Home Blog Page 461

Didirikan Sejak Tahun 1956, Unpab Raih APT Unggul dan Miliki Banyak Prestasi

Rektor Unpab Dr H Muhammad Isa Indrawan MM.(ISTIMEWA)

Universitas Pembangunan Panca Budi (Unpab) berhasil meraih Akreditasi Perguruan Tinggi (APT) unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) melalui surat keputusan BAN-PT nomor: 1865/SK/BAN-PT/Ak/PT/X/2024.

Unpab didirikan sejak tahun ahun 1956 dan hingga kini terus miliki banyak prestasi membanggakan. Sejarah Unpab diawali tahun 1956. Saat itu Yayasan Prof Dr H Kadirun Yahya mendirikan sekolah tinggi metafisika berdasarkan akte notaris nomor: 97 tahun 1956 tanggal 27 Nopember 1956.

Terdaftar di Departemen Perguruan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan Nomor: 85/B-SWT/P/64 pada tanggal 13 Juli 1964 untuk fakultas hukum dan filsafat, fakultas ekonomi serta fakultas ilmu kerohanian dan metafisika.

Tahun 1961, sekolah tinggi metafisika berubah menjadi Unpab. Tanggal 19 Desember 1961 pun ditetapkan sebagai tanggal berdirinya Unpab. Pada tahun 1976, didirikan program studi baru di Unpab yaitu program studi peternakan. Lalu tahun 1977, didirikan fakultas pertanian untuk menaungi program studi peternakan tersebut.

Kemudian pada tahun 1978, dibuka fakultas arsitektur dan lansekap. Tahun 1981, berdiri program studi ekonomi pembangunan dan program studi agroteknologi. Tahun 1984, dibuka program studi teknik elektro, yang kemudian disusul dengan berdirinya fakultas teknik dan fakultas tarbiyah (studi Islam) pada tahun 1985. Bergabunglah fakultas arsitektur dan lansekap ke dalam fakultas teknik.

Setahun kemudian dibuka program studi manajemen dan program studi akuntansi di bawah fakultas ekonomi dan bisnis. Kemudian program studi pendidikan agama Islam di bawah fakultas tarbiyah.

Menyesuaikan dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi, tahun 1998 fakultas teknik membuka program studi sistem komputer (S1) dan teknik komputer (D3). Lalu pada tahun 2007, ditetapkan tata kelola untuk program pascasarjana. Dibukalah program studi magister ilmu hukum.

Pada tahun 2013, program studi arsitektur lanskap berubah menjadi program studi arsitektur. Pada tahun 2014 dibukalah program studi perpajakan (D3) di bawah fakultas ekonomi dan bisnis. Didirikan juga program studi magister manajemen di bawah program pascasarjana.

Tahun 2014, fakultas teknik dimekarkan menjadi fakultas teknik dan fakultas ilmu komputer. Fakultas teknik membawahi program studi teknik elektro dan program studi arsitektur. Sedangkan fakultas ilmu komputer menaungi program studi sistem komputer (S1) dan program studi teknik komputer (D3).

Pada tahun 2015, dibukalah kampus II Unpab yang menjadi gedung perkuliahan bagi program pasca sarjana. Di tahun 2017, Unpab membuka program studi pendidikan Islam anak usia dini.

Tahun 2018, diterbitkan regulasi tata kelola universitas berdasarkan SK Rektor Nomor: 116/02/R/2017 tentang perubahan nama dan penggabungan rumpun pengelolaan program studi. Yaitu penggabungan fakultas hukum dan fakultas ekonomi menjadi fakultas sosial sains yang mengasuh 4 program studi manajemen, akuntansi, ekonomi pembangunan dan ilmu hukum.

Selain itu, fakultas teknik dan fakultas ilmu komputer dilebur dan berubah nama menjadi fakultas sains dan teknologi yang membawahi enam program studi. Yakni program studi arsitektur (S1), teknik elektro (S1), sistem komputer (S1), peternakan (S1), agroteknologi (S1) dan teknik komputer (D3).

Kegiatan belajar mengajar di Unpab juga tidak terlepas dari dukungan beberapa lembaga penunjang. Seperti Lembaga Penelitian dan Pengabdian Ilmu Pengetahuan (LPPIP), yang berdiri pada tahun 2008 dan berubah menjadi Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) pada tahun 2010.

Kemudian Lembaga Pengembangan Profesi (LPPro) yang berdiri pada tahun 2010, Biro Student Advisory Center (SAC) yang berdiri tahun 2009, Unit Kewirausahaan Mahasiswa Center (UKMC) pada tahun 2011, Lembaga Penjaminan Mutu Universitas (LPMU) yang berdiri pada tahun 2016, Pusat Usaha dan Inkubator Unpab (PUIU) yang berdiri tahun 2017, serta fasilitas e-learning (pembelajaran daring) yang didirikan pada tahun 2013.

Yayasan mendirikan Unpab dengan maksud mengembangkan pendidikan dan pengajaran secara modern, baik pendidikan umum maupun pendidikan agama Islam, mengembangkan ajaran agama Islam berdasarkan Al-Quran dan Hadist serta terbinanya insan yang berpengetahuan tinggi baik duniawi maupun ukhrawi dalam suasana lingkungan yang sehat dan lestari.

Saat ini, Unpab melakukan penggabungan dari tujuh fakultas menjadi tiga fakultas serta satu program pascasarjana. Fakutas sosial sains (ilmu hukum, manajemen, akuntansi, perpajakan dan ekonomi pembangunan).

Fakultas sains dan teknologi (agroteknologi, peternakan, teknik elektro, teknik arsitektur, sistem komputer, teknik komputer dan agribisnis). Fakultas agama Islam dan humaniora (pendidikan agama Islam, ilmu filsafat dan pendidikan Islam anak usia dini).

Sedangkan pascasarjana (magister ilmu hukum, magister manajemen, magister hukum kesehatan, magister ekonomi, magister akuntansi, magister perencanaan wilayah dan kota, magister teknologi informasi, magister ilmu pertanian serta magister pendidikan agama Islam.

Berbagai prestasi diraih mahasiswa, dosen institusi (LPPM, program studi dan institusi Unpab). Diantaranya dosen Guru Besar Unpab Bidang Hukum Bisnis
Prof Dr Henry Aspan SE SH MA MH MM dan Guru besar Unpab Bidang Hukum Pidana Prof Dr Yasmirah Mandasari Saragih SH MH.

Meraih juara 1 Kumite Above 84 Kg Men, 21st ASEAN University Games 2024 yang dicapai Daniel Hutapea (mahasiswa akuntansi), Puteri Parekraf Intelegensia Sumut 2024 diraih Shafa Marwah Azzahra (teknologi informasi), lolos Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM) Tahun 2023 Bidang PKM Karsa Cipta diraih lima mahasiswa teknik elektro Andreansyah, Dicky Ramadhan, Fauzan Hasibuan, Lisna Hariani dan Muhammad Raihan Alfariza.

Juara 1 poomsae single putra senior, juara 2 kyorugi under 54 kg putra senior Gewinn Malaysia Open Internasional Taekwondo 2024 diraih Muhammad ipan (Akuntansi). Juara 1 kyorugi under 63 kg putra senior, juara 2 jumping front kick. Gewinn Malaysia Open Internasional Taekwondo 2024 diraih Mhd Isky Ananda S Brahmana (sistem komputer).

Juara 1 under 53 kg senior putri, juara 2 poomsae single putri. Gewinn Malaysia Open Internasional Taekwondo 2024 diraih Sri Ulina Br Pinem (ilmu hukum), juara 2 under 58 kg putra senior. Gewinn Malaysia Open Internasional Taekwondo 2024 diraih Budi Batubara (manajemen).

Prodi hibah Program Penguatan Pendidikan Tinggi Vokasi pada Perguruan Tinggi Swasta (PPPTV-PTS) – PTS 2024 diraih teknik komputer. Kemudian program studi akreditasi unggul diraih agroteknologi, ilmu hukum, manajemen, ilmu filsafat, peternakan dan magister ilmu hukum.

Unpab juga meraih tiga penghargaan SPMI LLDikti Wilayah I tahun 2023 dan akreditasi perguruan tinggi unggul tahun 2024. Unpab Peraihan Hibah Kompetisi Institusi (PHKI) tahun 2009 tema A untuk perbaikan tata Kelola perguruan tinggi. Peraihan Hibah Kompetisi Institusi (PHKI) tahun 2010 tema B untuk perbaikan program studi.

Keputusan Direktur Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat Nomor: 1350/E5/PG.02.00/2023 tanggal 28 Desember 2023 tentang Penetapan Klasterisasi Perguruan Tinggi berdasarkan Kinerja Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Unpab berada pada klaster utama.

Pada pemeringkatan internasional dan nasional (webometrik, edurank),
Unpab menjadi PTS nomor 1 terbaik Sumatera Utara. Unpab juga mencetak sejarah baru dan masuk ke urutan Top 4 universitas terbaik di Sumatera Utara tahun 2023 yang dirilis oleh lembaga pemeringkatan EduRank.

Unpab masuk ke peringkat 98 nasional dalam laporan pemeringkatan WEBOMETRICS (Ranking of WEB University) edisi Juli 2024. Dalam laporan tersebut, Unpab berhasil meraih peringkat dunia ke-5618.

Secara nasional, Unpab menempati posisi ke-98. Selain itu, Unpab menduduki peringkat ke-9 diantara Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Sumut serta peringkat ke-5 diantara PTN dan PTS se-Sumut. Tidak hanya itu, Unpab juga berhasil menempati peringkat ke-3 diantara PTS se-Sumut.

Dibawah kepemimpinan Dr H Muhammad Isa Indrawan SE MM (rektor), Unpab mengalami lompatan quantum atau lompatan yang sangat luar biasa dan membanggakan dan diyakini akan semakin maju kedepannya. Kemajuan pendidikan Unpab bisa dilihat dari kesiapan infrastruktur pendidikan yang terus ditingkatkan.

Unpab juga berhasil melakukan kerja sama dengan mitra kampus internasional sebagai langkah menuju world class university di tahun 2033. Salah satunya dengan Universitas Pahang Malaysia. Harapannya Unpab dapat segera Go Internasional dan menjadi best of the best universitas di dunia.

Pencapaian ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh civitas akademika Unpab untuk terus berkarya dan berinovasi serta meningkatkan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia. (dmp)

PKM STIKes Mitra Husada Medan Kemandirian Terapkan Basic Feeding Rules pada Praktik Pemberian MP-ASI Cegah Stunting

SEKOLAH Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Mitra Husada Medan berkolaborasi dengan Desa Ujung Labuhan dalam pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM). Tim PKM ini memenangkan dana hibah dari Kemdikbudristek tahun anggaran 2024.

PKM memandirikan keluarga yang memiliki balita usia diatas 6-18 bulan untuk menerapkan basic feeding rules dalam praktik pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI) untuk mencegah stunting melalui revitalisasi peran keluarga di Desa Ujung Labuhan Kecamatan Namorambe.

Pelaksanaan PKM ini diketuai Tetti Seriati Situmorang SST MKes (dosen program studi pendidikan profesi bidan program profesi) bersama anggota Nopalina Suyanti Damanik SST MPsi (dosen program studi kebidanan program sarjana), Anna Waris Nainggolan SST MKM (dosen program studi kebidanan program sarjana).

PKM juga dibantu mahasiswa Syahrin Sakinah Haslim (mahasiswa program studi kebidanan program sarjana) dan Feronika Silalahi (mahasiswa program studi keperawatan program diploma tiga). Bersama tim kelompok, juga hadir bidan desa, kader dan kepala desa setempat.

Kegiatan ini berlangsung selama tiga bulan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemandirian keluarga dalam menerapkan basic feeding rules dalam praktik pemberian MP-ASI untuk mencegah stunting dengan sasaran ibu (keluarga) yang memiliki balita usia diatas 6-18 bulan di Desa Ujung Labuhan, Kecamatan Namorambe sebanyak 32 orang.

Adapun tujuan kegiatan PKM ini adalah untuk memberikan edukasi dan pendampingan guna memberdayakan keluarga dapat mandiri menerapkan basic feeding rules pada praktik pemberian MP-ASI untuk mencegah stunting.

Kaitannya dengan progam Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), menurut Tetti Seriati Situmorang SST MKes, ini merupakan salah satu kompetensi capaian yang terdapat pada lima mata kuliah.

Yakni mata kuliah asuhan neonatus, bayi, Balita dan anak pra-sekolah, mata kuliah dan asuhan pada perempuan dan anak dengan kondisi rentan, mata kuliah komunikasi dan konseling dalam praktik kebidanan, mata kuliah keperawatan anak serta mata kuliah keperawatan maternitas.

Kaitannya dengan IKU 2?Tetti Seriati Situmorang SST MKes menjelaskan bahwa mahasiswa mendapatkan pengalaman diluar kampus. Sedangkan untuk IKU 3, dosen berkegiatan diluar kampus.

Ia menerangkan bahwa basic feeding rules merupakan aturan pemberian makan yang direkomendasikan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) untuk mengatasi gangguan-gangguan makan yang sering terjadi pada balita khususnya diawal pengenalan makan. Dengan penerapan basic feeding rules ini anak diharapkan dapat makan secara teratur dan mandiri secara bertahap dan dapat terhindar dari masalah pemenuhan kebutuhan gizi dan tumbuh kembang seperti stunting.

”Selanjutnya akan tetap dilakukan pendampingan dan pemantauan kepada semua keluarga yang memiliki balita diatas 6-18 bulan hingga keluarga secara mandiri dapat menerapkan basic feeding rules pada praktik pemberian MP-ASI,” sebut Tetti Seriati Situmorang SST MKes.

Ia mengucapkan terima kasih kepada Direktorat Riset, Teknologi dan Pengabdian Kepada Masyarakat Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi yang telah mendanai kegiatan ini. Ucapan senasa juga disampaikan kepada Ketua STIKes Mitra Husada Medan Dr Siti Nurmawan Sinaga MKes dan kepala Unit Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STIKes Mitra Husada Medan yang banyak memberikan masukan sehingga PKM terlaksana dengan baik dan memberi dampak serta pelayanan yang service excellent kepada masyarakat sasaran. (dmp)

Cegah Stunting, Dosen Inkes Sumut Kenalkan Gerakan Revolusi Protein Hewani kepada Orangtua Baduta di Belawan Sicanang

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Stunting atau sering disebut kerdil atau pendek, adalah kondisi gagal tumbuh pada anak berusia di bawah lima tahun (Balita). Kondisi ini disebabkan kekurangan gizi kronis dan dan infeksi berulang, terutama pada periode 1.000 hari pertama kehidupan (HPK) yaitu janin hingga usia 23 bulan.

Anak tergolong stunting, apabila panjang atau tinggi badannya berada di bawah minus dua standar deviasi panjang atau tinggi anak seumurnya (Stranas Percepatan Pencegahan Stunting Periode 2018-2024).

Sebagai salah satu upaya untuk mencegah dan menurunkan angka stunting di Kelurahan Belawan Sicanang serta mengurangi resiko stunting pada anak, Dosen Institut Kesehatan Sumatera Utara yang diketuai Elyani Sembiring S.Kep, Ners, M.Kep dan anggota Dewi Astuti Pasaribu, S.Kep, Ners, M.Kep dan Lisna Tumanggor, S.Pd, M.Si melakukan pengabdian masyarakat.

Pengabdian kali ini mengangkat tema “Gerakan Revolusi Protein Hewani dalam Upaya Pencegahan Stunting Berbasis Isi Piringku dengan Metode Pendampingan PMT Ibu Baduta di Belawan Sicanang”. Artinya, memberikan konsumsi sebutir telur sehari selama 30 hari kepada anak usia bawah dua tahun (baduta) beserta susu.

Dengan adanya pemberian telur dan susu dalam program pengabdian kepada masyarakat, diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi dan nutrisi pada anak serta dapat menurunkan angka stunting dengan cepat di Kelurahan Belawan Sicanang.

Selain itu, juga dilakukan beberapa penyuluhan kesehatan. Diantaranya penyuluhan kesehatan tentang telur sebagai sumber protein hewani murah dan mudah didapat sebagai upaya pencegahan stunting kepada orang tua yang memiliki anak stunting dan beresiko stunting di Kelurahan Belawan Sicanang. Penyuluhan kesehatan kepada masyarakat tentang Keluarga Berencana (KB) pencegahan stunting. Dan penyuluhan kesehatan dengan memberikan informasi dan edukasi pendekatan personal kepada masyarakat beresiko stunting tentang Manfaat ASI ekslusif dan Kolostrum sebagai upaya pencegahan stunting.

Selain itu, juga dilakukan pembagian buku resep makanan pencegah stunting tinggi protein hewani. Juga dilakukan layanan pengukuran tinggi badan dan berat badan bagi baduta. “Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, dapat meningkatkan resiliensi dan ketangguhanibu yang memiliki anak stunting dan resiko stunting agar berdaya dalam meningkaatkan kesejahteraan dan kesehatan anaknya,” kata Elyani Sembiring S.Kep, Ners, M.Kep.

Kegiatan ini dihadiri Lurah Belawan Sicanang Deby Fauziah SSos MAP, Sekretaris Lurah Belawan Sicanang Pasu Fransiska SE, anggota PKK yang juga Kader Posyandu Belawan Sicanang Sri Wanti serta orang tua baduta stunting dan resiko stunting penerima PMT tinggi protein hewani, dan perangkat Kelurahan Belawan Sicanang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertempat di Aula Kontor Lurah Kelurahan Belawan Sicanang. Kegiatan ini dilakukan selama 3 hari hingga hari Selasa 17 September 2024.

“Kegiatan pengabdian masyarakat ini telah dilakukan dengan baik. Peserta dalam kegiatan ini adalah anak baduta dengan stunting dan resiko stunting yang ada di wilayah Kelurahan Belawan Sicanang yaitu sebanyak 48 orang anak. Terima kasih kepada Direktorat Riset, Teknologi dan Pengabdian Masyarakat (DRTPM) Ditjen Direktorat yang telah mendanai kegiatan pengabdian masyarakat ini,” pungkas Elyani Sembiring. (rel/adz)

USM Indonesia Gelar PKM Penerapan Dashat untuk Balita dalam Upaya Peningkatan Kemandirian Kesehatan Penanganan Stunting

DASHAT: PKM USM Indonesia tentang penerapan Dashat untuk Balita dalam upaya peningkatan kemandirian kesehatan penanganan stunting berlangsung di Medan Sunggal.(ISTIMEWA)

Universitas Sari Mutiara (USM) Indonesia menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) tentang Penerapan Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) untuk Balita dalam upaya peningkatan kemandirian kesehatan penanganan stunting berlangsung di Medan Sunggal.

Tim PKM USM Indonesia berkolaborasi dengan Kelurahan Sunggal, ibu PKK dan BKKBN Sumut dalam pelaksanaan PKM tersebut. Tim PKM ini memenangkan dana hibah dari Kemendikbudristek tahun 2024.

PKM memberdayakan ibu-ibu Kelurahan Sunggal, ibu-ibu PKK dan BKKBN Sumut, ibu-ibu kader dalam penerapan Dashat untuk Balita dalam upaya peningkatan kemandirian kesehatan penanganan stunting di Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal sehingga mewujudkan generasi emas 2045.

Ketua Pelaksana PKM Rani Kawati Damanik SKep Ners MKep (dosen program studi S1 beperawatan) bersama anggota Vierto Irennius Girsang SKM MEpid (dosen program studi S1 kesehatan masyarakat) dan Rianto Sitanggang SKom MKom (dosen program studi S1 sistem informasi).

PKM juga dibantu mahasiswa Antorius Siahaan (program studi sistem informasi), Melisa P Marbun (program studi S1 keperawatan) dan Desy Widyastuti (program studi S1 kesehatan masyarakat).

Kegiatan ini berlangsung selama tiga bulan untuk meningkatkan kemandirian kesehatan dalam penanganan stunting melalui penerapan Dashat untuk Balita dengan sasaran Balita dan ibu sebanyak 20 orang.

Rani Kawati Damanik SKep Ners MKep mengutarakan bahwa PKM bertujuan untuk menerapkan Dashat untuk meningkatkan kemandirian kesehatan dalam penanganan stunting.

Ia menjelaskan bahwa TPK adalah tim yang terdiri dari ibu kelurahan sunggal, ibu PKK dan BKKBN Sumut. Merupakan salah satu strategi dalam menanggulangi stunting dalam mewujudkan generasi emas 2045 dengan sasaran balita dan ibu. Ibu dilatih dalam menyajikan makanan yang memiliki nilai gizi seimbang yang akan diberikan pada anak.

”Tujuan PKM berikutnya untuk penerapan pencegahan stunting pada remaja berbasis sistem karena sasaran stunting juga merupakan remaja wanita sebagai cikal bakal menjadi ibu. Pada penerapan aplikasi Dashat telah dilengkapi pengukuran status gizi pada balita, informasi terkait stunting serta jadwal pemberian tahapan Dashat,” katanya.

Rani Kawati Damanik SKep Ners MKep mengucapkan terima kasih kepada Rektor USM Indonesia Dr Ivan Elisabeth Purba MKes yang telah banyak memberikan arahan dan masukan sehingga kegiatan berjalan dengan baik dan memberikan service excellent kepada responden.

Peserta mengungkapkan kebermanfaatan setelah mengikuti kegiatan pengabdian masyarakat. Responden mengatakan melalui aplikasi Dashat dapat memberikan mereka pengetahuan tentang bagaimana deteksi anak stunting, pencegahan dan penerapan olahan makanan bergizi melalui Dashat.

Lurah Sunggal Siti Arnisah SE, Ketua Kampung KB Sunggal Berkah Nila Meagand SE dan Rilma Tarigan SKM (perwakilan BKKBN Sumut) mengucapkan terim akasih kepada tim PKM USM Indonesia. Tim PKM juga mengucapkan terima kasih kepada ibu-ibu Sunggal, Ketua Kampung KB Sunggal Berkah Nila Meagand dan ibu perwakilan BKKBN Sumut yang berkontribusi dalam menyukseskan acara.

PKM ini akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan untuk memberikan manfaat dalam meningkatkan edukasi ibu dalam pengolahan makanan yang bergizi yang akan dikonsumsi Balita sehingga mewujudkan generasi emas 2045. (dmp)

Bunuh Ibu Kandung, Wem Pratama Dituntut 14 Tahun Penjara

TUNTUTAN : PU membacakan tuntutan kepada Wem Pratama, terdakwa kasus pembunuhan, Selasa (15/10). AGUSMAN/SUMUT POS

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Terdakwa Wem Pratama (34) warga Jalan Denai Gang Tuba, Medan Denai, dituntut jaksa 14 tahun penjara. Dia dinilai bersalah menghabisi nyawa Ibu kandungnya, dalam sidang di ruang Cakra 8 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (15/10) sore.

Jaksa penuntut umum (JPU) Nurhendayani Nasution dalam nota tuntutannya, perbuatan terdakwa dinilai melanggar Pasal 338 KUHP.

“Menuntut, menjatuhkan pidana kepads terdakwa Wem Pratama oleh karena itu dengan pidana penjara selama 14 tahun,” tegasnya.

Setelah mendengarkan tuntutan, hakim ketua Khamozaro Waruwu menunda persidangan hingga pekan depan, dengan agenda pembacaan nota pembelaan (pledoi) dari terdakwa.

Diketahui, perkara pembunuhan ini bermula saat terdakwa berada di depan rumahnya yang terletak di Jalan Denai Gang Tuba III No 110, Kelurahan Tegal Sari Mandala II, Kecamatan Medan Denai, bersama anak perempuannya.

Kemudian, terdakwa melihat Ibunya yang bernama Megawaty baru pulang kerja sebagai sales obat nyamuk. Sesampainya di teras rumah, korban masuk ke dalam rumah sambil mengatakan kepada terdakwa ‘ngapain aja kau di dalam rumah? Tidur dan merokok aja kerjamu di rumah’.

Perkataan itu rupanya membuat terdakwa sakit hati. Setelah itu, korban pun berjalan menuju dapur dan diikuti terdakwa dari belakang. Setibanya di dapur dan korban berhadap-hadapan dengan terdakwa, tiba-tiba terdakwa menumbuk wajah korban berulang kali.

Hingga korban terjatuh di lantai dapur dengan posisi wajah korban berlumuran darah dan terlentang di lantai dapur. Tak sampai situ, kemudian terdakwa mengambil sebuah pisau kater berwarna hijau dari tudung kulkas.

Setelah pisau itu berada digenggamannya, terdakwa pun menggorok leher korban dan pergelangan nadi kedua tangan korban hingga mengeluarkan darah. Kemudian, terdakwa menyimpan pisau kater tersebut ditumpukan bawang di dapur rumah dan meninggalkan korban untuk beristirahat di ruangan tamu sambil tiduran.

Selanjutnya sekitar 30 menit kemudian, terdakwa merasa gelisah dan memastikan kondisi korban di dapur rumahnya. Setelah mengetahui kondisi korban tak bernyawa lagi, terdakwa pun menyeret korban ke bawah pohon mangga yang berada di belakang rumah.

Setelah itu, terdakwa membersihkan darah korban dengan menggunakan kain lap yang terdakwa ambil dari dapur rumah. Kemudian, terdakwa mengambil sebuah cangkul di rumah tetangganya yang sedang dibangun.

Setelah itu, terdakwa mencangkul tanah untuk mengubur jasad korban. Seusai menggali tanah, terdakwa kemudian menyeret jasad korban dan menguburkannya.

Lalu, setelah jasad korban dikubur, terdakwa membuat batu nisan dengan menggunakan spidol warna merah bertuliskan OMA MEGAN 2024. Setelah itu, terdakwa membakar baju serta kain lap yang berlumuran darah dan kemudian beristirahat di dalam rumah.

Keesokan harinya, terdakwa memberitahukan kepada sepupunya yang bernama M Reza Aditama bahwa dirinya sudah membunuh Ibunya dan menguburnya di halaman belakang rumah.

Kemudian, pada 3 April 2024, anggota kepolisian dari Posek Medan Area datang ke rumah terdakwa dan melakukan penangkapan terhadap terdakwa. (man/han)

Ketua PD Bhayangkari Sumut Laksanakan Bakti Sosial untuk Korban Banjir di Tebingtinggi

BERIKAN: Ketua PD Bhayangkari Sumut, Nyonya Mona Whisnu Hermawan bersama rombongan ketika memberikan bantuan kepada warga terdampak banjir di Kota Tebingtinggi. SOPIAN/SUMUT POS

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Ketua PD Bhayangkari Sumatera Utara (Sumut), Nyonya Mona Whisnu Hermawan bersama rombongan mengunjungi Kota Tebingtinggi dalam rangka memberikan bakti sosial kepada masyarakat yang terdampak banjir, Selasa (15/10).

Kegiatan ini dilaksanakan di Posko Tanggap Bencana yang berlokasi di Jalan Pulau Belitung Kelurahan Persiakan, Kecamatan Padang Hulu dan lokasi banjir Jalan Pala Kelurahan Bandar Utama Kota Tebingtinggi.

Rombongan Bhayangkari disambut oleh Pj Sekda Kota Tebingtinggi, Kamlan Mursyid, Kapolres Tebingtinggi AKBP Simon Paulus Sinulingga, Ketua PC Bhayangkari Tebingtinggi Nyonya Mahdalena Simon Paulus Sinulingga.

Dalam kegiatan ini, Ketua PD Bhayangkari Sumut Nyonya Mona Whisnu Hermawan, Wakil Ketua PD Bhayangkari Nyonya Martina Rony Samtana beserta rombongan menyerahkan bantuan sosial berupa paket sembako secara simbolis kepada masyarakat dari Kelurahan Persiakan dan Tualang serta Kelurahan Bandar Utama yang terdampak banjir.

“Ini merupakan wujud kepedulian sosial PD Bhayangkari Sumut kepada masyarakat terdampak banjir di Kota Tebingtinggi, manfaatkan bantuan tersebut untuk memenuhi kebutuhan warga,” ujarnya.

Perwakilan penerima bantuan, Hendro (54) warga Kelurahan Persiakan Kecamatan Padang Hulu Kota Tebingtinggi, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bhayangkari Sumatera Utara atas kepedulian mereka terhadap korban bencana.

“Kami sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan. Semoga apa yang diberikan ini dapat bermanfaat bagi kami yang terkena dampak banjir,” ujar Hendro.

Setelah menyerahkan bantuan di Posko Tanggap Bencana, rombongan melanjutkan kunjungan ke Jalan Pala Lingkungan III Kelurahan Bandar Utama Kecamatan Tebingtinggi Kota untuk melaksanakan kegiatan serupa. Kunjungan ini menjadi wujud nyata kepedulian Bhayangkari Sumut terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan di masa bencana.

Menurut Kapolres Tebingtinggi AKBP Simon Paulus Sinulingga, ini merupakan bentuk kepedulian Bhayangkari dan Polda Sumut beserta jajaran kepada warga yang terdampak bencana alam banjir di Kota Tebingtinggi.

“Kami berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi warga yang terdampak banjir. Selain itu sudah ditempatkan personel Polri baik dari Polres Tebingtinggi dan Sat Brimob Yon B di Posko Tanggap Bencana untuk membantu warga, mengantisipasi manakala terjadi banjir susulan,” bilangnya. (ian/han)

Sperma Anda Encer, Ketahui Penyebab dan Solusinya

SUMUTPOS.CO – Sperma encer sering kali dianggap sebagai tanda ketidaksuburan. Normalnya, air mani berwarna putih keabu-abuan dan memiliki tekstur kental. Apakah Mani Encer menandakan ketidaksuburan?

Belum tentu ya sobat. Sebab, Umumnya, kondisi sperma atau air mani encer merupakan hal yang normal, contohnya seperti cairan pada saat pra-ejakulasi. Hal tersebut masih dianggap wajar kecuali jika Anda mengalami rasa sakit pada saat ejakulasi atau tidak mengeluarkan sperma sama sekali.

Lalu, kenapa sperma bisa encer? Penyebabnya beragam, mulai dari pola hidup yang tidak sehat dan mengonsumsi minuman keras secara berlebih dan merokok.
Kemudian, kondisi di sekitar buah zakar terlalu panas yang dinilai dapat mengurangi produksi dan kualitas sperma, sehingga air mani bisa menjadi encer.

Selanjutnya, jika tubuh Anda kekurangan mineral zinc. Zinc merupakan salah satu mineral yang berperan penting dalam dalam meningkatkan kualitas dan jumlah sperma. Jika seorang pria kekurangan zinc, tubuh tidak dapat memproduksi sperma secara optimal.

Namun Anda jangan khawatir, ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi air mani encer serta meningkatkan kualitas dan volume sperma yaitu:

1. Berolahraga Secara Rutin.
Olahraga baik untuk kesehatan fisik dan mental Anda. Sejumlah penelitian menyebutkan kenaikan indeks massa tubuh (IMT) bisa menurunkan jumlah dan pergerakan sperma. Aktivitas fisik juga mampu menurunkan kadar stres yang bisa memicu hormon yang bisa mengganggu produksi sperma.

2. Perbaiki Asupan Makan.
Asupan makanan yang Anda konsumsi cukup menentukan tekstur cairan sperma Anda. Salah satu nutrisi yang Anda perlukan adalah protein, zinc, vitamin C, vitamin E, dan asam folat yang juga bisa diperoleh melalui suplemen.
Berhenti merokok dan batasi minum alkohol. Merokok bisa mengurangi jumlah sperma dan meningkatkan risiko gangguan seksual pada pria. Minum alkohol secara berlebihan juga bisa menurunkan kadar testosteron, memicu impotensi, dan menurunkan produksi sperma.

3. Jangan Terlalu Sering Ejakulasi.
Salah satu faktor yang menentukan kekentalan semen adalah seberapa sering Anda ejakulasi. Jika sadar bahwa sperma lebih encer dari biasanya, mungkin Anda harus mengurangi frekuensi ejakulasi.

4. Hindari Memakai Pakaian yang Terlalu Ketat.
Pakaian terlalu ketat bisa menyebabkan suhu panas pada testis yang dapat mengganggu produksi sperma. Sebaiknya, gunakan celana dalam atau pakaian yang longgar.

5. Hindari pula kebiasaan, seperti duduk terlalu lama, berendam air hangat, dan sauna yang juga bisa meningkatkan suhu testis.

6. Konsumsi sayur dan buah-buahan untuk memenuhi kebutuhan fruktosa. Penuhi asupan protein dengan mengonsumsi ikan, ayam, atau daging. Hingga mengonsumsi sejumlah vitamin, seperti vitamin C, vitamin E, dan asam folat yang baik untuk produksi air mani.

Namun, jika Anda masih ragu dengan kondisi sperma encer yang mungkin bisa memengaruhi kesuburan pria, jangan ragu berkonsultasi ke dokter untuk menemukan solusi yang tepat dan efektif.(bbs/han)

Polres Pelabuhan Belawan Terima Kunjungan Tim Bid Propam Polda Sumut

KUNJUNGAN: Polres Pelabuhan Belawan menerima kunjungan Tim Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Sumut dalam rangka pelaksanaan Operasi Penegakkan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin) terhadap anggota Polres Pelabuhan Belawan pada Selasa, (15/10/2024). IKHSAN/SUMUT POS

BELAWAN, SUMUTPOS.CO – Polres Pelabuhan Belawan menerima kunjungan Tim Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Sumut dalam rangka pelaksanaan Operasi Penegakkan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin) terhadap anggota Polres Pelabuhan Belawan pada Selasa, (15/10/2024). Operasi ini dilakukan untuk memastikan kedisiplinan dan kepatuhan anggota terhadap aturan yang berlaku.

Kasi Propam Polres Pelabuhan Belawan, Iptu Rudi Pramudya, menjelaskan bahwa Tim Bid Propam Polda Sumut, yang dipimpin oleh Kasubbid Provos AKBP Mustafa Nasution, SH., MH., datang secara mendadak untuk melakukan inspeksi. Operasi Gaktibplin meliputi pemeriksaan administrasi berupa Kartu Tanda Anggota (KTA), Kartu Tanda Penduduk (KTP), Surat Izin Mengemudi (SIM), dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) personil.

Selain itu, pemeriksaan juga mencakup kelengkapan seragam, sikap tampang, dan pengecekan urine kepada sejumlah personil guna memastikan tidak ada yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan pelanggaran ataupun indikasi penyalahgunaan narkoba.

Kasubbid Provos AKBP Mustafa Nasution memberikan penekanan kepada seluruh personil untuk terus menjaga kedisiplinan dan tidak terlibat dalam pelanggaran, sekecil apapun.

“Personel diharapkan tetap menjaga sikap tampang sesuai dengan aturan yang berlaku, serta menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkoba dan pelanggaran lainnya,” ungkap AKBP Mustafa Nasution.

Operasi Gaktibplin ini merupakan bagian dari upaya untuk menjaga integritas dan profesionalisme personil Polres Pelabuhan Belawan dalam menjalankan tugas serta memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat.(san/han)