25 C
Medan
Thursday, April 2, 2026
Home Blog Page 341

Peringati Hari Lingkungan Hidup Nasional, PLN UID Sumut Tebar Kebaikan Lewat Penanaman Pohon

VP HTD Area 1 PLN Purnamajati (tengah) bersama Basarnas dan BPBD serta melakukan penanaman pohon di Taman Cadika Johor pada Rabu (22/01).
VP HTD Area 1 PLN Purnamajati (tengah) bersama Basarnas dan BPBD serta melakukan penanaman pohon di Taman Cadika Johor pada Rabu (22/01).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Nasional, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara melaksanakan kegiatan penanaman pohon di Taman Cadika Johor, Medan. Mengusung tema “Bersama Menjaga Bumi, Bersama Menebar Kebaikan”, acara ini menjadi wujud nyata komitmen PLN dalam mendukung pelestarian lingkungan hidup serta mendorong keterlibatan masyarakat untuk mewujudkan masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.

Kegiatan yang digelar pada Rabu pagi (22/1/2025) tersebut dihadiri oleh Tim Basarnas, Tim BPBD, Tim PT Safindo Raya, serta perwakilan masyarakat. VP HTD Area 1, Purnamajati, turut hadir sebagai perwakilan manajemen PLN UID Sumatera Utara.

Selain simbolis penanaman pohon, acara ini juga menjadi ajang mempererat sinergi antar lembaga dalam mendukung inisiatif pelestarian lingkungan dan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga bumi.

VP HTD Area 1 PLN, Purnamajati, menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi yang terjalin antara PLN dan berbagai pihak yang terlibat.

“Pelestarian lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan komitmen PLN tidak hanya sebagai penyedia listrik andal, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam mewujudkan lingkungan yang lebih baik untuk generasi mendatang,” ujar Purnamajati.

Di tempat terpisah, General Manager PLN UID Sumatera Utara, Agus Kuswardoyo, menekankan pentingnya pelestarian lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab perusahaan.

“Penanaman pohon ini adalah langkah kecil yang memiliki dampak besar. Sebagai bagian dari komunitas global, PLN terus berupaya mendukung keberlanjutan lingkungan hidup melalui program-program yang melibatkan masyarakat. Kami percaya bahwa bersama-sama, kita dapat menjaga bumi ini tetap hijau dan layak huni untuk anak cucu kita,” ungkap Agus Kuswardoyo.

Kegiatan ini diakhiri dengan simbolis penanaman pohon oleh perwakilan PLN dan seluruh pihak yang hadir, disertai komitmen bersama untuk terus menjaga lingkungan dan mendukung program-program berkelanjutan. (ila)

11 Tahun Air Sisa Proses Tambang Emas Martabe Selalu Patuhi Baku Mutu

PT Agincourt Resources (PTAR) menggelar Diseminasi dan Pengumuman Hasil Laboratorium Air Sisa Proses di Marancar, Tapanuli Selatan, Jumat (17/1/2025). (Dok: PTAR)
PT Agincourt Resources (PTAR) menggelar Diseminasi dan Pengumuman Hasil Laboratorium Air Sisa Proses di Marancar, Tapanuli Selatan, Jumat (17/1/2025). (Dok: PTAR)

BATANGTORU, SUMUTPOS.CO – PT Agincourt Resources, pengelola Tambang Emas Martabe, memastikan bahwa pengelolaan air sisa proses tambang dilakukan secara bertanggung jawab dan aman bagi ekosistem Sungai Batang Toru. Terbukti, dari hasil uji laboratorium terakreditasi, kualitas air sisa proses tambang per Desember 2024 memenuhi baku mutu yang ditetapkan pemerintah.

Sampel air sisa proses yang diambil pada 17 Desember 2024 menunjukkan 11 parameter kualitas air sisa proses berada di bawah ambang batas yang ditetapkan Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 202 Tahun 2004 tentang Baku Mutu Air Limbah Bagi Usaha Dan Atau Kegiatan Pertambangan Bijih Emas Dan Atau Tembaga. Upaya PT Agincourt Resources (PTAR) dalam mengelola kualitas air sisa proses agar sesuai dengan baku mutu secara konsisten dilakukan sejak 2013.

General Manager & Deputy Director Operations Agincourt Resources, Rahmat Lubis, mengatakan Perusahaan mengelola air sisa proses di Instalasi Pengolahan Air yang berada di dalam site Martabe dengan menggunakan teknologi canggih yang dirancang khusus untuk memastikan air yang dilepaskan ke lingkungan aman bagi ekosistem. Keberlanjutan ekosistem Batang Toru yang merupakan salah satu kawasan dengan keanekaragaman hayati luar biasa selalu menjadi perhatian utama Perusahaan dalam menjalankan aktivitas pertambangan.

“Kami meyakini bahwa kegiatan tambang yang bertanggung jawab dapat berjalan seiring dengan pelestarian lingkungan. Karena itu, kami terus berinovasi dalam mengelola air sisa proses tambang dan memastikan tidak ada dampak negatif yang ditimbulkan terhadap ekosistem Batang Toru,” katanya.

Setiap bulan Tim Terpadu Pemantau Kualitas Air Limbah PTAR dan Departemen Lingkungan PTAR memantau kualitas air sisa proses Tambang Emas Martabe dengan cara mengambil sampel air di delapan titik pembuangan. Sampel lantas dibawa ke laboratorium independen PT Intertek Utama Services untuk dianalisis. Hasil evaluasi kualitas air kemudian didiseminasikan dan disosialisasikan kepada masyarakat lingkar tambang.

Dari hasil uji sampel air sisa proses yang diambil Desember 2024, PTAR mensosialisasikannya kepada masyarakat pada 17 Januari 2025 di Kecamatan Marancar, Tapanuli Selatan, Sumatra Utara. Sosialisasi diawali dengan pembukaan segel dokumen hasil uji laboratorium yang dilakukan oleh tim ahli dari Provinsi Sumatra Utara, yakni Ir. M. Eka Onwardana, MT. serta Drs Chairuddin, MSc.

Data hasil uji menunjukkan tingkat keasaman air (pH) 7,11 – 7,18 (rentang baku mutu 6,0 – 9,0), padatan tersuspensi (TSS) 3 – 4 mg/L (baku mutu maksimal 200 mg/L), Sianida Bebas 0,005 – 0,007 mg/L (baku mutu maksimal 0,5 mg/L), Arsenik (As) 0,0012 – 0,0015 mg/L (baku mutu maksimal 0,5 mg/L), Kadmium (Cd) 0,0090 – 0,0098 mg/L (baku mutu maksimal 0,1 mg/L), dan Kromium (Cr) kurang dari 0,001 mg/L (baku mutu maksimal 1 mg/L).

Selain itu, Tembaga (Cu) 0,020 – 0,022 mg/L (baku mutu maksimal 2 mg/L), Timbal (Pb) kurang dari 0,001 mg/L (baku mutu maksimal 1 mg/L), Merkuri (Hg) kurang dari 0,00005 mg/L (baku mutu maksimal 0,005 mg/L), Nikel (Ni) 0,075 – 0,076 mg/L (baku mutu maksimal 0,5 mg/L), serta Seng (Zn) 0,058 – 0,064 mg/L (baku mutu maksimal 5 mg/L).

“Dua kali dalam setahun kami rutin mengadakan Diseminasi dan Pengumuman Hasil Laboratorium Air Sisa Proses Tambang Emas Martabe sebagai bagian dari komitmen transparansi kami. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat bahwa kami konsisten memelihara kualitas pengelolaan lingkungan,” tutur Rahmat.

Komitmen Agincourt Resources dalam mengelola air sisa proses tambang mendapatkan apresiasi dari Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Terpadu Pemantau Kualitas Air Sisa Proses Tambang Emas Martabe, Sofyan Adil Siregar.

“Kami mengapresiasi dukungan masyarakat lingkar tambang yang telah berpartisipasi dalam kegiatan diseminasi yang dilakukan 6 bulan sekali ini. Kami berharap Tim Terpadu yang mencakup Pemerintah Provinsi Sumatra Utara, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan, perwakilan 15 desa lingkar tambang, dan para tenaga ahli dapat terus berkolaborasi untuk Tapanuli Selatan yang lebih baik,” kata Sofyan.

Sejak 2013 Tim Terpadu Pemantau Kualitas Air Sisa Proses Tambang Emas Martabe dibentuk. Saat ini, Tim bertugas berdasarkan Surat Keputusan Bupati Tapanuli Selatan No.188.45/582/KPTS/2024 tentang Tim Terpadu Pemantauan Kualitas Air Limbah Tambang Emas Martabe PT Agincourt Resources ke Sungai Batangtoru Kabupaten Tapanuli Selatan Periode 2024 – 2028. Tim ini terdiri dari perwakilan pemerintah daerah, ahli dari perguruan tinggi, perwakilan karyawan PTAR, serta perwakilan masyarakat dari desa/kelurahan di lingkar tambang yang anggotanya berganti melalui pembaruan Surat Keputusan Bupati Tapanuli Selatan 4 tahun sekali. (dek)

PLN UID Sumatera Utara Perkuat Kesiapsiagaan Bencana melalui Pelatihan Terpadu

Foto bersama seluruh peserta pada acara “Kesiapsiagaan Darurat Bencana” PLN UID Sumut.
Foto bersama seluruh peserta pada acara “Kesiapsiagaan Darurat Bencana” PLN UID Sumut.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PT PLN (Persero) UID Sumatera Utara terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung keberlanjutan dan tanggung jawab sosial melalui program Kesiapsiagaan Darurat Bencana.

Program ini digelar di Taman Cadika Johor Medan, pada laksanakan pada Rabu (22/1/2025), dan diikuti oleh berbagai pihak, termasuk Basarnas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), PT Safindo Raya, serta Vice President HTD Area 1 sebagai perwakilan manajemen PLN UID Sumut.

Program ini bertujuan membangun kompetensi sumber daya manusia dalam menghadapi bencana, memperkuat koordinasi antar lembaga terkait, serta meningkatkan kesiapan dengan peralatan siaga bencana yang memadai. Kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) yaitu menciptakan kota dan permukiman inklusif, aman, tangguh, dan berkelanjutan.

Program ini melibatkan pelatihan terpadu yang bekerja sama dengan PT Safindo Raya, sebuah perusahaan berpengalaman dalam kesiapsiagaan bencana. Materi pelatihan mencakup:

• Kaji Cepat Bencana

• Training Water Rescue

• Penanggulangan P3K

• Evakuasi Ketinggian

• Vertical Rescue

• Pencegahan dan Mitigasi Bencana

• Simulasi Kesiapsiagaan

 

“Melalui pelatihan ini, kami ingin memastikan bahwa Tim Taruna Reaksi Cepat (TRC) PLN memiliki kompetensi yang mumpuni dan siap memberikan respons cepat serta efektif di lapangan saat bencana terjadi,” ungkap Vice President HTD Area 1 Purnamajati.

“Kerja sama dengan mitra berpengalaman seperti PT Safindo Raya dan dukungan dari Basarnas serta BPBD menjadi elemen penting dalam membangun tim tanggap darurat yang profesional,” lanjut Purnamajati.

General Manager PLN UID Sumatera Utara mengatakan, langkah ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi antar lembaga, seperti BPBD, Basarnas, dan instansi terkait lainnya, untuk meminimalkan dampak bencana, termasuk korban jiwa dan kerugian material.

“PLN tidak hanya berfokus pada penyediaan listrik yang andal, tetapi juga berperan aktif dalam upaya tanggap bencana sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan. Dengan kesiapan SDM dan peralatan yang memadai, kami yakin dapat memberikan kontribusi signifikan dalam mengurangi risiko bencana,” ujar Agus Kuswardoyo.

Output utama dari program ini adalah terciptanya Tim yang memahami peran mereka dengan baik dan mampu bertindak cepat dalam situasi darurat. Selain itu mendapar peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap kemampuan PLN dalam memberikan bantuan saat darurat.

Dengan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta, program ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat ketangguhan masyarakat menghadapi bencana. PLN UID Sumatera Utara akan terus berkomitmen untuk mendukung keselamatan dan keberlanjutan bagi masyarakat di seluruh wilayah operasionalnya. (ila)

Dosen UMA PKM di TK Swasta Al-Muttaqien, Tingkatkan Kemampuan Guru Hadapi Tantangan Kurikulum

PKM: Dosen Universitas Medan Area dari Fakultas Hukum Universitas melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat di TK Swasta Al-Muttaqien Medan, Rabu, (15/1/ 2025). ISTIMEWA/SUMUT POS
PKM: Dosen Universitas Medan Area dari Fakultas Hukum Universitas melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat di TK Swasta Al-Muttaqien Medan, Rabu, (15/1/ 2025). ISTIMEWA/SUMUT POS

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dosen Universitas Medan Area (UMA) dari Fakultas Psikologi melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di TK Swasta Al-Muttaqien Medan, Rabu, (15/1/ 2025).

Kegiatan PKM ini tidak hanya dilaksanakan oleh dosen Universitas Medan Area, tetapi juga diikuti oleh dua mahasiswa Fakultas Psikologi yakni Aliyyah Rafidah dan Pitri Salsabilaj Lubis.

“Alhamdulillah Tim Pengabdian Kepada Masyarakat diterima langsung oleh Kepala Sekolah TK Swasta Al Muttaqien Medan, yaitu Sahrani Anggraini, S.Pd” ujar Atika Mentari Nataya Nasution, Psi, baru baru ini.

Selain itu, lanjut Atika, bahwa kegiatan PKM tidak hanya diperuntukkan bagi guru-guru yang ada di TK Al Muttaqien saja, tetapi juga dihadiri oleh para guru TK di Kecamatan Medan Baru.

Kegiatan PKM mengusung tema “Efektifitas penerimaan diri pada Guru dalam Menghadapi Kurikulum Merdeka” yang diberikan dalam bentuk seminar psikoedukasi dengan target para guru TK.

Atika menjelaskan, adapun tujuan dari kegiatan PKM ini dilaksanakan adalah untuk meningkatkan kemampuan guru dalam melakukan penerimaan diri menghadapi tantangan-tantangan kurikulum pendidikan di Indonesia saat ini yakni kurikulum Merdeka.

“Apabila guru berhasil melakukan penerimaan diri maka akan semakin baik pula produktivitas kerja dari guru saat melakukan pengajaran di sekolah sehingga tercapai tujuan pendidikan tersebut. Pemberian psikoedukasi ini merupakan sebagai implementasi usaha untuk terus meningkatkan kompetensi dan mutu seorang pendidik” jelas Atika.

Dengan dilaksanakannya kegiatan PKM tersebut, Atika dan tim memiliki pencapaian yang diharapkan yang merupakan dapat dikatakan hasil dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dari Fakultas Psikologi Universitas Medan Area ini, yaitu turut menjadikan para guru TK di Kecamatan Medan Baru menjadi pendidik yang selalu berinovasi, bergerak maju meningkatkan kompetensi dan mutu pendidikan di Indonesia.

“Kami menginginkan dari kegiatan ini, Guru terutama guru pada tingkatan TK mampu lebih mengembangkan diri, terutama karena memang guru TK sudah memiliki dasar yang kreatif dan selalu berinovatif. Jadi dengan kegiatan ini kami berharap mampu memberikan manfaat yang lebih untuk kedepannya” harap Atika.(mag2/han)

Telkomsel Gelar Roadshow Digital Creative Entrepreneurs (DCE) di Medan: Dorong UKM Tingkatkan Keterampilan Digital

General Manager Corporate Social Responsibility Telkomsel Andry P Santoso saat membuka acara Roadshow Digital Creative Entrepreneurs (DCE) di Kota Medan (23/1). Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung pertumbuhan UKM di Indonesia melalui peningkatan keterampilan digital hingga otomatisasi berbasis AI.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Telkomsel kembali gelar roadshow Digital Creative Entrepreneurs (DCE) untuk para UKM di Kota Medan. Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung pertumbuhan UKM di Indonesia melalui peningkatan keterampilan digital hingga otomatisasi berbasis AI. Selaras dengan komitmen penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di Telkomsel dalam mendorong pemberdayaan UKM, tahun ini DCE menargetkan empat track utama: Fashion, F&B, Personal Care, dan Craft.

Roadshow ini merupakan bagian dari inisiatif Corporate Social Responsibility (CSR) Telkomsel, yang dirancang sebagai platform inkubasi bagi UKM untuk mendapatkan pelatihan, pendanaan, hingga akses ke pasar dan ekosistem digital Telkomsel. Program ini bertujuan mendukung transformasi digital lebih dari 62 juta UKM di Indonesia, sejalan dengan target pertumbuhan ekonomi nasional pada 2025-2029.

VP Area Account Management Telkomsel Nyoman Adiyasa, mengatakan, “Melalui DCE, kami berkomitmen menciptakan ekosistem yang memberdayakan UKM untuk lebih adaptif terhadap transformasi digital, sehingga mampu bersaing di pasar yang lebih luas dan dinamis. Di tahun ini Medan kembali menjadi salah satu kota yang kita kunjungi dalam rangkaian Roadshow DCE ke-4, karena kami melihat antusiasme dan perkembangan UKM yang begitu pesat.”

Roadshow ini merupakan bagian dari inisiatif Corporate Social Responsibility (CSR) Telkomsel, yang dirancang sebagai platform inkubasi bagi UKM untuk mendapatkan pelatihan, pendanaan, hingga akses ke pasar dan ekosistem digital Telkomsel. Program ini bertujuan mendukung transformasi digital lebih dari 62 juta UMKM di Indonesia, sejalan dengan target pertumbuhan ekonomi nasional pada 2025-2029.

Dalam roadshow di kota Medan ini, Telkomsel menghadirkan sejumlah agenda menarik termasuk sesi DCE Intimate Expert bersama Harry Mawardi, Head Mentor DCE, yang berbagi wawasan mendalam tentang peluang dan tantangan bisnis di era digital. Selain itu, sesi DCE Talks juga menghadirkan narasumber inspiratif, seperti Hari Hasibuan selaku founder Haze Be Wear di kota Medan, Alumni DCE Rudi Yanto (Founder Quinn Spicy di kota Medan), Nyoman Adiyasa (VP Area Account Management Telkomsel) dan Hadi Sucipto (Manager CSR Education and Public Community Development Telkomsel).

Pada Kegiatan ini juga, Telkomsel membuka sesi edukasi produk enterprise yang memberikan wawasan mengenai solusi digital dari Telkomsel yang dapat diintegrasikan ke dalam operasional bisnis UMKM. Para peserta diajak untuk mengenal berbagai layanan inovatif yang dirancang untuk mempercepat transformasi digital di berbagai sektor usaha.

Dengan potensi ekonomi digital Indonesia yang diproyeksikan mencapai Rp4.531 triliun, program DCE menjadi wujud nyata kontribusi Telkomsel dalam mendorong inklusi digital di berbagai sektor ekonomi. Pendaftaran DCE ke-4 sendiri dibuka sampai dengan 21 Februari 2025,

Program DCE ke-4 menghadirkan sejumlah inovasi baru, antara lain:

  • Kurikulum Otomasi Bisnis Berbasis AI: Strategi implementasi teknologi otomatisasi dalam operasional bisnis, penjualan, dan supply chain.
  • Kolaborasi Ekosistem Digital: Memaksimalkan potensi UKM melalui integrasi layanan digital unggulan Telkomsel.
  • Local Brand Benchmarking: Visitasi inspiratif ke brand lokal sukses sebagai studi kasus pengembangan bisnis.
  • Bootcamp Interaktif: Lokakarya dan praktik langsung untuk menjawab tantangan bisnis mempercepat pertumbuhan UKM.
  • Speed Consulting dengan Pakar: Konsultasi langsung bersama pakar industri untuk solusi permasalahan bisnis secara spesifik.

Tahapan Program DCE ke-4:

  1. Onboarding: Pengenalan ekosistem digital kepada 400 peserta terpilih.
  2. Pitching Tracks: Penilaian business plan untuk memilih 32 peserta terbaik.
  3. DCE Academy: Peningkatan keterampilan strategis dan kreatif untuk 12 peserta terpilih.
  4. Final Pitching & Awarding: Penentuan peserta terbaik di masing-masing track.

Sejak 2021, program DCE telah melibatkan 4.608 UKM di Indonesia, mendukung perkembangan 650 alumni, dan mencetak 14 UKM terbaik yang kini terus berkarya di tingkat nasional maupun global.

Informasi selengkapnya mengenai program DCE ke-4 dapat diakses melalui laman dce.co.id dan akun media sosial @dce_id.

Kejari Sergai Musnahkan Barbuk dari 112 Perkara Berkekuatan Hukum Tetap

BERSAMA: Kejari Sergai Rufina Ginting SH MH bersama Institusi terkait saat bakar barang bukti. ( FADLY/SUMUT POS)
BERSAMA: Kejari Sergai Rufina Ginting SH MH bersama Institusi terkait saat bakar barang bukti. ( FADLY/SUMUT POS)

SERGAI, SUMUTPOS.CO – Kejaksaan Negeri (Kejari) Serdang Bedagai (Sergai) melaksanakan pemusnahan barang bukti (Barbuk) tindak pidana yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht), Kamis (23/1/2025).

Kegiatan berlangsung di halaman parkir belakang Kantor Kejari Sergai dan dihadiri Wakapolres Sergai Kompol Mukmin Rambe mewakili Kapolres Sergai AKBP Jhon Herry Rakuta Sitepu, Panitera Pidana Deni Suprianto mewakili Ketua Pengadilan Negeri (PN) Sei Rampah, AKP Maruli Pangaribuan dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Sergai, dan Kabid Kesehatan Tengku Syafrin mewakili Kepala Dinas Kesehatan Sergai.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sergai Rufina Ginting menjelaskan bahwa kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk pertanggungjawaban terhadap barang bukti dari berbagai tindak pidana.

“Sebanyak 112 perkara telah diselesaikan, termasuk 60 perkara narkotika, 4 perkara perlindungan anak, 11 perkara kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), 32 perkara pencurian, 2 perkara pengeroyokan, dan 3 perkara perjudian,” jelas Rufina.

Barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari narkotika seperti sabu seberat 127 gram, ganja seberat 1.485 gram, dan 6 butir ekstasi (6 gram). Selain itu, barang bukti lain seperti senjata tajam, timbangan digital, bong, pakaian, handphone, dan berbagai alat kejahatan lainnya juga turut dimusnahkan.

Rufina menekankan pentingnya pemusnahan ini dilakukan di awal tahun 2025 untuk menjaga akuntabilitas serta efektivitas penanganan perkara ke depan.

“Kami mengapresiasi dukungan dari berbagai pihak, termasuk Polres Sergai dan instansi terkait, yang telah membantu dalam koordinasi penanganan perkara selama ini,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Rufina juga menyampaikan rencana penerapan Undang-Undang Perkebunan untuk menangani perkara pencurian yang berkaitan dengan sektor perkebunan pada tahun 2025. Langkah ini diambil untuk meningkatkan efektivitas penegakan hukum dan memberikan efek jera.

“Penerapan UU Perkebunan ini telah kami koordinasikan sejak awal, baik dengan Polres Sergai maupun para kepala satuan (Kasat) dan Kapolsek di wilayah ini,” ujar Rufina.

Rufina berharap, melalui pemusnahan barang bukti ini, dapat terus meningkatkan kinerja penegakan hukum di wilayah Serdang Bedagai. Acara diakhiri dengan pemusnahan barang bukti secara simbolis oleh perwakilan pejabat yang hadir. (fad/han)

Polsek Padang Hilir Ajak Warga Manfaatkan Pekarangan untuk Ketahanan Pangan

IMBAU: Personil Bhabinkamtibmas Polsek Padang Hilir Kota Tebingtinggi melakukan himbauan kepada warga untuk mendukung program ketahanan pangan. SOPIAN/SUMUT POS
IMBAU: Personil Bhabinkamtibmas Polsek Padang Hilir Kota Tebingtinggi melakukan himbauan kepada warga untuk mendukung program ketahanan pangan. SOPIAN/SUMUT POS

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO- Jajaran personil Polres Tebingtinggi melalui anggota Bhabinkamtibmas Polsek Padang Hilir Aipda M Hartono, melaksanakan kegiatan sambang ke Lingkungan III Kelurahan Rambung, Kota Tebingtinggi untuk memberikan sosialisasi agar warga bisa memanfaatkan pekarangan rumah untuk mendukung program pemerintah pusat yaitu menjaga ketahanan pangan.

Pada kunjungan tersebut, Bhabinkamtibmas Aipda M Hartono mengajak warga untuk memanfaatkan pekarangan rumah guna mendukung ketahanan pangan keluarga. Selain itu, juga menyampaikan beberapa himbauan penting terkait keamanan lingkungan.

“Kami berharap warga bisa memanfaatkan pekarangan rumah dengan menanam tanaman sayur mayur seperti tanaman sayuran kangkung, bayam, sawi, cabai dan tanaman produktif lainnya. Dengan memanfaatkan lahan pekarangan rumah juga bisa menambah peningkatan perekonomian masyarakat,” jelas Aipda M Hartono.

Apabila luas lahan pekarangan rumah, hal ini bisa menghasilkan uang, seperti tanaman yang ditanam hasilnya bisa jual dan di konsumsi sendiri sehingga dengan program ketahanan pagan, masyarakat bisa menjadi perkonomian lebih baik.

“Masyarakat harus punya kemauan, untuk berhasil memang butuh proses, tetapi apabila giat dan rajin, masyarakat itu sendiri yang merasakannya,” harapnya.

Salah seorang warga, Rusianto yang tinggal di Kelurahan Rambung menyambut baik program yang disosialisasikan oleh pihak kepolisian Polres Tebingtinggi. “Seperti ini seharusnya yang dilakukan masyarakat untuk menambah penghasilan, saya pekarangan rumah luas hanya rumput yang tumbuh,” ujarnya.

Selain itu, warga diajak untuk menjaga situasi tetap kondusif di lingkungan masing masing dan diingatkan agar segera melaporkan apabila terjadi gangguan kamtibmas. (ian/han)

Indosat HiFi Air Terjangkau untuk Keluarga dan Bisnis

PEKANBARU, SUMUTPOS.CO – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) melalui brand Indosat HiFi, meluncurkan HiFi Air, sebuah layanan internet rumah nirkabel berkecepatan tinggi yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Sumatra.

HiFi Air hadir sebagai solusi internet cepat bagi keluarga dan usaha kecil-menengah (UKM) tanpa memerlukan instalasi kabel yang rumit atau biaya besar. Layanan ini ditujukan untuk menjawab kebutuhan akan internet broadband yang hemat dan cepat di daerah yang belum terjangkau jaringan kabel atau fiber optik.

HiFi Air memanfaatkan teknologi Fixed Wireless Access (FWA), yang memungkinkan pengguna terhubung langsung ke internet tanpa perlu kabel fisik. Pengguna dapat mengaktifkan modem WiFi sendiri, tanpa bantuan teknisi dan tanpa biaya instalasi tambahan. Layanan Hifi Air telah menjangkau seluruh Kota/Kabupaten di Sumatra dengan dukungan jaringan 4.5G+ dari Indosat untuk menghadirkan koneksi internet yang cepat dan berkualitas.

Peluncuran HiFi Air di Sumatra merupakan bagian dari komitmen Indosat untuk memperluas inklusi digital ke seluruh Indonesia, terutama di daerah terpencil yang memiliki keterbatasan akses internet.

HiFi Air hadir dengan skema prabayar yang fleksibel, di mana pengguna hanya membayar sesuai kebutuhan, tanpa biaya instalasi atau langganan bulanan. Langkah ini sejalan dengan misi Indosat dalam menyediakan layanan digital kelas dunia, serta menghubungkan dan memberdayakan masyarakat indonesia.

Agus Sulistio, EVP – Head of Circle Sumatra Indosat Ooredoo Hutchison, menyampaikan, HiFi Air menghadirkan akses internet berkualitas langsung ke rumah-rumah dan pelaku UMKM di Sumatra, tanpa perlu bergantung pada jaringan kabel.

“Ini adalah bagian dari upaya Indosat untuk memastikan bahwa masyarakat di wilayah ini dapat menikmati konektivitas cepat, andal, dan efisien, sehingga mereka bisa lebih produktif, baik dalam aktivitas sehari-hari maupun untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.

Langkah ini juga mendukung misi kami untuk menghubungkan dan memberdayakan masyarakat Indonesia, dengan menyediakan akses digital yang lebih mudah dijangkau, terutama di daerah-daerah yang belum sepenuhnya terlayani,” ujarnya.

Untuk mendukung layanan HiFi Air di Sumatra, Indosat bekerja sama dengan Nokia menghadirkan modem Wi-Fi router Nokia Fastmile 5G dengan kemampuan 5G dan 4G Cat. 19 yang di-bundling dengan kuota awal 50GB. Selama masa promo hingga Februari 2025, pelanggan bisa mendapatkan bundling HiFi Air dan modem Nokia hanya dengan Rp799.000 (dari harga normal Rp3.500.000).

Modem Nokia Fastmile 5G juga telah mendukung dual-band Wi-Fi 6 yang bisa menghubungkan hingga 128 perangkat secara bersamaan, cocok untuk keluarga besar atau UMKM yang membutuhkan koneksi internet kuat dan stabil.

Pelanggan HiFi Air juga dapat dengan mudah melakukan isi ulang kuota dengan berbagai pilihan paket tambahan yang fleksibel sesuai kebutuhan, salah satunya Paket Booster 20GB yang dijual seharga Rp20.000 saja.

Hal ini memberikan kemudahan akses internet yang dapat disesuaikan dengan penggunaan masing-masing pengguna. Layanan HiFi Air kini sudah dapat diperoleh di 3Store, 3Kiosk, dan berbagai outlet retail lainnya yang bekerja sama dengan Indosat di Sumatra. (rel/ram)

Puskesmas Dolok Masihul Gelar Pengobatan Gratis dan Pemeriksaan Kesehatan Pasca Banjir

PEMERIKSAAN KESEHATAN: Kapus bersama Tenaga kesehatan Puskesmas Dolok Masihul melakukan pamariksaan kesehatan kepada warga Desa Bukit Cermin, Kec. Dolok Masihul, Sergai. ISTIMEWA/SUMUT POS
PEMERIKSAAN KESEHATAN: Kapus bersama Tenaga kesehatan Puskesmas Dolok Masihul melakukan pamariksaan kesehatan kepada warga Desa Bukit Cermin, Kec. Dolok Masihul, Sergai. ISTIMEWA/SUMUT POS

SERGAI, SUMUTPOS.CO – Dinas Kesehatan Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) melalui Puskesmas Dolok Masihul bersama TNI-Polri gelar pengobatan gratis dan pemeriksaan kesehatan pasca banjir di Desa Bukit Cermin,Kecamatan Dolok Masihul,Sergai, Rabu (22/1/2025).

Kadis Kesehatan Kabupaten Sergai, dr. Yohnly Boelian Dachban melalui Kepala Puskesmas (Kapus) Dolok Masihul dr. Risna Bangun, mengatakan pengobatan gratis dan pemeriksaan kesehatan tersebut untuk melayani kondisi kesehatan masyarakat yang terdampak banjir.

“Ini sebagai bentuk kepedulian Pemkab Sergai terhadap pelayanan kesehatan masyarakat, dan juga sebagai komitmen pimpinan daerah kita yakni Bupati Sergai H. Darma Wijaya dan Wabup H. Adlin Tambunan terhadap masyarakat,”tegas nya.

BAJURI, (51) warga Desa Bukit, setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan mengalami: gatal-gatal pada sela jari kaki akibat terkena air pada saat banjir.

Warga lainnya PONIYEM, (63) warga Desa Bukit, setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan mengalami seperti gangguan ISPA, batuk & flu pasca banjir.

Selanjutnya, warga yang telah dilakukan pemeriksaan kesehatan tersebut diberikan pengobatan gratis dan imbauan menjaga kesehatan diri dan lingkungan yang terdampak banjir.

“Sejak hari Sabtu kita turunkan tim medis Bidan Desa keliling ke rumah warga terdampak banjir. Hari ini kita turun bersama tim medis Puskesmas Dolok Masihul dan TNI-Polri untuk penanganan kesehatan masyarakat agar lebih optimal,”ujar dr Risna.(fad/han)