28 C
Medan
Thursday, April 2, 2026
Home Blog Page 323

UIN Sumut Berikan Gelar Doktor untuk Dr Istiqomah Sinaga SHI MH

BERSAMA: Dr Istiqomah Sinaga SHI MH bersama para penguji sidang. Sumut Pos/Dokumen Pribadi
BERSAMA: Dr Istiqomah Sinaga SHI MH bersama para penguji sidang. Sumut Pos/Dokumen Pribadi

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) secara resmi menganugerahkan gelar Doktor kepada Dr Istiqomah Sinaga SHI MH, seorang hakim muda dari Pengadilan Agama Sei Rampah, Serdangbedagai (Sergai).

Istiqomah berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul ‘Upaya Pemenuhan Nafkah Anak Pasca Putusan Pengadilan Agama Berbasis Hukum Progresif dalam Pendekatan Whole of Government’, dalam sidang promosi doktor yang berlangsung, di Gedung Pascasarjana UIN Sumut, pada Kamis (20/2/2025).

Gelar Doktor ini, disahkan setelah pembacaan Berita Acara Sidang oleh Sekretaris Sidang, Prof Dr Nurussakinah Daulay MPsi. Keberhasilan Istiqomah tidak hanya membanggakan dirinya sendiri, tetapi juga lembaga Peradilan Agama, mengingat ia meraih gelar akademik tertinggi di usia yang masih sangat muda, yakni 31 tahun.

Ketua Program Studi Doktoral Hukum Islam sekaligus penguji eksternal, Dr Arifuddin Muda Harahap MHum mengapresiasi penelitian Istiqomah yang menyoroti isu penting mengenai nafkah anak pasca perceraian.

“Kami sangat mengapresiasi penelitian ini dan merekomendasikan agar disertasi ini dikirimkan langsung ke Presiden untuk ditanggapi dengan cepat. Nafkah anak pasca perceraian masih sering diabaikan oleh ayahnya, sehingga regulasi yang lebih kuat sangat diperlukan,” ujar Arifuddin.

Senada dengan itu, Promotor I, Prof Asmuni MAg juga menyampaikan kebanggaannya terhadap promovenda. “Saya merasa sangat bangga bisa membimbing Dr Istiqomah dalam menyelesaikan disertasinya yang mengangkat persoalan krusial ini. Kami berharap hasil penelitian ini dapat menjadi perhatian serius bagi pemerintah,” kata Prof Asmuni.

Dalam paparannya, Istiqomah mengungkapkan, bahwa sepanjang tahun 2024, jumlah perkara perceraian yang ditangani oleh seluruh Pengadilan Agama/Mahkamah Syariah di Indonesia mencapai 551.126 kasus.

“Jika diasumsikan setiap kasus perceraian melibatkan dua anak, maka lebih dari satu juta anak Indonesia terdampak perceraian orang tua mereka,” jelasnya.

Disertasi ini juga menarik perhatian Sekretaris Sidang, Prof Dr Nurussakinah Daulay MPsi, yang berencana melakukan penelitian lanjutan bersama Istiqomah. “Penelantaran anak dapat dilihat dari perspektif perkembangan psikologi anak, dan kami akan tetap fokus pada isu ini,” ungkapnya.

Sebagai bagian dari penyusunan disertasi, Istiqomah melakukan studi banding ke Bahagian Sokongan Keluarga, Malaysia. Penguji eksternal dari University Sains Malaysia, Prof Madya Dr Jasni Sulong menyatakan kekagumannya atas keseriusan promovenda dalam menyelesaikan penelitian ini. “Studi banding ini membuktikan keseriusannya, dan hasil akhirnya sangat memuaskan dengan nilai 95 (A+),” ujarnya.

Dalam kapasitasnya sebagai hakim, Istiqomah menyadari, bahwa pemenuhan nafkah anak pasca perceraian masih menjadi dilema.

“Banyak putusan pengadilan yang hanya bersifat normatif, sehingga keadilan sering kali hanya tertulis di atas kertas. Oleh karena itu, saya mendesak Pemerintah untuk merevisi Peraturan Presiden Republik Indonesia (Perpres) Nomor 7 Tahun 2023, dengan menambahkan Deputi Perlindungan Keluarga di Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) yang hadir di setiap kabupaten/kota melalui UPTD PPA,” tegasnya.

Sidang terbuka ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Medan, Dra Hj Rosliani SHI MA, Ketua KBI Pengadilan Agama Tebingtinggi, serta rekan-rekan promovenda dari Pengadilan Agama Sei Rampah dan Tebingtinggi.

Profesor Ali Imran Sinaga juga turut hadir dan memberikan apresiasi. “Kami sangat bangga, hakim kami dapat mempertahankan disertasinya dengan sangat baik. Penganugerahan gelar doktor ini merupakan kebanggaan bagi kami di Mahkamah Agung,” ucapnya.

Menutup sidang, Istiqomah menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang telah mendukung perjalanannya dalam menyelesaikan disertasi ini.

Ia berharap rekomendasinya untuk menyuarakan isu ini kepada Presiden dapat segera terwujud. “Langkah ini saya harapkan dapat berjalan dengan baik dan lancar demi kepentingan anak-anak Indonesia,” pungkasnya.

Sidang promosi doktor ini berakhir dengan penuh haru dan kebanggaan dari promovenda, keluarga, jajaran penguji, promotor, serta seluruh tamu undangan yang hadir. (dwi/han)

Konjen RRT Beri Motivasi di Pondok Pesantren Tasawuf dan Tahfizhul Quran Baitul Mustaghfirin Al-Amir

KONJEN RRT: Konjen RRT Zhang Min (duduk, tengah) bersama Buya Prof Dr KH Amiruddin MS MA MBA PhD serta siswa Yayasan Pendidikan dan Dakwah Baitul Mustaghfirin Al-Amir. (DEDDI MULIA PURBA/SUMUT POS)
KONJEN RRT: Konjen RRT Zhang Min (duduk, tengah) bersama Buya Prof Dr KH Amiruddin MS MA MBA PhD serta siswa Yayasan Pendidikan dan Dakwah Baitul Mustaghfirin Al-Amir. (DEDDI MULIA PURBA/SUMUT POS)

SUMUTPOS.CO – Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok (Konjen RRT) Zhang Min memberi motivasi di Pondok Pesantren Tasawuf dan Tahfizhul Quran Baitul Mustaghfirin Al-Amir Jalan Mahoni Pasar Dua Timur, Desa Bandarklippa, Kecamatan Percutseituan, Jumat (21/2).

Konjen RRT didampingi Ketua Harian Perhimpunan Inti Pusat Dr Indra Wahidin menyampaikan motivasi pada 150 santri Pondok Pesantren Tasawuf dan Tahfizhul Quran Baitul Mustaghfirin serta siswa Yayasan Pendidikan dan Dakwah Baitul Mustaghfirin Al-Amir. Konjen RRT juga menerima busana tradisional Melayu dan melihat dari dekat berbagai fasilitas pondok pesantren.

Santri dan siswa berasal dari TK Plus dan SD Plus Daarul Azhariyun, Boarding School SMP Plus Daarul Azhariyun serta Madrasah Aliyah Daarul Azhariyun Pondok Pesantren Tasawuf dan Tahfizhul Quran Baitul Mustaghrifin Al-Amir didampingi para guru.

Silaturahim juga dihadiri Buya Prof Dr KH Amiruddin MS MA MBA PhD (The Founder Yayasan Mustaghrifin Al-Amir) didampingi Siti Supiati (pembina yayasan), Muhammad Dhuha Sholihin SE (sekretaris yayasan), dr Yunita Wulandari (Kabid pendidikan), Hasnan SPd (direktur), Sodri MPd (kepala madrasah aliyah), Ilhamudin Hasibuan MPd (kepala SMP), Maisyaroh Tanjung SPd (kepala SD) dan Defina Handayani SPd (kepala TK).

Buya Prof Dr KH Amiruddin MS MA MBA PhD berterima kasih atas kunjungan Zhang Min. “Kita bergembira dengan kunjungan Konjen RRT di pesantren yang baru berusia lima tahun. Ini suprise dari Konjen RRT yang telah bertugas di Sumut. Ini merupakan kunjungan pertama kali hadir ke pesantren,” katanya.

The Founder Yayasan Mustaghrifin Al-Amir mengemukakan bahwa seiring eratnya hubungan Indonesia-Tiongkok maka lembaga pendidikan yang dibinanya juga akan memberi pelajaran bahasa Mandarin. Ini melengkapi pembelajaran bahasa Arab dan bahasa Inggris.

Dalam kesempatan ini, Buya Prof Dr KH Amiruddin MS MA MBA PhD yang merupakan salah seorang ulama terkemuka di Sumut juga menyerahkan permohonan pada presiden RRT untuk memfasilitasi pengadaan bus bagi para santri dan siswa.

Konjen RRT Zhang Min menyebutkan telah lama mengenal dan berteman baik dengan Buya Prof Dr KH Amiruddin MS MA MBA PhD. Persahabatan indah dan hidup berdampingan antar-warga dari dua negara Indonesia dan Tiongkok, lanjut Konjen, juga telah terjalin sejak ribuan tahun lalu.

“Bapak Prabowo Subianto juga telah mengunjungi Tiongkok pada saat terpilih dan resmi menjabat sebagai presiden. Yang mencerminkan tingkat tinggi dan kekhususan hubungan kedua negara benar-benar harmonis,” sebutnya.

Kepada para santri dan siswa, Zhang Min mengungkapkan dirinya menjadi guru pertama yang memberikan pembelajaran bahasa Mandarin. Ia berharap dari kunjungannya, dapat meningkatkan persaudaraan dua negara.

Konjen RRT juga menegaskan bahwa pemuda adalah harapan dan masa depan sebuah negara. “Kalau generasi muda kuat maka suatu negara juga akan kuat. Saya yakin murid-murid disini belajar keras dan punya cita-cita agar dapat berkontribusi bagi Indonesia,” katanya memotivasi. (dmp)

Dua Pencuri Mesin AC Diringkus

PAPARKAN: Kapolsek Patumbak, Kompol Faidir saat memaparkan pelaku pencurian. Sumut Pos/Dokumen Pribadi
PAPARKAN: Kapolsek Patumbak, Kompol Faidir saat memaparkan pelaku pencurian. Sumut Pos/Dokumen Pribadi

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Tim Unit Reserse Kriminal Kepolisian Sektor (Reskrim Polsek) Patumbak berhasil meringkus MR (32), pelaku pencurian dua unit mesin outdoor AC di Jalan Garu I, Gang Delima, Kelurahan Harjosari II, Kecamatan Medan Amplas.

Penangkapan dilakukan pada Jumat (27/1/2025) sekira pukul 20.00 WIB.
Kapolsek Patumbak, Kompol Faidir didampingi Kanit Reskrim Polsek Patumbak, Iptu MY Dabutar menjelaskan, bahwa pencurian terjadi pada Minggu, 26 Januari 2025, di rumah korban, Maruto (72).

Setelah melakukan penyelidikan, polisi menemukan MR di sebuah perladangan di daerah Jermal.

“Saat hendak ditangkap, MR melawan petugas dengan memukul dan mencoba melarikan diri. Petugas kemudian melakukan tindakan tegas terukur, mengenai kaki kanan pelaku,” ungkap Faidir, Jumat (21/2).

Ia menambahkan, MR kemudian dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Medan untuk perawatan medis, sebelum dibawa ke Polsek Patumbak untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Saat ini polisi sedang menyelidiki kemungkinan keterlibatan MR dalam kasus pencurian lain di wilayah hukum Polsek Patumbak,” tandasnya. (dwi/han)

Polsek Kualuh Hulu Tembak Pelaku Bajing Loncat

DIAMANKAN: Kedua bajing loncat diamankan Polsek Kualuh Hulu berikut barang bukti yang dicuri. HONGKY/SUMUT POS
DIAMANKAN: Kedua bajing loncat diamankan Polsek Kualuh Hulu berikut barang bukti yang dicuri. HONGKY/SUMUT POS

LABURA, SUMUTPOS.CO – Petugas Unit Reskrim Polsek Kualuh Hulu Polres Labuhanbatu berhasil meringkus dua pelaku bajing loncat yang mencuri 9 unit televisi LED dari sebuah truk yang melintas di Jalinsum, Kelurahan Gunting Saga, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Rabu (19/2/2025).

Korban dalam peristiwa ini adalah PT. Citra Sentral Express, dengan kerugian yang ditaksir mencapai Rp16,2 juta. Barang-barang dalam truk itu dikendarai Hamdani (38), warga Serdang Bedagai.

Dua pelaku yang ditangkap adalah A alias Cepot (41) dan ARS alias Iyut (30). Mereka ditangkap setelah Unit Reskrim Polsek Kualuh Hulu melakukan penyelidikan dan pemasangan jaringan untuk melacak keberadaan pelaku.

Kanit Reskrim Polsek Kualuh Hulu Ipda Ilhamsyah mengatakan, tersangka Iyut ditangkap saat sedang di pasar pagi, sedangkan Cepot ditangkap di Desa Ledong Barat, Kabupaten Asahan.

Saat hendak mencari barang bukti berupa pisau cutter yang digunakan dalam aksi pencurian, tersangka Cepot berusaha melarikan diri. Petugas pun terpaksa mengambil tindakan tegas dan terukur dengan menembak kaki untuk tersangka.

Kedua pelaku berikut barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Vario tanpa plat dan sembilan unit TV LED merk Polytron 24 inci telah diamankan di Polsek Kualuh Hulu untuk proses lebih lanjut.

Dengan tertangkapnya kedua pelaku ini, diharapkan kejahatan bajing loncat yang kerap meresahkan sopir angkutan di wilayah Labuhanbatu Utara dapat diminimalisir.

Modus operandi para pelaku cukup terorganisir. Cepot bertugas naik ke atas truk dan mengoyak terpal menggunakan pisau cutter. Kemudian menjatuhkan TV curian ke pinggir jalan. Sementara itu, Iyut berperan sebagai joki yang bertugas mengumpulkan barang curian sebelum dibawa ke rumah Cepot.

“Dengan tertangkapnya kedua pelaku ini, diharapkan kejahatan bajing loncat yang kerap meresahkan sopir angkutan di wilayah Labuhanbatu Utara dapat diminimalisir,” ujarnya.

Kanit Reskrim Ipda Ilhamsyah mengimbau masyarakat, terutama para sopir, untuk lebih waspada saat berkendara di jalur rawan kejahatan serta segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan di jalan raya.(mag6/han)

Kendalikan Ganja 4,8 Kg, Dua Napi Lapas Tangerang Dipenjara Seumur Hidup

PUTUSAN: Angga Tarmana dan terdakwa Maruli Hotma Tambunan, terdakwa kasus ganja menjalani sidang putusan di PN Medan, Kamis (20/2). AGUSMAN/SUMUT POS
PUTUSAN: Angga Tarmana dan terdakwa Maruli Hotma Tambunan, terdakwa kasus ganja menjalani sidang putusan di PN Medan, Kamis (20/2). AGUSMAN/SUMUT POS

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dua narapidana (napi) Lembaga Pemasyarakatakan (Lapas) Kelas I Tangerang, Angga Tarmana (35) dan Maruli Hotma Tambunan (25) divonis penjara seumur hidup. Keduanya terbukti bersalah mengendalikan peredaran ganja seberat 4,8 kilogram dari Lapas Tangerang.

Majelis hakim yang diketuai Pinta Uli Tarigan meyakini perbuatan warga Kecamatan Medan Amplas dan warga Kecamatan Medan Area itu terbukti melanggar Pasal 114 ayat (2) UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo Pasal 55 (1) ke-1 KUHP.

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Angga Tarmana dan terdakwa Maruli Hotma Tambunan oleh karena itu dengan pidana penjara seumur hidup,” tegasnya dalam sidang di ruang Cakra 5 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (20/2).

Menurut hakim, hal yang memberatkan, perbuatan para terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas peredaran narkoba, para terdakwa sudah pernah dihukum dalam kasus tindak pidana narkoba dan dalam masa menjalani hukuman tersebut sudah berbuat kejahatan lagi.

“Perbuatan terdakwa dapat merusak orang lain dan generasi penerus bangsa. Yang meringankan, tidak ditemukan lagi,” ucap Pinta Uli.

Atas putusan itu, hakim memberikan waktu 7 hari pikir-pikir kepada para terdakwa dan JPU, apakah menerima putusan atau mengajukan upaya hukum banding ke Pengadilan Tinggi (PT) Medan.

Putusan hakim tersebut sama (conform) dengan tuntutan JPU Indra Zamachsyari, yang sebelumnya juga menuntut para terdakwa dengan penjara seumur hidup.

Diketahui, kasus ini berawal 19 Februari 2024 lalu. Saat itu, petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) menangkap seorang laki-laki bernama Nurdiansyah (berkas terpisah) di Jalan Bajak 3, Medan Amplas.

Ketika itu, Nurdiansyah ditangkap karena menyediakan ganja pesanan dari para terdakwa. Nurdiansyah juga orang mengirimkan ganja ke luar negeri melalui jasa pengiriman barang sesuai dengan perintah serta petunjuk para terdakwa.

Kemudian, petugas menyita 3 paket ganja masing-masing yang sudah sempat diantar Nurdiansyah ke kantor jasa pengiriman barang. Selanjutnya, para petugas memeriksa indekos yang ditempati Nurdiansyah di Jalan Sempurna Medan.

Namun, kunci indekos tersebut dipegang oleh Muhammad Fahrul (berkas terpisah) dan petugas pun meminta Nurdiansyah untuk menghubungi Fahrul supaya mengantarkan kunci indekosnya.

Singkat cerita, datanglah Fahrul mengantarkan kunci indekos tersebut. Sebelum indekos dibuka, petugas memeriksa badan Fahrul dan menemukan sebuah kotak rokok Jie Samsoe berisi ganja seberat 10 gram dari kantong celana sebelah kirinya.

Fahrul pun mengakui bahwa ganja tersebut dirinya ambil dari dalam indekos untuk digunakannya. Kemudian indekos tersebut pun dibuka dan para petugas melakukan penggeledahan serta pemeriksaan.

Saat digeledah, petugas menemukan beberada ikatan ganja, biji ganja, dan batang ganja. Ketika diinterogasi, Nurdiansyah mengaku ganja tersebut milik para terdakwa yang sengaja dia simpan.

Nurdiansyah pun mengaku diupah para terdakwa sebesar Rp250 ribu per gramnya. Barang bukti ganja dengan total seberat 4,8 kg tersebut hendak dikirimkan Nurdiansyah lewat jasa pengiriman barang ke luar provinsi berdasarkan perintah para terdakwa.

Setelah itu, Nurdiansyah bersama Fahrul dan barbuknya pun dibawa petugas ke Kantor BNNP untuk diproses lebih lanjut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. (man/han)

RSI dan Ditjen PDSPKP-KKP Sosialisasikan Pentingnya Protein Ikan

EDUKASI: egal Springs Indonesia (PT Aqua Farm Nusantara) berkolaborasi bersama Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan (Ditjen PDSPKP – KKP) untuk mengedukasi Masyarakat tentang manfaat dan pentingnya protein ikan. ISTIMEWA/SUMUT POS
EDUKASI: egal Springs Indonesia (PT Aqua Farm Nusantara) berkolaborasi bersama Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan (Ditjen PDSPKP – KKP) untuk mengedukasi Masyarakat tentang manfaat dan pentingnya protein ikan. ISTIMEWA/SUMUT POS

SERGAI, SUMUTPOS.CO – Regal Springs Indonesia (PT Aqua Farm Nusantara) berkolaborasi bersama Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan (Ditjen PDSPKP – KKP) untuk mengedukasi Masyarakat tentang manfaat dan pentingnya protein ikan melalui podcast “Regal Springs Kitchen Talk” Kamis (20/2/2025).

Program ini digelar sebagai upaya Regal Springs Indonesia dalam mendukung program pemerintah dalam peningkatan konsumsi ikan di dalam negeri, di antaranya program KKP Gemarikan (Gerakan memasyarakatkan makan ikan) dan kampanye “Merdeka Protein 100gram” serta program Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Hal ini sejalan dengan misi Perusahaan untuk membangun kesadaran masyarakat agar gemar makan ikan untuk pemenuhan gizi dan nutrisi yang maksimal.

Salah satu narasumber, Dr. Budi Sulistiyo, M.Sc Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan menyambut baik sinergi yang edukatif ini.

“KKP saat ini terus berkomitmen memperkuat gizi generasi masa depan dengan mendorong partisipasi aktif dari berbagai pihak dan pelaku usaha,” terang Budi.

Budi memaparkan kampanye merdeka protein 100 gram dilatarbelakangi data Badan Pusat Statistik (BPS) yang menyebut asupan protein masyarakat berada di angka 62,3 gram/kapita/hari (2023). Dari jumlah tersebut, hanya 9,25 gram atau baru 14,8 persen yang berasal dari protein hewani, khususnya ikan.

“Kita sebagai negara maritim, tentu memiliki keunggulan ikan yang bisa menjadi asupan protein utama masyarakat,” jelas Budi.

Dalam kesempatan ini, Budi menyontohkan 100 gram ikan Tilapia misalnya mengandung 20 gram protein yang berperan untuk memproduksi antibodi. Selain itu, kandungan tersebut juga diperlukan untuk meningkatkan imunitas serta membangun sel-sel tubuh dan mampu memenuhi 33 persen kebutuhan protein orang dewasa.

“Untuk itulah melalui kegiatan edukatif yang kreatif seperti podcast ini, semoga ikan semakin menjadi pilihan utama sumber pangan keluarga Indonesia. Kami juga mendorong pelaku usaha untuk terus berinovasi menghadirkan produk yang mudah diolah, salah satunya fillet,” ujar Budi.

Kemudian, Tri Dharma Saputra, Direktur Regal Springs Indonesia mengatakan, “Di Regal Springs Indonesia kami teguh pada komitmen untuk terus meningkatkan pemahaman publik tentang manfaat asupan protein ikan dengan mendorong perluasan edukasi kesehatan dan berkolaborasi dengan berbagai pihak,” ujar Tri.

“Menambahkan apa yang disampaikan Pak Budi, fillet ikan tilapia selain sebagai sumber protein juga kaya sekali vitamin D3, omega-3, dan nutrisi penting lainnya. Tentunya, untuk memastikan kualitas nutrisinya tetap terjaga, Regal Springs Indonesia menerapkan metode terintegrasi mulai dari pembenihan, pembudidayaan, hingga pengolahan dengan standar budidaya ikan tilapia yang baik serta prinsip pangan biru,”ujar Tri.

Selain podcast, Ditjen PDSPKP – KKP dan Regal Springs Indonesia juga akan memproduksi serangkaian video resep hidangan tilapia yang praktis dan mudah dibuat. Video ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi program Makanan Bergizi Gratis (MBG), rumah tangga, serta pelaku UMKM binaan KKP.

Regal Springs Indonesia dan Ditjen PDSPKP – KKP akan menayangkan podcast serta video resep ini melalui platform digital masing-masing untuk menjangkau lebih banyak masyarakat.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono mengatakan, ikan merupakan sumber protein yang paling mudah diserap oleh tubuh sehingga pertumbuhan menjadi lebih optimal. Menurutnya, ikan memiliki omega 3 yang tinggi, rasa lebih enak, lebih mudah didapat serta lebih terjangkau harganya. (fad/han)

Marbot Masjid Ditangkap Cabuli Bocah 12 Tahun

DIAMANKAN: Tersangka Z (pakai baju tahanan) saat diamankan di Polres Simalungun. PRA EVASI/SUMUT POS
DIAMANKAN: Tersangka Z (pakai baju tahanan) saat diamankan di Polres Simalungun. PRA EVASI/SUMUT POS

SIMALUNGUN, SUMUTPOS.CO – Polres Simalungun melalui Unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Sat Reskrim menetapkan Z (24) anak marbot masjid yang mencabuli bocah laki-laki berusia 12 tahun di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (Sumut), sebagai tersangka. Pelaku terancam hukuman 15 tahun penjara.

Kanit PPA Satreskrim Polres Simalungun Ipda Ricardo Pasaribu menyebut pelaku dijerat Pasal 82 Jo Pasal 76 e UU Perlindungan Anak. “Ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara minimal lima tahun penjara,” kata Ricardo saat dikonfirmasi, Kamis (20/2).

Ricardo menyebut, perbuatan itu dilakukan pelaku di ruangan sekretariat yang ada di masjid. “Ruangan sekretariat gitu di masjid itu, ada sofa ada meja, korban diapain di sofa itu,” ujarnya.

“Info yang kami dapat dari lokasi, bahwasanya korban yang melapor ini adalah korban keempat, korban pertama, kedua, ketiga nggak speak up. Masih didalami,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba mengatakan peristiwa itu terjadi pada Sabtu (15/2/2025) siang. Saat itu, korban hendak mengaji di masjid tersebut.

“Jadi, kita sampaikan kronologis kejadiannya, seorang marbot melakukan pelecehan seksual kepada seorang anak yang akan melaksanakan belajar mengaji di masjid tersebut dengan seorang ustad,” kata Verry.

Namun, saat itu korban datang lebih awal dari jadwal mengaji mereka, sehingga korban harus menunggu temannya yang lain. Hal itu dimanfaatkan pelaku yang menjadi marbot di masjid tersebut.

Pelaku lalu mengajak korban mengobrol dan membawanya ke salah satu ruangan yang berada di masjid tersebut. Lalu, pelaku memberikan tontonan youtube melalui handphonenya kepada korban.

Saat korban tengah asik menonton, pelaku membuka paksa celana korban dan melakukan pelecehan seksual.

Setelah kejadian itu, korban berupaya melarikan diri. Setelah berhasil, korban menemui orangtuanya dan menceritakan perbuatan bejat pelaku.

Atas kejadian itu, orangtua korban membuat laporan ke Polres Simalungun. Pihak kepolisian pun menangkap pelaku pada hari yang sama. Berdasarkan hasil pemeriksaan, perbuatan itu baru pertama kali dilakukan pelaku kepada korban.

“Baru pertama kali dilakukan marbot ke anak tersebut,” jelasnya. (mag-7/han)

Rakerwil LLDikti Wilayah I: Kalibrasi dan Kolaborasi PTS yang Berdampak bagi Masyarakat

RAKERWIL: Prof Saiful Anwar Matondang MA PhD (kiri) mengulosi dan memberi cendera mata pada Afdalisma SH MPd, Kamis (20/2) petang. (ISTIMEWA)
RAKERWIL: Prof Saiful Anwar Matondang MA PhD (kiri) mengulosi dan memberi cendera mata pada Afdalisma SH MPd, Kamis (20/2) petang. (ISTIMEWA)

SUMUTPOS.CO – Pimpinan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Sumut menghadiri Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) di Hotel Truntum Padang, Kamis (20/2) petang. Rakerwil selama dua hari ini dilaksanakan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah I.

Rapat menghadirkan enam nara sumber yakni Prof Saiful Anwar Matondang MA PhD (kepala LLDikti Wilayah I), Prof Agus Setyo Muntohar PhD (Eng) (anggota dewan eksekutif BAN-PT) dan Prof Dr Harun Joko Prayitno MHum (direktur Sistem Informasi dan Kerja Sama LAM-Dik).

Kemudian tiga pimpinan PTS di Sumut yakni Dr Siti Nurmawan Sinaga MKes (ketua STIKes Mitra Husada Medan), Dr Muhammad Isa Indrawan MM (rektor Universitas Pembangunan Panca Budi) dan Assoc Prof Dr Rudianto MSi (rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara).

Hadir pada kegiatan pembukaan Rakerwil, Anggota DPD RI Dr Dedi Iskandar Batubara MSP, Kepala LLDikti Wilayah X Afdalisma SH MPd, wakil rektor II Universitas Negeri Padang dan Ketua Panitia Rakerwil yang juga Kabag Umum LLDikti Wilayah I Ahmad Subhan SE.

Turut hadir Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) Sumut Dr Muhammad Isa Indrawan MM, Ketua Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ABPPTSI) Sumut Prof Dr H Bahdin Nur Tanjung MM, ketua ABPPTSI Sumbar dan ketua Aptisi Sumbar serta 150 peserta rapat.

Pembukaan Rakerwil diawali dengan tari pembuka dari mahasiswa Universitas PGRI Padang. Selanjutnya menyanyikan juga lagu Indonesia Raya dan Mars LLDikti Wilayah I serta doa dipimpin Rektor Univa Medan Prof Dr HM Jamil MA.

Rakerwil LLDikti Wilayah I di Padang yang berlangsung hingga Jumat (21/2) juga mengagendakan penyerahan anugerah LLDikti Wilayah I pada PTS berprestasi. Rakerwil ini merupakan agenda rutin tiap tahun LLDikti Wilayah I bersama para rektor, direktur dan ketua PTS di Sumut.

Kepala LLDikti Wilayah X Afdalisma SH MPd mengapresiasi pelaksanaan Rakerwil di Padang. Ia mengutarakan bahwa LLDikti Wilayah X ‘dilahirkan’ oleh LLDikti Wilayah I dan banyak belajar dari Prof Saiful Anwar Matondang MA PhD.

Kepala LLDikti Wilayah I Prof Saiful Anwar Matondang MA PhD menggariskan bahwa pentingnya kalibrasi dan kolaborasi. Kolaborasi perguruan tinggi berkaitan dengan industri serta masyarakat desa dan UMKM (hilirisasi riset).

”Kalibrasi dan mutu pendidikan tinggi berkaitan tentang penyiapan sumber daya manusia dosen dan tenaga kependidikan, kurikulum Outcome Based Education (OBE), riset serta inovasi tepat guna,” sebut Prof Saiful Anwar Matondang MA PhD.

Ia menambahkan kalibrasi pendidikan tinggi adalah proses penyesuaian dan penajaman sistem pendidikan tinggi untuk memastikan bahwa lulusannya memenuhi standar dan kompetensi yang dibutuhkan masyarakat dan industri.

Kepala LLDikti Wilayah I mengutarakan beberapa aspek yang biasanya dikalibrasi dalam pendidikan tinggi adalah kurikulum, standar kompetensi, proses pembelajaran serta evaluasi dan asesmen.

Dalam kesempatan ini, Prof Saiful Anwar Matondang MA PhD pun memberi apresiasi terhadap besarnya dukungan Aptisi Sumut, ABPPTSI Sumut dan Apperti Sumut serta pimpinan PTS di Sumut untuk kemajuan pendidikan. Termasuk ikut serta saat rapat dengan Komisi X DPR RI.

Kabag Umum LLDikti Wilayah I Ahmad Subhan SE selaku ketua panitia mengutarakan pentingnya pelaksanaan Rakerwil untuk mempersiapkan langkah strategis menghadapi tantangan dan peluang peningkatan mutu perguruan tinggi. (dmp/han)

Dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Batubara, Baharuddin-Syafrizal Diminta Wujudkan Visi dan Misi

FOTO BERSAMA: Ketua Fraksi PAN DPRD Provinsi Sumatera Utara Ir Yahdi Khoir Harahap, MBA foto bersama Bupati dan Wakil Bupati Batubara Baharuddin Siagian, SH, MSi-Syafrizal SE, MAP usai dilantik di Istana Jakarta, Kamis(20/2/2025). Foto: ISTIMEWA/SUMUT POS
FOTO BERSAMA: Ketua Fraksi PAN DPRD Provinsi Sumatera Utara Ir Yahdi Khoir Harahap, MBA foto bersama Bupati dan Wakil Bupati Batubara Baharuddin Siagian, SH, MSi-Syafrizal SE, MAP usai dilantik di Istana Jakarta, Kamis(20/2/2025). Foto: ISTIMEWA/SUMUT POS

BATUBARA, SUMUTPOS.CO – Ketua Fraksi PAN DPRD Provinsi Sumatera Utara Ir Yahdi Khoir Harahap, MBA merasa bersyukur dilantiknya Baharuddin-Syafrizal sebagai Bupati dan Wakil Bupati Batubara periode 2025-2030 oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto di Istana Negara, Kamis (20/2/2025).

Dikatakan Yahdi Khoir Harahap, dengan dilantiknya Baharuddin-Syafrizal bisa segera mewujudkan visi dan misi yang disampaikan saat kampanye.

“Turun dan menemui masyarakat seperti dilakukan saat kampanye harus tetap dilakukan. Karena masyarakat butuh perhatian dan sebagai pemimpin harus mengayomi,”ujar Yahdi Khoir saat dihubungi Sumut Pos melalui telepon seluler, yang saat itu sedang melaksanakan syukuran bersama Bupati dan Wakil Bupati Batubara H Baharuddin Siagian, SH, MSi-Syafrizal SE, MAP.

Menurut Yahdi, seorang pemimpin pemeintahan tidak hanya pemimpin wilayah atau daerah, tetapi juga pemimpin masyarakat. Menjadi orang yang dituakan, dan orangtua bagi masyarakat.

“Itulah seorang Bupati. Tentunya, sosok beliua berdua ini bisa menjadi sosok yang seperti itu, sehingga Batubara Berkah Bahagia itu bisa diwujudkan,”pungkasnya.

Selain itu, Ir Yahdi Khoir Harahap, MBA, yang juga merupakan Ketua Dewan Pengarah Pemenangan Baharuddin-Syafrizal disingkat Bahagia Saza, mengatakan terhadap visi misi dibidang kesehatan, dengan program Universal Corpore Health (UHC) bisa segera direalisasikan.

Sebab, masyarakat Batubara sangat membutuhkan masalah Kesehatan. Hampir setiap hari banyak masyarakat membutuhkan pelayanan kesehatan karena tidak ada BPJS- nya sehingg jadi terkendala.

“Program utama yang mereka harus wujudkan adalah bidang kesehatan itu berobat dengan KTP, semua bisa terjangkau UHC- nya bisa terwujud,”harapnya.(mag-3/han)