31 C
Medan
Tuesday, April 7, 2026
Home Blog Page 301

Wali Kota Medan Hadiri Buka Puasa dan Ramadan Berbagi Forwakes

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Forum Wartawan Kesehatan (Forwakes) Sumut kembali menggelar buka puasa bersama dan memberikan santunan dan Sembako kepada santri pesantren Bayt Al Quran Al Mubaroq di RSUD dr. Pirngadi Medan,Sabtu (15/4/2025).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, Direktur RSUD dr. Pirngadi Medan, Kadis Kesehatan Medan Yudha Pratiwi serta sejumlah pejabat dan mitra Forwakes yang selama ini aktif dalam mendukung berbagai inisiatif di bidang kesehatan.

Dalam kegiatan itu juga, Wali Kota Medan Rico Waas juga memberikan bantuan Sembako kepada keluarga pasien, petugas kebersihan dan petugas keamanan RSUD dr. Pirngadi Medan.

Ketua Panitia Ismail Haska, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda tahunan Forwakes yang selalu diadakan di bulan Ramadan. “Namun, tahun ini terasa lebih istimewa karena kehadiran Bapak Walikota yang turut memberikan dukungan bagi kegiatan ini,” ujarnya.

Ismail mengucapkan terima kasih kepada sejumlah mitra Forwakes sehingga terselenggaranya kegiatan ini, diantaranya BPJS Kesehatan, Pemko Medan, RSUD dr Pirngadi, RSUD dr Bachtiar Djafar, Dinas Kesehatan Kota Medan, Dinas Kesehatan Sumut, IDAI Sumut, KPPU, Pegadaian, BKKBN, PERSI Sumut.

Kemudian, RSJ Prof Dr M Ildrem, PDAM Tirtanadi, RS Murni Teguh, ARSSI Sumut, RSU Haji, RS Mitra Sejati, Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPRD Medan Fauzi, IDI Medan dan RS Columbia Asia Medan serta sejumlah donatur lainnya. “Berkat sinergi ini, acara kita dapat terselenggara dengan baik,” tambah Ismail.

Ketua Forwakes Sumut, Mahbubah Lubis, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk kepedulian Forwakes bersama para mitra dalam berbagi dengan mereka yang membutuhkan. Selain itu, ia juga menyatakan kesiapan Forwakes untuk terus bersinergi dengan Pemko Medan guna mewujudkan visi dan misi Walikota di bidang kesehatan.

Dalam kesempatan itu juga, Mahbubah Lubis menyampaikan sejarah berdirinya Forum Wartawan Kesehatan (Forwakes) Sumut pada tahun 2008 yakni sebagai wadah bagi jurnalis yang meliput sektor kesehatan di Sumatera Utara. Awalnya, Forwakes hadir untuk menjembatani informasi antara instansi kesehatan dan masyarakat, terutama dalam menyuarakan keluhan terkait akses layanan kesehatan.

Pada masa sebelum adanya BPJS Kesehatan, Forwakes kerap menerima keluhan dari masyarakat yang kesulitan mendapatkan layanan medis karena keterbatasan ekonomi. Forum ini tidak hanya melaporkan kondisi tersebut, tetapi juga aktif mencari solusi, seperti menghubungkan pasien dengan lembaga sosial/donatur atau mencari bantuan medis.

Seiring waktu, kehadiran BPJS Kesehatan membantu mengatasi beberapa masalah akses kesehatan, tetapi Forwakes tetap berperan dalam memantau kebijakan dan memastikan pelayanan yang adil dan merata bagi masyarakat. Kini, Forwakes terus mengedukasi dan menyuarakan isu-isu kesehatan yang penting bagi publik.

Sementara itu, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dalam kata sambutannya menekankan masyarakat di kota ini harus mendapat layanan kesehatan gratis, baik, dan humanis.
“Jangan sampai ada masyarakat yang lambat ditangani, apalagi tidak ditangani. Dari mulai masuk untuk dirawat sampai dengan pulang dari rumah sakit pasien harus merasa nyaman,” tegasnya..

Wali Kota menyatakan, persaingan di dunia kesehatan tidak hanya bicara fasilitas, namun juga pelayanan. Untuk itu seluruh jajaran di RSUD Pirngadi, mulai dari atas sampai bawah, harus memiliki komitmen yang sama dalam meningkatkan kualitas pelayanan.
“RSUD Pirngadi ini adalah aset kebanggaan kita. Butuh perhatian khusus,” kata Rico.

Dia menambahkan, pelayanan kesehatan yang berkualitas ini harus juga diterapkan di puskesmas. Dengan pelayanan ini, warga dengan gejala sakit ringan merasa cukup dilayani di puskesmas, tidak perlu ke rumah sakit lagi.

Rico Waas mengapresiasi kegiatan Ramadhan Berbagi yang rutin dilaksanakan Forum Wartawan Kesehatan Sumut ini. Menurutnya kegiatan ini patut didukung. Karena di samping menjalankan pekerjaannya, wartawan unit kesehatan masih meluangkan waktu untuk menggelar kegiatan sosial ini.

Orang nomor satu di Pemko Medan itu juga mengharapkan wartawan bisa menjadi sosial kontrol dalam pelayanan kesehatan dan memberi edukasi kepada masyarakat tentang hidup sehat.

Dalam kegiatan itu Rico Waas secara simbolik menyalurkan bantuan 150 paket sembako kepada santri
Ponpes Bayt Al-Quran Al Mubarok, petugas kebersihan dan keamanan RS Pirngadi, dan keluarga pasien.

Selanjutnya Rico Waas juga menyerahkan bantuan paket sembako itu langsung ke kamar pasien Kelas III. Di ruang ini, Wali Kota juga berdialog dengan keluarga pasien sekaligus menanyakan tentang pelayanan pihak rumah sakit. Keluarga pasien mengaku, sejauh ini mereka mendapat pelayanan yang baik. (ila)

Bupati Deliserdang Harapkan Gebyar Bazar Ramadan Yamaha Dorong Pemberdayaan UMKM

RESMIKAN: Bupati Deliserdang H Asri Ludin Tambunan dan wakilnya Lom Lom Suwondo meresmikan Gebyar Bazar Ramadan Yamaha. (Foto Alfa Scorpii)
RESMIKAN: Bupati Deliserdang H Asri Ludin Tambunan dan wakilnya Lom Lom Suwondo meresmikan Gebyar Bazar Ramadan Yamaha. (Foto Alfa Scorpii)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Bupati Deliserdang, H. Asri Ludin Tambunan dan wakilnya Lom Lom Suwondo meresmikan Gebyar Bazar Ramadan Yamaha, di lapangan Kampung Banten, Tanjungmorawa, Senin (10/3/2025) lalu.

Kegiatan yang menyedot ribuan pengunjung tersebut, diharapkan dapat meningkatkan pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di daerah tersebut. Acara yang digelar hingga 28 Maret ini menghadirkan berbagai produk unggulan UMKM serta beragam program menarik dari Yamaha.

Pembukaan Gebyar Bazar Ramadan yang dilakukan setelah Shalat Trawih tersebut juga dihadiri Ketua TP PKK Hj. Jelita Siregar dan Wakil Ketua Asniar Lom Lom Suwondo, anggota DPRD Sumut Hj. Riri Stephanie Siregar, camat Tanjungmorawa H. Ibnu Hajar, pengurus KONI Deliserdang, Koordinator Olahraga Kecamatan Tanjungmorawa Jumiran, tokoh masyarakat H. Said Hadi, dan ustad Cholid.

Dalam sambutannya, Asri Ludin Tambunan menyampaikan apresiasi kepada Yamaha atas inisiatifnya dalam mendukung pelaku UMKM melalui Bazar Ramadan ini. Dia berharap acara ini dapat menjadi wadah bagi pelaku usaha lokal untuk memasarkan produk mereka sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi UMKM kita, terutama di bulan Ramadan, di mana permintaan produk meningkat. Kami berharap Yamaha terus berkontribusi dalam mendukung pengembangan usaha kecil di Deliserdang,” ujar Bupati Deliserdang.

Selain menghadirkan berbagai produk UMKM, Gebyar Bazar Ramadan Yamaha juga menawarkan promo menarik bagi pengunjung, termasuk program pembelian motor Yamaha dengan penawaran spesial. Acara ini juga dimeriahkan dengan berbagai hiburan dan kegiatan sosial, seperti santunan anak yatim serta berbuka puasa bersama.

Dengan adanya bazar ini, diharapkan para pelaku UMKM dapat semakin berkembang dan mendapatkan lebih banyak peluang usaha, sejalan dengan komitmen Yamaha dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.

Pihak Alfa Scorpii menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat di Tanjungmorawa dan sekitarnya yang turut menyukseskan acara ini. “Kami senang melihat tingginya minat masyarakat menghadiri acara Gebyar Basar Ramadan Yamaha. PT Alfa Scorpii akan terus menghadirkan kegiatan menarik untuk pelanggan setia,” ujar SPV Prormotion and Motorsport PT Alfa Scorpii, Saiful Bait.

Salah satu produk andalan yang dipamerkan dalam bazar tersebut, Yamaha Aerox Alpha berhasil menyedot perhatian para pengunjung. Kehadiran Aerox Alpha ini diyakini akan semakin memperkuat eksistensi sport scooter Yamaha.

Yamaha Aerox Alpha sudah mengadopsi karakter R Series-DNA yang membuatnya menjadi super sport yang akan semakin digandrungi oleh kalangan anak muda dan menjadi semacam lifestyle item serta dream bike yang harus mereka miliki.

Dikembangkan dengan konsep Super Sport Scooter yang terinspirasi dari DNA R-series : Ride The REVolution, Aerox Alpha merupakan skutik yang menawarkan perpaduan antara nilai sporty khas Yamaha dengan teknologi canggih yang mendukung passion berkendara anak muda saat ini.

Nilai sporty itu sendiri dapat dilihat pada tampilan desain, riding position dan juga kemampuan kaki-kaki motor dalam menghadirkan rasa berkendara yang agresif serta stabil. Sementara teknologi canggih, merujuk pada kehadiran teknologi Yamaha Electric Continuously Variable Transmission (YECVT) yang memberikan sensasi berkendara TURBO serta fitur konektivitas yang dapat menghubungkan motor dengan pengendara melalui aplikasi Y-Connect.

Sebagai motor berkonsep Super Sport Scooter, Aerox Alpha kini memiliki tampilan desain yang sangat sporty dan aerodinamis layaknya motor balap legendaris Yamaha, yaitu YZF-R1M. Kesan motorsport yang agresif tersebut semakin kuat berkat desain lampu depan dan belakang yang dibuat lebih tajam, ciri khas R-DNA Yamaha dan sudah berteknologi Full LED.

Pembaruan lain yang terdapat pada Aerox Alpha juga datang dari TFT Infotainment Display di speedometer. Fitur yang bisa terhubung dengan aplikasi Y-Connect ini, memungkinkan pengendara mendapatkan berbagai informasi serta hiburan selama berkendara.

Informasi tersebut meliputi Odo / Trip meter, riding mode, informasi cuaca, notifikasi pesan & telfon masuk, mengatur pemutaran musik, hingga menampilkan Sistem Navigasi dalam bentuk Turn by Turn yang terhubung dengan Google Map.

Pada sektor jantung pacu, Aerox Alpha juga sudah menggunakan mesin Blue Core 155cc VVA generasi terbaru berteknologi Yamaha Electric CVT (YECVT) yang bisa memberikan sensasi berkendara TURBO layaknya NMAX TURBO. Dengan spesifikasi mesin ini, motor Super Sport Scooter terbaru Yamaha bisa menghasilkan tenaga maksimal sebesar 11,3 kW/8.000 rpm dan torsi maksimal sebesar 14,2 Nm/6.500 rpm. (dek)

Dosen STIKes Mitra Husada Medan Lakukan Pengabdian Masyarakat di Bangun Rejo

Dosen STIKes Mitra Husada Medan melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di Desa Bangun Rejo, Kamis (13/3/2025). (Dok pribadi)
Dosen STIKes Mitra Husada Medan melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di Desa Bangun Rejo, Kamis (13/3/2025). (Dok pribadi)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Mitra Husada Medan melaksanakan pengabdian kepada masyarakat sebagai wujud kepedulian terhadap kesehatan mental remaja berbasis Teknologi dan Komunitas di Desa Bangun Rejo, Kamis (13/3/2025).

Pengabdian ini dilakukan Dosen STIKes Mitra Husada yang terdiri dari Parningotan Simanjuntak SKom MAP didampingi Nopalina Suyanti Damanik SST MPsi, Astaria Br Ginting SKM STrKeb Bd MKM, Retno Wahyuni STrKeb, MTrKeb, Ninsah Mandala Putri Sembiring SST MKes, Rolasnih, dan Lilista Simbolon S Kep Ns MKM.

Parningotan Simanjuntak SKom MAP mengatakan, kegiatan pengabdian kepada masyarakat tersebut merupakan wujud kepedulian STIKes Mitra Husada dalam meningkatkan kesehatan anak remaja dengan mengedepankan nilai budaya PACER (Profesional, Akuntabel, Collaborative, Empathy & Compassion, Reliabel) serta Service Excellent dalam setiap layanan.

“Meningkatkan kesehatan mental remaja dengan semangat PACER dan Service Excellence, itulah misi atau target kami,” kata Parningotan Simanjuntak.

Ditambahkannya, sebagai bentuk implementasi dari kompetensi lulusan STIKes Mitra Husada Medan, pengabdian ini dilaksanakan dengan pendekatan yang mencerminkan peran utama lulusan kampus itu.

Menurutnya, kegiatan yang dilaksanakan merupakan pengembanagan kesehatan mental berbasis teknologi dan komunitas dengan pendekatan edukatif serta interaktif. Pemantauan kesehatan mental anak remaja untuk memastikan pertumbuhan generasi yang cerdas dan masa depan yang cemerlang.

“Edukasi sebagai investasi bagi kualitas hidup dan kesejahteraan emosional. Bahkan kesehatan reproduksi remaja di masa depan,” jelas Parningotan.

Tidak kalah penting, Parningotan Simanjuntak mengatakan, pendampingan dalam strategi coping pada remaja terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran, mengurangi kecemasan, serta membantu remaja mengelola stres dengan lebih baik.

Parningotan Simanjuntak menegaskan, dengan Budaya PACER dan service excellent, serta profil lulusan sebagai Care Provider, Communicator, Community Leader, Decision Maker, Manager, Entrepreneur dan Researcher, STIKes Mitra Husada Medan berkomitmen untuk memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat di Desa Bangun Rejo.

“Bersama STIKes Mitra Husada Medan, wujudkan desa yang lebih sehat dan sejahtera,” pungkasnya. (dek)

Hadiri Buka Puasa Bersama Wali Kota Medan, Dodi Simangunsong Ajak Semua Bersinergi Wujudkan Visi Medan untuk Semua

Wakil Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Medan Dodi Robert Simangunsong (kiri) bersama Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, Wakil Wali Kota Medan Zakiuddin Harahap, dan Ketua DPRD Medan Wong Chun Sen di sela acara buka puasa bersama di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Jumat (14/3/2025).
Wakil Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Medan Dodi Robert Simangunsong (kiri) bersama Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, Wakil Wali Kota Medan Zakiuddin Harahap, dan Ketua DPRD Medan Wong Chun Sen di sela acara buka puasa bersama di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Jumat (14/3/2025).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wakil Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Medan Dodi Robert Simangunsong menghadiri buka puasa bersama yang digelar Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Jumat (14/3).

Selain Dodi, hadir juga dalam buka puasa bersama ini Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap, Ketua DPRD Medan Wong Chun Sen, Sultan Deli Mahmud Lamanjiji Perkasa Alamsyah, unsur Forkopimda Kota Medan, tokoh agama, pengurus partai, Ketua KPU, Bawaslu dan lainnya.

Dodi menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan yang telah menyelenggarakan buka puasa bersama ini. Politisi muda partai Demokrat ini berharap, momen tersebut dapat mempererat silaturahmi di antaranya seluruh pemangku kepentingan di Kota Medan.

“Semua pemangku kepentingan harus bersinergi dalam mewujudkan visi Kota Medan untuk semua, sehingga Medan lebih adil dan sejahterah untuk seluruh lapisan masyarakat,” kata Wakil Bendahara DPD Partai Demokrat Sumut ini kepada wartawan.

Sementara, Rico Waas mengatakan, buka puasa bersama ini menjadi momentum untuk mengikat silaturahmi di antara semua pemangku kepentingan kota. “Di Bulan Ramadan ini kita semua bisa saling bertemu dan bersilaturahmi, ini menjadi hablum minallah dan hablum minannas bagi kita,” kata Rico Waas.

Lebih lanjut Rico Waas mengatakan, pembangunan Kota Medan ke depanya tidak terlepas dari seluruh peran pemangku kepentingan kota. Oleh sebab itu, Rico mengajak seluruh yang hadir untuk menyatukan frekuensi menjadikan ‘Medan untuk Semua dan Semua untuk Medan’.

“Mari kita terus bersinergi, kami sangat terbuka terhadap masukan dan saran, kami ingin kita semua menjadi keluarga besar yang bersama-sama membangun kota Medan demi kesejahteraan masyarakat,” ajak Rico Waas. (adz)

BPN Sergai Terima Audiensi Palem DAS Indonesia

TERIMA: Kepala BPN Sergai Roni Sitanggang dan jajaran menerima Yayasan Palem DAS Indonesia di Kantah BPN Sergai di Sei Rampah. (FADLY/SUMUTPOS)
TERIMA: Kepala BPN Sergai Roni Sitanggang dan jajaran menerima Yayasan Palem DAS Indonesia di Kantah BPN Sergai di Sei Rampah. (FADLY/SUMUTPOS)

SERGAI, SUMUTPOS.CO – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Serdang Bedagai menerima audiensi dari Yayasan Pemerhati Lingkungan, Pembangunan, dan Daerah Aliran Sungai (PALEM DAS) Indonesia, guna membahas isu kawasan zona hijau dan segala bentuk corporate di kawasan Hutan Lindung, Jumat (14/3/2025) pagi.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua Umum PALEM DAS Indonesia Fajar Rivana Sinaga menjelaskan pentingnya memastikan tanah di jalur hijau tetap dikuasai oleh masyarakat, dan digunakan sesuai aturan serta perundang-undangan yang berlaku demi menjaga keseimbangan lingkungan dan kepentingan sosial.

“Jalur hijau adalah kawasan yang secara hukum diperuntukkan bagi kepentingan lingkungan yang dikuasai masyarakat, seperti penghijauan, ruang terbuka hijau (RTH), atau daerah resapan air. Tanah di jalur hijau tidak boleh dialihfungsikan untuk kepentingan komersial atau industri, kecuali dalam batas yang diatur dalam regulasi yang sudah diatur ,”ungkapnya.

Fajar menambahkan, bahwa masyarakat dapat mengakses dan mengelola lahan tersebut untuk kegiatan yang sejalan dengan perlindungan lingkungan, seperti pertanian berkelanjutan, penghijauan, hutan rakyat, atau taman kota.

“Kami akan terus mengawal jalur hijau agar tetap berfungsi sebagaimana mestinya, sesuai regulasi yang berlaku, dan tidak dialihfungsikan oleh korporasi yang berpotensi merusak lingkungan,” tegas Fajar.

Sementara itu Kepala Kantor BPN Serdang Bedagai, Roni Parningotan Sitanggang, menunjukkan sikap keterbukaan dan transparansi dalam pengelolaan pertanahan. Kehadiran Yayasan Palem Das Indonesia yang peduli terhadap lingkungan juga menjadi sinyal positif dalam upaya menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian alam.

Menurutnya, dengan adanya aplikasi bHUmi, masyarakat kini lebih mudah mengakses informasi terkait status tanah, termasuk lahan di jalur hijau. Ini bisa mengurangi potensi konflik dan spekulasi di masyarakat.

Selain itu, keterbukaan BPN untuk menerima kritik serta kemungkinan pembatalan sertifikat dan hal lainnya, jika terjadi kesalahan menunjukkan komitmen terhadap keadilan dan aturan yang berlaku.

Ia pun menegaskan, bahwa kini tidak ada pihak tertentu yang mendapatkan perlakuan istimewa dalam akses informasi pertanahan.

“Dengan adanya aplikasi bHUmi, semua lapisan masyarakat dapat melihat langsung status tanah dan kinerja BPN secara transparan,”tegasnya.

Hal ini tentu menjadi langkah maju dalam mencegah praktik-praktik tidak sehat, seperti mafia tanah atau penerbitan sertifikat yang tidak sesuai aturan.

Keterbukaan ini juga memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk berperan aktif dalam mengawasi penggunaan lahan, terutama di kawasan yang memiliki nilai ekologis penting seperti jalur hijau.

Ketua Umum Palem DAS Indonesia Fajar Rivana Sinaga di dampingi oleh perwakilan dan pengurus Eksekutif wilayah Sumut M. Nur Hidayat dan Ketua Eksekutif Daerah Serdang Bedagai M. Fadly. (fad/han)

Buka Puasa Melayu Raya Rumpun Budaya Melayu di Pasar Nurlela MMTC Pancing

PASAR NURLELA: Buka puasa Melayu Raya Rumpun Budaya Melayu di Pasar Nurlela MMTC Pancing. (ISTIMEWA/SUMUT POS)
PASAR NURLELA: Buka puasa Melayu Raya Rumpun Budaya Melayu di Pasar Nurlela MMTC Pancing. (ISTIMEWA/SUMUT POS)

SUMUTPO.CO – Tanpa terasa pelaksanaan ibadah puasa Ramadan 1446 H sudah di pertengahan bulan, artinya setengah perjalanan lagi menuju hari yang fitri yaitu Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1446 H. Tanpa terasa pula pelaksanaan bazar Pasar Nurlela yang diselenggarakan oleh Muhammad Zairham Arif dari Kings Project yang diadakan di MMTC Pasar Raya Pancing juga sudah di pertengahan bulan.

Hal paling menarik, bazar ramadan yang perdana diadakan turut mendukung kegiatan syiar budaya Melayu dengan sejumlah kegiatan. Diantaranya lomba busana Melayu, busana muslim yang didukung oleh Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HPMI) Deliserdang dan Komunitas Rumpun Budaya Melayu (RBM) yang pada Rabu (13/3) mengadakan acara berbuka puasa bersama puak Melayu Raya.

“Alhamdulillah, khair acara berbuka puasa Melayu Raya komunitas Rumpun Budaya Melayu berjalan lancar berkat doa dan dukungan serta kehadiran semua saudara/i puak Melayu dari berbagai sudut Kota Medan. Terima kasih luar biasa kepada semua yang telah terlibat, para sponsor, donatur, penyanyi, pemusik ronggeng yang memeriahkan acara, juga kepada Raja Bahorok, Tengku Jukdin Sakti Sahdan yang turut hadir juga, suatu kehormatan,” ungkap Datok Yan Djuna, sekretaris RBM yang juga penyiar RRI Pro4FM program resam Melayu.

Sebagaimana diketahui, Rumpun Budaya Melayu adalah komunitas budaya Melayu yang eksis di Kota Medan dengan banyak kegiatan positif yang telah dilakukan. Diantaranya Festival Tanah Deli Bertengkulok dengan sejumlah program. Mulai dari program Maghrib Mengaji hingga program syiar Gerakan Mari Berbusana Melayu yang beranggotakan semua puak Melayu dari berbagai kalangan dan profesi.

“Yang tergabung di RBM memiliki niatan memajukan tradisi dan budaya Melayu di Kota Medan khususnya dan Sumut pada umumnya yang berkelanjutan. Menyadari dan mengingat Medan adalah Tanah Deli, Bumi Melayu meski berbagai macam etnis menempatinya,” sambung pria yang juga pengamat pariwisata dan ekonomi kreatif, akademisi dan marketing communications di kampus unggul Universitas Prima Indonesia.

Sejak dibentuk oleh almarhum Datok Ardiansyah dari Kejeruan Metar Bilad Deli pada 16 September 2019, komunitas yang kini diketuai Datok Mulia Maulana dan dibendaharai Muharlaili atau bisa disapa Leli, penyanyi Melayu ini terus melakukan banyak kegiatan tanpa henti.

Termasuk ikut kegiatan UMKM kuliner Bubur Pedas kaga Melayu Kak Ita hingga ke Bandaaceh bersama Bank Indonesia

Dan yang akan segera dirilis bulan Maret ini ke pasar musik tanah air adalah launching lagu yang bertajuk “Doa Raya” ciptaan Datok Muhammad Mukhlis yang dinyanyikan secara beramai-ramai dalam proyek keroyokan pengurus RBM.

Saat ini RBM tengah berpartisipasi dalam bazar UMKM Pasar Nurlela selama satu bulan penuh dari 1-30 Maret dengan menghadirkan segala hal yang khas Melayu oleh divisi pemberdayaan UMKM dan entrepreneurship. Mulai dari jual kerajinan tengkulok hingga makanan berbuka puasa seperti bubur pedas, kue dangai, kue cendol, kue tepur banda, ketupat pulut dan haluwa Hairani dan manisan dari buah-buahan dengan harga terjangkau. (dmp)

Persiapan Porwil dan Porprovsu, KONI Tebingtinggi Verifikasi Atlet untuk TC Mandiri

BERSAMA: Ketua KONI Kota Tebingtinggi Anton didampingi Abdullah Sani Hasibuan, Bendahara Aulia Fitra dan pengurus lainnya bersama atlit yang akan mengikuti TC mandiri di Sekretariat Kantor KONI. SOPIAN/SUMUT POS
BERSAMA: Ketua KONI Kota Tebingtinggi Anton didampingi Abdullah Sani Hasibuan, Bendahara Aulia Fitra dan pengurus lainnya bersama atlit yang akan mengikuti TC mandiri di Sekretariat Kantor KONI. SOPIAN/SUMUT POS

TEBINTINGGI, SUMUTPOS.CO – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tebingtinggi telah menyelesaikan tahap II verifikasi atlet yang akan mengikuti Training Camp (TC) mandiri.

TC ini direncanakan berlangsung pada bulan April 2025 sebagai persiapan untuk Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) dan Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu).

Ketua KONI Tebingtinggi, Anton, di Kantor Sekretariat KONI Jalan Sudirman Kota Tebingtinggi, Jumat (14/3) menyampaikan, bahwa TC mandiri ini akan melibatkan sekitar 30 atlet, yang merupakan 20 persen dari total kekuatan atlet sebenarnya yang berkisar antara 100 hingga 150 atlet.

“Keterbatasan anggaran menjadi faktor utama kami hanya bisa mempersiapkan 20 persen atlet saat ini. Kami berharap dukungan dari Bapak Walikota Tebingtinggi untuk menambah anggaran TC ini,” ungkap Anton.

Anton juga menambahkan bahwa pada tahun 2022, Tebingtinggi berhasil meraih 13 medali emas dan berada di peringkat 5 Sumatera Utara.

“Kami optimis dapat menambah jumlah medali emas dan menargetkan untuk berada di 4 besar pada Porwil dan Porprovsu mendatang,” harapnya.

Ungkap Anton, bahwa setiap atlet yang terlibat dalam TC ini akan mendapatkan uang pembinaan setiap bulannya, dan akan ada evaluasi untuk promosi dan degradasi berdasarkan performa mereka.

“Dengan persiapan yang matang dan dukungan dari berbagai pihak, KONI Tebingtinggi optimis untuk meraih prestasi yang lebih baik di ajang mendatang,” harapnya.

Hadir Sekretaris KONI Tebingtinggi, Abdullah Sani Hasibuan, Bendahara Aulia Pitra, Reza Aulia, Jamnas Arianto, Supriadi dan Diki Zulkarnain. (ian/han)

Berbagi Ilmu di Ramadan, GM PLN UID Sumut Hadirkan Semangat Baru untuk Generasi Emas Nias

PLN yakin bahwa dengan hadir langsung akan memberikan memory dan pelajaran yang berharga untuk generasi muda.
PLN yakin bahwa dengan hadir langsung akan memberikan memory dan pelajaran yang berharga untuk generasi muda.

NIAS, SUMUTPOS.CO — Menyemarakkan bulan suci Ramadan dengan nilai-nilai berbagi, General Manager PLN UID Sumatera Utara Agus Kuswardoyo, kembali hadir di tengah masyarakat Nias untuk mengajar dan berinteraksi langsung dengan generasi emas di Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) NU HUMENE, Nias.

Kegiatan yang digelar pada Rabu (12/3/2025) ini menjadi bagian dari komitmen PLN dalam mendukung pendidikan dan masa depan anak-anak di wilayah terpencil.

Kepala Madrasah Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) NU HUMENE, Dahrin Tanjung menyampaikan rasa syukur atas perhatian PLN yang konsisten terhadap perkembangan pendidikan di daerahnya.

“Kami sangat berterima kasih kepada PLN yang telah dua kali hadir membawa manfaat bagi anak-anak kami. Awal tahun, mereka memberikan bantuan untuk peserta didik, dan kali ini berbagi ilmu secara langsung. Ini bukti nyata kepedulian PLN untuk kemajuan generasi muda Nias,” ujarnya penuh haru.

Dalam sesi interaktif tersebut, Agus Kuswardoyo tidak hanya mengenalkan beragam profesi, tetapi juga mengajak siswa-siswi memahami pentingnya listrik dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami ingin anak-anak tahu bagaimana listrik yang mereka gunakan setiap hari dihasilkan, apa manfaatnya, dan hal-hal apa saja yang harus dihindari untuk menjaga keselamatan,” jelas Agus.

Materi disampaikan dengan cara santai dan menyenangkan, termasuk simulasi sederhana yang memicu antusiasme peserta.

Tak hanya berbagi ilmu, PLN juga memberikan bingkisan perlengkapan sekolah dan alat tulis kepada 10 siswa kurang mampu sebagai bentuk dukungan terhadap akses pendidikan yang inklusif.

“Setiap anak berhak meraih mimpi. Semoga bantuan kecil ini bisa menjadi penyemangat mereka untuk terus belajar,” kata Agus.

Leonard Tulus M. Panjaitan, Manager UP3 Nias, turut menyampaikan kebanggaannya atas terselenggaranya kegiatan ini. “Ini momen spesial bagi kami. Melihat senyum dan semangat anak-anak adalah energi terbesar untuk terus berkontribusi. Kami berharap ilmu yang diberikan hari ini bisa menjadi bekal mereka menghadapi masa depan,” ungkap Leonard.

Kegiatan PLN Mengajar ini merupakan bagian dari program PLN UID Sumut yang berfokus pada penguatan SDM dan pemberdayaan masyarakat, khususnya di daerah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal). Ramadan tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara PLN dan masyarakat melalui aksi nyata yang berkelanjutan. (ila)

Polrestabes Medan Ringkus 35 Pelaku Kejahatan Narkotika

PAPARKAN: Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan didampingi Wali Kota Medan, Rico Waas memaparkan pengungkapan kasus kejahatan narkotika, Jumat (14/3). AGUSMAN/SUMUT POS
PAPARKAN: Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan didampingi Wali Kota Medan, Rico Waas memaparkan pengungkapan kasus kejahatan narkotika, Jumat (14/3). AGUSMAN/SUMUT POS

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Polrestabes Medan dan jajaran meringkus 35 orang terkait tindak pidana narkotika. Dari pengungkapan itu, polisi setidaknya mengamankan barang bukti sabu-sabu seberat 33 kilogram, ekstasi sebanyak 18.219 butir dan 34 botol ketamine serta pil alprazolam sebanyak 2.800 butir.

“Ada 31 TKP yang dilakukan penindakan peredaran narkoba di wilayah hukum Polrestabes Medan. Ini merupakan hasil kerja spartan yang dilakukan personel dengan mengamankan sebanyak 35 orang,” ungkap Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan, Jumat (14/3).

Dia menerangkan, pemberantasan narkoba itu dilakukan personel dengan menggerebek kawasan-kawasan yang dianggap sebagai tempat penyalahgunaan narkotika.

“Dari 35 orang yang diamankan sebanyak 30 orang ditahan dan 5 orang dilakukan rehabilitasi,” sebutnya.

Dia menjelaskan, pengungkapan itu dari 4 kasus dari bulan Februari dan Maret 2025. Pengungkapan pertama pada 21 Februari 2025, di Jalan Sei Mencirim, Sunggal, dengan mengamankan seorang tersangka berinisial MN (32), warga Pidie, Aceh bersama barang bukti sabu seberat 33 kg.

Kedua, pada 11 Maret 2025 terhadap tersangka TC (37) di Jalan Bunga Asoka, Kecamatan Medan Selayang dan Jalan KL Yos Sudarso, Kecamatan Medan Deli dengan barang bukti pil ekstasi sebanyak 18.219 butir.

Selanjutnya kasus ketiga pada 5 Maret 2025, disita barang bukti sabu seberat 1 kg milik tersangka MH (37) saat dilakukan penangkapan di Jalan Penampungan, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang.

Sedangkan kasus keempat, pada 18 Februari 2025 ditangkap 5 tersangka berinisial DA (29), MB (27), A (59), MP (50) dan Y (40). Selain itul disita barang bukti berupa 34 botol ketamine serta pil alprazolam sebanyak 2.800 butir.

“Pengungkapan narkoba yang dilakukan Polrestabes Medan ini menjelang dan memasuki bulan Ramadan dengan mengamankan total keseluruhan tersangka sebanyak 8 orang serta barang bukti sabu 34 kg, ekstasi 18.219 butir, ketamine 34 botol dan alprazolam 2.800 butir,” paparnya.

Gidion mengklaim, Polrestabes Medan dan jajaran dari hasil pengungkapan narkoba yang dilakukan dapat menyelamatkan ratusan ribu nyawa masyarakat dari bahaya peredaran narkotika. (man/han)

LAZ Ulil Albab Bantu Sukseskan Pesantren Kilat Ramadhan di SMP Harapan 3 Medan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – LAZ Ulil Albab mengelola Pesantren Kilat Ramadhan (PKR) di SMP Harapan 3 Jalan Karya Wisata No.31, Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, Sumatera Utara. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari ini, mulai Jumat (7/3/2025) pukul 16.00 WIB dan berakhir pada Ahad (9/3/2025) pagi pukul 06.00 WIB.

Mengambil tema “Membangun Kepribadian Unggul, Berintegritas, dan Berakhlak Mulia guna Menghadirkan Generasi Islam Moderat,” kegiatan ini menghadirkan beragam aktivitas. Untuk materi, diutamakan materi akhlakul karimah dengan penekanan adab islami yang dibagi dalam materi Sirah Nabawiyah, Birrul Walidain, kemandirian, dan fikih praktis.

Semua materi disajikan tim instruktur Ulil Albab. Sedangkan fikih praktis dibawakan Drs Idrus selaku guru Agama SMP Harapan 3.

Menurut Kepala SMP Harapan 3 Budi Susetiyo SPd, tema dan rangkaian materi ini dipilih dalam upaya sekolah melakukan transformasi budi pekerti para pelajar. “Rata-rata anak-anak perlu penguatan dalam aspek adab dasar sehari-hari. Sebenarnya sudah diterapkan secara harian, hanya saja perlu even berkesan sepertinya dalam mengajarkannya. Dan momentum PKR sangat tepat,” terangnya.

Ust H Hendrik Siregar, selaku Ketua Panitia PKR juga menambahkan, penguatan dalam aspek adab dasar sehari-hari, anak-anak masih perlu sering dinasehati. Misalnya dalam adab makan, atau menggunakan bahasa santun dalam bertutur. “Harapan kita hubungan orangtua dan anak bisa lebih dekat, tidak hanya pada saat perlu uang saja, misalnya,” sebutnya.

Pada penutupan PKR, Minggu (9/3/2025) pagi, para peserta menyampaikan kesannya selama mengikuti PKR. Adelia Faranisa Zava mengatakan, dirinya terharu dengan muhasabah yang dilaksanakan pada Sabtu (8/3/2025) malam. “Saya menyesal, karena selama ini kurang penurut. Saya bertekad ingin lebih menuruti orangtua,” ungkap sisiwi kelas VII tersebut.

Hal senada disampaikan Bazliya Salma. Dia mengaku lebih terharu lagi. “Orangtua kan semakin bertambah umurnya, saya ingin makin patuh. Jadi pengen merubah sifat juga,” ujarnya.

Menurut manajemen sekolah, Pesantren Kilat Ramadhan ini diikuti 152 peserta yang terdiri dari 79 peserta laki-laki dan 73 perempuan yang didominasi dari kelas VII dan sebagian kecil dari kelas VIII dan IX.

Aktivitas secara umum adalah materi dalam forum, lalu dilanjutkan dengan pengayaan dalam diskusi kelompok, tadarus olah raga, nonton, games, buka bersama, tarawih/tahajud, muhasabah, dan sahur bersama.

Para orangtua berharap, selesai mengikuti kegiatan ini, anak-anaknya rajin sholat dan lebih mandiri. “Senang mama, kakak bisa mandiri sekarang, bisa bangun pagi. Kalau bisa, jangan 3 hari. Ditambah lagi jadi seminggu,” kata Ibu dari Adelia Siregar, siswa kalas VII-B.

Dalam Pesantren Kilat Ramadhan ini, Ulil Albab mendelegasikan tim keinstrukturan dari mahasiswa berprestasi scholarship holders Ulil Albab , 6 instruktur laki-laki, dan 6 perempuan. Mereka berasal dari kampus USU dan UINSU. “Jadi instruktur PKR ini tidak hanya membina para peserta tapi juga membina diri sendiri,” kesan Widya Kartika, seorang instruktur.

Ditegaskan pula oleh Sajdah, bahwa mengelola PKR turut melatih leadership pribadinya. “Bisa meningkatkan kesadaran akan tanggung jawab sebuah tugas yg diamanahkan,” tandas koordinator tim instruktur tersebut. (rel/adz)