31 C
Medan
Friday, April 10, 2026
Home Blog Page 514

Mahasiswa USU Wujudkan Mimpi Melalui Program IISMA

LOLOS: Para mahasiswa USU lolos Program IISMA diabadikan bersama. Pada 2024, mahasiswa USU yang lolos Program IISMA, meningkat menjadi 15 orang. (Dokumen Humas USU)

MEDAN – Sejak pertama kali diluncurkan oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Teknolodi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Nadiem Makarim, Program Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA) telah menjadi primadona bagi mahasiswa Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Banyak mahasiswa “memburu” program ini, karena ingin merasakan atmosfer pendidikan dan kebudayaan berbeda di luar negeri.

Tak terkecuali di Universitas Sumatera Utara (USU). Setiap tahun, program ini banyak diikuti oleh ratusan mahasiswa, namun karena ketatnya proses seleksi hanya puluhan yang berhasil lolos. Pada 2021, USU berhasil meloloskan lima mahasiswa, 2022 10 mahasiswa, di 2023 ada sembilan mahasiswa, dan 2024 ini, meningkat menjadi 15 mahasiswa. Grafik peningkatan mahasiswa yang lolos IISMA itu, menandakan kualitas mahasiswa USU semakin baik hingga mampu menjadi awardee Program IISMA yang merupakan dambaan banyak mahasiswa se-Indonesia.

Aisah Fahrani dari Program Bahasa Mandarin Fakultas Ilmu Budaya (FIB) adalah satu dari 15 mahasiswa yang tahun ini berkesempatan merdeka belajar ke luar negeri melalui Program IISMA, tepatnya ke National Taiwan University of Science and Technology, Taiwan. Dia senang bukan kepalang saat mengetahui berhasil “menaklukkan” proses seleksi IISMA.

Aisah menceritakan, tak mudah melalui tahapan seleksi Program IISMA. Banyak aral melintang, satu di antaranya adalah menembus tes TOEFL, IELTS atau Duolingo. Selain tesnya yang sulit, biaya yang dikeluarkan juga tak sedikit.

“Banyak awardee yang harus berkali-kali tes demi bisa mendapatkan hasil yang memuaskan,” ungkap Aisah.

Senada, Vanness Cantona, mahasiswa Program Studi Sastra Inggris, FIB USU, yang lolos ke Michigan State University, Amerika Serikat, mengatakan, selain tes Bahasa Inggris, kesulitan lainnya adalah dia harus menulis essay yang bagus, relevan, dan berkesan. Essay yang bagus adalah kunci pertama untuk bisa lolos seleksi tahap pertama.
Pada proses pembuatan essay, Vannes mengaku, melakukan persiapan dan riset selama sebulan lebih.

“Lelah pastinya, tapi demi mewujudkan mimpi, selalu ada kalimat pantang mundur,” katanya.

Cerita berbeda dialami Hilmi Muthahhari Situmorang, mahasiswa Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) USU. Dia bahkan telah menargetkan lolos Program IISMA dari semester-semester sebelumnya. Karenanya dia berusaha keras menyeimbangkan kegiatan akademik dan non-akademik.

“Kedua hal ini perlu diperjuangkan dan diseimbangkan, lelah dan letih itu pasti, tapi kuncinya jangan mudah menyerah,” ujar Hilmi, yang berhasil lolos ke Singapore Management University, Singapura.

Ketatnya persaingan untuk bisa lolos menjadi awardees Program IISMA, ditambah dengan biaya tes yang tak murah memang kerap menjadi tantangan tersendiri.

Aisah Fahrani mengatakan, tak jarang untuk mendapatkan sertifikat Bahasa Inggris, rekan-rekannya harus mencoba dua sampai tiga kali. Sekali tes biayanya paling murah mencapai Rp900.000.

Karena itu, para awardees menilai sejatinya tantangan yang paling besar untuk mengikuti tes Program IISMA ini adalah keterbatasan biaya. Untuk itu, para awardees berharap ke depan proses ini bisa diubah, atau kalau memungkinkan biaya tes disubsidi atau digratiskan. Sebab, bila biaya yang dikeluarkan cukup tinggi, kesempatan belajar ke luar negeri akan tertutup bagi mereka yang rendah ekonominya. Program IISMA hanya akan dinikmati oleh kalangan menengah atas dan dirasa kurang berkeadilan.

Ridwan Firmansyah dari FEB USU, Program Studi Manajemen yang lolos ke National Cheng Kung University, Taiwan, mengamini hal tersebut. Karena itu, dia berpesan kepada para awardee di 2025 agar mempersiapkan diri mereka dengan baik.

“Khususnya menabung, siapin dana buat tes Bahasa Inggris dan lain-lain, tingkatin Bahasa Inggris, pertahankan IPK tetap di atas 3.0, perkaya CV dengan aktif di organisasi dan pilih universitas dengan bijaksana,” pesan Ridwan.

Senada dengan Ridwan, Edbert Nathaniel, mahasiswa FEB USU, Program Studi Managemen yang lolos ke University of Queensland, Australia, juga membagikan tipsnya. Yakni dengan riset dan mencari tahu tentang Program IISMA dengan detail, refleksi diri untuk mengetahui kemampuan, kelebihan dan kekurangan diri sendiri, serta persiapkan persyaratan dokumen seleksi sedini mungkin.

Rektor USU Prof Muryanto Amin, dalam berbagai kesempatan terus mendorong mahasiswa USU meraih prestasi yang gemilang. Dia selalu memotivasi para mahasiswa USU untuk menjadi seorang pembelajar sejati yang tak kenal menyerah, serta adaptif terhadap perubahan zaman.

Pada masa kepemimpinannya, internasionalisasi universitas menjadi target penting yang harus direalisasikan. Karena itu, Program IISMA menjadi skala prioritas USU yang secara konsisten dilaksanakan setiap tahunnya. Para awardee yang lolos Program IISMA diharapkan tidak hanya sekadar merasakan iklim pendidikan yang berbeda, namun juga diharapkan menjadi pembawa pesan dan kesan yang baik terhadap USU di mata internasional.

Para awardee Program IISMA 2024 telah berhasil mewujudkan impian mereka dengan kerja keras dan konsisten dalam menghalau hambatan dan rintangan. Mereka berhasil membuktikan diri menjadi pembelajar yang tangguh sesuai yang diharapkan.

Muryanto berharap, sepulangnya mahasiswa dari Program IISMA, mereka mampu menjadi generasi-generasi emas untuk Indonesia. (rel/saz)

DPRD Nisel Menetapkan Rancangan KUA dan PPAS APBD 2025

TUNJUKKAN : Ketua DPRD, Elisati Halawa didampingi Wakil ketua saat menunjukkan berita acara bersama Wabup didampingi Sekda Kabupaten Nias Selatan.

NISEL, SUMUTPOS.CO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Nias Selatan menetapkan rancangan KUA dan PPAS APBD Tahun 2025. Jumat(16/8)

Rapat paripurna tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD Nias Selatan Elisati Halawa, S.T didampingi oleh Wakil Ketua I Faatulo Sarumaha, S.IP.,M.M.

Dalam sambutannya, Bupati Nias Selatan yang disampaikan oleh Wakil Bupati Nias Selatan Firman Giawa, S.H.,M.H menyampaikan bahwa KUA dan PPAS ini telah melalui tahapan yang intens dengan semangat kemitraan dan komiten yang tinggi antara TAPD dan Banggar DPRD Nias Selatan.

“KUA dan PPAS ini akan menjadi pedoman perangkat daerah dalam menyusun rencana kerja dan anggaran satuan kerja”, ujar Firman Giawa Wakil.

Rapat paripurna tersebut turut dihadiri oleh Mewakili Kajari, Nias Selatan, Mewakili Danlanal Nias, Sekretaris Daerah Kabupaten Nias Selatan, Asisten dan Staf Ahli Bupati dan Kepala OPD lingkup pemkab nias selatan. (mag-8/han)

KPU Dairi Sosialisasikan PKPU Tentang Visi Misi Bacalon Bupati dan Wabup

PEMAPARAN: Koordinator Divisi SDM-Parmas KPU Dairi, Ridwan Hendra Agustinus Samosir sampaikan paparan saat sosialisasi PKPU 8 tahun 2024 khususnya terkait visi mis balon Bupati Dairi.Istimewa.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Dairi, sosialisasikan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) nomor 8 tahun 2024 terkait penyampaian visi misi Bakal Calon (Bacalon) Bupati/Wakil Bupati Dairi yang akan bertarung di Pilkada Dairi, 27 November 2024 mendatang.

Ketua KPU Dairi, Ariyanto Tinendung melalui Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia Partisipasi Masyarakat (SDM-Parmas), Ridwan Hendra Agustinus Samosir, Jumat (16/8/2024) mengatakan, sosialisasi PKPU 8 dimaksud telah dilaksanakan, Kamis (15/8/2024).

Dipaparkan, sosialisasi PKPU nomor 8 tahun 2024 terkait persiapan pendaftaran dan penelitian persyaratan pasangan calon (Paslon) serta penyusunan visi misi dan program bakal calon dalam Pilkada Dairi mendatang, dihadiri Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Dairi, Jonny Hutasoit, pimpinan partai politik (Parpol) peserta pemilu, bakal calon Bupati/Wakil Dairi serta Bawaslu.

Sosialisasi ini sangat penting khususnya bagi para balon, karena dalam PKPU nomor 8 tahun 2024 itu khususnya pada pasal 13 point 4 dan pasal 102 ayat 2 point 4.

Tentang pencalonan Bupati/Wakil Bupati, agar paslon menyerahkan visi misi dan program selaras dengan rencana pembangunan jangka panjang daerah (RPJPD) Pemerintah Kabupaten Dairi.

Dan sosialisasi ini sebagai upaya KPU agar PKPU dimaksud dapat tersampaikan kepada para balon Bupati/Wakil Bupati Dairi. Sehingga, visi misi atau program yang mereka sampaikan selaras dengan RPJPD Dairi.

“Peran KPU hanya mensosilisasikan dan mengundang narasumber yang kompeten dibidangnya. Kita mengundang dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) serta pihak terkait lainya,”ungkap Ridwan. (rud/han)

National Blood Donation 2024, Generali Indonesia Gelar Donor Darah Serentak di 16 Titik Seluruh Indonesia

DONOR DARAH: Kegiatan donor darah yang digelar Generali Indonesia. (Sumut Pos/Dokumen Pribadi)

MEDAN,SUMUTPOS.CO – PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia (Generali Indonesia) gelar donor darah serentak di 16 titik di belasan kota di Indonesia, di antaranya Jakarta, Tangerang, Yogyakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Pontianak, Palangkaraya, Jayapura, Pekanbaru, Palembang, Medan, Malang, dan Cirebon, Jumat (16/8).

Bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI), kegiatan donor darah ini merupakan bagian dari rangkaian ulang tahun ke-16 Generali Indonesia untuk saling membantu sesama bagi yang membutuhkan transfusi dan upaya perusahaan untuk mengajak masyarakat lebih sehat. Inisiatif ini melibatkan hampir 2.000 pendonor dan relawan.

Di kawasan Medan sendiri, kegiatan donor darah diselenggarakan di Kantor Pemasaran Generali Indonesia AG- Medan Galaxy, yang terletak di Komplek Multatuli Indah Blok CC Nomor 25-28, Medan, Sumatera Utara (Sumut), yang diikuti ratusan pendonor mulai dari tenaga pemasar, nasabah hingga masyarakat sekitar.

Direktur dan Chief Operation Officer, Jutany Japit mengungkapkan, pihaknya bersyukur sudah 16 tahun Generali Indonesia hadir melindungi hingga lebih dari 400.000 nasabah.

Wujud syukur ini, katanya, diwujudkan melalui kegiatan donor darah yang merupakan bentuk kepedulian nyata antar sesama dan saling memberikan manfaat, baik dari pendonor dan kepada yang menerima donor.

“Acara ini juga merupakan bagian dari wujud salah satu nilai yang terus kami wujudkan, Live the Community, di mana kami ingin terus berkontribusi dan menjadi bagian penting dari masyarakat di mana kami beroperasi,” ujarnya,

Adapun, menurut data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), ketersediaan darah untuk donor secara ideal adalah 2,5 persen dari jumlah penduduk, sehingga di Indonesia dibutuhkan darah sebanyak 4,9 juta kantong darah, di mana setiap satu kantong darah bisa menyelamatkan tiga nyawa.

“Mendonorkan darah sendiri memiliki berbagai manfaat seperti menurunkan risiko penyakit kanker, membantu menurunkan berat badan, mendeteksi penyakit serius, mengurangi penumpukan besi dan mineral dalam darah, menjaga kesehatan mental, dan meningkatkan produksi eritrosit baru,” katanya.

Selain itu, sambung Jutany, penelitian berjudul Cardiovascular risk in 159 934 frequent blood donors while addressing the healthy donor effect, yang terbit pada BMJ Journal menemukan, bahwa wanita yang secara rutin mendonorkan darah akan lebih terlindungi secara jangka panjang terhadap penyakit kardiovaskular karena melancarkan aliran darah hingga mencegah penyumbatan arteri sehingga mampu menurunkan risiko serangan jantung hingga 88 persen.

Ia mengucapkan, terima kasih kepada semua pihak yang telah bergabung. Semoga kegiatan ini bisa membantu PMI dalam menyediakan kantong darah secara Nasional dan membantu menyelamatkan nyawa orang lain yang membutuhkan.

“Kami juga berharap kegiatan ini bisa semakin mengukuhkan komitmen kami untuk terus berperan aktif dalam meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat sekitar,” harapnya.

Jutany menjelaskan, sebagai rangkaian dari perayaan ulang tahun ke-16 Generali Indonesia, kegiatan donor darah sekaligus menegaskan komitmen perusahaan terhadap keberlanjuta, di mana merupakan bagian dari peran responsible corporate citizen atau sebagai bagian dari warga masyarakat yang bertanggung jawab, selain peran lain yang dijalankan sebagai investor yang bertanggung jawab (responsible investor), perusahaan asuransi yang bertangung jawab (responsible insurer) dan pemberi kerja yang bertanggung jawab (responsible employer).

“Sesuai dengan komitmen terhadap keberlanjutan tersebut, Generali Indonesia terus melibatkan peran aktif dari seluruh stakeholder agar dapat memberikan dampak yang lebih besar,” pungkasnya. (dwi)

Semarakkan HUT RI, Polsek dan Puskesmas Dolok Masihul Gelar Donor Darah

BERSAMA: Staf Ahli Bupati Kaharuddin, Sekcam, Kapolsek Akp Adolf Purba, Ipda Brimen, Pahala Sitorus, Dapot Sinaga, Babinsa, Bhabinkamtibmas serta personel Nakes Puskesmas Dolok Masihul. ( Fad )

SERGAI, SUMUTPOS.CO – Semarak HUT RI ke-79 di Kabupaten Serdang Bedagai terasa istimewa. UPTD Puskesmas Dolok Masihul, bekerjasama dengan berbagai pihak, sukses menggelar kegiatan donor darah pada Kamis (15/8).

Para peserta donor darah berasal dari warga Desa se-Kecamatan Dolok Masihul, TNI-Polri, Staf Perkebunan. Dari 60 pendaftar, sebanyak 50 orang berhasil mendonorkan darahnya

Sebelum mendonorkan darah, para peserta terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh tim medis dari Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Sulaiman Seirampah.

Antusiasme ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk Staf Ahli Pemkab Serdang Bedagai, Kaharuddin yang hadir mewakili Bupati Sergai H.Darma Wijaya.

“Donor darah ini sangat positif dan menjadi contoh me-motivasi karena di Kabupaten Serdang Bedagai ini baru pertama kali diadakan Puskesmas,” cetusnya.

Kepala UPTD Puskesmas Dolok Masihul, dr. Risnawati Bangun, M.Kes, menyampaikan terima kasih atas partisipasi semua pihak.

“Kegiatan ini bukan hanya penting bagi kesehatan namun juga mempererat tali persaudaraan dan semangat gotong royong dalam menyumbangkan darah bagi saudara saudara kita yang membutuhkan darah,” ujarnya.

Salah satu pendonor, Supriadi (40), mengaku sudah beberapa kali melakukan donor darah.

“Saya merasa lebih sehat setelah donor darah,” ujarnya.

Dalam kegiatan turut hadir Staf Ahli Bupati Kaharuddin, Sekcam, Kapolsek Akp Adolf Purba, Danramil, Bank BNI, PT. Socfindo, Ipda Brimen, Pahala Sitorus, Dapot Sinaga, Babinsa, Bhabinkamtibmas serta personel Nakes Puskesmas Dolok Masihul.

Kegiatan donor darah ini juga menjadi contoh nyata bagaimana semangat kemerdekaan dapat diwujudkan dalam bentuk tindakan nyata yang bermanfaat bagi sesama. ( fad/han )

Pj Gubsu Agus Fatoni Kukuhkan 72 Paskibraka Tahun 2024

KUKUHKAN: Pj Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Agus Fatoni mengukuhkan sebanyak 72 Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Sumut di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Sudirman Kota Medan, Kamis (15/8/2024).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Agus Fatoni mengukuhkan 72 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Sumut tahun 2024. Upacara pengukuhan berlangsung khidmat di Aula Tengku Rizal Nurdin, Medan, Sumut, Kamis (15/8/2024).

“Anak-anakku semua telah membuktikan, telah berhasil melewati proses yang panjang, melewati seleksi tahapan-tahapan, dan juga pendidikan pelatihan. Oleh karena itu jalankan tugas dan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya,” kata Fatoni.

Fatoni berpesan kepada anggota Paskibraka Sumut, agar tetap mempertahankan prestasi yang telah dicapai, memberikan pengabdian kepada bangsa dan negara. Hal ini tentunya dilakukan dengan menanamkan jiwa patriotisme, rela berkorban, cinta tanah air dan peduli kepada sesama.

“Jadilah generasi muda yang membanggakan bagi keluarga, bangsa, dan negara. Jadilah anak muda yang menginspirasi bagi lingkungan sekitar,” ucap Fatoni.

Menurutnya, kesuksesan para anggota Paskibraka mampu menjadi modal utama dan bekal untuk mencapai kesuksesan ke tahap-tahap selanjutnya. Fatoni juga mengingatkan kepada anggota Paskibraka tentang peristiwa penting dalam waktu dekat yang ada di Provinsi Sumut.

Selain Proklamasi 17 Agustus 2024, Fatoni mengingatkan sebentar lagi Provinsi Sumut akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI dan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak.

“Sumatera Utara menjadi tuan rumah PON merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan bagi kita semua, karena untuk menjadi tuan rumah juga tidak mudah. Kita menjadi tuan rumah PON pada tahun 1953, saat itu adalah PON ketiga. Baru kali ini kita bisa menjadi tuan rumah lagi,” kata Fatoni.

Fatoni mengatakan pada tahun ini Provinsi Sumut akan melaksanakan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut, Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota secara serentak. Untuk itu, dia mengimbau masyarakat untuk menggunakan hak pilih pada 27 November nanti serta menjaga iklim kondusif, toleran, sehingga terwujud Pilkada aman, damai dan sukses.

Diketahui terdapat 72 anggota Paskibraka Sumut yang akan bertugas mengibarkan bendera pusaka pada Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI di Lapangan Astaka Jalan Pancing, Deliserdang pada 17 Agustus 2024.

Upacara Pengukuhan Paskibraka Provinsi Sumut Tahun 2024 terasa semakin khidmat, terutama pada saat pengucapan sumpah 72 anggota Paskibraka. Kevin Hervaniel Vondraya Hulu asal Gunung Sitoli terpilih menjadi Pemimpin Upacara Paskibraka Sumut Tahun 2024.

Fatoni selaku pembina upacara juga menyematkan atribut pin dan kendit di dada Kevin Hervaniel Vondraya Hulu sebagai simbol pengukuhan Paskibraka Sumut 2024. Kemudian dirinya memberikan ucapan selamat kepada anggota Paskibraka satu-persatu.

Turut hadir pada upacara pengukuhan Paskibraka Sumut 2024, Ketua DPRD Sumut Sutarto, Forkopimda Sumut serta sejumlah pimpinan OPD Sumut.(san/han)

Indosat Hadirkan Kampung IM3 di Wilayah Sumatra

KAMPUNG: IM3 menginisiasi program “Kampung IM3” di beberapa desa yang tersebar di wilayah Sumatra dan sekitarnya.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) melalui brand IM3 menginisiasi program “Kampung IM3” di beberapa desa yang tersebar di wilayah Sumatra dan sekitarnya. Program yang dijalankan sejak Juli hingga Desember 2024 ini merupakan wujud komitmen Indosat dalam memberdayakan Indonesia lewat pengembangan ekonomi dan peningkatan kualitas hidup masyarakat setempat, yang ditunjang oleh jaringan IM3 yang luas dan stabil.

Fahd Yudhanegoro, EVP – Head of Circle Sumatra* Indosat Ooredoo Hutchison mengatakan, banyaknya pelaku UMKM di desa sangat berpengaruh terhadap perekonomian setempat. UMKM membutuhkan konektivitas internet yang andal untuk mengembangkan usahanya.

“Melalui brand IM3, Indosat hadir dengan menyediakan layanan telekomunikasi untuk mendukung aktivitas digital masyarakat di desa. Dengan hadirnya layanan internet dari IM3 yang luas dan stabil hingga ke pelosok perdesaan, kami percaya hal tersebut akan dapat mendukung peningkatan perekonomian masyarakat setempat,” ujarnya.

Dalam program Kampung IM3, Indosat memberikan dukungan berupa sejumlah perangkat CCTV yang saling terhubung ke server aplikasi melalui jaringan yang #SelaluNyambungdenganIM3. Sistem CCTV berbasis jaringan nirkabel ini memungkinkan pengawasan secara real-time dan melakukan perekaman yang bisa diakses dari jarak jauh. Community center di desa juga akan dilengkapi dengan fasilitas WiFi untuk melengkapi fungsinya sebagai pusat kegiatan masyarakat.

“Indosat telah menyediakan jaringan internet yang luas dan stabil untuk mendukung sistem CCTV dalam program Kampung IM3. Dengan koneksi internet yang baik, sistem CCTV bisa berfungsi secara optimal. Dalam program Kampung IM3, Indosat bekerja sama dengan pemerintah desa dalam mengidentifikasi lokasi yang membutuhkan pengawasan untuk menciptakan lingkungan desa yang aman dan nyaman. Kolaborasi ini mencakup aspek teknis dan logistik, termasuk instalasi dan pemeliharaan sistem CCTV,” lanjut Fahd.

Untuk memastikan agar dukungan fasilitas yang diberikan Indosat dapat digunakan secara efektif, program Kampung IM3 juga memberikan pelatihan tentang cara pengoperasian dan pemeliharaan sistem CCTV kepada aparat pemerintah desa. Dengan sistem CCTV berbasis jaringan, data yang didapatkan bisa dikelola dan dianalisa untuk meningkatkan efektivitas pengawasan. Indosat juga menyediakan opsi platform atau solusi yang memungkinkan pengelolaan dan pemantauan data secara efisien oleh aparat pemerintah desa.

Saat ini, program Kampung IM3 sudah berjalan di wilayah Medan dan sekitarnya, tepatnya di Desa Hulu, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang. Lebih lanjut, program Kampung IM3 juga sedang dalam proses implementasi di 15 desa di wilayah lainnya seperti Banda Aceh, Binjai, Tebing Tinggi, Pematang Siantar, Padang, Pekanbaru, Batam, Jambi, Bengkulu, Lubuklinggau, Palembang, Pangkal Pinang, Bandar Lampung, Metro, dan Lampung Timur.

Ke depannya, program Kampung IM3 diharapkan dapat terus memberikan efek positif berganda kepada masyarakat setempat di hingga 30 desa di Sumatra, baik dari sisi peningkatan perekonomian, keamanan dan juga perbaikan fasilitas desa. (rel/ram)