28 C
Medan
Thursday, April 9, 2026
Home Blog Page 279

PLN UP3 Binjai Hadirkan Berkah Idul Fitri bagi Warga Langkat melalui Bantuan Bedah Rumah

General Manager PLN UID Sumut saat melakukan pengisian token listrik rumah Muhammad Suardi.
General Manager PLN UID Sumut saat melakukan pengisian token listrik rumah Muhammad Suardi.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Momen Idul Fitri tahun ini menjadi penuh makna dan berkah bagi Muhammad Suardi, warga Desa Perdamaian, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

Berkat kepedulian dan kebersamaan pegawai PLN UP3 Binjai, Suardi kini dapat menempati rumah yang lebih layak dan nyaman untuk dihuni bersama keluarganya.

Bantuan bedah rumah ini merupakan inisiatif sosial yang digagas oleh Darwin Simanjuntak saat menjabat sebagai Manager PLN UP3 Binjai pada Ramadan 1446 Hijriah lalu.

Bermula dari kegiatan penyalaan listrik di rumah Suardi pada maret 2025, Darwin mengajak seluruh pegawai PLN UP3 Binjai untuk turut berpartisipasi dalam aksi kebaikan melalui program bedah rumah.

Foto kediaman Muhammad Suardi sebelum dilakukan bedah rumah.
Foto kediaman Muhammad Suardi sebelum dilakukan bedah rumah.

Upaya gotong-royong ini membuahkan hasil. Pada Selasa, 15 April 2025, rumah milik Muhammad Suardi resmi selesai diperbaiki dan diserahkan serta diresmikan langsung oleh General Manager PLN UID Sumatera Utara Agus Kuswardoyo.

Kegiatan peresmian ini juga dihadiri oleh jajaran Senior Manager PLN UID Sumut, Manager PLN UP3 Binjai Muhammad Isra, Sekretaris Desa Perdamaian Julidar, Babinsa Serda Agus Irawan, Bhabinkamtibmas Aiptu Bambang, dan Kepala Dusun, Jemaan.

Pada momen peresmian, GM PLN UID Sumut Agus Kuswardoyo turut menyerahkan kunci rumah secara simbolis dan melakukan pengisian token listrik pertama sebagai tanda dimulainya kehidupan baru yang lebih layak bagi Suardi dan keluarganya.

“Saya sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada seluruh pegawai PLN UP3 Binjai atas inisiatif luar biasa ini. Semoga ini menjadi berkah bagi yang memberi maupun yang menerima. Program seperti ini sangat bermanfaat dan patut dicontoh dalam upaya kita menebar cahaya kebaikan,” ujar Agus Kuswardoyo dalam sambutannya.

Agus juga menambahkan bahwa PLN melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) juga terus berkomitmen untuk hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan, terutama para asnaf di berbagai wilayah kerja PLN.

Muhammad Suardi, yang sehari-hari bekerja sebagai pembuat pupuk kompos dari kotoran ternak, mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang diterima.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pegawai PLN UP3 Binjai. Sekarang rumah kami sudah tidak bocor-bocor lagi kalau hujan. Saya dan keluarga bisa tinggal dengan lebih nyaman,” ungkap Suardi haru.

Ucapan terima kasih dan apresiasi juga datang dari Sekretaris Desa Perdamaian, Julidar. “Kami sangat berterima kasih kepada PLN yang sudah membantu salah satu warga kami. Semoga kebaikan ini mendapat balasan setimpal,” ujar Julidar.

Melalui kegiatan ini, PLN tidak hanya hadir sebagai penyedia listrik, namun juga menjadi bagian dari solusi sosial dan kemanusiaan di tengah masyarakat.

Semangat kebersamaan, kepedulian, dan aksi nyata dari seluruh pegawai PLN UP3 Binjai menjadi inspirasi dalam merawat nilai-nilai kemanusiaan, terlebih di bulan penuh berkah. (ila)

RSU Mitra Sejati Gelar Halal Bihalal, Rencana akan Bangun Universitas

FOTO BERSAMA: Direktur RSU Mitra Sejati dr Elvida Sulistiana Sinaga, MKM, MH,Kes, Sp.KKLP , Perwakilan dari Yayasan RSU Mitra Sejati, Kartar Singh, foto bersama anak yatim piatu.
FOTO BERSAMA: Direktur RSU Mitra Sejati dr Elvida Sulistiana Sinaga, MKM, MH,Kes, Sp.KKLP , Perwakilan dari Yayasan RSU Mitra Sejati, Kartar Singh, foto bersama anak yatim piatu.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Rumah Sakit Umum (RSU) Mitra Sejati menggelar halal bi halal di Asrama Haji Medan, Jalan AH Nasution, Kelurahan Pangkalan Masyhur, Kecamatan Medan Johor, Rabu (16/4/2025) siang. Dalam kegiatan halal bihalal tersebut, RSU Mitra Sejati memberikan santunan kepada sejumlah anak yatim piatu.

Direktur RSU Mitra Sejati dr Elvida Sulistiana Sinaga, MKM, MH,Kes, Sp.KKLP mengatakan, santuan yang diberikan kepada anak yatim merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk masyarakat sekitar RSU Mitra Sejati.

Sedangkan kegiatan halal bihalal, lanjutnya, sebagai upaya untuk membina hubungan baik dan silaturahmi dengan stakeholder. Mulai dari Dinas Kesehatan, Ketua Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Sumut, rumah sakit jejaring yang terlibat kerja sama, Jasa Raharja hingga kepolisian.

Tak hanya itu, lanjutnya, juga dihadiri para medis, mulai dari dokter, nakes dan lainnya. Sebab, pentingnya membina silaturahmi dan hubungan baik dengan dokter agar tercipta kerja sama yang baik, komunikasi yang baik sehingga terbina hubungan interpersonal, baik secara lintas, perawat, bidan, dokter umum.

“Ini lah ajang wadah komunikasi sekaligus meningkatkan ukuwah islamiah dan rasa persaudaraan di RS Mitra Sejati melalui kegiatan halal bihalal ini. Tak kalah pentingnya, dengan halal bihalal bertema ‘Tingkatkan Ketakwaan dengan Membangun Kebersamaan dan Silaturahmi’ ini mari kita berikan pelayanan terbaik kepada seluruh pasien,” tegasnya.

Di kesempatan ini, lanjut dr Elvida, pihaknya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang senantiasa mendukung dan telah meringankan langkah hadir di kegiatan ini.

“Terima kasih juga kepada Ketua Panitia Halal bihalal, dr Khairul yang bekerja keras menyelenggarakan kegiatan ini. Alhamdulillah sukses, semoga tahun depan lebih meriah dan sukses,” pungkasnya.

Sementara itu, Perwakilan dari Yayasan RSU Mitra Sejati, Kartar Singh menegaskan, RSU Mitra Sejati terus melakukan berbagai langkah baik untuk pelayanan kesehatan kepada pasien. Misalnya, alat-alat kesehatan rumah sakit telah diperbaharui semuanya.

Tujuannya karena RSU Mitra Sejati tak ingin tertinggal di belakang. Kemudian, melakukan renovasi gedung. “Sekarang ruangan kita semua alatnya kita lengkapi, karena kita tidak mau menghambat pelayanan kita. Seperti ruangan Intensive Care Unit (ICU) kita berikan alat-alat terbaik yang selevel canggihnya dengan Pinang dan Kualalumpur,” ujar Kartar Singh.

Bukan hanya itu, lanjut Kartar Singh, RSU Mitra Sejati juga meningkatkan pendidikan, mulai dari kebidanan hingga administrasi rumah sakit. “Baru saja kita meluluskan puluhan bidan pendidikan D3 yang kita gratiskan saat menimba ilmu di RSU Mitra Sejati yang bernama Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan atau STIKES Mitra Sejati Medan. Mereka adalah penduduk sekitar RSU Mitra Sejati.

Kita berikan beasiswa sampai tamat dan begitu tamat, kita pekerjakan di RSU Mitra Sejati. Ini sebagai bentuk sosial kita juga,” ungkap Kartar Singh.

Bahkan, lanjutnya, RSU Mitra Sejati berencana akan membangun satu universitas yang nantinya menjadi universitas terpercaya, sehingga warga Medan Johor bisa menempuh pendidikan di universitas RSU Mitra Sejati.

“RSU Mitra Sejati ingin kawasan Medan Jhor bangkit menjadi daerah yang betul-betul memilik rumah sakit kredibel atau bisa dipercaya. Makanya kita dukung direktur kita untuk mencapai semuanya. Kita bergandengan tangan, sehingga kita harapkan ke depan lebih sukses dan dokter-dokter praktik tidak kesulitan, pasien tidak kesulitan mendapatkan pelayanan yang baik dengan kelengkapan alat yang kita punya,” harapnya.

Kartar Singh juga menyampaikan terima kasih kepada panitia dan berharap tema yang diusung bisa meningkatkan silaturahmi, sehingga pelayanan terbaik bisa diberikan kepada pasien.

“Untuk diketahui juga, kami selalu melakukan bakti sosial menjelang hari besar keagamaan, misalnya Idul Fitri dan Natal. Terbaru saat Idul Fitri 1446 Hijriah kami menyerahkan bantuan untuk anak yatim piatu dari sejumlah kecamatan, tak jauh dari lokasi RSU Mitra Sejati,” pungkasnya.

Turut memberikan sambutan Ketua Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Sumatera Utara (Sumut) dr Syaiful M. Sitompul, Perwakilan Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumut Destanul Aulia dan Direktur RS Mitra Sehat yang juga perwakilan RS itra kerja, dr Jhon Rider Purba.

Hadir dalam kegiatan itu, perwakilan Polrestabes Medan, perwakilan PT Jasa Raharja, Unit Transfusi Daerah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Deliserdang, unsur Kecamatan Medan Johor. Kegiatan ditutup ceramah oleh ustad dan pemberian santunan kepada sejumlah anak yatim piatu. (ila)

Excavator ‘Raib’, Mesin Grader Milik PUTR Nias Barat Rusak Berat

RUSAK: Alat berat jenis grader yang sudah rusak terparkir di halaman kantor dinas PUTR Nias Barat. Foto : OLOHETA GULO/SUMUT POS
RUSAK: Alat berat jenis grader yang sudah rusak terparkir di halaman kantor dinas PUTR Nias Barat. Foto : OLOHETA GULO/SUMUT POS

NIAS BARAT, SUMUTPOS.CO – Ketua LSM PKN (Lembaga Swadaya Masyarakat Peduli Kepulauan Nias), Petrus S. Gulo, mempertanyakan alat berat milik Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Nias Barat, kini menjadi misteri.

Petrus S. Gulo kepada SUMUTPOS, Rabu (16/4/2025) pagi mengatakan, excavator dan buldoser, dulu sering terlihat di kantor PUTR Nias Barat, kini tak tampak lagi, keberadaan alat berat tersebut seolah hilang ditelan bumi, tanpa kejelasan nasib dan jejak administrasi yang jelas.

Menurutnya, alat berat yang dibeli dari uang Negara seharusnya dimanfaatkan untuk kepentingan pembangunan infrastruktur, terutama jalan dan jembatan, serta berbagai kebutuhan masyarakat lainnya. Namun hingga saat ini tidak ada keterangan resmi dari pihak dinas terkait mengenai keberadaan alat berat tersebut.

“Bahkan beberapa sumber menyebut alat berat itu sudah lama tidak terlihat sejak pengerjaan beberapa proyek besar dalam dua tahun terakhir ini. Pengawasan terhadap aset daerah tampaknya lemah, terbukti dari tidak adanya sistem pelacakan yang transparan,” katanya kepada SUMUTPOS.

Ia menambahkan, jika benar alat itu disewakan atau dipinjamkan ke pihak ketiga, maka seharusnya ada dokumen dan perjanjian resmi yang bisa diakses publik. Sayangnya, hingga kini tak ada satupun laporan atau dokumentasi yang menjelaskan hal itu. Hal ini tentu menimbulkan kecurigaan adanya penyalahgunaan wewenang atau kelalaian dalam pengelolaan barang aset Daerah.

“Beberapa pihak menduga bahwa alat berat tersebut sengaja “disembunyikan” atau bahkan telah dipindahkan ke lokasi lain tanpa izin. Jika benar, ini bisa menjadi pintu masuk bagi aparat penegak hukum untuk melakukan penyelidikan,”

“Pemerintah daerah pun diminta segera mengambil tindakan cepat untuk menelusuri keberadaan aset penting tersebut, mengingat nilai dan fungsinya sangat besar dalam mendukung pembangunan daerah,” harapnya.

Menurutnya, transparansi dan akuntabilitas adalah kunci dalam pengelolaan aset Negara. Hilangnya alat berat bukan hanya soal kehilangan fisik, tapi juga mencerminkan lemahnya sistem manajemen dan tanggung jawab terhadap publik.

Dinas PUTR Nias Barat harus segera memberikan penjelasan resmi dan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan aset agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

Sementara saat dikonfirmasi di dinas PUTR Nias Barat, Eliakim Gulo, Plt. Kadis PUTR Nias Barat, melalui chat WhatsApp miliknya mengatakan, alat berat yang ia tahu hanya 1 Unit jenis grader.

Menurutnya, yang masih terparkir di halaman kantor PUTR Nias Barat sedang tidak berfungsi karena rusak dan seandainya diperbaiki maka berfungsi, namun untuk perbaikan butuh dana yang besar.

“Tks pak. Alat berat yang saya tau ada di depan kantor Dinas PUTR, sedang tidak berfungsi dan bila sudah diperbaiki, maka berfungsi sebagaimana mestinya pak, untuk perbaikan alat berat butuh dana yang besar pak, dan yang bisa memperbaikinya pun harus orang yang sudah ahli tentang alat berat, jadi dapat dipastikan bahwa alat berat yang ada seandainya diperbaiki dapat difungsikan kembali,” ujarnya melalui pesan WhatsApp kepada SUMUTPOS.(mag-9/han)

Hadiri Workshop UMKM, Bupati Batubara Minta Jaga Kualitas Produk

WHORKSHOP: Bupati Batubara H Baharuddin Siagian hadiri Workshop UMKM di Gedung Multi Porpose Hall (MPH) Perumahan Tj. Gading, Kecamatan Sei Suka, Rabu (16/04/2025).Foto:Liberti H Haloho/ Sumut Pos
WHORKSHOP: Bupati Batubara H Baharuddin Siagian hadiri Workshop UMKM di Gedung Multi Porpose Hall (MPH) Perumahan Tj. Gading, Kecamatan Sei Suka, Rabu (16/04/2025).Foto:Liberti H Haloho/ Sumut Pos

BATUBARA, SUMUTPOS.CO – Bupati Batubara H Baharuddin Siagian, SH, M.Si menghadiri Workshop UMKM di Gedung Multi Porpose Hall (MPH) Perumahan Tj. Gading, Kecamatan Sei Suka, Rabu (16/4/2025).

Dalam sambutannya, Baharuddin meminta pelaku UMKM terlebih dahulu menjaga kualitas dan kebersihan produk sebelum menuju ke eksport.

“Saya berharap pertemuan ini jangan hanya sekedar pertemuan, tapi bagaimana hasil akhir dari pertemuan ini harus benar-benar terealisasi,” ujar Baharuddin.

Kegiatan ini mengangkat tema “UMKM Go Moderen dan Eksport Pasti Bisa” dan diisi dengan pemaparan materi dari Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah, Dr. Ir. H. Hakim, M.Si.

Dalam pemaparan Kadis KopUKM Batubara, menjelaskan manfaat dan kegunaan NIB (Nomor Induk Berusaha) dan PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga).

“Keduanya penting bagi pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) di Indonesia, dengan memiliki NIB dan PIRT, bisnis atau usaha akan lebih berkembang dan terpercaya serta diakui kedudukannya oleh negara layaknya memiliki KTP,” ujarnya.

Dirinya juga menyebut dengan adanya NIB dan PIRT, maka para pelaku UMKM dapat bekerja sama dengan minimarket seperti Indomaret dalam memasarkan produk, kepengurusan NIB juga sangat cepat 1 hari sudah siap diproses.

Pemkab Batubara sangat mendukung setiap UMKM dengan memberikan bantuan dalam jenis peralatan produk yang akan diberikan melalui PT. Inalum dan pinjaman modal berusaha di Bank Sumut yang proses pelaksanaannya tetap diawasi oleh Pemkab Batunara.

Kegiatan diakhiri dengan pemberian cinderamata kepada peserta UMKM dan foto bersama beberapa produk dari Batubara yang telah diekspor keluar negeri.
(mag-3/han)

Wesly Ziarah ke Makam Raja Sang Naualuh di Bengkalis

TABUR BUNGA: Wali Kota Siantar Wesly Silalahi bersama istri melakukan tabur bunga di makam Raja Sang Naualuh. ISTIMEWA/SUMUT POS
TABUR BUNGA: Wali Kota Siantar Wesly Silalahi bersama istri melakukan tabur bunga di makam Raja Sang Naualuh. ISTIMEWA/SUMUT POS

SIANTAR, SUMUTPOS.CO- Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn bersama Wakil Wali Kota Herlina berziarah ke makam Raja Siantar, Sang Naualuh Damanik, di Desa Senggoro, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau, Selasa (15/04/2025). Wesly dan rombongan disambut Wakil Bupati Bengkalis, H Bagus Santoso.

Wesly menyampaikan ziarah dilakukan dalam rangkaian memeringati Hari Jadi ke-154 Tahun Kota Pematangsiantar Tahun 2025. Wesly mengharapkan, peringatan Hari Jadi Kota Pematangsiantar menjadi momen introspeksi diri, seberapa jauh bisa mewarisi nilai-nilai kepahlawanan Raja Sang Naualuh Damanik. Serta melanjutkan perjuangan Raja Sang Naualuh Damanik untuk memajukan Kota Pematangsiantar. Sehingga terwujud masyarakat Pematangsiantar yang Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras.

Wesly juga memaparkan delapan Sifat Luhur Raja Sang Naualuh Damanik, yaitu: Pengasih, Pelayan, Jujur, Berani, Bertanggung jawab, Teguh Pendirian, Saling Menghormati, serta Membangun. Ia meminta delapan Sifat Luhur Raja Sang Naualuh Damanik harus menjadi pegangan masyarakat dalam melaksanakan pembangunan di Kota Pematangsiantar.

Diutarakannya, pelajaran berharga yang dapat diambil dari Raja Sang Naualuh Damanik adalah nasionalisme, mengayomi masyarakat, mengutamakan diplomasi, pendirian yang tegas, berani, bertanggung jawab, dan membangun.

Masih kata Wesly, walaupun diasingkan ke Bengkalis, Raja Sang Naualuh Damanik tetap mengirim kabar kepada rakyat di Kerajaan Siantar, agar tetap membangun semangat juang Habonaron Do Bona, yaitu kebenaran sebagai cikal bakal segalanya.

Raja Sang Naualuh Damanik wafat dengan meninggalkan pesan yang menjadi motto Kota Pematangsiantar, yaitu Sapangambei Manoktok Hitei, seiring seirama dalam menggapai tujuan.

Wesly berharap kepada semua yang hadir, para keluarga, keturunan, dan ahli waris Raja Sang Naualuh Damanik dapat menjaga, memelihara, melestarikan, dan menjunjung tinggi nilai-nilai perjuangan Sang Raja.

Tak lupa, Wesly mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis atas sambutan dan layanan kepada Pemko Pematangsiantar untuk berziarah ke makam tokoh, pendiri, dan Raja Siantar, sebagai rangkaian memeringati Hari Jadi ke-154 Tahun Kota Pematangsiantar.

Sementara itu, Wakil Bupati Bengkalis H Bagus Santoso mengucapkan selamat datang kepada rombongan Pemko Pematangsiantar ke Kabupaten Bengkalis atau dikenal sebagai Negeri Junjungan.

“Mudah-mudahan momentum ini, selain untuk memperkuat hubungan silaturahmi di antara kita, hendaknya dapat menjadi media dalam memperkuat sinergi dan kolaborasi yang saling mengisi antara satu dengan yang lainnya, guna menyamakan persepsi serta langkah dalam membangun daerah dan mensejahterakan masyarakat,” tuturnya.

Bagus Santoso menjelaskan, makam Raja Sang Naualuh Damanik selalu dijaga dan dirawat dengan baik. Kota Pematangsiantar dan Kabupaten Bengkalis ibarat saudara.

“Saudara seperjuangan Raja Sang Naualuh Damanik ketika mempertahankan pendiriannya untuk lepas dari penjajahan Belanda,” tukasnya.

Bagus Santoso menyebutkan, makam Raja Sang Naualuh Damanik merupakan salah satu objek wisata religi di Bengkalis. Makam tersebut sebagai bukti sejarah perjuangan luar biasa dan menjadi bukti kekuatan diri untuk tetap mempertahankan marwah meski diasingkan ke Bengkalis.

“Kami Pemerintah Kabupaten Bengkalis, tetap berkomitmen untuk menjaga dan merawat makam Raja Sang Naualuh Damanik ini, yang dikenal juga menjadi tokoh agama kepada masyarakat Bengkalis,” ujar Bagus Santoso.

Ia yakin Pemko Pematangsiantar di bawah kepemimpinan Wali Kota Wesly Silalahi dan Wakil Wali Kota Herlina dan Pemkab Bengkalis di bawah kepemimpinan Kasmarni dan Bagus Santoso akan membawa kemakmuran dan kesejahteraan bagi rakyatnya.

Acara ziarah turut diisi dengan maranggir, yakni ritual adat Simalungun, yang dimulai oleh Wesly didampingi Ketua TP PKK Liswati Wesly Silalahi. Dilanjutkan oleh Herlina didampingi suami Bahrum Sumantri, dan diikuti jajaran Pemko Pematangsiantar serta para tokoh pemuda.

Kegiatan juga diisi dengan tabur bunga, dan pemaparan secara singkat sejarah Raja Siantar XIV Sang Naualuh Damanik.

Turut hadir, jajaran Pemko Pematangsiantar dan Pemkab Bengkalis, ahli waris Raja Sang Naualuh Damanik, pengurus Yayasan Raja Sang Naualuh Damanik, pengurus DPP Himapsi, pengurus Partuha Maujana Simalungun (PMS) Kota Pematangsiantar, dan lainnya. (mag-7/han)

Bupati Langkat Dukung Pengembangan Pelabuhan Pangkalansusu

BERSAMA: Bupati Langkat, Syah Afandi foto bersama dengan jajaran Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Pangkalansusu usai audiensi.(Diskominfo Langkat/Sumut Pos)
BERSAMA: Bupati Langkat, Syah Afandi foto bersama dengan jajaran Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Pangkalansusu usai audiensi.(Diskominfo Langkat/Sumut Pos)

STABAT, SUMUTPOS.CO- Bupati Langkat, Syah Afandin mendukung penuh terhadap rencana pengembangan pelabuhan di Pangkalansusu. Hal ini disampaikan Syah Afandi yang karib disapa Ondim, saat menerima audiensi dari Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Pangkalansusu, Merdiloi, di ruang kerjanya, belum lama ini.

Pertemuan membahas secara mendalam rencana teknis dan potensi manfaat dari pembangunan pelabuhan tersebut. Ondim menilai pelabuhan di Pangkalansusu memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya di sektor distribusi dan logistik.

“Pelabuhan ini sangat penting untuk mendukung pengembangan ekonomi lokal dan mempermudah akses distribusi barang. Saya mendukung penuh rencana ini karena akan membawa dampak signifikan bagi masyarakat,” ujarnya.

Bupati juga menyampaikan komitmennya untuk terus mengawal proses ini agar berjalan sesuai dengan rencana. Ia berharap pembangunan pelabuhan dapat segera terealisasi dan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah pesisir Langkat.

Sementara, Kepala KSOP Pangkalan Susu, Merdiloi, menjelaskan bahwa proses pengembangan pelabuhan saat ini tengah berjalan dan masih dalam tahap pengurusan teknis di Dinas PUPR Provinsi Sumatera Utara. Ia menambahkan, setelah pelabuhan beroperasi, akses transportasi laut akan semakin lancar dan terbuka peluang besar bagi peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat.

“Dengan hadirnya pelabuhan, kami berharap konektivitas antar wilayah semakin kuat, sehingga distribusi barang maupun hasil pertanian dan perikanan masyarakat Langkat dapat lebih efisien,” ujarnya.

Pengembangan pelabuhan Pangkalansusu merupakan salah satu langkah strategis yang diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja, mendorong pertumbuhan sektor maritim, serta memperkuat posisi Langkat sebagai wilayah dengan potensi ekonomi yang besar di kawasan pantai timur Sumatera. (ted)

Bertemu dengan Ketua DPRD Medan, Aswindy Harap Bonus Atlet Berprestasi Ditingkatkan

Ketua Umum KONI Medan Aswindy Fachrizal SE didampingi pengurus bersama Ketua DPRD Kota Medan Wong Chun Sen. (dok pribadi)
Ketua Umum KONI Medan Aswindy Fachrizal SE didampingi pengurus bersama Ketua DPRD Kota Medan Wong Chun Sen. (dok pribadi)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua Umum KONI Kota Medan Aswindy Fachrizal SE berharap agar bonus bagi atlet yang meraih prestasi di Pekan Olahraga Nasional (PON) dapat ditingkatkan. Selain itu, diharapkan agar bonus bagi peraih medali pada PON 2024 dipercepat.

Hal itu dikatakan Aswindy saat audensi dengan Ketua DPRD Kota Medan, Wong Chun Sen di ruang kerja Ketua DPRD Medan, Lantai I, Gedung DPRD Kota Medan, Jalan Kapten Maulana Lubis Medan, Senin (14/4).

Aswindy datang didampingi Sekretaris Umum KONI Medan Helty Susilo SE, Wakil Bendahara Dr Fitriani Manurung, Kabib Hukum Gerald Partogi , Wakabid Roy Novan, dan Iqbal Inono.

“Pada PON 2024 lalu, atlet Sumut meraih 79 emas. Sebagian besar penyumbang medali emas itu merupakan atlet Kota Medan. Namun, hingga saat ini atlet tersebut belum menerima bonus. Kami mendengar akan diberikan pada Hari Olahraga Nasional (Haornas). Ini memang terlalu lama,” ujar Aswindy.

Selain itu, Aswindy mengatakan, bahwa maksud dan tujuan kedatangan mereka ke DPRD Medan untuk melakukan koordinasi dan meminta saran serta masukan terkait rencana pelantikan pengurus KONI Kota Medan yang akan dilangsungkan pada 26 April 2025 mendatang.

“Kami juga mengharapkan bantuan dan masukan dari Ketua DPRD Medan Bapak Wong Chun Sen agar pelantikan berjalan sukses dan lancar. Kemudian masukan agar KONI Kota Medan semakin baik ke depannya,” ungkap Aswindy.

Mendengar tersebut, Ketua DPRD Kota Medan Wong Chun Sen sependapat agar bonus atlat Kota Medan ditingkatkan di tahun berikutnya. Untuk itu, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Medan harus lebih ditingkatkan lagi.

Solusi lainnya, Wong Chun Sen meminta agar KONI Kota Medan juga harus mampu mencari sponsor untuk mendukung kegiatan kegiatan ke depan. “Selain anggaran dari pemerintah, KONI Medan harus mencari sponsor untuk mendukung kegiatan kegiatan KONI kedepan,” sarannya. (dek)

Penrad Siagian Tak Ingin Nias Gagal Ikut Arak-arakan Indonesia Emas 2045

NIAS, SUMUTPOS.CO – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia, Pendeta Penrad Siagian, melakukan kunjungan kerja selama sepekan penuh ke wilayah Kepulauan Nias, Provinsi Sumatra Utara (Sumut). Dalam kunjungan yang berlangsung sejak Jumat, 4 April 2025 hingga 11 April 2025 itu, Penrad mengunjungi Kota Gunungsitoli, Kabupaten Nias, Nias Selatan, Nias Barat, dan Nias Utara.

Selama kunjungan, Penrad menemui berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh gereja, pimpinan sinode, organisasi masyarakat, hingga pejabat pemerintahan. Ia secara langsung menyerap berbagai aspirasi dan masukan yang disampaikan oleh masyarakat setempat. Beberapa kantor pemerintahan yang turut disambangi antara lain Kantor Bupati Nias, Nias Utara, dan Nias Selatan.

Dalam sejumlah dialog yang dilakukan, Penrad menyampaikan kegelisahannya atas berbagai tantangan pembangunan yang dihadapi Kepulauan Nias. Senator asal Sumut ini juga menyinggung sejumlah data yang menjadi dasar keprihatinannya.

“Ada kekhawatiran kami bahwa Nias tidak ikut dalam arak-arakan Indonesia Emas 2045. Hal ini kami sampaikan berdasarkan berbagai data yang kami terima, termasuk data BPS. Data anak putus sekolah, tingkat kemiskinan, nikah dini, dan lain-lain,” ujar Penrad dalam keterangannya, Selasa, 15 April 2025.

Ia mengungkapkan, fakta-fakta yang tertuang dalam data tersebut membuatnya prihatin sehingga menggugah hatinya untuk melakukan kunjungan ke Kepulauan Nias. “Data-data itulah yang membuat kami sedikit galau ketika ingin berkunjung ke Kepulauan Nias,” katanya.

Oleh sebab itu, ia menegaskan, kunjungannya bertujuan untuk mengajak seluruh pihak agar bangkit dan bersatu mengejar ketertinggalan yang ada. “Oleh sebab itu, kehadiran kami ke Nias ingin meminta kepada seluruh stakeholder terkait untuk ikut berkontribusi dalam mengejar ketertinggalan ini. Kita ingin pada tahun 2045 mendatang, masyarakat Nias ikut menjadi bagian dalam arak-arakan Indonesia Emas itu,” ucapnya.

Menurut Penrad, jika pendekatan pembangunan dilakukan secara konvensional, Nias akan tertinggal semakin jauh dan gagal menjadi bagian dari kemajuan nasional di masa depan. “Melihat data-data itu, kalau kita melakukan proses evolusi atau biasa-biasa saja, saya yakin Nias tidak akan ikut (Indonesia Emas 2045). Maka harus ada langkah revolusioner yang harus dilakukan untuk mengejar ketertinggalan ini,” tegasnya.

Selain soal pembangunan, Penrad juga menyoroti permasalahan mendasar yang masih dihadapi warga Nias, yakni banyaknya warga yang tidak memiliki identitas kependudukan. Ia menyebutkan bahwa dalam berbagai kunjungan ke daerah lain, ia kerap bertemu dengan warga Nias yang hidup tanpa KTP.

“Di beberapa kesempatan, saya acap kali bertemu dengan warga Nias yang tidak memiliki identitas atau kartu kependudukan. Mereka bertemu di luar Kepulauan Nias, seperti Sibolga, Tapanuli Selatan, dan lain-lain,” ujarnya.

Masalah tersebut, menurut Penrad, harus segera ditangani. Ia pun telah mengajak para pimpinan gereja untuk turut mengambil peran dalam membantu masyarakat. “Saya meminta pendeta-pendeta yang ada di daerah tersebut untuk membantu mereka (masyarakat Nias) untuk mendapatkan hak kewargaannya, terutama yang menjadi buruh-buruh perkebunan di berbagai daerah di Sumut” jelasnya.

Dengan latar belakangnya sebagai pendeta, Penrad menekankan bahwa perjuangannya bukan dilandasi kepentingan politik, melainkan tanggung jawab moral yang ia emban. “Saya ‘kan seorang pendeta, bukan politisi. Maka dari itu, ini menjadi beban moral bagi saya yang diperkenankan untuk ada di tempat ini dengan keterbatasan wewenangnya. Situasi dan kondisi itu membuat saya punya utang moral bagi saya,” tuturnya.

“Dan itu kenapa kunjungan saya ke Pulau Nias mengunjungi semua kepala daerah dan semua pimpinan gereja-gereja, hanya ingin mengajak ‘ayo bersama-sama melakukan langkah revolusioner agar Nias ikut dalam arak-arakan Indonesia Emas 2045’,” sambung Penrad.

Penrad mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergerak bersama, melampaui keterbatasan yang ada, demi masa depan yang lebih baik bagi Kepulauan Nias. “Bapak ibu semua, saya meminta, apa yang bisa saya lakukan ke depan sehingga gerak progresif revolusioner ini bisa berjalan. Saya mempunyai ruang gerak yang terbatas, tapi saya ingin maksimal untuk berbuat bagi Pulau Nias,” tegasnya.

Penrad menutup dengan harapan bahwa suara keprihatinan ini tidak berhenti sebagai wacana, tetapi menjadi panggilan bersama bagi seluruh masyarakat Nias. “Mungkin sudah ditangkap apa yang menjadi keprihatinan kami seperti apa yang saya sampaikan, dan kita harus bersama-sama berjalan karena kami anggap ini sebuah panggilan moral,” ucap Penrad Siagian. (adz)

Rayakan Semangat Kartini di The Reiz Suites, Artotel Curated Hadirkan Promo Kamar dan Perawatan Eksklusif untuk Wanita

MEDAN, SUMUTPOS CO- Dalam rangka memperingati Hari Kartini yang jatuh pada tanggal 21 April, The Reiz Suites Artotel Curated menghadirkan promo spesial dan rangkaian kegiatan istimewa yang ditujukan untuk para wanita.

Sebagai bentuk apresiasi kepada para perempuan, The Reiz Suites memberikan diskon spesial sebesar 21% untuk tipe kamar favorit Two Bedroom Suite, menjadikan harga hanya Rp790.000 nett/malam. Dengan harga spesial ini, tamu sudah dapat menikmati kenyamanan unit dengan dua kamar tidur lengkap dengan fasilitas premium, cocok untuk staycation bersama keluarga atau sahabat. Promo ini hanya berlaku untuk periode menginap di tanggal 21 April 2025.

Selain itu, The Reiz Suites juga memberikan ekstra benefit berupa potongan harga 30% + 21% untuk layanan spa dan massage, yang bisa dinikmati khusus pada 21 April 2025.
Penawaran ini dirancang untuk memberikan relaksasi dan perawatan diri yang menyeluruh bagi para tamu wanita dalam suasana yang tenang dan elegan.

Tak hanya menghadirkan penawaran menarik, The Reiz Suites juga menghadirkan Free Skin
Treatment yang bekerja sama dengan Kimi Beauty Clinic, anak perusahaan dari Glanz Clinic, yang telah dikenal dengan pelayanan estetika berkualitas tinggi. Acara ini akan digelar di area lobby The Reiz Suites mulai pukul 11.00 hingga 17.00 WIB, dan terbuka bagi para tamu maupun publik yang ingin merasakan langsung perawatan kulit profesional secara gratis.

“Kami ingin menjadikan Hari Kartini sebagai momen istimewa untuk merayakan kecantikan, kekuatan, dan semangat perempuan Indonesia. Melalui penawaran dan kegiatan ini, kami berharap bisa memberikan pengalaman menginap yang tidak hanya nyaman tetapi juga berkesan dan penuh makna,” kata Anton Subiyakto, Cluster General Manager The Reiz Suites, Artotel Curated – Medan.

Pemesanan kamar sudah dapat dilakukan mulai sekarang melalui website resmi artotelwanderlust.com atau Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi The Reiz Suites, Artotel Curated – Medan di Whatsapp Official 061-50300603. (adz)