Home Blog Page 341

Tekan Over Kapasitas, 13 Lapas Baru Segera Dibangun, 900 Napi Sumut Bakal Dipindah ke Nusakambangan

temu pers: Menteri Imipas Agus Andrianto, menjawab pertanyaan wartawan di sela-sela peresmian Lounge Autogate Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Terminal Kedatangan Internasional Bandara Kualanamu, Selasa (24/6).
temu pers: Menteri Imipas Agus Andrianto, menjawab pertanyaan wartawan di sela-sela peresmian Lounge Autogate Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Terminal Kedatangan Internasional Bandara Kualanamu, Selasa (24/6).

SUMUTPOS.CO – Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto, membuka wacana pemindahan narapidana kasus narkoba ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dengan tingkat pengamanan lebih tinggi, seperti Nusakambangan. Langkah ini dipertimbangkan sebagai upaya memutus mata rantai peredaran narkoba yang masih dikendalikan dari dalam Lapas.

Pernyataan itu ia sampaikan ketika menjawab pertanyaan wartawan di sela-sela peresmian Lounge Autogate Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Terminal Kedatangan Internasional Bandara Kuala Namu, Deliserdang, Selasa (24/6). Menurut Agus, dalam waktu dekat, Kementerian Imipas juga berencana memindahkan 900 orang warga binaan yang beresiko tinggi dari lapas-lapas di Sumatera Utara (Sumut) ke Lapas Nusakambangan di Jawa Tengah.

“Dari Sumatera Utara kemarin kita pindahkan 100 orang. Secara keseluruhan 900 warga binaan yang hukuman mati, seumur hidup yang masuk dalam jaringan peredaran narkoba nanti kita pindahkan ke Nusakambangan,” papar pria yang pernah menjadi Kapolda Sumut itu.

Pemindahan warga binaan yang terlibat jaringan narkoba itu demi melindungi hak asasi warga masyarakat agar tidak menjadi korban penyalahgunaan narkoba. “Kami pindahkan demi melindungi hak asasi warga masyarakat, jangan sampai mereka menjadi korban. (Pemindahan) ini bisa membuat keluarga (warga binaan) mereka sulit menjenguk, tetapi demi kepentingan yang lebih luas, kebijakan harus diambil,” ucap Agus.

Saat yang bersamaan, Agus juga menyebut, pemerintah menyiapkan sejumlah solusi untuk menekan kelebihan kapasitas, salah satunya memberi remisi tambahan kepada warga binaan berprestasi. “Kalau mereka membuat karya bermanfaat untuk warga pindahan lain, remisi tambahan bisa diberikan di samping remisi yang sudah diatur undang-undang,” kata mantan Wakapolri itu.

Selain itu, Kementerian Imipas juga berencana membangun 13 Lapas baru demi mengurangi overkapasitas di sejumlah lapas di Indonesia. Menurut Agus, 13 lapas ini akan dibangun di Nusakambangan dan Solo (Jawa Tengah), hingga Jawa Timur.

Dia mengatakan, pembangunan lapas-lapas baru ini bukan hanya untuk mengurangi overkapasitas, termasuk juga untuk mengantisipasi peredaran narkoba. “Di seluruh Indonesia kami sedang menyelesaikan pembangunan 13 lapas. Tentunya dalam kaitan untuk mengurangi overkapasitas. Lokasinya di Nusakambangan ada, di Solo ada, di Jawa Timur ada,” ungkapnya. Agus menambahkan, pembangunan lapas baru itu masih dalam progres.

Sebelumnya, ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Medan melakukan demonstrasi di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara di Tanjunggusta, Medan. Para mahasiswa tersebut menyoroti masalah serius terkait peredaran narkoba yang diduga masih dikendalikan oleh narapidana dari dalam lembaga pemasyarakatan. (cnni/adz)

Implementasikan MoU, UnHar Medan dan UniMAP Malaysia Gelar Program VL, Student Mobility, dan CSR

Rektor Universitas Harapan Medan Prof Drs Sriadhi ST MPd MKom PhD menyerahkan CSR kepada masyarakat di Desa Mekar Jaya, Langkat.
Rektor Universitas Harapan Medan Prof Drs Sriadhi ST MPd MKom PhD menyerahkan CSR kepada masyarakat di Desa Mekar Jaya, Langkat.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO– Universitas Harapan (UnHar) Medan bersama University Malaysia Perlis (UniMAP) mengimplementasikan nota kesepahaman (MoU) melalui pelaksanaan program Visiting Lecturer (VL), Student Mobility, dan Corporate Social Responsibility (CSR) di Sumatera Utara pada 15–19 Mei 2025. Kegiatan ini berlangsung di Kampus 3 UnHar Medan serta di Desa Mekar Jaya, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat, sebagai bagian dari penguatan kerja sama internasional kedua institusi.

Sebanyak 18 delegasi dari UniMAP yang terdiri dari 13 mahasiswa dan 5 dosen, dipimpin Dekan Fakulti Kejuruteraan dan Teknologi Elektronik UniMAP, PM Ir Ts Dr. Razaidi Husin, disambut hangat oleh Rektor UnHar Medan, Prof. Drs. Sriadhi, S.T., M.Pd., M.Kom., Ph.D. di Kampus 3 UnHar Medan.

Agenda utama kegiatan ini, pelaksanaan program Student Mobility yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa dari kedua universitas untuk bertukar wawasan akademik dan budaya. Selain itu, dosen-dosen dari UniMAP juga memberikan kuliah sebagai Visiting Lecturer, yang memperkaya pengalaman belajar mahasiswa dan dosen UnHar Medan dengan perspektif global.

Selain itu, UnHar Medan dan UniMAP juga melaksanakan program CSR sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat di Kampung Kolam Dusun Jandi Mulia, Desa Mekar Jaya, yang kini ditetapkan sebagai desa binaan bersama. Kegiatan CSR ini melibatkan civitas akademika UnHar dari berbagai fakultas, yaitu Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Bahasa dan Komunikasi, Fakultas Teknik dan Komputer, serta Fakultas Hukum.

Kontribusi nyata dari program ini, antara lain pemasangan 10 unit lampu jalan bertenaga surya (solar cell) untuk penerangan desa. Kemudian kegiatan sosial dan edukatif di Kampung Penghapal Al-Qur’an, dan pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan dan peningkatan akses terhadap pendidikan.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Harapan (UnHar) Medan Prof. Drs. Sriadhi, S.T., M.Pd., M.Kom., Ph.D menyampaikan, kerja sama ini sangat penting bukan hanya untuk kemajuan akademik, tetapi juga untuk penguatan nilai-nilai sosial melalui pengabdian kepada masyarakat. “Kami berharap kolaborasi seperti ini dapat terus berlanjut dan berkembang,” katanya.

Sementara, PM Ir Ts Dr. Razaidi Husin menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat dan kolaborasi produktif yang diberikan oleh UnHar Medan. “Ini adalah momen penting bagi kami untuk mempererat hubungan antarnegara sekaligus memberikan kontribusi langsung kepada masyarakat,” ungkapnya.

Kegiatan ini menandai komitmen bersama UnHar Medan dan UniMAP dalam menjadikan pendidikan tinggi sebagai jembatan pertukaran ilmu, budaya, dan kontribusi sosial. Kedua pihak sepakat untuk memperluas program kerja sama di masa mendatang dalam bentuk penelitian kolaboratif, pengembangan kurikulum, serta ekspansi kegiatan CSR di wilayah lain. (rel/adz)

Pemanfaatan JKN di Sumut Tembus 30 Juta Kasus, Biaya Capai Rp43 Triliun

PAPARKAN: Asisten Deputi Bidang SDM, Umum, dan Komunikasi BPJS Kesehatan, Iwan Adriady saat memaparkan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
PAPARKAN: Asisten Deputi Bidang SDM, Umum, dan Komunikasi BPJS Kesehatan, Iwan Adriady saat memaparkan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemanfaatan layanan kesehatan melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Provinsi Sumatera Utara mengalami lonjakan yang sangat signifikan dalam dekade terakhir. Berdasarkan data dari BPJS Kesehatan, jumlah pemanfaatan layanan JKN di Sumut tercatat melonjak drastis, dari hanya 2,9 juta kasus pada 2014 menjadi 30,7 juta kasus pada tahun 2024.

Asisten Deputi Bidang SDM, Umum, dan Komunikasi BPJS Kesehatan, Iwan Adriady, menjelaskan bahwa kenaikan tersebut menunjukkan adanya peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap layanan JKN, yang semakin mudah diakses seiring dengan meluasnya cakupan fasilitas kesehatan.

“Pada tahun 2014, pemanfaatan JKN tercatat sekitar 8.218 kasus per hari. Kini, di 2024, jumlah ini meningkat menjadi 84.120 kasus per hari. Ini menunjukkan adanya pertumbuhan hampir sepuluh kali lipat dalam pemanfaatan layanan JKN,” ujarnya dalam kegiatan Media Gathering bersama Forum Wartawan Kesehatan (Forwakes) Sumatera Utara di Medan, Selasa (24/6). Kegiatan ini turut dihadiri Kepala BPJS Kesehatan cabang Medan dr Yasmine Ramadhana Harahap.

Menurutnya, peningkatan tersebut mencerminkan tren positif dalam sistem jaminan kesehatan di Sumut. Sebelum pandemi Covid-19, pemanfaatan layanan JKN di tahun 2019 tercatat mencapai 22,8 juta kasus. Meskipun angka ini sempat menurun pada 2020 akibat pandemi menjadi 19,2 juta, pasca-pandemi, angka tersebut kembali naik dan bahkan mencatatkan rekor tertinggi pada 2023 dengan 28,9 juta kasus.

Dia memaparkan, layanan yang paling banyak dimanfaatkan oleh peserta JKN adalah kunjungan ke puskesmas dan dokter praktik perorangan, serta rawat jalan dan rawat inap di rumah sakit. Pada 2024, tercatat kunjungan ke fasilitas kesehatan tingkat pertama (PPK) seperti puskesmas dan klinik mencapai 12,4 juta kasus. Sementara itu, untuk rawat jalan dan rawat inap di rumah sakit mencapai 13,6 juta dan 4,5 juta kasus, masing-masing.

Menurutnya, peningkatan pemanfaatan layanan ini diperkirakan akan terus berlanjut, mengingat semakin meningkatnya cakupan kepesertaan JKN, serta penguatan sistem pelayanan dan digitalisasi yang mempermudah proses administrasi.

Iwan menegaskan, meski layanan terus berkembang, evaluasi terhadap kualitas tetap menjadi fokus utama. “Ini adalah indikator bahwa sistem jaminan kesehatan kita terus berkembang dan menjawab kebutuhan masyarakat. Namun tentu, kami juga terus melakukan evaluasi agar kualitas layanan tetap terjaga,” ujarnya.

Di sisi lain, lanjutnya, biaya manfaat untuk program JKN di Sumatera Utara juga mengalami peningkatan yang signifikan dalam tujuh tahun terakhir. Total biaya yang telah dikeluarkan dari 2018 hingga Mei 2025 mencapai Rp43,053 triliun.

Adapun mayoritas biaya, yakni sebesar Rp36,497 triliun (84,77%) digunakan untuk pelayanan di fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjutan (FKRTL) seperti rumah sakit, sementara Rp6,555 triliun (15,23%) digunakan untuk pelayanan di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) seperti puskesmas dan klinik.

Peningkatan biaya ini tercatat konsisten dari tahun ke tahun, dimulai dengan Rp4,377 triliun pada 2018 dan terus meningkat hingga mencapai Rp8,050 triliun pada 2024. Hingga Mei 2025, biaya yang telah dikeluarkan sudah mencapai Rp5,240 triliun. Peningkatan biaya manfaat ini mencerminkan tidak hanya bertambahnya jumlah peserta aktif, tetapi juga meningkatnya biaya pengobatan yang lebih mahal di fasilitas rujukan, terutama rumah sakit.

Iwan mengingatkan pentingnya untuk terus mengedepankan upaya pencegahan dan memperkuat layanan kesehatan primer untuk menekan pengeluaran. “Selain itu, kami juga perlu kolaborasi antara pemangku kepentingan dan masyarakat dalam mengedepankan promotif dan preventif, agar biaya layanan kesehatan tidak semakin membebani sistem jaminan sosial kesehatan,” ujar Iwan.

BPJS Kesehatan juga memperkenalkan program New Rehab 2.0, yang memberikan solusi bagi peserta yang menunggak iuran untuk membayar secara bertahap, khususnya bagi masyarakat yang terdampak kondisi ekonomi namun tetap ingin menjaga perlindungan kesehatan mereka.

Salah satu topik menarik yang dibahas dalam kegiatan ini adalah penerapan sistem Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) yang akan diterapkan mulai Juli 2025. Sistem ini dirancang untuk menyamaratakan standar layanan bagi seluruh peserta JKN, menggantikan sistem kelas 1, 2, dan 3 yang selama ini berlaku.

Dengan adanya perubahan ini, BPJS Kesehatan berharap program JKN akan semakin inklusif dan dapat memberikan manfaat lebih besar bagi seluruh lapisan masyarakat, menjawab tantangan kebutuhan kesehatan, serta memastikan keberlanjutan program jaminan kesehatan nasional ke depannya. (ila)

Telkomsel dan Pertamina Lubricants Hadirkan Program GOAL: Ganti Oli Dapat Hadiah Langsung Voucher Paket Data

Telkomsel bersama Pertamina Lubricants luncurkan program kolaboratif bertajuk GOAL (Ganti Oli Hadiah Langsung). Program ini memberikan hadiah langsung berupa voucher data Telkomsel 2GB kepada setiap pelanggan yang melakukan penggantian oli Pertamina Fastron untuk mobil atau Pertamina Enduro untuk motor di lebih dari 500 bengkel rekanan Pertamina Lubricants yang tersebar di 7 Kota/ Kabupaten di Area Sumatera.
Telkomsel bersama Pertamina Lubricants luncurkan program kolaboratif bertajuk GOAL (Ganti Oli Hadiah Langsung). Program ini memberikan hadiah langsung berupa voucher data Telkomsel 2GB kepada setiap pelanggan yang melakukan penggantian oli Pertamina Fastron untuk mobil atau Pertamina Enduro untuk motor di lebih dari 500 bengkel rekanan Pertamina Lubricants yang tersebar di 7 Kota/ Kabupaten di Area Sumatera.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Telkomsel bersama Pertamina Lubricants luncurkan program kolaboratif bertajuk GOAL (Ganti Oli Hadiah Langsung). Program ini memberikan hadiah langsung berupa voucher data Telkomsel 2GB kepada setiap pelanggan yang melakukan penggantian oli Pertamina Fastron untuk mobil atau Pertamina Enduro untuk motor di lebih dari 500 bengkel rekanan Pertamina Lubricants yang tersebar di 7 Kota/ Kabupaten di Area Sumatera.

VP Consumer Business Area Sumatera Telkomsel Mulya Budiman mengatakan. “Program Kolaborasi antara Telkomsel dan Pertamina Lubricants ini dirancang untuk mendukung gaya hidup digital masyarakat dengan cara yang sederhana dan bernilai tambah. Kami ingin menunjukkan bahwa Telkomsel juga tidak hanya hadir melalui jaringan terdepan, tetapi juga melalui kolaborasi yang memberi manfaat langsung bagi para pelanggan”.

Senada dengan hal tersebut, GM West Region Pertamina Lubricants Budi Suharyanto, mengatakan, “Ini merupakan sinergi nyata dua brand Indonesia yang memberikan value dan manfaat lebih bagi pelanggan. Melalui program GOAL, kami ingin memberikan edukasi tentang pentingnya merawat kendaraan dengan oli berkualitas dunia, sekaligus menghadirkan pengalaman digital yang relevan dengan gaya hidup masyarakat saat ini.”

Program GOAL berlangsung selama periode Juni hingga Agustus 2025, dan menyediakan total 5.000 voucher data sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan setia Pertamina Lubricants dan Telkomsel selain itu terdapat hadiah menarik lainnya berupa Pengharum Mobil Fastron, Korek Api Enduro, Kanebo Enduro dan Gantungan Kunci Enduro. Melalui program ini diharapkan dapat meningkatkan loyalitas pelanggan serta mendorong pelanggan untuk setia menggunakan produk dan layanan terdepan dari Telkomsel dan Pertamina Lubricants.

Melalui program GOAL, pelanggan cukup melakukan penggantian oli Pertamina Fastron atau Pertamina Enduro di salah satu bengkel yang ada di 7 Kota/Kabupaten Kabupaten Deli Serdang, Kota Banda Aceh, Kota Batam, Kota Binjai, Kota Medan, Kota Padang, dan Kota Pekanbaru kemudian memindai barcode yang tersedia untuk langsung menerima hadiah voucher data. Informasi Bengkel terpilih dapat dilihat pada link https://bit.ly/PROGRAMGOALSR1. Program ini diharapkan tidak hanya memperkuat loyalitas, tetapi juga mendorong perluasan kanal distribusi dan pemasaran produk-produk unggulan Pertamina Lubricants serta Telkomsel secara simultan.

Telkomsel Hadirkan Hot Promo Spesial Paket Data Mulai dari Rp. 15 Ribu, Berhadiah Motor & Emas!

Telkomsel hadirkan paket Hot Promo Spesial untuk para pelanggan baru kartu Simpati. Program ini special hadir untuk para pelanggan di wilayah operasional Sumatera Utara dan Aceh. Program ini hadir dengan berbagai keuntungan menarik seperti penawaran paket internet special dengan harga terjangkau mulai dari Rp15 ribu dan kuota mulai dari 3 GB hingga kesempatan memenangkan hadiah spektakuler lewat program Juragan Internet Telkomsel.
Telkomsel hadirkan paket Hot Promo Spesial untuk para pelanggan baru kartu Simpati. Program ini special hadir untuk para pelanggan di wilayah operasional Sumatera Utara dan Aceh. Program ini hadir dengan berbagai keuntungan menarik seperti penawaran paket internet special dengan harga terjangkau mulai dari Rp15 ribu dan kuota mulai dari 3 GB hingga kesempatan memenangkan hadiah spektakuler lewat program Juragan Internet Telkomsel.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Telkomsel hadirkan paket Hot Promo Spesial untuk para pelanggan baru kartu Simpati. Program ini special hadir untuk para pelanggan di wilayah operasional Sumatera Utara dan Aceh. Program ini hadir dengan berbagai keuntungan menarik seperti penawaran paket internet special dengan harga terjangkau mulai dari Rp15 ribu dan kuota mulai dari 3 GB hingga kesempatan memenangkan hadiah spektakuler lewat program Juragan Internet Telkomsel.

General Manager Consumer Business Region Sumbagut Telkomsel, Agung E Setyobudi mengatakan “Melalui program spesial ini, Telkomsel ingin terus menghadirkan layanan yang tidak hanya terjangkau, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi pelanggan. Dengan hanya Rp15 ribu, pelanggan bisa menikmati kuota internet 3 GB selama 14 hari, dan setiap pembelian paket internet juga bisa membawa mereka lebih dekat dengan hadiah impian seperti sepeda motor dan emas batangan. Kami berharap program ini dapat menjadi bentuk apresiasi kami terhadap loyalitas pelanggan sekaligus mendorong masyarakat untuk semakin produktif dan terhubung secara digital di era sekarang.”

Dalam program ini, pelanggan SIMPATI juga berkesempatan untuk memenangkan berbagai hadiah spektakuler di antaranya 3 Yamaha Aerox dan 61 Emas Batangan 1 gram. Semua pelanggan di Area Sumatera dapat mengikuti program ini, cukup dengan melakukan pembelian paket internet minimal Rp.10 Ribu, pelanggan akan langsung memperoleh 1 kupon undian berhadiah dan berlaku kelipatan. Program berhadiah, Juragan Internet Telkomsel ini berlaku hingga 30 Juni 2025.

Pelanggan dapat dengan mudah mengaktifkan paket ini melalui aplikasi MyTelkomsel, layanan UMB *363# atau melalui outlet terdekat.

“Ke depan, Telkomsel akan terus berupaya menghadirkan program-program yang relevan dan bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat. Kami percaya, dengan dukungan pelanggan yang setia, Telkomsel dapat terus tumbuh dan menjadi mitra digital terpercaya yang senantiasa hadir mendampingi setiap langkah dan impian pelanggan di era konektivitas tanpa batas ini.” Pungkas Agung E Setyobudi.(rel)

Kali Pertama, Rico Waas Lantik 4 Pejabat Administrator, Begini Pesannya

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sejak dilantik menjadi Wali Kota Medan, baru ini kali pertama Rico Tri Putra Bayu Waas melantik pejabat di lingkungan Pemko Medan. Ada 4 Pejabat Administrator di lingkungan Pemko Medan yang dilantik dan diambil sumpahnya di Balai Kota Medan, Senin (23/6/2025) sore.

Kepada keempat pejabat yang baru dilantik tersebut, Rico Waas menyampaikan pesan penting dan berulang untuk dilaksanakan dalam menjalankan amanah yang diberikan yakni bekerja dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Saudara dilantik dengan mengucapkan sumpah. Sumpah atas nama Tuhan. Maka, berbuat, bekerja dan berikanlah pelayanan terbaik bagi masyarakat. Sebab, Tuhan mengetahui apa yang tampak dan tidak tampak dari yang saudara lakukan. Sesungguhnya, kepada Tuhan lah semua dipertanggung jawabkan,” kata Rico Waas.

Adapun, keempat pejabat administrator tersebut yakni Rasyid Ridho Nasution dilantik menjadi Kepala Bagian Umum Setda Kota Medan. Kemudian, Junaidi Sanjaya menjadi Kepala Bagian Hukum, Soeflie Putra dipercaya sebagai Kepala Bagian Sumber Daya Alam dan Dr Zulkifli Syahputra Pulungan menjadi Camat Medan Marelan.

Di hadapan Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman dan pimpinan perangkat daerah yang hadir, Rico Waas menegaskan, tidak ada sepeserpun uang yang diterima dari pelantikan yang dilakukan terhadap para pejabat di lingkungan Pemko Medan. Pelantikan ini,murni karena para pejabat dinilai layak dan mampu menempati posisi tersebut.

“Saudara-saudara yang saya lantik, saya tidak ambil sepeserpun dari kalian. Saya hanya minta, bekerja secara profesional. Kita tidak mengetahui apa yang akan terjadi ke depan. Jabatan ini bukan untuk merasa prestisius, bukan pula sekadar jabatan, tapi tanggung jawab,” ujarnya mengingatkan.

Diungkapkan Rico Waas, keempat pejabat administrator tersebut menjadi pelantikan pertama yang dilakukan Rico Waas, termasuk salah satunya adalah camat yang merupakan kepala wilayah. Untuk itu, Rico Waas memberikan pesan khusus.

“Bagi yang dilantik menjadi Kepala Wilayah, saya berpesan, jadilah orang tua untuk wilayah anda. Mau berkorban untuk masyarakat. Karena, tingkat loyalitas tertinggi adalah loyalitas kepada masyarakat,” pesannya mengingatkan dilanjutkan dengan memberikan ucapan selamat. (map/ila)

Rico Wass Pastikan Pelaksanaan Pembangunan Berjalan Tepat Waktu

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemko Medan memastikan pelaksanaan pembangunan dalam lima tahun kedepan akan berjalan tepat waktu, tepat guna, tepat sasaran, akuntabel serta berkualitas.

Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat menyampaikan Tanggapan Kepala Daerah Terhadap Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Kota Medan atas Ranperda Kota Medan Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Medan Tahun 2025-2029 dalam lanjutan rapat paripurna DPRD Kota Medan yang diadakan di Gedung DPRD Kota Medan, Senin (23/6/2025).

“Melakukan perencanaan yang matang, pengelolaan anggaran yang efektif dan efisien serta penguatan monitoring dan evaluasi menjadi kunci keberhasilan dalam mengimplementasikan pelaksanaan RPJMD.

Untuk itu kami akan memastikan setiap program dan kegiatan yang dirumuskan dalam dokumen RPJMD disusun secara terukur disertai mekanisme evaluasi dan pengendalian yang sistematis agar pelaksanaan pembangunan dapat berjalan tepat waktu, tepat guna, tepat sasaran, akuntabel serta berkualitas,” kata Rico Waas menanggapi pemandangan umum Fraksi Partai Gerindra yang disampaikan dalam rapat paripurna sebelumnya.

Selanjutnya Rico Waas juga menyampaikan, dalam RPJMD Kota Medan tahun 2025-2029 ini, pembangunan infrastruktur menjadi salah satu program prioritas utama yang akan dikerjakan khususnya dalam mendukung Medan sebagai kota metropolitan yang berdaya saing.

Orang nomor satu dijajaran Pemko Medan itu menyebutkan fokus utama dalam pembangunan infrastruktur ialah dengan melakukan pembangunan jalan dan jembatan sebagai upaya peningkatan kualitas dan konektivitas antar wilayah. Selanjutnya, pembangunan infrastruktur transportasi publik yang modern.

“Kami juga akan membangun sarana pendukung kawasan ekonomi dan UMKM dan yang terakhir pembangunan infrastruktur digital dan utilitas kota cerdas,” kata Rico Waas.

Sedangkan untuk masalah penanganan banjir, Rico Waas mengatakan akan ditangani secara lintas sektor melalui rehabilitasi dan peningkatan kapasitas drainase kota, pengendalian daerah aliran sungai khususnya sungai Deli dan Babura, pembangunan kolam retensi dan sumur resapan, penataan kawasan rawan banjir, dan peningkatan ruang terbuka hijau.

“Kami juga akan melakukan edukasi terhadap masyarakat guna meningkatkan partisipasi masyarakat untuk mencegah terjadinya banjir,” lanjut Rico Waas.

Dalam rapat paripurna itu, secara bergantian Wali Kota Medan Rico Waas dan Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman menanggapi setiap pemandangan umum yang telah disampaikan oleh seluruh fraksi-fraksi DPRD Kota Medan dalam rapat paripurna sebelumnya. (map/ila)

Mariah Didakwa Palsukan Jamu Gosok Merk Tan Poi Sua

SAKSI: Tiga orang saksi dihadirkan memberikan keterangan dalam kasus pemalsuan merk di PN Medan, Senin (23/6). foto: Agusman/Sumut Pos
SAKSI: Tiga orang saksi dihadirkan memberikan keterangan dalam kasus pemalsuan merk di PN Medan, Senin (23/6). foto: Agusman/Sumut Pos

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Terdakwa Mariah (44) didakwa jaksa atas kasus dugaan pemalsuan jamu gosok cap orang merk Tan Poi Sua. Alhasil, wanita yang tinggal di Jalan Kayu Putih Desa Mabar, Medan Deli ini harus mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Dalam dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) Bastian Sihombing, diancam Pasal 100 ayat (1) dan (2) UU RI Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merk.

“Berawal ketika korban Mawanto mendengar informasi bahwa jamu gosok pap orang merk ‘Tan Poi Sua’ UD Cheng Jaya milik korban diproduksi terdakwa dan di pasarkan melalui aplikasi shopee,” ujarnya dalam sidang di ruang Cakra 5 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Senin (23/6).

Kemudian, lanjutnya, UD Cheng Jaya beralamat di Perumahan Pondok Indah Karya Jalan Garu Sinumba No 1 Kelurahan Helvetia Timur, Kecamatan Medan Helvetia.

“Yang mana saksi korban yang berhak untuk memproduksinya berdasarkan Sertifikat Merk dengan Nomor Pendaftaran IDM001103231, telah ditiru atau dipalsukan serta telah beredar dipasaran,” kata JPU.

Lebih lanjut, kata JPU, pada 30 Oktober 2023, korban menyuruh istrinya untuk membeli produk jamu yang menyerupai itu melalui aplikasi shopee. Setelah barang sampai, ternyata barang itu diproduksi oleh terdakwa Mariah selaku pemilik UD Lion.

“Selain itu, pada 2 Desember 2023 saksi korban juga menemukan jamu gosok cap orang merk Tan Poi Sua UD Lion, yang dijual di Apotik Abadi Jaya Jalan Rakyat No 101, Kecamatan Medan Perjuangan,” urainya.

Kemudian, korban membeli produk tersebut dan pada 4 Juni 2024, pihak Polda Sumut melakukan penggeledahan di Jalan KL Yos Sudarso, Medan, tepatnya ditempat produksi obat gosok herbal alami Tan Poi Sua milik terdakwa.

Disitu, polisi menyita 2 botol obat gosok herbal alami Tan Poi Sua dan 7 botol jamu gosok cap orang Tan Poi Sua, yang diproduksi UD Lion.

Kemudian, 34 lembar stiker/label jamu gosok cap orang Tan Poi Sua, yang diproduksi UD Lion, yang merupakan sisa produksi tahun 2023. Selanjutnya barang bukti dibawa ke kantor Direktorat Krimsus Polda Sumut untuk diproses.

Usai mendengarkan dakwaan, hakim ketua Joko Widodo melanjutkan sidang dengan mendengarkan keterangan saksi dilanjutkan keterangan terdakwa. (man/han)