31 C
Medan
Saturday, April 11, 2026
Home Blog Page 243

Penrad Siagian Minta ASN Tak Jadi Alat Politik, Desak Netralitas dalam Revisi UU ASN

Anggota Komite I DPD RI Pendeta Penrad Siagian berbincang dengan Wakil Gubernur Sumut Surya dalam kunjungan kerjanya ke Kantor Gubernur Sumatera Utara, Selasa (10/6).
Anggota Komite I DPD RI Pendeta Penrad Siagian berbincang dengan Wakil Gubernur Sumut Surya dalam kunjungan kerjanya ke Kantor Gubernur Sumatera Utara, Selasa (10/6).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota Komite I DPD RI Pendeta Penrad Siagian, melakukan kunjungan kerja ke Kantor Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Selasa (10/6). Dalam pertemuan tersebut, Penrad berdiskusi dengan Wakil Gubernur Sumut Surya, serta sejumlah pejabat daerah, diantaranya Kepala Badan Pendapatan Daerah Ahmad Fadly, Kepala Dinas PMPTSP Faisal Arif Nasution, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sutan Tolang Lubis, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Ahmad Rasyid Ritonga, dan Kepala Biro Umum Dedi Jaminsyah Putra Harahap.

Diskusi mencakup revisi undang-undang, pengelolaan Aparatur Sipil Negara (ASN), Revisi Undang-Undang Pemerintah Daerah, Pelayanan Publik, kondisi pendidikan, kesehatan, hingga pemekaran daerah. Dalam pertemuan itu, Penrad Siagian menyampaikan, DPD RI sedang berupaya menyeimbangkan kepentingan pemerintah daerah di tengah regulasi yang cenderung menarik wewenang ke pemerintah pusat. “Semoga ini bisa memperkuat kewenangan daerah dengan adanya revisi UU Pemerintah Daerah,” ujarnya.

Terkait revisi UU ASN, Penrad menyoroti dua tarikan utama; pengelolaan ASN yang diambil alih sepenuhnya oleh pemerintah pusat atau ASN Pemerintah Daerah dan dibebankan ke daerah. Menurutnya, hal itu bukan sekadar soal karier ASN, melainkan adanya tarikan politik besar dari pemerintah pusat jika ASN sepenuhnya ditarik dan dikelola oleh pemerintah pusat.

“Kami ingin ASN menjadi abdi negara, bukan alat kepentingan politik. Jika ditarik pusat, para ASN bisa jadi tidak loyal ke daerah, jika ditarik di daerah potensi berdampak pada anggaran atau kapasitas fiskal untuk membiayai belanja pegawai,” tegasnya.

Penrad juga mengusulkan perubahan aturan agar dana perusahaan besar seperti sektor perkebunan dan tambang dapat menempatkan dana mereka di bank Sumut, untuk mendukung perekonomian dan pembangunan Daerah. Selain itu, ia menekankan pentingnya peningkatan akses pendidikan dan kesehatan di sejumlah wilayah Sumut-demi mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumut, Surya mengungkapkan keprihatinan atas menurunnya bagi hasil perkebunan ke Provinsi Sumatera Utara. “Kami berharap bagi hasil perkebunan bisa disamakan dengan bagi hasil minyak,” katanya.

Selain itu, ia juga menyoroti pengelolaan rotasi pejabat daerah yang harus mendapat persetujuan KemenPANRB, sehingga memperlambat proses. “Mengenai ASN, serahkan pengelolaan ke daerah semua, tapi jangan semua proses pembiayaan masuk ke daerah, karena ada beberapa ASN struktural dari Kementerian” ujarnya.

Ia mengusulkan adanya kolaborasi antara pusat dan daerah dalam pembiayaan ASN, termasuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). “PPPK pernah diberi angin segar dengan anggaran APBN, tapi hanya untuk tahun pertama,” ungkapnya.

Surya juga mengkritik proses seleksi ASN di kabupaten, di mana peserta lolos tes Computer Assisted Test (CAT), tetapi bupati diminta menandatangani persetujuan. “Sebaiknya KemenPANRB sekaligus mengumumkan saat ada seleksi ASN untuk transparansi, karena sering kami selaku kepala daerah sering diprotes oleh masyarakat di Daerah” tambahnya.

Surya juga menyentil sistem perizinan melalui Online Single Submission (OSS) yang sering menimbulkan dampak negatif di daerah, antara lain pertambangan dan juga ijin pub. Saat terjadi kerusakan lingkungan dan kerusuhan di pub kami di daerah tidak berwenang menutupnya,” tuturnya.

Di akhir pertemuan, Anggota DPD RI Pdt Penrad Siagian menyerahkan plakat sebagai tanda ikatan bekerja bersama untuk Sumut dan demikian juga Pemerintah Provinsi Sumut yang diserahkan oleh Wakil Gubernur Surya. (adz)

Pajak Restoran Coffee Box, DPRD Medan Nilai Terlalu Minim

RDP: Sekretaris Komisi III, David Roni Ganda Sinaga saat memimpin RDP di ruang komisi 3 DPRD Medan, Selasa (10/6/2025).
RDP: Sekretaris Komisi III, David Roni Ganda Sinaga saat memimpin RDP di ruang komisi 3 DPRD Medan, Selasa (10/6/2025).

MEDAN, SUMUTPOS.CO -Komisi III DPRD Kota Medan meminta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan untuk melakukan verifikasi ulang jumlah pajak yang ditarik dari pihak Restoran Coffee Box. Sebab, jumlah pajak restoran yang diterima dinilai terlalu minim dan terkesan akal-akalan.

“Semua jenis pajak dari Coffee Box harus dihitung ulang. Kita minta verifikasi ulang oleh Bapenda karena pajak yang disetor terlalu minim, sementara omset per hari dari restoran cukup besar, yaitu mencapai sekitar Rp59 juta per hari,” ucap Sekretaris Komisi III, David Roni Ganda Sinaga saat memimpin RDP di ruang komisi 3 DPRD Medan, Selasa (10/6/2025) sore.

Dalam rapat yang dihadiri Bependa Kota Medan, Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kota Medan, dan perwakilan Coffee Box Loila Saragih itu, David Roni mengatakan bahwa segala jenis pajak seperti restoran, PBB, ABT dan reklame harus ditinjau kembali.

“Khususnya terkait pajak restoran, pihak pengusaha sepertinya tidak transparan soal data jumlah kursi untuk mendapatkan jenis izin usaha. Ketidaktransparan ini kita duga mengurangi nilai pajak yang harus disetor,” ujarnya.

Terkait hal itu, David Roni meminta agar Dinas PMPTSP dapat merevisi jenis izin dan disesuaikan dengan fakta dilapangan. “Fakta di lapangan untuk restoran Coffee Box di Jl Palang Merah, itu memiliki jumlah kursi hingga ratusan. Makanya, jenis izin harus direvisi karena jumlah kursi bukan dibawah 100 lagi,” kata David.

Selain itu, guna memastikan agar perolehan pajak dari restoran bisa maksimal, David Roni menyarankan kepada Bapenda agar restoran Coffee Box di tiga tempat di Kota Medan dapat dipantai setiap harinya. “Coffee Box ini harus diawasi setiap harinya.

Setelah RDP ini harus ada tindaklanjut,” pungkasnya. (map/ila)

Fraksi Demokrat Soroti Maraknya PBG Tak Berizin

Muslim saat menyampaikan pemandangan umum Fraksi Partai Demokrat dihadapan Wali Kota, Rico Waas saat sidang Paripurna Pemandangan Umum Fraksi-fraksi Terhadap LKPj Kepala Daerah Tahun Anggaran 2024 di gedung DPRD Kota Medan, Selasa (10/6/2025) sore.
Muslim saat menyampaikan pemandangan umum Fraksi Partai Demokrat dihadapan Wali Kota, Rico Waas saat sidang Paripurna Pemandangan Umum Fraksi-fraksi Terhadap LKPj Kepala Daerah Tahun Anggaran 2024 di gedung DPRD Kota Medan, Selasa (10/6/2025) sore.

MEDAN, SUMUTPOS.CO -Sekretaris Fraksi Partai Demokrat, Dr Muslim Harahap, menyoroti alasan maraknya bangunan tanpa izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) di Kota Medan.

Menurut Muslim, masyarakat atau pemilik bangunan enggan mengurus izin bangunan tersebut karena biayanya yang terlampau mahal.

Penegasan itu disampaikan Muslim saat menyampaikan pemandangan umum Fraksi Partai Demokrat dihadapan Wali Kota, Rico Waas saat sidang Paripurna Pemandangan Umum Fraksi-fraksi Terhadap LKPj Kepala Daerah Tahun Anggaran 2024 di gedung DPRD Kota Medan, Selasa (10/6/2025) sore.
“Saat ini banyak pemilik bangunan yang tidak mau mengurus PBG. Alasannya, biaya mengurus PBG di Kota Medan terlampau mahal,” ucap Muslim pada sidang Paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Medan Wong Chun Sen didampingi para Wakil Ketua, yakni Zulkarnaen dan Hadi Suhendra.

Anehnya, kata Muslim, yang membuat mahalnya biaya mengurus izin PBG adalah biaya jasa konsultan, bukan biaya retribusi dari PBG itu sendiri.

“Masyarakat mengeluh, biaya jasa konsultan jauh lebih mahal dari biaya retribusi PBG. Biaya konsultan inilah yang membuat pengurusan PBG menjadi mahal, sehingga banyak masyarakat yang enggan mengurus PBG. Contohnya kita temukan laporan, masyarakat mengatakan dia harus membayar Rp15 juta untuk biaya jasa konsultan, sementara biaya untuk retribusi PBG hanya sebesar Rp5 juta,” ujarnya.

Dikatakan Muslim, tidak ada juga ketentuan pasti berapa besaran nilai jasa konsultan untuk setiap bangunan. “Penerapan biaya jasa konsultan ini terkesan sesuka hati. Untuk itu, hal ini perlu menjadi perhatian serius untuk Pemko Medan. Sebab bila ini terus dibiarkan, maka banyak masyarakat maupun investor yang akan merasa keberatan dan tidak mau untuk mengurus PBG,” katanya.

Kemudian, mantan Kepala BKDPSDM Kota Medan ini juga meminta kepada Pemko Medan agar segera menggratiskan nyata PBG untuk rumah type 45 ke bawah. “Di daerah lain, untuk rumah type 45 ke bawah, itu sudah digratiskan biaya PBG nya. Hal ini pun perlu segera diterapkan di Pemko Medan,” pungkasnya. (map/ila)

Istri Wargabinaan Lapas Binjai Gagal Selundupkan 11 Kartu SIM

SELUDUPKAN: Barang bukti 11 kartu SIM yang gagal diselundupkan dalam gorengan.(Istimewa/Sumut Pos)
SELUDUPKAN: Barang bukti 11 kartu SIM yang gagal diselundupkan dalam gorengan.(Istimewa/Sumut Pos)

BINJAI, SUNUTPOS.CO – Seorang perempuan berinisial S yang merupakan istri dari wargabinaan coba menyelundupkan 11 kartu SIM dalam makanan berupa gorengan ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Binjai. Terhadap suami dari pengunjung itu, Lapas Binjai sudah memberi tindakan dengan tegas.

“Penggagalan upaya penyelundupan tersebut karena ketelitian jajaran. Terima kasih kepada jajaran petugas yang terus sigap dan waspada dalam mencegah peredaran barang terlarang di dalam Lapas, tetap jalankan fungsi intelijen secara maksimal sebagai langkah deteksi dini,” kata Kalapas Binjai, Wawan Irawan, Rabu (11/6/2025).

Dia menjelaskan, pengungkapan tersebut berawal saat petugas melakukan pemeriksaan terhadap S. Kedatangan S hendak membesuk suaminya seorang wargabinaan.

Namun, petugas mencurigai gerak-gerik perempuan tersebut. Singkat cerita, dilakukan pengecekan barang bawaan pengunjung secara menyeluruh.

Hasil pemeriksaan, S coba menyelundupkan 11 kartu SIM dengan modus menyembunyikan di dalam gorengan yang dibawanya. “Temuan itu langsung diamankan sebagai barang bukti,” kata Wawan.

Pemeriksaan pun dilakukan terhadap S dan wargabinaan tersebut. Itu merupakan upaya penyelidikan untuk mengungkap keterlibatan wargabinaan.

“Wargabinaan bersangkutan ditempatkan di kamar strap sel untuk menjalani proses hukuman disiplin sesuai dengan prosedur, termasuk pencatatan dalam buku register F,” ujarnya.

Pengungkapan ini juga sudah disampaikan Lapas Binjai kepada Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara. Pengungkapan ini mencerminkan komitmen Lapas Binjai dalam pemberantasan barang terlarang hingga narkoba masuk ke lingkungan mereka. (ted/han)

Aswindy Berharap Program FPTI Medan Berjalan Baik

BERSAMA: Ketua Umum KONI Medan Aswindy Fachrizal bersama pengurus FPTI Kota Medan di Sekretariat KONI Medan, Rabu (11/6/2025). (Dok KONI Medan)
BERSAMA: Ketua Umum KONI Medan Aswindy Fachrizal bersama pengurus FPTI Kota Medan di Sekretariat KONI Medan, Rabu (11/6/2025). (Dok KONI Medan)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua Umum KONI Kota Medan, Aswindy Fachrizal SE berharap program Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kota Medan berjalan baik. KONI Medan selalu berkomitmen untuk mendukung semua cabor.

“Kita selalu mendukung semua kegiatan-kegiatan positif setiap cabor. Apalagi bertujuan demi meningkatkan prestasi dan pembinaan di Kota Medan,” ucap Aswindy saat menerima audiensi Pengkot FPTI Medan di Sekretariat KONI Medan, Rabu (11/6/2025).

Aswindy berharap program yang sedang dipersiapkan FPTI Medan ini bisa berjalan dengan baik. Terutama, bagi atlet dan pelatih yang akan berangkat ke Kejurnas bisa meraih prestasi membanggakan. “Semoga bisa membangkitkan olahraga panjat tebing dan bisa berprestasi dan bisa dipersiapkan ke Porprovsu,” harapnya.

Sedangkan Ketua FPTI Kota Medan, Iskandar Usman mengatakan bahwa ada dua program terdekat yang disampaikan kepada KONI Medan. Pertama, rencana mengikuti Kejuaraan Nasioan (Kejurnas) di Banten pada 18-23 Juni mendatang.

Dalam kejuaraan itu, FPTI Medan rencananya akan mengirimkan satu atlet dan satu pelatih untuk tampil di kelas Youth B. Kemudian, program pembinaan usia dini melalui sosialisasi ke sekolah-sekolah di Kota Medan.

“Kita sampaikan terkait pengiriman atlet dalam rangka kejuaraan nasional kelompok umur di Banten. Kemudian kita juga menyampaikan terkait pembinaan olahraga panjat tebing di Medan. Ketua Umum KONI Medan mendukung sepenuhnya untuk memasyarakatkan dan pengenalan panjat tebing ke sekolah- sekolah untuk meningkatkan prestasi,” ungkap Iskandar Usman.

Menurut Iskandar, Ketua Umum KONI Medan Aswindy Fachrizal sangat antusias dengan dua program itu. Bahkan, katanya, Aswindy siap mendukung dua program tersebut.

“Kita berterima kasih kepada Ketua KONI yang sudah mendukung pembinaan olahraga panjat tebing di Medan. Sehingga nanti muncul atlet-atlet berprestasi tingkat daerah,nasional,maupun internasional. Jadi kami kira koni saat ini sangat aktif dan peduli tehadap olahraga panjat tebing,” jelasnya. (dek)

Pemkab Sergai Jalin Kemitraan Strategis dengan Polbangtan Medan, Dorong Pertanian Modern dan Berkelanjutan

BERSAMA: Bupati Sergai Darma Wijaya beserta jajaran bersama Wakil Direktur I Politeknik Pembangunan Pertanian Medan Dr. Gusti Setiani STP MP dan Tenaga Ahli Menteri Kementerian Pertanian Ir. Ani Muliani MS.( FADLY/SUMUTPOS)
BERSAMA: Bupati Sergai Darma Wijaya beserta jajaran bersama Wakil Direktur I Politeknik Pembangunan Pertanian Medan Dr. Gusti Setiani STP MP dan Tenaga Ahli Menteri Kementerian Pertanian Ir. Ani Muliani MS.( FADLY/SUMUTPOS)

SERGAI, SUMUTPOS.CO -Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Medan.

Bupati Sergai H. Darma Wijaya didampingi Sekdakab Sergai Suwanto Nasution, SPd, MM dan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sergai Dedy Iskandar melakukan pendatanganan kesepakatan bersama dengan Direktur Polbangtan Medan Dr. Nurliana Harahap, SP, M.Si di ruang rapat Sekretaris Daerah, di Kompleks Kantor Bupati Sergai, Sei Rampah, Rabu (11/6/2024).

Dalam sambutannya, Bupati Darma Wijaya menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah krusial untuk membangun sektor pertanian yang berkelanjutan dan berbasis inovasi.

“Kami percaya bahwa sinergi dengan institusi pendidikan seperti Polbangtan Medan akan memberikan dampak positif yang signifikan, terutama dalam peningkatan kapasitas petani, transfer teknologi pertanian, serta pengembangan sumber daya manusia di bidang pertanian daerah kita,” ujar Bupati.

Menyambut baik kemitraan ini, Direktur Polbangtan Medan, Dr. Nurliana Harahap, SP, M.Si, menyatakan kesiapan penuh kampusnya untuk mendukung program-program pertanian di Kabupaten Sergai.

“Kami siap menerjunkan mahasiswa untuk kegiatan magang, praktik lapangan, serta program pendampingan petani,” jelas Dr. Nurliana.

“Selain itu, kami juga berkomitmen untuk memberikan pelatihan teknis bagi kelompok tani dan penyuluh di seluruh wilayah Sergai.”sambungnya.

Melalui kerja sama ini, Pemkab Sergai dan Polbangtan Medan optimis Kabupaten Sergai dapat menjadi salah satu lumbung pangan terdepan di Sumatera Utara. Harapannya, Sergai akan tumbuh menjadi daerah yang maju, mandiri, dan berkelanjutan, sekaligus menjadi model pengembangan pertanian berbasis edukasi dan inovasi di tingkat daerah.

Acara penandatanganan ini turut dihadiri oleh Wakil Direktur I Politeknik Pembangunan Pertanian Medan Dr. Gusti Setiani STP MP, Tenaga Ahli Menteri Kementerian Pertanian Ir. Ani Muliani MS, serta seluruh hadirin tamu undangan lainnya. (fad/han )

Pemkab Nias Barat Gandeng PT Data Teknologi Terbaru Tingkatkan Infrastruktur TIK

DIABADIKAN: Asisten II Setda Nias Barat, Asaria Harefa, S.IP., MM foto bersama perwakilan PT Data Teknologi Terbaru di sela-sela kegiatan sosialisasi dan pemaparan produk terbaru. foto: OLOHETA/SUMUT POS
DIABADIKAN: Asisten II Setda Nias Barat, Asaria Harefa, S.IP., MM foto bersama perwakilan PT Data Teknologi Terbaru di sela-sela kegiatan sosialisasi dan pemaparan produk terbaru. foto: OLOHETA/SUMUT POS

NIAS BARAT, SUMUTPOS.CO–Pemerintah Kabupaten Nias Barat melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menggelar kegiatan sosialisasi dan pemaparan produk terbaru dari PT Data Teknologi Terbaru, di Ruang Aekhula, Onolimbu, Lahomi, pada Rabu (11/6/2025).

Kegiatan ini menjadi langkah awal kolaboratif dalam upaya meningkatkan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi (TIK) di wilayah Kabupaten Nias Barat.

Asisten II Setda Nias Barat, Asaria Harefa, S.IP., MM., menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif PT Data Teknologi Terbaru yang memperkenalkan solusi perangkat jaringan dan server sebagai upaya mendukung program digitalisasi daerah.

“Kami sangat mengapresiasi dan mendukung inisiatif PT Data Teknologi Terbaru dalam memperkenalkan produk terbaru mereka. Ini sejalan dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Nias Barat 2025–2030 menuju Nias Barat yang CERAH – Cerdas, Sejahtera, dan Sehat,” ujar Asaria Harefa dalam sambutannya.

Dalam sesi pemaparan teknis, Kabid E-Government Dinas Kominfo, Gaus Onahia Waruwu, S.Kom., MM., mengungkap sejumlah tantangan yang saat ini dihadapi, seperti keterbatasan bandwidth dan belum tersambungnya jaringan fiber optic ke berbagai kecamatan, desa, hingga sekolah. Kondisi ini turut memengaruhi efektivitas layanan digital publik di daerah.

Menanggapi hal itu, PT Data Teknologi Terbaru menawarkan solusi jaringan berbasis Starlink untuk menjangkau wilayah blankspot, serta memperkenalkan perangkat Smartboard guna mendukung digitalisasi di sektor pendidikan dan pemerintahan.

Acara ini turut dihadiri oleh perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, seperti Dinas Kominfo, BPKPD, Dinas Pendidikan, Dinas PMD, serta Kepala Dinas Kesehatan, Hiburan Halawa, ST., M.Eng. Kegiatan ditutup dengan sesi presentasi virtual melalui Zoom.

Laporan dari kegiatan ini akan menjadi bahan pertimbangan strategis bagi Bupati Nias Barat dalam merumuskan kebijakan peningkatan infrastruktur jaringan dan percepatan transformasi digital daerah ke depan. (mag-8/han)

Wali Kota Tebingtinggi Lepas Kafilah Ikuti Ajang STQH ke-19 Provsu

LEPAS: Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih didampingi PLT Sekdako Kamlan Mursyid melepas keberangkatan 15 kafilah asal Kota Tebingtinggi yang akan mengikuti Seleksi Tilawatil Quran dan Hadits (STQH) ke 19 tingkat Provinsi Sumatera Utara. ISTIMEWA/SUMUT POS
LEPAS: Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih didampingi PLT Sekdako Kamlan Mursyid melepas keberangkatan 15 kafilah asal Kota Tebingtinggi yang akan mengikuti Seleksi Tilawatil Quran dan Hadits (STQH) ke 19 tingkat Provinsi Sumatera Utara. ISTIMEWA/SUMUT POS

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Tebingtinggi, Iman Irdian Saragih, secara resmi melepas keberangkatan 15 kafilah asal Kota Tebingtinggi yang akan mengikuti Seleksi Tilawatil Quran dan Hadits (STQH) ke 19 tingkat Provinsi Sumatera Utara di Gedung Balai Kota Tebingtinggi Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi, Rabu (11/6).

Wali Kota Iman Irdian Saragih berpesan, agar para kafilah senantiasa menjaga diri dan tetap bersemangat selama berkompetisi.

“Jaga diri sebaik-baiknya. Tetap semangat dan semua kita berikhtiar dengan sebaik mungkin, agar prestasi terbaik dapat kita raih, sehingga dapat menorehkan, mengharumkan nama Kota Tebing Tinggi yang kita cintai ini,” pesan Iman Irdian Saragih.

Iman Irdian juga menekankan pentingnya sikap rendah hati jika meraih kemenangan dan tidak berkecil hati jika belum berhasil.

“Menang pun jangan langsung kita berbesar kepala, seandainya kalah jangan kita berkecil hati, yakin kita akan menang,” tambahnya.

Wali Kota Iman Irdian Saragih tak lupa menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada para pelatih, official, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga Kota Tebingtinggi dapat berpartisipasi dalam ajang STQH tahun 2025 ini.

“Akhirnya, dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, maka dengan ini saya lepas keberangkatan kafilah Kota Tebingtinggi pada STQH ke 19 tingkat Provinsi Sumatera Utara tahun 2025,” harap Iman Irdian Saragih.

Senada dengan Wali Kota, Plt Sekretaris Daerah Kota Tebingtinggi, Kamlan Mursyid, yang juga menjabat Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Tebingtinggi, turut memberikan motivasi kepada para peserta.

“Tetap semangat siapapun yang dihadapi. Semoga mendapat nilai terbaik, mendapat juara seperti yang kita harapkan akan mengangkat nama Kota Tebingtinggi dan Insyaallah bisa mewakili juga tingkat provinsi,” ujar Plt Iman Irdian Saragih.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Aidil, dalam laporannya menyampaikan bahwa pelaksanaan STQH tingkat Provinsi Sumatera Utara akan berlangsung mulai tanggal 11 hingga 16 Juni 2025, bertempat di Lapangan Astaka Pancing, Jalan William Iskandar Medan Estate, Kota Medan.

Kabag Kesra merinci, 15 kafilah Kota Tebingtinggi terdiri dari 7 putra dan 8 putri. Mereka akan berkompetisi di berbagai cabang dan golongan, antara lain: tilawah anak-anak (putra dan putri) 2 orang, tilawah dewasa (putra dan putri) 2 orang, tahfizh 1 juz beserta tilawah (putra dan putri) 2 orang, tahfizh 5 juz beserta tilawah (putra dan putri) 2 orang, tahfizh 10 juz (putra dan putri) 2 orang, tahfizh 20 juz (putra dan putri) 2 orang, tahfizh 30 juz (putra dan putri) 2 orang, dan karya tulis ilmiah hadits 1 orang.

Turut hadir dalam acara pelepasan ini antara lain, Plt Kaban Kesbangpol selaku Sekretaris LPTQ Kota Tebingtinggi Abdul Halim Purba, Kakanwil Kemenag Kota Tebingtinggi Muhammad David Saragih. (ian/han)

Bupati Labuhanbatu: Pendidikan Investasi Jangka Panjang

HADIRI: Bupati Labuhanbatu menghadiri pelepasan santri dan santriwati MTS, MA, dan SMK angkatan XXXI, Tahun Ajaran (TA) 2024/2025. (FAJAR/SUMUT POS)
HADIRI: Bupati Labuhanbatu menghadiri pelepasan santri dan santriwati MTS, MA, dan SMK angkatan XXXI, Tahun Ajaran (TA) 2024/2025. (FAJAR/SUMUT POS)

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Bupati Labuhanbatu, Maya Hasmita mengatakan pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang hasilnya bukan hanya dirasakan saat ini saja. Tetapi dapat membawa manfaat besar di masa mendatang.

“Karenanya, Pemerintah selalu mendukung dalam meningkatkan pendidikan di kabupaten Labuhanbatu,” kata Bupati Maya saat menghadiri pelepasan santri dan santriwati MTS, MA, dan SMK angkatan XXXI, Tahun Ajaran (TA) 2024/2025, di Aula Pondok Pesantren Modern Daarul Muhsinin, Janji Manahan Kawat, Labuhanbatu, Selasa (10/6).

Pondok pesantren Daarul Muhsinin, menurutnya telah membuktikan diri sebagai salah satu lembaga pendidikan islam yang konsisten dalam membentuk karakter generasi muda yang tangguh, beriman dan berakhlak.

“Saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pengasuh, guru, dan semua pihak yang berkontribusi dalam pembinaan para santri dalam membentuk karakter anak yang beriman dan berakhlak karimah,” katanya.
Mengakhiri sambutannya, Bupati berpesan kepada para santri untuk terus meningkatkan belajarnya, mengabdi, dan menjaga akhlak sebagai seorang anak. Bupati mengajak untuk mendoakan para santri agar menjadi anak yang berbakti, soleh, dan soleha.

Sebelumnya, Ketua Pembina Yayasan Pondok Pesantren Daarul Muhsinin, Umar Syadat Hasibuan menjelaskan, pondok pesantren Daarul Muhsinin ini, didirikan orang tuanya pada tahun 1990 lalu.

“Pondok pesantren Daarul Muhsinin ini didirikan pada tahun 1990 oleh almarhum adik saya di area hampir 8 hektar, yang membangun termasuk orang tua kami. Saya hanya meneruskan. Pesantren ini alhamdulillah sudah hampir 35 tahun,” jelasnya.

Menurutnya, suatu kebahagiaan bagi diri sendiri karena telah berhasil meloloskan santri dari Daarul Muhsinin ke Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir. Terlebih, santri mereka termasuk penghafal 30 Juz Al Qur’an, dan menerima beasiswa di Universitas Al-Azhar.

“Alhamdulillah, ada kebahagian tersendiri untuk saya, terakhir santri pondok pesantren Daarul Muhsinin yang lolos Universitas Al Azhar tahun 2018, dapat beasiswa dan penghafal 30 Juz Al Qur’an,” ucapnya.

Buya Umar turut mengucapkan selamat kepada santri dan santriwati yang telah menyelesaikan wisudanya. Berharap, bekal yang telah dimiliki dari Daarul Muhsinin, dapat dijadikan bekal yang baik dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi lagi.

Dalam acara pelepasan santri dan santriwati, terlihat anggota DPR RI, Fraksi Partai Demokrat, Muhammad Lokot Nasution ST, menyerahkan bantuan berupa 1 unit bus sekolah kepada Pondok Pesantren Daarul Muhsinin guna menambah fasilitas anak di pesantren tersebut.

Turut hadir pada kegiatan tersebut, Kemenag Labuhanbatu/ mewakili, pimpinan OPD Pemkab Labuhanbatu, Camat Bilah Hulu, Ketua DPC Demokrat Labuhanbatu, Ketua DPC Demokrat Labuhanbatu Selatan, Karang Taruna Labuhanbatu, tokoh agama, orang tua santri, dan tamu undangan lainnya. (fdh)