24 C
Medan
Wednesday, April 8, 2026
Home Blog Page 293

Bupati Langkat Sampaikan LKPJ 2024 di Rapat Paripurna DPRD

LKPJ: Bupati Langkat, Syah Afandin saat menyampaikan LKPJ 2024.(Diskominfo Langkat/Sumut Pos)
LKPJ: Bupati Langkat, Syah Afandin saat menyampaikan LKPJ 2024.(Diskominfo Langkat/Sumut Pos)

STABAT, SUMUTPOS.CO- Bupati Langkat, Syah Afandin menghadiri rapat paripurna dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) dalam rangka Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2024, Senin (24/3/2025) siang.

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Langkat Sribana Perangin-angin dan dihadiri oleh anggota DPRD, unsur forkopimda, sekretaris daerah dan jajaran pimpinan organisasi perangkat daerah, camat hingga lurah.

Syah Afandin menyampaikan capaian pembangunan, kebijakan strategis, serta realisasi penggunaan anggaran selama tahun 2024 sebagai bentuk akuntabilitas kepada DPRD dan masyarakat.

“Laporan ini merupakan bentuk transparansi kami dalam menjalankan roda pemerintahan. Capaian pembangunan yang diraih adalah hasil kerja keras bersama, dan saya menyampaikan apresiasi kepada DPRD serta seluruh masyarakat Langkat atas dukungan serta sinergi yang telah terjalin sepanjang tahun 2024,” ujarnya.

LKPJ Tahun Anggaran 2024 disusun berdasarkan realisasi pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) serta perubahannya. Secara makro, penggunaan APBD mencerminkan proses pelayanan pemerintahan, pembangunan, serta pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Langkat.

Sementara, Ketua DPRD Langkat, Sribana Perangin-angin dalam sambutannya menegaskan, pihaknya akan melakukan evaluasi mendalam terhadap LKPJ yang disampaikan.

“DPRD akan mencermati setiap aspek dalam LKPJ ini, mulai dari realisasi program, efektivitas kebijakan, hingga penggunaan anggaran. Evaluasi ini bertujuan agar pelaksanaan pemerintahan semakin baik dan selaras dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Sribana.

LKPJ 2024 akan dibahas lebih lanjut melalui mekanisme rapat internal dan pembahasan dengan komisi-komisi terkait di DPRD. Rekomendasi yang dihasilkan akan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan pemerintahan di tahun mendatang.

Rapat Paripurna ditutup dengan penandatanganan berita acara penyerahan buku LKPJ Tahun Anggaran 2024 dari Bupati Langkat kepada Ketua DPRD Langkat sebagai tanda dimulainya pembahasan lebih lanjut oleh legislatif. (ted/han)

Reinhart Jeremy Ajak Warga Medan Perjuangan Ambil Andil Jaga Kebersihan

SOSIALISASI: Reinhart Jeremy Reinhart saat Sosialisasi Perda tentang Pengelolaan Persampahan di Jalan G.B Josua No. 30, Kelurahan Pandau Hilir, Medan Perjuangan, Sabtu (22/3).
SOSIALISASI: Reinhart Jeremy Reinhart saat Sosialisasi Perda tentang Pengelolaan Persampahan di Jalan G.B Josua No. 30, Kelurahan Pandau Hilir, Medan Perjuangan, Sabtu (22/3).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Reinhart Jeremy Anindhita, mengajak warga Medan Perjuangan untuk ikut andil dalam menjaga kebersihan, dengan tidak membuang sampah sembarangan.

Ajakan itu disampaikan Reinhart saat menggelar Sosialisasi ke III Tahun Anggaran (TA) 2025 Produk Hukum Daerah Kota Medan Perda Nomor 6 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Persampahan di Jalan G.B Josua No. 30, Kelurahan Pandau Hilir, Kecamatan Medan Perjuangan, Sabtu (22/3/2025).

Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup, kata Reinhart, produksi sampah Kota Medan mencapai 2.000 ton per hari. Dari jumlah itu, hanya sekitar 800 ton yang mampu dikerjakan. “Sisanya, tidak terkontrol. Makanya, masyarakat harus andil untuk bersama-sama menjaga kebersihan,” ajaknya.

Persoalan sampah, kata Bendahara Fraksi PSI itu, tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, namun merupakan tanggung jawab semua pihak.
Masalah sampah, sambung Reinhart, merupakan persoalan klasik dan masih menjadi polemik di masyarakat. Terlebih, produksi sampah di Kota Medan cukup tinggi, sementara Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sudah tidak mampu menampung.

“TPA di Terjun sudah menggunung. Bahkan, sampah juga membuat titik-titik di Kota Medan menjadi banjir. Jadi, butuh kesadaran dan peran serta aktif dari masyarakat untuk tidak membuang sampah di sembarang tempat, seperti di sungai dan saluran air,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, legislator dari Dapil III meliputi Kecamatan Medan Deli, Medan Timur, Medan Perjuangan dan Medan Tembung itu mengajak masyarakat untuk dapat melakukan pemilahan sampah organik dan anorganik.

“Melalui pemilahan yang di lakukan, nantinya sampah yang di hasilkan bisa bernilai ekonomis dan menambah income keluarga melalui pemanfaatan Bank Sampah,” ujar Reinhart.

Senada dengan itu, Kepala Seksi Sarana dan Prasarana (Sarpras) Kecamatan Medan Perjuangan, Taufiq Rambe, mengajak masyarakat untuk merubah mindset terhadap sampah dengan melakukan pemilahan, sehingga akan mempermudah petugas untuk mengangkutnya ke tempat pembuangan. “Dengan pemilahan yang di lakukan, sampah bisa menghasilkan income bagi keluarga melalui pemanfaatan Bank Sampah,” kata Taufiq.

Terkait keluhan mobil pengangkut sampah hanya satu kali seminggu mengangkut sampah, Taufiq mengatakan akan mengontrol aparat di bawahnya agar bisa lebih kontiniu mengangkut sampah, sehingga sampah tidak terlalu lama menumpuk.

Diketahui, Perda Nomor 6 tahun 2015 tentang Pengelolaan Persampahan yang terdiri dari XXVII Bab dan 37 Pasal itu jelas disebutkan tentang aturannya, baik reward maupun sanksi pidana.

Dalam Pasal 32 tertera aturan bagi setiap orang atau badan di Kota Medan dilarang membuang sampah sembarangan, menyelenggarakan pengelolaan sampah tanpa seizin Wali Kota dan menimbun sampah atau pendauran ulang sampah yang berakibat kerusakan lingkungan.

Sedangkan Pasal 35 diatur soal ketentuan pidana, yakni setiap orang yang melanggar ketentuan di pidana kurungan 3 bulan atau denda Rp10 juta. Sedangkan untuk suatu badan yang melanggar ketentuan di pidana kurungan 6 bulan atau denda Rp50 juta. (ma/ila)

Komisi I DPRD Medan Dukung Wali Kota Medan Tindak Tegas Camat dan Lurah Indisipliner

RUANG KERJA: Ketua Komisi I DPRD Kota Medan, Reza Pahlevi Lubis saat di ruang kerjanya.
RUANG KERJA: Ketua Komisi I DPRD Kota Medan, Reza Pahlevi Lubis saat di ruang kerjanya.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua Komisi I DPRD Kota Medan, Reza Pahlevi Lubis, mendukung tindakan tegas Wali Kota Medan, Rico Waas, yang langsung memerintahkan Inspektorat untuk memeriksa Camat Medan Polonia dan Lurah Tegal Sari Mandala (TSM) III lantaran melakukan tindakan tidak disiplin (indisipliner).

Reza menilai, sudah selayaknya Wali Kota menunjukkan keseriusannya membangun Kota Medan dan menindak orang-orang yang tidak sejalan dan sepaham dengan visi misi Rico-Zaki.

“Penindakan itu saya rasa hak prerogatif Pak Wali, beliau berhak menentukan siapa saja orang yang bisa bekerja untuk menerjemahkan kinerjanya ke masyarakat. Apalagi sedang ada ASN yang indisipliner, tindakan tegas memang harus dilakukan,” ucap Reza, Minggu (23/3/2025).

Dikatakan Reza, penindakan terhadap ASN indisipliner memang harus terus dilakukan sehingga pelayanan publik bisa berjalan maksimal. “Seperti yang kita lihat kemarin, tampak Camat maupun Lurah belum datang juga sampai pukul 10.00 WIB. Bahkan dari keterangan masyarakat, mereka biasa masuk kantor pukul 12.00 WIB. Jelas ini tidak bisa ditolerir. Bagaimana pelayanan bisa berjalan maksimal kalau pimpinannya datang suka-suka,” ujar politisi Golkar ini.

Reza mengungkapkan, kehadiran perangkat kewilayah di kantor bukan hanya untuk memastikan pelayanan berjalan maksimal, tapi menerima aduan masyarakat.
“Terkadang banyak yang ingin ditanya masyarakat, baik itu program atau pelayanan. Tapi kalau pejabatnya tidak masuk, bagaimana masyarakat mengadu,” katanya.

Ke depannya, Reza berharap penindakan yang dilakukan bisa menyeluruh tanpa pandang bulu.“Siapa saja ASN yang indisipliner tindak. Selama itu masih berada dalam koridor kinerja tanpa ada kepentingan pribadi, pasti kita dukung tindakan tegas tersebut,” pungkasnya. (map/ila)

Polda Sumut Tangkap 130 Tersangka Narkoba dalam Sepekan

Kapolda Sumut, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto. Sumut Pos/Dokumen Pribadi
Kapolda Sumut, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto. Sumut Pos/Dokumen Pribadi

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Ditresnarkoba Polda Sumut) bersama jajaran terus menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah Sumut. Dalam pengungkapan kasus selama sepekan, mulai 17-24 Maret 2025, sebanyak 130 tersangka berhasil diamankan.

Plt Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Yudhi Surya Markus Pinem menyampaikan, bahwa dari total 130 tersangka yang ditangkap, 28 di antaranya merupakan pengguna dan 102 lainnya terlibat dalam jaringan peredaran narkoba.

“Pengungkapan ini merupakan hasil dari upaya intensif yang dilakukan Ditresnarkoba Polda Sumut dan jajaran. Ini juga bentuk komitmen kami dalam memberantas peredaran narkoba demi menciptakan situasi yang kondusif di Sumatera Utara,” ujar Yudhi dalam keterangannya, Senin (24/3).

Dari hasil penangkapan tersebut, lanjutnya, petugas berhasil menyita berbagai barang bukti berupa narkotika jenis sabu seberat 7,36Kg, ganja sebanyak 821 gram, dan 34 butir pil ekstasi.

“Selain itu, turut diamankan barang bukti lain yang digunakan dalam kegiatan kejahatan narkoba, yaitu 10 unit sepeda motor, 2 unit mobil, uang tunai senilai Rp11.898.000, 40 unit handphone atau tablet, 14 timbangan digital, dan 8 alat hisap sabu (bong),” imbuhnya.

Ia menegaskan, Polda Sumut di bawah pimpinan Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto akan terus mengintensifkan upaya pemberantasan narkoba dengan mengandalkan sinergi antar-satuan dan kolaborasi dengan masyarakat.

“Kami mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar turut serta dalam memerangi peredaran narkoba. Jika ada informasi terkait penyalahgunaan atau peredaran narkoba, segera laporkan kepada pihak kepolisian. Bersama-sama kita wujudkan Sumatera Utara yang aman dan bebas dari narkoba,” tuturnya.

Adapun, sambung Yudhi, pengungkapan kasus ini menjadi bukti nyata bahwa Polda Sumut tidak akan memberikan ruang bagi pelaku kejahatan narkoba untuk beraksi. “Upaya pemberantasan akan terus digencarkan demi menciptakan lingkungan yang aman, bersih, dan bebas dari ancaman narkoba,” tandasnya. (dwi/han)

Saat Libur Lebaran, Pelayanan di RSU Haji Medan Tetap Buka, Dokter Tetap Siaga

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Rumah Sakit Umum (RSU) Haji Medan tetap memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat meskipun di hari libur lebaran nantinya. Sebab, selama libur lebaran, pelayanan di RSU Haji Medan tetap buka.

Kepala Bidang Pelayanan Medik dan Keperawatan, Rumah Sakit Umum (RSU) Haji Medan, drg Fitrady Ulianda Siregar mengatakan, selama libur lebaran, pelayanan poliklinik tutup pada, (28/3/2025) sampai (7/4/2025). Tapi layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) 24 jam tersedia.

“Pelayanan rawat inap tetap selama 24 jam dan terdapat penyesuaian layanan hemodialisa, bagi pasien saat libur Lebaran 2025,” ujarnya,” ujarnya, Senin (24/3).
\Selain itu, lanjutnya, layanan hemodialisa tetap berjalan sampai, Minggu (30/3/2025). Tutup pada, Senin (31/3/2025) sampai Selasa (1/4/2025). Kemudian akan melayani kembali pada, Selasa (2/4/2025).

RSU Haji Medan juga berkomitmen memberikan pelayanan bagi para pemudik, yang mengalami kecelakaan dan akan menyiagakan dokter dalam pelayanan darurat.
“Dokter tetap siaga untuk pelayanan gawat darurat. Apabila ada kecelakaan pada saat mudik, dapat ditanggulangi di IGD RSU Haji Medan,” katanya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan, Yuda Pratiwi Setiawan juga menyampaikan, akan menyurati seluruh rumah sakit di Kota Medan, agar lebih bersiap memberikan pelayanan selama Lebaran 2025.

“Kami akan menerbitkan surat edaran kepada rumah sakit untuk memastikan kesiapan layanan, ketersediaan obat, dan tempat tidur selama libur Lebaran,” tegasnya. (ila)

Berbagi Semangat dan Kepedulian, Direktur RS Jiwa Prof dr M Ildrem Sapa Pasien Disabilitas Mental

KUNJUNGI: Direktur Rumah Sakit Jiwa Prof dr M Ildrem, drg Ismail Lubis, saat melakukan kunjungan ke pasien disabilitas mental.
KUNJUNGI: Direktur Rumah Sakit Jiwa Prof dr M Ildrem, drg Ismail Lubis, saat melakukan kunjungan ke pasien disabilitas mental.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Direktur Rumah Sakit Jiwa Prof dr M Ildrem, drg Ismail Lubis, MM, melakukan kunjungan ke pasien disabilitas mental. Dalam kunjungannya, ia memberikan semangat kepada para pasien agar tetap menjalani perawatan dengan penuh semangat.

Selain itu, drg Ismail Lubis juga menyempatkan diri untuk berdialog dengan para pasien. Ia menanyakan langsung bagaimana pelayanan yang mereka terima dari tenaga kesehatan di rumah sakit.

“Tetap semangat ya, harus semangat biar segera bisa sembuh. Biar bisa cepat kembali kerumah. Makan harus banyak, jangan berpikir kemana-mana. Kita harus sehat semuanya,” kata Direktur Rumah Sakit Jiwa Prof dr M Ildrem, drg Ismail Lubis, MM, Senin (24/3/2025).

Tidak hanya mengunjungi para pasien, ia juga mengecek makanan yang dikonsumsi pasien untuk memastikan bahwa gizi mereka tercukupi dengan baik.

Sebagai bentuk kepedulian, Direktur RS Jiwa Prof dr M Ildrem juga membagikan kurma kepada para pasien. Tindakan sederhana ini disambut dengan antusias oleh para pasien, yang terlihat bahagia saat menerima perhatian langsung dari pimpinan rumah sakit.

Momen kunjungan ini menciptakan suasana penuh kehangatan. Para pasien tampak senang dan memanfaatkan kesempatan ini untuk menyampaikan harapan serta keinginan mereka kepada drg Ismail Lubis.

Tak sedikit yang juga mengucapkan terima kasih atas perhatian yang selalu diberikan, menganggapnya sebagai sosok yang memperlakukan mereka seperti keluarga.”Terimakasih pak Direktur. Pak, terimakasih, enak makanannya. Terimakasih pak Ismail,” kata pasien bersahutan.

Kunjungan ini mencerminkan komitmen RS Jiwa Prof dr M Ildrem dalam memberikan pelayanan terbaik bagi pasien disabilitas mental, tidak hanya dalam aspek medis tetapi juga dari sisi psikososial.

Sementara itu, untuk meningkatkan pelayanan, rumah sakit ini bekerjasama dengan 10 RSUD, yakni RSUD Aek Kanopan, RSUD Haji Medan, RSUD Tarutung, RSUD Pandan, RSUD Batu Bara, RSUD Panyambungan, RSUD Rantau Prapat, RSUD H Abdul Manan Simatupang, RSUD Kota Pinang, dan RSUD Parapat. “Kolaborasi dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan khusus jiwa,” ujar Ismail melalui keterangan tertulis, Selasa (18/3) lalu.

Ismail berharap dari kerja sama tersebut mampu meningkatkan pelayanan kesehatan khusus jiwa di Sumut. “RSUD Prof Ildrem yang ditunjuk sebagai pengajar berharap bisa menerapkan pelayanan kesehatan dalam waktu dekat,” katanya. (ila)

Wali Kota Tekankan Peningkatan Pelayanan, Disiplin dan Etika di RSUP Kumpulan Pane

SIDAK: Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih melaksanakan inspeksi mendadak di RSUD dr Kumpulan Pane Kota Tebingtinggi meminta pelayanan maksimal. SOPIAN/SUMUT POS
SIDAK: Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih melaksanakan inspeksi mendadak di RSUD dr Kumpulan Pane Kota Tebingtinggi meminta pelayanan maksimal. SOPIAN/SUMUT POS

TEBINTINGGI, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Tebingtinggi, Iman Irdian Saragih, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Kumpulan Pane di Jalan Kumpulan Pane Kota Tebingtinggi, Senin (24/3).

Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih didampingi Plt Kepala Dinas Kesehatan, dr Henny Sri Hartati, meninjau langsung berbagai fasilitas dan layanan rumah sakit, termasuk ruang spesialis atau poli, ruang pendaftaran, dan sarana prasarana lainnya.

Setelah meninjau, Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih memimpin apel siaga di halaman rumah sakit. Dalam arahannya, Iman Irdian menekankan pentingnya peningkatan disiplin dan etika kerja bagi seluruh staf rumah sakit, dan meminta pelaksanaan apel siaga minimal dilaksanakan setiap seminggu sekali.

“Ini masalah etika dan moral. Saya mau lihat kedisiplinan seperti apa. Bapak ibu, ini tolong dibantu benahi, baik SDM, termasuk manajemen-nya. Penerimaan pelayanan tadi saya lihat juga masih belum baik. Tolong kerja samanya,” ujar Iman Irdian Saragih.

Iman Irdian juga menyampaikan apresiasi kepada para dokter, perawat, tenaga medis, dan petugas lainnya, baik Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun non-ASN, atas dedikasi mereka.

“Terima kasih yang sudah berjuang, saya harap mohon untuk ditingkatkan. Saya mengundang semua, tenaga medis, manajemen, kita bisa sharing. Apa keluhan bapak, ibu, kita harus sesuai, jadi ada tanggung jawab. Pemko juga tanggung jawab terhadap apa yang menjadi hak dan kewajiban bapak, ibu untuk diselesaikan,” pungkasnya.

Kegiatan ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Tebingtinggi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Kota Tebingtinggi.

Turut mendampingi Wali Kota, Direktur RSUD Kumpulan Pane dr Irwansyah beserta Wakil Direktur atau mewakili, Kabag Pemerintahan Ramadhan Barqah Pulungan. (ian/han)