegal ke Malaysia, divonis hakim 2,5 tahun penjara. Vonis dibacakan hakim ketua Deny Syahputra di ruang Cakra 6 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Jumat (13/6).

Keempat terdakwa diantaranya, Suyatman (38) dan Salim Sirait (47) keduanya warga asal Tanjungbalai serta Hendra Panjaitan (41) dan Irwansyah (32) keduanya warga asal Kabupaten Asahan.

“Menjatuhkan pidana kepada para terdakwa oleh karenanya dengan pidana penjara masing-masing selama 2 tahun 6 bulan denda Rp100 juta subsider 4 bulan kurungan,” tegas Deny.

Hakim meyakini, perbuatan keempat terdakwa terbukti bersalah melanggar Pasal 81 Jo Pasal 69 UU RI No 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Jo Pasal 55 KUHP.

“Hal memberatkan, perbuatan terdakwa melanggar peraturan Republik Indonesia tentang PMI serta membahayakan PMI. Hal meringankan para terdakwa menyesali perbuatannya,” kata hakim.

Atas putusan itu, terdakwa melalui penasehat hukumnya maupun jaksa penuntut umum dari Kejari Belawan kompak menyatakan menerima putusan.

Vonis hakim diketahui lebih ringan dari tuntutan JPU, yang semula menuntut para terdakwa masing-masing 3,5 tahun denda Rp100 juta subsider 4 bulan kurungan.

Diketahui, para terdakwa disuruh oleh Rezi (DPO) untuk membawa dan memberangkatkan 14 Pekerja Migran Indonesia (PMI) secara Non Procedural dari Batubara ke Malaysia dengan upah sebesar Rp3 juta.

Namun naasnya, saat di Asahan Tanjungbalai Kabupaten Asahan datang Kapal Polisi (KP) LORY 3018 melakukan penghentian dan pengecekan dan ditemukan 14 orang PMI Non Procedural tanpa dilengkapi dengan dokumen yang sah. (man/han)

Fraksi PSI DPRD Medan Dorong Pemko Realisasikan Program Merata

Ketua Fraksi PSI Kota Medan, Renville Napitupulu
Ketua Fraksi PSI Kota Medan, Renville Napitupulu

MEDAN, SUMUTPOS.CO -Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD Kota Medan, meminta Pemko Medan melalui Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) untuk segera merealisasikan program MERATA (Medan Tanpa Kabel) dengan menanam seluruh kabel listrik dan kabel telekomunikasi di bawah tanah.

Sebab, kondisi kabel yang semrawut di Kota Medan sudah sangat mengganggu aktivitas masyarakat dan berpotensi dalam membahayakan keselamatan. “Kondisi kabel-kabel yang semrawut ini sudah sangat mengganggu dan membahayakan masyarakat. Untuk itu, program MERATA harus segera terealisasi,” ucap Ketua Fraksi PSI Kota Medan, Renville Napitupulu, Kamis (12/6/2025).

Dikatakan Renville, total hingga tahun 2026, program MERATA tersebut ditargetkan dapat terealisasi di 18 ruas jalan. Untuk itu, Pemko Medan diminta untuk memprioritaskan penambahan alokasi anggaran di setiap UPT Dinas SDABMBK Kota Medan.

“Tahun 2026 kita harap program ini dapat terealisasi di 18 ruas jalan yang sudah diprogramkan Pemko Medan. Maka sejak saat ini, Dinas SDABMBK Medan sudah harus mulai membuat perencanaan yang matang, berikut anggarannya,” ujarnya.
Menurut Renville, ke depannya setiap pengerjaan proyek drainase harus dibarengi dengan perencanaan MERATA. Diharapkan, penanaman kabel dan pengerjaan drainase tidak saling mengganggu.

“Proyek ini sudah dimulai Pemko Medan tahun sebelumnya, tetapi nampaknya agak tersendat. Maka kita dorong pengalokasian anggaran sehingga ke depan dapat terealisasi,” katanya.

Seperti diketahui, program MERATA bertujuan untuk menanam kabel listrik dan kabel telekomunikasi di bawah tanah, sehingga tidak lagi terlihat di atas jalan. Dengan demikian, akan meningkatkan estetika kota dan mengurangi potensi bahaya dari kabel yang berserakan.

Program tersebut diprakarsai oleh Pemerintah Kota Medan untuk menertibkan kabel listrik dan kabel telekomunikasi yang ada di atas jalan sebagai upaya mengurangi potensi bahaya dari kabel yang tersangkut kendaraan atau pohon tumbang akibat kabel yang semrawut.

Adapun 18 ruas jalan yang direncanakan untuk dilakukannya program MERATA, yakni; Jalan Jenderal Sudirman, Jalan P Diponegoro, Jalan Letjend Suprapto, Jalan K H Zainul Arifin, Jalan S Parman, Jalan Gajah Mada, Jalan Pemuda, Jalan Imam Bonjol, Jalan Wolter Mongonsidi, Jalan Palang Merah, Jalan Raden Saleh, Jalan Ir H Juanda, Jalan Perintis Kemerdekaan, Jalan Iskandar Muda, Jalan Katamso, Jalan Kapten Maulana Lubis, Jalan Putri Hijau dan Jalan Guru Patimpus.
(map/ila)

Bupati Langkat Raih Penghargaan Komunikasi Publik Terbaik dari Mahasiswa S3 UINSU

PENGHARGAAN: Bupati Langkat, Syah Afandin saat menerima penghargaan komunikasi publik terbaik.(Diskominfo Langkat/Sumut Pos)
PENGHARGAAN: Bupati Langkat, Syah Afandin saat menerima penghargaan komunikasi publik terbaik.(Diskominfo Langkat/Sumut Pos)

STABAT, SUMUTPOS.CO – Bupati Langkat, Syah Afandin menerima penghargaan Komunikasi Publik Terbaik dalam 100 hari kerja dari Himpunan Mahasiswa Program Studi Doktor (S3) Komunikasi dan Penyiaran Islam Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan. Penghargaan tersebut diserahkan pada kesempatan audiensi di ruang kerja Bupati Langkat, Rabu (11/6/2025).

Audiensi ini dipimpin langsung oleh Ketua Himpunan Mahasiswa, M Taufik Hidayah Tanjung bersama pengurus lainnya yaitu Yolanda Rakatiwi (Sekretaris), Rahmi Fitra Ulwani S, dan Hendra Cipta Johan S. Mereka menyampaikan maksud kunjungan sebagai bentuk silaturahmi akademik sekaligus penghormatan kepada kepala daerah yang dinilai berhasil membangun komunikasi publik yang efektif.

“Piagam ini kami serahkan sebagai bentuk apresiasi terhadap Bupati Langkat yang dinilai mampu menciptakan komunikasi publik yang terbuka, informatif, dan membangun kepercayaan masyarakat selama 100 hari masa kerjanya,” ujar Taufik dalam pertemuan tersebut.

Penilaian dilakukan berdasarkan sejumlah indikator penting. Antara lain keterbukaan informasi publik, kualitas penyampaian kebijakan, serta peran aktif kepala daerah dalam menyosialisasikan program-program pembangunan.

Menanggapi penghargaan ini, Bupati Syah Afandin menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh kalangan akademisi. Ia menegaskan pentingnya komunikasi publik sebagai bagian dari pelayanan pemerintahan yang inklusif dan partisipatif.

“Penghargaan ini bukan untuk saya pribadi, melainkan untuk seluruh jajaran Pemkab Langkat. Ini adalah motivasi agar kami terus meningkatkan kualitas komunikasi dengan masyarakat secara jujur, terbuka, dan berorientasi pada pelayanan,” ujar Bupati.

Bupati juga menekankan bahwa komunikasi publik yang efektif menjadi landasan utama dalam membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah. Ia berharap, sinergi antara akademisi dan pemerintah dapat terus terjalin demi kemajuan Kabupaten Langkat.

Kegiatan audiensi diakhiri dengan penyerahan piagam penghargaan secara simbolis dan sesi foto bersama dalam suasana yang penuh keakraban. (ted/han)