25 C
Medan
Friday, April 3, 2026
Home Blog Page 370

Fauzi Janji Prioritaskan Segala Keluhan Masyarakat

RESES: Anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi Partai Gerindra, Fauzi saat menjawab aspirasi masyarakat pada Reses I Masa Sidang I Tahun 2024-2025 di Jalan Trikora Lingkungan XV, Kelurahan Tegal Sari Mandala (TSM) II, Kecamatan Medan Denai, Minggu (8/12/24).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi Partai Gerindra, Fauzi, menggelar Reses I Masa Sidang I Tahun 2024-2025 di Jalan Trikora Lingkungan XV, Kelurahan Tegal Sari Mandala (TSM) II, Kecamatan Medan Denai, Minggu (8/12/24). Fauzi menegaskan, Reses tersebut dilakukan dalam rangka menjalankan fungsi pengawasan sekaligus menyerap aspirasi warga yang melekat pada dirinya.

Dalam pertemuan itu, Fauzi menyampaikan bahwa kedatangannya ke lokasi untuk menyerap semua aspirasi masyarakat, terutama yang berkaitan dengan pelayanan ataupun kebijakan Pemko Medan.

“Sampaikan apa yang menjadi keluhan bapak ibu semua. Jangan sungkan, saya adalah wakil bapak ibu sekalian. Kalau tidak bapak ibu pilih, tentu saya tidak ada disini,” ucap Fauzi.

Di awal sambutannya, Fauzi mengaku turut prihatin dengan kondisi sebagian masyarakat Kota Medan yang terdampak banjir.

“Intensitas hujan yang tinggi membuat beberapa wilayah terendam banjir. Saya sangat prihatin, sebagian saudara-saudara kita terpaksa harus dievakuasi ke tempat yang lebih tinggi. Ini harus menjadi perhatian kita agar selalu menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan,” kata pria yang duduk di Komisi I DPRD Kota Medan ini.

Salah seorang warga, Lismawati Pohan mengeluhkan lantaran kawasan di dekat rumahnya di Jalan Tangguk Bongkar 3 selalu banjir jika hujan turun.

“Setiap hujan turun saya sudah pasrah, karena sudah pasti banjir. Makanya saya mohon kepada Pak Fauzi untuk dicarikan solusinya,” pintanya.

Mendengar hal itu, Fauzi berjanji akan mengecek hal tersebut.

“Nanti tim saya akan kesana melihatnya. Permasalahan ini akan saya teruskan ke OPD terkait untuk dibahas. Kepada Kepling, saya minta untuk aktif menerima ataupun menyampaikan keluhan masyarakat,” katanya.

Warga lainnya, Hariman Simanjuntak mengeluhkan lantaran PDAM Tirtanadi tak masuk ke lingkungan mereka tinggal.

“Mohon bantuannya pak agar PDAM bisa masuk ke lingkungan kami. Terima kasih,” kata Hariman.

Mendengar itu, Fauzi menjelaskan bahwa PDAM Tirtanadi berada dalam gawean Provinsi Sumut. Meski begitu, dirinya tetap akan menerima aspirasi masyarakat.

“Aspirasi ini nantinya akan kami teruskan ke rekan-rekan yang ada di Sumut untuk segera ditindaklanjuti,” pungkasnya.

Di hari yang sama, Fauzi melanjutkan Reses I masa sidang I tahun 2024-2025 di Jalan Kuantan, Kelurahan Sei Rengas I, Kecamatan Medan Kota. Disana, warga mengeluhkan kondisi lampu, maling dan kabel telepon menumpuk.

“Aspirasi bapak ibu sekalian sudah saya tampung. Ini akan menjadi bahan kami untuk pembahasan di DPRD Kota Medan dan diteruskan ke Pemko Medan,” kata Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPRD Medan ini.

Turut hadir dalam kegiatan itu, Camat Medan Denai, Camat Medan Kota, Lurah TSM II, Lurah Sei Rengas I, Babinsa dan Bhabinkamtibmas.
(map/han)

Saipul Bahri SE Prioritaskan Pembangunan Drainase di Kelurahan Terjun Marelan

RESES: Anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi Partai NasDem, Saipul Bahri SE pada Reses I Masa Sidang I Tahun Sidang 2024-2025 yang digelarnya pada dua lokasi di Kecamatan Medan Marelan, Minggu (8/12/2024). ISTIMEWAS/SUMUT POS

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi Partai NasDem, Saipul Bahri SE, akan memprioritaskan pembangunan drainase di Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, khususnya di Lingkungan 7. Pasalnya, kondisi drainase di wilayah tersebut tidak baik.

Hal itu ditegaskan Saipul Bahri setelah mendengar aspirasi dan keluhan masyarakat pada Reses I Masa Sidang I Tahun Sidang 2024-2025 yang digelarnya pada dua lokasi di Kecamatan Medan Marelan, Minggu (8/12/2024).

Adapun kedua lokasi tersebut, yakni di Jalan Marelan I, Pasar IV Barat, Lingkungan 7, dan di Jalan Rahmad Buddin No. 21, Lingkungan 12, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan. Pada kesempatan itu, Saipul menyampaikan bahwa kondisi drainase khususnya di Lingkungan 7 tidak berfungsi dengan baik.

“Masalah drainase ini menjadi prioritas bagi saya. Ini akan saya masukan kedalam Pokir (Pokok Pikiran) saya di DPRD Medan. Inilah gunanya Reses. Reses itu menyerap aspirasi masyarakat untuk dimasukkan menjadi program pembangunan,” ucap anggota Komisi I itu.

Dijelaskan Saipul yang merupakan legislator dari Dapil II yang meliputi Kecamatan Medan Marelan, Medan Labuhan dan Medan Belawan itu, semua aspirasi yang disampaikan masyarakat akan menjadi masukan bagi Anggota DPRD untuk di teruskan ke Pemko Medan agar dapat di tindaklanjuti menjadi program pembangunan.

“Semua aspirasi ini akan kami sampaikan kepada Pemko Medan dalam sidang paripurna nantinya,” ujarnya.

Sebelumnya pada Sesi I di Jalan Marelan I, Pasar IV Barat, Lingkungan 7, warga mengeluhkan kondisi drainase dan banjir di wilayah tersebut. Kepala Lingkungan (Kepling) 7, Daud, meminta agar drainase dapat menjadi prioritas untuk dibenahi.

“Saya sudah 6 tahun menjadi Kepling. Selama 6 tahun itu pula saya sudah mengajukan agar drainase di wilayah ini dapat diselesaikan, namun sampai saat ini belum terealisasi. Kiranya ini menjadi prioritas Pak Saipul,” pintanya.

Senada dengan itu, Safrida, warga Lingkungan 15 mengeluhkan tidak adanya drainase di wilayah itu.

“Memang pernah ada tanah dikorek. Ironisnya, tanah tidak nampak dan drainase/parit tidak jelas. Akibatnya, wilayah kami selalu banjir,” keluhnya.

Sementara, Siti Khadijah, warga Lingkungan 4 mengeluhkan wilayahnya yang selalu banjir akibat tidak adanya drainase. “Akibat dari banjir itu, jalan kami rusak. Mohonlah Pak, ini juga menjadi prioritas untuk diselesaikan,” tutur Siti Khadijah.

Selain itu, Warga Lingkungan 10, Gang Ranting, Arbani, meminta agar pengecoran jalan di daerahnya dilanjutkan.

“Panjang jalan sekitar 120 meter dan lebar 2 meter, tapi baru sebahagian saja yang dicor. Kami mohon kiranya bisa dilanjutkan pengecoran itu sampai ke ujung,” pintanya.

Sedangkan pada Sesi II di Jalan Rahmad Buddin, No. 21, Lingkungan 12, masyarakat mengeluhkan kondisi banjir yang kerap melanda wilayah tersebut serta perbaikan infrastruktur.

Warga Lingkungan 27 Rengas Pulau, Eli Juliar Ritonga, mengeluhkan banjir di Jalan Pasar IV Timur. “Di sana itu banjir tidak surut-surut, karena airnya tidak mengalir. Mohonlah Pak ini dicarikan solusinya,” pinta Eli.

Sementara, Syahrial, warga Lingkungan 2 Rengas Pulau meminta agar jalan di Gang Mangga sepanjang 98 meter diperbaiki. “Jalan kami itu tidak pernah tersentuh pembangunan. Memang pernah dicek, tapi hanya mengukur-ukur saja,” katanya.

Senada dengan itu, Samsul Bahri, warga Lingkungan 7 Paya Pasir meminta agar jalan di wilayahnya diperbaiki. “Jalan itu ada sekitar 90 meter rusak, tolonglah Pak ini bisa diperbaiki,” pintanya.

Sedangkan, Rivan Anshori, warga Lingkungan 14, Kelurahan Terjun juga mengeluhkan banjir di wilayahnya. “Saluran pembuangan di Andansari itu tumpat, akibatnya air mengalir da menggenani Lingkungan 14. Jadi, Gang Bersama dan Gang Keluarga itu hancur akibat genangan air itu,” katanya.

Terkait banjir di Pasar IV Timur, Kepala UPT Medan Utara Dinas SDABMBK, Kelana Putra, menjelaskan air berasal dari Jalan Marelan Raya turun ke Pasar IV Timur, karena jalan disitu lebih rendah dari Marelan Raya.

“Kalau Jalan Marelan Raya itu bukan wewenang Pemko Medan, itu wewenang provinsi. Pemko Medan siap melakukan normalisasi, dengan catatan provinsi siap memperbaiki penutup drainase yang sudah dihancurkan. Jadi, bukan soal anggaran dan bahan, tetapi soal kewenangan,” jelas Kelana seraya mengatakan Jalan Pasar IV Timur akan dicor tahun depan.

Selain itu, masyarakat kedua tempat juga mengeluhkan persoalan PKH, Bansos, UMKM, air bersih PDAM dan Adminduk (Administrasi Kependudukan).

Hadir dalam Reses itu Koordinator Kota PKH Dedy Irwanto Pardede, Kepala UPT Medan Utara Dinas SDABMBK Kelana Putra, Kasi Trantib Medan Marelan Bobi Iswadi, Kasi Kesos Medan Marelan Julia K Ningrum, mewakili Kelurahan Terjun Denni Ferdianyah dan Rahmadani, Kepling 7 Muhammad Daud, Kepling 12 Syaiful Bahri serta ratusan masyarakat.
(map/han)

Bantuan Sosial dari Pemerintah Harus Tepat Sasaran

Ketua Komisi I DPRD Kota Medan dari Fraksi Golkar, Reza Pahlevi Lubis S Kom, saat melakukan Reses di Kecamatan Medan Helvetia. Minggu (8/12/24)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Masyarakat Kecamatan Medan Helvetia mengeluhkan bantuan dari pemerintah banyak yang tidak tepat sasaran. Pasalnya, masih banyak warga kurang mampu yang belum merasakan manfaat bantuan dari pemerintah, baik itu bansos, PKH, dan lainnya.

“Selama ini bantuan seperti PKH, kami lihat tidak tepat sasaran. Ada banyak masyarakat yang mampu secara ekonomi, mendapatkannya. Sementara banyak masyarakat yang kurang mampu malah tidak mendapatkannya,” kata Dewi, warga Lingkungan X, Kelurahan Helvetia Timur, Kecamatan Medan Helvetia, pada Reses I Masa Sidang I Tahun 2024-2025 yang digelar anggota DPRD Medan, Reza Pahlevi Lubis SKom, Minggu (8/12/24).

Dewi berharap, melalui kegiatan reses ini, Reza yang duduk sebagai Ketua Komisi I DPRD Kota Medan, dapat menindaklanjuti keluhan tersebut kepada Pemko Medan. “Kami bersyukur dengan kegiatan dari anggota dewan yang memang benar-benar mau mendengarkan langsung keluhan dan aspirasi kami,” katanya.

Menyikapi keluhan warga ini, Reza mengaku akan menindaklanjutinya bersama instansi pemerintah terkait, dalam hal ini Dinas Sosial Kota Medan. “Semua keluh kesah dari bapak dan ibu akan kita tampung dan menjadi bahan diskusi dan rapat kita, agar solusi dan langkah selanjutnya untuk masalah-masalah Bapak dan Ibu bisa kami selesaikan dengan cepat dan tepat,” ucap Reza.

Kegiatan reses itu dihadiri lebih dari 500 orang, termasuk Kasipem Kecamatan Medan Helvetia Fitri Khairunnisa, Lurah Helvetia Timur Atiya Siregar, perwakilan Disdukcapil Usman Surbakti selaku operator di Kelurahan Helvetia Timur, dan kepling IX Helvetia Timur.

Menurut Reza, kehadiran aparatur pemerintahan dari Pemko Medan pada reses tersebut, dimaksudkan agar aspirasi ataupun keluhan yang disampaikan masyarakat dapat didengar secara langsung oleh mereka. “Jadi, selain dengan saya, Bapak dan Ibu juga bisa secara langsung di sini menyampaikan kepada ibu-ibu dan bapak-bapak perwakilan Pemko Medan yang hadir di sini. Apa yang menjadi keluhan dan masukannya bisa langsung disampaikan,” ujar Reza.

Masyarakat begitu antusias menghadiri kegiatan reses tersebut. Hal ini terlihat dari jumlah masyarakat yang hadir melebihi kuota yang disediakan panitia reses.

Dalam kegiatan tersebut, sesi tanya jawab berlangsung aktif. Setiap pertanyaan, masukan, dan keluhan yang disampaikan masyarakat, dijawab dan disikapi langsung oleh Reza serta perwakilan dari pemerintahan terkait yang turut hadir pada acara tersebut.

“Dalam perihal keamanan dan kenyamanan warga yang disampaikan oleh bapak dan Ibu tadi, kita akan mengaktifkan kembali jam-jam Siskamling bersama warga. Hal ini kita lakukan sebagai upaya untuk mencegah kriminal dan peredaran narkoba di Kota Medan” Tambah Reza yang menjawab keluhan warga terhadap tingginya tingkat kriminalitas di Kota Medan, khususnya Medan Helvetia.

Kegiatan reses ini dilaksanakan Reza di dua lokasi berbeda. Di lokasi reses sebelumnya, masyarakat yang hadir juga cukup antusias dan melebihi kuota yang telah ditetapkan panitia.(mag-2)

STOK Bina Guna Gelar Penguatan Kepribadian Mahasiswa melalui Kebinagunaan, Jalin Kerja Sama dengan Kasatgaswil Sumut Densus 88 AT Mabes Polri

KERJA SAMA: Dr dr Hj Liliana Puspasari MKes dan Kasatgaswil Sumut Densus 88 AT Mabes Polri Kombes Pol IK Budi Hendrawan SIK SH MH menandatangani surat kerja sama.(DEDDI MULIA PURBA/SUMUT POS)

PENINGKATAN peran kampus sebagai agen perubahan di masyarakat diimplementasikan Sekolah Tinggi Olahraga Kesehatan (STOK) Bina Guna melalui kegiatan Kebinagunaan pada 4-5 Desember 2024.

Kegiatan di kampus STOK Bina Guna yang merupakan ‘changer of the future’ diikuti 225 mahasiswa baru sebagai komitmen yang tinggi dalam pembinaan mahasiswa yang berkarakter dan unggul secara kompetensi.

Kebinagunaan ini bertujuan untuk penguatan kepribadian mahasiswa yang kompeten, berkarakter dan siap berdaya saing dalam bidang akademik dan non-akademik.

Acara ini turut dihadiri pimpinan Yayasan Bina Guna serta pimpinan, dosen dan pegawai STOK Bina Guna. Dalam kesempatan ini juga ditandatangani kerja sama STOK Bina Guna dengan Satgaswil Sumut Densus 88 AT Mabes Polri.

Kebinagunaan diisi antara lain pemaparan wawasan kebangsaan oleh Katim Satgaswil Sumut Densus 88 AT Mabes Polri Ipda Kunto. Dipaparkan juga sosialisasi akademik, mindset kreatif, inovasi dan produktif generasi Z, mental dan ideologi, fun outbound, penampilan olahraga dan bakti sosial.

Seluruh rangkaian kegiatan ini menargetkan pembentukkan kepribadiaan yang unggul, siap menuju perubahan diri dan kesiapan dalam pengabdian masyarakat melalui pemanfaatan ilmu berdasarkan penguatan changer of the future.

Kasatgaswil Sumut Densus 88 AT Mabes Polri Kombes Pol IK Budi Hendrawan SIK SH MH dalam motivasi yang disampaikannya mengingatkan mahasiswa untuk memanfaatkan waktu dengan baik, termasuk untuk belajar, beribadah dan beristirahat.

Ia pun menceritakan pengalaman dirinya tatkala sekolah dan kuliah hingga menjadi anggota Polri. ”Terus belajar. Ternyata kerja keras itu membawa hasil,” kata Kombes Pol IK Budi Hendrawan SIK SH MH.

Ketua STOK Bina Guna Dr dr Hj Liliana Puspasari MKes menyampaikan terima kasih atas kerja sama dan pemaparan tentang anti-teroris yang disampaikan pada mahasiswa baru.

”Mahasiswa diharapkan dapat membentengi diri dari radikalisme dan terorisme. Kami berharap dapat terus terjain kerja sama. Terima kasih pada Kasatgaswil Sumut Densus 88 AT Mabes Polri beserta tim,” kata ketua STOK Bina Guna. (dmp)

Dorong Lulusan UMA Berkontribusi hingga Tingkat Internasional, Terbitkan Ijazah dan Transkrip Akademik dalam Dua Bahasa

WISUDA: Prof Dr Dadan Ramdan MEng MSc mewisuda lulusan UMA, Sabtu (7/12).(DEDDI MULIA PURBA/SUMUT POS)

SUMUTPOS.CO – DIREKTUR Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Pendidikan Tinggi, Riset dan Tenologi Prof Dr Ir Sri Suning Kusumawardhani MT mengucapkan selamat pada para lulusan Universitas Medan Area (UMA) yang diperoleh dengan kerja keras dan dukungan keluarga.

Hal ini disampaikan direktur melalui tayangan vidio pada wisuda UMA periode II tahun 2024 program sarjana, magister dan doktor di aula kampus, Sabtu (7/12). ”Di era digital ini, para lulusan UMA dapat menjadi sumber daya manusia yang mampu bersaing ditingkat global. Jadi generasi yang unggul, berdaya saing, profesional, berkepribadian serta siap berkontribusi untuk bangsa dan negara,” kata Prof Dr Ir Sri Suning Kusumawardhani MT.

Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah I Prof Saiful Anwar Matondang MA PhD juga mengapresiasi para lulusan UMA yang diharapkan dapat terus meningkatkan ilmu dan keterampilan serta menjadi manusia yang kuat dan tegar. Ia pun berharap UMA dapat menambah program studi baru, baik magister dan doktor.

M Erwin Siregar SE MBA (ketua Yayasan Pendidikan Haji Agus Salim) meminta para wisudawan dan wisudawati dapat berperan dan berkiprah ditengah-tengah masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya penjaminan mutu, akreditasi dan standar perguruan tinggi agar kompetitif, kreatif, inovatif dan memberikan solusi dalam mengembangkan UMA sebagai kampus yang unggul dan berdaya saing.

Rektor UMA Prof Dr Dadan Ramdan MEng MSc menegaskan bahwa perguruan tinggi telah menempatkan posisi sebagai salah satu lembaga yang menjadi bagian dari gelombang perubahan besar dalam bidang teknologi.

”Pemanfaatan teknologi telah memberikan harapan baru bagi perguruan tinggi untuk berkompetisi menuju institusi bertaraf kelas dunia,” katanya.

Era revolusi industri, lanjut rektor, ditandai dengan perkembangan teknologi digital dan teknologi informasi yang pesat dan terkadang tidak terkendali. Perkembangan teknologi informasi digital memudahkan untuk kita mampu bertahan dan beradaptasi dengan segera.

”UMA telah menargetkan pada tahun 2029 menjadi Green Digital University (GDU). Upaya digitalisasi bagian dari manifesto visi UMA untuk mencapai GDU melalui proses transformasi digital dalam pengelolaan dan layanan pendidikan tinggi bagi seluruh stakeholders UMA secara jujur, akurat, transparan, berintegritas, dan berkelanjutan,” ujar rektor.

Rektor menyebutkan bahwa UMA melalui implementasi GDU memfokuskan diri pada pengembangan perguruan tinggi yang maju dalam bidang sustainable technopreneurship, smart farming dan smart technology yang tetap menjaga budaya dan kearifan lokal.

GDU diwujudkan dalam aktivitas pembelajaran yang menekankan pada capaian kemampuan soft skills sehingga dapat mencapai kemampuan abad 21. ”Yaitu berpikir kritis, mampu berkomunikasi, berpikiran terbuka, kreatif, kolaboratif dan memiliki etika dan akuntabilitas serta mudah beradaptasi (adaptable),” rinci Prof Dr Dadan Ramdan MEng MSc.

UMA, kata rektor, juga telah merancang program lulus 3,5 tahun untuk program sarjana dan 1,5 tahun untuk program magister. UMA saat ini telah memiliki 14 guru besar, 36 persen dosen bergelar doktor dan 17,4 persen dosen sedang kuliah S3 serta 72,6 persen dosen memiliki sertifikasi profesi.

UMA mendapatkan bantuan dana hibah penelitian DRTPM Kemendikbudristekdikti terdiri 31 hibah penelitian dan 11 hibah pengabdian kepada masyarakat. ”UMA menjadi Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang memperoleh hibah terbanyak di Sumut,” terangnya.

UMA yang mendidik lebih delapan ribu mahasiswa juga menempati peringkat 1 PTS terbaik di Sumut versi QS World University Ranking, 169 di tingkat nasional dan 901 di tingkat Asia Tenggara.

Sementara Webometric UMA peringkat 25 nasional dan peringkat lima PTS seluruh Indonesia serta Green Metric peringkat 23 secara nasional. Bulan lalu, UMA juga memperoleh Rekor Muri bidang penuangan ecoenzyme terbanyak secara serentak ke sungai.

Sementara itu Sherlly Maulana ST MT (wakil rektor UMA bidang penjaminan mutu pendidikan dan pembelajaran) menyebutkan terdapat tiga peserta wisuda UMA yang berasal dari Tiongkok.

Sebagai bentuk pelayanan kepada seluruh stakeholders, kata wakil rektor, mulai wisuda periode II tahun 2024 diterbitkan ijazah dan transkrip akademik dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. ”Hal ini bertujuan agar lulusan UMA dapat berkontribusi hingga tingkat internasional,” katanya.

Wakil Rektor III UMA Bidang Minat dan Karir Dr Riskan Zulyadi MH menyebutkan bahwa wisudawan terbaik program doktor Dr Yabani MM serta program magister Muhammad Nur Nasution ST MAP, Fitri Yenti SP MP, Tanti Kartika Sitorus SSi MH, Eva Luminarti Sihombing SPd MPsi dan Mas Handayani Siahaan SE MM.

Sedangkan wisudawan terbaik program sarjana yakni Desi Syahfitri ST, Risky Ramadana ST, Alex Marojahan Hutasoit ST, Hendro Pernando Sirait SArs, Natasya Febiola ST, Meniati Zebua SKom, Atikah Fadilla Harahap SP, Iklas Prasetiyo SP, Siti Uswatun Hasanah SM, Ayu Lestari Sinambela SAk, Dwi Adelia SH, Silvester Onekhesi Telaumbanua SIP, Ikhwan Pramana Syuhada SAP, Sri Widiasti SIKom, Muhammad Attar Khoiri SPsi dan Nurul Husna Amalia SSi.

Wisuda 1.498 lulusan UMA mengangkat tema: Integrasi Teknologi Berbasis Digital untuk Menghasilkan Alumni yang Unggul dan Berdaya Saing Global Menuju Indonesia Emas 2045. Saat ini, UMA telah menghasilkan 35.082 lulusan. (dmp)

Reses Perdana, dr Dimas Sofani Lubis Dicurhati Warga soal Pengangguran dan Keluhan Air Bersih

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Masalah tingginya angka pengangguran masih menjadi keluhan warga Kota Medan. Hal itu terungkap saat Anggota DPRD Kota Medan Fraksi Partai Golkar, dr Dimas Sofani Lubis, menggelar Reses I Masa Sidang I Tahun 2024-2025 di Jalan Pasar 2 Barat, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang, Sabtu (8/12/2024) sore.

“Bagaimana cara pemerintah mengatasi pengangguran di Kota Medan pak? Karena Pak Dimas sudah terpilih. Saya berharap kesejahteraan sosial ini bisa merata. Saya berharap masyarakat yang pengangguran bisa mendapatkan pekerjaan,” ucap Heni, warga Lingkungan 13 Kelurahan Tanjung Sari kepada dr Dimas Sofani Lubis.

Secara sigap, politisi muda yang akrab disapa Dimas tersebut menegaskan, pihaknya di DPRD Kota Medan siap mengawasi jalannya program Pemko Medan dalam mengatasi masalah pengangguran. Mengingat, fungsi pengawasan melekat pada DPRD Medan sebagai lembaga legislatif.

“Yang pasti, Pemko Medan akan memberikan lapangan kerja yang seluas-luasnya. Namun bagaimana cara mendapatkannya, tentu ada caranya. Sebagai Anggota DPRD Medan, saya tidak bertindak untuk memberikan pekerjaan kepada masyarakat, tetapi membantu memfasilitasi masyarakat untuk bisa mendapatkan pekerjaan tersebut,” jawab Dimas.

Dijelaskan Dimas, Pemko Medan telah memiliki program pelatihan kerja dan sertifikasi bagi masyarakat Kota Medan yang belum memiliki pekerjaan agar bisa memiliki kemampuan dan keahlian. Diharapkan, kemampuan dan keahlian beserta sertifikat yang diberikan itu dapat membuat warga Kota Medan tersebut lebih siap untuk memasuki dunia kerja.

“Bagi anak-anak bapak/ibu yang sudah menyelesaikan pendidikannya namun belum punya pekerjaan, saya akan bantu fasilitasi untuk bisa mengikuti pelatihan-pelatihan yang disiapkan Pemko Medan. Nanti ada sertifikasinya, sertifikat itu akan memudahkan untuk mendapatkan pekerjaan di Kota Medan,” jelas Dimas yang terpilih sebagai wakil rakyat periode 2024-2029 dari Dapil V tersebut.

Dimas juga menerangkan, bahwa program kemudahan mendapatkan pekerjaan bagi masyarakat Kota Medan yang mengikuti pelatihan dan memiliki sertifikasi juga merupakan salah satu janji dari Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan yang baru saja memenangkan Pilkada Medan 2024 lewat rekapitulasi suara yang baru diselesaikan oleh KPU Medan.

“Program itu akan berlaku di tahun 2025. Jadi yang belum bekerja, sampaikan kepada tim saya agar kita fasilitasi dia untuk mendapatkan pelatihan-pelatihan. Akan kita bantu pelatihan dan sertifikasinya supaya bisa lebih mudah mendapatkan pekerjaan,” ungkapnya.

Pada kegiatan yang turut dihadiri Warmin sebagai perwakilan Kecamatan Medan Selayang, Ihsan Nugraha Harahap selaku Lurah Tanjung Sari, Edy Kurniawan mewakili Dinas SDABMBK, Joan Ferry mewakili Dinas Pendidikan, dan Eneng Pujiati mewakili Dinas Sosial Kota Medan tersebut, dr Dimas Sofani Lubis juga menampung banyak aspirasi dari ratusan warga yang hadir.

Diantaranya, keluhan warga untuk bisa mendapatkan berbagai bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Program Indonesia Pintar (PIP), dan berbagai jenis bantuan sosial lainnya.

Menanggapi hal itu, perwakilan Dinas Sosial Kota Medan, Eneng Pujiati menjelaskan bahwa untuk mendapatkan bantuan sosial, masyarakat harus terlebih dahulu terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Pendataan dapat dilakukan oleh kepling yang diteruskan ke Kelurahan dan dibahas saat musyawarah kelurahan (muskel).

“Jadi bagi yang mau masuk DTKS, usulkan di Kelurahan, nanti disana ada operator atau petugas DTKS. Nantinya nama bapak/ibu akan diusulkan di dalam muskel, lalu diputuskan oleh Kemensos apakah layak atau tidak masuk ke dalam DTKS sehingga bisa mendapatkan bantuan,” jawabnya.

Menyikapi hal itu, dr Dimas Sofani Lubis, meminta kepada seluruh kepala lingkungan di Kelurahan Tanjung Sari untuk segera melakukan pendataan bagi warga kurang mampu di wilayahnya yang belum masuk ke DTKS.

“Kalau kepling bapak/ibu tidak mau mendata bapak/ibu ataupun membantu bapak/ibu yang kurang mampu untuk masuk ke dalam DTKS, laporkan ke saya,” tegasnya.

Warga Asam Kumbang Keluhkan Air Bersih dan Banjir

Terpisah, dr Dimas Sofani Lubis juga menggelar Reses I Masa Sidang I Tahun 2024-2025 di Jalan Nusa Indah, Kelurahan Asam Kumbang, Kecamatan Medan Sunggal, Minggu (8/12/2024).

Pada kegiatan yang turut dihadiri Lurah Asam Kumbang Reza Pahlevi, Dinsos Medan Nurhaida, Disdikbud Medan, Dinas SDABMBK Subarno, Disdikbud Hardi Pasaribu tersebut dr Dimas Sofani Lubis juga menerima banyak aspirasi masyarakat.

Salah satu keluhan itu datang dari Misra. Misra wanita paruh baya yang merupakan warga Kelurahan Asam Kumbang tersebut mengeluhkan kondisi ketiadaan air bersih di tempat tinggalnya.

“Saya tinggal di Gang M. Tahir Pak, kami disitu 8 KK (kepala keluarga), tapi kami disitu tidak ada yang punya Air PAM. Kami pakai air sumur, airnya jelek, kami terpaksa menyaring air pak, boleh di cek kesana pak. Tolong bantu kami Pak, supaya masuk air PAM ke rumah kami,” kata Misra.

Misra juga mengatakan, bahwa kondisi gang tempat tinggalnya kerap banjir. Untuk itu, ia berharap agar Dimas dapat berkoordinasi dengan Pemko Medan dalam menangani masalah banjir di Kota Medan.

Menjawab keluhan tersebut, Dimas mengaku akan menindaklanjutinya. Baik masalah ketersediaan Air bersih, hingga masalah banjir yang kerap melanda kawasan tersebut.

“Untuk masalah banjir, ini nanti akan kita koordinasikan lebih lanjut, bagaimana agar upaya yang dilakukan Pemko Medan saat ini dapat diterima dengan baik oleh seluruh masyarakat Kota Medan. Lalu untuk masalah Air PAM, itu nanti akan saya koordinasikan ke Dinas Perkim (PKPCKTR),” pungkasnya.

Terakhir, Dimas memastikan bahwa seluruh aspirasi yang masuk akan ia sampaikan dalam sidang Paripurna DPRD Kota Medan dalam waktu dekat. (map)

Bertabur Hadiah pada Milad 28 Tahun UMN Al-Washliyah dan 94 Tahun Al-Jam’iyatul Washliyah

DEDDI MULIA PURBA/SUMUT POS PMB: Rektor UMN Al-Washliyah Dr H Firmansyah MSi (2 kanan) melepas balon menandai PMB, Sabtu (7/12).

SUMUTPOS.CO – LIMA dosen Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al-Washliyah yakni Nazriani Lubis SPd MHum (pendidikan Bahasa Inggris), Debbi Chyntia SPd MSi (akuntansi), Dwi Novita Sari SPdI MPd (pendidikan matematika), Dr Yayuk Yuliana MSi (manajemen) dan Apt Rafita Yuniarti SSi MKes (farmasi) terpilih sebagai pemenang dosen terbaik.

Ketua program terbaik dimenangkan Apt Haris Munandar Nasution SFarm MSi (pendidikan profesi apoteker), Lia Afriyanti Nasution SPd MPd (pendidikan fisika) dan Toni Hidayat SE MSi (manajemen). Sedangkan tenaga kependidikan terbaik dimenangkan Muhammad Rifqi Dhea Kesuma (UMN channel), Agus Alrozi (FKIP) dan Muhammad Arief Adenan Matondang SE (biro administrasi umum dan keuangan).

Pada milad ini juga diserahkan piagam penghargaan dan hadiah bagi pemenang lomba tahsin. Kategori tenaga kependidikan dan dosen putra dimenangkan Mhd Rizky Alfatih SAg, M Azhari SE dan Dr Haidir MPdI. Sedangkan kategori tenaga kependidikan dan dosen putri dimenangkan Tiflatul Husna MPd, Fitrawati SPdI dan Safrida Napitupulu MPd.

Para pemenang pun menerima piagam penghargaan dan hadiah dari pimpinan UMN Al-Washliyah saat acara jalan sehat ‘bertabur hadiah’ yang diikuti tiga ribu peserta, Sabtu (7/12). Dalam kesempatan ini dilauching Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) dengan pelepasan balon.

Kegiatan ini dihadiri Ketua Umum PB Al-Washliyah Dr KH Masyhuril Khamis MSi, Rektor UMN Al-Washliyah Dr H Firmansyah MSi, Ketua BPH UMN Al-Washliyah Dr KRT H Hardi Mulyono Surbakti MAP dan undangan lainnya.

Piagam penghargaan dan hadiah diberikan pada pemenang lomba menulis opini yang diraih Faustina Salasa, Gabena Indrayani Dalimunthe dan Agus Salim Hasibuan.

Kemudian juara tenis meja yakni M Azhari, Mursiddin Nawawi dan Umar Darwis (tunggal putra) serta M Azhari/Mardi Giwa Putra, Supono/Muhammad Ilham dan Umar Darwis/Gusnan Hariadi (ganda putra).

Ada juga juara bulutangkis yakni Asnawi/Surya Prayogi, Samsul/Rendi dan Dwi/Putra (ganda putra) serta Dinda/Bitri, Meiliza/Zizah dan Ryskha/Marissa (ganda putri).

Ratusan hadiah diantaranya umrah, televisi, kulkas, kompor gas, kipas angin dan hadiah menarik lainnya diserahkan pada peserta jalan sehat yang beruntung.

Jalan sehat yang dilepas Ketua BPH UMN Al-Washliyah Dr KRT H Hardi Mulyono Surbakti MAP ini melintasi seputaran kampus UMN Al-Washliyah dimulai dari Jalan Garu II, Jalan Selamat, Jalan Sisingamangaraja dan Jalan Garu III Medan.

Dr Dedy Juliandri Panjaitan MSi (ketua panitia yang juga wakil rektor II UMN Al-Washliyah) berterima kasih atas dukungan semua pihak atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Ketua Umum PB Al-Washliyah Dr KH Masyhuril Khamis MM mengatakan bahwa jalan sehat sebagai ‘pesta UMN Al-Washliyah’ ini dapat membawa kesehatan pada para peserta. (dmp)

Sambut Natal, Pegawai PLN Regional Sumatera Utara Berbagi Sukacita Bersama Anak Panti Asuhan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Menyambut perayaan Natal 2024, pegawai PLN Regional Sumatera Utara melalui Perokris PLN menggelar kegiatan Tali Kasih dengan memberikan bantuan kepada anak-anak panti asuhan.

Kegiatan ini merupakan bentuk inisiatif dan sumbangsih dari pegawai PLN untuk memastikan anak-anak panti asuhan merasakan sukacita dan kasih Natal, meskipun mereka tidak bersama orang tua pada perayaan tahun ini.

Kegiatan Tali Kasih kali ini disalurkan kepada dua panti asuhan, yaitu Panti Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak “Evangeline Booth” Bala Keselamatan di Jalan Samanhudi No. 27 Medan, serta Yayasan Panti Asuhan Kasih Murni Teladan di Medan. Bantuan yang diberikan berupa sembako dan uang tunai untuk operasional panti.

Acara ini dilaksanakan pada Jumat, 6 Desember 2024, dan dihadiri oleh General Manager PLN UID Sumatera Utara, Agus Kuswardoyo, General Manager PLN UIP Sumbagut, Hening Kyat Pamungkas, Manager UPDL Tuntungan, PLN Icon Plus, dan Ketua Panitia Pelaksana Natal Sumut, Refa Simanjuntak serta perwakilan pegawai PLN se-Regional Sumatera Utara.

Selain di Medan, kegiatan Tali Kasih juga dilaksanakan oleh unit-unit PLN lainnya di beberapa daerah, seperti di Lubuk Pakam (Yayasan Tuna Netra Yapentra), Medan Utara (Panti Asuhan Anak Emas), Binjai (Panti Asuhan Sumber Pengharapan), dan Nias (Panti Asuhan Dorkas Nias). Setiap unit PLN turut memberikan bantuan untuk anak-anak panti asuhan di wilayah masing-masing, sebagai bagian dari perayaan Natal dan bentuk kepedulian sosial yang melibatkan seluruh pegawai PLN.

Dalam sambutannya, Agus Kuswardoyo menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian pegawai PLN kepada anak-anak panti asuhan agar mereka bisa merasakan kebahagiaan dan kehangatan kasih Natal.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap anak-anak panti asuhan merasakan sukacita Natal, meskipun mereka tidak bersama keluarga. Semoga doa dari adik-adik semua dapat memberi kami kekuatan, agar kami bisa terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, menjaga pasokan listrik tetap aman dan handal, terutama selama perayaan Natal dan Tahun Baru nanti,” ujar Agus Kuswardoyo.

Ibu Panti Asuhan Kasih Murni Teladan juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada PLN dan seluruh pegawai yang telah berbagi kasih dalam perayaan Natal tahun ini.

“Kami sangat berterima kasih kepada PLN dan seluruh pegawai yang telah memberikan sukacita kasih Natal kepada anak-anak kami. Meskipun saat ini mereka tidak memiliki orang tua, namun kasih dari PLN sebagai orangtua yang menyayangi mereka, membuat kami yakin bahwa kasih Natal tetap ada di tengah mereka,” ujar perwakilan Panti Asuhan Kasih Murni.

Kegiatan Tali Kasih ini menjadi momentum penting bagi PLN untuk mempererat ikatan kepedulian sosial dan berbagi kebahagiaan di tengah perayaan Natal, serta menunjukkan komitmen PLN dalam memberikan dampak positif di masyarakat.

Melalui kegiatan ini, PLN berharap tidak hanya memberi bantuan materi, tetapi juga memberikan semangat kepada anak-anak panti asuhan agar selalu merasa disayangi dan dihargai.

Harapannya, dengan keberadaan PLN, sukacita dan kebahagiaan Natal dapat terus dirasakan oleh anak-anak yang membutuhkan, sekaligus menumbuhkan rasa kepedulian dan kasih dalam setiap langkah perusahaan. (ila)