Home Blog Page 675

Rekapitulasi Penghitungan Suara di Batangserangan Langkat Sempat Terhenti, Diduga Diintervensi

SUARA: Rekapitulasi penghitungan suara di Kecamatan Batangserangan Langkat.Istimewa/Sumut Pos.

STABAT, SUMUTPOS.CO – Oknum camat di Kabupaten Langkat diduga mengintervensi rekapitulasi suara yang saat ini berlangsung pada tingkat kecamatan. Camat dimaksud diduga mengintervensi panitia pemilihan kecamatan (PPK) dan panitia pengawas pemilu kecamatan (panwascam).

Informasi dirangkum, adalah Camat Batangserangan yang diduga melakukan intervensi kepada PPK dan Panwascam agar rekapitulasi penghitungan suara dihentikan pada Minggu (17/2/2024). Secara tiba-tiba Camat Batangserangan datang untuk menghentikan rekapitulasi dan menyarankan dilanjutkan kembali pada Senin (18/2/2024).

Saat itu sedang dilakukan penghitungan suara untuk Desa Paluh Pakih. Namun demikian, Panwascam dan PPK Batangserangan tetap menyatakan lanjut hingga akhirnya rekapitulasi suara untuk Desa Paluh Pakih tuntas diselesaikan.

Pun begitu, sempat terjadi perdebatan antara Camat Batangserangan dengan penyelenggara pemilu. Singkat cerita usai penghitungan untuk Desa Paluh Pakih, rekapitulasi pun dihentikan.

Logistik pemilu pun langsung dimasukkan kembali ke Aula Kantor Camat Batangserangan. Ketua PPK Batangserangan, Bambang Seriadi membenarkan, rekapitulasi penghitungan suara sempat disarankan untuk dihentikan.

Kata Bambang, saat itu rekapitulasi penghitungan suara untuk Desa Paluh Pakih tetap lanjut hingga tuntas. “Kami tidak akan melakukan penghentian rekapitulasi, hingga ada surat dari pimpinan. Jadi, malam itu tetap kami lanjutkan hingga selesai rekap untuk Desa Paluh Pakih. Memang pak camat sempat mengusulkan untuk dihentikan sementara,” kata dia, Selasa (20/2/2024).

Terkait proses rekapitulasi suara, Bambang menegaskan, akan terus dikebut. Dia berharap, rekapitulasi penghitungan suara ini dapat segera dituntaskan tanpa ada kendala.

Namun saat ditanya dugaan intervensi dari luar, Bambang menepis. “Gak ada yang intervensi, rekapitulasi di sini berjalan lancar dan kondusif,” kata dia.

Sementara, Camat Batangserangan, Robbi Rezeki mengakui, ada menyarankan untuk menghentikan rekapitulasi suara atas dasar pertimbangan ketahanan fisik penyelenggara. “Kasihan penyelenggara dari desa yang jauh dari kantor camat. Mereka terlihat sangat letih. Jadi saya menyarankan agar rekapitulasi untuk dihentikan sementara,” kata dia.

Meski demikian, Robbi menyebut, penyelenggara tetap melanjutkan rekapitulasi penghitungan suara. Karenanya, dia tidak dapat memaksa rekapitulasi penghitungan suara dihentikan.

Dari informasi yang diterima, ada pihak yang melakukan koordinasi dengan oknum PPK Batangserangan dengan tujuan diduga mengkondisikan suara caleg tertentu. Namun hal tersebut tidak dapat dipenuhi. (ted/ram)

KPU Sumut Sebut Sirekap Hanya Sebagai Keterbukaan Publik, Bukan Acuan Perhitungan Suara

Kantor KPU Sumut, di Kota Medan.(BAGUS SYAHPUTRA/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara memberikan penjelasan, bahwa Sirekap yang menyajikan data rekapitulasi di website KPU RI, tidak menjadi acuan dalam penghitungan suara di Pemilu 2024. Baik Pemulihan Presiden (Pilpres) hingga Pemilihan Legislatif (Pileg).

Ketua KPU Sumut, Agus Arifin mengatakan hasil rekapitulasi sebagai wujud keterbukaan publik kepada masyarakat saja.

“Aplikasi Sirekap ini, cuma alat bantu yang bisa digunakan masyarakat dan peserta pemilu terhadap keterbukaan publik. Hanya alat bantu yang dibuat oleh KPU. Dengan tujuan untuk mengetahui perolehan suara sementara,” jelas Agus.

Agus mengungkapkan bahwa rekapitulasi secara resmi, hasil penghitungan suara manual berjenjang dari Tempat Pemungutan Suara (TPS), kemudian melanjutkan ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

“Kalau penghitungan resmi, rekapitulasi secara manual, dan berjenjang. Nanti akan dibuat sesuai dengan formulir berita acara. Sedangkan dilakukan rekapitulasi di tingkat PPK atau Kecamatan sampai tanggal 2 Maret 2024,” kata Agus.

Selanjutnya, Agus mengatakan hasil penghitungan suara atau rekapitulasi akan ditetapkan berjenjang dari PPK ke KPU Kabupaten/Kota, lalu KPU Provinsi.

“Ini masih berlangsung, termasuk dilakukan rekapitulasi secara berjenjang. Baru dari rekapitulasi ke KPU Kabupaten/Kota ke KPU Provinsi. Jadi, Sirekap bukan penentu penghitungan suara,” tandas Agus.

Terpisah, Koordinator Divisi Hubungan Masyarakat dan Data Informasi Bawaslu Sumut, Saut Boangmanalu menjelaskan bahwa Sirekap tidak bisa digunakan sebagai pembanding dalam penghitungan atau rekapitulasi suara pada Pemilu 2024.

“Dari hasil temuan kita lapangan. Maksimal setiap TPS itu, DPT 250 pemilih. Sedangkan, Sirekap hasil suaranya, 500 sampai 600 suara,” ucap Saut saat dikonfirmasi Sumut Pos, kemarin.

Saut mengungkapkan harus KPU menghentikan Sirekap tersebut, karena akan membuat polemik di tengah masyarakat saja. Karena, Sirekap tidak sesuai dengan Undang-undang dan peraturan yang ada.

“Bukan tidak bisa dihentikan, tapi kami tidak menganggap Sirekap dan secara undang-undang. Sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan adalah penghitungan suara mengacu C1 hasil,” pungkas Saut. (gus/ram)

Ketua DKP PWI Sumut Terima Press Card Number One di HPN 2024

Ketua DKP PWI Sumut M Syahrir menerima Press Card Number One pada HPN 2024 di Jakarta, Selasa (20/2). (ist)
JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Insan pers kembali membanggakan Sumatera Utara. Ketua Dewan Kehormatan Provinsi (DKP) PWI Sumut Drs Muhammad Syahrir MIKom menerima Press Card Number One (PCNO) PADA puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2024 di Jakarta, Selasa (20/2).
M Syahrir menerima Press Card Number One setelah melalui seleksi dan penjaringan panitia.Kartu tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Umum PWI Pusat Hendry Ch Bangun di hadapan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Econvention-Eco Park Ancol.
Selain Syahrir, Press Card Number One juga diterima Hasril Chaniago (Penasihat PWI Sumbar), Budiharjo (Sekretaris DKP Bali), Sadagori Henoch (Wakil Ketua Bidang Kerja Sama PWI/Kalteng), Kambali (Wakil Ketua Bidang Media Siber & Multimedia PWI Riau), Luna Agustin (Wakil Bendahara PWI Riau), Hermanto Ansam (wartawan senior Riau), Sri Mulyadi (Ketua DKP Jateng), Achmad Zaenal Muttaqin (Bendahara PWI Jateng), R Widiyartono (Ketua Badan Khusus UKW Jateng), Adhi Wargono (Ketua Dewan Penasihat PWI Jaya), Budi Nugraha (Wakil Ketua Satgas Antihoax PWI Pusat/DKI), Norman Chaniago (pendiri Siwo PWI Jaya), dan Teguh Santosa (Ketua Umum JMSI).
“Kita mensyukuri telah dinilai layak mendapat apresiasi penghargaan tertinggi ini, karena setara lifetime achievement award. Dalam menjalankan tugas jurnalistik, seorang wartawan tak akan pernah berharap award, namun itu merupakan bagian dari profesinya yang harus dijalankan,” kata Syahrir usai menerima penghargaan.
Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Daerah Sumut ini secara pribadi mengapresiasi penghargaan Press Card Number One yang diberikan PWI. Apalagi status penerima Press Card Number One harus wartawan profesional dengan kompetensi dan integritas tinggi.
“Insya Allah, ini menjadi inspirasi rekan-rekan yang lain, karena sebelumnya juga sudah diterima para senior. Hanya saja, tahun ini memang lebih selektif dan ketat karena penerima harus benar-benar memenuhi persyaratan yang telah ditentukan panitia dari PWI Pusat,” sebut pendiri Harian Realitas tersebut.
Syarat penerima Press Card Number One ini adalah insan pers yang masih hidup, aktif menghasilkan karya jurnalistik yang diakui tingkat nasional/internasional secara konsisten minimal selama 25 tahun (tajuk, tulisan, berita maupun foto). Lalu, menjadi pelopor dan tokoh pengembangan genre jurnalistik tertentu, seperti jurnalisme, investigasi, presisi, hiburan, olahraga, televisi, radio, digital, dan lainnya.
Penerima turut konsisten dan berkontribusi memajukan dunia jurnalistik Indonesia melalui gagasan dalam tulisan, artikel atau buku. Selain itu, konsisten berkontribusi membela kemerdekaan pers lewat gagasan karya dan kiprahnya serta memajukan SDM pers nasional melalui keterlibatan pribadi/lembaga dalam pelatihan.
Dengan demikian, Syahrir yang menekuni profesi wartawan sejak tahun 1990 mengikuti jejak para senior pers Sumut lainnya, Di antaranya, H Prabudi Said, H Teruna Jasa Said, Hj Rayati Syafrin, H Sofyan Harahap, H Sofyan, Ali Sukardi, Supandi Kusuma, Sjamsuar Djamil, Hermansjah, Ibrahim Sinik, M Yazid, dan GM Immanuel Panggabean.
Puncak peringatan HPN 2024 turut memberi penghargaan Medali Emas kepada Menteri Luar Negeri Retno Marsudi yang diserahkan H Tribuana Said MDS juga tokoh pers nasional. Gubernur Sulut Olly Dondokambey menerima Pena Emas diikuti penyerahan peraih Anugerah Adinegoro dan Anugerah Kebudayaan. (rel)

Dukungan BRImo dan AgenBRILink Dorong Desa Janti Berdaya secara Ekonomi

SUMUTPOS.CO – Desa Janti yang terletak di Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, patut diacungi jempol. Berbekal potensi alam yang dimiliki, semangat berinovasi, serta eksistensi Badan Usaha Desa (BUMDes) setempat, Desa Janti menjelma menjadi desa yang berdaya secara perekonomian.

Sumber air melimpah yang dimiliki desa menjadi fondasi bagi pengembangan sektor usaha lain, selain peternakan dan pertanian. Salah satunya adalah obyek wisata Janti Park. Berada di area seluas 3 hektare, Janti Park memiliki wahana permainan yang lengkap. Salah satu yang unik adalah Kolam Mandi Salju.

Sesuai namanya, kolam ini menyuguhkan atraksi semprotan salju yang berasal dari buih-buih sabun. Meski begitu, buih tersebut tidak perih di mata. Selain Kolam Mandi Saljut, Janti Park juga terkenal dengan kolam terapi ikan dan wahana permainan air untuk anak, Janti Warrior. Ada pula spot selfie, kolam renang waterboom, kolam renang kecehan, dan camping ground.

Tempat wisata yang dikelola oleh BUMDes Janti Jaya itu pun dilengkapi dengan fasilitas penunjang, seperti stan-stan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) lokal. Tak hanya obyek wisata, Desa Janti juga memiliki potensi lain, seperti perikanan dan berbagai usaha lokal yang turut berkontribusi dalam meningkatkan perekonomian desa. Beberapa contohnya adalah pabrik handuk dan balai pembenihan ikan.

Untuk mempromosikan seluruh potensinya, Desa Janti memanfaatkan media sosial. Paket wisata yang mengintegrasikan obyek wisata air dengan UMKM lokal juga disediakan. Misalnya, wisatawan dapat mengikuti outing class ke pabrik handuk atau balai pembenihan ikan.

Kemudian, dilanjutkan ke obyek wisata air Janti Park. Dari inovasi-inovasi tersebut, Desa Janti mendapatkan manfaat. Salah satunya adalah peningkatan jumlah kunjungan wisatawan ke desa. Kemudian, kehadiran BUMDes Janti Jaya membuat warga desa semakin berdaya karena usaha-usaha yang dikelola membuka lapangan pekerjaan, termasuk bagi warga disabilitas.

Secara kontribusi, BUMDes Janti Jaya menyumbang Rp 1,9 miliar terhadap pendapatan asli desa pada 2023. Dukungan BRI dalam pengembangan desa sebagai salah satu peserta program Desa BRILiaN 2023, Desa Janti mendapatkan banyak dukungan dari BRI dalam memaksimalkan potensinya.

Untuk diketahui, Desa BRILiaN merupakan program pemberdayaan desa inisiatif BRI dengan tujuan meningkatkan kapasitas dan kapabilitas pemerintah desa, pelaku usaha, dan masyarakat setempat. Dengan demikian, potensi yang dimiliki desa terkelola secara maksimal. Desa pun dapat berdaya dan maju.

Sejak pertama bergulir pada 2020 hingga 2023, program Desa BRILiaN telah diikuti oleh lebih dari 3.178 desa di seluruh Indonesia. Desa-desa yang mengikuti program ini telah menunjukkan kemajuan yang signifikan, baik dari segi ekonomi, sosial, maupun lingkungan. Salah satu peran BRI dalam membantu pengembangan produk unggulan Desa Janti adalah memberikan pelatihan branding dan packaging.

Melalui pelatihan tersebut, pelaku usaha di Desa Janti dapat memperkuat citra produk-produknya di mata konsumen. Sebab, dengan strategi branding yang tepat, desa menjadi lebih mudah mempromosikan obyek wisata yang dimiliki, termasuk Janti Park.

“Sangat penting karena branding diperlukan untuk menciptakan atau mempertahankan citra produk di mata konsumen. Ketika brand image kuat, kepercayaan konsumen akan melekat pada produk yang ditawarkan,” tutur Kepala Desa Janti Tri Prakoso, Sabtu (3/2/2024).

Tri mengatakan, BRI juga membantu desa dalam mendorong penggunaan layanan keuangan berbasis digital bagi masyarakat. Contohnya adalah BRImo. BRImo adalah mobile banking BRI yang memungkinkan pengguna melakukan berbagai transaksi secara online, praktis, dan aman. Transaksi yang difasilitasi oleh superapps ini di antaranya adalah pembelian barang dan jasa, pembayaran tagihan, serta transfer uang.

“Dengan BRImo, warga bisa bertransaksi lebih mudah dan cepat. Mereka tidak perlu repot membawa uang tunai,” ujar Tri.

Selain BRImo, BRI juga memperkenalkan AgenBRILink, layanan perbankan tanpa kantor dari BRI untuk melayani masyarakat yang tidak memiliki rekening bank.

Transaksi perbankan yang diakomodasi AgenBRILink meliputi transfer, setor atau tarik tunai, bayar tagihan listrik, iuran BPJS Kesehatan, angsuran kredit, serta pembelian pulsa.

Direktur BUMDes Janti Jaya Danang Joko Wijayanto menuturkan, selain mempermudah transaksi pembayaran nontunai bagi masyarakat Desa Janti, AgenBRILink juga berperan dalam memajukan ekonomi desa.

Sebab, dalam implementasinya, pihak yang menjadi AgenBRILink akan mendapatkan komisi dari transaksi yang dilakukan. Di Desa Janti, AgenBRILink menjadi salah satu unit usaha yang dikelola BUMDes Janti Jaya.

“Nilai transaksi AgenBRILink mencapai Rp 20 juta per bulan dengan jumlah transaksi sekitar 200 transaksi per bulan. Transaksi paling banyak datang dari pembayaran tagihan dan pembayaran nontunai,” terang Danang.

BRI juga menyediakan layanan BRI Merchant yang memudahkan pelaku usaha di desa dalam mendapatkan alat pembayaran nontunai, seperti mesin EDC dan logo QRIS. Danang mengatakan, QRIS saat ini sudah teraplikasikan di banyak pelaku usaha di Desa Janti, termasuk Janti Park.

Pelaku usaha dapat meningkatkan penjualan karena kemudahan transaksi, terhindar dari risiko menerima uang palsu, dan tidak repot menyediakan uang kembalian. “Nilai transaksi dari QRIS kurang lebih Rp 50 juta per bulan. Angka ini berasal dari pembelian warga dan pengunjung,” sebutnya.

Dengan kehadiran BRI, Desa Janti juga mendapatkan manfaat lain, yaitu membuka akses pasar bagi desa dan BUMDes. Dengan mengikuti program Desa BRILiaN, Desa Janti dapat dikenal di kalangan nasional sehingga dapat menarik lebih banyak wisatawan dan pelanggan.

Desa mana pun di Indonesia juga bisa mengikuti jejak desa-desa yang menjadi peserta Program Desa BRILiaN. Raih kesempatan jadi Desa BRILiaN tahun berikutnya dengan mengunjungi atau menghubungi Kantor BRI Unit dan Mantri BRI Unit terdekat yang akan membantu pendaftaran. Yuk, jadikan desamu sebagai Desa BRILiaN berikutnya.(*/sih)

Bawa 10,4 Kg Sabu, Warga Aceh Dituntut 18 Tahun Penjara

KASUS: JPU membacakan nota tuntutan terhadap Mahdi, terdakwa kasus sabu secara virtual, Selasa (20/2/2024).

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Terdakwa Mahdi (39) warga asal Aceh dituntut jaksa 18 tahun penjara. Dia dinilai terbukti membawa sabu seberat 10,4 kilogram dan 50 butir ekstasi, dalam sidang virtual di ruang Cakra 4 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (20/2/2024).

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rahmayani Amir dalam nota tuntutannya menyatakan, perbuatan terdakwa dinilai melanggar Pasal 114 ayat (2) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

“Meminta kepada majelis hakim, agar menjatuhkan pidana kepada terdakwa Mahdi selama 18 tahun, denda Rp1 miliar, subsider 6 bulan penjara,” tegasnya.

Menurut JPU, hal yang memberatkan perbuatan terdakwa menghambat program pemerintah yang sedang giat-giatnya memberantas narkoba. Sementara hal meringankan, kata JPU, terdakwa bersikap sopan di persidangan dan menyesali perbuatanya.

Setelah membacakan tuntutan, hakim ketua Nelson Panjaitan memberikan kesempatan kepada penasehat hukum terdakwa untuk menyampaikan nota pembelaan pada sidang pekan depan.

Mengutip dakwaan, pada 5 Oktober 2023 terdakwa dihubungi oleh Udin (belum tertangkap) ada yang mau mengambil sabu lima kilogram. Selanjutnya terdakwa mengambil barang bukti itu di dapur rumah.

Selanjutnya terdakwa memasukan barang bukti itu di dalam jok sepeda motor di rumahnya Jalan Karya Jaya, Gang Eka Budi Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor.

Kemudian, terdakwa menghubungi nomor seluler yang diberikan Udin. Kemudian terdakwa orang tersebut menemui di Jalan Karya Jaya, Gang Eka Budi Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor.

Sampai di lokasi terdakwa ditangkap petugas Polrestabes Medan bersama barang bukti. Setelah itu dilakukan pengembangan disita barang bukti 50 butir pil ekstasi dan sabu seberat sembilan kilogram. (man/ram)

Banjir Kiriman Sei Padang Genangi Dua Kelurahan di Kota Tebingtinggi

KONDISI: Kondisi banjir kiriman Sei Padang yang masuk kelokasi pemukiman tepatnya di Kelurahan Sri Padang Kecamatan Rambutan Kota Tebingtinggi pagi hari.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Hujan deras yang mengguyur wilayah hulu Sei Padang tepatnya di daerah Kecamatan Sipispis Kabupaten Serdangbedagai menyebabkan banjir kiriman di wilayah Kota Tebingtinggi tepatnya didua kelurahan yaitu Kelurahan Sri Padang dan Kelurahan Bandar Utama.

Kepala Lingkungan (Kepling) 1 Kelurahan Sri Padang Kecamatan Rambutan, Muhammad Erwan menuturkan banjir kiriman Sei Padang sampai di Kota Tebingtinggi pada pukul 03.40 WIB pagi, air masuk ke dalam rumah warga dengan kedalaman hampir mencapai lutut orang dewasa.

“Sekitar 50 centimeter kedalaman air di rumah warga. Di Kelurahan Sri Padang ada sebanyak 120 Kepala Keluarga (KK) yang rumahnya terendam banjir,” ujar Erwan, Selasa (20/2/2024).

Masih penjelasan Erwan, ketika air masuk kedalam rumah warga, warga menyelamatkan harta benda untuk dinaikan ke tempat yang lebih tinggi. Sedangkan warga yang terendam banjir tidak mengungsi dan tetap bertahan di rumah, karena banjir kiriman tersebut sudah biasa dialami warga.

“Sering warga disini mendapatkan banjir kiriman. Warga Kelurahan Sri Padang Lingkungan 1 berharap kepada Pemko Tebingtinggi untuk memperbaiki pintu-pintu klep pengantisipasi banjir yang rusak agar air kiriman tidak lagi masuk ke pemukiman warga,” jelasnya.

Sedangkan Kepala Badan Pengananan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tebingtinggi, Tora Daeng Masero mengatakan pihak BPBD menerjunkan personelnya ke lapangan untuk melakukan pemantauan kondisi banjir kiriman Sei Padang di wilayah pemukiman yang ada di Kota Tebingtinggi.

Dikatakannya, jika banjir semangkin meluas dan kedalamannya semangkin tinggi, pihak BPBD Kota Tebingtinggi akan melakukan evakuasi terhadap korban banjir dan mendirikan posko dan tenda-tenda pengungsian.

“Banjir kiriman yang melintasi Kota Tebingtinggi diprediksi akan surut pada siang hari, karena hanya wilayah hulu Sei Padang yang diguyur hujan, sedangkan wilayah Kota Tebingtinggi tidak hujan,” papar Tora.

Untuk laporan rumah warga yang terendam banjir kiriman Sei Padang, Kelurahan Sri Padang ada sebanyak 85 Kepala Keluarga (KK) dan Kelurahan Bandar Utama sebanyak 54 KK. (ian/ram)

Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan dan Pembangunan, Data Sangat Dibutuhkan

SAMPAIKAN: Pj Wali Kota Tebingtinggi Syarmadani ketika membuka kegiatan Discussion Data Publikasi Kota Tebingtinggi Dalam Angka di Aula Hotel Malibu.

TEBINTINGGI, SUMUTPOS.CO – Pj Wali Kota Tebingtinggi Syarmadani mengatakan bahwa data sangat dibutuhkan, dalam pembangunan dan penyelenggaraan pemerintahan maupun hubungan sosial kemasyarakatan.

“Dalam hal ini, Badan Pusat Statistik (BPS) mendapatkan penugasan khusus terkait statistik. Dan kita selaku penyelenggara pemerintahan, bahwa apa yang kita selenggarakan harus berbasis data, data yang cukup, data yang kualitasnya baik, benar dan data yang bisa menginterpretasikan apa yang dibutuhkan masyarakat,” ujar Pj Wali Kota Syarmadani saat menghadiri Forum Group Discussion Data Publikasi Kota Tebingtinggi Dalam Angka di Aula Hotel Malibu Jalan Sudirman Kota Tebingtinggi, Selasa (20/2/2024).

Melalui dukungan BPS, Syarmadani berharap kepada jajaran Pemko Tebingtinggi dan instansi terkait lainnya dapat memberikan data dengan benar, dengan standar yang telah ditetapkan oleh BPS. Sehingga data tersebut menjadi sebuah data yang utuh tentang Kota Tebingtinggi.

“Seandainya kita masing-masing bisa memiliki data, bisa saling mendukung dan bisa saling memanfaatkan dan kita semua sebagai penghasil data kita harapkan bisa mensuplai,” harap Syarmadani.

Syarmadani berharap kedepannya semakin profesional dalam mengumpulkan, mengolah, menyajikan dan memanfaatkan data-data.

Sedangkan Kepala BPS Cabang Tebingtinggi, Ida Suswati mengatakan terdapat 7 indikator sosial ekonomi Kota Tebingtinggi, yaitu penduduk, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), pengangguran, kemiskinan, pertumbuhan ekonomi, inflasi dan pertanian.

Menurutnya, yang mana jumlah penduduk tahun 2023, berdasar hasil proyeksi Sensus Penduduk (SP) 2020 sebanyak 178.914 jiwa. Kemudian untuk IPM, Kota Tebingtinggi menempati urutan ke 3 se-Sumatera Utara dengan nilai IPM 78,17. Selanjutnya, untuk indikator kemiskinan, tahun 2023 Kota Tebingtinggi sebesar 9,49 persen.

Sedangkan untuk indikator pengangguran, Tingkat pengganguran terbuka Kota Tebingtinggi tahun 2023 sebesar 6,24, untuk Tingkat pertumbuhan ekonomi Kota Tebingtinggi tahun 2022 berada di persentase 4,01 persen. Untuk inflasi, berdasarkan Susenas, pola konsumsi Kota Tebingtinggi paling mirip dengan Pematang Siantar, yang mana inflasi bulan Januari 2024 sebesar 0,88 persen

“Pada indikator pertanian, jumlah unit usaha pertanian Kota Tebing Tinggi tahun 2023 sebanyak 3.167 unit (usaha pertanian perseorangan sebanyak 3.164 unit dan sisanya 3 unit adalah usaha pertanian lainnya,” tambah Ida Suswati.

Kegiatan dirangkai dengan pemberian penghargaan kepada OPD tercepat kompilasi data Tebingtinggi 2024, juara 1 diraih BKPSDM, juara 2 Dinas PPKB dan juara 3 Dinas Ketapang dan Pertanian. Sementara penghargaan untuk Lembaga, perusahaan tercepat tersigap dalam kompilasi data Tebingtinggi 2024. Juara 1 diraih Kemenag, juara 2 Pengadilan Negeri dan juara 3 oleh PDAM. (ian/ram)

Mulfachri Harahap Dipastikan Lolos ke Senayan

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO- Calon legislatif (Caleg) DPR RI dari Partai Amanat Nasional (PAN), Mulfachri Harahap dipastikan lolos kembali melenggang ke Senayan. Saat ini, Mulfachri terdaftar sebagai Caleg di daerah pemilihan (Dapil) Sumatera Utara (Sumut) 1 meliputi Kota Medan, Kabupaten Deliserdang, Serdang Bedagai, dan Kota Tebingtinggi.

Menurut Ketua BSA Center, Bayu Sumantri Agung, saat ini Mulfachri menduduki 10 besar perolehan suara terbanyak dari kuota 10 kursi DPR RI Dapil Sumut 1. ” PAN amankan satu kursi DPR RI di Dapil Sumut 1. Berdasarkan data sementara hitung manual C1 yang dilakukan tim BSA Center, sudah masuk 85 persen,” kata Bayu yang juga Caleg DPRD Kabupaten Deliserdang kepada wartawan, Selasa (20/2).

Bayu mengatakan, kalau aplikasi Sirekap tidak mencerminkan hasil sebenarnya. Dan hanya bisa dipakai sebagai data pembanding. Saat ini, aplikasi Sirekap sempat dihentikan sementara waktu. “Jadi saya meminta kepada tim relawan Mulfachri Harahap agar terus mengawal dan menjaga suara yang saat ini masih dalam penghitungan KPU di tingkat kecamatan,” sebut Bayu.

Mulfachri merupakan Caleg DPR RI incumbent yang sudah tiga periode menjabat Anggota DPR RI dan Pemilu 2024 ini merupakan pencalonannya yang ke empat. Politisi Partai Amanat Nasional yang duduk di Komisi tiga ini mempunyai ciri khas yang vokal dan tegas dalam membela aspirasi masyarakat. ” Kita berharap Mulfachri dapat kembali terpilih menjadi wakil rakyat di DPR RI, untuk membela aspirasi Rakyat,” pungkas Wahyu, relawan BSA. (btr)

Pepsodent dan FKG USU Berikan Edukasi Kesehatan Gigi dan Mulut ke 1000 Santri di Medan

Pepsodent dan FKG USU Berikan Edukasi Kesehatan Gigi dan Mulut.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Menjaga kesehatan dan kebersihan gigi dan mulut, adalah hal yang penting untuk dilakukan, terutama pada saat berpuasa. Karena adanya, perubahan dalam pola makan. Sehingga perlu dilakukan edukasi dalam menjaga merawat kesehatan gigi dan mulut.

Hal itu, diungkapkan oleh Direktur Pesantren Darul Arafah, H. Romi Syafrizal, Lc. dalam acara program edukasi yang bertajuk “Senyum Sehat Indonesia Menyambut Ramadhan 1445 H” di FKG RSGM Universitas Sumatera Utara (USU), Kota Medan, Selasa (20/2).

“Saat berpuasa kita harus menyiapkan sepenuhnya fisik dan rohani kita untuk beribadah, termasuk menjaga kesehatan gigi dan mulut karena jika kita sakit gigi akan sangat menyusahkan untuk menjalankan ibadah puasa. Oleh karena itu, program ini sangat bermanfaat bagi para santri kami karena mendapat edukasi dan perawatan gigi dan mulut,” sebut Direktur Pesantren Darul Arafah, H. Romi Syafrizal.

Acara ini merupakan kolaborasi FKG RSGM Universitas Sumatera Utara Medan bersama Unilever Indonesia melalui brand Pepsodent. Turut hadir dalam acara ini Wakil Rektor I USU, DR. Edy Ikhsan, SH.,MA., Dekan FKG USU, Dr. drg. Essie Octiara, Sp. KGA., Subsp.PKOA(K).

Kemudian, Direktur RSGM USU, drg. Siti Salmiah Sp.KGA.Subsp.KKA(K). Acara ini berlangsung di Rumah Sakit Gigi dan Mulut Fakultas Kedokteran Gigi (RSGM FKG) Universitas Sumatera Utara, Medan pada 19 dan 20 Februari 2024 dengan melibatkan kurang lebih 1000 santri dari Pesantren Darul Arafah dan Ma’had Abu Ubaidah Bin Al Jarrah.

Unilever Indonesia melalui brand Pepsodent telah berkontribusi di Indonesia selama 90 tahun dalam upaya untuk mewujudkan misinya dalam mendukung edukasi serta perawatan kesehatan gigi dan mulut.

Head of Professional Marketing Personal Care Unilever Indonesia, Drg. Ratu Mirah Afifah, GCClinDent., MDSc., menjelaskan, sejak tahun 2010, Pepsodent telah bekerja sama dengan seluruh FKG dan RSGM di Indonesia serta Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) untuk memberikan perawatan gigi gratis dan edukasi kepada masyarakat.

“Hingga saat ini, kami telah menjangkau lebih dari 30 juta anak Indonesia. Program ini didasarkan kepedulian akan kondisi kesehatan dan perilaku merawat kesehatan gigi yang masih rendah,” katanya.

Wakil Rektor I USU, DR. Edy Ikhsan, SH.,MA., menyampaikan apresiasinya terhadap program ini. Pihaknya, sangat senang dan bangga terhadap inisiasi FKG, RSGM USU, bekerja sama dengan Unilever Indonesia dan sejumlah pihak ketiga pada hari ini.

“Program ini sejalan dengan visi dan misi Perguruan Tinggi, yaitu terkait dengan bagaimana menyukseskan sustainable development goals, dimana salah satunya adalah kesehatan yang bisa kemudian diinventarisir dan dicatat sebagai upaya kita untuk mendorong tujuan tersebut terpenuhi,” katanya.

Menurut Data Riskesdas 2018, di Provinsi Sumatera Utara ada 39,15% proporsi masalah gigi (rusak, berlubang, sakit) dan hanya 1,23% masyarakat di atas usia 3 tahun yang mengunjungi tenaga medis gigi dalam satu tahun terakhir. Lebih lanjut hanya 2,49% warga yang menyikat gigi di waktu yang benar, pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur.

Sedangkan, Dekan FKG USU, Dr. drg. Essie Octiara, Sp. KGA., Subsp.PKOA(K) mengatakan bahwa berdasarkan studi yang dilakukan FKG USU tahun 2020 mengenai kondisi kesehatan gigi dan mulut anak usia di bawah 3 tahun di Medan, 56% dari responden mengalami masalah gigi berlubang karena ketidaktahuan orang tua untuk menjaga kesehatan gigi anak mereka.

“Padahal meskipun baru usia 1 tahun, anak sudah harus rutin disikat giginya. Untuk anak 1-2 tahun bisa tetap menggunakan pasta gigi seukuran biji beras saja,” katanya.

Tidak hanya anak kecil, orang dewasa pun perlu lebih rajin menjaga kesehatan gigi dan mulut, terlebih ketika berpuasa. Seperti yang dikemukakan Direktur RSGM USU, drg. Siti Salmiah Sp.KGA.Subsp.KKA(K) mengatakan bahwa pada saat puasa terjadi peningkatan sejumlah masalah di seputar gigi dan mulut, salah satunya adalah halitosis atau bau mulut. Penyebab halitosis bisa dari pencernaan maupun gigi berlubang.

“Karena di dalam gigi berlubang itu sisa makanan dapat menumpuk dan akhirnya karena ada bakteri jadi menimbulkan bau tidak sedap,” sebut Siti.

Oleh karena itu, Program Senyum Sehat Indonesia hadir untuk memberikan perawatan gigi tanpa biaya kepada 1000 santri/murid SD dengan berbagai kegiatan seperti pencabutan sederhana, penambalan sederhana, pembersihan karang gigi, tindakan pencegahan permasalahan gigi, edukasi mengenai kesehatan gigi dan mulut dan sikat gigi bersama. Mutiara Aini, santri putri kelas 3 MTs Pesantren Darul Arafah mengaku senang dapat mengikuti program ini.

”Ini juga pertama kali saya ikut program pemeriksaan gigi dan mulut, rasanya jadi senang tahu cara merawat gigi dan mulut. Dan tahu cara menggosok gigi yang baik dan benar sehingga tidak sakit saat menggosok gigi,” sebutnya.

“Dengan dilaksanakannya program Senyum Sehat Indonesia di kota Medan, kami berharap semakin banyak masyarakat baik anak-anak maupun dewasa yang bisa merasakan manfaat dari gigi yang kuat dan mulut yang sehat. Program ini sudah berjalan di Kota Lampung, Padang, Banda Aceh, dan masih akan berjalan sepanjang tahun 2024 bersamaan dengan momen World Oral Health Day (WOHD) dan Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) agar jangkauan manfaatnya lebih luas lagi,” tutur Ratu Mirah.(gus)