Home Blog Page 5953

Angkot Ringsek Tabrak Mahoni

sopian/sumut pos TONTONAN:Angkot CV TTB yang menabrak pohon mahoni di Jalan KL Yos Sudarso Kota Tebingtinggi menjadi tontonan warga.
sopian/sumut pos
TONTONAN:Angkot CV TTB yang menabrak pohon mahoni di Jalan KL Yos Sudarso Kota Tebingtinggi menjadi tontonan warga.

TEBINGTINGGI,SUMUTPOS.CO – Diduga ugal-ugalan di jalan raya, Angkutan Kota (Angkot) CV TTB BK 1914 NC yang dikemudikan Ebron Silalahi tabrak pohon mahoni di Jalan KL Yos Sudarso, Lingkungan I, Kelurahan Lalang, Kecamatan Rambutan, Kota Tebingtinggi, Senin (17/9).

Tidak ada korban jiwa, tetapi tiga orang penumpang mobil angkot mengalami luka-luka, dan dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Kota Tebingtinggi untuk mendapatkan perawatan. Sedangkan angkot mengalami ringsek berat.

Ketiga penumpang yang menjadi korban adalah Evalina Br Manungkalit (40) warga Jalan Damar Laut, Kelurahan Bagelen, Kota Tebingtinggi mengalami luka koyak dibagian kepala dan kaki. Korban lainnya, Darwina Hanim (64) warga Jalan Gunung Kelud, Kelurahan Lalang, Kecamatan Rambutan, Kota Tebingtinggi me ngalami luka lecet dan tangan kiri terkilir.

Sedangkan korban ketiga, seorang pelajar bernama Reni Afriani (14) warga Jalan Bukit Kubu, Lingkungan I, Kelurahan Rantau Laban, Kecamatan Rambutan, Kota Tebingtinggi.

Kanit Laka Polres Tebingtinggi, Ipda M Samosir mengatakan, menurut saksi dan hasil olah TKP bahwa angkot CV TTB BK 1914 NC datang dari arah Simpang Beo Kota Tebingtinggi menuju Terminal Bandar Kajum Tebingtinggi.

Setibanya di TKP. Angkot CV TTB mengemudi dengan kecepatan tinggi dan hendak mendahului kendaraan lain yang berada satu arah di depannya dengan mengambil jalur kiri.

Namun pengemudi tidak mempunyai ruang gerak yang cukup dan tidak dapat mengemudikan kenderaannya secara wajar, sehingga menabrak pohon Mahoni yang berada diberam jalan. “Angkot CV TTB BK 1914 NC sudah diamankan di Polres,”ujar Ipda Samosir. (ian/han)

OPD Diminta Dukung Perda KTR

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menggelar pertemuan dengan sejumlah pemerintah daerah (Pemda) dalam upaya melindungi masyarakat dari bahaya paparan rokok.

Kemenkes menilai, Pemda merupakan garda terdepan dan kementerian itu memerlukan dukungan tiap-tiap pemda dalam membuat serta mengimplementasikan peraturan di tingkat daerah tentang perlindungan masyarakat terhadap paparan asap rokok, iklan dan serta pembatasan produk tembakau, khususnya kepada anak dan ibu hamil.

Pemko Medan disebut-sebut sebagai salah satu Pemda yang cukup berhasil dalam perjalanan menciptakan Perda KTR dan terus berupaya, agar implementasi perda berjalan maksimal untuk dipatuhi.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Medan, drg Hj Usma Polita Nasution mewakili Wali Kota Medan Drs HT Dzulmi Eldin S,Msi pada Asia Pacific Conference on Tobacco or Health (APACT)baru-baru ini, Kamis (13/9) kemarin di Hilton Bali Resort Nusa Dua Selatan, Bali, dalam konferensi internasional se-Asia Pasifik, membahas bagaimana pentingnya melindungi masyarakat yang tidak merokok dari bahaya paparan asap rokok.

Usma Polita, melalui Kabid Pelayanan Kesehatan Dinkes Medan, Masrita SKM MKes menerangkan di forum yang bergerak untuk pengendalian tembakau ini membahas apa yang perlu dilakukan di negara ini, khususnya di daerah-daerah untuk mengendalikan tembakau.

“Jadi sejumlah perwakilan dari beberapa di sana hadir, duduk bersama dan membahas bagaimana cara untuk menekan bahaya dari asap rokok. Perlu disadari, bahwa rokok bukan saja menimbulkan masalah kesehatan namun juga masalah dari sektor lain seperti ekonomi dan pembangunan negara serta SDM pada generasi mendatang,” ungkapnya, Senin (17/9).

Di Medan sendiri, terkait Perda KTR sudah ada 20 titik kawasan bebas asap rokok, seperti rumah sakit, kantor polisi, Polda Sumut dan Polrestabes Medan, kemudian mall-mall.

Dijelaskannya, implementasi Perda KTR pada dasarnya bukan hanya menjadi tugas dari Dinkes Medan dan jajarannya, dalam hal ini Puskesmas dan RSUD Pirngadi. Implementasi perda tersebut harusnya mendapat dukungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain.

“Seperti Satpol PP misalnya dalam menertibkan iklan rokok luar ruangan. Kemudian, BPPRD yang mengelola pajak dari produk tembakau untuk digunakan dalam setiap kegiatan pengimplementasian Perda KTR tersebut,” sebutnya.

Dikatakannya, saat ini tengah mereka -galakkan ada soal pemberian tindak pidana ringan (Tipiring) yang melibatkan Satpol PP dan polisi terhadap perokok yang masih merokok di lokasi yang menjadi kawasan bebas asap rokok.

“Kalau untuk Tipiring ini terus dilakukan oleh Satpol PP sebagai OPD yang berwenang. Dari segi kesehatan, Dinkes Medan terus melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah agar perokok tidak merokok di sana,” sebutnya.

Ia menyebut, Walikota Medan sangat mendukung mengenai implementasi Perda KTR itu sendiri. Terbukti, Medan sudab memiliki perda ini sejak lama. “Perlu diketahui, banyak Pemda lain yang datang ke Medan untuk melihat dan mempelajari implementasi Perda KTR di sini. Harapannya ke depan Kota Medan semakin bersih dari asap rokok,” ungkapnya. (dvs/han)

Ranperda Narkoba Difokuskan pada Anak Sekolah

MEDAN,SUMUTPOS.CO – Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) tentang Fasilitasi Pencegahan dan Penyalahgunaan Narkoba yang dibahas di DPRD Sumut akan mengarah kepada kalangan remaja atau usia sekolah.

Regulasi ini nantinya lebih difokuskan pada ruang lingkup pencegahan mulai dari lingkungan pemerintah daerah, sekolah dan kegiatan kemasyarakatan lain.

Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Sumut H Musa Rajekshah dalam nota jawaban gubernur yang disampaikan pada rapat paripurna DPRD Sumut, Senin (17/9).

Adapun Ranperda tersebut menekankan pada fasilitas rehabilitasi dengan tujuan melakukan pencegahan awal, sehingga kalangan remaja atau ASN dan masyarakat tidak terjerumus lebih jauh.

“Atas saran dan pendapat anggota dewan yang terhormat, dapat kami sampaikan dengan telah disahkannya Ranperda fasilitasi pencegahan penyalahgunaan narkotika, psikotropika dan zat adiktif lainnya, sosialisasi akan lebih dititikberatkan pada kalangan remaja, sekolah-sekolah dan kelompok kelompok masyarakat terutama kelompok masyarakat yang rentan terhadap penyalahgunaan Napza, dengan demikian diharapkan tingkat penyalahgunaan penggunaan Napza berkurang,” kata Musa.

Selanjutnya, produk hukum dimaksud juga akan diikuti dengan peraturan lanjutan yaitu peraturan gubernur (pergub) sebagai petunjuk teknis pelaksanaan. Dimana Pasal 1 Ayat 20 juga, menyatakan salah satu bentuk fasilitasi tersebut adalah pendanaan.

Musa pun menyampaikan, alokasi akan pendanaan disesuaikan dengan kebutuhan dan ditempatkan pada perangkat daerah terkait. (bal/han)

Basyaruddin Nasution Terpilih jadi Ketua DPD Golkar Tebingtinggi

IST MUSDA GOLKAR:Suasana Musda pemilihan Ketua DPD Partai Golkar Kota Tebingtinggi yang digelar di Kantor DPD Golkar Sumatera Utara, Jalan Wahid Hasyim Medan.
IST
MUSDA GOLKAR:Suasana Musda pemilihan Ketua DPD Partai Golkar Kota Tebingtinggi yang digelar di Kantor DPD Golkar Sumatera Utara, Jalan Wahid Hasyim Medan.

TEBINGTINGGI,SUMUTPOS.CO – Musyawarah Daerah (Musda)Partai Golkar ke IX DPD Kota Tebingtinggi yang digelar di DPD Golkar Sumut, Jalan KH Wahid Hasyim Medan, Senin (17/9), menghasilkan Basyaruddin Nasution terpilih sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Tebingtinggi.

Musda pemilihan calon Ketua DPD Partai Golkar Tebingtinggi tersebut, sebelumnya diikuti dua calon yakni Ibrahim Nasuiton dan Basyaruddin Nasution yang keduanya merupakan kader Golkar dan anggota DPRD Tebingtinggi.

Setelah dilakukan pemilihan, Basyaruddin memperoleh 5 suara. Sedangkan Ibrahim Nasution tidak mendapatkan satu pun suara, sementara 3 suara absen.

Pada saat musda, Ibrahim memprotes dan meminta pemilihan harus dijalankan sesuai AD/RT Partai Golkar.

“Saya pribadi ihklas tidak terpilih dan rela menyerahkan jabatan sebagai Ketua Partai Golkar Tebingtinggi kepada yang ditunjuk pimpinan, tapi saya berharap dilakukan sesuai aturan. Saya terus terang kecewa sekali sebagai Ketua Panitia Musda Tebingtinggi, namun acara musda diambil alih oleh Sumut,”ujar Ibrahim.

Aksi protes juga disampaikan anggota DPRD Tebingtinggi Pahala Sitorus, agar musda dilakukan sesuai aturan, dan tidak membenturkan anggota dengan acara musda yang dilaksanakan mendadak.

“Saya sangat cinta kali Golkar dan saya tidak ada kepentingan untuk memenangkan ketua Partai Golkar Tebingtinggi. Saya hadir hanya sebagai undangan, dan saat ini Ketua Golkar Tebingtinggi masih sah adanya,”tegas Pahala.

Sedangkan Wakil Sekretaris Golkar Kota Tebingtinggi, Edi Azhar Nasution juga menyampaikan protes, agar sesame kader Golkar tidak bertengkar.

Sebab, lanjut Edi Azhar, dalam waktu dekat pelaksanaan pemilihan umum tahun 2019 untuk memenangkan Partai Golkar. “Saya mohon kegiatan ini jangan di lanjutkan,”tukasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Sumut, H Ahmad Muda Siregar SH menyatakan dengan tegas adanya Musda sesuai perintah dari Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Sumut.

“Kami diperintah langsung oleh ketua, karena musda di Tebingtinggi terdapat kendala-kendala yang selama ini tidak bisa selesaikan di Musda Tebingtinggi, maka kita melaksanakannya di sini,” terangnya.

Sementara itu, Ketua DPD Golkar Kota Tebingtinggi terpilih, Basyaruddin Nasution belum bisa dihubungi melalui selulernya. (ian/han)

Nias Kini Surplus Listrik, PLN MoU dengan Pemkab Nias

PLN
PLN

GUNUNGSITOLI,SUMUTPOS.CO – PT Perusahan Listrik Negara (PLN) merangkul seluruh stakeholder untuk bahu-membahu wujudkan Nias 100 persen terlistriki dengan mengadakan Seminar Kelistrikan serta penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di Kantor Bupati Nias, hari ini, Selasa (18/9).

GM PLN Wilayah Sumut Feby Joko Priharto mengatakan, dengan kapasitas daya mampu 56,4 MW, Nias saat ini memiliki Beban Puncak (BP) rata-rata sebesar 31,5 MW, dengan panjang jaringan tegangan menengah 8.603,01 kms dan tegangan rendah 1,413.77 kms, serta jumlah Gardu Induk sebanyak 2 buah, terletak di Gunungsitoli dan Teluk Dalam, dengan kapasitas masing-masing 70 kv.

“Kondisi surplus ini tentunya, sangat mendukung PLN dan Pemda, serta seluruh stakeholder untuk meningkatkan rasio elektrifikasi di Pulau Nias,” kata Feby kepada wartawan, Senin (18/9).

Saat ini, lanjutnya, rasio elektrifikasi Pulau Nias adalah sebesar 51.38%, dengan jumlah pelanggan sebanyak 90.456 pelanggan serta jumlah desa berlistrik sebanyak 669 desa atau sama dengan 70% dari total jumlah desa di Pulau Nias sebanyak 950 desa.”Hal ini tentunya memerlukan kerja sama dari seluruh insan untuk membangun kelistrikan di Pulau Nias, terutama di desa-desa yang belum terjangkau oleh listrik,” ungkapnya.

Menurut Feby, kerja sama ini merupakan wujud kerja nyata PLN bersama seluruh stakeholder untuk meningkatkan rasio elektrifikasi, serta pengawasan dan pengamanan penggunaaan tenaga listrik di Pulau Nias.

“Nias, salah satu Pulau di Nusantara yang keindahan situs pariwisatanya konon menyaingi Pulau Bali ini, kini dijadikan salah satu prioritas utama dalam peningkatan rasio elektrifikasi. Pulau dengan keindahan tepi laut yang tidak kalah dari Bali dan Lombok ini, masih memerlukan peningkatan rasio elektrifikasi yang tinggi agar seluruh penduduk pulau Nias dapat memiliki kesempatan yang sama untuk membuka peluang pariwisata dengan kondisi kelistrikan yang mumpuni,” ujarnya Senin (18/9) sehari sebelum acara MoU dimulai.

Kata Feby, PLN menuangkan tujuan, visi serta misi kerja sama dalam rangka mendukung Nias Terang dpada tahun 2019 dengan membuat komitmen bersama untuk mendukung kelancaran pembangunan jaringan dan pengelolaan pemakaian tenaga listrik.

Kelancaran pembangunan jaringan listrik diwujudkan dengan kelancaran yang diberikan oleh Pemda di Nias dalam hal perizinan perampalan dan penebangan pohon, pembebasan maupun hibah lahan kepada PLN agar dapat dimanfaatkan untuk pembangunan serta pemeliharaan jaringan listrik.

Sedangkan untuk pengelolaan pemakaian tenaga listrik, diwujudkan dengan kelancaran Pemerintah Daerah dalam membayar rekening listrik setiap bulannya, pengawasan dan sosialiasi pemakaian tenaga listrik kepada masyarakat, termasuk dalam hal menghindari pencurian listrik dan pembayaran rekening listrik tepat waktu.

“Kerja sama ini sangat penting karena melalui media kerja sama ini, semua pihak dapat dilibatkan secara langsung untuk membangun kelistrikan di Pulau Nias,” terangnya.

Dalam mewujudkan Nias Terang 2019 ini, PLN, melalui MoU Nias Terang 2019 ini, didukung penuh oleh 5 (lima) Pemerintah Daerah, yaitu Pemerintah Kabupaten Nias, Kabupaten Nias Selatan, Kabupaten Nias Utara, Kabupaten Nias Barat serta Pemerintah Kota Gunungsitoli.

Dengan MoU ini, implementasi utama yang dilakukan adalah dibentuknya “Tim Terpadu”, yang merupakan regu atau kelompok terdiri dari pihak PLN dan Pemda, untuk melaksanakan tujuan, visi dan misi dari MoU tersebut.

Acara penandatangan MoU yang disertai Seminar Kelistrikan ini juga turut dihadiri oleh Dirjen Ketenagalistrikan Kementrian ESDM, Kejaksaan Negeri Gunungsitoli, Departemen Teknik Elektro Universitas Sumatera Utara (DTE USU), sebagai pemateri dan narasumber demi terwujudnya program Nias Terang 2019 ini.

PLN mengharapkan agar masyarakat di Nias juga turut andil dalam mewujudkan Nias Terang 2019 ini. Contact Center PLN 123 menjadi garda depan bagi PLN untuk berkomunikasi dengan pelanggan secara langsung melalui sistem online selama 7×24 jam, yang dapat diakses melalui Telepon: 123, HP: (kode area) 123, E-mail: pln123@pln.co.id, Facebook: PLN 123, Twitter: @PLN_123, dan Website: http://www.pln.co.id.

Atau bagi pengguna smartphone, dapat juga mengunduh aplikasi PLN Mobile di Play Store maupun App Store untuk Layanan Informasi, Tagihan Listrik, Pengaduan Gangguan, Pemasangan Baru, Perubahan Daya dan sebagainya. (rel/ila)

Sapu Bersih Sisa Kandang

Sutan siregar/sumut pos DUEL: Striker PSMS, Felipe Martins Dos Santos saat duel dengan PSIS Semarang di Stadion Teladan. PSMS akan menjamu Persela, Jumat (21/9).

Sutan siregar/sumut pos
DUEL: Striker PSMS, Felipe Martins Dos Santos saat duel dengan PSIS Semarang di Stadion Teladan. PSMS akan menjamu Persela, Jumat (21/9).SUMUTPOS.CO – Satu poin dari markas Perseru Serui menjadi modal PSMS untuk menghadapi Persela Lamongan, di Stadion Teladan, Jumat (21/9) mendatang. PSMS tak boleh lagi terpeleset di kandangnya jika tidak ingin terlalu jauh dari rivalnya menghindari jurang degradasi.

Saat ini PSMS menjadi tim yang rekor kandangnya paling buruk. Enam kali menang dan lima kali kalah dalam 11 laga kandang yang telah dilakoni. Artinya PSMS sudah kehilangan 15 poin yang harusnya menjadi keuntungan berlaga di kandang.

Dua laga kandang terakhir PSMS tumbang dari Bali United dan PSIS. Ini menjadi rekor buruk Peter Butler yang sejak menangani PSMS hanya menang satu kali dari tujuh laga. PSMS menyisakan enam laga kandang lagi kontra Persela, PS Tira, Mitra Kukar, Borneo FC, Madura United dan Persebaya.

Namun Butler bukannya tanpa poin plus. Sejak ditanganinya PSMS mampu memetik dua poin dari empat lawatan away. Ini poin tandang kedua setelah menahan Persija Agustus lalu.

Selain itu satu poin dari Serui membuat PSMS menang head to head dari Perseru. Hal itu akan berguna bila nanti di akhir musim punya koleksi poin yang sama. Sebelumnya di Medan, PSMS menang 1-0.

Asisten Pelatih PSMS, Suharto AD mengatakan para pemain sangat termotivasi untuk bisa mencuri poin dari tim berjuluk Kuda Laut Jingga itu. Menurut Suharto pemain sangat mendominasi laga itu.

“Terima kasih kepada pemain mereka betul-betul berjuang maksimal. Dan mereka terlihat motivasinya untuk memenangkan pertandingan terlihat sekali. Di samping itu kami lebih menguasai permainan dan lebih banyak peluang,” ucap Suharto saat dihubungi, kemarin.

Suharto mengatakan timnya hanya perlu keberuntungan lebih untuk bisa memenangkan laga. Termasuk di laga kandang sebelumnya saat menghadapi PSIS Semarang.

“Seperti di Medan (lawan PSIS), faktor keberuntungan tidak ada, sedikit variasi bermain juga kurang, tapi tadi itu terlihat semua bagaimana mereka bermain. Lawan kesulitan untuk menghadapi permainan kami,” ucapnya.

Suharto berharap hasil ini bisa menjadi motivasi bagi pemain untuk menghadapi laga berikutnya. PSMS akan menjamu Persela Lamongan di kandangnya pada 21 September mendatang. “Mudah-mudahan itu jadi modal bagus lawan Persela di kandang. Kami berharap bisa terus meraih poin baik di kandang maupun tandang. Tidak boleh lagi kecolongan,” ucapnya.

Sebelumnya di Lamongan PSMS tumbang dengan skor 1-4. Ini menjadi kesempatan PSMS untuk membalas kekalahan tersebut. PSMS tentu tak mau dipecundangi di kandang sendiri.

“Yang pasti kami sangat mensyukuri hasil seri di Serui. Kami tidak mau pikirkan hal lain kecuali menyelamatkan PSMS dari degradasi,” pungkasnya. (don)

Pertamina Investigasi Tangki Pertalite Terbakar

Pertamina
Pertamina

MEDAN,SUMUTPOS.CO – Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) I menurunkan tim evakuasi dan investigasi atas insiden truk tangki yang terbakar saat melakukan bongkar Bahan Bakar Minyak (BMM) jenis Pertalite di SPBU 14211201 di Kota Pematang Siantar, Senin (17/9) pagi.

Atas kejadian itu, Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) I menerjunkan tim evakuasi dan investigasi untuk mengetahui persis penyebab kebakaran berkordinasi dengan pihak kepolisian setempat.

Unit Manager Communication & CSR, Rudi Ariffianto mengatakan, investigasi tersebut untuk mengetahui persis penyebab kebakaran dengan berkoordinasi dengan kepolisian setempat.

Dijelaskan Rudi, kejadian yang menimpa truk tangki BBM dengan nomor polisi BK 9893 TO bermula terbakar dibagian kabin depan saja (head truck) adapun tangki mobil dan sisa muatan Pertalite dalam kondisi aman.

“Proses evakuasi berlangsung dengan lancar dan tanpa hambatan, dalam waktu singkat head truck mobil tangki sudah berhasil dipadamkan. Hal ini dapat dilakukan karena petugas di SPBU 14211201 sudah mendapatkan Sertifikasi Safety Man, sehingga api dapat segera dilokalisir dan Sarana & Fasilitas di SPBU tersebut tetap aman,” kata Rudi kepada wartawan, kemarin sore.

Dengan kejadian itu, Rudi memastikan aktivitas distribusi BBM dari TBBM Pematang Siantar, tetap berjalan dengan lancar seperti biasa pasca insiden. Begitu aktivitas di SPBU tersebut berjalan seperti biasa. Meski penyelidikan tetap dilakukan polisi.

“Kejadian tersebut tidak mengganggu jalannya suplai distribusi ke masyarakat, penyaluran tetap berjalan dengan normaldi radius kota Pematang Siantar masih terdapat 8 SPBU yang masih beroperasi dan melayani kebutuhan BBM Masyarakat sekitar,” jelas Rudi. (gus/han)

Sambut HUT ke-73 Brimob Den A Gelar Trail Adventure

teddy akbari/sumut pos AKSI: Kaden A Brimob, AKBP Nugroho Tri Nuryanto (kiri) pada kesempatan ngetrail beberapa waktu lalu.
teddy akbari/sumut pos
AKSI: Kaden A Brimob, AKBP Nugroho Tri Nuryanto (kiri) pada kesempatan ngetrail beberapa waktu lalu.

BINJAI,SUMUTPOS.CO – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73, Brimob yang jatuh 14 November, Datasemen A Pelopor gelar Trail Adventurer pada 7 Oktober 2018 mendatang. Brimob Trail Adventure (BTA) 2018 ini memperebutkan hadiah utama Motor KLX dan matic serta hadiah hiburan menarik lainnya.

Jalur BTA dimulai dari Markas Komando (Mako) Den A Pelopor di Jalan Soekarno-Hatta, Km 19, Binjai Timur menuju Langkat dan kembali berakhir di tempat semula.

Kepala Datasemen (Kaden) A Brimob Poldasu, AKBP Nugroho Tri Nuryanto menyatakan, kegiatan ini digelar tujuannya untuk mempererat tali silaturahim dengan masyarakat.

“Selain memeriahkan HUT ke-73 Brimob, BTA ini digelar bertujuan untuk mempererat tali silaturahim dengan masyarakat,” kata perwira menengah yang akrab disapa Nugie ini, Senin (17/9).

Dia juga mengundang prajurit Raider untuk memeriahkan BTA. Selain itu, kata Kaden, peserta BTA ini terbuka untuk umum. Artinya masyarakat Sumut maupun luar Sumut dipersilahkan untuk mendaftarkan diri sebagai peserta.

“Ayo gas bareng pada even BTA 2018. Ayo siapkan tunggangan dan nyali anda. Kita cari pertemanan dan seduluran pada event ini. Salam lumpur,” pungkasnya. (ted/don)

Sesak Nafas, Jamaah Haji Palas Wafat

Info haji
Info haji

MEDAN,SUMUTPOS.CO – Satu Jamaah Haji dari Kelompok Terbang (Kloter) 21/MES kembali wafat di Makkah. Samsudin Malim Marif Pasaribu (79), warga Manggis, Padanglawas, meninggal disebabkan Respiratory Diseases (saluran pernapasan).

Koordinator Humas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Medan, Imam Mukhair menyatakan, almarhum tercatat meninggal pada 14 September 2018 di Rumah Sakit Arab Saudi. “Almarhum meninggal disebabkan saluran pernapasan,” ucapnya kepada wartawan, senin (17/9).

Imam mentotal, keseluruhan jamaah haji Debarkasi Medan yang meninggal pada pelaksanaan haji tahun ini sudah mencapai 18 orang. Nantinya lanjut Imam, ahli waris jamaah haji yang wafat akan mendapatkan santunan dari PT Asuransi Takaful Keluarga yang menjadi penyelenggara asuransi haji pada musim haji 2018. “Total 18 jamaah yang Debarkasi Medan yang wafat di Makkah,” sebutnya.

Dia menjelaskan, dengan kontribusi (premi) sebesar Rp49.000 setiap jamaah haji, maka manfaat yang diperoleh yakni santunan sebesar Rp18,5 juta bila jemaah haji meninggal karena sakit dan Rp37 juta bila jemaah haji meninggal karena kecelakaan. “Adapun risiko cacat tetap karena kecelakaan mendapatkan santunan sebesar persentase tertentu sesuai dengan kriteria cacatnya,” katanya.

Imam menambahkan, ahli waris jamaah haji yang wafat dapat mengajukan klaim asuransi setelah proses pemberangkatan dan pemulangan jemaah haji berakhir.

Sementara berdasarkan data kesehatan PPIH Debarkasi Medan, jamaah yang meninggal di Makkah di dominasi oleh penyakit Respiratory Desease (saluran pernapasan). Dari total 18 jamaah yang meninggal, 11 orang disebabkan karena penyakit ini.

Kemudian, meninggal disebabkan Cardiovascular Diseases (jantung) sebanyak 5 orang. Lalu, penyebab sakit Degestive Desease (penyakit dalam) dan Malignant Neoplasma (kanker) masing-masing 1 orang. (man)

Pemko Medan Dorong Pertumbuhan UMKM Binaan

BAGUS SYAHPUTRA/Sumut Pos MoU: Penandatangan kerja sama atau MoU antara Dinas Ketapang Kota Medan dengan Perum Sub Divre Medan.
BAGUS SYAHPUTRA/Sumut Pos
MoU: Penandatangan kerja sama atau MoU antara Dinas Ketapang Kota Medan dengan Perum Sub Divre Medan.

SUMUTPOS.CO – Mendorong pertumbuhan perekonomian bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Medan, Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Kota Medan menjalin kerjasama dengan sejumlah hotel berbintang lima di Kota Medan.

“172 UMKM binaan kita, kita lakukan kerjasama dengan hotel-hotel di Medan untuk menggerakan pangan lokal,” ucap Kepala Dinas Ketapang Kota Medan, Muslim Harahap dalam kata sambutannya di Acara Penyelenggara Peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-38 Tingkat Kota Medan di Gedung PPK Medan, Senin (17/9) siang.

Selain itu, Dinas Ketapang Kota Medan, ratusan UMKM dibina untuk pengelolaan makanan dan minuman yang diproduksi. Termasuk, dibantu untuk pemasaran sehingga memiliki nilai ekonomi dan Pelaku UMKM mendapatkan keuntungan.

“Termasuk menggerak pangan lokal untuk jajan oleh-oleh dari Kota Medan. Kita juga pemasarkan seperti di Ucok Durian Medan dan sejumlah tempat jajan khas kota Medan,” tutur Mantan Kepala Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Medan itu.