Home Blog Page 293

Wakil Bupati Asahan Hadiri Penutupan PIISU

HADIR: Wakil Bupati Asahan hadiri penutupan PIISU ke-11 Tahun 2025 di Halaman Istana Maimun Medan, Sabtu (23/8)
HADIR: Wakil Bupati Asahan hadiri penutupan PIISU ke-11 Tahun 2025 di Halaman Istana Maimun Medan, Sabtu (23/8)

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Wakil Bupati Asahan, Rianto SH MAP menghadiri penutupan Pekan Inovasi dan Investasi Sumatera Utara (PIISU) ke-11 tahun 2025 yang berlangsung di Halaman Istana Maimun Medan Sabtu (23-08-2025). Kegiatan PIISU yang berlangsung selama tiga hari (20-23 Agustus 2025) secara resmi ditutup oleh Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) yang diwakili oleh Muhammad Armand Effendy Pohan selaku Asisten Ekonomi Pembangunan Sumatera Utara

Dalam sambutannya, Muhammad Armand Effendy Pohan mengatakan bahwa kegiatan PIISU ini menunjukkan komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan seluruh kabupaten/kota untuk meningkatkan inovasi dan investasi. Beliau berharap bahwa dengan kegiatan ini, UMKM kelas menengah dapat naik ke tingkat yang lebih tinggi untuk memasarkan produknya.

“Mudah-mudahan kegiatan yang akan datang akan lebih baik lagi dengan meningkatkan kerja sama serta untuk dampak yang lebih baik bagi perekonomian Sumut,” kata Darma.

Usai acara tersebut, Wakil Bupati Asahan, Rianto menyampaikan harapannya bahwa kegiatan PIISU ini dapat membawa manfaat bagi Kabupaten Asahan dan masyarakatnya. “Kami berharap bahwa kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam mengembangkan inovasi dan investasi di Kabupaten Asahan,” ujarnya

Diduga Melanggar Aturan, Kejari Siantar “Senter” Tiga Proyek Tender Pemko

PROYEK: Proses proyek pembangunan Gedung Kantor DPRD Pematangsiantar. (Istimewa)
PROYEK: Proses proyek pembangunan Gedung Kantor DPRD Pematangsiantar. (Istimewa)

PEMATANGSIANTAR, SUMUTPOS.CO – Sejumlah pekerjaan proyek tender pada APBD 2025 Pemko Pematangsiantar, sedang diusut Kejaksaan Negeri (Kejari) Pematangsiantar. Pengusutan ini terkait proses tahapan lelang yang diduga melanggar aturan.

Hal ini disampaikan Kepala Kejari Pematangaiantar Erwin Purba, Kamis (21/8) lalu. Menurutnya, perusahaan yang kalah dalam tender tersebut, membuat laporan pengaduan, sifat pengaduan masyarakat (dumas), ke Kejari Pematangsiantar. Dia juga menuturkan, dalam penentuan pemenang tender, diduga ada intervensi dari oknum yang mengaku dekat dengan Wali Kota Pematangsiantar.

Dari penelusuran wartawan, adapun sejumlah proyek yang sedang “disenter” jaksa, di antaranya proyek pembangunan gedung DPRD Pematangaiantar. Anggarannya mencapai Rp6,5 miliar, dengan pemenang tender CV Bukit Sion, yang beralamat di Jalan Serumpun, Kelurahan Sukadame, Kota Pematangsiantar. Adapun proyek ini, dikerjakan dalam masa waktu 180 hari, dan pos anggarannya di Dinas PUTR, yang dipimpin Sopian Purba. Proyek APBD 2025 ini, pun sedang dalam masa pengerjaan.

Kemudian proyek pembangunan Kantor Dinas PUTR Kota Pematangsiantar, senilai Rp5,6 miliar. Proyek ini dimenangkan CV Hasoruan, yang beralamat di Jalan Hati Rongga, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun.
Selanjutnya proyek pembangunan Gedung Laboratorium Kesehatan Masyarakat dengan anggaran Rp7,5 miliar. Proyek yang sedang dikerjakan ini, juga dimenangkan CV Hasoruan.

20 Orang Demo Jaksa

Dalam proses penyelidikan yang dilakukan Kejari, sejumlah pihak telah dimintai keterangannya. Baik itu pemenang tender, maupun pejabat di dinas terkait, untuk pengumpulan data.

Namun ada sekolompok orang yang menyebutkan, ada oknum jaksa yang menemui pejabat di satu dinas, dalam rangka intervensi penentuan proyek. Mereka kemudian berunjuk rasa ke Kejari Pematangsiantar, Kamis (21/8) siang lalu.

Mereka diterima oleh Kasi Datun Kejari Pematangsiantar, Richard Sembiring. Dan setelah mendapat jawaban, massa pun membubarkan diri.

Sore menjelang malam, Kajari Pematangsiantar Erwin Purba, memberikan pernyataan kepada para awak media. Dia menegaskan, apa yang dituding mahasiswa tersebut adalah tidak benar. Justru yang terjadi, menurut Erwin, jaksa turun ke lapangan untuk mengumpulkan data, dan itu atas perintahnya.

Dia juga menuturkan, dalam proses penyelidikan itu, terungkap ada oknum yang mengaku dekat dengan Wali Kota Pematangsiantar yang melakukan tindakan untuk mengarahkan perusahaan tertentu menjadi pemenang tender.

“Nah, jadi seluruh rangkaian ini, Seksi Pidana Khusus masih melakukan pendalaman dan pengumpulan bukti,” jelas Erwin, tanpa membeber siapa oknum yang mengaku dekat dengan wali kota tersebut. (mag-7/saz)

Sekolah Dituntut Proaktif Awasi Anak Didik

PAPARAN: Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Pematangsiantar, Ipda Darwin Siregar, saat menyampaikan pemaparan di Aula Yayasan Taman Siswa Pematangsiantar, Sabtu (23/8).(Istimewa)
PAPARAN: Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Pematangsiantar, Ipda Darwin Siregar, saat menyampaikan pemaparan di Aula Yayasan Taman Siswa Pematangsiantar, Sabtu (23/8).(Istimewa)

PEMATANGSIANTAR, SUMUTPOS.CO – Polres Pematangsiantar melalui Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Ipda Darwin Siregar, meminta kepada orang tua dan tenaga pendidik di sekolah supaya mengawasi anak, sehingga terhindar dari tindakan pelanggaran hukum.

Hal itu disampaikan Darwin saat acara Bimtek Satgas Pencegahan Perundungan, Kekerasan, dan Intoleransi Tingkat SD di Aula Yayasan Taman Siswa Pematangsiantar, Sabtu (23/8) lalu.

Pada kegiatan itu, Darwin menyampaikan pemaparan tentang kenakalan remaja di kalangan pelajar Kota Pematangsiantar. Antara lain bahaya Tindak Pidana Kekerasan Anak (buliying), pergaulan bebas, gemot (geng motor), dan tawuran.

Kepada tenaga pendidik, seperti kepala sekolah dan para guru, juga dijelaskan tentang Undang Uundang yang berkaitan dengan Tindak Pidana Kekerasan Anak dan Perbuatan Cabul terhadap Anak.

“Para orang tua juga harus selalu menjaga anaknya, supaya tidak menjadi pelaku atau korban tindak pidana tersebut,” ungkap Darwin.

Darwin juga menuturkan, para orang tua maupun guru harus jeli melihat kondisi anak. Misal perilaku yang mendadak berubah yang biasanya ceria lalu menjadi murung.
“Mungkin ada peristiwa yang dialami anak tersebut, sehingga tiba-tiba murung. Maka si anak tersebut harus ditanya baik-baik supaya bisa berkata jujur,” jelasnya.
Dia juga meminta kepada pihak sekolah untuk segera menghubungi pihak kepolisian jika ada terjadi tindak pidana.

Dalam kesempatan itu, pihak Dinas Pendidikan Kota Pematangsiantar, pun menyambut baik dan mengucapkan terima kasih atas kehadiran Satreskrim Polres Pematangsiantar, khususnya Unit PPA, yang berkesempatan memberikan penyuluhan. Dengan harapan kepada tenaga pendidik mendapatkan manfaat dan menambah wawasan. (mag-7/saz)

Kapolda Sumut dan Astamaops Polri Cek Pengaman F1 Powerboat 2025

AMANKAN INSIDEN: Petugas Kepolisian dan Tim SAR saat mengamankan insiden Crash Pembalap F1 Powerboat 2025, di Danau Toba, Minggu (24/8). Istimewa/Sumut Pos
AMANKAN INSIDEN: Petugas Kepolisian dan Tim SAR saat mengamankan insiden Crash Pembalap F1 Powerboat 2025, di Danau Toba, Minggu (24/8). Istimewa/Sumut Pos

Respons Cepat Amankan Insiden Crash

BALIGE, SUMUTPOS.CO – Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapolda Sumut), Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto melaksanakan kunjungan kerja dalam rangka pengecekan pengamanan ajang internasional F1 Powerboat (F1H2O) 2025 di wilayah Kabupaten Toba, Sabtu (23/8).

Kunjungan dimulai sejak pukul 08.30 WIB, saat Kapolda Sumut bersama rombongan mendarat menggunakan helikopter di lapangan Kantor Bupati Toba. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pengecekan Markas Kepolisian Sektor (Polsek) Balige.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Whisnu menyampaikan, bahwa Polsek Balige akan dilakukan renovasi sebagai bentuk perhatian terhadap peningkatan kualitas pelayanan dan fasilitas Kepolisian di wilayah kota.

“Polsek Balige ini merupakan Polsek Kota yang memiliki peran penting dalam mendukung pengamanan kegiatan masyarakat, terlebih pada even Internasional seperti F1 Powerboat. Kita ingin memastikan fasilitas dan kesiapan personel benar-benar optimal,” ujarnya.

Setelah itu, Whisnu bersama rombongan bergerak menuju Posko Operasi F1 Powerboat yang berlokasi di Mess Pemprovsu untuk melakukan monitoring dan memastikan sistem pengamanan berjalan sesuai prosedur.

Sekitar pukul 10.50 WIB, pihaknya bersama Asisten Operasi (Astamaops) Kapolri, Komjen Pol HM Fadil Imran, Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Ario Bimo Nandito Tedjo, serta sejumlah pejabat lainnya meninjau langsung venue F1 Powerboat di Balige. Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyaksikan pelepasan Parade Lap Sprint Race 1.

 

Kegiatan kemudian diakhiri dengan kunjungan ke Kantor Bupati Toba sebelum Whisnu dan rombongan kembali meninggalkan lokasi menggunakan helikopter pada pukul 12.30 WIB.

Turut mendampingi dalam kegiatan ini antara lain Karobinops Astamaops Polri Brigjen Pol Auliansyah Lubis, PJU Polda Sumut, Kapolres Toba AKBP VJ Parapaga, Bupati Toba Efendi SP Napitupulu, Sekda Toba Augus Sitorus, serta sejumlah kepala dinas Pemkab Toba.

Dalam pernyataannya, Kapolda Whisnu menegaskan, bahwa pengamanan even Internasional ini merupakan tanggung jawab bersama seluruh stakeholder.

“Event F1 Powerboat bukan hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga membawa nama baik bangsa di mata dunia. Oleh karena itu, kami dari Polda Sumut bersama jajaran TNI, Pemerintah Daerah dan seluruh pihak terkait memastikan pengamanan berjalan maksimal. Sampai saat ini seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar,” pungkasnya.

Pada pelaksanaan Grand Prix of Indonesia di Perairan Balige, Danau Toba pada Minggu (24/8), berlangsung dengan aman dan lancar, berkat kesiapan pengamanan dari Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) beserta Jajaran.

Pada pukul 11.15 WIB, balapan resmi dimulai. Namun selang empat menit kemudian, tepatnya pukul 11.19 WIB, terjadi insiden crash antara dua pembalap internasional, yaitu Erik Stark asal Swedia dari Tim Victory Uni Emirat Arab, dan Peter Morin asal Prancis dari Tim CTIC China.

Beruntung, kedua pembalap selamat dari kecelakaan tersebut. Tim Medis dan Penyelamat (Medical and Rescue Team) dari penyelenggara dan Kepolisian Samapta Polda Sumut bersama Brimob Polda Sumut bergerak cepat melakukan proses evakuasi ke Medical Center. Perahu motor salah satu pembalap Peter Morin asal Prancis patah dan langsung dievakuasi.

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan kondisi keduanya stabil dan tidak memerlukan evakuasi udara.

Setelah penanganan insiden dinyatakan aman, balapan kembali dilanjutkan pada pukul 11.35 WIB hingga selesai pada pukul 12.00 WIB, dengan situasi aman terkendali.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan menyampaikan apresiasi atas kesigapan personel di lapangan. “Polda Sumut bersama seluruh unsur pengamanan selalu siap memastikan keselamatan peserta maupun penonton. Insiden yang terjadi dapat segera ditangani, dan ini menunjukkan kesiapsiagaan tim SAR Samapta serta Brimob yang bekerja profesional dan cepat. Balapan akhirnya bisa selesai dengan aman dan tertib,” ujarnya.

Dengan berakhirnya rangkaian lomba event internasional ini, Polri menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pengamanan terbaik dalam Event Internasional F1 Powerboat 2025 ini. (dwi/azw)

Pelatihan Pembuatan Nanoemulsi Rosela Dorong UMKM Desa Bengkurung Ciptakan Produk Kesehatan dan Kosmetik

DELI SERDANG, SUMUTPOS.CO – Institut Kesehatan Deli Husada Deli Tua melaksanakan program Pengabdian kepada Masyarakat bertajuk ‘Pelatihan Pembuatan Nanoemulsi dari Ekstrak Tanaman Obat Lokal Rosela (Hibiscus sabdariffa) untuk Produk Kosmetik dan Farmasi bagi UMKM di Desa Bengkurung, Kabupaten Deliserdang’.

Kegiatan ini diikuti oleh pelaku UMKM, kelompok ibu rumah tangga, dan pemuda desa. Selama pelatihan, peserta dibimbing langsung oleh tim dosen dan mahasiswa untuk mengenal lebih jauh potensi rosela yang kaya antioksidan. Kemudian bagaimana mengolahnya menjadi sediaan nanoemulsi yang bernilai tambah tinggi.

Acara dibuka dengan sosialisasi mengenai manfaat rosela dalam bidang farmasi dan kosmetik. Setelah itu, peserta diajak praktik membuat nanoemulsi mulai dari tahap ekstraksi bahan, pencampuran, formulasi, hingga pengemasan produk yang layak jual.

Suasana pelatihan berlangsung interaktif, para peserta antusias bertanya dan mencoba secara langsung teknik pembuatan.Menurut tim pelaksana, teknologi nanoemulsi dipilih karena mampu meningkatkan efektivitas penyerapan senyawa aktif dalam rosela, sehingga produk yang dihasilkan lebih berkualitas.

“Dengan teknologi sederhana, masyarakat bisa menciptakan produk kesehatan dan kecantikan alami yang berdaya saing tinggi,” ujar salah satu narasumber.

Hasil awal dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat terhadap inovasi produk berbasis bahan lokal. Beberapa peserta bahkan sudah merencanakan untuk mengembangkan produk minuman kesehatan, krim perawatan kulit, hingga sabun berbasis rosela.

Kepala Desa Bengkurung menyampaikan apresiasi kepada tim Institut Kesehatan Deli Husada. “Kami berharap ilmu yang diperoleh dapat diterapkan oleh warga, sehingga produk lokal Bengkurung bisa dikenal luas dan memberi dampak pada kesejahteraan masyarakat,” ucapnya.

Melalui program ini, masyarakat Desa Bengkurung tidak hanya mendapatkan pengetahuan baru, tetapi juga dorongan untuk berwirausaha dengan memanfaatkan kekayaan alam sekitar. Diharapkan, UMKM desa mampu menciptakan produk unggulan yang tidak hanya sehat, tetapi juga bernilai ekonomi tinggi. (rel)

Kulit Manggis Jadi Produk Kesehatan: Inovasi Institut Kesehatan Deli Husada di Desa Batu Mbelin

SIBLANGIT, SUMUTPOS.CO – Institut Kesehatan Deli Husada Deli Tua melaksanakan program Pengabdian kepada Masyarakat di Desa Batu Mbelin, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, dengan mengusung tema inovatif: “Pemanfaatan Kulit Manggis (Garcinia mangostana) sebagai Bahan Baku Nanopartikel Lipid Padat (SLN) untuk Produk Kesehatan.”

Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat desa dalam mengolah limbah kulit manggis menjadi produk bernilai ekonomi tinggi, khususnya di bidang kesehatan berbasis herbal.

Digelar di Balai Desa Batu Mbelin, pelatihan ini diikuti oleh berbagai kalangan, mulai dari pelaku UMKM, ibu rumah tangga, hingga pemuda setempat. Acara dimulai dengan sosialisasi mengenai kandungan senyawa aktif dalam kulit manggis, yang dikenal kaya antioksidan dan berpotensi sebagai bahan obat herbal modern.

Para peserta kemudian mendapatkan pendampingan praktik langsung dalam pembuatan Solid Lipid Nanoparticle (SLN) menggunakan metode sederhana yang dapat diterapkan di rumah produksi berskala kecil.

“Selama ini kulit manggis dianggap limbah, padahal dengan teknologi nanopartikel, ia bisa diolah menjadi bahan dasar suplemen kesehatan dan produk farmasi yang memiliki daya saing tinggi,” ungkap salah satu narasumber dari tim pelaksana.

Tim pelaksana menjelaskan bahwa teknologi Solid Lipid Nanoparticle (SLN) dipilih karena mampu meningkatkan stabilitas, efektivitas, serta ketersediaan hayati senyawa aktif dalam kulit manggis, sehingga cocok dijadikan bahan baku suplemen atau produk farmasi.

Peserta pelatihan tampak antusias saat mencoba sendiri proses pembuatan SLN, mulai dari tahap ekstraksi senyawa, pencampuran lipid, hingga pembentukan sediaan nanopartikel.

Banyak dari mereka mengaku baru mengetahui potensi kulit manggis yang selama ini hanya dibuang sebagai limbah, namun ternyata menyimpan peluang usaha berbasis inovasi dan kesehatan.

Kepala Desa Batu Mbelin menyampaikan apresiasi atas kegiatan ini. Menurutnya, pelatihan semacam ini membuka wawasan masyarakat desa terhadap pemanfaatan sumber daya lokal.

“Kami berharap keterampilan ini bisa diterapkan sehingga warga Batu Mbelin mampu menghasilkan produk kesehatan yang bermanfaat dan bernilai jual tinggi,” ujarnya.

Melalui program ini, masyarakat tidak hanya mendapatkan pengetahuan dan keterampilan baru, tetapi juga akses pada peluang usaha yang berkelanjutan. Kulit manggis yang dulunya dianggap tidak berguna kini dapat diolah menjadi komoditas bernilai tinggi, memperkuat pemberdayaan ekonomi desa dan mendorong kemandirian masyarakat dalam sektor kesehatan berbasis bahan alam.(*)

Gelar Muswil VI, PKS Sumut Optimistis Raih 3 Besar pada Pemilu 2029

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sumatera Utara (Sumut) menggelar Musyawarah Wilayah VI di Hotel Mercure Medan, Minggu (24/8). Muswil diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Dewan Pengurus Pusat Partai Keadilan Sejahtera Nomor: 012.PW/SKEP/DPP-PKS/2025 yang dibacakan langsung Sekjen DPP PKS Muhammad Kholid SE.

Pada surat keputusan ini diketahui, Ketua DPW PKS Sumatera Utara diamanahkan kepada Andi Pranata SSi, Sekertaris H Mustafa Ismail SE, Kepala Bidang (Kabid) Kaderisasi H Hamzah Sagimun Lc, Bendahara Umum Khairul Azmi Hasibuan SE, Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah Sigit Pramono Asri SE, dan Ketua Dewan Syari’ah Wilayah Dr Hariyanto Lc MA.

Presiden PKS Dr Muzammil Yusuf pada pidato politiknya berpesan kepada pengurus yang baru saja dilantik, untuk memastikan visi misi partai berjalan dengan baik dan mengukuhkan Islam yang rahmatan Lil alamiin ditengah tengah masyarakat.

Ia juga mengajak para pengurus dan kader untuk mengokohkan tiga modal utama PKS yaitu struktur yang solid, kader yang militan dan kerjasama kolektif. Kalian para pengurus adalah prajurit dan ujung tombak perjuangan untuk melayani dan membela masyarakat.

“Kepada para anggota legislatif, berkolaborasilah dengan para wali kota, bupati, dan gubernur untuk mensukseskan program-program pemerintah pusat seperti makan bergizi gratis dan Koperasi Merah Putih,” ujar Muzammil.

Sedangkan Ketua DPW PKS Sumatera Utara Andi Pranata SSi dalam sambutannya menegaskan, para pengurus baru ini harus mempunyai tiga semangat kerja dalam kerja kerja politik kedepannya. Pertama, semangat berkontribusi. Berkontribusi untuk pembangunan bangsa dan negara baik ditingkat pusat, provinsi dan kabupaten. “Kita berharap, semua stakeholder yang di PKS ini memiliki peran yang strategis dan memiliki semangat untuk berkontribusi,” ujarnya.

Dia juga menegaskan, PKS siap untuk senantiasa melakukan sinergisitas dan kolaborasi karena yakin sekali untuk membangun Indonesia. “Untuk membangun Sumatera Utara tidak bisa dilakukan oleh satu atau dua orang saja, tidak mungkin dilakukan oleh satu partai saja, maka diperlukan sinergitas diantara kita,” imbaunya.

Andi juga mengatakan, PKS adalah sahabat bagi semua masyarakat Sumatera Utara. “PKS adalah sahabat semua partai politik dan juga sahabat bagi semua golongan yang ada di Sumatera Utara,” ujar pria berkacamata ini.

Kedua, semangat melayani. Andi lalu mengutip Hadist Nabi Muhammad SAW yang berbunyi; Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain. “Semangat ini harus kita aktualisasikan ke masyarakat Sumatera Utara dengan memberikan pelayanan yang lebih baik lagi terhadap mereka. Jika kita berhasil, maka lima tahun ke depan Allah SWT akan memberikan balasan yang lebih besar dari hari ini,” ujarnya.

Ketiga, semangat kerja keras. Menurut Andi, dengan kerja keras mensejahterakan masyarakat Sumatera Utara insyaa Allah, Allah SWT akan memberikan hadiah yang lebih besar lagi. “Insya Allah kita (PKS Sumatera Utara) bisa tiga besar pada Pemilu 2029,” ucapnya yang disambut takbir oleh ratusan undangan yang hadir.

Muswil VI PKS Sumatera Utara ini dihadiri sejumlah petinggi PKS seperti Ketua Fraksi PKS MPR RI Ir H Tifatul Sembiring, Ketua Fraksi PKS Sumut Dr H Usman Jakfar Lc MA, Wakil ketua DPRD Sumut H Salman Alfarisi Lc MA, Wakil Ketua DPRD Medan H Rajudin Sagala SPdI, Wakil Gubernur Sumatera Utara H Surya, serta Perwakilan Pengurus PKS se-Sumatera Utara.

Selain itu, hadir juga perwakilan Polda Sumatera Utara AKBP Ahyan, Bendahara Umum MUI Sumatera Utara H Sotar Nasution, Pengurus Wilayah Al-Washliyah, Pengurus Wilayah Muhammadiyah, presidium badan koordinasi organisasi wanita Islam hj Rosmawati Harahap serta para pimpinan parpol Sumatera Utara. (rel/adz)

Agincourt Resources Kembali Gelar Operasi Katarak Gratis di 5 Lokasi

PEKAN KESEHATAN: Manajemen PT Agincourt Resources bersama (8 dari kiri dst) Plt. Kepala Dinas Kesehatan Tapanuli Selatan Emilda Arasanti, Camat Batangtoru Mara Tinggi Siregar, Danramil 01/Batang Toru Lettu Inf Surkani Nasution, dan Direktur RS Mata Mencirim 77 Medan dr Syarifuddin berfoto bersama usai pembukaan Pekan Informasi Kesehatan Mata di Batangtoru, Jumat (22/8/2025). (Dok PTAR).
PEKAN KESEHATAN: Manajemen PT Agincourt Resources bersama (8 dari kiri dst) Plt. Kepala Dinas Kesehatan Tapanuli Selatan Emilda Arasanti, Camat Batangtoru Mara Tinggi Siregar, Danramil 01/Batang Toru Lettu Inf Surkani Nasution, dan Direktur RS Mata Mencirim 77 Medan dr Syarifuddin berfoto bersama usai pembukaan Pekan Informasi Kesehatan Mata di Batangtoru, Jumat (22/8/2025). (Dok PTAR).

BATANGTORU, SUMUTPOS.CO – PT Agincourt Resources, pengelola Tambang Emas Martabe, kembali menggelar rangkaian Operasi Katarak Gratis ‘Buka Mata Lihat Indahnya Dunia’ yang tahun ini diselenggarakan di lima rumah sakit yang tersebar di Tapanuli Selatan (Tapsel), Tapanuli Tengah (Tapteng), Siantar, dan Medan, dengan target 1.400 mata.

Program ini akan berlangsung dalam 17 kali sesi operasi yang terbagi di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Batangtoru pada 26-28 September dan 3-5 Oktober, RSUD Pandan pada 17-19 Oktober, RSUD Sipirok pada 24-26 Oktober, RS Mata Siantar pada 21-23 November, dan ditutup di RS Mata Mencirim 77 Medan pada 29-30 November.

General Manager Operations & Deputy Director Operations PT Agincourt Resources, Rahmat Lubis, mengatakan program operasi katarak gratis merupakan bentuk kontribusi nyata perusahaan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat pra-sejahtera, terutama yang memiliki akses terbatas pada operasi katarak.

“Melalui operasi katarak, kami ingin membantu masyarakat mendapatkan kembali penglihatan sehingga mereka dapat kian produktif dan mandiri, juga memberikan dampak positif bagi keluarga dan komunitas di sekitarnya. Program kesehatan bagi masyarakat yang sudah kami adakan sejak 2011 ini merupakan bagian integral dari strategi keberlanjutan perusahaan,” ujarnya.

Program operasi katarak ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) ke-3, yaitu menjamin kehidupan yang sehat dan meningkatkan kesejahteraan seluruh penduduk semua usia.

Sejak pertama kali dilaksanakan pada 2011 dan berlangsung hingga 2024, program tahunan ini telah membedah 12.173 mata katarak pada 10.684 orang. Tercatat, pasien termuda berusia 8 bulan dan tertua 108 tahun yang berasal dari berbagai daerah di Sumatra Utara yakni Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Sibolga, Tapanuli Utara, Padanglawas Utara, Padanglawas, Mandailing Natal, Pematangsiantar, Deliserdang, Medan, dan Nias.

Senior Manager Community PT Agincourt Resources, Christine Pepah, menambahkan bahwa tahun ini PT Agincourt Resources (PTAR) kembali menggandeng RS Mata Mencirim 77 Medan yang telah berpengalaman melakukan operasi katarak sejak 2005.

Selain operasi, PTAR menggelar Pekan Informasi Kesehatan Mata di Sopo Daganak, Batangtoru, Tapanuli Selatan, pada 22 Agustus 2025. Di kegiatan tersebut, tenaga kesehatan dan kader Posyandu diberi pelatihan praktis untuk deteksi dini katarak serta edukasi pencegahan di wilayah masing-masing.

“Kami mengupayakan kesehatan mata masyarakat secara menyeluruh, mulai dari sosialisasi hingga penanganan medis, agar manfaatnya berkelanjutan kepada para ujung tombak layanan kesehatan melalui Pekan Informasi Kesehatan Mata,” tutur Christine.

Dalam penjelasannya di Pekan Informasi Kesehatan Mata, Direktur RS Mata Mencirim 77 Medan, dr Syarifuddin A SpM, menjelaskan bahwa katarak biasanya ditandai dengan sejumlah gejala seperti pandangan yang mulai samar, ukuran kacamata yang kerap berubah, kesulitan melihat jelas pada malam hari, hingga muncul lingkaran cahaya ketika melihat sumber cahaya.

“Pekerjaan yang sering terpapar sinar matahari juga meningkatkan risiko katarak. Pasien biasanya juga merasakan warna yang terlihat pudar serta objek yang tampak ganda,” jelasnya.

Untuk operasi katarak, pihaknya akan menggunakan teknik Manual Small Incision Cataract Surgery. Tindakan ini dilakukan dengan membuat sayatan sepanjang 5-7 milimeter di sisi bola mata dan kemungkinan membutuhkan jahitan yang lebih sedikit.

“Durasi pengerjaan relatif singkat karena memakan waktu sekitar 10 sampai 15 menit. Masa pemulihan umumnya sekitar 1 bulan,” ujar dr Syarifuddin.

Bedah operasi katarak Tambang Emas Martabe pernah dijalani Umar Siregar, warga Kelurahan Silandit, Padangsidimpuan. Selama 15 tahun menderita katarak, aktivitasnya sangat terbatas dan harus dituntun orang lain jika hendak pergi ke luar rumah.

Pada tahun 2024, Umar menjalani operasi katarak gratis besutan PTAR di Batangtoru. Setelah matanya normal kembali, ia dapat berkegiatan secara mandiri, bahkan mampu mengendarai sepeda motor.

“Rasanya luar biasa sekali. Selama 15 tahun saya kehilangan banyak hal, tetapi berkat program ini saya merasa mendapatkan kehidupan baru. Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Agincourt Resources karena program operasi katarak gratis ini benar-benar mengembalikan semangat dan kualitas hidup saya,” tutur Umar.

Tidak hanya memulihkan penglihatan, kisah Umar menjadi bukti bahwa program operasi katarak gratis PTAR dapat mengembalikan harapan dan kemandirian hidup masyarakat. (dek)