Home Blog Page 587

JNE Terima Penghargaan dari Badan Narkotika Nasional Provinsi DKI Jakarta

PENGHARGAAN: Samsul Djamaludin selaku SVP - Group Head of Quality Assurance, Governance & Compliance JNE menerima penghargaan dari Brigjen. Pol. R. Nurhadi Yuwono, selaku Ketua Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional 2024 dengan tema “The Evidence is Clear: Invest in Prevention”, Masyarakat Bergerak, Bersama Melawan Narkoba Mewujudkan Indonesia Bersinar, JNE dianugerahi penghargaan atas partisipasinya dalam Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Aula Atmani Wedhana BNNP DKI Jakarta, Rabu (26/6).

Penghargaan diserahkan langsung oleh Brigjen. Pol. R. Nurhadi Yuwono, selaku Ketua Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta di terima langsung oleh Samsul Djamaludin selaku SVP – Group Head of Quality Assurance, Governance & Compliance JNE.

Samsul Djamaludin mengungkapkan, JNE terus berkomitmen memperketat prosedur keamanan internal perusahaan dalam upaya menekan peredaran narkotika lintas negara dan lintas daerah melalui bandara, pelabuhan, seluruh moda transportasi udara, darat, laut dan cargo melalui jasa pengiriman. Komitmen ini menjadi salah satu wujud kepedulian perusahaan dalam Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) yang dicanangkan pemerintah.

JNE saat ini didukung oleh 50.000 sumber daya manusia, ribuan kendaraan operasional, jaringan terintegrasi di seluruh wilayah Indonesia, sehingga menjamin kecepatan dan ketepatan waktu pengiriman, serta berusaha semaksimal mungkin untuk menjaga keamanan seluruh kiriman agar kondusif dari hal-hal yang merusak dan merugikan bangsa dan negara, terutama potensi kiriman narkoba.

Dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih, maka perlu diantisipasi terkait peredaran narkoba yang memiliki banyak jenis. JNE aktif berkolaborasi bersama instansi pemerintah dan stakeholder lainnya untuk melakukan berbagai kegiatan pengawasan dan antisipasi, terutama adalah bentuk aktif pertukaran informasi dan berbagi data untuk memudahkan tindak penegakan hukum. Sehingga pengawasan dan tindakan yang dilakukan dapat menekan peredaran narkoba dan dapat mendatangkan kebaikan untuk bangsa serta kebermanfaatan kepada seluruh masyarakat.

Bersama penghargaan ini, JNE akan terus mewujudkan semangat “Connecting Happiness” dimana beragam program kegiatan dan kolaborasi yang di inisiasi dapat terus mendukung berbagai kegiatan positif. Langkah nyata bersama ini dilakukan dalam memberikan kontribusi dan bergotong-royong untuk membantu instansi penegak hukum dan pemerintah dalam menekan peredaran gelap narkoba.(rel/han)

Institut Kesehatan Helvetia Berbasis Riset, Sains dan Teknologi yang Unggul dan Berdaya Saing

KEDOKTERAN: Assoc Prof Dr H Ismail Efendy MSi di Fakultas Kedokteran Institut Kesehatan Helvetia, Senin (1/7).(DEDDI MULIA PURBA/SUMUT POS)

INSTITUT Kesehatan Helvetia merupakan perguruan tinggi yang memiliki visi menjadi institusi pendidikan tinggi di bidang kesehatan berbasis riset, sains dan teknologi yang unggul dan mampu berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional tahun 2035.

Demikian disampaikan Rektor Institut Kesehatan Helvetia Assoc Prof Dr H Ismail Efendy MSi kepada Sumut Pos di kampus Jalan Kapten Sumarsono Medan, Senin (1/7).

Rektor menjelaskan bahwa insitut yang dipimpinnya mengelola fakultas kedokteran dengan program studi S1 kedokteran dan profesi dokter. Kemudian fakultas farmasi dan kesehatan dengan sembilan program studi.

”Yakni S1 farmasi, S1 keperawatan, S1 kebidanan, D3 farmasi, D3 keperawatan, D3 kebidanan, profesi ners, profesi bidan dan profesi fisioterapi,” sebut tokoh pendidikan kelahiran Kedai Sianam pada 15 Juli 1959 tersebut.

Selanjutnya ada fakultas kesehatan masyarakat dengan enam program studi. ”Terdiri dari S2 kesehatan masyarakat, S1 kesehatan masyarakat, S1 administrasi rumah sakit, S1 gizi, S1 psikologi dan D4 keselamatan dan kesehatan kerja,” kata rektor.

Institut Kesehatan Helvetia pun memiliki banyak keunggulan. Diantaranya praktik di lima rumah sakit milik sendiri yakni RS Mitra Medika Premiere, RS Mitra Medika Tanjungmulia, RS Mitra Medika Bandarklippa, RS Mitra Medika Amplas dan RS Mitra Medika Wulan Windy.

”RS Mitra Medika Wulan Windy saat ini sedang dilakukan pembenahan sebagai persiapan menjadi rumah sakit pendidikan. Kita juga sedang membangun gedung perkuliahan untuk fakultas kedokteran dan kedokteran gigi,” ujar Assoc Prof Dr H Ismail Efendy MSi.

Keunggulan lain, lanjut rektor, adalah peralatan dan laboratorium yang lengkap dan terpadu, ruang kuliah yang nyaman serta berbagai keunggulan lainnya. ”S1 keperawatan memiliki sertifikat pelatihan keperawatan komplementer, D3 farmasi mendapatkan surat tanda registrasi tenaga teknis kefarmasian. Tantangan tenaga kesehatan kedepannya sangat kompleks sehingga kompetensi lulusan harus ditingkatkan,” ungkap rektor.

Assoc Prof Dr H Ismail Efendy MSi mengutarakan bahwa kouta mahasiswa baru tahun akademik 2024/2025 yang akan diterima adalah 1.500 orang untuk 17 program studi karena keterbatasan ruang. Ia menambahkan bahwa ada dua program studi baru yakni kedokteran dan profesi ners.

Saat ini Institut Kesehatan Helvetia mendidik enam ribu mahasiswa. ”Calon mahasiswa baru yang mendaftar lebih awal akan mendapatkan biaya kuliah lebih rendah daripada yang mendaftar diakhir masa pendaftaran,” imbuh rektor. (dmp)

Kepala SMAN 8 Tolak Tinjau Ulang Siswi Tinggal Kelas, Ini Langkah Dilakukan Disdik Sumut

Kabid SMA Disdik Sumut, M. Basir S Hasibuan.(BAGUS SYAHPUTRA/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dinas Pendidikan (Disdik) Sumut sudah menyiapkan langkah-langkah, menyikapi surat balasan Kepala Sekolah (Kepsek) SMA Negeri 8 Medan, Rosmaida Asianna Purba menolak instruksi Disdik Sumut, terkait dengan peninjauan kembali keputusan SMAN 8 Medan terhadap siswinya, berinsial MSF yang viral karena tinggal kelas.

Menyikapi hal itu, Kepala Bidang (Kabid) SMA Disdik Sumut, M. Basir S Hasibuan menjelaskan pihak akan melakukan pemeriksaan terhadap guru-guru SMAN 8 Medan, untuk mengungkapkan fakta yang baru dalam kasus viral siswi ini.

Rencana pemeriksaan dilakukan Disdik Sumut, terhadap guru-guru yang mengikuti rapat dewan guru SMAN 8 Medan, yang memutuskan peserta didik, naik kelas atau tidak.

“Kita akan panggil guru-guru yang ikut dalam rapat itu. Kita akan minta keterangan, meski belum di BAP, ada guru beda pendapat dan protes, kalau beda pendapat harus dilakukan voting. Informasi tidak, kami harus mendalami,” ucap Basir kepada wartawan, Senin (1/7).

Selain itu, Basir mengungkapkan bahwa pihaknya sudah menyampaikan balasan surat Kepsek SMAN 8 Medan, kepada Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Sumut, Abdul Haris Lubis dan Kepala Inspektur Sumut, Lasro Marbun.

“Silakan saja (menolak surat peninjauan kembali Disdik Sumut), kepala sekolah berpendapat seperti itu. Saya sudah melaporkan kepada pak Inspektur masalah ini. Saya sudah bilang cari win-win solusi, jangan sampai melebar,” jelas Basir.

Basir menjelaskan bahwa surat dilayangkan oleh Disdik Sumut ke Kepsek SMAN 8 Medan itu, memiliki dasar Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2016, tentang Standar Penilaian Pendidikan, menyebutkan kenaikan kelas dan kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan ditetapkan melalui rapat dewan pendidik.

“Surat kita layangkan bukan tidak berdasar, sudah jelas Permendikbud nomor 23 di pasal 7, di poin 4. Bahwasanya, satuan pendidikan ini, ada kriteria kenaikan kelas itu. Bisa nanti dilihat sendiri,” jelas Basir.

Basir menjelaskan bila merujuk Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) atau kurikulum operasional satuan pendidikan (KOSP). Harusnya, untuk keputusan kenaikan kelas atau tidak, memiliki kriteria yang tepat dan dilaporkan Disdik Sumut selaku pengawas.

“Walaupun menjumpai Kepala Dinas ada itu, tapi tanya sama pengawasan tidak ada direvisi. Jadi, kalau tidak kuat proseduralnya, tidak boleh mengambil keputusan terburu-buru,” ucap Basir.

Basir mengatakan perlu dipahami, kalau keputusan tinggal kelas, bukan opsi terakhir. Karena, anak itu secara pelajaran tuntas, sikap dia baik.

“Kalau soal absensi bisa diberikan perjanjian yang ketat. Orang tua sebut, baru satu kali dipanggil dengan surat. Keterangan Kepala Sekolah kontradiksi dengan fakta yang saya temukan,” ucap Basir.

Basir menjelaskan, Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Sumut, Abdul Haris Lubis mengatakan dalam kasus viral anak tinggal kelas, bahwa lembah bimbingan dilakukan SMAN 8 Medan, terhadap siswa-siswi yang absensi dengan jumlah banyak.

“Lemah dari segi bimbingan, tiga hari tidak datang. Panggil buat perjanjian, panggil buat perjanjian. Jangan 32 hari gak datang, baru dipanggil. Karena, Disdik selaku pengawas, memberikan masukan untuk dilakukan peninjauan,” jelas Basir.

Basir menambahkan bahwa tinggal bukan menjadi opsi terakhir, harus dilihat keseluruhan atas apa sudah dilakukan oleh peserta didik menjalani kegiatan belajar dan mengajar di sekolah.

“Tinggal kelas bukan pilihan, karena tidak menjamin mau ngapain anak itu, tuntas pelajarannya dan sikapnya bagus. Itu bukan solusi, kami mendalami,” tandas Basir.

Untuk diketahui, Kepala Sekolah (Kepsek) SMA Negeri 8 Medan, Rosmaida Asianna Purba menolak instruksi disampaikan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Sumut terkait dengan peninjauan kembali keputusan SMAN 8 Medan terhadap siswinya, berinsial MSF yang viral karena tinggal kelas.

Hal itu, diketahui dari surat yang disampaikan Rosmaida kepada Kadisdik Sumut, dengan nomor surat : 420/337/SMAN 8/2024. Hal : Peninjauan Kembali, yang ditandatangani langsung oleh Rosmaida Asianna Purba, tertanggal 26 Juni 2024.

“SMA Negeri 8 Medan, tidak dapat melakukan peninjauan kembali terhadap keputusan yang telah dilaksanakan,” tulis dalam surat tersebut, yang beredar di kalangan wartawan di Medan dan dikutip Sumut Pos.

Dalam surat itu, Rosmaida menolak instruksi dari Kadisdik Sumut berdasarkan keputusan tentang tidak naik kelas atas nama siswi MSF, bukan keputusan Kepala Sekolah SMA Negeri 8 Medan, tetapi berdasarkan Rapat Dewan Guru, sesuai Notulen Rapat tanggal 20 Juni 2024.

“Dengan demikian, keputusan tidak naik kelas atas nama siswi MSF telah sesuai dengan ketentuan Pasal 10 ayat (1) butir (e) Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2016, tentang Standar Penilaian Pendidikan, menyebutkan kenaikan kelas dan kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan ditetapkan melalui rapat dewan pendidik,” tulis surat tersebut.

Kemudian, juga berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nomor 36 Tahun 2016 sebagaimana Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara kemukakan didalam surat di atas, adalah tentang Rincian Tugas Galeri Nasional Indonesia, sehingga tidak ada hubungannya dengan Standar Penilaian Pendidikan.

“Didalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yaitu Kurikulum tahun 2013 telah ditegaskan, kehadiran siswa/i dalam 1 (satu) tahun ajaran adalah harus 90 persen, atau tidak kehadiran siswa-siswi tersebut maksimal 10 persen. Tetapi, ketidakhadiran MSF sudah melebihi ambang batas 10 persen,” tulis surat Rosmaida.(gus)

Kiprah Hidayatullah Untuk Kota Medan

Juara: Bersama para juara Hidayatullah Cup FootBall.

H Hidayatullah SE lahir di Malaysia 24 Oktober 1961 lulusan Fakultas Ekonomi Pembangunan Universitas Sumatera Utara ini sudah memulai karier politiknya sejak usia 25 tahun dengan menjadi anggota dewan Deliserdang selama 15 tahun, Anggota Dewan Sumatera Utara 10 tahun dan sekarang masih menjabat sebagai Anggota DPR RI Komisi XI dari Fraksi PKS.

Sudah banyak kiprah yang dilakukannya untuk memajukan Sumatera Utara dan kota Medan khususnya mulai dari membina lebih 1000 UMKM yang ada dikota Medan melalui pelatihan dan advokasi pembiayaan sampai dengan penyaluran 17 Ambulance yang manfaatnya masih dirasakan oleh warga Kota Medan sampai saat ini.

Talk Show: H Hidayatullah SE saat menjadi keynote speaker yang dihadiri para milenial dan akademisi.

Hidayatullah saat ini juga diamanahi sebagai Wakil Bendahara PB Al Wasliyah Pusat sedangkan saat menjabat sebagai Direktur Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) Al Wasliyah pada saat itu omset BPRS yang dipimpin melonjak 1000 persen oleh tangan dinginnya.

Tokoh Ekonomi Syariah Sumatera Utara ini juga rutin mengisi perwiritan ibu-ibu baik yang ada didekat rumahnya maupun yang diluar area rumah.

Bapak 6 anak ini juga konsern terhadap dunia olah raga terbukti dengan banyaknya perlombaan yang sudah digelar seperti Hidayatullah Bola, Bola Voli Hidayatullah Cup, Bulu Tangkis Hidayatullah Cup dan Futsal Hidayatullah Cup.

Hidayatullah juga pernah meraih penghargaan bergengsi MKD Award pada tahun 2022 sebagai Anggota Dewan Berkinerja Baik. Saat ini dirinya digadang-gadang sebagai Bakal Calon Wali kota Medan yang akan maju dalam konstentasi Pilkada Kota Medan, ia menyatakan siap maju bila mendapatkan lampu hijau dari DPP PKS.(*)

Tarian Tor-Tor Naposo Nauli Bulung Terbanyak se-Indonesia, Pemkab Paluta Raih Rekor MURI

Pj Bupati Paluta didampingi Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Paluta menerima penghargaan Rekor MURI. ( Fad )

Paluta- Sebanyak 1.556 siswa-siswi sekolah dasar (SD) menarikan Tor-tor Nauli di depan kantor Bupati Padanglawas Utara (Paluta), Rabu (26/6/2024).

Acara yang diselenggarakan Pemkab Paluta bertajuk “Tor-tor Naposo Nauli Bulung Kabupaten Padang Lawas Utara sebanyak 1.556 siswa-siswi Sekolah Dasar ini mendapat penghargaan Museum Republik Indonesia (MURI).

Pj Bupati Paluta, Patuan Rahmat Syukur Parlaungan Hasibuan didampingi Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Padang Lawas Utara Eva Sartika Siregar membuka secara resmi acara tersebut. Tari Tor-tor terbanyak itu juga dihadiri.
Kegiatan ini juga dihadiri Direktur Operasional MURI Jusuf Ngadri dan Representatif MURI Rahmat Sudarmaji.

“Melalui Gebyar Seni dan Budaya masyarakat Padang Lawas Utara lebih menjaga seni dan budaya demi kemakmuran dan kejayaan daerah kita ini,” kata Pj Bupati Paluta.

Sementara itu, kegiatan yang langsung digerakkan oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Padang Lawas Utara Eva Sartika Siregar ini bertujuan untuk memupuk rasa cinta terhadap kebudayaan daerah sejak dini kepada masyarakat.

“Untuk menyalurkan minat dan bakat anak-anak Tapanuli bagian selatan dalam seni dan budaya, tari, dan peran,” kata Eva Sartika Siregar.

Dengan dilaksanakannya gebyar seni dan budaya ini kata Eva, diharapkan dapat menggali kreativitas anak-anak milenial dan generasi Z untuk bangga terhadap budaya daerahnya sendiri.
Ia menjelaskan bahwa event yang mendapatkan penghargaan dari Muri ini diikuti oleh ribuan siswa SD dari 29 sekolah.
“Pemecahan Rekor Muri Indonesia Tor-tor Naposo Nauli Bulung Kabupaten Padang Lawas Utara sebanyak 1.556 anak yang terdiri dari 29 sekolah dasar,” jelas Eva.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Paluta, Plh Sekdakab Paluta, Kakan Kemenag, Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah II Sumatera Utara, Para Asisten dan Staf Ahli, Pimpinan OPD, Kabag, Kabid, Camat seKabupaten Paluta, Ketua Tim PKK, Ketua Dharma Wanita Persatuan Paluta, Ketua Lembaga Adat Kabupaten Padang Lawas Utara, Pimpinan BUMN, Rektor ITS, Pimpinan Pondok Pesantren, Kepala Sekolah, para pendamping, dan serta seluruh siswa/i SD se-Kabupaten Paluta. (fad/ila)

Lewat Layanan Same Day Service, PLN Berhasil Sambung Pasang Baru dan Tambah Daya Dengan Total Daya 2.816 kVA

Petugas penyambungan PLN sedang melakukan pemasangan kwh meter di perumahan PT Indo Property, pada jumat (28/6).

MEDAN – PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara melalui PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sibolga dan PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Medan berhasil melakukan penyambungan baru dan tambah daya melalui layanan same day service di perumahan PT Indo Property dan Perumnas Sukaramai Medan dengan total daya sebesar 2.816 kilo Volt Ampere (VA), pada Jumat (28/6/2024).

“Penyambungan ini kami selesaikan dengan menggunakan layanan same day service. Pelanggan melakukan pembayaran di pagi hari dan penyalaan dilakukan pada sore hari. Ini merupakan bentuk dukungan PLN untuk memenuhi kebutuhan daya,” kata Gebyar Pandito, Manager PLN UP3 Sibolga.

Developer perumahan PT Indo Property Simamora mengapresiasi respon cepat PLN dalam memenuhi kebutuhan listrik. Menurut Simamora, respon cepat PLN ini sebagai langkah penting dalam memenuhi kebutuhan energi yang semakin meningkat.

“Layanan same day service merupakan solusi kebutuhan listrik masyarakat. Kami ucapkan terima kasih kepada PLN atas respon cepat dalam memenuhi kebutuhan listrik di perumahan kami,” kata Simamora.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara, Saleh Siswanto menyampaikan PLN terus berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik bagi pelanggan sesuai dengan aspirasi transformasi perusahaan, yaitu Customer Focused. PLN juga siap mendukung sektor usaha sehingga perekonomian masyarakat semakin berkembang.

“Energi listrik saat ini menjadi kebutuhan primer masyarakat. Hal ini dibuktikan dengan semakin meningkatnya permintaan terhadap energi listrik dari waktu ke waktu. Dengan hadirnya layanan same day service, kami ingin menjawab kebutuhan masyarakat dengan cepat. Sehari langsung nyala!,” ucap Saleh.

PLN juga mengajak masyarakat untuk menggunakan aplikasi PLN Mobile.
Aplikasi ini sangat memudahkan masyarakat untuk mengakses layanan PLN sekaligus dapat melakukan transaksi pembayaran cukup dalam satu genggaman. Hal ini sejalan dengan transformasi 4.0 untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. (ila)

Paket Terbaru Halo+ Bold & Supreme Hadirkan Berbagai Keunggulan dan Kemudahan Akses Layanan Digital Dengan Kuota Lebih Besar

Dalam mendukung gaya hidup digital pelanggan dan adopsi layanan broadband yang tinggi, Telkomsel hadirkan layanan Pascabayar Halo+ Bold dan Halo+ Supreme dengan kuota internet 3 kali lebih besar dari paket Halo+ sebelumnya. Tidak hanya kuota yang besar, pelanggan juga bisa memilih benefit tambahan seperti akses layanan digital WeTV, Vidio, Langit Music, Disney + Hotstar. Selain itu pelanggan juga bisa mendapatkan akses bebas nonton di platform video streaming populer seperti Prime Video dan Netflix.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dalam mendukung gaya hidup digital pelanggan dan adopsi layanan broadband yang tinggi, Telkomsel hadirkan layanan Pascabayar Halo+ Bold dan Halo+ Supreme dengan kuota internet 3 kali lebih besar dari paket Halo+ sebelumnya. Tidak hanya kuota yang besar, pelanggan juga bisa memilih benefit tambahan seperti akses layanan digital WeTV, Vidio, Langit Music, Disney + Hotstar. Selain itu pelanggan juga bisa mendapatkan akses bebas nonton di platform video streaming populer seperti Prime Video dan Netflix.

Vice President Consumer Business Area Sumatera Telkomsel Mulya Budiman mengatakan ‘’Telkomsel berkomitmen untuk selalu hadir dalam menjawab berbagai kebutuhan pelanggan yang beragam termasuk di wilayah operasional area Sumatera. Dengan hadirnya paket Halo+ Bold dan Halo+ Supreme, Telkomsel menawarkan berbagai pilihan paket yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan mulai dari 100 ribu rupiah dan berbagai benefit tambahan yang menguntungkan dan populer digunakan oleh pelanggan saat ini khususnya untuk mengakses berbagai platform layanan digital dan video streaming.’’

Paket Halo+ Bold sendiri hadir mulai dari 100 ribu hingga 200 ribu rupiah dimana pelanggan akan mendapatkan kuota internet mulai dari 50 GB hingga 120 GB. Selain itu pelanggan juga akan mendapatkan kuota nelpon mulai dari 80 menit hingga 200 menit, kuota sms mulai dari 80 hingga 200 sms serta kuota internet Roaming mulai dari 150 MB hingga 200 MB yang bisa digunakan di berbagai negara. Khusus untuk pelanggan yang berlangganan paket Halo+ Bold mulai dari 180 ribu rupiah, pelanggan juga akan mendapatkan akses gratis tambahan Prime Video.

Sedangkan bagi pelanggan yang membutuhkan kuota internet lebih banyak dapat memilih paket Halo+ Supreme mulai dari 250 ribu hingga 550 ribu dimana pelanggan akan mendapatkan kuota internet mulai dari 150 GB hingga 350 GB termasuk paket nelpon dan sms mulai dari 400 menit dan 400 sms. Pelanggan juga akan langsung mendapatkan benefit bebas berlangganan Netflix dan Prime Video termasuk bisa memilih akses extra benefit lainnya. Untuk info lebih lanjut mengenai paket Halo+ Bold dan Halo+ Supreme pelanggan dapat mengakses halaman web www.telkomsel.com/halo/info

Untuk mengaktifkan paket Halo tersebut pelanggan dapat mengunjungi GraPARI terdekat serta bagi pelanggan yang sudah berlangganan paket Halo lainnya dan ingin mengubah ke paket Halo+ Bold atau Supreme dapat melalui aplikasi My Telkomsel. Bagi pelanggan Prabayar juga dapat melakukan Migrasi ke layanan Pascabayar paket Halo+ Bold atau Supreme di GraPARI terdekat.

‘’Sejalan dengan prinsip customer centric, Telkomsel melihat kebutuhan pelanggan sebagai hal utama yang selalu diperhatikan. Saat ini, kami melihat kebutuhan pelanggan banyak memanfaatkan layanan dan jaringan broadband untuk mengakses berbagai platform hiburan digital.

Dengan hadirnya paket Halo+ Bold dan Supreme ini kami berharap pelanggan bisa mendapatkan berbagai nilai tambah yang mendukung kebutuhan gaya hidup digital mereka dengan kemudahan dan keunggulan yang ditawarkan. Selain itu, layanan broadband yang unggul juga menjadi prioritas Telkomsel untuk memberikan kenyamanan pelanggan dalam mengakses internet yang cepat dan mudah termasuk untuk seluruh pelanggan di wilayah Sumatera.’’ Pungkas Mulya Budiman.(rel)