26 C
Medan
Saturday, April 11, 2026
Home Blog Page 524

PLN ULP Tebingtinggi Lakukan Peningkatan Jaringan Listrik

Team Leader K3 PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Tebing Tinggi melakukan briefing sebelum melakukan pekerjaan peningkatan pasokan listrik (10/8).

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Sebagai bagian dari upaya untuk terus meningkatkan kualitas suplai listrik bagi pelanggan di Kota Tebingtinggi dan sekitarnya, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara melalui PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Tebingtinggi melaksanakan kegiatan pemeliharaan jaringan secara intensif pada Sabtu (10/8/2024).

Kegiatan pemeliharaan ini melibatkan berbagai langkah strategis, termasuk perintisan (penebangan) pohon yang mendekati jaringan listrik serta rekonfigurasi jaringan atau pemecahan beban penyulang.

Langkah-langkah ini merupakan bagian dari komitmen PLN untuk menjaga dan meningkatkan keandalan infrastruktur kelistrikan demi kenyamanan dan keamanan pelanggan.

Manager PLN UP3 Pematangsiantar, Hasudungan Siahaan, menekankan pentingnya pemeliharaan jaringan dalam memastikan suplai listrik yang optimal bagi masyarakat.

“Pemeliharaan jaringan ini sangat penting untuk memastikan kualitas suplai listrik yang optimal bagi pelanggan. Kami berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan dan peningkatan infrastruktur demi pelayanan yang lebih baik,” ujar Hasudungan.

General Manager PLN UID Sumatera Utara, Saleh Siswanto, juga menegaskan pentingnya menjaga keandalan pasokan listrik, terutama dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-79.

“PLN terus berupaya memastikan pasokan listrik yang andal, terutama dalam momen penting seperti perayaan kemerdekaan Republik Indonesia. Kami ingin seluruh masyarakat dapat memperingati dan memeriahkan hari kemerdekaan dengan penuh sukacita, tanpa khawatir akan gangguan listrik,” kata Saleh.

PLN juga memahami bahwa kegiatan pemeliharaan ini dapat menimbulkan ketidaknyamanan bagi pelanggan. Namun, perusahaan berkomitmen untuk meminimalkan dampak yang mungkin terjadi. Tim PLN bekerja keras untuk menyelesaikan pekerjaan ini sesegera mungkin, dengan tujuan agar pasokan listrik kembali normal sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Selain itu, Hasudungan berharap bahwa peningkatan suplai listrik di Kota Tebingtinggi akan mendukung aktivitas ekonomi dan kehidupan sehari-hari masyarakat setempat.

“Terima kasih kepada seluruh tim yang telah bekerja keras untuk memastikan pemeliharaan jaringan berjalan dengan lancar. PLN akan terus berupaya memberikan pelayanan yang terbaik bagi pelanggan PLN,” ungkap Hasudungan.

Melalui langkah pemeliharaan ini, PLN menunjukkan komitmennya untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan listrik bagi seluruh pelanggan di wilayahnya. Kegiatan ini merupakan bukti nyata dari upaya PLN dalam memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat dan mendukung pembangunan yang berkelanjutan. (ila)

Jemput Paulus Tarigan Dikabarkan Hanyut di Sungai Lae Renun Dairi

MENCARI: Warga setempat mencoba menusuri aliran sungai Lae Renun di Desa Bertungen Julu, Kecamatan Tigalingga, Dairi untuk mencari korban hilang, Jemput Paulus Tarigan (30) yang dikabarkan hanyut, Jumat (9/8).(Istimewa)

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Jemput Paulus Tarigan (30) warga Desa Bertungen Julu, Kecamatan Tigalingga, Kabupaten Dairi, hilang setelah dikabarkan hanyut di sungai Lae Renun, Jumat (9/8).

Kapolsek Tigalingga, AKP Yan Heriadi Ujung kepada wartawan, Minggu (11/8) membenarkan kejadian. AKP Yan menyebut, laporan diterima, Sabtu (10/8). Sementara kejadian, Jumat (9/8), katanya.

Kapolsek menuturkan, keterangan rekan korban sebagai saksi, Serentak Angkat (49), pagi sebelum kejadian, mereka berangkat dari rumah naik sepeda motor.

Tujuan keduanya, hendak mendulang emas di sungai bernama Lae Renun. Setelah tiba di lokasi, keduanya bekerja dengan jarak sekitar 30 meter.

Jelang siang hari, saksi keluar dari permukaan air untuk mengajak rekannya, makan siang. Namun, saksi tidak melihat korban lagi ada dilokasi.

Saksi berusaha mencari korban, tetapi tidak terlihat. Keterangan saksi, barang-barang korban ada dilokasi.

Mengetahui rekanya hilang, ia pun pulang ke rumah memberitahukan kejadian kepada keluarga korban, katanya.

Ayah korban, Saring Tarigan (61) membuat laporan ke Polsek Tigalingga. AKP Yan Ujung menambahkan, begitu menerima laporan pihaknya ikut membantu pencarian keLokasi peristiwa tepatnya di sungai Lae Renun di Desa Bertungen Julu, ungkapnya.

Terpisah, Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Dairi, Roy Tumanggor dikonfirmasi, membenarkan peristiwa dimaksud.

Roy mengatakan, sudah minta bantuan Basarnas Medan untuk upaya pencarian. “Mereka sudah sedang perjalanan menuju Dairi,”kata Roy. (rud/azw)

Masyarakat Medan Diminta Tingkatkan Sadar Kebersihan Lingkungan

DPRD Medan Fraksi Partai Golkar, M Rizki Nugraha.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kota Medan menghasilkan sampah sebanyak 1.800 ton lebih setiap harinya. Bahkan saat ini, ketinggian sampah yang ada di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pemko Medan yang terletak di Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan sudah mencapai 40 meter.

Hal ini terungkap saat Anggota DPRD Medan dari Fraksi Partai Golkar, M Rizki Nugraha, menggelar sosialisasi Perda Kota Medan Nomor 6 tahun 2015 tentang Pengelolaan Persampahan di Jalan Sempurna, Kelurahan Sudirejo I Kecamatan Medan Kota, Minggu (11/8).

Dikatakan Rizki, saat ini pihaknya tengah menggodok anggaran tahun 2025 di Badan Anggaran DPRD Medan. Sebab untuk mengatasi masalah sampah yang ada di masyarakat, butuh biaya yang cukup besar.

“Pemko Medan sudah studi banding ke luar negeri untuk mempelajari pengolahan sampah menjadi energi terbarukan. Biaya untuk mewujudkan itu gak sedikit, cukup besar. Mulai dari pengadaan armada angkut hingga teknologi bermesin canggih. Karena itu saya mengimbau kepada bapak dan ibu semua, sebelum armada dan mesin itu ada, mari kita tingkatkan kesadaran kita gak buang sampah sembarangan,” ucap Rizki Nugraha.

Menyelesaikan persoalan sampah di Kota Medan, sebut Anggota Komisi III DPRD Medan tersebut, tak perlu saling menyalahkan satu sama lain. Masyarakat hanya diminta untuk saling meningkatkan kesadaran untuk menjaga lingkungan.

“Bagi masyarakat yang membuang sampah sembarangan, ada sanksi yang menanti. Bagi lembaga atau perusahaan, dikenakan denda Rp10 juta atau kurungan selama 3 bulan penjara. Tapi masih menunggu terbitnya Perwal. Bukan berarti kita bebas buang sampah sembarangan, jangan ya bapak dan ibu,” pintanya.

Sementara itu Lurah Sudirejo I Kecamatan Medan Kota, Said Hamadi, mengajak warganya untuk meletakkan sampah di tempat yang tepat dan pada waktu yang tepat. Sehingga petugas kebersihan bisa mengangkut sampah tersebut sesuai dengan jadwal.

“Kalau sampah dibuang sembarangan di jalan, bisa mengundang sampah-sampah liar. Selain itu, sampah yang tak terangkut bisa menyebabkan sampah bertumpuk dan menimbulkan bau tak sedap,” ujarnya.

Selain itu, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan, M Indra Utama, meminta kepada masyarakat Kelurahan Sudirejo I agar tidak membuang sampah basah mereka dan mau mengolahnya sendiri. Pasalnya, sampah basah tersebut jika diolah dengan cara-cara tertentu, bisa menjadi pupuk alami yang berguna bagi penyuburan tanaman.

“Kalau ada sisa sayuran jangan dibuang. Dicincang kemudian dicampur dengan air cucian beras dan belacan, diendapkan ke dalam ember beberapa hari bisa jadi pupuk kompos cair yang organik. Ini juga bisa menjadi nilai ekonomi. Kalau bapak ibu butuh pelatihannya, kami siap memfasilitasinya,” pungkasnya.
(map/azw)

Jangan Sampai Warga Luar yang Nikmati Program UHC Kota Medan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Program Universal Health Coverage (UHC) Jaminan Kesehatan Medan Berkah (JKMB) saat ini merupakan program unggulan yang dijalankan Pemko Medan, sebagai wujud peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Apalagi, kesehatan termasuk salah satu program prioritas Wali Kota Medan Bobby Nasution di masa kepemimpinannya.

Untuk itu, program ini diharapkan dapat berjalan dan bermanfaat bagi warga Kota Medan, khususnya yang kurang mampu. Namun belakangan ini, muncul fenomena baru, di mana banyak warga dari luar, “eksodus” ke Kota Medan dengan berbagai cara agar memiliki KTP Medan untuk berobat gratis melalui program UHC.

“Ini harus kita cermati, jangan sampai program ini dimanfaatkan warga dari luar Kota Medan. Kepada lurah, camat, dan Disdukcapil agar jangan sembarangan menerbitkan KTP bagi masyarakat yang tidak jelas domisilinya,” kata Wakil Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Medan, H Parlindungan SH MH ketika menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosperda) VIII Tahun 2024; Perda Nomor 04 Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Kota Medan di Lapangan Olahraga Al Ulum Terpadu, Jalan Tangkul I Lingkungan 16, Kelurahan Sidorejo Hilir, Medan Tembung, Minggu (11/8/2024).

Parlindungan pun berharap, jangan sampai anggaran triliun rupiah dari APBD Kota Medan yang dikucurkan untuk program tersebut, malah dinikmati oleh warga di luar Kota Medan. “Makanya perlu dilakukan sosialisasi yang lebih intens kepada masyarakat Kota Medan. Pasalnya, meski program ini sudah berjalan dua tahun, tapi masih banyak warga Medan yang belum mengetahui secara maksimal program tersebut,” ujar politisi senior Partai Demokrat ini.

Dikatakan Parlindungan, kesehatan adalah hak dasar setiap masyarakat. Sehingga tidak ada apapun yang bisa menghalanginya. “Fasilitas kesehatan juga jangan menjadi halangan. Makanya, siapapun nanti yang terpilih menjadi wali kota berikutnya, pelayanan kesehatan ini harus menjadi program prioritas” tegasnya.

Dia pun berharap, fasilitas kesehatan di Puskesmas harus lebih ditingkatkan. Pasalnya, Puskesmas merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan bagi masyarakat. “Pihak puskesmas juga harus terus meningkat pelayanan kepada masyarakat,” tandasnya.

Sementara Panca Junita SKep Ners, Kepala Puskesmas Sering mewakili Dinas Kesehatan Kota Medan mengungkapkan, program UHC ini sudah dua tahun dilaksanakan Pemko Medan. Bahkan, Wali Kota Medan Bobby Afif Nasution baru-baru ini menerima penghargaan atas suksesnya program ini. “Program ini diberikan kepada warga Medan. Bagi yang penyakitnya emergency, bisa langsung berobat ke rumah sakit hanya dengan membawa KTP,” katanya. (adz)

Zakiyuddin Terima Banyak Masukan Para Tokoh Medan Utara

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Bakal Calon Wakil Wali Kota Medan, Zakiyuddin Harahap, menerima banyak masukan dan aspirasi dari tokoh-tokoh masyarakat Medan Utara di Kelurahan Sicanang, Belawan, Kota Medan, Sabtu, 10 Agustus 2024. Kegiatan itu diinisiasi Anggota DPRD Medan sekaligus Ketua PAC Partai Gerindra Belawan, Jaya Saputra.

Hadir para tokoh masyarakat dan adat seperti Ketua PW Generasi Muda Masjid (Gema) Indonesia Sumatera Utara, Masdar Tambusai, Badlun Alkhoili, Ali Nafiah Marbun, dan Ketua Gema Indonesia Kota Medan, Hariman Siregar.

Para tokoh dalam temu ramah tersebut menyampaikan sejumlah persoalan yang dirasakan warga Medan Utara hingga saat ini. Antara lain aspek pembangunan yang sampai sekarang masih tertinggal, banyaknya anak-anak usia produktif yang putus sekolah, kemiskinan ekstrem hingga sulitnya putra daerah Medan Utara mendapat pekerjaan di wilayahnya sendiri.

“Berdasarkan riset dari tiga perguruan tinggi negeri di Sumut, menyatakan bahwa Belawan ini problemnya unik punya potensi besar untuk maju tetapi daerah dan masyarakatnya justru banyak di bawah garis kemiskinan. Jika Bang Zaki serius ingin membenahi Medan Utara, kami siap bekerjasama untuk memberikan seperti apa langkah dan upayanya,” ujar Ali Nafiah Marbun dalam sesi dialog.

“Saya salah satu yang konsern dengan bidang pendidikan selama ini. Untuk hal ini, saya bersedia nantinya membantu Bang Zaki gimana cara membenahi sistem pendidikan berkualitas di Kota Medan terkhusus Medan Utara. Hanya saja saat ini, kondisi yang riskan di Medan Utara adalah soal pengangguran. Di sini justru banyak orang luar Medan Utara yang bekerja bukan putra daerah asli,” ujar Badlun Alkhoili.

Jaya Saputra menambahkan, terkhusus di Kelurahan Sicanang saat ini sangat membutuhkan pelebaran jalan dampak pasang rob, serta pembangunan SMK negeri yang perlu didorong sebagai akses pendidikan bagi generasi Medan Utara.

“Dahulu sudah sempat direncanakan dengan matang pembangunan SMK Negeri 15 Plus di Sicanang ini, saat masa Prof Wan Syaifuddin sebagai Kadisdik Sumut. Sudah oke waktu itu lahan seluas 5 hektare. Hanya saja beliau tidak menjabat lagi, akhirnya buyarlah rencana itu. Harapan kita, ketika nanti Bang Zakiyuddin duduk menjadi wakil wali Kota Medan, dapat kembali mendorong rencana tersebut apalagi beliau ke depan fokus sekali dengan pendidikan,” kata Jaya.

Bergandengan Tangan

Zakiyuddin Harahap merespon semua masukan para tokoh tersebut, mengajak untuk bergandengan tangan dalam memajukan Medan Utara, sebab pemerintah tidak bekerja sendiri tanpa dukungan elemen masyarakat dan semua stakeholders.

“Dalam bayangan saya ke depan, saya punya mimpi agar Medan Utara atau di Belawan ini seperti Ancol. Karena terkadang kita di Medan ini bingung kalau mau malam mingguan kemana. Ke Berastagi jauh dan macet. Begitu juga ke Parapat, sudahlah jauh, macet dan biayanya besar. Jika besok ada Ancol di Belawan, nantinya orang Medan yang datang malam mingguan dan weekend di sini,” kata anak kelima Bupati Tapanuli Selatan periode 2000-2004, Alm. H Salah Harahap.

Zaki mengatakan fokusnya ke depan ingin membenahi sektor kesehatan dan pendidikan di Kota Medan termasuk wilayah Medan Utara.

“Janji saya tidak muluk-muluk dan ini sudah saya komunikasikan dengan Calon Wali Kota Rico Waas. Saya kepingin nanti berkantor di RSUD Pirngadi. Saya ingin membenahi pelayanan di situ, fokus akan kebersihan rumah sakit itu. Karena RS Pirngadi ini tempatnya berobat warga kurang mampu, jadi mesti mendapat perhatian penuh,” kata wakil ketua Gerindra Sumut tersebut.

Bahkan untuk membenahi dua sektor tersebut di Medan Utara, ia berjanji akan lebih sering turun ke wilayah tersebut guna mendengarkan aspirasi dan masukan dari masyarakat.

“Nantinya satu bulan sekali saya akan turun ke Medan Utara. Berkunjung ke puskesmas-puskesmas, ke RS milik Pemko Medan, dan fasilitas kesehatan yang ada. Begitu juga dengan satuan pendidikan di Medan Utara, hal ini akan jadi fokus saya dan Rico Waas ke depan,” katanya.

Siap Menangkan

Ketua Gema Indonesia Sumut, Masdar Tambusai, berkomitmen untuk memenangkan Zakiyuddin Harahap di Pilkada Medan, 27 November 2024. Ada alasan emosional kenapa pihaknya wajib mendukung dan memenangkan Zakiyuddin.

“Bang Zaki ini merupakan anak ulama besar dan dulunya adalah dosen kami di IAIN, Alm. Bapak Saleh Harahap. Saya sampaikan kepada teman-teman di Gema Medan, bahwa kita punya emosional yang kuat kalau calonnya Bang Zaki. Ini saatnya kami balas jasa ayahanda Bang Zaki, untuk memenangkan Bang Zaki di Pilkada Medan,” katanya.

Ia mendorong Gema Medan secara intens berkoordinasi dengan Zakiyuddin Harahap dalam rangka pemenangan.

“Bagi kami Bang Zaki jangan putus komunikasi. Duduk manis saja dan kami semua siap bergerak untuk memenangkan abang. Kami ikhlas dalam perjuangan ini apalagi sudah komitmen dengan Bang Zaki untuk memajukan Medan Utara,” katanya.
(map/azw)

Di Usia 96 Tahun, RSUD Pirngadi Medan Terus Berbenah Demi Pelayanan Kesehatan Lebih Baik dan Kesejahteraan Pegawai

KATA SAMBUTAN: Dirut RSUD Pirngadi Medan dr Suhartono memberikan kata sambutan dalam peringatan HUT ke-96 RSU Pirngadi Medan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dirut RSUD Dr Pirngadi Medan dr Suhartono menegaskan komitmennya untuk terus berbenah demi pelayanan kesehatan yang lebih baik, juga sekaligus mensejahterakan pegawai.

Hal ini dikatakannya saat memperingati hari jadinya ke-96, RSUD Dr Pirngadi Medan, Sabtu (10/8/2024).

Dalam sambutannya, dr Suhartono menekankan bahwa kesejahteraan pegawai adalah kunci utama dalam menjaga semangat juang dan dedikasi mereka.

“Di usia ke-96 ini, kita harus memastikan bahwa kesejahteraan seluruh pegawai terjaga. Jika kita sejahtera, barulah kita siap bersaing dengan rumah sakit lain,” ujarnya.

Dr Suhartono mengungkapkan, berbagai langkah telah dilakukan untuk memperbaiki sistem internal, meskipun masih ada beberapa hal yang harus dibenahi.

“Kita sudah mulai membenahi berbagai aspek internal, meskipun belum semuanya selesai. Namun, kami yakin bahwa dengan pembenahan ini, kita akan lebih siap untuk melayani masyarakat dengan lebih baik,” tuturnya.

Dalam momen spesial ini, dr Suhartono juga menyoroti pentingnya mengembalikan kepercayaan masyarakat kepada RSUD Dr Pirngadi.

“Selama ini, ada citra yang kurang baik tentang rumah sakit kita. Di HUT ke-96 ini, kita berkomitmen untuk mengubah persepsi tersebut dan memastikan masyarakat merasa aman dan nyaman berobat di sini,” tegasnya.

Dia juga menyadari tantangan besar dalam mengelola rumah sakit yang sudah memiliki sejarah panjang, terutama dalam menghadapi aturan-aturan pemerintah yang terkadang membatasi fleksibilitas.

“Kami harus memastikan bahwa setiap pegawai, khususnya yang sudah lama berkarir di sini, merasa dihargai dan sejahtera. Dengan begitu, kita bisa meningkatkan kinerja dan loyalitas mereka,” ungkap dr. Suhartono.

Tidak lupa, dr Suhartono menekankan pentingnya menyelesaikan beban-beban masa lalu yang masih menjadi penghambat dalam pelayanan.

“Kami harus segera menyelesaikan segala beban masa lalu, termasuk hutang-hutang kepada penyedia obat, agar pelayanan bisa berjalan lancar tanpa kendala,” ujarnya.

dr Suhartono juga optimis bahwa RSUD Dr Pirngadi akan terus berkembang dan berinovasi di usianya yang hampir mencapai satu abad ini.

“Dengan semangat HUT ke-96, mari kita terus berbenah, menjadi lebih efisien, dan siap bersaing dengan rumah sakit lainnya. Kita akan terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dan mendukung terwujudnya visi Kota Medan yang lebih sehat dan sejahtera,” pungkasnya.

Plh Kepala Dinas Kesehatan Medan, Edi Subroto, menekankan pentingnya pembenahan dan inovasi yang berkelanjutan dalam pelayanan rumah sakit.

Menurutnya, RSUD Dr Pirngadi perlu terus melakukan upaya-upaya untuk meningkatkan kualitas layanan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Kami mendapatkan masukan yang positif tentang perkembangan rumah sakit ini. Fokus utama kami adalah memastikan bahwa pelayanan di RSUD Dr Pirngadi terus mengalami perbaikan, terutama dalam sistem yang langsung terkait dengan kebutuhan masyarakat. Kami berharap inovasi yang dilakukan bisa meningkatkan angka BOR (Bed Occupancy Rate) rumah sakit, sehingga pelayanan kesehatan di sini semakin baik dan bisa diandalkan,” ujarnya.

Edi Subroto juga menambahkan bahwa peningkatan BOR di rumah sakit ini adalah salah satu indikator penting yang mencerminkan kinerja pimpinan dan seluruh tim.

“Alhamdulillah, di bawah kepemimpinan saat ini, RSUD Dr Pirngadi semakin kreatif dan inovatif. Sistem pelayanan juga sudah mulai tertata dengan baik, dan ini merupakan hal yang sangat positif,” tuturnya.

Sementara itu, Dewan Pengawas RSUD dr Pirngadi, Destanul Aulia menekankan betapa pentingnya perhatian dari seluruh pemangku kepentingan untuk terus mendukung dan mengembangkan rumah sakit ini.

“Dengan usia yang sudah mencapai 96 tahun, RSUD Dr. Pirngadi telah memberikan banyak kontribusi besar bagi masyarakat. Rumah sakit ini tidak hanya menjadi tempat pelayanan kesehatan, tetapi juga telah melahirkan banyak tenaga medis yang berkualitas dan berpengalaman,” ujar Destanul.

Menurutnya, semua stakeholder, termasuk pemerintah, masyarakat, dan pihak swasta, harus memberikan perhatian yang lebih kepada RSUD Dr. Pirngadi.

“Jangan hanya rumah sakit yang memberikan perhatian kepada stakeholder, tetapi semua pihak juga harus mendukung keberlangsungan dan kemajuan rumah sakit ini. Potensi sumber daya manusia yang ada di sini sangat besar, dan dengan motivasi yang tepat, kita bisa terus melakukan inovasi-inovasi yang dibutuhkan,” kata dia.

Destanul juga mengingatkan pentingnya regenerasi dan transfer pengetahuan di rumah sakit ini.

“Dengan usia yang sudah matang, penting untuk terus melakukan regenerasi. SDM muda harus dibimbing oleh yang lebih senior, sehingga inovasi dan pengetahuan bisa terus berkembang. Ini adalah kunci agar rumah sakit ini tetap relevan dan mampu bersaing di tengah perubahan zaman,” jelasnya.

Dalam pernyataannya, Destanul juga menyoroti tantangan yang dihadapi RSUD Dr Pirngadi, terutama dalam menghadapi persaingan dengan rumah sakit swasta yang semakin tumbuh pesat.

“Kita harus memahami bahwa persaingan ini tidak bisa dihindari, tetapi justru harus menjadi pendorong bagi kita untuk terus berinovasi dan memperkuat pelayanan. RSUD Dr Pirngadi, dengan segala pengalamannya, punya peran besar dalam ekosistem kesehatan di Medan dan sekitarnya. Kita harus bisa memperkuat posisi ini dengan kolaborasi yang baik antara rumah sakit pemerintah dan swasta,” tegasnya.

Destanul juga mengakui bahwa adaptasi terhadap perubahan merupakan tantangan besar bagi rumah sakit yang sudah lama berdiri.

“Perubahan pola penyakit, sistem pembayaran, dan perkembangan teknologi memerlukan kelincahan dan kecepatan dalam merespons. Meskipun RSUD Dr. Pirngadi memiliki sejarah panjang, kita harus memastikan bahwa adaptasi dan inovasi tetap berjalan, agar rumah sakit ini tetap mampu memberikan pelayanan terbaik,” pungkasnya. (ila)

PLN UP3 Binjai Pererat Hubungan dengan Stakeholder

Foto bersama Manager PLN UP3 Binjai, Darwin Simanjuntak (tiga dari kanan) beserta jajaran dengan Kapolres Langkat, AKBP David Triyo Prasojo (lima dari kiri) beserta jajaran.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Dalam rangka mempererat hubungan dan memperkuat kerjasama dengan para stakeholder, PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Binjai mengadakan kunjungan ke Kantor Bupati Langkat dan Polres Langkat.

Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Manager PLN UP3 Binjai, Darwin Simanjuntak, didampingi jajaran Asisten Manager serta Manager PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Stabat.

Kunjungan ini disambut dengan hangat oleh Pj Bupati Langkat HM Faisal Hasrimy, AP, MAP, yang dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih serta apresiasinya atas inisiatif PLN untuk terus memperkuat kerjasama yang telah terjalin dengan baik selama ini.

“Kami sangat menghargai kunjungan ini dan berharap hubungan yang baik ini dapat terus berjalan untuk mendukung kelancaran pembangunan di Kabupaten Langkat,” ujar Faisal.

Senada dengan itu, Kapolres Langkat, AKBP David Triyo Prasojo, juga menegaskan komitmen pihaknya untuk mendukung upaya PLN dalam menjaga keamanan dan kelancaran pemakaian listrik di wilayah Langkat.

“Pihak kepolisian siap bekerja sama dengan PLN untuk melakukan pengawasan dan tindakan preventif guna mencegah gangguan pada infrastruktur listrik yang vital bagi kehidupan masyarakat,” ujar Triyo.

Darwin Simanjuntak menjelaskan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk mempererat hubungan dan memastikan dukungan dari para stakeholder terhadap rencana kerja penguatan jaringan listrik yang akan dilaksanakan di wilayah Kabupaten Langkat.

“Kami berharap melalui kunjungan ini, sinergi antara PLN dan Pemerintah Kabupaten Langkat serta Polres dapat semakin kuat, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat lebih optimal,” kata Darwin.

Pertemuan ini juga diharapkan dapat menghasilkan solusi terbaik dalam mengatasi berbagai tantangan pembangunan tata kota, serta mempercepat proses pembangunan infrastruktur kelistrikan di daerah tersebut. Darwin menambahkan, Kolaborasi yang baik antara PLN dan para stakeholder sangat penting untuk memastikan setiap proyek berjalan lancar dan tepat waktu.

Dalam wawancara terpisah, General Manager PLN UID Sumatera Utara, Saleh Siswanto, menegaskan pentingnya menjalin silaturahmi dengan stakeholder sebagai landasan transformasi PLN untuk mendekatkan diri dengan masyarakat.

“Komunikasi yang akurat, powerful, dan efektif merupakan kunci utama dalam menjalankan setiap program PLN,” ungkap Saleh. (ila)

PLN UID Sumatera Utara Raih Penghargaan Outstanding Energy Transition Practices

General Manager PLN UID Sumatera Utara, Saleh Siswanto, menerima penghargaan kategori _Outstanding Energy Transition Practices_ pada ajang bergengsi CNN Indonesia Awards 2024.

Medan – PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara berhasil meraih penghargaan dalam kategori Outstanding Energy Transition Practices pada ajang bergengsi CNN Indonesia Awards 2024.

Penghargaan ini menjadi bukti nyata atas komitmen PLN UID Sumatera Utara dalam mendukung transisi energi berkelanjutan di Indonesia.

Acara puncak penghargaan CNN Indonesia Awards 2024, yang mengusung tema “Sumatera Utara, Harmoni Untuk Indonesia Maju,” diselenggarakan di Hotel JW Marriott, Medan, Sumatera Utara pada Jumat (9/8/2024).

Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (MenKumHam) Yasonna Laoly, Chairman sekaligus pendiri CT Corp Chairul Tanjung, Direktur Transmedia Latif Harnoko, Direktur Utama CNN Indonesia Titin Rosmasari, Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Idianto, dan Pj Gubernur Sumatera Utara Agus Fatoni.

Penghargaan Outstanding Energy Transition Practices tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Utama CNN Indonesia, Titin Rosmasari, kepada General Manager PLN UID Sumatera Utara, Saleh Siswanto, sebagai bentuk apresiasi atas capaian luar biasa PLN dalam bidang energi terbarukan. PLN UID Sumatera Utara berhasil mencapai bauran Energi Baru Terbarukan (EBT) tertinggi di Indonesia, yaitu sebesar 43,7 persen, yang berkontribusi signifikan dalam mengurangi emisi karbon di wilayah Sumatera Utara.

Dalam sambutannya, Pj Gubernur Sumatera Utara, Agus Fatoni, mengungkapkan rasa bangga dan apresiasinya kepada CNN Indonesia atas terpilihnya Sumatera Utara sebagai tuan rumah penyelenggaraan CNN Indonesia Awards 2024.

“Apresiasi setinggi-tingginya kami ucapkan kepada CNN Indonesia yang telah melaksanakan acara penghargaan CNN Indonesia Awards 2024 di Sumatera Utara. Sebuah kebahagiaan bagi kami bahwa Sumatera Utara terpilih menjadi tuan rumah dalam berbagai kegiatan nasional maupun internasional,” ucap Agus.

Pada kesempatan yang sama, General Manager PLN UID Sumatera Utara, Saleh Siswanto, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya atas penghargaan yang diterima oleh PLN.

“Penghargaan ini merupakan bentuk keseriusan PLN dalam mengurangi emisi karbon di Sumatera Utara. Kami berkomitmen untuk terus menambah bauran EBT hingga Net Zero Emissions (NZE) di Tahun 2060 dapat terwujud,” ujar Saleh Siswanto kepada awak media.

Penghargaan ini merupakan bagian dari rangkaian acara CNN Indonesia Awards 2024 yang sebelumnya telah sukses digelar di Makassar, Sulawesi Selatan pada 21 Maret 2024, kemudian berlanjut di Badung, Bali pada 13 Mei 2024, dan di Palembang, Sumatera Selatan pada 10 Juli 2024.

Dengan penghargaan ini, PLN UID Sumatera Utara semakin memperkuat posisinya sebagai pelopor dalam transisi energi berkelanjutan, sejalan dengan visi besar PLN untuk mendukung agenda nasional menuju energi bersih dan ramah lingkungan. (ila)