Home Blog Page 579

Mampu Serap 6 Juta Ton Karbon per Tahun, PTPN IV PalmCo Optimis Tekan 40% Emisi di 2030

Andy F Noya dan Prisia Nasution mendengarkan paparan program keberlanjutan Sub Holding Perkebunan, PTPN IV yang disampaikan Direktur Utama PalmCo Jatmiko K Santosa dihadapan mahasiswa FEB USU Rabu lalu. DJatmiko menjelaskan inisiatif dekarbonisasi perusahaan yang telah dan akan berjalan, serta membeberkan banyak fakta terkait industri sawit berkelanjutan.

JAKARTA, SUMTUPOS.CO – Sub Holding Perkebunan PTPN III (Persero) PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo optimis mampu berkontribusi mengurangi 40% emisi karbon di tahun 2030 dan mencapai net zero emission sebelum tahun 2060. Angka ini bahkan melampaui sasaran dekarbonisasi yang dicanangkan oleh Pemerintah.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Utama PTPN IV PalmCo dalam talkshow inspirasi ‘Green Harmony Forum’ yang menghadirkan pendiri BenihBaik.com yang juga merupakan wartawan senior Andy F Noya serta aktris cantik berdarah Batak Prisia Nasution, di Gedung Digital Learning Universitas Sumatera Utara (USU), Jalan dr Mansyur, Medan, Rabu lalu.

Dengan bisnis yang ada saat ini, Jatmiko mengungkapkan pada tahun 2030 nanti total emisi karbon yang diproduksi PTPN adalah 2,35 juta Ton CO2 equivalen. Untuk itu menurutnya Perusahaan telah melakukan berbagai inisiatif dekarbonisasi, yakni suatu upaya yang dapat membatasi produksi karbon dioksida yang menjadi faktor kunci dalam menangani perubahan iklim.

“Sesuai baseline bussines as usual, PTPN Group itu tahun 2030 total emisinya sebesar 2,35 juta Ton CO2e. Emisi yang sebagian besar datang dari gas methane yang keluar dari limbah cair. Maka dengan 7 Pembangkit Biogas PalmCo yang telah beroperasi saat ini, yang mampu mengcapture methane tadi lalu mengkonversinya menjadi energi baru terbarukan, saat ini kita sudah berhasil membatasi 150 ribu ton CO2e,” katanya.

Lebih jauh, PalmCo telah menetapkan inisiatif-inisiatif baru hingga 2030 yang akan memberikan tambahan penekanan emisi karbon dioksida sebesar 787 ribu Ton CO2e.

“Kedepan kita akan perluas, akan ada penambahan jumlah Pembangkit Listrik Tenaga Biogas, lalu Biogas Cofiring, hingga Bio CNG yang mampu menurunkan sebesar 937 ribu CO2e atau hampir 40% dari 2,35 juta ton emisi PTPN Grup. Hal ini melampaui target Bussiness As Usual Indonesia yg menyasar 31,98% di tahun 2030,” ungkap Jatmiko.

Pria berkacamata ini juga membeberkan, PalmCo sebagai perusahan yang mengelola perkebunan sawit terluas di dunia juga mampu menyerap karbon dalam jumlah sangat besar melalui tanaman sawit yang dimilikinya.

“Selain membatasi emisi yang dihasilkan, dengan luas sawit tertanam 523 ribu Ha maka mampu menyerap 6 juta ton karbon per tahun,” ujarnya

Sehingga dirinya optimis, PalmCo akan berkontribusi besar dalam menekan emisi dan berkontribusi dalam mempercepat net zero emission sebelum 2060.

“Hingga 2050 target kita 50 Pabrik Sawit telah memiliki fasilitas Energi Baru Terbarukan. Sejalan dengan arahan pemegang saham, pastinya kita ingin berkolaborasi dengan semua pihak serta membantu industri sejenis dan lainnya untuk mengakselerasi dekarbonisasi ini. Bersama-sama kita mampu mewujudkan net zero emission bahkan lebih cepat dari tahun 2060,” pungkas Jatmiko.

Sementara Andy F Noya di tempat yang sama menyampaikan dirinya mengapresiasi upaya-upaya dekarbonisasi PalmCo.

“Saya mengapresiasi upaya pembatasan emisi yang dilakukan. Tapi saya baru mendengar ternyata sawit daya serap karbonnya lebih tinggi dari pada hutan, itu akan saya kroscek,” ujar Andy.

Andy mengaku selama ini memiliki stigma yang buruk tentang sawit. Mulai dari isu deforestasi, pekerja anak dan pelanggaran HAM, hingga perusak lingkungan. Namun di samping upaya dekarbonisasi yang dijelaskan, setelah mendengarkan pemaparan Jatmiko yang juga membeberkan mitos dan fakta kelapa sawit, Andy mengaku dirinya akan melakukan riset.

“Selaku jurnalis saya selama ini kerap melihat terjadi konflik sosial saat pembukaan lahan karena ada juga perusahaan mencaplok lahan masyarakat dengan kompensasi tidak adil bahkan masyarakatnya tidak diberdayakan. Maka saya juga salut dengan PalmCo yang ternyata mampu memberdayakan petani sawit rakyatnya dengan sangat baik,” katanya.

Andy juga kagum saat mengetahui PTPN IV PalmCo memberdayakan UMKM pandai besi tempatan dan membeli alat panennya 100 persen dari pandai besi lokal.

“benihbaik.com banyak berkolaborasi dengan berbagai perusahaan. Memang mendistribusikan dana bantuan baik. Tapi Ini keren. Memodali UMKM, melatih, dan membeli produksinya. Saya dari dulu heran kenapa untuk barang yang bisa diproduksi oleh UMKM, kita malah impor dari luar,” kata Andy.

Terakhir Andy senang PTPN IV PalmCo yang sering melibatkan karyawannya untuk menjaga lingkungan.

“Kita ingin berbuat sesuatu yang besar dalam hidup tapi tak bisa memulai karena terlalu besar yang ingin dilakukan, hingga akhirnya kita tidak berbuat apa-apa dalam hidup. Lakukan hal paling kecil dalam hidup, misalnya tidak buang sampah sembarangan sebagai upaya melindungi bumi atau lingkungan,” pungkasnya.

Sedangkan Prisia Nasution mengajak untuk selalu berbuat baik, di antaranya untuk menjaga lingkungan sebab masih ada waktu untuk itu.

Sebelumnya, Rektor USU Prof Dr Muryanto Amin dalam sambutannya berharap kegiatan ini bermanfaat untuk meningkatkan kualitas hidup sehari-hari.

“Eksplorasi dan perilaku kita yang tidak ramah terhadap lingkungan, mempengaruhi keberlangsungan bumi. Dari kegiatan ini, bisa kita gali cara atau upaya memperbaiki perilaku serta mengetahui akibat kerusakan lingkungan. Sebab, peduli terhadap perubahan iklim menjadi hal yang penting dan berpengaruh tehradap kehidupan dan keberlanjutan hidup anak cucu kita,” pungkasnya.

Acara green harmony juga dirangkai dengan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) antara PTPN IV dan Benihbaik.com ditandatangani Dirut) PTPN IV Jatmiko Krisna Santosa dan Andy F Noya dan dilanjutkan dengan penanaman 500 pohon trembesi dan 500 pohon tabebuya di pinggir Sungai Deli, Johor yang dihadiri langsung oleh Pj Gubernur Sumatera Utara Agus Fatoni. (rel/ila)

Pj Bupati Langkat Salurkan Bantuan Sembako di HUT Desa Teluk Bakung

BERIKAN: Pj Ketua TP-PKK Langkat, Uke Retno memberikan KIA di Tanjungpura.(Diskominfo Langkat/Sumut Pos)

STABAT, SUMUTPOS.CO – Penjabat Bupati Langkat, Faisal Hasrimy menyalurkan bantuan sembako sebanyak 50 paket yang diberikan kepada masyarakat lanjut usia dan anak yatim saat menghadiri HUT Desa Teluk Bakung di Kecamatan Tanjungpura, Kamis (1/8/2024). Selain paket sembako, masyarakat lanjut usia juga menerima bantuan satu kursi roda dan 120 anak mendapatkan kartu identitas atau KIA.

Dalam kesempatan tersebut, Pj Bupati Langkat memberikan bantuan sembako sebanyak 50 paket, terdiri dari 15 paket untuk lansia dan 35 paket untuk anak yatim. Tiap paket berisi beras 10 kg, minyak 2 liter, dan indomie 1 kardus. Selain itu, bantuan berupa satu kursi roda untuk lansia dan kartu KIA untuk 120 orang juga diserahkan langsung oleh Bupati.

Pj Bupati Langkat yang akrab disapa Hasrimy juga membuka kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-57 Tingkat Kecamatan Tanjungpura pada kesempatan tersebut. Dalam sambutannya, dia memberikan bimbingan dan arahan kepada para peserta MTQ.

“Kepada seluruh peserta musabaqah sekalian, ikutilah perlombaan dengan semangat tinggi. Sebab, ini menjadi kesempatan yang baik bagi kalian untuk mengasah kemampuan. Teruslah belajar dari waktu ke waktu untuk menuju event yang lebih tinggi lagi,” ujarnya.

Selain membuka MTQ, Faisal Hasrimy juga menyampaikan ucapan selamat hari jadi kepada Desa Teluk Bakung.

“Selamat hari jadi, semoga dengan kematangan usianya, desa ini akan semakin maju dan berkembang. Melalui dukungan positif dari seluruh pihak, mari kita bahu-membahu memberikan kontribusi sesuai kapasitas masing-masing, sehingga desa yang maju, mandiri, dan sejahtera dapat terwujud,” kata dia.

Sementara, Camat Tanjungpura, Muhammad Nawawi mengucapkan terima kasih kepada Pj Bupati Langkat yang telah hadir.

“Kegiatannya sekarang ini sangat beragam. Mulai dari MTQ, bakti sosial berupa bersih telinga untuk 100 orang, ziarah, kenduri kampung, donor darah PMI, KB implan dan pil, bantuan sosial, serta pengobatan gratis oleh Puskesmas Pantai Cermin. Terima kasih kepada seluruh ormas, dunia pendidikan, dan dunia keagamaan yang sudah membantu bahu-membahu. Semoga acara hari ini diberikan kelancaran,” ujarnya.

MTQ tingkat kecamatan dibuka dengan penanda Hasrimy menabuh bedug. Kegiatan ini diharap tidak hanya menjadi ajang perlombaan.

Namun juga, sebagai momentum mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan semangat kebersamaan dalam membangun Kabupaten Langkat yang religius serta kondusif. (ted/han)

Universitas Haji Sumatera Utara Fasilitasi Guru dan Siswa SMK di Sumut Gelar Pelatihan Entrepreneurship dan Seminar First Aid

PELATIHAN: Prof Dian Armanto MPd MA MSc PhD (4 kanan) menghadiri pelatihan entrepreneurship dan seminar first aid di Universitas Haji Sumatera Utara.(ISTIMEWA)

SUMUTPOS.CO – PUSAT Usaha Inkubasi dan Bisnis Universitas Haji Sumatera Utara memfasilitasi guru dan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Sumut mengelar pelatihan entrepreneurship dan seminar first aid.

Universitas Haji Sumatera Utara mengundang puluhan SMK dari Medan, Serdangbedagai, Tebingtinggi dan Deliserdang. Diantaranya SMK Al-Washliyah Tebingtinggi, SMK Kesehatan Dewantara Husada Serdangbedagai, SMK Delima Nusantara Medan, SMK Wira Husada, SMK Mandiri, SMK Al Razi Sinar Harapan, SMK PAB 8 Sampali dan SMK Kesehatan Haji Sumatera Utara.

Kegiatan yang dibuka Rektor Universitas Haji Sumatera Utara Prof Dian Armanto MPd MA MSc PhD ini bertujuan meningkatkan kemampuan guru, siswa/siswi SMK dalam berwirausaha dan memberikan pertolongan pertama pada kegawatdaruratan.

Acara ini dilaksanakan di kampus Universitas Haji Sumatera Utara Jalan Selamat Lurus Nomor 73 SA Kelurahan Sitirejo III Kecamatan Medan Amplas Kota Medan (31/7).

Rektor Universitas Haji Sumatera Utara Prof Dian Armanto MPd MA MSc PhD berterima kasih kepada siswa dan sekolah yang memenuhi undangan mengikuti acara tersebut. ”Semoga pelatihan kewirausahaan dan seminar pertolongan pertama pada kegawatdaruratan ini membawa kemajuan bagi Universitas Haji Sumatera Utara dan sekolah yang hadir,” katanya.

Prof Dian Armanto MPd MA MSc PhD mengungkapkan bahwa Universitas Haji Sumatera Utara selalu membuka peluang kerja sama bagi seluruh institusi baik negeri maupun swasta. Bersama dan berkolaborasi dalam mewujudkan visi, misi dan tujuan Universitas Haji Sumatera Utara.

”Selamat datang di Universitas Haji Sumatera Utara. Adik-adik yang ikut dalam kegiatan ini semoga berhasil, mendapatkan ilmu dan berkah dari acara ini,” pesan tokoh pendidikan yang pernah memimpin Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah I tersebut.

Pelatihan ini dibuat dua sesi. Sesi pertama berupa pelatihan kewirausahaan pembuatan freshcare, aroma terapi dan minyak telon dengan nara sumber Farid Hidayat Siregar SKep Ns MKep.

Sesi kedua dilaksanakan seminar pertolongan pertama pada kegawatdaruratan dengan nara sumber Syahferi Anwar SKep Ns MSi (dosen keperawatan Universitas Haji Sumatera Utara) dan Hendra Gunawan Pohan SKep Ns.

Syahferi Anwar SKep Ns MSi mengingatkan saat pertolongan pertama pada kegawatdaruratan juga mengutamakan keselamatan tim penolong. ‘Niat hati ingin memberikan pertolongan, justru kita yang menjadi korban,” pesannya.

Disesi akhir, nara sumber membagi sejumlah bingkisan berupa produk yang sudah diproduksi yang siap untuk dipasarkan.

Sebelum dipasarkan, produk tersebut harus terlebih dahulu didaftarkan pada Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). (dmp)

Cara Memperbaiki Starter Motor Mati, dan Penyebabnya

SUMUTPOS.CO – Starter merupakan salah satu komponen pada sepeda motor yang cukup vital pada sepeda motor. Apabila penggunaannya secara terus menerus, Motor Starter juga sangat rentan mengalami kerusakan.

Namun jika sepeda motor anda dilengkapi dengan kick starter, motor starter mati, mungkin tidak menjadi suatu masalah berarti. Karena anda masih bisa menyalakan sepeda motor dengan cara “di slah” atau menggunakan kick starter.

Namun beberapa sepeda motor saat ini ada yang tidak dilengkapi dengan kick starter. Lantas bagaimana jika starter motor rusak? Untuk memperbaiki starter motor, terlebih dahulu Anda harus mengetahui gejala awal dari kerusakan pada starter motor tersebut.

1. Periksa Rangkaian Starter
Sebelum memerisa komponen lain pada motor Anda, sebainya terlebih dahulu melihat kabel yang mungkin saja sudah terputus atau bagian tombol starter yang mulai berkarat. Anda bisa melihatnya dengn alat bantu multimeter. Kemudian periksalah apakah ada arus listrik yang mengalir atau malah tidak mengalir sama sekali. Apabila ada kabel yang sudah putus, sebaiknya ganti dengan yang baru atau mungkin menyambungkan lagi kabel yang sudah putus itu.

2.Periksa Gear Starter
Gear starter yang aus atau mengalami kerusakan dapat mengganggu kinerja motor starter. Periksa apakah gigi-gigi pada gear starter masih dalam kondisi baik atau sudah aus.

3. Relay Starter atau Bendik
Komponen yang satu ini berfungsi sebagai saklar elektromagnetik untuk memutus dan menghubungkan arus listrik yang cukup tinggi dari baterai menuju motor starter. Cara mengeceknya, sambung dua kabel (biasanya ada socketnya) ke baterai (+ dan -), jika terdengar suara “cetak” berarti masih bagus. Jika tidak kemungkinan besar bendik sudah mati dan cara memperbaikinya adalah dengan dilem biru alias lempar ganti yang baru.

4.Periksa Kondisi Sikat dan Komutator
Sikat dan komutator merupakan komponen internal yang dapat mengalami kerusakan akibat terjadinya dan penggunaan yang terus menerus. Periksa kondisi sikat dan komutator, jika terlihat aus atau sudah tidak berfungsi dengan baik, segera ganti dengan yang baru. Pastikan juga komponen tersebut terpasang dengan benar dan tidak mengalami keausan yang berlebihan.(bbs/han)

BKKBN Sumut Road Show Goes to Universitas Haji Sumatera Utara Sosialisasi Stunting dan Usia Pernikahan Ideal Bagi Remaja

KULIAH UMUM: Kegiatan BKKBN Sumut Goes to Universitas Haji kuliah umum sosialisasi stunting dan usia pernikahan ideal remaja.(ISTIMEWA)

SUMUTPOS.CO – BADAN Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sumut melaksanakan road show goes to Universitas Haji Sumatera Utara. Kegiatan diisi dengan kuliah umum sosialisasi stunting dan usia pernikahan ideal remaja

Road show pada 22 Juli lalu menghadirkan nara sumber Dr Bonivasius Prasetya Ichtiarto MEng (deputi Pengendalian Penduduk Republik Indonesia). Demikian disampaikan Hermanto SE (kepala humas Universitas Haji Sumatera Utara) kepada Sumut Pos, Kamis (1/8).

Dr Bonivasius Prasetya Ichtiarto MEng didampingi Dr Indra Murty Surbakti MA (direktur kerja sama pendidikan kependudukan BKKBN) memaparkan materi kuliah umum dihadapan 200 peserta terdiri dari dosen dan mahasiswa Universitas Haji Sumatera Utara.

Acara dibuka Rektor Universitas Haji Sumatera Utara Prof Dian Armanto MPd MA MSc PhD diwakili Bd Juita Sari SST SKM MKes (wakil rektor bidang akademik).

Bd Juita Sari SST SKM MKes mengucapkan terima kasih kepada nara sumber dan tim dari BKKBN yang hadir memberikan kuliah umum di Universitas Haji Sumatera Utara.

”Kita patut bersyukur karena Universitas Haji Sumatera Utara menjadi salah satu kampus di Sumut yang terpilih menjadi mitra BKKBN dalam pencegahan dan penanggulangan stunting,” kata wakil rektor.

Dalam kuliah umum, mahasiswa Farmasi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Haji Sumatera Utara bertanya mengenai penanganan stunting sebaiknya dilakukan sebelum atau sesudah bayi dilahirkan?

Menanggapi pertanyaan tersebut, Dr Bonivasius Prasetya Ichtiarto MEng menyampaikan bahwa penanganan stunting dilakukan dengan cara kedua-duanya. Baik sebelum bayi lahir dan sesudah bayi dilahirkan.

Ada yang disebut dengan pencegahan dan penanggulangan. Pencegahan dapat dilakukan dari calon pengantin yang harus memiliki kesehatan yang maksimal. ”Usia pernikahan yang ideal bagi perempuan 21 tahun dan laki-laki 25 tahun,” ujarnya.

Sesuai data SKI 2023, Sumut berada di urutan sembilan dengan angka prevalensi stunting terendah se-Indonesia. Angka prevalensi Sumut tersebut juga berada di bawah angka prevalensi nasional yakni 21,5 persen.

Selama tahun 2023, Pemprovsu telah melakukan berbagai upaya kolaboratif untuk menekan angka stunting. Upaya tersebut berhasil menurunkan angka stunting sebesar 2,2 persen.

Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars BKKBN, sambutan wakil rektor, pemaparan materi dan tanya jawab.

Turut hadir dalam kuliah umum ini, Fitriani Fadillah SKep Ns MKep (wakil rektor bidang kemahasiswaan) dan Yetti Fauziah Silalahi SKep Ns MKep (dekan fakultas ilmu kesehatan). (dmp)

PGSD FIP USM Indonesia Gelar Kuliah Tamu Penulisan Buku Cerita Dwibahasa Bersama BBSU

PENGHARGAAN: Dra Panni Ance Lumbantobing MPsi (kiri) menyerahkan piagam penghargaan pada Hidayat Widiyanto MPd di Kampus USM Indonesia.(ISTIMEWA)

SUMUTPOS.CO – PROGRAM Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Sari Mutiara (FIP PGSD USM) Indonesia melaksanakan kuliah tamu, Senin (29/7).

Kuliah tamu tentang pembelajaran sastra dalam konteks cerita anak pada jenjang sekolah dasar. Pembicara kuliah tamu di Aula Mawar Baru USM Indonesia adalah Kepala Balai Bahasa Sumatera Utara (BBSU) Hidayat Widiyanto MPd didampingi Yolferi (ketua KKLP Penerjemah BBSU).

Kuliah tamu bertujuan untuk memenuhi project Ujian Akhir Semester (UAS) mata kuliah Pendidikan Bahasa Indonesia Kelas Rendah serta Model Pengembangan Media dan Pembelajaran Bahasa Indonesia yang diampu Jheni Yusuf Saragih SPd MPd.

Kuliah umum juga dihadiri Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan USM Indonesia Dra Panni Ance Lumbantobing MPsi. Kemudian Maria Friska Nainggolan MHum (wakil dekan bidang akademik), Mey Lyna Girsang SPd MPd (wakil dekan bidang kemahasiswaan), Taruli Marito Silalahi SPd MPd (ketua Prodi PGSD), Winny Sunfriska Limbong MPd (sekretaris Prodi PGSD), Putri Roka Ismail MPd (dosen PGSD) dan Jheni Yusuf Saragih SPd MPd (dosen pengampu mata kuliah).

Dekan berharap mahasiswa PGSD lebih memahami dan memperluas wawasan pembelajaran sastra. Terkhusus dalam konteks penulisan cerita anak yang terdapat pada mata kuliah pendidikan Bahasa Indonesia kelas rendah.

”Sebagai calon pendidik khususnya di SD, mahasiswa harus dapat mengetahui sistematika penulisan cerita anak dan menjadi seorang penulis cerita anak. Hal ini demi peningkatan kualitas pembelajaran Bahasa Indonesia dalam konteks sastra anak,” kata Dra Panni Ance Lumbantobing MPsi.

Jheni Yusuf Saragih SPd MPd sebagai dosen pengampu mata kuliah sekaligus ketua pelaksana kuliah tamu menyampaikan bahwa kuliah tamu merupakan luaran dari mata kuliah yang diampunya.

Ia berharap mahasiswa mampu menghasilkan produk cerita anak dwibahasa. ”Kegiatan ini memacu mahasiswa supaya lebih aktif dan ekspresif dalam menulis. Kemudian dapat bersinergi dengan BBSU terkait program pengembangan bahasa dan sastra anak,” terangnya.

Dosen pengampu mata kuliah Bahasa Indonesia ini menyampaikan bahwa naskah cerita anak dwibahasa yang ditulis mahasiswa akan diterbitkan dengan Hak Kekayaan Intelektual (HaKI).

Kepala BBSU Hidayat Widiyanto MPd menyampaikan paparan berjudul: Program MB ke-23 Buku Bacaan Bermutu Untuk Literasi Indonesia. Hidayat Widiyanto MPd pun memberi penguatan tentang prinsip
buku bermutu.

”Pada prinsipnya, buku anak yang bermutu itu harus memenuhi tiga prinsip utama. Yaitu buku yang ingin anak-anak baca, bukan buka orang dewasa pikir anak ingin baca. Kemudian buku yang terdiri atas berbagai macam tema dan cerita serta buku yang meliputi semua jenjang baca,” jelasnya.

Kepala BBSU mengapresiasi kegiatan kuliah tamu sebagai langkah maju. Ia berharap mahasiswa PGSD FIP USM Indonesia semakin banyak yang ikut Bimtek penulisan cerita anak yang digelar BBSU.

Kuliah umum ditutup dengan tinjauan naskah hasil karya mahasiswa mata kuliah pendidikan Bahasa Indonesia kelas rendah oleh Yolferi sebagai ketua KKLP Penerjemah BBSU. (dmp)

UIN Sumatera Utara Terima Hibah Lima Ton Kurma Persahabatan Indonesia-UEA, Berikutnya akan Terima Hibah Asrama Putri 500 Kamar

KERJA SAMA: Dr Sulthan Faisal bin Ali Kalifa Alremeiti dan Prof Dr Hj Nurhayati MAg menandatangani kerja sama di UIN Sumatera Utara Kampus Tuntungan, Kamis (1/8).(DEDDI MULIA PURBA/SUMUT POS)

SUMUTPOS.CO – UNIVERSITAS Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara menerima kunjungan Ketua Yayasan Sheikh Zayed Mosque Center Dr Sulthan Faisal bin Ali Kalifa Alremeiti di Kampus Tuntungan, Kamis (1/8).

Disini, Dr Sulthan Faisal menyerahkan hibah lima ton kurma persahabatan antara Indonesia-UEA. Hibah kurma ini sebagai simbol persahabatan antara Indonesia dan Uni Emirat Arab.

Dalam kerangka kerja sama lebih luas, kedua lembaga bekerja sama untul membangun sumber daya manusia unggul melalui pendidikan.

Kunjungan pejabat dari Universitas Muhamad Bin Zayed Uni Emirat Arab (MBZ UAE) ini juga implementasi kerja sama antar universitas dari dua negara bersahabat tersebut.

Hibah kurma persahabatan Indonesia dan UAE turut dihadiri antara lain wakil rektor II, dekan, wakil dekan, ketua program studi, kepala pusat kerja sama internasional, dosen dan mahasiswa UIN Sumatera Utara.

”Penjajakan kerja sama dimulai sejak November 2023 di Abu Dhabi. Lalu pada Desember 2023, ditandatangani Memorandum of Understanding (MoU) di Bali antara UIN Sumatera Utara dengan Universitas Muhammad Bin Zayed (MBZ),” papar Rektor UIN Sumatera Utara Prof Dr Hj Nurhayati MAg.

Rektor menambahkan bahwa Pemerintah Uni Emirat Arab juga berencana akan memberikan hibah untuk pembangunan asrama putri di Kampus Tuntungan berkapasitas 500 kamar pada areal seluas sembilan hektar.

Keberadaan asrama putri yang memberikan kenyamanan dan keamanan juga menjadi tempat bagi mahasiswi
untuk membaca dan menghafal Al-Quran, sekaligus memiliki akhlak yang baik.

”Hibah berikutnya yakni pembangunan asrama putri ini direncanakan segera akan dibangun asrama putri dengan 500 kamar diatas lahan sembilan hektar di Kompleks Kampus IV UIN Sumatera Utara,” ungkap Prof Dr Hj Nurhayati MAg seraya berharap doa dan dukungan sehingga pembangunan asrama putri dapat terwujud.

Ketua Yayasan Sheikh Zayed Mosque Center Dr Sulthan Faisal bin Ali Kalifa Alremithi terharu atas sambutan keluarga besar UIN Sumatera Utara.

Ia pun berjanji akan berupaya membantu UIN Sumatera Utara lewat kerja sama yang sudah di sepakati. ”Insya Allah, 500 kamar akan kami siapkan untuk asrama putri di kompleks Kampus UIN Sumatera Utara,” kata Dr Sulthan Faisal. (dmp)

Rektor Dorong USM Indonesia Dekat dengan Masyarakat, Humas jadi Jembatan Penyebaran Informasi dan Serap Aspirasi

COFFEE MORNING: Dr Ivan Elisabeth Purba MKes (kanan) pada coffee morning USM Indonesia, Kamis (1/8).(DEDDI MULIA PURBA/SUMUT POS)

SUMUTPOS.CO – UNIVERSITAS Sari Mutiara (USM) Indonesia mengadakan coffee morning yang dihadiri sivitas akademika bersama media di Hall Ign Washington, Kamis (1/8).

Rektor USM Indonesia Dr Ivan Elisabeth Purba MKes mengatakan bahwa perguruan tinggi memiliki peran penting dalam menyiapkan dan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) agar sesuai dengan kebutuhan masyarakat, termasuk dunia usaha dan industri.

Untuk mewujudkan hal tersebut, kata rektor, perguruan tinggi harus memiliki kedekatan dengan masyarakat. ”Perguruan tinggi itu adalah bagian dari masyarakat dan karena itu perguruan tinggi harus dekat dengan masyarakat,” kata Dr Ivan Elisabeth Purba MKes.

Dengan dekat pada masyarakat, menurut rektor, perguruan tinggi dapat mengetahui, menyerap informasi dan aspirasi dari masyarakat. Perguruan tinggi, juga harus memiliki SDM yang berkompeten agar bisa berkontribusi terhadap masyarakat.

Disisi lain, masyarakat juga ingin mengetahui tentang pendidikan di perguruan tinggi, baik mencakup fakultas dan program studi yang tersedia, tenaga pendidik dan aktivitas lainnya. ”Untuk itu, kehadiran bagian Hubungan Masyarakat (Humas) sangat dibutuhkan,” ujarnya.

Hal ini yang disadari oleh USM Indonesia yang melihat bahwa Humas dapat menjadi jembatan dalam penyebaran informasi dan penyerapan aspirasi antara perguruan tinggi dan masyarakat.

”Humas itu, salah satu fungsinya adalah untuk memperkenalkan ke masyarakat, apa itu USM Indonesia? Apa program studi dan kegiatannya?, ungkap rektor.

Ia pun meminta Humas dapat berperan untuk mendapatkan feedback. Humas menjadi jembatan penghubung antara perguruan tinggi dan masyarakat.

”Apa saja yang dibutuhkan masyarakat, sehingga kita bisa desain kurikulum dan pembelajaran sehingga lulusan USM Indonesia sesuai dengan harapan masyarakat, termasuk dunia usaha dan industri,” harap Dr Ivan Elisabeth Purba MKes.

Untuk mendukung tugas penyebaran dan penyerapan informasi tersebut, imbuhnya, Humas juga perlu mendapat dukungan dari pihak lain, diantaranya dunia pers.

”Media itu merupakan bagian dari Sari Mutiara. Media berperan dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Hal ini yang saya tekankan kepada rekan-rekan di program studi untuk menjalin komunikasi dengan teman-teman media,” ujarnya.

Dalam coffe morning tersebut, rektor memperkenalkan jajaran pimpinan dari USM Indonesia dan program kerja yang tengah berjalan dan akan dilaksanakan kepada media. Ia juga menekankan pentingnya aspek perencanaan dan pelaksanaan yang baik untuk memajukan USM Indonesia.

Hadir dalam coffee morning ini antara lain Ns Janno Sinaga SKep MKep SpKMB (wakil rektor I), Idawati Purba SE MSi (wakil rektor II), Dr Adv Sherhan Munthe MH Cps (dekan fakultas hukum), Dr Eva Solita Pasaribu MM (dekan fakultas ekonomi Agnes Purba MKeb PhD (kepala biro inovasi pendidikan dan pembelajaran).

Turut hadir Frida Saragih, Jihan Dianfatma (HRD), Evi Enitari (komunikasi), Rachel Mia (ilmu komunikasi), Inggrit Puspita Sari (psikologi), Kesaktian Manurung (biro akademik), Sarda Anita (LPPM), Henny Syafitri dan Laura M Siregar (LPMI), Erwin Silitonga (wakil dekan) serta Elsarika Damanik, Vivi Purwandari dan Heri Enjang Syaputra (dekan). (dmp)