26 C
Medan
Sunday, April 5, 2026
Home Blog Page 40

TPU Kristen di Medan Helvetia Penuh, Robi Barus Minta Solusi Cepat Pemko

Anggota DPRD Kota Medan, Robi Barus SE M.AP.
Anggota DPRD Kota Medan, Robi Barus SE M.AP.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Masyarakat Kecamatan Medan Helvetia mengeluhkan persoalan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kristen yang sudah penuh. Akibatnya, warga beragama Kristen mengaku kesulitan untuk mencari pemakaman bila ada yang meninggal dunia.

Terkait hal ini, Anggota DPRD Kota Medan dari Dapil Medan I (Medan Helvetia, Medan Barat, Medan Petisah, dan Medan Baru), Robi Barus meminta Pemerintah Kota (Pemko) Medan untuk segera mencari solusi.

“Untuk persoalan TPU Kristen yang penuh ini, kita minta menjadi perhatian Pemko Medan secara serius. Sebab kepada Wali Kota Medan sebelumnya, saya juga telah menyampaikan keluhan warga Medan Helvetia ini. Sudah saatnya Pemko Medan segera mencari solusi,” ucap Robi Barus, Rabu (18/2/2026).

Robi Barus yang duduk sebagai Anggota Komisi 1 DPRD Kota Medan itu pun meminta Wali Kota Medan, Rico Waas untuk segera memberikan perhatian serius. Salah satunya, dengan mencari lahan TPU yang baru. “Pemko Medan harus menyiapkan lahan TPU Kristen yang baru di Medan Helvetia,” ujar Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Medan itu.

Dijelaskan Robi Barus, saat ini telah dibentuk Badan Pengelola Perkuburan Kristen (BP2K) di Kota Medan. “BP2K ini sudah berjalan selama tiga tahun. Kita meminta Camat, Lurah hingga tingkat Kepala Lingkungan (Kepling) untuk melakukan sosialisasi kepada seluruh STM-STM lingkungan agar dapat membantu mencari lahan pemakaman bila ada yang meninggal, menungga adanya lahan TPU Kristen yang baru,” pungkasnya.

Sebelumnya, warga Medan Helvetia, Jonlis Purba, mengatakan bahwa saat ini TPU Kristen di Medan Helvetia sudah penuh. “Kami umat Kristen di Helvetia ini benar-benar kesulitan mencari pemakaman bila ada meninggal, karena sejumlah pemakaman sudah penuh, baik milik Pemko Medan maupun swasta, contoh Sei Bederah, Cinta Damai dan Sei Semayang, semua penuh. Untuk Simalingkar B jelas biayanya sangat mahal, mau dimakamkan dimana lagi,” keluh Jonlis Purba.

Dikatakan Jonlis, sebagai pengurus partai dirinya kerap menerima keluhan warga, terutama persoalan pemakaman.

“Baru-baru ini sebagai kader PDI Perjuangan saya menerima keluhan dari STM ada yang meninggal, tapi tidak tahu harus dimakamkan dimana. Dan setelah mencari informasi, ternyata Pemko Medan sudah ada membentuk BP2K, tapi tidak semua STM-STM lingkungan tahu, jadi tidak masuk menjadi anggota ,” kata Jonlis Purba yang merupakan Ketua PAC PDIP Medan Helvetia itu. (map/ila)

Poldasu Pastikan Perayaan Imlek Aman dan Kondusif

AMANKAN: Personel Kepolisian saat mengamankan perayaan Imlek di Sumut. Istimewa/Sumut Pos
AMANKAN: Personel Kepolisian saat mengamankan perayaan Imlek di Sumut. Istimewa/Sumut Pos

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) meningkatkan pengamanan dalam rangka perayaan Hari Raya Imlek 2026, guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif di wilayah Sumut, Selasa (17/2).

Pengamanan difokuskan pada rumah ibadah seperti vihara dan klenteng yang menjadi lokasi utama pelaksanaan sembahyang dan perayaan umat Tionghoa. Polres jajaran di masing-masing daerah bertanggung jawab langsung melakukan penjagaan serta pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi ibadah.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan mengatakan, pengamanan dilakukan secara terkoordinasi dengan mengedepankan langkah preventif dan humanis.

“Pengamanan difokuskan di Polres jajaran. Polda bersifat membackup apabila dibutuhkan tambahan personel. Kami memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan aman dan lancar,” ujarnya, Rabu (18/2).

Selain menempatkan personel di lokasi ibadah, sambung Ferry, Kepolisian juga melakukan sterilisasi area sebelum pelaksanaan ibadah serta patroli rutin di titik-titik strategis guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Polda Sumut mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan harmonis, sehingga perayaan Imlek 2026 dapat berlangsung khidmat, tertib, dan penuh sukacita,” pungkasnya. (dwi/ila)

Pemko Medan & Pemprovsu Atur Jam Kerja ASN Selama Ramadan

Kepala BKPSDM Kota Medan, Subhan Fajri Harahap.
Kepala BKPSDM Kota Medan, Subhan Fajri Harahap.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota (Pemko) Medan melakukan penyesuaian jam kerja terhadap seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) selama Bulan Suci Ramadan 1447H.

Hal itu merujuk pada Peraturan Presiden RI Nomor 21 tahun 2023 tentang hari kerja dan jam kerja instansi pemerintah. Ketentuan ini berlaku bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Penuh Waktu dan Paruh Waktu.

“Selama Bulan Suci Ramadan, Pemko Medan akan menyesuaikan jam kerja,” ucap Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Medan, Subhan Fajri Harahap kepada Sumut Pos, Rabu (18/2/2026).

Dikatakan Subhan, selama Bulan Ramadan setiap hari Senin – Kamis, ASN di lingkungan Pemko Medan akan bekerja mulai pukul 08.00 – 15.00 WIB. “Senin – Kamis jam kerjanya mulai pukul 08.00 – 15.00 WIB. Sementara untuk hari Jumat, masuk pukul 08.00 – 15.30 WIB. Aturan ini sudah kita buat Surat Edaran (SE) yang ditandatangani Pak Sekda dan ditujukan seluruh OPD, Kecamatan hingga Kelurahan,” ujar Subhan.

Meski ada penyesuaian jam kerja, Subhan memastikan bahwa hal itu tidak akan mengganggu kelancaran dan penyelenggaraan pelayanan publik. “Efektivitas dan produktivitas pegawai tentunya tidak boleh berkurang dengan adanya penyesuaian ini. Penekanan ini juga sudah kita sampaikan ke masing-masing Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD),” katanya.

Jika nanti ada yang melanggar, Subhan Fajri menyebutkan bahwa Pemko Medan akan memberikan sanksi kepada pegawai tersebut.

“Pada hari biasa juga tetap ada sanksi yang kita berikan kepada pegawai yang melanggar, mulai dari teguran secara lisan hingga sanksi sosial yang akan diberikan oleh Kepala OPD masing-masing,” pungkasnya.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) resmi menetapkan jadwal jam kerja bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) selama Bulan Ramadan 1447 Hijriah.

Ketentuan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 800/1260/2026 tentang Penetapan Jam Kerja Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara pada Bulan Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Kepala Badan Kepegawaian (Bapeg) Sumut Sutan Tolang Lubis, menjelaskan bahwa penyesuaian jam kerja ini dilakukan untuk memberikan kenyamanan bagi ASN dalam menjalankan ibadah puasa, tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Penetapan jam kerja selama Ramadan ini telah diatur melalui Surat Edaran Nomor 800/1260/2026. Kami berharap seluruh ASN tetap disiplin dan profesional dalam memberikan pelayanan, meskipun ada penyesuaian waktu kerja,” ujar Sutan saat memberikan keterangannya kepada Sumut Pos, Rabu (18/2/2026).

Berdasarkan surat edaran tersebut, jam kerja ASN di lingkungan Pemprov Sumut pada hari Senin hingga Kamis dimulai pukul 08.00 WIB hingga 15.00 WIB, dengan waktu istirahat pada pukul 12.30 WIB sampai 13.00 WIB.

Sementara itu, untuk hari Jumat, jam kerja dimulai pukul 08.00 WIB hingga 15.30 WIB, dengan waktu istirahat lebih panjang, yakni pukul 12.30 WIB hingga 13.30 WIB.

Menurut Sutan, kebijakan ini disesuaikan dengan ketentuan pemerintah pusat serta mempertimbangkan efektivitas kerja selama bulan suci Ramadan. Ia menegaskan bahwa meskipun durasi kerja mengalami penyesuaian, total jam kerja ASN tetap memenuhi ketentuan yang berlaku.

“Intinya, pelayanan publik tidak boleh terganggu. Kami meminta seluruh perangkat daerah memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal, cepat, dan responsif,” tegasnya. Ia juga mengimbau para pimpinan perangkat daerah untuk melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan jam kerja tersebut agar berjalan sesuai aturan.

Wagub Ingatkan ASN Pemprovsu

Terpisah, Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya, mengingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut untuk tetap meningkatkan kinerja selama bulan Ramadan. Juga terus memberikan pelayanan publik secara optimal agar program pemerintah benar-benar dirasakan masyarakat. Pesan tersebut disampaikan Surya saat menjadi pembina upacara Peringatan Hari Kesadaran Nasional di lingkungan Pemprov Sumut, yang digelar di halaman Kantor Gubernur Sumut, Medan, Rabu (18/2/2026).

“Mari kita jemput bulan Ramadan secara gembira dan khusyuk. Kepada yang tidak berpuasa, marilah kita hormati bagi yang sedang melaksanakan ibadah puasa. Puasa bukanlah jadi alasan bagi kita kinerja menjadi turun. Bulan puasa tidak boleh menjadi alasan menurunnya kualitas pelayanan publik,” ujar Surya di hadapan seluruh ASN Pemprov Sumut yang hadir.

Surya menegaskan, puasa bukan penghalang untuk tetap produktif. Sebaliknya, Ramadan harus menjadi momentum meningkatkan semangat bekerja dan mengabdi. Ia juga mengajak seluruh ASN untuk saling menghormati, melaksanakan ibadah dengan khusyuk dan tawadhu, tanpa meninggalkan tugas serta tanggung jawab. (map/san/ila)

Cegah Radikalisme Online, Ini Usulan DPRD Sumut

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara, Viktor Silaen.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara, Viktor Silaen.

MEDAN – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara, Viktor Silaen, mendesak pemerintah daerah segera membentuk Gugus Tugas Literasi Digital dan Ketahanan Ideologi di Sumatera Utara.

Desakan ini disampaikan menyusul peringatan Kapolri Listyo Sigit Prabowo terkait munculnya ideologi radikal baru seperti supremasi kulit putih dan neo-Nazi yang menyasar generasi muda melalui ruang digital.

Menurut Viktor, pola penyebaran radikalisme kini telah berubah. Jika sebelumnya menyebar secara konvensional, kini infiltrasi ideologi ekstrem lebih banyak terjadi lewat media sosial, forum permainan daring, hingga komunitas online tertutup yang sulit terdeteksi.

“Gaya radikalisme baru ini masuk secara halus. Anak-anak bisa terpapar tanpa disadari orang tua. Karena itu, Sumatera Utara tidak boleh menunggu. Gugus tugas harus segera dibentuk sebagai langkah pencegahan,” ujarnya, Rabu (18/2/2026).

Viktor yang juga Ketua Kosgoro 1957 Sumut menilai peringatan Kapolri saat membuka retret Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) di Bogor menjadi alarm serius bagi seluruh daerah.

Ia mengusulkan agar gugus tugas melibatkan berbagai unsur, mulai dari Dinas Pendidikan, tokoh agama, psikolog anak, akademisi, hingga aparat keamanan. Kolaborasi lintas sektor dinilai penting untuk menghadirkan edukasi berkelanjutan di sekolah, keluarga, dan lingkungan masyarakat.

“Sumatera Utara adalah daerah yang beragam. Ideologi supremasi ras jelas bertentangan dengan nilai kebhinekaan dan ideologi bangsa. Kita harus melindungi generasi muda dari infiltrasi paham kebencian,” tegasnya.

Selain peran pemerintah, Viktor juga menekankan pentingnya keterlibatan keluarga dalam mendeteksi gejala awal paparan radikalisme digital. Orangtua diminta lebih peka terhadap perubahan perilaku anak, seperti kecenderungan menarik diri, tertutup, atau menunjukkan simbol-simbol ekstrem di media sosial.

“Pendekatannya bukan marah, tetapi dialog. Bangun komunikasi terbuka di rumah agar anak merasa aman untuk bercerita. Pencegahan jauh lebih efektif daripada penindakan hukum,” katanya.

Ia menambahkan, sistem peringatan dini berbasis keluarga, sekolah, dan masyarakat harus diperkuat agar seluruh elemen di Sumatera Utara mampu bekerja sama menjaga ketahanan ideologis generasi muda di tengah derasnya arus informasi global.

“Yang dibutuhkan sekarang adalah kewaspadaan kolektif. Kita harus memastikan generasi muda tetap berakar pada nilai persatuan, toleransi, dan kebangsaan,” pungkas Viktor. (map/ila)

Rico Waas Ultimatum Camat: Tak Ada Lagi Sampah Berserakan

ULTIMATUM: Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Wass mengultimatum semua camat soal sampah.
ULTIMATUM: Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Wass mengultimatum semua camat soal sampah.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyoroti banyaknya sampah yang berserakan di sejumlah ruas jalan hampir di setiap Kecamatan di Kota Medan.

Agar permasalahan ini segera terselesaikan, Rico Waas dengan tegas memberikan peringatan dan ultimatum kepada seluruh Camat se- Kota Medan untuk memastikan di wilayahnya tidak ada sampah yang berserakan.

“Semua Camat, jangan banyak alasan lagi, mulai saat ini jangan ada sampah yang berserakan,” kata Rico Waas saat memimpin rapat evaluasi pelaksanaan Tugas Satuan Pemantauan dan Perawatan Infrastruktur Kota (SAPA KOTA) di Balai Kota, Rabu (18/2/26).

SAPA KOTA merupakan program Pemko Medan yang memanfaatkan aplikasi grup WhatsApp dengan tujuannya untuk memastikan setiap permasalahan infrastruktur dapat dipantau secara harian oleh seluruh Pimpinan Perangkat Daerah dan Camat, kemudian dilaporkan secara sistematis serta ditindaklanjuti oleh OPD pelaksana secara cepat, terukur dan akuntabel.

Di hadapan yang berhadir, Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap, Sekda Wiriya Alrahman, para Staf Ahli dan Asisten, Pimpinan Perangkat Daerah serta para Camat , Wali Kota Medan Rico Waas juga menegaskan tidak hanya di wilayah pinggiran kota, di tengah kota juga harus dipastikan tidak ada sampah yang berserakan.

“Hari ini kita berkomitmen bersama, tidak ada lagi sampah yang berserakan, Paham!”, tegas Rico Waas kepada seluruh Camat.

Selain Camat, Rico Waas juga menginstruksikan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), untuk dapat mengawasi dan membantu mengatasi permasalahan sampah yang berserakan di wilayah.

“Tanggung jawab DLH juga harus tetap mengkontrol permasalahan sampah ini. Baik itu sebelum sampahnya dibersihkan ataupun setelah dibersihkan. Karena sampah berserakan tidak hanya kecamatan tetapi DLH sebagai induk lingkungan hidup di Kota Medan,” jelas Rico Waas.

Tidak hanya menyoroti permasalahan sampah, Rico Waas juga menyoroti permasalahan jalan rusak dan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) serta infrastruktur lainnya yang telah dilaporkan oleh Pimpinan Perangkat Daerah dan Camat.

“Berdasarkan hasil yang diperoleh, sudah ada progres dari laporan yang masuk kemudian ditindaklanjuti oleh Perangkat Daerah terkait. Seperti PJU dan lampu lalu lintas, meskipun belum maksimal namun permasalahan yang dilaporkan telah diselesaikan,” jelas Rico Waas sembari meminta perbaikan PJU yang dilakukan jangan sampai berulang.

Untuk jalan rusak dan infrastruktur lainnya, Rico Waas meminta Perangkat Daerah yang telah diberikan tanggung jawab untuk memantau wilayah yang ditentukan agar dapat memberikan laporannya setiap hari. Dengan laporan tersebut Dinas terkait khususnya Dinas SDABMBK dapat segera mengatasi permasalahan yang ditemui di lapangan.

“Program SAPA KOTA menjadi ruang interaksi antar OPD agar saling menjaga dan memperhatikan kota kita. Jadi dalam penanganan kota tidak tersentral dan dibebankan ke Dinas terkait maupun Camat saja. Artinya seluruh Perangkat Daerah dan Camat saling membantu untuk membangun Kota Medan,” ujar Rico Waas.

Agar program SAPA KOTA ini berjalan efektif, Rico Waas menginstruksikan Bappeda untuk memberikan peringatan (Warning) kepada Perangkat Daerah ataupun Camat yang tidak aktif memberikan laporan setiap hari permasalahan yang terjadi di sekitar kota Medan.

“Kalau ada OPD dan Camat yang tidak memberikan laporan permasalahan yang terjadi setiap hari, Saya minta berikan warning,” ucap Rico Waas.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Medan H Zakiyuddin Harahap menyoroti tumpukan sampah yang ada disekitar stadion Teladan Medan. Kondisi ini jika dibiarkan terus-menerus akan berdampak negatif, tidak hanya stadion Teladan namun Citra Kota Medan.

“Stadion Teladan ini ikon Kota Medan yang sebentar lagi akan selesai revitalisasi. jika ada tumpukan sampah disekitarnya sangat tidak layak, karena akan merusak estetika. Jadi harus kita pikirkan solusinya, khususnya DLH. Jangan sampai tempat pembuangan sampah sementara itu dibiarkan terus,” jelas Zakiyuddin Harahap.

Selain itu, Zakiyuddin Harahap juga menyoroti persoalan hewan ternak yang berada di sekitar pemukiman warga. Selain melanggar peraturan, keberadaan hewan ternak seperti Babi ataupun kambing juga mengganggu aktifitas warga. (map/ila)

UP3 Sibolga Bergerak Cepat Lakukan Pemulihan Listrik Pascabanjir dan Longsor di Tapanuli Tengah dan Humbang Hasundutan

Petugas PLN saat melakukan penarikan jaringan menggunakan katrol di kec Tapian Nauli, Tapteng
Petugas PLN saat melakukan penarikan jaringan menggunakan katrol di kec Tapian Nauli, Tapteng

Sibolga— PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sibolga terus bergerak cepat melakukan langkah mitigasi dan pemulihan sistem kelistrikan menyusul kondisi cuaca ekstrem yang menyebabkan banjir dan longsor di sejumlah lokasi di Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kabupaten Humbang Hasundutan.

Bencana hidrometeorologi tersebut juga berdampak pada jaringan kelistrikan di sedikitnya 20 desa, serta akses menuju sejumlah lokasi yang terisolasi.

Sejak awal kejadian, UP3 Sibolga langsung menerapkan langkah pengamanan jaringan dan manajemen sistem secara situasional guna menjaga keselamatan masyarakat dan petugas.

Tim teknis segera diterjunkan untuk melakukan asesmen cepat, pengamanan jaringan terdampak, serta penormalan secara bertahap setelah kondisi dinyatakan aman. Berkat koordinasi dengan pihak pemerintahan,BPBD, TNI/Polri dan tim di lapangan, pasokan listrik di mayoritas wilayah terdampak telah kembali normal, hingga saat berita diturunkan, petugas terus melakukan perbaikan pada titik-titik dengan tingkat kerusakan berat dan sedang.

Manager UP3 Sibolga, Bachtiar, menyampaikan bahwa PLN mengutamakan aspek keselamatan dalam setiap tahapan penanganan.

“Kami terus melakukan upaya maksimal melalui siaga personel, pemantauan kondisi lapangan secara intensif, serta koordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait untuk memastikan pemulihan sistem kelistrikan dapat dilakukan secepat mungkin setelah kondisi dinyatakan aman,” ujar Bachtiar.

PLN memastikan informasi perkembangan pemulihan akan disampaikan secara berkala melalui kanal resmi PLN. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi bahaya kelistrikan pascabanjir dan segera melaporkan kondisi yang berpotensi membahayakan melalui aplikasi PLN Mobile atau Contact Center PLN 123.

PLN UP3 Sibolga berkomitmen untuk terus bergerak cepat dan memastikan layanan kelistrikan kembali normal secara bertahap dan aman bagi seluruh pelanggan terdampak. (ila)

Ramadan Jadi Lebih Berkesan: Muslim Pro Kini Tersedia di MyTelkomsel

Telkomsel berkolaborasi dengan Muslim Pro hadirkan Paket Bundling Telkomsel x Muslim Pro secara eksklusif di Aplikasi MyTelkomsel. Kolaborasi ini menjadi langkah beyond connectivity Telkomsel untuk menghadirkan pengalaman digital yang bernilai tambah dan menemani pelanggan dalam menjalani Ramadan sepenuh hati.
Telkomsel berkolaborasi dengan Muslim Pro hadirkan Paket Bundling Telkomsel x Muslim Pro secara eksklusif di Aplikasi MyTelkomsel. Kolaborasi ini menjadi langkah beyond connectivity Telkomsel untuk menghadirkan pengalaman digital yang bernilai tambah dan menemani pelanggan dalam menjalani Ramadan sepenuh hati.

SUMUTPOS.CO – Menyambut momentum Ramadan dan Idulfitri, Telkomsel resmi berkolaborasi dengan Muslim Pro untuk menghadirkan Paket Bundling Telkomsel x Muslim Pro secara eksklusif di aplikasi MyTelkomsel. Integrasi perdana di Indonesia melalui skema bundel paket ini praktis memudahkan pelanggan untuk menemukan, mengaktifkan, dan mengelola layanan spiritual harian dalam satu aplikasi, sehingga mereka dapat menjalani ibadah dengan lebih nyaman dan tenteram.

Muslim Pro merupakan platform muslim global yang mendukung keterhubungan spiritual melalui kombinasi teknologi, konten reflektif, fitur komunitas, dan aktivasi offlineFitur inti bebas biaya meliputi jadwal salat, pengingat azan, Al‑Qur’an digital, penunjuk kiblat, kalender hijriah, hingga doa harian. Fitur Premium memberikan pengalaman lebih lengkap seperti tayangan Qalbox tanpa iklan, unduh audio tilawah untuk pemutaran offline, beragam pilihan suara azan, tema warna, terjemahan/tafsir tambahan, hingga dukungan pelanggan premium.

Telkomsel Siaga Melayani Sepenuh Hati: Dukung Pelanggan Jalani Ramadan Sepenuh Hati

Kolaborasi dengan Muslim Pro menjadi bagian dari komitmen Telkomsel Siaga Melayani Sepenuh Hati di setiap momen spesial bersama masyarakat. Langkah beyond connectivity ini diharapkan dapat memperkaya pengalaman pelanggan dalam menjalani Ramadan sepenuh hati.

VP Digital Lifestyle Telkomsel, Lesley Simpson, menyatakan, “Terutama selama Ramadan, pelanggan akan beribadah sehari-hari dengan fitur azan pengingat waktu salat, ketersediaan ke Al‑Qur’an dan doa, serta konektivitas digital. Telkomsel Siaga Melayani Sepenuh Hati dengan merancang Paket Bundling Telkomsel x Muslim Pro agar cepat dan mudah diakses, langsung terasa manfaatnya. Kami berharap fitur Premium harga bersahabat ini bisa mendukung pelanggan fokus ibadah, perkuat silaturahmi, dan jalani Ramadan sepenuh hati.”

Ramadan Re:Charge dengan Muslim Pro: Akses Simpel untuk Jaga Keterhubungan Ibadah

Chief Executive Officer Muslim Pro, Nafees Khundker, menambahkan, “Melalui kolaborasi perdana dengan Telkomsel, paket bundling eksklusif di MyTelkomsel membuat akses Muslim Pro makin sederhana dan terjangkau bagi jutaan pengguna di Indonesia. Fokus kami adalah menjaga keterhubungan ibadah secara berkelanjutan, lebih menekankan kontinuitas dan empati. Memadukan teknologi, konten reflektif, komunitas, dan aktivasi nyata, di Ramadan kali ini kami mengajak pelanggan untuk Re:Charge, agar setiap orang dapat kembali terhubung, tanpa tekanan, dan sesuai ritme hidupnya.”

Jenis‑Jenis Paket Bundling Telkomsel x Muslim Pro

Penawaran Telkomsel x Muslim Pro tersedia dengan harga terjangkau, di antaranya sudah termasuk kuota internet, dan dapat diaktifkan melalui MyTelkomsel.

  • Data Bundle Rp13.000 / 3 hari – termasuk Muslim Pro Premium + kuota internet 1.5 GB
  • Data Bundle Rp16.000 / 7 hari – termasuk Muslim Pro Premium + kuota internet 512 MB
  • Data Bundle Rp37.000 / 30 hari – termasuk Muslim Pro Premium + kuota internet 1 GB

Cara Akses Cepat dan Mudah di MyTelkomsel

  1. Buka MyTelkomsel → Beli Paket → Digital Lifestyle (kategori Digital & Music) → pilih Muslim Pro.
  2. Pilih paket atau promo, cek detail dan S&K, lalu ketuk Beli untuk menunaikan pembayaran.
  3. Pelanggan akan menerima SMS aktivasi; Muslim Pro Premium siap digunakan.

Info selengkapnya, kunjungi tsel.id/muslimpro.

Wali Kota dan Kapolres Tinjau Imlek Kota Tebingtinggi

BERSAMA: Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih dan Kapolres Tebingtinggi AKBP Rina Frillya foto bersama pengurus Kelenteng Jiu Li Dong, Snein (17/2). Azan purba
BERSAMA: Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih dan Kapolres Tebingtinggi AKBP Rina Frillya foto bersama pengurus Kelenteng Jiu Li Dong, Snein (17/2). Azan purba

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih meninjau langsung pelaksanaan perayaan Tahun Baru Imlek di Kelenteng Jiu Li Dong, Jalan Sudirman kelurahan Badak Berjuang, Kecamatan Tebingtinggi Kota, Senin (17/2). Kunjungan dimulai sekitar pukul 09.40 WIB, dan rombongan disambut pengurus kelenteng serta jajaran panitia perayaan Imlek.

Dalam kegiatan tersebut, Iman didampingi Sekretaris Daerah Erwin Suheri Damanik, Kapolres Tebingtinggi AKBP Rina Frillya, Wakapolres Kompol Rudi Syahputra, serta sejumlah pejabat daerah lainnya.
Kehadiran rombongan tersebut bertujuan meninjau langsung pelaksanaan kegiatan serta memastikan situasi tetap aman dan kondusif.

Dalam kesempatan tersebut, Iman memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan dengan tertib, aman, dan lancar, sekaligus memberikan dukungan terhadap terciptanya suasana toleransi antarumat beragama.

Adapun pengamanan perayaan Imlek melibatkan personel gabungan Polres Tebingtinggi yang telah bersiaga sejak pagi hari untuk menjaga keamanan, mengatur arus lalu lintas, serta memastikan lingkungan sekitar tetap kondusif.

Saat peninjauan berlangsung, terlihat jemaat melaksanakan sembahyang dengan menyalakan lilin dan dupa sebagai bagian dari rangkaian ibadah Tahun Baru Imlek.

Kelenteng tersebut diketahui mampu menampung lebih dari 400 pengunjung pada saat puncak perayaan, sehingga pengamanan menjadi prioritas guna mengantisipasi lonjakan jumlah jemaat.

Iman Irdian Saragih juga mengapresiasi kinerja aparat keamanan yang telah bekerja maksimal dalam menjaga stabilitas dan kenyamanan masyarakat selama perayaan berlangsung.

Pemerintah Kota Tebingtinggi bersama pihak kepolisian turut mengimbau masyarakat agar terus menjaga ketertiban dan kerukunan. Mengingat, rangkaian ibadah serta puncak perayaan Imlek masih akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan. (mag-3/azw)

Kota Medan Siaga Ramadan 1447 H, Rico Tri Putra Bayu Waas: Keamanan Diperketat, Pelayanan Publik Tak Boleh Kendur

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Rintik hujan yang mengguyur Lapangan Merdeka Medan, Rabu (18/2/2026) petang, tak menyurutkan semangat jajaran Pemerintah Kota Medan menggelar apel gabungan pemantauan ketenteraman masyarakat dalam menyambut bulan suci Ramadan 1447 H.

Di bawah langit mendung, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, berdiri tegak menyampaikan instruksi tegas demi memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk dan penuh ketenangan. Apel tersebut diikuti aparatur Pemko Medan, unsur TNI, dan Polri sebagai wujud sinergi lintas lembaga menjaga stabilitas kota.

Dalam arahannya, Rico Waas menegaskan bahwa ketenteraman masyarakat selama Ramadan adalah prioritas utama. Koordinasi solid antarinstansi, menurutnya, menjadi kunci menciptakan suasana aman dan kondusif.

“Yang terpenting bagaimana masyarakat dapat menjalankan ibadah di bulan Ramadan dengan khusyuk dan hati yang tenang. Kami mengharapkan seluruh lembaga dan instansi bisa berkoordinasi untuk menjaga kondisi masyarakat tetap aman,” tegasnya.

Rico Waas secara khusus menginstruksikan camat, lurah, dan kepala lingkungan untuk melakukan pemantauan intensif di wilayah masing-masing, terutama pada jam-jam rawan.

Ia meminta pengawasan dilakukan sejak waktu subuh guna mengantisipasi potensi gangguan ketertiban, termasuk kerumunan remaja usai sahur yang kerap memicu keresahan masyarakat.

Selain itu, pengawasan terhadap operasional rumah makan, tempat hiburan, hingga pedagang musiman juga menjadi perhatian. Rico menekankan bahwa aktivitas ekonomi tetap diperbolehkan, namun harus mematuhi aturan ketertiban dan tidak mengganggu arus lalu lintas.

“Silakan berjualan mencari rezeki, tetapi tetap jaga kerapian dan ketertiban. Jangan sampai mengganggu pengguna jalan,” ujarnya.

Pengamanan, lanjutnya, harus dilakukan secara menyeluruh mulai dari subuh hingga pelaksanaan salat tarawih pada malam hari.

Tak hanya fokus pada keamanan, Rico Waas juga memberi peringatan keras kepada seluruh ASN di lingkungan Pemko Medan agar tidak mengendurkan pelayanan publik selama Ramadan.

Ia mengingatkan pengalamannya tahun lalu saat melakukan inspeksi mendadak ke salah satu kantor kecamatan pada pukul 09.00 WIB dan mendapati ruangan pelayanan masih kosong.

“Tolong, walaupun dalam bulan puasa, tidak ada pengurangan rasa pelayanan. Pelayanan kepada masyarakat harus tetap prima seperti hari-hari biasa. Saya akan pantau terus, jangan sampai ada ruangan yang kosong di jam kerja,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Rico juga memastikan ketersediaan stok pangan tetap terjaga menjelang Ramadan hingga Lebaran. Meski terdapat kenaikan harga pada sejumlah komoditas, ia menyebut kondisi umum masih relatif stabil.

Pasar murah di setiap kelurahan diminta tetap menjaga ketersediaan barang sebagai bentuk komitmen pemerintah kepada masyarakat. Pemantauan harga akan dilakukan secara berkala bersama unsur Forkopimda.

Apel gabungan tersebut turut dihadiri jajaran Forkopimda Kota Medan, termasuk perwakilan dari kepolisian, TNI AD, TNI AL, TNI AU, dan unsur terkait lainnya.

Menutup apel di tengah suasana khidmat, Rico Waas menyampaikan ucapan selamat menyambut Ramadan kepada seluruh warga Medan.

“Mari kita awali bulan suci ini dengan semangat melayani. Semoga kita semua tetap dalam lindungan Allah SWT dalam memperjuangkan kesejahteraan masyarakat Medan yang kita cintai,” pungkasnya. (map/ila)