Home Blog Page 603

Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah, BSI Salurkan 9.390 Hewan Potong ke Seluruh Indonesia

SERAHKAN: Direktur Utama BSI Hery Gunardi (kiri) menyerahkan secara simbolik hewan potong kepada duafa di Jakarta. (17/6).

JAKARTA, SUMUTPOS.CO-PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mendistribusikan 9.390
hewan potong yang sehat dan aman konsumsi bagi masyarakat duafa di berbagai wilayah Indonesia pada Idul Adha 1445 Hijriah.

Tahun ini, BSI memberikan 9.390 hewan potong untuk disalurkan ke masyarakat yang membutuhkan di berbagai wilayah Indonesia.

Distribusi hewan potong tahun ini meningkat 32 persen dari tahun lalu sebanyak 7.112 ekor. Daging ini diperkirakan akan dibagi menjadi 187.800 porsi yang akan dikemas dalam besek bambu sehingga ramah lingkungan.

Direktur Utama BSI Hery Gunardi mengatakan Idul Adha merupakan momentum tahunan BSI mendistribusikan daging hewan potong kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Hal ini sejalan dengan komitmen kami sebagai sahabat finansial, sahabat sosial dan sahabat spiritual untuk kesejahteraan masyarakat.”ujar Direktur Utama BSI Hery Gunardi.

Tahun ini BSI berkolaborasi dengan 19 lembaga amil zakat nasional (LAZNAS) memberikan fasilitas layanan pembelian hewan kurban melalui BSI Mobile dan smart funding Hasanah Card. Tercatat pembelian hewan kurban lewat Hasanah Card mencapai 185 ekor sapi dan 628 ekor kambing/domba. Sementara pembelian hewan kurban melalui BSI Mobile selama periode pembelian hewan kurban sebanyak 12 sapi dan 966 kambing/domba.

Kondisi tersebut menunjukkan masyarakat juga sudah menyadari untuk berkurban secara online sehingga distribusi hewan lebih merata ke seluruh pelosok Indonesia.

‘’Inilah manfaat BSI Mobile sehingga umat Islam bisa berkurban dan dagingnya bisa dinikmati masyarakat yang membutuhkan di wilayah lain”. ujar Direktur Utama BSI Hery Gunardi.

Selain itu berkurban melalui platform BSI Mobile yang bekerjasama dengan 19 amil zakat tersebut membuktikan misi BSI sebagai sahabat finansial, spiritual dan sosial.

Adapun distribusi hewan kurban BSI akan dilakukan ke wilayah Indonesia diantaranya Aceh, Sumatera Utara, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, NTB dan NTT.

Pemotongan hewan hingga penyaluran ke duafa dilakukan dengan ramah lingkungan. Diantaranya hewan potong yang dipilih adalah hewan sehat yang memenuhi persyaratan umur hewan qurban dari desa binaan BSI, penampungan limbah kotoran sapi dan kambing untuk diolah menjadi kompos dan penyaluran daging dikemas dengan daun dan minim limbah sampah.

Lebih lanjut Hery Gunardi mengatakan, aktivitas green activity di berbagai aspek akan terus kami lakukan sebagai komitmen BSI dalan menerapkan prinsip Environment, Social dan Governance (ESG) serta menjadi perilaku positif untuk bersama mewujudkan Indonesia menuju NZE (Net Zero Emission).

Pemilihan hewan telah diseleksi secara ketat dari kesehatan hewan yang melibatkan dokter hewan dari berbagai lembaga untuk memberikan pembinaan dan pendampingan kepada para peternak terkait proses pengembangbiakkan, pemberian pakan, dan pemeriksaan kesehatan hewan ternak.

Secara berkala dokter hewan juga dilibatkan dalam melakukan pengecekan terhadap kesehatan hewan kurban.

Selain itu, para penyembelih hewan kurban juga diajari bagaimana cara memotong hewan yang benar sesuai ajaran Islam.(ari/han)

Sambut Lebaran Idul Adha, PLN Unit Pelayanan Pelanggan (UP3) Medan meninjau Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

Tonny pengguna kendaraan listrik di Kota Medan (tengah) bersama Manager PLN UP3 Medan Ricki Yakop (kanan) merasa puas dengan penjelasan penggunaan aplikasi PLN Mobile dan merasakan pengalaman perdana mengisi daya di SPKLU City View (15/6).

MEDAN – Sambut Lebaran Idul Adha, PLN Unit Pelayanan Pelanggan (UP3) Medan meninjau Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

Hal ini penting untuk memastikan ketersediaan fasilitas pengisian listrik bagi pengguna kendaraan listrik selama liburan Idul Adha.

Tinjauan SPKLU ini dilakukan langsung oleh Manager PLN UP3 Medan sekaligus memastikan bahwa SPKLU dapat beroperasi dengan baik dan lancar selama lebaran Idul Adha (15/5/2024).

Manager PLN UP3 Medan Ricki Yakop menyampaikan PLN UP3 Medan sangat memperhatikan kebutuhan mobilitas masyarakat terutama pengguna kendaraan listrik. Untuk itu, kami ingin pastikan SPKLU yang tersedia dapat dipergunakan selama perayaan Idul Adha 1445H.

“Kami (PLN) ingin pastikan layanan SPKLU dapat dipergunakan oleh pengguna kendaraan listrik. Sehingga para pengguna kendaraan listrik tidak perlu khawatir kehabisan baterai selama perayaan Idul Adha,” ungkap Ricki.

Ricki merincikan terdapat 4 lokasi SPKLU yang dikelola oleh PLN UP3 Medan yakni SPKLU Medan Kota beralamat di jalan Listrik no 8, SPKLU City View di Jalan Komodor Muda Adi Sucipto Polonia, SPKLU Medan Baru di Jalan Sei Batu Gingging dan SPKLU stasiun Amplas di Jalan Rawa Timbang Deli.

Tonny, salah satu pengguna kendaraan listrik yang sedang melakukan pengsiian kendaraan listrik saat PLN lakukan tinjauan SPKLU City View mengatakan baru pertama kali menggunakan layanan SPKLU.

Ia mengaku selama ini melakukan pengisiian listrik melalui home charging di rumah.

“Ini pengalaman perdana saya menggunakan pengisian melalui layanan SPKLU. Pengisian menggunakan SPKLU jauh lebih mudah dengan menggunakan aplikasi PLN Mobile. Semoga PLN dapat terus menambah SPKLU di Kota Medan, sehingga kami semakin mudah melakukan pengisian daya kendaraan listrik,” ujar Tonny.

Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara Saleh Siswanto mengatakan PLN pastikan seluruh layanan SPKLU yang ada di Sumatera Utara dapat dipergunakan pengguna kendaraan listrik yang ingin melakukan pengisian daya kendaraannya.

Hal ini sejalan dengan komitmen PLN untuk mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Sumatera Utara.

“Layanan SPKLU dapat digunakan para pemilik kendaraan listrik selama 24 jam. Untuk mengetahui Lokasi SPKLU, pengguna kendaraan listrik dapat mengaksesnya melalui aplikasi PLN Mobile,” kata Saleh. (ila)

Tutup Lokasi Perjudian, Warga Kota Pari Apresiasi Kapolres Sergai

SERGAI, SUMUTPOS.CO- Kapolres Sergai AKBP Oxy Yudha Pratesta, memberikan perintah tegas dan respon cepat untuk menutup tempat perjudian, di Desa Kota Pari Kecamatan Pantai Cermin.

Atas Respon cepat menutup lokasi perjudian ini, warga masyarakat desa Kota Pari mengapresiasi kinerja Kapolres Sergai dan jajaran nya yang dinilai cepat dan tanggap untuk mengatasi keluhan warga.

Ps Kasi Humas Polres Sergai, Iptu Edward sidauruk, mengatakan bahwa team opsnal bersama Kanit pidum Ipda Ika panduwinata bersama dengan Kanit Reskrim Pantai Cermin Ipda Helmi melakukan pengecekan ke lokasi di bawah jembatan Titi Besi Dusun X Desa Kota Pari, mesin tembak ikan dan sabung ayam, sam kuan di dusun IV batang ale Desa Kota Pari dengan Personel Bhabibkamtibmas, Babinsa yang didampingi Kadus IV desa Kota Pari.

Pada saat tim Gabungan tiba di lokasi yang diduga tempat perjudian meja tembak ikan, sabung ayam, rumah ataupun tempat yang disinyalir dan diduga menyediakan tempat permainan judi tersebut dalam keadaan kosong.

Pada Kamis (14/6/2024) ia juga menambahkan tim personel dan bhabinkamtibmae menghimbau masyarakat agar melaporkan ke pihak kepolisian apabila mengetahui adanya tindak kejahatan ataupun bentuk perjudian agar segera dapat ditindak lanjuti.

“Sangat diharapkan partisipasi seluruh warga masyarakat dalam memberikan informasi sedini mungkin terkait pelanggaram maupun Tindak pidana dengan melaporkan langsung ke Polsek terdekat ataupun menghubungi Call Center 110 Polres Serdang bedagai,” ujarnya, Sabtu (15/6/2024). (fad/ram)

DPRD Medan Apresiasi Pemko Medan Tunda Kenaikan Retribusi Sampah

SOSIALISASI: Anggota DPRD Kota Medan Fraksi Partai Golkar, M. Rizki Nugraha saat memberikan sambutan pada acara Sosialisasi Produk Hukum Daerah Kota Medan No.6 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Persampahan di Jalan Selamat Lingkungan 2, Kelurahan Sitirejo III, Kecamatan Medan Amplas, Minggu (16/6/2024).

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Anggota DPRD Kota Medan Fraksi Partai Golkar, M. Rizki Nugraha, memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota (Pemko) Medan yang telah mengambil kebijakan untuk menunda kenaikan retribusi sampah dan mengembalikan retribusi itu ke tarif awal.

Hal itu diungkapkan Rizki Nugraha saat menggelar Sosialisasi Produk Hukum Daerah Kota Medan No.6 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Persampahan di Jalan Selamat Lingkungan 2, Kelurahan Sitirejo III, Kecamatan Medan Amplas, Minggu (16/6/2024).

“Alhamdulillah, setelah mendengar jerit keluhan masyarakat, Pemerintah Kota Medan mengambil kebijakan untuk menunda kenaikan tarif retribusi sampah dan mengembalikan besaran tarif retribusi ke harga awal,” ucap Rizki Nugraha dalam kegiatan yang dihadiri perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan, Perwakilan Kecamatan Medan Amplas dan perwakilan Kelurahan Sitirejo III tersebut.

Dikatakan Rizki, kebijakan Pemko Medan tersebut sangat menjawab harapan masyarakat Kota Medan yang merasa terbebani dengan kenaikan tarif retribusi sampah yang sangat signifikan.

“Harapannya dengan kebijakan ini, kita semua sebagai masyarakat dapat meningkat kesadarannya untuk tidak lagi membuang sampah sembarangan. Mari kita hargai kebijakan Pemko Medan ini dengan tidak lagi membuang sampah sembarangan,” ujarnya.

Dijelaskan Rizki, saat ini Pemko Medan tengah merancang Peraturan Wali Kota (Perwal) sebagai petunjuk teknis dari Perda No.6 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Persampahan. Nantinya di dalam Perwal itu, juga akan ditegaskan terkait masalah sanksi bagi setiap pihak yang kedapatan membuang sampah sembarangan.

“Baik perseorangan ataupun badan, semua nantinya akan diberikan sanksi bila kedapatan membuang sampah sembarangan. Saat ini Pemko Medan tengah menggodok Perwal terkait hal itu, dan Perwal tersebut akan segera diterbitkan dan diterapkan di Kota Medan,” jelasnya.

Sementara kepada Pemko Medan, Rizki Nugraha kembali meminta agar dapat meningkat fasilitas persampahannya. Dengan peningkatan fasilitas persampahan tersebut, diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk tidak lagi membuang sampah sembarangan.

“Masyarakat dan pemerintah harus saling berkolaborasi. Mari dukung pemerintah dalam menciptakan Kota Medan yang bersih dan nyaman,” pungkasnya.
(map/ram)

Warga Pemilik KTP Medan Sudah Bisa Berobat Gratis di Seluruh Indonesia, Kelurahan Diminta Sosialisasikan Program UHC

SOSIALISASI: Anggota DPRD Kota Medan Fraksi Partai Gerindra, Mulia Syahputra Nasution SH MH saat menggelar Sosialisasi Produk Hukum Daerah Kota Medan No.5 Tahun 2015 tentang Penanggulangan Kemiskinan di Jalan Inspeksi Kanal Lingkungan 15, Kelurahan Titi Kuning, Kecamatan Medan Johor, Sabtu (15/6/2024).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Saat ini dengan hanya menunjukkan KK ataupun KTP, seluruh warga Kota Medan sudah bisa berobat secara gratis pada setiap fasilitas kesehatan yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan di seluruh Indonesia.

Hal itu diungkapkan Anggota DPRD Kota Medan Fraksi Partai Gerindra, Mulia Syahputra Nasution SH MH saat menggelar Sosialisasi Produk Hukum Daerah Kota Medan No.5 Tahun 2015 tentang Penanggulangan Kemiskinan di Jalan Inspeksi Kanal Lingkungan 15, Kelurahan Titi Kuning, Kecamatan Medan Johor, Sabtu (15/6/2024).

“Alhamdulillah, saat ini warga Kota Medan sudah bisa berobat pada setiap faskes yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan di seluruh Indonesia. Hal ini tentu akan berdampak pada penanggulangan kemiskinan di Kota Medan. Sebab saat ini, warga miskin di Kota Medan pun sudah bisa berobat secara gratis apanya saja dan dimana saja di seluruh Indonesia,” ucap Mulia.

Dalam kegiatan yang turut dihadiri perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan serta perwakilan Kelurahan Titi Kuning tersebut, Mulia pun memberikan apresiasi kepada Pemko Medan yang telah berupaya menghadirkan program UHC kepada warga Kota Medan.

“UHC ini memberikan keadilan kepada masyarakat untuk bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik. Akses untuk berobat gratis di seluruh Indonesia dengan menunjukkan KTP itu sangat baik dan patut kita apresiasi,” ujarnya.

Oleh sebab itu, Mulia Syahputra meminta perangkat kewilayahan mulai dari kecamatan hingga kelurahan untuk menyosialisasikan program ini kepada masyarakat.

“Saya minta kelurahan harus melakukan sosialisasi terkait program UHC ini secara masif. Jangan sampai ada lagi masyarakat yang tidak tahu akan adanya program UHC ini. Sebab selama ini saya keliling ke masyarakat, masih banyak yang tidak tahu apa UHC itu,” kata Anggota Komisi III DPRD Medan itu.

Pada kesempatan itu, Mulia menjelaskan bahwa saat ini pemerintah mulai dari tingkat pusat, provinsi, hingga Pemerintah Kota Medan memiliki banyak program untuk menanggulangi masalah kemiskinan.

Oleh sebab itu, Mulia mengajak seluruh masyarakat kurang mampu di Kota Medan untuk lebih proaktif dalam memastikan bahwa dirinya telah terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Pasalnya, DTKS merupakan dasar untuk warga bisa mendapatkan bantuan sosial (bansos) dari pemerintah.

“Pemerintah punya banyak program penanggulangan kemiskinan, ada banyak bantuan yang bisa dinikmati masyarakat kurang mampu. Mulai dari bantuan usaha, bantuan pendidikan, hingga bansos-bansos lainnya. Untuk itu, pastikan diri kita telah terdaftar di DTKS agar kita bisa merasakan manfaat dari program-program tersebut,” pungkasnya.
(map)

Dukung Tertib Administrasi, DPRD Medan Minta Kepling Lakukan Pendataan Warga

SOSIALISASI: Anggota DPRD Kota Medan Fraksi PDI Perjuangan, Robi Barus SE M.AP saat menggelar Sosialisasi Produk Hukum Daerah No.9 Tahun 2017 tentang Pedoman Pembentukan Lingkungan, Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Lingkungan di Jalan Banten, Sabtu (15/6/2024).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota (Pemko) Medan saat ini terus membenahi proses pendataan warganya. Pendataan itu dilaksanakan, sebagai upaya Pemko Medan untuk menertibkan administrasi warga. Administrasi tersebut diperlukan untuk berbagai aspek kehidupan warga. Mulai dari bidang pendidikan, kesehatan, dan sektor-sektor lainnya.

Untuk itu, sebagai ujung tombak pelayanan Pemko Medan, setiap kepala lingkungan wajib melakukan pendataan kepada seluruh warganya, tanpa terkecuali. Sebab, pendataan merupakan salah satu tugas utama dari kepala lingkungan (kepling).

Hal itu diungkapkan Anggota DPRD Kota Medan Fraksi PDI Perjuangan, Robi Barus SE M.AP saat menggelar Sosialisasi Produk Hukum Daerah No.9 Tahun 2017 tentang Pedoman Pembentukan Lingkungan, Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Lingkungan di Jalan Banten, Sabtu (15/6/2024).

“Tugas kepling untuk mendata warganya, hal itu merupakan salah satu tugas utama kepala lingkungan. Terutama disaat ini, disaat Pemko Medan sedang terus membenahi pendataan warganya,” ucap Robi Barus dihadapan ratusan warga yang hadir.

Dalam kesempatan yang turut dihadiri perwakilan Dinas Sosial Kota Medan, Dedy Irwanto Pardede itu, Robi Barus menyebutkan bahwa kepling harus mengenal dan dikenal dengan baik oleh warganya.

“Sebab kepling lah yang nantinya akan mengurusi semua keperluan warga, kepling adalah perpanjangan tangan pemerintah kepada warganya dan sebaliknya. Tugas kepling untuk mengurusi warganya, mulai dari yang lahir, sakit, sampai meninggal dunia. Dia harus tahu, karena itu tanggungjawabnya,” ujarnya.

Kemudian, sambung Robi, kepling juga berkewajiban untuk memastikan tersosialisasikannya semua program pemerintah dengan baik.

“Menyosialisasikan program-program pemerintah dan membantu masyarakat untuk mendapatkan program tersebut adalah kewajiban kepling. Meskipun nantinya keputusan tersebut bukan ada di kepling, sebab kepling hanya bersifat memfasilitasi saja. Intinya pelayanan terdepan ada di kepling, meskipun kepling bukan pengambil keputusan,” pungkasnya.

Dalam kesempatan itu, sejumlah masyarakat juga menyampaikan berbagai keluhannya terkait bantuan sosial. Terkait hal itu, Robi Barus dan perwakilan Dinas Sosial Kota Medan pun memberikan tanggapan yang dibutuhkan warga.
(map/han)

Jalin Silaturahmi Jelang Pilkada, DPD Partai NasDem Medan Terima Kunjungan DPC Partai Gerindra

SALAM KOMANDO: Ketua Partai NasDem Medan, Afif Abdillah salam komando dengan Ketua Partai Gerindra Medan, Ihwan Ritonga di Sekretariat DPD Partai NasDem Kota Medan, Sabtu (15/6/2024).

MEDAN, SUMUTPOS.CO-Menjelang Pilkada Kota Medan 2024 yang akan digelar bulan November mendatang, sejumlah partai politik tingkat Kota Medan terus membangun komunikasi secara intens. Salah satunya, komunikasi politik antara DPD Partai NasDem Kota Medan dengan DPC Partai Gerindra Kota Medan.

Hal itu diketahui dari kunjungan yang dilakukan DPC Partai Gerindra Medan ke Sekretariat DPD Partai NasDem Kota Medan di Komp Ruko Griya Riatur Indah, Jalan T. Amir Hamzah, Kecamatan Medan Helvetia, Sabtu (15/6/2024).

Pantauan Sumut Pos, Ketua DPD Partai NasDem Kota Medan, Afif Abdillah didampingi Sekretaris Rio Adrian Sukma dan Bendahara Randi Marwan serta sejumlah pengurus Partai NasDem Kota Medan tampak menyambut langsung kedatangan Ketua DPC Partai Gerindra Kota Medan Ihwan Ritonga. Ihwan Ritonga tampak hadir didampingi Sekretaris Hidayat Tanjung, Bendahara Salomo Pardede dan sejumlah pengurus lainnya.

Afif Abdillah dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan silaturahmi yang dilakukan Partai Gerindra Kota Medan ke Sekretariat Partai NasDem Kota Medan.

Afif menyebutkan, perbedaan pandangan politik antara Partai NasDem dengan Partai Gerindra di Pilpres 2024 sudah selesai. Saat ini, keduanya siap bersatu untuk membangun Kota Medan yang lebih baik lewat Pilkada Kota Medan yang akan digelar November 2024 mendatang.

“Pilpres sudah berlalu, saatnya kembali bersatu dalam membangun Kota Medan. Untuk itu, kami menyambut baik kedatangan teman-teman dari DPC Partai Gerindra ke kantor kami (DPD Partai Gerindra Medan) ini. Alhamdulillah, ini sebuah silaturahmi yang sangat baik untuk dibangun,” ucap Afif dihadapan Ihwan Ritonga.

Kepada wartawan, Afif Abdillah mengatakan bahwa Partai Gerindra merupakan partai yang telah lama menjalin hubungan baik dengan Partai NasDem. Khususnya di Kota Medan, hubungan kedua Partai tersebut sangat harmonis. Untuk itu, Afif tidak menegaskan bahwa Partai NasDem siap berkoalisi dengan Partai Gerindra di Pilkada Kota Medan tahun ini.

“Tentunya semua keputusan itu ada di tangan DPP kita masing-masing (DPP NasDem dan DPP Gerindra). Bila memang di DPP sepakat untuk berkoalisi di Pilkada Medan, tentu kami di Kota Medan akan sangat senang dan siap untuk berkoalisi,” ujarnya.

Ditanya terkait nama-nama yang akan diusung Partai NasDem dan Partai Gerindra di Pilkada Medan, Afif masih enggan untuk menjawabnya. Termasuk, soal Ihwan Ritonga yang digadang-gadang akan berpasangan dengan dirinya di Pilkada Medan tahun ini.

“Semua bisa terjadi, tapi semua keputusan ada ditangan DPP masing-masing partai. Terlepas dari semua itu, kita di Partai NasDem merasa senang atas kunjungan dan silaturahmi Partai Gerindra ke kantor kami hari ini,” pungkasnya.

Sementara itu, Ihwan Ritonga mengatakan bahwa kedatangan pihaknya ke DPD Partai NasDem Kota Medan hanya untuk bersilaturahmi guna menjalin hubungan yang jauh lebih baik. Sebab selama ini, Partai Gerindra dan Partai NasDem telah berhubungan dengan baik.

Sementara terkait Pilkada Medan, Ihwan Ritonga enggan berkomentar jauh. Dia hanya mengatakan bahwa Partai Gerindra dan Partai NasDem memiliki kesamaan dalam visi dan misi untuk membangun Kota Medan.

“Kita harapkan silaturahmi ini memperkuat hubungan baik antara Partai Gerindra dengan Partai NasDem. Soal Pilkada Medan, tentunya DPP yang memutuskan, kita disini hanya terus berupaya untuk menjalin komunikasi yang baik. Alhamdulillah, komunikasi Partai Gerindra dan NasDem di Kota Medan berjalan dengan sangat baik,” tutupnya.

Seperti diketahui, pada Pileg di bulan Februari 2024 yang lalu, Partai NasDem berhasil meraih 5 kursi DPRD Medan. Sementara, Partai Gerindra berhasil meraih 6 kursi. Bila berkoalisi, maka kedua Partai tersebut akan memiliki 11 kursi. Jumlah 11 kursi itu sudah cukup untuk kedua partai tersebut mengusung satu pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan di Pilkada Medan bulan November 2024 mendatang.
(map)

Gerindra Ajak PKS Satukan Visi Misi di Pilkada Medan 2024

BERSAMA: Ketua DPD PKS Kota Medan, Kasman Marasakti Lubis (kanan) bersama Ketua DPC Partai Gerindra Ihwan Ritonga saat berkunjung ke Sekretariat DPD PKS Medan, Rabu (15/6/2024).

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Partai Gerindra Kota Medan, membuka peluang untuk merangkul Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Pilkada Medan 2024. Hal itu dipertegas Ketua DPC Partai Gerindra Kota Medan, Ihwan Ritonga saat berkunjung ke Sekretariat DPD PKS Kota Medan, Jalan Sei Beras, Sabtu (15/6/2024) sore.

Pantauan wartawan, kedatangan Ihwan Ritonga bersama sejumlah pengurus Partai Gerindra Kota Medan disambut langsung Ketua DPD PKS Kota Medan, Kasman Marasakti Lubis bersama segenap pengurus PKS Kota Medan.

“Prinsipnya Gerindra mau merangkul semua partai politik di Medan. Sebab, panasnya suhu politik di pilpres jangan dibawa lagi di kontestasi Pilkada Medan. Pesan Ketum Gerindra yang merupakan Presiden terpilih, Prabowo Subianto meminta untuk merangkul semua parpol untuk menjadikan Indonesia maju,” ucap Ihwan.

Dikatakan Wakil Ketua DPRD Medan itu, bahwa tujuan kehadiran Gerindra dalam rangka membangun silaturahim dengan PKS. Selain itu, juga untuk memperkuat hubungan politik dengan PKS menjelang Pilkada 2024 serta pasca Pileg dan Pilpres beberapa waktu lalu.

Pada kesempatan itu, Ihwan juga mengajak PKS untuk menyamakan visi misi menjelang Pilkada Medan guna membangun Kota Medan yang lebih baik.

“Marilah (Gerindra dan PKS) menyatukan visi misi dalam menyongsong gelaran Pilkada yang sudah di depan mata. Semoga PKS bisa ikut bersama Gerindra menjadikan Medan lebih baik ke depan,” ujarnya.

Dengan harapan bergandengan tangan bersama PKS dan partai politik lainnya, Ihwan yakin Kota Medan ke depan agar lebih baik lagi.

“Medan ini milik kita bersama. Oleh karena itu parpol harus bergandengan tangan untuk membawa Medan agar lebih maju lagi ke depannya,” pungkasnya.

Sementara itu, H. Kasman Lubis mengaku merasa terhormat dengan kedatangan para pengurus DPC Partai Gerindra Medan.

“Kami merasa terhormat dengan kedatangan teman-teman Gerindra. Kedepan kami siap bekerjasama dengan Gerindra untuk membangun Kota Medan. Apalagi PKS sebagai partai pemenang kedua pemilu dengan 8 kursi tidak bisa ‘berlayar’ sendiri di Pilkada tanpa berkoalisi dengan partai lain. Tak tertutup kemungkinan juga berkoalisi dengan Gerindra,” katanya.

Tentu, kata Kasman, hal ini sebuah peluang yang baik ketika PKS dan Gerindra bisa bersama baik di legislatif maupun di eksekutif nantinya.

“Dengan dinamisnya suhu politik jelang Pilkada Medan, peluang koalisi PKS dan Gerindra bisa saja terjadi. Namun, semua itu tetap berada di tangan DPP. PKS bisa berkoalisi dengan partai mana saja, karena masing-masing daerah dinamika politiknya berbeda, termasuk di Medan,” tutupnya.
(map/ram)

KSI Dan PMN 2024 USU Memberikan Edukreatif bagi Anak Down Syndrome

EDUKASI: Rumah Difabel Sharaswaty menyelenggarakan program edukreatif bagi penyandang disabilitas down syndrome.

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Di tengah semaraknya semangat inklusi dan keberagaman, Rumah Difabel Sharaswaty menyelenggarakan program edukreatif bagi penyandang disabilitas down syndrone. Pelaksanaan ini dikolaborasikan oleh Khadijah Sharaswaty Indonesia (KSI) bersama Kelompok 5 Modul Nusantara Si Beru Dayang Pertukaran Mahasiswa Merdeka Inbound Universitas Sumatera Utara Batch 4 dan Persatuan Orang Tua Anak dengan Down Syndrome (POTADS) serta Aku Hebat Club (AHC), dimana kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menyuarakan pentingnya inklusi dan kesetaraan dalam masyarakat.

Acara yang dipandu oleh sejumlah pembicara berpengalaman, antara lain Dosen Pembimbing Lapangan Ameilia Zuliyanti Siregar, serta Founder KSI Dewi Natadiningrat, menghadirkan nuansa kehangatan dan inspirasi bagi semua yang hadir.

Rangkaian acara dimulai dengan sesi “Story Telling” dengan penuh keceriaan yang membawa peserta dalam petualangan imajinatif yang mendebarkan. Setelah itu, suasana kreatifitas memenuhi ruang dengan sesi mewarnai dan memberikan kebebasan bagi mereka untuk mendorong mengrkspresikan diri dengan mengkloning telapak tangan ke media gambar.

Tak lupa, edukasi tentang pentingnya cuci tangan menjadi bagian tak terpisahkan dalam acara ini, mengingatkan akan pentingnya menjaga kesehatan di tengah pandemi yang sedang berlangsung. Selain itu peserta juga diajak untuk bersenam down syndrome, bernyanyi, dan fun games yang bertujuan agar peserta down syndrome turut aktif berpartisipasi dan bahagia.

Turut mensukseskan acara, Lision Officer (LO) Raihan Azhari Sagala (USU), serta anggota kelompok 5 Si Beru Dayang, seperti Nadhifah Fairuz Saga (Universitas Pancasila), Yunvalisha Maritza (Universitas Negeri Semarang), Diana Kristyana (Politeknik Negeri Malang), Sita Rosiana (Universitas Islam NU Jepara), Vionia Pangkerego (Universitas Sam Ratulangi), dan Merry Sibayang (IPB). Tidak lupa, kehadiran orang tua anak-anak menjadi pilar dukungan yang tak tergantikan dan mampu menguatkan semangat inklusi.

Di akhir acara, momen yang paling dinanti adalah sesi foto bersama. Tawa riang dan senyum ceria melintas di wajah semua peserta, menjadi bukti bahwa hari itu tak hanya menyisakan kenangan, tetapi juga menumbuhkan harapan baru.

Founder KSI Dewi Natadiningrat, mengatakan program “Edukreatif bagi Anak Down Syndrome” bukan hanya sekadar kegiatan, tetapi juga sebuah perayaan akan keberagaman dan inklusi yang menjadi bukti bahwa hari itu tak hanya menyisakan kenangan.

“Tetapi juga menumbuhkan harapan baru. Semoga semangat ini terus membawa berkah dan inspirasi bagi kita semua untuk selalu merangkul keunikan setiap individu, tanpa terkecuali,” ujarnya. (rel/ram)