31 C
Medan
Saturday, April 18, 2026
Home Blog Page 571

Khasiat Buah Mengkudu Turunkan Hypertensi

SUMUTPOS.CO – Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang sangat penting. Dari tahun ke tahun, obat hipertensi selalu berkembang hingga dilakukan berbagai penelitian. Salah satu yang dilakukan dengan mengkonsumsi obat-obat tradisional. Dan itu bisa didapatkan dari buah Mengkudu karena mengandung vitamin C, fitonutrient, selenium, dan antioksidan yang terkandung di dalamnya mampu mengendurkan dan melebarkan pembuluh darah.

Selain itu, buah mengkudu mengandung senyawa scopoletin yang berfungsi untuk menurunkan hipertensi. Senyawa ini merupakan semacam alkalin yang membantu menjaga keseimbangan Ph yang ada dalam cairan tubuh manusia, termasuk darah dan juga mampu memerangi kerusakan yang diakibatkan oleh radikal bebas.

Bukan itu saja, buah mengkudu yang kaya akan vitamin A, kalsium, niasin dan potassium juga mampu memperbaiki fungsi sel dalam tubuh manusia. Nah untuk penyajiannya, buah mengkudu dapat dikonsumsi dengan cara dijus dan bentuk suplemen. Namun Jus buah mengkudu yang baik diambil langsung dari pohon dalam keadaan matang, dan diproses secara alami

Mengkonsumsi buah Mengkudu juga bermanafaat untuk pengobatan kanker, diabetes tipe 1 maupun 2, obesitas, arthritis, depresi, insomnia, sakit ginjal, gangguan pencernaan, dan beragam penyakit berat lainnya. Itulah sekilas mengenai manfaat buah mengkudu alias pace bagi kesehatan dan mengatasi beberapa macam penyakit.(bbs/han)

Dhaka Transindo, Sediakan Rental Mobil hingga Jet Pribadi se-Indonesia

KISARAN, SUMUTPOS.CO – Dhaka Transindo perusahaan rental mobil asal Kisaran menyediakan banyak unit yang siap membantu kebutuhan transportasi masyarakat.

Menariknya, meskipun berasal dari Kota Kisaran, namun Dhaka Transindo menyediakan rental mobil di seluruh Indonesia. Bahkan tak hanya mobil, jet pribadi pun bisa dirental melalui Dhaka Transindo.

Hal itu disebutkan Owner Dhaka Transindo, Anggi Wahyu Rizki kepada wartawan, Senin (15/7/2024).

“Kantor pusat kita di Kisaran. Tapi kita melayani seluruh Indonesia. Bagi masyarakat yang membutuhkan mobil rental hingga pesawat jet pribadi kita siap menyediakan,” kata Anggi.

Soal harga, Rizki menjamin tidak mahal. “Soal harga kita bersaing dan dijamin lebih hemat,” lanjut suami Indah Permatasari tersebut.

Untuk unit, semua tersedia mulai dari Toyota Alphard, Fortuner, Innova, Pajero Sport dan unit lainnya tergantung kebutuhan dan pesanan konsumen.

“Bagi yang ingin memesan boleh ke nomor 081288888180. Atau bagi warga Kisaran dan sekitarnya boleh langsung datang ke Jalan Imam Bonjol No 290 A (Mommy Aesthetic MS Glow Kisaran) Kisaran Timur Kabupaten Asahan,” lanjut Anggi.

Selain rental mobil, sebelumnya Anggi dan istri menjalankan bisnis kecantikan beralamat yang sama. (rel/tri)

Isi Daya Kendaraan Listrik di SPKLU Mudah, Begini Caranya

SPKLU PLN ULP Medan Kota terletak di jalan listrik nomor 1 Medan, Sumatera Utara.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pengguna kendaraan listrik di Sumatera Utara, khususnya mobil, tidak perlu khawatir kehabisan daya saat bepergian. PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara telah menyediakan puluhan titik Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang dapat digunakan untuk mengisi daya.

Menurut Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Medan, Ricki Yakop, pengguna kendaraan listrik dapat mengetahui lokasi SPKLU melalui aplikasi PLN Mobile. Aplikasi ini juga memudahkan masyarakat dalam mengakses berbagai layanan PLN.

“Pengguna kendaraan listrik tidak perlu khawatir menggunakan kendaraannya untuk mobilitas sehari-hari. Kini, PLN telah menyediakan SPKLU di berbagai lokasi strategis di Sumatera Utara, khususnya di Kota Medan. Untuk mengetahui lokasi tersebut, pengguna kendaraan listrik cukup mengakses fitur Electric Vehicle di aplikasi PLN Mobile,” ucap Ricki.

General Manager PLN UID Sumatera Utara, Saleh Siswanto, menambahkan bahwa fasilitas ini merupakan upaya PLN dalam mendorong ekosistem kendaraan listrik di Sumatera Utara dengan terus membangun SPKLU.

“PLN akan terus mendorong ekosistem EV di Sumatera Utara, salah satunya dengan memastikan infrastruktur untuk para pengguna EV tersedia dengan baik. Pengisian daya tersebut dapat dilakukan melalui aplikasi PLN Mobile,” ujar Saleh.

Berikut adalah langkah-langkah pengisian daya melalui SPKLU menggunakan aplikasi PLN Mobile:

1. Pasang Aplikasi:u Pastikan aplikasi PLN Mobile sudah terpasang pada smartphone Anda. Aplikasi ini bisa diunduh melalui PlayStore atau AppStore.

2. Buka Aplikasi dan Masuk: Buka aplikasi dan daftar atau masuk akun. Pastikan GPS Anda aktif saat menggunakan aplikasi PLN Mobile.

3. Pilih Menu Electric Vehicle: Pilih menu Electric Vehicle pada pojok kanan atas layar.

4. Pilih SPKLU: Kemudian pilih menu “SPKLU” di antara pilihan lain.

5. Temukan Lokasi: Lokasi SPKLU yang paling dekat dengan lokasi Anda akan terlihat. Pilihan ini juga bisa disesuaikan menggunakan daftar atau peta.

6. Lakukan Pembayaran: Lanjutkan ke pembayaran yang dilakukan dengan transaksi dompet digital.

7. Isi Daya: Setelah membayar, masukkan nozzle pengisian baterai ke tempat pengisian baterai mobil.

8. Sinkronisasi: Tunggu sampai tahap sinkronisasi baterai selesai. Proses pengisian daya akan dimulai setelah sinkronisasi selesai.

9. Pengisian Selesai: Saat pengisian daya selesai, prosesnya akan berhenti otomatis.

10. Cabut Nozzle: Cabut kembali nozzle dan letakkan pada tempatnya di SPKLU.

Saleh berharap fasilitas SPKLU yang tersedia dapat memudahkan masyarakat dalam mengisi daya mobil listrik, sehingga bisa menikmati perjalanan dengan lebih nyaman dan aman.

“Dengan adanya SPKLU yang tersebar di berbagai lokasi, kami berharap para pengguna kendaraan listrik dapat merasa lebih tenang dan nyaman dalam berkendara, serta turut mendukung transisi energi yang lebih bersih dan berkelanjutan,” pungkas Saleh.

Implementasi ini juga sejalan dengan nilai-nilai AKHLAK yang dicanangkan oleh Kementerian BUMN, dengan fokus pada kompetensi sebagai salah satu aspek utama. PLN memastikan bahwa seluruh layanan dan infrastruktur yang disediakan memenuhi standar tertinggi dan dioperasikan oleh tenaga kerja yang kompeten, terlatih, dan profesional.

Hal ini merupakan bagian dari komitmen PLN untuk menyediakan layanan terbaik bagi masyarakat, serta memberikan kontribusi positif yang berkelanjutan bagi kehidupan masyarakat dan lingkungan sekitar, dengan menjadi penyedia energi yang terkemuka, berkelanjutan, dan bertanggung jawab. (ila)

Optimalisasi Potensi Desa, 513 Mahasiswa UMN Al-Washliyah KKN di Deliserdang

KKN: Pelepasan KKN mahasiswa UMN Al-Washliyah di Deliserdang, Senin (15/7).(ISTIMEWA)

SUMUTPOS.CO – SEBANYAK 513 mahasiswa Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al-Washliyah melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Deliserdang. KKN ini berlangsung hingga 20 Agustus pada 49 desa di 12 kecamatan di Deliserdang.

Pelepasan KKN dilakukan Pj Bupati Deliserdang diwakili Staf Ahli Bupati Deliserdang Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik M Ari Mulyawan Simatupang SH MAP bersama Rektor UMN Al-Wasliyah Dr H Firmansyah MSi di Lubukpakam, Senin (15/7).

Hadir pada kegiatan ini Ketua Senat UMN Al-Washliyah Dr H Ridwanto MSi, Wakil Rektor III UMN Al-Washliyah Dr Samsul Bahri MSi, Dr Hilman Fikri MM (Lembaga Kerjasama dan Praktek Magang UMN Al-Washliyah) dan undangan lainnya.

Staf Ahli Bupati Deliserdang Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik M Ari Mulyawan Simatupang secara khusus menyampaikan salam dari Pj Bupati Deliserdang karena pada waktu bersamaan ada agenda rapat dengan Pj Gubernur Sumut. Ia mengapresiasi kehadiran para mahasiswa UMN Al-Washliyah di Deliserdang.

Rektor UMN Al-Washliyah Dr H Firmansyah MSi mengucapkan terima kasih kepada Pj Bupati Deliserdang dan jajarannya atas kerja sama dengan perguruan tinggi yang dipimpinnya.

KKN merupakan kegiatan akademik diluar kampus yang sejalan dengan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). ”Mudah-mudahan kegiatan KKN memberikan manfaat kepada mahasiswa yang ber-KKN, dosen pembimbing, masyarakat desa dan kecamatan tempat mahasiswa KKN,” kata rektor.

Dr H Firmansyah MSi meminta agar mahasiswa senantiasa menjaga dan mentaati aturan, etika dan norma masyarakat setempat serta senantiasa menjaga nama baik almamater UMN Al-Washliyah,” ujarnya.

KKN UMN Al-Washliyah mengambil tema: optimalisasi potensi desa guna mewujudkan desa berkelanjutan dan berdaya saing melalui akselerasi dalam aspek pendidikan, kesehatan, perekonomian, pengelolaan lingkungan dan keagamaan di Deliserdang.

Agenda KKN pada hari pertama adalah observasi lapangan, hari kedua adalah deskripsi desa serta hari ketiga adalah eksplorasi, merumuskan, diskusi solusi pemecahan masalah dan menyusun rencana kegiatan.

Sedangkan hari keempat hingga berakhir masa KKN mahasiswa UMN Al-Washliyah adalah realisasi dan implementasi rencana kegiatan atau penerapan solusi pemecahan masalah.

Desa lokasi KKN mahasiswa UMN Al-Washliyah terdiri Bandar Kuala, Damak Malipih, Bah Balua, Cimahe dan Tanjung Purba (Kecamatan Bangunpurba), Galang Suka, Jaharun A, Jaharun B, Tanah Merah dan Tanjung Gusti (Kecamatan Galang) serta Marjandi Pematang, Gunung Meriah, Pekan Gunung Meriah, Kuta Tengah dan Gunung Seribu (Kecamatan Gunungmeriah).

Klambir V Kampung, Klambir V Kebun, Klumpang Kampung dan Klumpang Kebun (Hamparanperak), Sei Mencirim, Lau Bicik dan Sawit Rejo (Kecamatan Kutalimbaru), Karang Gading, Pematang Johar dan Telaga Tujuh (Kecamatan Labuhandeli) serta Jati Kesuma, Sudirejo, Batu Rejo dan Batu Penjemuran (Kecamatan Namorambe).

Sidoharjo I, Pagar Merbau I, Jati Rejo dan Suka Mandi Hilir (Kecamatan Pagarmerbau), Denai Kuala, Denai Sarang Burung, Paluh Sibaji, Pantai Labu Pekan dan Rugemuk (Kecamatan Pantailabu), Namo Tualang, Kuto Mulyo dan Mbarui (Kecamatan Sibiru-biru), Gunung Rintih, Negara Beringin, Siguci, Sumbul dan Talun Kemas (Kecamatan STM Hilir) serta Tanjung Muda, Tanjung Raja, Durian Tinggung, Kuta Mbelin dan Rumah Bih (Kecamatan STM Hulu). (dmp)

Tim Tari STIKes Mitra Husada Medan The Best Performance di Rakor Kehumasan LLDikti Sumut

PENGHARGAAN: Kepala LLDikti Sumut Prof Saiful Anwar Matondang MA PhD (3 kanan) menyerahkan penghargaan pada tim tari STIKes Mitra Husada Medan.(DEDDI MULIA PURBA/SUMUT POS)

SUMUTPOS.CO – TIM tari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Mitra Husada Medan tampil memukau pada pembukaan Rapat Kordinasi (Rakor) Kehumasan bagi 100 Humas Perguruan tinggi se-Sumut di Hotel Emerald Garden Medan.

Rakor yang digelar Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Sumut dibuka Prof Saiful Anwar Matondang MA PhD. Kepala LLDikti Sumut bersama beberapa tamu Rakor kehumasan menerima tepak sirih dari para penari STIKes Mitra Husada Medan.

The best performance mahasiswi STIKes Mitra Husada Medan dipilih LLDikti Sumut sebagai pengisi acara tersebut. Mahasiswi didikan Dr Siti Nurmawan Sinaga MKes mengawali acara dengan menampilkan tari Sekapur Sirih.

Tarian ini selalu identik dengan budaya dari masyarakat Sumatera yang digunakan untuk menyambut para tamu. Penampilan tim tari STIKes Mitra Husada Medan begitu menarik dengan mengenakan pakaian adat yang tampak anggun.

Diakhir penampilannya, Kepala LLDikti Sumut Prof Saiful Anwar Matondang MA PhD memberikan apresiasi pada tim tari STIKes Mitra Husada Medan. Apresiasi yang diberikan berupa piagam penghargaan.

Pada sertifikat Nomor: 21/LL.DIKTI/HM/VII/2024 yang ditandatangani Prof Saiful Anwar Matondang MA PhD disebutkan bahwa LLDikti Sumut Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia mengucapkan terima kasih.

Ia sekaligus memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Tim Tari STIKes Mitra Husada Medan atas partisipasinya sebagai pengisi acara Rakor kehumasan yang diadakan di Medan pada 11-12 Juli 2024. (dmp)

Sekda Langkat Ikuti Rapat Pengendalian Inflasi, Penanggulangan TBC dan Polio

ZOOM MEETING: Sekda Langkat, Amril saat mengikuti rapat melalui zoom meeting bersama Mendagri, Tito Karnavian.(Diskominfo Langkat/Sumut Pos)

STABAT, SUMUTPOS.CO – Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat, Amril mengikuti zoom meeting terkait pengendalian inflasi daerah, percepatan penanggulangan TBC dan Polio di Langkat Command Center, Senin (15/7/2024). Rapat tersebut dibuka oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian.

Dalam arahannya, mantan Kapolri ini menekankan kepada seluruh kepala daerah di Indonesia bahwa pentingnya penanggulangan TBC dan polio yang belum berjalan maksimal di beberapa daerah.

“TBC dan polio masih menjadi masalah serius. Banyak anak-anak yang menderita akibat polio, dan pengendalian penyakit ini belum berjalan optimal seperti halnya TBC,” ujar Tito.

Dia menambahkan, bahwa pemerintah pusat telah menginstruksikan pembentukan tim pengendalian TBC dan polio di daerah. Tujuannya, untuk memastikan langkah penanggulangan berjalan lancar.

Tito juga mengingatkan agar daerah yang belum membentuk tim segera melakukannya.

“Bagi daerah yang belum membentuk tim pengendalian TBC dan polio, kami harap segera membentuknya. Bagi yang sudah, terima kasih dan terus laksanakan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) dengan baik, karena kami akan memonitor secara langsung,” tegasnya.

Dalam sesi kedua pertemuan membahas pengendalian inflasi, Tito menyoroti ketidakstabilan harga pangan pada beberapa daerah di Indonesia.

“Pengendalian inflasi sangat penting agar harga pangan tetap stabil,” kata Tito seraya berharap, agar upaya pengendalian inflasi dapat berjalan baik dan lancar ke depannya. (ted/han)

Menanti reformulasi kebijakan penyaluran dan skema subsidi BBM mendatang

oleh: Iwan Niswanto, Analis Kebijakan, Kementerian Koordiantor Bidang Perekonomian

Amanah Konstitusi pada Pasal 33 ayat (2) dan ayat (3) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang menyatakan bahwa cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara dan dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.

Salah satu dari komoditas yang menguasai hajat hidup orang banyak adalah Bahan Bakar Minyak (BBM) harus diselenggarakan berdasarkan asas ekonomi kerakyatan, keadilan, keseimbangan, pemerataan, kemakmuran bersama dan kesejahteraan rakyat. Dalam melaksanakan ketersediaan BBM, Pemerintah hadir dalam memberikan aksesibilitas energi untuk penyediaan BBM.

Bila kita lihat dalam jangka dua dekade terakhir, penyediaan dan pendistribusian BBM menjadi hal yang krusial sebagai salah satu faktor pertumbuhan ekonomi baik dari konsumsi masyarakat maupun dari government spending.  Pengelolaan subsidi BBM menjadikan hal krusial khususnya dalam proses penyusunan APBN setiap tahunnya. Selain sisi keuangan pemerintah, subsidi BBM juga tetap digunakan untuk menjaga daya beli masyarakat.

Setiap kebijakan pemerintah memang memiliki kelebihan dan kekurangan, pemerintahan mempunyai kebijakan berbeda dalam melaksanakan subsidi BBM hal ini tergantung pada kondisi saat itu baik itu kondisi ekonomi dalam dan luar negeri maupun kondisi geopolitik. Faktor utama dari setiap penentuan kebijakan subsidi tidak lepas dari harga minyak dunia termasuk harga Indonesian Crude Price (ICP) serta kurs rupiah terhadap dolar saat itu.

Sumber: Kemenkeu, 2024 (diolah)

Kebijakan BBM dan besaran subsidi energi masa Kabinet Indonesia Bersatu II 2009-2014

Pada masa ini, Pemerintah memberikan subsidi terhadap Jenis Bahan Bakar Tertentu (JBT) yaitu Solar dan Premium dan Minyak Tanah melalui Perpres Nomor 71 tahun 2005 tentang Penyediaan dan Pendistribusian Bahan Bakar Minyak, selain itu juga pemerintah memberikan subsidi LPG 3 Kg yang merupakan hasil konversi minyak tanah ke LPG khususnya untuk sektor rumah tangga dan usaha mikro melalui Perpres Nomor 104 tahun 2007 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan  Penetapan Harga LPG 3 Kg.

Pada awal periode ini subsidi energi mencapai angka 94,6 Triliun di tahun 2009 atau 3% dari Pendapatan Domestik Bruto (PDB) dengan realisasi ICP dia angka 61,6 USD/Barrel dan kurs Rp 10.398, subsidi energi mencapai puncaknya pada tahun 2014 dengan angka mencapai Rp 341,8 Triliun atau 3,7% dari PDB dengan ICP 105,9 USD/Barrel dan kurs Rp 12.440, rerata persentase subsidi terhadap PDB pada tahun 2006-2014 adalah 3,7%. Dengan angka subsidi energi yang besar, pertumbuhan ekonomi pada periode ini juga beberapa kali berhasil menembus angka 6%. Prestasi puncaknya tercatat pada 2007, ketika ekonomi nasional tumbuh 6,35%.

Pengaruh harga minyak dunia dan kurs terhadap harga jual sangat besar, tercatat beberapa penyesuaian harga BBM dilakukan pada periode ini. Hal ini dilakukan untuk menahan beban subsidi yang keseluruhannya berada pada postur APBN.  Selain penyesuaian harga, beberapa pengendalian penyaluran dan pendistibusian BBM adalah dengan beberapa program diantaranya pelarangan BBM bersubsidi untuk kendaraan pemerintah dan BUMN dan BUMD, pelarangan BBM bersubsidi untuk perkebunan dan pertambangan. Selain itu juga dimulai beberapa inisiasi baru dalam menekan subsdi energi dengan beberapa program energi alternatif diantaranya konvesi BBG sektor transportasi dengan Compress Natural Gas (CNG), Konversi Minyak Tanah dengan LPG 3 kg di sektor rumah tangga dan usaha mikro, pemanfaatan biofuel untuk pencampuran BBM dsb.

Kebijakan BBM dan besaran subsidi energi masa Kabinet Kerja dan Kabinet Indonesia Maju 2014-2024

Pada awal Pemerintahan Kabinet Kerja, kebijakan penyediaan dan pendistribusian BBM dituangkan dalam Peraturan Presiden Nomor 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak. Perbedaan perpres ini dengan perpres sebelumnya di era Kabinet Indonesia Bersatu adalah adanya reformasi energi salah satunya adalah dengan adanya Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP), perbedaan skema subsidi JBT dan JBKP diantaranya adalah penghapusan subsidi untuk JBKP dan dialihkan dengan mekanisme kompensasi, subsidi JBT tertuang langsung pada porsi APBN sedangkan kompensasi ditagihkan langsung oleh Badan Usaha Penugasan kepada Kementerian Keuangan.

Dengan dialihkannya subsidi khususnya Premium menjadi kompensasi di tahun 2015, subsidi energi berkurang dari Rp 341,8 Triliun menjadi Rp 119,1 Triliun, atau secara persentase PDB berkurang dari 3,7% menjadi 1,6%. Periode 2015-2019 harga ICP berfluktuasi dari 96,5 USD/barrel di 2015 cenderung menurun di 2016 pada 40,2 USD/barrel dan sejak 2027 merangkak naik sampai pada angka 62,4 USD/barrel, nilai kurs rupiah terhadap dollar AS juga terus melemah dari Rp 13.795 di 2015 menjadi Rp 14.274 di 2019.

Pertumbuhan ekonomi berada di kisaran 4,8—5,3%. Kondisi tidak normal sempat terjadi pada 2020—2021, saat Indonesia dilanda pandemi Covid-19. Situasi pandemi ketika itu membatasi pergerakan manusia, sehingga pertumbuhan ekonomi nasional jatuh ke angka minus pada 2020, dan baru mulai pulih pada 2021, pada masa pandemi covid pun harga minyak dunia turun sampai  mendekati nol bahkan berada pada angka negatif.

Harga minyak dunia di tahun 2021 dan 2022 mulai mengalami kenaikan sejalan dengan pergerakan manusia pasca pandemi covid dan dampak dari perang Rusia-Ukraina, saat itu harga minyak dunia mencapai angka 110 USD/barrel, efek ini membuat Pemerintah pada  September 2022 melakukan penyesuaian harga jual eceran BBM khususnya untuk Biosolar dan Pertalite.

Untuk menekan beban masyarakat rentan, Pemerintah juga mengeluarkan beberapa program sebagai bantalan bagi masyarakat rentan. Beban subsidi dan kompensasi di tahun 2022 meningkat menjadi 632,1 Triliun dari tahun 2021 yang berjumlah 288,8 Triliun, persentase jumlah subsidi dan kompensasi terhadap PDB pun naik dari 1,7% di 2021 menjadi 3,2% di 2022.

Rerata persentase 2022-2023 ada berada pada angka 2,7% lebih kecil bila dibandingkan dengan rerata tahun 2006-2014 yaitu sekitar 3,7% terhadap PDB. Meskipun lebih kecil dari tahun 2006-2014, tren subsidi dan kompensasi setelah pandemi terus mengalami kenaikan baik dari segi jumlah maupun persentase terhadap PDB. Pemerintah senantiasa memberikan subsidi lebih besar, tetapi belum tentu tepat sasaran. Oleh karena itu, di akhir masa kabinet ini pemerintah sedang menyiapkan perubahan regulasi terkait kebijakan BBM salah satunya merevisi Perpres Nomor 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak

Saran untuk Kebijakan BBM dan skema subsidi kedepan.

Sudah kita ketahui bahwa beberapa program Presiden dan Wakil Presiden terpilih, akan melanjutkan beberapa kebijakan yang telah dilakukan oleh Presiden Joko Widodo. Dari beberapa praktik terdahulu, Pemerintahan baru senantiasa merevisi peraturan mengenai kebijakan BBM sebelumnya.

Untuk mengoptimalkan belanja subsidi agar dapat tetap sasaran dan berdampak pada perekonomian, maka pemerintah harus berani untuk meninjau ulang regulasi yang ada diantaranya adalah pengaturan ulang jenis konsumen pengguna BBM baik JBT maupun JBKP khususnya untuk kendaraan pribadi. Selain itu, penyaluran BBM menggunakan aplikasi online untuk memudahkan pemantauan dan pengendalian subsidi.  untuk itu, PT Pertamina sebagai Badan penyalur BBM subsidi, dapat menyediakan aplikasi yang handal serta user friendly.

Selain pengaturan ulang jenis konsumen dan pengendalian elektronik yang dilakukan oleh Pemerintah dan Badan Usaha, masyarakat juga harus memahami bahwa belanja subsidi BBM harus digunakan secara tepat sasaran, karena diperkirakan sebagian besar subsidi BBM saat ini masih dinikmati oleh rumah tangga mampu dan dunia usaha.

Semoga kedepannya anggaran subsidi BBM dapat disalurkan dengan tepat sasaran dan tepat volume, sehingga anggaran APBN dapat memberikan multiplier effect yang besar terhadap perekonomian nasional dan menjadi shock absorber bagi masyarakat rentan.(rel)

Masyarakat Berharap Burhanuddin Sitepu Lanjutkan Program Bobby

Burhanuddin Sitepu bersama peserta sosialisasi Perda yang dilaksanakan bersama oleh DPRD dan Pemerintah Daerah VII Tahun 2024 di Jalan Bunga Mawar No 104, Medan Selayang, Minggu (14/7/2024). (Ade Zulfi/Sumut Pos)

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Pembangunan Kota Medan di masa pemerintahan Bobby Nasution, dinilai banyak mengalami kemajuan. Selama empat tahun memimpin Kota Medan, sudah banyak janji kampanye yang direalisasikannya. Dan yang paling dirasakan masyarakat adalah, masalah banjir yang sudah mulai teratasi.

Karenanya, masyarakat berharap, apa yang sudah dilakukan Bobby selama memimpin Kota Medan, dapat dilanjutkan oleh pemimpin berikutnya. Masyarakat pun berharap, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Medan, Burhanuddin Sitepu dapat melanjutkan program kerja Bobby tersebut.

Harapan itu disampaikan masyarakat ketika menghadiri Sosialisasi Peraturan Daerah yang Dilakukan Bersama oleh DPRD dan Pemerintah Daerah VII TA 2024; Perda Nomor 7 Tahun 2021 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kota Medan Tahun 2021-2026 yang digelar Burhanuddin Sitepu di Jalan Bunga Mawar No 104 PB Selayang II Medan Selayang, Minggu (14/7/2024). Hadir dalam sosialisasi itu Nurleli mewakili Bappeda Kota Medan, Ganda Putra dan Irwan Sembiring dari Dinas SDABMBK, Daniel Nainggolan mewakili Dinas Perkim, dan Wahyudi mewakili Camat Medan Selayang.

Seperti yang disampaikan Uun Sumarlin, warga Jalan Bunga Wijaya Kusuma, Medan Selayang. Dia menilai, meski belum berjalan maksimal, namun penanggulangan banjir di masa Bobby Nasution sedikit banyak sudah dirasakan masyarakat.

Dia pun berharap, Pemko Medan pada tahun ini dapat melakukan penanganan genangan air yang kerap terjadi di Jalan Bunga Wijaya Kusuma. “Sebelum masa kepemimpinan Pak Bobby berakhir, kami mohon dilakukan normalisasi drainase di kanan dan kiri jalan tersebut,” harapnya.

Sementara Irwan Sidik, warga Medan Petisah, mengaku terus mengikuti perkembangan perpolitikan di Kota Medan. Dia pun mengaku mengetahui betul jika Burhanuddin Sitepu berniat maju dalam kontestasi Pilkada Kota Medan. “Kami siap mendukung Bapak Burhanuddin Sitepu lahir bathin dan tanpa embel-embel apapun,” tegas Irwan.

Dia juga berharap, Burhanuddin Sitepu bisa melanjutkan program yang sudah dilaksanakan Bobby Nasution. “Program yang baik dari Pak Bobby mohon dilanjutkan. Yang belum maksimal, semoga bisa dimaksimalkan demi kesejahteraan masyarakat Kota Medan,” katanya.

Menyahuti aspirasi masyarakat ini, Burhanuddin Sitepu mengatakan, dikarenakan pelaksanaan Pilkada serentak tahun ini, maka masa jabatan Bobby Nasution-Aulia Rahman tidak sampai 5 tahun, dan harus berakhir tahun ini.

Meski begitu, kata Burhanuddin, cukup banyak janji kampanye Bobby yang sudah terlaksana, meski ada beberapa yang belum maksimal. Disebutkannya, ada 5 program yang menjadi prioritas Bobby sebagai Wali Kota Medan yakni kesehatan, infrastruktur, penanganan banjir, kebersihan, serta pemberdayaan kawasan heritage dan UMKM.

“Kita lihat, kelima program prioritas itu sudah berjalan dan sudah dirasakan masyarakat manfaatnya. Dan yang paling terasa bagi masyarakat, program kesehatan melalui UHC JKMB,” bebernya.

Burhanuddin juga mengungkapkan, program infrastruktur dan penanganan banjir juga sudah terlihat hasilnya. “Jika sebelumnya banjir dirasakan masyarakat hingga 8 jam baru surut, tapi sekarang satu atau dua jam sudah surut. Lain halnya jika banjir yang disebabkan luapan air sungai, itu jadi tanggung jawab pihak provinsi,” terang Burhanuddin lagi.

Terkait perbaikan drainase di Jalan Bunga Wijaya Kusuma yang disampaikan Uun Sumarlin, Burhanuddin mengatakan, saat ini sedang dilakukan pembahasan Perubahan APBD Kota Medan Tahun Anggaran 2024. Eks Ketua DPC Partai Demokrat ini berjanji akan memasukkan anggaran perbaikan drainase tersebut dalam P-APBD nanti.

Menyahuti aspirasi masyarakat yang menginginkan dirinya maju dan terpilih sebagai pemimpin di Kota Medan, Burhanuddin Sitepu mengaku menyerahkan segalanya kepada Allah. Diakuinya, cukup banyak elemen masyarakat yang mendukungnya untuk maju sebagai bakal calon wali kota maupun wakil wali kota.

Diantaranya datang dari elemen masyarakat Karo seperti DPP Pemuda Barisan Karo, DPD Pemuda Merga Silima (PMS) Kota Medan, dan Keluarga Besar Muslim Karo (Kamka) Kota Medan. Ada juga DPD Mahkota Serumpun Indonesia (MSI) Kota Medan, Majelis Taklim Kaum Ibu Nurul Burhanuddin, dan Majelis Nurul Burhanuddin.

Bukan itu saja, Burhanuddin Sitepu juga sudah mendapat surat tugas dari DPP Partai Hanura dan DPP Partai Demokrat. “Saya menyikapi ini secara positif. Saya jadikan dukungan hang datang kepada saya sebagai motivasi buat saya. Namun, saya bertawakal kepada Allah, semoga diberikan yang terbaik buat saya. Jika saya ditakdirkan menjadi pemimpin di Kota Medan, saya yakin Allah akan memudahkan jalan saya,” pungkasnya. (adz)