25 C
Medan
Saturday, April 11, 2026
Home Blog Page 249

Polres Tebingtinggi Bubarkan Aksi Balap Liar di Desa Bandar Bejambu

BUBARKAN: Personil Polres Tebingtinggi membubarkan aksi balap liar di Dusun Senagkong Desa Bandar Bejambu Kecamatan Tebingtinggi Kabupaten Sergai. SOPIAN/SUMUTPOS
BUBARKAN: Personil Polres Tebingtinggi membubarkan aksi balap liar di Dusun Senagkong Desa Bandar Bejambu Kecamatan Tebingtinggi Kabupaten Sergai. SOPIAN/SUMUTPOS

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO- Polres Tebingtinggi berhasil membubarkan aksi balap liar yang berlangsung di Dusun Senangkong Desa Bandar Bejambu Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Serdang Bedagai wilayah hukum Polres Tebingtinggi Minggu (1/6) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.

Bermula adanya informasi mengenai kegiatan balap liar yang diterima oleh Call Center 110 dari laporan masyarakat. Selanjutnya, laporan tersebut diteruskan kepada Piket Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Tebingtinggi.

Pawas Iptu Jhon R Pelawi serta Padal Ipda JF Sormin dan beberapa personel segera menuju lokasi untuk memastikan laporan tersebut. Setibanya di lokasi kejadian, petugas menemukan sekumpulan anak remaja yang hendak melakukan aksi balap liar.

“Petugaspun langsung melakukan pembubaran terhadap para pelaku balap liar. Aksi penertiban berlangsung tanpa perlawanan, dan akhirnya mereka membubarkan diri serta kembali ke rumah masing-masing,” jelas Iptu Jhon R Palawi.

Dari lokasi jalan umum Tebingtinggi Sipispis tersebut kumpulan remaja berkumpul di perkebunan karet hingga ke Pondok Bejambu PTPN 3 Kebun Rambutan, ketika personil kepolisian sampai, puluhan pengendara sepeda motor berbagai jenis langsung kabur membubarkan diri dari kejaran petugas.

” Pemuda yang masih berkumpul dihimbau untuk meninggalkan lokasi dan pulang kerumahnya masing-masing,” jelasnya.

Ungkap Iptu Jhon R Palawi, setelah kondisi aman dan terkendali, kegiatan dilanjutkan dengan patroli disekitar wilayah hukum Polres Tebingtinggi, khususnya di lokasi rawan terjadinya balap liar.

“Patroli dilakukan untuk memastikan situasi tetap kondusif dan antisipasi begal maupun kejahatan jalanan lainnya,” tutup AKP Jhon R Palawi. (ian/han)

Gerak Sehat Lansia: Senam dan Edukasi Olahraga untuk Tingkatkan Kualitas Hidup

SENAM LANSIA: Dosen STOK Bina Guna melaksanakan program Gerak Sehat Lansia di Desa Pardugul, Kabupaten Samosir. (ISTIMEWA/SUMUT POS)

SUMUTPOS.CO – Dalam rangka mewujudkan komitmen Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam pengabdian kepada masyarakat, dosen dari Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan (STOK) Bina Guna melaksanakan program bertajuk: Gerak Sehat Lansia: Program Senam dan Edukasi Olahraga untuk Meningkatkan Kualitas Hidup Lansia di Desa Pardugul, Kabupaten Samosir.

Program ini merupakan bentuk nyata pelaksanaan dharma ketiga, yakni pengabdian kepada masyarakat, sekaligus integrasi dari dharma pertama dan kedua, yaitu pendidikan dan penelitian.

Melalui pendekatan berbasis riset dan pengalaman mengajar di bidang ilmu keolahragaan, para dosen STOK Bina Guna membawa ilmu dan teknologi tepat guna pada masyarakat yang membutuhkan, khususnya kelompok Lanjut Usia (Lansia) di daerah pedesaan.

Selama pelaksanaan, tim dosen bersama mahasiswa aktif memfasilitasi senam sehat Lansia, pelatihan kader posyandu dan edukasi kesehatan yang dikemas dalam bentuk yang menarik dan mudah dipahami. Program ini menggunakan pendekatan ilmu keolahragaan yang berbasis pada kebutuhan fisik Lansia, serta disokong oleh metode komunikasi edukatif dan teknik promosi kesehatan yang aplikatif.

Program ini resmi diluncurkan pada awal Mei 2025 dan akan berlangsung selama tiga bulan. Kegiatan utama meliputi senam sehat Lansia yang dilakukan secara rutin dua kali seminggu serta edukasi kesehatan mengenai pentingnya olahraga, gizi seimbang dan gaya hidup sehat bagi kelompok usia lanjut.

Tim pengabdian Dr. Benny Aprial M, S.Pd., M.Pd. didampingi Hafiz Yazid Lubis, S.Pd., M.Pd., Muhammad Fahreji, S.Pd., M.Pd. dan Andi Nur Abady, S.Pd., M.Pd. menjelaskan bahwa program ini lahir dari keprihatinan terhadap rendahnya aktivitas fisik dan pengetahuan kesehatan di kalangan Lansia di wilayah pedesaan.

“Banyak Lansia yang mengalami penurunan kualitas hidup bukan karena penyakit kronis semata. Tetapi juga karena kurangnya gerak, isolasi sosial dan minimnya edukasi. Program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan tersebut secara holistik,” ujarnya.

Kegiatan ini tidak hanya melibatkan Lansia, tetapi juga memberdayakan kader posyandu dan relawan desa sebagai fasilitator senam dan edukator kesehatan. Mereka diberikan pelatihan singkat mengenai teknik senam Lansia, pola komunikasi yang sesuai dengan lansia serta materi edukatif sederhana yang dapat diteruskan secara mandiri pasca program.

Tiga puluh Lansia aktif mengikuti kegiatan senam dan edukasi yang diselenggarakan di balai desa tiap Selasa dan Jumat pagi. Mereka juga mendapat pemeriksaan kesehatan ringan secara berkala dan materi edukasi dalam bentuk leaflet serta video pendek.

Program ini ditargetkan mampu membentuk kelompok Lansia aktif yang dapat mandiri menyelenggarakan kegiatan serupa ke depannya. Program ini diharapkan dapat menjadi model intervensi sederhana dan aplikatif yang bisa direplikasi di berbagai wilayah Indonesia yang menghadapi tantangan serupa dalam pelayanan kesehatan Lansia.

Melalui kegiatan ini, kata Dr. Benny Aprial M, S.Pd., M.Pd., STOK Bina Guna menunjukkan bagaimana perguruan tinggi tidak hanya menjadi menara gading akademik, tetapi juga hadir langsung menjadi solusi bagi persoalan masyarakat. Di masa depan, program serupa diharapkan dapat terus dikembangkan ke berbagai desa lainnya, menjadikan kampus sebagai agen perubahan sosial yang berdampak nyata.

Gunawan Sinurat (kepala Desa Pardugul) menyatakan bahwa kehadiran Program Gerak Sehat Lansia memberikan semangat baru bagi para Lansia di desanya. “Senam ini bukan sekadar soal bergerak, tapi juga ajang berkumpul, berbagi cerita dan menjaga semangat hidup Lansia kami,” katanya.

Kepala desa sangat mengapresiasi kehadiran tim STOK Bina Guna. ”Kegiatan ini bukan hanya membuat para Lansia lebih sehat, tapi juga lebih ceria dan bersemangat,” ujar Gunawan Sinurat. (dmp)

Dosen STOK Bina Guna Edukasi Pertolongan Pertama Cedera Olahraga

CEDERA OLAHRAGA: Dosen STOK Bina Guna melaksanakan edukasi pertolongan pertama cedera olahraga di Desa Pardugul. (ISTIMEWA/SUMUT POS)
CEDERA OLAHRAGA: Dosen STOK Bina Guna melaksanakan edukasi pertolongan pertama cedera olahraga di Desa Pardugul. (ISTIMEWA/SUMUT POS)

SUMUTPOS.CO – Sebagai bentuk implementasi dari Tridharma Perguruan Tinggi, dosen dari Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan (STOK) Bina Guna melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di Desa Pardugul, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara pada 11 Mei lalu.

Kegiatan bertajuk ‘Meningkatkan Kesiapsiagaan Masyarakat Desa Pardugul dalam Menghadapi Cedera Olahraga’ ini merupakan wujud nyata kontribusi perguruan tinggi dalam membangun masyarakat yang lebih sadar akan pentingnya pertolongan pertama saat berolahraga.

Pengabdian ini disambut antusias oleh masyarakat desa. Terutama para pemuda, guru olahraga dan pelatih lokal yang selama ini aktif dalam kegiatan fisik, namun belum memiliki pengetahuan cukup dalam menangani cedera ringan hingga sedang.

Praktik Langsung dan Buku Saku Edukasi

Dosen STOK Bina Guna tidak hanya memberikan materi teori, tetapi juga melatih masyarakat secara langsung melalui simulasi tindakan pertolongan pertama. Mulai dari menangani keseleo, luka ringan, memar hingga kram otot, peserta diajarkan langkah-langkah sederhana namun vital untuk mencegah kondisi cedera menjadi lebih parah.

Salah satu inovasi menarik dari kegiatan ini adalah pembagian buku saku panduan pertolongan pertama pada cedera olahraga. Buku saku tersebut disusun secara ringkas dan mudah dipahami oleh masyarakat awam, dengan ilustrasi langkah-langkah pertolongan yang bisa dilakukan dalam situasi darurat.

Menurut Ahmad Al Munawar (ketua tim pengabdian), kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial sekaligus pelaksanaan dari unsur pengabdian kepada masyarakat dalam Tridharma Perguruan Tinggi.

“Sebagai akademisi, kami tidak hanya berkewajiban mengajar dan meneliti. Tetapi juga harus hadir langsung di tengah masyarakat untuk memberikan solusi yang aplikatif. Pengetahuan tentang pertolongan pertama ini sangat penting, apalagi di desa yang cukup jauh dari fasilitas medis,” ujar salah satu dosen yang terlibat.

Memberdayakan Masyarakat Desa

Dengan pendekatan partisipatif, masyarakat Desa Pardugul dilibatkan secara aktif dalam proses pelatihan. Para peserta juga diberi kesempatan untuk mempraktikkan langsung teknik pertolongan pertama, seperti membalut luka, teknik Rest, Ice, Compression, Elevation (RICE) hingga prosedur mengatasi pingsan atau kram otot saat berolahraga.

Gunawan Sinurat, tokoh masyarakat sekaligus kepala Desa Pardugul, mengapresiasi kegiatan tersebut. “Kami sangat terbantu dengan pelatihan ini. Sebelumnya, kalau ada yang cedera saat olahraga, saat bermain bola atau lari, kami hanya mengandalkan insting. Sekarang, kami punya panduan yang jelas dan bisa bertindak lebih cepat,” ucapnya.

Menanamkan Budaya Siaga Cedera

Melalui kegiatan ini, STOK Bina Guna berharap masyarakat semakin sadar pentingnya kesiapsiagaan dalam berolahraga, baik di sekolah, lapangan desa, maupun kegiatan lomba-lomba tradisional. Diharapkan pula, pemuda dan guru yang sudah dilatih dapat menjadi pelopor dan penyuluh bagi lingkungan sekitarnya.

Kegiatan ini ditutup dengan komitmen dari kedua belah pihak untuk melanjutkan kerja sama dalam program edukatif lainnya yang mendukung kesehatan dan keselamatan masyarakat desa.

Tentang STOK Bina Guna

STOK Bina Guna merupakan perguruan tinggi yang berfokus pada pengembangan ilmu olahraga, kesehatan dan pendidikan jasmani. Selain pendidikan dan penelitian, STOK Bina Guna aktif melaksanakan pengabdian kepada masyarakat sebagai bentuk kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia. (dmp)

Jelang Hari Lahir Pancasila, PLN UP3 Lubuk Pakam Tingkatkan Kesiapsiagaan dan Budaya Keselamatan Kerja

Salah satu Peserta yang sedang melakukan praktik langsung penanganan pemadaman api dengan kain basah saat keadaan darurat.
Salah satu Peserta yang sedang melakukan praktik langsung penanganan pemadaman api dengan kain basah saat keadaan darurat.

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Menyambut semangat Hari Lahir Pancasila yang sarat nilai gotong-royong dan kepedulian sosial, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara melalui UP3 Lubuk Pakam menggelar simulasi penanggulangan kebakaran, tanggap darurat, serta edukasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja Ketenagalistrikan (K2K3), pada Rabu (28/5/2025).

Bertempat di Kantor PLN UP3 Lubuk Pakam, kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh seluruh pegawai PLN, tenaga alih daya, serta mitra kerja. Mengusung tema “Mewujudkan Lingkungan Kerja Aman dan Produktif melalui Kesiapsiagaan dan Budaya K2K3”, kegiatan ini dirancang untuk memperkuat kesiapan individu dan tim dalam menghadapi situasi darurat di lingkungan kerja.

General Manager PLN UID Sumatera Utara Agus Kuswardoyo, menyampaikan bahwa budaya keselamatan harus menjadi bagian dari setiap langkah kerja, sejalan dengan nilai-nilai luhur Pancasila.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap insan PLN memiliki kesiapsiagaan, keberanian, dan kepedulian terhadap lingkungan kerja. Kegiatan ini adalah wujud nyata PLN dalam membangun tempat kerja yang aman, humanis, dan berkelanjutan. Semangat Pancasila harus kita terjemahkan dalam aksi nyata, termasuk dalam menciptakan budaya kerja yang selamat,” tegas Agus.

Sesi simulasi Damkar memberikan pelatihan langsung mengenai teknik pemadaman api menggunakan APAR (Alat Pemadam Api Ringan), serta evakuasi aman dari lokasi berbahaya. Simulasi Tanggap Darurat pun melatih koordinasi tim dalam menghadapi insiden nyata, termasuk penanganan awal korban.

Manager PLN UP3 Lubuk Pakam, Hiro Pingkir Pardede, menambahkan, kegiatan ini bertujuan agar seluruh pegawai dan mitra memiliki bekal nyata dalam menghadapi risiko kerja.

“Kami tidak ingin hanya sekadar mematuhi prosedur, tapi ingin membentuk budaya sadar keselamatan. Ketika semua orang memiliki kesadaran ini, kita bisa menciptakan lingkungan kerja yang bukan hanya produktif, tapi juga penuh rasa aman,” tuturnya.

Selain praktik lapangan, peserta juga mendapatkan edukasi menyeluruh mengenai standar K2K3, seperti identifikasi potensi bahaya, pemilihan APD sesuai risiko, dan pelaporan insiden secara tepat.

Kegiatan ini menjadi bukti komitmen PLN dalam menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama, sekaligus menegaskan peran PLN tidak hanya sebagai penyedia energi, tetapi juga sebagai pelopor budaya kerja yang selamat dan berkelanjutan. (ila)

Dalam Dua Hari, 1.199 Orang Sudah Terlayani di MPP Roadshow di Belawan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Selama dua hari berlangsungnya Mal Pelayanan Publik (MPP) Roadshow dari tanggal 27 – 28 Mei 2025 di Kecamatan Medan Belawan tercatat sebanyak 1.199 orang sudah terlayani dengan baik.

MPP Roadshow yang diresmikan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, Selasa (27/5) kemarin, ini mendapatkan perhatian dan antusias masyarakat karena bermanfaat dan memberikan kemudahan akses bagi masyarakat khususnya di Medan Utara.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas PMPTSP Kota Medan, Nurbaiti Harahap, ketika dikonfirmasi, Rabu (28/5/2025). Menurutnya selama 2 hari digelar masyarakat datang berbondong-bondong ke MPP Roadshow di Belawan.

“Di hari pertama MPP Roadshow, sebanyak 494 orang telah terlayani di instansi ataupun layanan yang tersedia. Dari tujuh layanan yang ada, pelayanan Adminduk yang paling banyak dikunjungi yakni 282 orang,” ujar Nurbaiti Harahap.

Dijelaskan Nurbaiti Harahap, setelah Adminduk layanan yang banyak dikunjungi dihari pertama MPP Roadshow adalah Dinas Tenaga Kerja yakni 93 orang dan BPJS Kesehatan sebanyak 87 orang sudah terlayani. “Kemudian Layanan BPJS Ketenagakerjaan dan Dinas PMPTSP masing-masing sebanyak 10 orang terlayani, Dinas Sosial 7 orang dan layanan Samsat 5 orang terlayani,” kata Nurbaiti.

Menurut Nurbaiti, di hari kedua, sebanyak 705 orang sudah dilayani di MPP Roadshow. Layanan Adminduk tetap paling banyak yang dikunjungi dan bertambah dari hari sebelumnya yakni 441 orang telah terlayani. Kemudian Dinas Tenaga Kerja sebanyak 144 orang terlayani dan BPJS kesehatan 82 orang dilayani.

“Total keseluruhan selama dua hari sebanyak 1.199 orang sudah terlayani pada MPP Roadshow di Kecamatan Medan Belawan,” ujar Nurbaiti Harahap.
Setelah di Kecamatan Medan Belawan, lanjut Nurbaiti nantinya MPP Roadshow ini akan dilaksanakan setiap satu bulan sekali yang lokasinya diutamakan pada kecamatan yang jaraknya dari gedung MPP Medan.

“Dengan mengusung konsep hadir ditengah masyarakat dengan tagline pelayanan dekat, mudah dan cepat, MPP Roadshow yang merupakan wujud dari misi Wali Kota Medan bapak Rico Waas yaitu Medan Ramah yang menekankan pentingnya kehadiran pemerintah secara langsung di tengah masyarakat ini nantinya akan digelar setiap satu bulan sekali di kecamatan lainnya,” pungkas Nurbaiti. (map/ila)

Bupati Batubara Hadiri Munas VI Apkasi 2025

HADIRI: Bupati Batubara H. Baharuddin Siagian, SH, M.Si menghadiri Musyawarah Nasional (MUNAS) VI Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) di Hotel Sentra Manado, Kamis(29-31/5/2025). Foto :Liberti H Haloho/ Sumut Pos
HADIRI: Bupati Batubara H. Baharuddin Siagian, SH, M.Si menghadiri Musyawarah Nasional (MUNAS) VI Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) di Hotel Sentra Manado, Kamis(29-31/5/2025). Foto :Liberti H Haloho/ Sumut Pos

BATUBARA, SUMUTPOS.CO – Bupati Batubara H. Baharuddin Siagian, SH, M.Si menghadiri Musyawarah Nasional (MUNAS) VI Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) yang berlangsung selama tiga hari pada Kamis (29/5) hingga Sabtu (31/5).

Agenda Utama Munas VI ini berlangsung pada Jumat tanggal 30 Mei 2025 yang dipusatkan di Hotel Sentra Manado, acara ini dihadiri para bupati se-Indonesia.

Selain para Bupati se-Indonesia hadir juga pada kesempatan tersebut Dirjen Otda Kementerian Dalam Negeri Bapak Prof. Dr. Drs. Akmal Malik, M. Si yang secara virtual dan hadir langsung di lokasi acara diantaranya Bapak Otonomi Daerah Prof Ilyas Rasyid, Bapak Mochamad Nur Arifin Bupati Trenggalek sebagai Penjabat Sementara (Pjs) Ketua Umum APKASI untuk sisa masa bakti 2021-2026. .

Kegiatan ini mengusung tema “Perkuat Solidaritas Daerah dalam Mendukung Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045”.

Munas ini menjadi wadah strategis bagi pemerintah kabupaten untuk menyatukan visi dan meningkatkan sinergi dalam mendukung pencapaian tujuan nasional.

Sementara itu Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian yang diwakili oleh Dirjen Otda Kementerian Dalam Negeri Prof. Dr. Drs. Akmal Malik, M. Si yang membuka orientasi secara virtual menyatakan, bahwa daerah harus terus meningkatan fungsi pemerintahan sehingga seluruh aspek dapat dilaksanakan dengan baik oleh pemerintah daerah.

“Tentunya ini dapat terlaksana dengan baik dengan adanya satu persepsi dan partisipasi serta sinergitas seluruh komponen daerah,” ujar Akmal Malik.

Sementara itu Herman Suparman dari Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD) mengatakan ada empat dimensi dalam pelaksanaan otonomi daerah ini yakni, pusat peningkatan layanan publik, peran serta dan partisipasi, pemberdayaan dan terakhir adalah daya saing daerah.

“Oleh sebab itu mari kita fokus pada empat dimensi ini, maka jika ini sudah dapat dilaksanakan secara maksimal maka bisa dikatakan sudah mencapai kamajuan dan kemandirian masyarakat,” kata Herman Suparman.

Sementara itu, Prof. Ilyas Rasyid yang merupakan Bapak Otonomi Daerah pada kesempatan tersebut menyatakan bahwa APKASI merupakan salah satu wadah untuk mewujudkan dan merealisasikan pelaksanaan otonomi daerah, tentunya sesuai dengan kebutuhan daerah masing-masing.

Sementara itu, Bupati Batubara menyampaikan hari ini merupakan kegiatan Munas namun masih rangkaian Munas APKASI ke VI tahun 2025.

“Tadi ada beberapa disampaikan kewenangan pemerintahan kabupaten yang disampaikan oleh Prof Ilyas Rasyid dan juga dari narasumber eksekutif APKASI Indonesia, Sarman Simanjorang, mudah-mudahan ini bisa menyuarakan aspirasi-aspirasi dari pemerintahan kabupaten sesuai kewenangan otonomi daerah,” ujarnya.(mag-3/han)

Pemkab Batubara dan Pelindo Sambut Wisatawan Mancanegara dari Kapal Pesiar Star Voyager

SAMBUT: Wakil Bupati Batubara Syafrizal, SE, M.AP dan General Manager Pelindo Regional 1 Kuala Tanjung, Indri Gunawan sambut kunjungan kapal pesiar Internasional Star Cruises di Pelabuhan Kuala Tanjung, pada Kamis, pagi (29/5). Foto:/Liberti H Haloho.
SAMBUT: Wakil Bupati Batubara Syafrizal, SE, M.AP dan General Manager Pelindo Regional 1 Kuala Tanjung, Indri Gunawan sambut kunjungan kapal pesiar Internasional Star Cruises di Pelabuhan Kuala Tanjung, pada Kamis, pagi (29/5). Foto:/Liberti H Haloho.

BATUBARA, SUMUTPOS.CO – Dengan berlabuhnya Kapal Pesiar Star Voyager di Pelabuhan Pelindo Kuala Tanjung, Pemerintah Kabupaten Batubara bersama Pelindo menyambut secara antusias para penumpang wisatawan mancanegara.

Penyambutan Kapal Pesiar Star Voyager yang berisikan wisatawan mancanegara sebanyak 1.600 orang dari berbagai negara ini langsung disambut Wakil Bupati Batubara Syafrizal, SE, M.AP dan Manajer Regional 1 Pelindo Cabang Kuala Tanjung Ahmad Subhan, Kuala Tanjung, Kamis (29/5/2025).

Dalam kesempatan ini, Pemerintah Kabupaten Batubara bersama Pelindo Kuala Tanjung menyiapkan berbagai fasilitas pendukung, seperti transportasi, pemandu wisata, serta mendirikan stand UMKM khas Batubara dan panggung hiburan yang diisi para seniman Batubara sebagai ajang mempromosikan budaya dan makanan khas daerah Kabupaten Batubara di mata wisatawan internasional.

Dengan hadirnya Kapal Pesiar Star Voyager di Pelabuhan Kuala Tanjung tentunya akan meningkatkan pelayaran di Sumatera Utara khususnya Kabupaten Batubara sebagai pelabuhan Internasional.

Waktu tambat selama 12 jam di Kuala Tanjung, memberikan kesempatan bagi para wisatawan dari Singapura, India, Malaysia, Thailand akan memiliki waktu untuk menjelajahi provinsi Sumatera Utara khususnya Kabupaten Batu bara. Hal ini tentunya akan memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan bagi berbagai sektor wisata.

Wakil Bupati Batubara Syafrizal, menjelaskan dengan bersandarnya Kapal Pesiar Star Voyager di Pelabuhan Kuala Tanjung ini sebagai kesempatan memperkenalkan wisata di Provinsi Sumatera Utara khususnya Kabupaten Batubara.

“Kami berharap dengan hadirnya wisatawan mancanegara, wisata di Sumatera Utara dapat terekspos, sehingga minat wisatawan yang berkunjung dapat meningkat,” ucap Wabup Syafrizal.

Kapal Pesiar Star Voyager berlabuh di Kuala Tanjung merupakan yang perdana dan akan berlabuh lagi dalam 4 tahap.

“Ini merupakan yang perdana dan akan datang 4 tahap lagi, untuk itu pemerintah akan lebih mempersiapkan secara maksimal untuk mengekspos wisata di Kabupaten Batubara,” ungkap Wabup Syafrizal.(mag-3/han)

Timbul Jaya Sibarani Apresiasi Pengungkapan Kasus Narkoba oleh Dir Narkoba Polda Sumut

Anggota DPRD Sumut, Timbul Jaya Sibarani
Anggota DPRD Sumut, Timbul Jaya Sibarani

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota DPRD Sumatera Utara Timbul Jaya Sibarani memberikan apresiasi tinggi kepada Polda Sumut, melalui Dirres Narkoba yang dipimpin Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak, atas keberhasilan mengungkap sejumlah kasus narkoba akhir-akhir ini.

Dalam keterangannya, Timbul Jaya Sibarani yang akrab disapa TJS itu menegaskan pentingnya penindakan tegas terhadap peredaran narkoba yang terus mengancam generasi muda dan masa depan bangsa.

“Kalau melihat banyaknya barang bukti yang berhasil diamankan dalam berbagai pengungkapan ini, kita dapat mengasumsikan bahwa selama ini masih banyak yang lolos dari pengawasan,” ujarnya.

Politisi Golkar ini juga mengingatkan bahwa bahaya narkoba tidak hanya menghancurkan individu, tetapi juga merusak tatanan sosial dan pembangunan sumber daya manusia di daerah.

Oleh sebab itu, ia mengimbau agar seluruh elemen masyarakat dapat berperan aktif dalam pemberantasan narkoba agar hasil yang dicapai lebih maksimal.

“Pemberantasan narkoba bukan hanya tugas kepolisian saja, tapi juga tanggung jawab kita semua. Dukungan dan partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk memutus rantai peredaran narkoba di Sumut,” pungkas Timbul Jaya.

Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, diharapkan kasus narkoba di Sumatera Utara dapat terus ditekan dan generasi muda terbebas dari ancaman penyalahgunaan narkotika.(san/han)