23.2 C
Medan
Thursday, April 2, 2026
Home Blog Page 7

Rutan Sidikalang Gencarkan Razia Blok Hunian, Petugas Sita Pisau Rakitan hingga Botol Kaca

FOTO BERSAMA: Kepala KPR Rutan Kelas IIB Sidikalang Brema Barus, foto bersama tim dan anggota TNI usai melakukan razia di Rutan itu, Sabtu (14/3) malam.SUMUT POS/istimewa.
FOTO BERSAMA: Kepala KPR Rutan Kelas IIB Sidikalang Brema Barus, foto bersama tim dan anggota TNI usai melakukan razia di Rutan itu, Sabtu (14/3) malam.SUMUT POS/istimewa.

DAIRI – Rumah Tahanan Negara Rutan Kelas IIB Sidikalang terus memperketat pengawasan terhadap warga binaan dengan menggelar razia insidentil di sejumlah kamar hunian. Langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan terhadap peredaran barang terlarang serta potensi praktik pungutan liar di dalam rutan.

Razia gabungan yang melibatkan petugas rutan dan unsur Tentara Nasional Indonesia tersebut dilaksanakan pada Sabtu (14/3) malam. Tim yang terdiri dari 17 personel menyisir sejumlah kamar hunian warga binaan di Blok Imam Bonjol secara teliti.

Kepala Rutan Sidikalang, Loviga Sembiring, melalui Kepala Pengamanan Rutan (KPR) Brema Barus, mengatakan razia ini merupakan bagian dari langkah preventif untuk menjaga keamanan dan integritas pelayanan di lingkungan rutan.

Menurut Brema, kegiatan tersebut juga merupakan implementasi dari 13 program akselerasi yang dicanangkan oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia dalam memperkuat pengawasan di lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan.

“Tim yang berjumlah 17 orang melakukan penggeledahan terhadap kamar hunian nomor 16 hingga 23 di Blok Imam Bonjol secara teliti,” ujarnya kepada wartawan.

Ia menegaskan bahwa razia yang dilakukan bukan sekadar rutinitas keamanan, tetapi merupakan langkah nyata untuk memastikan tidak ada barang terlarang maupun fasilitas yang disalahgunakan oleh warga binaan.

“Kami berkomitmen menciptakan lingkungan yang bersih dan transparan. Razia gabungan ini adalah bukti nyata bahwa tidak ada ruang bagi barang ilegal maupun praktik pungli di Rutan Sidikalang,” tegas Brema.

Dari hasil penggeledahan tersebut, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang yang dilarang berada di dalam kamar hunian warga binaan. Barang-barang yang disita di antaranya enam pisau rakitan, dua pisau cukur, satu gunting, delapan botol kaca, delapan mancis, dua sendok besi, serta sejumlah barang lain seperti penggaris besi, jarum, dan kartu remi.

Seluruh barang temuan tersebut langsung didata oleh petugas sebelum akhirnya dimusnahkan di tempat guna mencegah potensi penyalahgunaan di kemudian hari.

Brema menambahkan, sinergi antara pihak rutan dan TNI diharapkan mampu memperkuat sistem pengamanan serta menutup celah yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan ilegal di dalam rutan.

“Kerja sama ini penting untuk memutus potensi gangguan keamanan serta menjaga marwah institusi pemasyarakatan dari segala bentuk penyimpangan,” pungkasnya. (rud/ila)

Pelindo Regional 1 Salurkan 5.815 Paket Sembako

SALURKAN: Pelindo Regional 1 menyalurkan paket sembako kepada masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan pelabuhan di wilayah kerjanya, Senin (16/3/2026).
SALURKAN: Pelindo Regional 1 menyalurkan paket sembako kepada masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan pelabuhan di wilayah kerjanya, Senin (16/3/2026).

PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 1 menyalurkan ribuan paket bantuan sembako kepada masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan pelabuhan di wilayah kerjanya, Senin (16/3/2026).

Secara keseluruhan, sebanyak 5.815 paket sembako didistribusikan kepada warga sebagai bagian dari program kepedulian sosial perusahaan.

Penyaluran bantuan tersebut merupakan implementasi dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pelindo Regional 1 yang bertujuan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang berada di sekitar area operasional pelabuhan.

Wilayah penerima bantuan meliputi sejumlah daerah yang berada dalam cakupan operasional Pelindo Regional 1, yakni Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Riau Daratan, dan Aceh. Proses distribusi dilakukan secara bertahap melalui koordinasi dengan berbagai pihak agar bantuan dapat disalurkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Manager Hukum dan Humas Pelindo Regional 1 Fadillah Haryono, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud komitmen perusahaan dalam menjaga hubungan yang harmonis dengan masyarakat di sekitar pelabuhan.

Menurutnya, kehadiran perusahaan di tengah masyarakat tidak hanya berfokus pada kegiatan operasional pelabuhan, tetapi juga harus memberikan dampak positif bagi lingkungan sosial di sekitarnya.

“Melalui penyaluran ribuan paket sembako ini, kami berharap dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara Pelindo dan masyarakat yang selama ini hidup berdampingan dengan aktivitas pelabuhan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa program sosial seperti ini akan terus dilaksanakan sebagai bentuk kontribusi nyata perusahaan bagi masyarakat serta sebagai upaya memperkuat sinergi antara Pelindo Regional 1 dengan lingkungan sekitar.

Melalui kegiatan tersebut, Pelindo Regional 1 berharap dapat terus berperan aktif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah operasionalnya.(san/ila)

Rico Waas Lantik Empat Pejabat Tinggi Pratama

LANTIK: Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas melantik empat Pejabat Tinggi Pratama.
LANTIK: Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas melantik empat Pejabat Tinggi Pratama.

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan empat Pejabat Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Medan, di Ruang Rapat III Kantor Wali Kota, Jumat (13/3/2026).

Dalam arahannya, Rico Waas menekankan agar jabatan yang diemban dijalani dengan ikhlas karena tantangan ke depan akan semakin berat. “Embanlah jabatan ini dengan seikhlas hati dan setulus hati. Tanggung jawab yang diemban tidak hanya kepada pemerintah, tetapi juga kepada masyarakat dan kepada Tuhan,” kata Rico Waas dalam arahannya kepada para pejabat yang dilantik.

Pelantikan tersebut juga dihadiri Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan Wiriya Alrahman.

Empat pejabat yang dilantik yakni Rasyid Ridho Nasution, S.STP sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Sebelumnya ia menjabat sebagai Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Kota Medan.

Kemudian Hendra Ridho Gunawan Siregar, AP, M.Si dilantik sebagai Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan. Sebelumnya ia menjabat sebagai Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Medan.

Selanjutnya Wandro Abadi Agnellus Malau

dilantik sebagai Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan setelah sebelumnya menjabat sebagai pelaksana tugas (Plt) pada dinas tersebut.

Sementara itu, Ahmad Untung Lubis resmi menjabat sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan setelah sebelumnya juga menjabat sebagai pelaksana tugas pada dinas yang sama.

Rico Waas mengatakan pelantikan tersebut dilakukan karena kebutuhan percepatan pembangunan di Kota Medan melalui dinas-dinas yang dipimpin para pejabat tersebut.

Menurutnya, peningkatan jabatan juga berarti peningkatan tanggung jawab yang tidak sederhana. Para pejabat diminta menjalankan tugas dengan penuh dedikasi dan pengabdian kepada bangsa dan negara.

Secara khusus kepada Kepala DPMPTSP yang baru dilantik, Rico Waas menegaskan pentingnya meningkatkan profesionalitas dalam pengelolaan investasi dan pelayanan perizinan di Kota Medan.

“Tahun lalu nilai investasi kita cukup besar. Kalau tahun ini tidak mencapai target, tentu ada yang perlu dievaluasi dalam pola kerja. Investasi akan terus datang, tetapi bagaimana kita mengelolanya dengan baik itu menjadi tanggung jawab DPMPTSP,” ujarnya.

Kepada Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan, Rico Waas meminta agar segera memperkuat dukungan terhadap pelaku UMKM serta sektor perdagangan dan industri di Kota Medan.

Ia juga menyinggung program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu tugas penting bagi Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan. Program tersebut, kata Rico Waas, harus dapat dilaksanakan dengan baik di Kota Medan sekaligus memastikan stabilitas pasokan dan harga pangan.

Sementara kepada Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Rico Waas menegaskan bahwa tugas yang diemban membutuhkan kesiapsiagaan tinggi karena berkaitan langsung dengan keselamatan masyarakat.

Di akhir arahannya, Rico Waas kembali mengingatkan para pejabat yang dilantik agar tidak menyalahgunakan jabatan, termasuk menjadikannya sebagai sarana mencari keuntungan pribadi.

“Ingat sumpah dan janji jabatan saudara-saudara semua. Jangan jadikan jabatan untuk mencari keuntungan untuk diri sendiri. Pertanggungjawaban bukan hanya di dunia, tetapi juga kepada Tuhan,” pesannya. (map/ila)

Tim Cakrawala Dishub Medan Gerak Cepat, Jukir Pungut Tarif Lama Diamankan

DIAMANKAN: Tim Cakrawala Dishub Medan mengamankan seorang jukir karena melakukan pungut tarif lama parkir.
DIAMANKAN: Tim Cakrawala Dishub Medan mengamankan seorang jukir karena melakukan pungut tarif lama parkir.

Tim Cakrawala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan bergerak cepat menindak juru parkir (jukir) yang kedapatan memungut tarif parkir menggunakan tarif lama di kawasan Olimpia, Jalan MT Haryono, Kecamatan Medan Kota.

Penindakan tersebut dilakukan setelah adanya aduan masyarakat yang sempat viral di media sosial. Menanggapi laporan tersebut, petugas Dishub langsung turun ke lokasi bersama aparat kepolisian dari Polsek Medan Kota untuk mengamankan jukir yang bersangkutan.

Katim Humas Dishub Kota Medan Ali Hahn, mengatakan pihaknya merespons cepat laporan masyarakat terkait praktik pungutan parkir yang tidak sesuai dengan tarif resmi.

“Kemarin viral juga di media sosial. Oleh karena itu kita bersama pihak Polsek Medan Kota turun ke lokasi untuk mengamankan jukir tersebut,” ujar Ali Hahn saat dikonfirmasi, Senin (16/3/2026).

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, jukir tersebut mengakui perbuatannya yang masih menggunakan tarif lama saat menarik biaya parkir dari pengendara. Tarif yang dipungut yakni Rp3.000 untuk kendaraan roda dua dan Rp5.000 untuk kendaraan roda empat.

“Jukir itu mengakui semua perbuatannya dan berjanji tidak akan mengulangi lagi. Ia juga membuat surat pernyataan. Selain itu, kami menyita beberapa lembar karcis parkir tarif lama dari yang bersangkutan,” jelasnya.

Ali menegaskan, Tim Cakrawala Dishub Kota Medan akan terus melakukan patroli dan pengawasan di berbagai titik parkir untuk memastikan para jukir mematuhi aturan yang berlaku.

Ali juga mengingatkan bahwa tarif parkir resmi yang berlaku di Kota Medan saat ini adalah Rp2.000 untuk kendaraan roda dua dan Rp4.000 untuk kendaraan roda empat.

“Tarif parkir di Kota Medan saat ini roda dua Rp2.000 dan roda empat Rp4.000. Jika ada jukir yang tetap nekat mengutip di luar tarif yang ada, pasti akan kita tindak tegas,” tegasnya.

Ali turut mengimbau masyarakat agar lebih berani menolak jika diminta membayar parkir dengan tarif yang tidak sesuai. Ia juga meminta warga untuk selalu meminta karcis parkir sebagai bukti pembayaran.

“Tidak usah dibayar jika menggunakan tarif lama. Mintalah karcis parkir saat membayar tunai. Jika merasa jukir tidak beres, segera laporkan kepada kami agar bisa segera ditindak,” pungkasnya. (map/ila)

BKKBN Sumut Buka Posko di Stasiun KAI bagi Pemudik

BINGKISAN: Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumut Dr Fatmawati saat memberikan bingkisan kepada pemudik, di Stasiun KAI Medan.(Dewi Syahruni Lubis/Sumut Pos)
BINGKISAN: Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumut Dr Fatmawati saat memberikan bingkisan kepada pemudik, di Stasiun KAI Medan.(Dewi Syahruni Lubis/Sumut Pos)

MEDAN- Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga melalui Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) membuka posko layanan bagi pemudik di lantai dua Stasiun Kereta Api Indonesia (KAI) Medan, Senin (16/3).

Posko tersebut dibuka secara resmi oleh Gubernur Sumut, Bobby Nasution, dan diperuntukkan untuk umum, khususnya bagi yang sudah berkeluarga dengan menyediakan berbagai layanan kesehatan, keluarga berencana (KB), hingga konseling keluarga, yang bertujuan agar masyarakat yang akan mudik tetap dalam keadaan sehat serta terlayani dengan baik selama di perjalanan.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumut Dr Fatmawati mengatakan, kehadiran posko ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam mendampingi keluarga yang melakukan perjalanan pulang kampung.

“Kami dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga ingin hadir bersama keluarga yang mudik. Negara harus hadir di tengah masyarakat yang akan melaksanakan mudik Lebaran tahun ini,” ujarnya.

Dr Fatmawati menjelaskan, posko ini tidak hanya memberikan pelayanan kesehatan dasar, tetapi juga layanan KB serta konseling keluarga. Layanan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat menjaga kesehatan sekaligus meningkatkan ketahanan keluarga.

Di posko mudik ini, lanjut Fatmawati, BKKBN menyediakan beberapa layanan utama, antara lain layanan keluarga berencana (KB) bagi pasangan usia subur, termasuk konsultasi penggunaan alat kontrasepsi serta pemeriksaan kesehatan dasar, seperti pengecekan tekanan darah dan gula darah.

“Kami juga memberikan bingkisan lebaran bagi pemudik yang mengecek kesehatannya di posko kami, sebagai bentuk apresiasi sekaligus untuk meningkatkan partisipasi masyarakat,” katanya.

Fatmawati menambahkan, layanan konseling dilakukan melalui Satyagatra Andaliman, yakni pusat pelayanan keluarga sejahtera yang dihadirkan untuk memberikan pendampingan kepada masyarakat. “Melalui Satya Gatra Andaliman, kami menyediakan ruang konseling bagi keluarga yang membutuhkan solusi terhadap berbagai masalah kehidupan keluarga,” ujarnya.

Dalam hal ini, sambungnya, posko layanan mudik BKKBN Sumut dibuka di dua lokasi strategis yang menjadi titik pergerakan pemudik, yaitu di Stasiun KAI Medan yang dibuka hari ini (Senin) dan Terminal Bus Amplas yang dibuka Selasa (17/3).

Fatmawati menegaskan, bahwa program tersebut merupakan bagian dari upaya mendorong ketahanan dan pembangunan keluarga. Menurutnya, keluarga yang kuat menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan nasional, termasuk menuju visi Indonesia Emas.

“Isu ketahanan keluarga sangat penting. Jika keluarga tidak kuat, maka berbagai target pembangunan bangsa akan sulit tercapai,” tegasnya.

Fatmawati mengungkapkan, bahwa pendekatan pembangunan keluarga, selanjutnya dilakukan sepanjang siklus kehidupan, mulai dari keluarga dengan anak balita hingga keluarga lanjut usia. Program ini juga diharapkan dapat mendorong peningkatan kesejahteraan keluarga, termasuk melalui penguatan ekonomi keluarga.

Ia juga mengimbau para pemudik untuk tetap menjaga kesehatan selama perjalanan. Pemudik juga diharapkan memanfaatkan layanan yang tersedia di posko sebagai upaya menjaga kondisi kesehatan selama arus mudik.

“Kami berharap para pemudik tetap menjaga kesehatan, tetap ber KB terutama pil, kondom dan suntikan jika sudah jatuh tempo selama di kampung halaman, harus ke Fasilitas Kesehatan (Faskes). Serta tetap jaga keutuhan keluarga, karena ketahanan keluarga itu menjadi kunci utama dalam menjaga pondasi kita dalam bernegara,” pungkasnya. (dwi/ila)

Silaturahmi ke Ulama dan Tokoh Masyarakat, PKB Sumut Perkuat Persatuan Umat

SILATURAHMI: Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sumut saat silaturahmi dengan para ulama dan tokoh masyarakat di sejumlah daerah di Sumatera Utara.
SILATURAHMI: Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sumut saat silaturahmi dengan para ulama dan tokoh masyarakat di sejumlah daerah di Sumatera Utara.

Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Sumatera Utara melakukan kegiatan silaturahmi dengan para ulama dan tokoh masyarakat di sejumlah daerah di Sumatera Utara. Kegiatan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas peran para ulama dan tokoh masyarakat dalam menjaga kerukunan serta persatuan umat di tengah masyarakat.

Sekretaris DPW PKB Sumut, Zeira Salim Ritonga, mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan di berbagai daerah seperti Kabupaten Batu Bara, Kabupaten Asahan, Kota Tanjung Balai, Kabupaten Labuhanbatu, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Kabupaten Deli Serdang hingga Kota Medan. Selain itu, kegiatan ini juga akan dilaksanakan di berbagai daerah lainnya hingga menjangkau seluruh 33 kabupaten/kota di Sumatera Utara.

Zeira mengatakan rangkaian kegiatan silaturahmi tersebut berlangsung selama beberapa hari, yakni dimulai dari tanggal 12 hingga 17 Maret 2026.“Kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi DPW PKB Sumatera Utara kepada para ulama dan tokoh masyarakat yang selama ini memiliki peran besar dalam menjaga kerukunan serta persatuan umat di tengah masyarakat,” ujar Zeira Salim Ritonga saat memberikan keterangannya, Senin (16/3/2026).

Wakil Ketua Komisi A DPRD Sumut itu menjelaskan, kegiatan tersebut juga merupakan tindak lanjut dari instruksi langsung Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB, Muhaimin Iskandar, yang meminta seluruh kader PKB di seluruh Indonesia untuk terus menjalin kedekatan dengan para ulama dan tokoh masyarakat.

Menurutnya, ulama dan tokoh masyarakat memiliki peran penting sebagai penyejuk di tengah masyarakat serta menjadi benteng utama dalam menjaga persatuan bangsa.

“Ini juga merupakan arahan langsung dari Ketua Umum DPP PKB, Gus Muhaimin, agar seluruh kader PKB di seluruh Indonesia selalu dekat dengan para ulama dan tokoh masyarakat sebagai benteng utama dalam menjaga persatuan bangsa,” jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut, DPW PKB Sumut juga menyerahkan tali asih dan cenderamata kepada para ulama serta tokoh masyarakat. Pemberian tersebut merupakan bentuk penghormatan dan rasa takzim dari keluarga besar PKB kepada para tokoh agama dan tokoh masyarakat.

“Pemberian tali asih dan cenderamata ini merupakan bentuk takzim dan rasa hormat PKB kepada para ulama dan tokoh masyarakat yang telah memberikan kontribusi besar dalam menjaga kerukunan umat dan kehidupan bermasyarakat,” kata Zeira.

Kegiatan silaturahmi tersebut dihadiri sejumlah pengurus DPW PKB Sumatera Utara. Hadir mewakili Ketua DPW PKB Sumut yakni Sekretaris Zeira Salim Ritonga, Bendahara dr. Dewi Fitriana, Wakil Sekretaris Ita Julianti, serta sejumlah pengurus lainnya.

Melalui kegiatan tersebut, DPW PKB Sumut berharap hubungan antara PKB dengan para ulama dan tokoh masyarakat dapat semakin erat. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kerukunan, persatuan umat, serta nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat.(san/ila)

MotoGP Qatar Digeser Awal November, Debut Mesin 850cc Bisa Tertunda

MotoGP Qatar. (Dok. MotoGP)
MotoGP Qatar. (Dok. MotoGP)

JAKARTA – MotoGP telah memutuskan untuk menjadwal ulang Grand Prix Qatar karena perang Iran. MotoGP memilih menggeser kalender GP Qatar yang sedianya berlangsung pada 13 April, digeser pada 6-8 November.

Artinya, GP Qatar akan menjadi bagian akhir dari tiga balapan beruntun bersama Australia dan Malaysia. Sementara itu, GP Portugal diundur pada 22 November, dan balapan pemungkas GP Valencia pada 29 November. Dengan perubahan ini, tes pasca balapan Valencia, yang akan menandai debut mesin 850cc baru, kemungkinan akan berlangsung pada 1 Desember.

“Keputusan ini diambil dengan sangat hati-hati dan dalam koordinasi penuh dengan mitra kami di Qatar dan di seluruh paddock,’’ kata CEO MotoGP Carmelo Ezpeleta seperti dikutip Crash

“Prioritas kami selalu keselamatan dan kesejahteraan semua orang yang terlibat dalam MotoGP, serta memastikan bahwa setiap grand prix diselenggarakan dengan standar setinggi mungkin,’’ ujarnya.

Bagi fans yang sudah memegang tiket, mereka diberi kesempatan untuk mengalihkan tiket ke seri berikutnya.

“Saya juga ingin berterima kasih kepada mitra kami di Portimao dan Valencia atas kolaborasi dan fleksibilitas mereka dalam membantu kami mewujudkan transisi yang lancar ke kalender yang direvisi,’’ lanjutnya.

Abdulrahman bin Abdullatif Al Mannai, Presiden Federasi Motor Qatar dan Sirkuit Internasional Lusail (LIC) sepakat dengan perubahan itu.

‘’Kami menghormati dan mendukung keputusan untuk menunda GP Qatar hingga 6–8 November 2026,’’ paparnya. (jpc/tri)