27 C
Medan
Sunday, April 12, 2026
Home Blog Page 723

Pelni Medan Maksimalkan Koordinasi untuk Arus Mudik Lebaran 2024

Kepala Cabang PT Pelni Medan Biwa Abi Laksana.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) cabang Medan maksimalkan koordinasi guna melancarkan pelayanan penumpang periode Lebaran 2024.

“Kami melakukan koordinasi dengan semua ‘stakeholder’ di Pelabuhan Belawan,” ujar Kepala Cabang PT Pelni Medan, Biwa Abi Laksana ,Rabu (24/01/2024).

Biwa menjelaskan, guna mensukseskan angkutan Lebaran 2024, pihaknya belajar dari pengalaman mudik Lebaran 2023 serta mudik Nataru 2023-2024. “Saat itu, Pelni Medan mencatat puluhan ribu penumpang berangkat dan tiba di Pelabuhan Belawan,” jelasnya.

“Tercatat Maret-April 2023, termasuk masa Lebaran 2023, ada sekitar 23.673 penumpang Pelni yang turun di Pelabuhan Belawan,” ungkap Biwa.

Biwa menambahkan, pada saat mudik Nataru 2022-2024, yaitu periode 18 Desember sampai dengan 8 Januari, kapal milik Pelni yaitu KM Kelud dan KM Dorolonda membawa 20.244 penumpang dari Pelabuhan Belawan. Selanjutnya 22.830 penumpang yang turun di Pelabuhan Belawan. Para penumpang tersebut sebahagian besar tujuan dan keberangkatan dari Batam.

Biwa juga menyampaikan, ada beberapa hal yang menjadi catatan pihaknya, khususnya sepanjang Nataru 2023-2024, yakni perbaikan minor beberapa infrastruktur di Pelabuhan Belawan.

Hal tersebut sudah dikomunikasikan dengan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo). “Jadi semua teratasi. Kami akan terus berkoordinasi dengan para ‘stakeholder’ mulai Februari 2024,” ujarnya.

Pelni Medan nantinya akan berkoordinasi dengan pemangku kepentingan seperti Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang dalam hal ini Dinas Perhubungan Sumut, PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo), Kantor Kesyahbandaran Utama (KSU) Belawan, Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Belawan, Polri dan TNI. Selanjutnya, Pelni Medan juga memastikan keamanan dan keselamatan pelayaran kapal-kapal mereka.

“Alhamdulillah pada masa Natal dan Tahun Baru semua lancar, tidak ada ‘accident’,” ujar Biwa. (mag-1/tri)

Pj Gubernur Sumut Soroti Sarana dan Prasarana Pendidikan di Kepulauan Nias

Pj Gubernur Sumut, Hassanudin.(ist/SUMUT POS)

GUNUNGSITOLI, SUMUTPOS.CO – Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Hassanudin menyampaikan empat poin penting dalam pembangunan di Kepulauan Nias tahun 2025. Keempat poin tersebut antara lain Indeks Pembangunan Manusia (IPM), pertumbuhan ekonomi, infrastruktur dasar dan tata kelola pemerintahan.

Bidang IPM perlu perhatian pada pendidikan, kesehatan dan perekonomian masyarakat. Pertumbuhan ekonomi perlu peningkatan UMKM, pariwisata dan kemandirian pangan. Sedangkan infrastruktur dasar akses jalan utama perlu ditingkatkan, irigasi yang lebih baik, serta ketersediaan air minum. Terakhir, tata kelola pemerintahan, perlunya peningkatan komunikasi dan kerja sama antarpemerintah di Kepulauan Nias.

“Berdasarkan riset Kementerian Pendidikan tahun 2022 ada 490 anak putus sekolah di Kepulauan Nias, 50 sekolah rusak dan 22,3% stunting, ini perlu menjadi perhatian kita bersama,” kata Pj Gubernur Hassanudin pada pembukaan Pra Musrembang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Sumut tahun 2025, Zona Kepulauan Nias, di Aula STT Sunderman, Gunungsitoli, Rabu (24/1/2024).

Tingginya angka kemiskinan, juga menjadi perhatian khusus di Kepulauan Nias, terutama Kabupaten Nias Utara, Nias Selatan, Nias Barat dan Nias. Hassanudin meminta Pemkab dan Pemko di Kepulauan Nias berkomitmen, berinovasi, serta memperkuat kerja sama dengan daerah lain.

“Sekitar 10% produksi perikanan tangkap Sumut berasal dari Nias, Nias juga punya sektor pariwisata yang mendunia, ini harus terus kita pacu untuk kesejahteraan masyarakat, hilangkan ego sektoral agar tercipta sikronisasi dan integrasi antardaerah,” kata Hassanudin, yang datang bersama Pj Ketua TP PKK Sumut Dessy Hassanudin.

Pada pembukaan Pra Musrenbang ini, Hassanudin juga memberikan bantuan peralatan pertanian, bibit cabai dan pupuk organik. Kemudian meninjau stan-stan UMKM yang berada di lokasi, dia pun berharap ekonomi kerakyatan di Nias, terus berkembang.

“Saya senang melihat masyarakat sudah mulai menanam cabai, ada juga padi, ini untuk ketahanan pangan kita, apalagi inflasi di sini cukup tinggi,” kata Hassanudin.

Sementara itu, Plt Wali Kota Gunungsitoli Sowa’a Laoli menjelaskan, salah satu penyebab rendahnya pendapatan masyarakat adalah permasalahan infrastruktur yang belum memadai dan kurangnya pemberdayaan masyarakat. Untuk itu, perhatian khusus dari Pemprov Sumut, sangat diharapkan.

“Infrastruktur terutama jalan masih sangat perlu dukungan dari Pemerintah Provinsi, karena ini sangat berpengaruh pada perekonomian masyarakat, begitu juga dengan pemberdayaan masyarakat kita terutama bidang pertanian, perikanan,” kata Sowa’a Laoli.

Hadir pada Pra Musrenbang Kepulauan Nias Bupati Nias Ya’atulo Gulo, Bupati Nias Selatan Holarius Duha dan Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu. Hadir juga OPD terkait Pemprov Sumut, Sekda se-Kepulauan Nias serta OPD se-Kepulauan Nias.(gus/ram)

Muhammad Husni Jadi Kadis Lingkungan Hidup

LANTIK: Wali Kota Medan, Bobby Nasution melantik Pimpinan Tinggi Pratama di Ruang Rapat III Kantor Wali Kota Medan, Rabu (24/1/2024).

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Wali Kota Medan, Bobby Nasution melantik dan mengambil sumpah empat Pimpinan Tinggi Pratama di Ruang Rapat III Kantor Wali Kota Medan, Rabu (24/1/2024).

Adapun keempat pimpinan tinggi pratama yang dilantik tersebut, yakni Muhammad Husni Kepala Dinas Lingkungan Hidup, sebelumnya Husni menjabat sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Kemudian, Alexander Sinulingga sebagai Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (PKPCKTR), sebelumnya Alexander merupakan Sekretaris Bappeda. Alexander terpilih sebagai Kadis PKPCKTR setelah lulus dalam proses lelang jabatan.

Selanjutnya ada nama Dammikrot Harahap sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga. Sebelumnya, Dammikrot menjabat sebagai Staff Ahli Wali Kota Medan Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik.

Terakhir, ada nama Suryadi Panjaitan yang dilantik sebagai Staf Ahli Wali Kota Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik untuk menggantikan Dammikrot. Sebelumnya, Suryadi menjabat sebagai Kadis Lingkungan Hidup.

Saat pelantikan, Wali Kota Medan, Bobby Nasution, mengingatkan banyaknya pekerjaan fisik yang ditargetkan selesai pada 2024. Oleh sebab itu, Bobby meminta Dinas PKPCKTR untuk memastikan setiap pekerjaan di lapangan sesuai dengan progress.

“Jangan ada keterlambatan, dan target penyelesaian agar bisa dipenuhi,” ucap Bobby Nasution dalam kegiatan yang dihadiri antara lain oleh Sekda Wiriya Alrahman, Ketua TP PKK Medan Kahiyang Ayu Bobby Nasution, Inspektur Sulaiman Harahap, dan Kepala BKDPSDM Sutan Tolang Lubis itu,

Bobby Nasution juga mengingatkan Kadis PKPCKTR untuk memperbaiki citra yang kurang baik akhir-akhir ini. Bobby mengaku tidak ingin mendengar lagi tentang kewajiban setor bagi kontraktor yang mendapat pekerjaan di Dinas tersebut.

“Saya minta tolong hal ini dipastikan tidak terjadi lagi,” ujarnya.

Saat itu, Bobby Nasution juga meminta Dinas Lingkungan Hidup agar dapat menyelesaikan target-target yang sudah ada. Prinsip Reduce, Reuse, Recycle (3R) dalam mengelola sampah harus bisa benar-benar dilakukan pada tahun ini.

“Harus ada produknya, harus ada dalam bentuk barang jadi. Bantu para pelaku, penggiat lingkungan hidup, yang hari ini sudah melakukan reduse dengan beberapa jenis produk. Dibantu bukan hanya masalah produksinya, juga masalah perizinannya,” kata Bobby.

Selanjutnya, Bobby juga mengingatkan kepada Dinas Pemuda dan Olahraga pada 2024 ini bahwa Sumut dan Aceh menjadi tuan rumah PON.

“Medan sebagai ibu kota Provinsi Sumut harus melakukan persiapan, baik itu SDM, maupun bila ditunjuk sebagai salah satu venue,” pesannya.

Orang nomor satu di Pemko Medan itu juga meminta Dinas Pemuda dan Olahraga agar menjaga aset-aset Pemko Medan.

“Pastikan aset-aset yang di bawah Dinas Pemuda dan Olahraga jangan sampai hilang, jangan sampai diambil oleh siapa pun sejengkal pun,” tegas Bobby Nasution seraya menambahkan, aset-aset itu harus bisa dimanfaatkan untuk memajukan olahraga dan meningkatkan kualitas SDM.

Terakhir Bobby Nasution kembali mengingatkan agar pejabat yang dilantik ini tidak melakukan korupsi dan pungli.

“Jadikan jabatan ini sebagai amanah yang baik bagi masyarakat Medan, keluarga, dan diri sendiri,” pungkasnya. (map/ram)

Tips Memilih AC, Biar Tagihan Listrik Tetap Hemat

Interior poster mock up living room with colorful white sofa . 3D rendering.

SUMUTPOS.CO – Perangkat pendingin udara (air conditioner – AC) semakin menjadi bagian yang tak terpisahkan dari masyarakat Indonesia. Berada di iklim tropis, apalagi area perkotaan, membuat kenikmatan udara sejuk dan nyaman dalam sebuah hunian menjadi dambaan. Namun, untuk memilih AC supaya tetap hemat bukan perkara sepele.

Dengan kecenderungan penggunaan dalam jangka waktu panjang, seperti pada waktu istirahat malam, AC jadi perangkat elektronik yang punya kontribusi tinggi pada tagihan listrik.

Alih-alih dapat udara sejuk dan nyaman, malah justru bingung dihadapkan dengan tingginya tagihan listrik bulanan.

Setidaknya ada lima hal yang patut diperhatikan sebelum memutuskan membeli atau mengganti AC.
1. Sesuaikan kapasitas AC dengan luas ruang penempatan AC punya kapasitas pendinginan yang dikenal dengan sebutan PK atau paardenkracht.

Kapasitas pendinginan ini mesti disesuaikan dengan luas ruang penempatan. Terlalu kecil, bakal buat AC kerja ekstra untuk mendapatkan suhu yang diinginkan. Sementara jika PK terlalu besar, selain ruangan terasa terlalu dingin, kapasitas pendinginan besar ini akan membuat tagihan listrik lebih tinggi.

Cara menghitung PK agar sesuai dengan kebutuhan ruang, didapat dengan perhitungan luas ruang dikali dengan satuan panas British Thermal Unit (BTU) dan kemudian dibagi dengan 9,000 BTU.

Besarnya satuan BTU ini, bergantung pada kecenderungan tingginya suhu ruang.

Semakin panas, semakin besar. Untuk suhu rata-rata misalnya, cukup kalikan dengan 600 BTU. Namun bila suhu ruang cenderung panas dari lingkungan sekitar, atau ada di lantai basement, tinggikan angkanya misalnya hingga 1,000 BTU.

Contoh sebuah kamar berukuran 3×4 meter persegi dengan suhu ruang rata-rata. Perhitungannya menjadi (3x4x600) : 9000 = 0,8 yang berarti kamar tidur tersebut membutuhkan AC dengan kapasitas yang mendekatinya yaitu 0,75 atau ¾ PK. Sesuaikan perhitungan ini dengan perubahan luasan ruang dan suhu rata-ratanya.

2. Ketahui sumber panas dalam ruang

Masih terkait dengan pemilihan kapasitas pendinginan yang pas, perlu perhatikan juga sumber panas dalam ruang. Tak cuma lampu dan perangkat elektronik lainnya, tapi termasuk juga jendela. Makin banyak sumber panas, maka makin tinggi juga kapasitas pendinginan AC yang mesti dipilih.

Setelahnya, penempatan AC juga perlu jadi perhatian. Pasang unit AC jauh dari sumber panas.Hal ini karena bila berdekatan dengan sumber panas, memaksa AC bekerja lebih keras sehingga membuat konsumsi daya listrik membengkak dan pendinginannya jadi tidak maksimal.

3. Sesuaikan suhu AC dengan suhu udara sekitar

Yang banyak terjadi, saat suhu ruang terasa panas, AC cenderung disetel pada suhu terendah. Kebanyakan orang berpikir, menyetel AC pada suhu minimum, akan buat pendinginan lebih baik. Padahal sebenarnya tidak demikian. Yang terjadi, karena suhu yang disetel tak pernah tercapai membuat kerja AC makin berat dan konsumsi daya listrik menjadi lebih tinggi.

Bagi yang tinggal di perkotaan dengan suhu udara rata-rata diatas 32 derajat celcius, menyetel AC pada 10-15 derajat lebih rendah dibandingkan suhu udara sekitar dapat menjadi acuan. Jadi ketika suhu udara sekitar berada di 34 derajat celcius, sebaiknya AC disetel pada suhu 24 derajat.

4. Instalasi Benar dan Perawatan berkala

Instalasi yang tak sesuai prosedur akan mengakibatkan kerja AC lebih berat sehingga menurunkan efektivitas dan ketahanan AC. Misalnya, penempatan unit outdoor AC yang tak memadai dari sisi pembuangan panas atau penggunaan panjang pipa melewati batas maksimum pemipaan unit.

Instalasi yang salah dalam kasus lebih buruk lagi, dapat menghilangkan garansi. Maka, pastikan teknisi yang melakukan instalasi adalah teknisi berpengalaman dan tersertifikasi.

Jangan lupa juga soal perawatan berkala. Pada unit indoor terdapat filter udara dan heat exchanger yang akan tersumbat jika tidak dibersihkan dan dapat menyebabkan timbulnya
berbagai masalah pada AC.

Mulai dari kontrol suhu tidak mencukupi, kehilangan kapasitas, kebocoran air, kebisingan abnormal, konsumsi daya meningkat hingga 20% sampai terjadinya kerusakan spareparts. Tak hanya unit indoor, unit outdoor pun perlu dibersihkan supaya tidak terjadi perubahan pada siklus AC. Untuk pemakaian AC setiap hari, direkomendasikan agar melakukan perawatan setiap tiga bulan.

5. Pilih AC dengan Tanda Hemat Energi 5 Bintang

Kini tinggal satu langkah lagi. Yaitu pilih AC yang memang teruji hemat energi. Untuk hal ini sebenarnya tidak susah.

Pemerintah sudah menerapkan kewajiban penempelan stiker Tanda Hemat Energi untuk setiap AC yang beredar di Indonesia yang dilambangkan dengan bintang. Makin banyak jumlah bintangnya, makin tinggi kemampuannya dalam penghematan energi. Peringkat teratas ditunjukkan dengan raihan lima bintang dalam stiker Tanda Hemat Energi ini.

Bila Anda sudah siap untuk membeli, AC DAIKIN inverter dapat menjadi pilihan. Soal kemampuan penghematan energi, tak perlu diragukan lagi. Tiap model AC inverter DAIKIN telah memiliki peringkat bintang lima Tanda Hemat Energi.

Kapasitas pendinginannya pun beragam, mulai dari ½ PK hingga kapasitas lebih tinggi yang siap menyesuaikan kebutuhan ruang Anda.

Ragam modelnya pun memiliki kelengkapan fitur menarik. Mulai dari penjaga kelembapan dari AC DAIKIN Premium inverter, hingga AC EVO inverter yang juga dilengkapi dukungan Gin-Ion filter untuk kemampuan lebih baik dalam mengeliminasi virus dan bakteri.

Dukungan layanan konsumen DAIKIN pun menjadi daya tariknya. Mulai dari konsultasi kebutuhan, instalasi, pemeliharaan hingga perbaikan dilayani secara terpusat dan terpantau lewat DAIKIN CONTACT CENTER.

Layanan telepon bebas pulsa dengan nomor 0800-108-108-1 ini didukung dengan teknisi yang telah tersertifikasi. Untuk lebih lengkap mengetahui AC inverter DAIKIN, dapat mengunjungi website resminya www.daikin.co.id.(rel)

Gimmick Hal Yang Biasa Dalam Debat, Bobby: Kalau Mau Lebih Santai Diganti Ajang Sillaturahim Saja

Cawapres nomor urut 02, Gibran Rakabuming Raka. Istimewa/Sumut Pos

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Tokoh muda Sumatera Utara (Sumut), Bobby Nasution merespon komentar terkait gimmick Gibran Rakabuming Raka saat debat Calon Wakil Presiden (Cawapres) kedua yang dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) beberapa hari lalu. Di mana, pendukung kandidat lain menilai gimmick Gibran kurang beretika.

Bobby yang juga adek ipar Gibran menilai, apa yang dilakukan Gibran masih tahap wajar. Bahkan, dia mengaku heran dengan apa yang disampaikan para pendukung lain tersebut. “Ketika kami bertanya dianggap tidak beretika, nggak sopan. Giliran kita diserang, kami diam-diam aja dibilangnya,” ujar Bobby Nasution, Selasa (23/1/2024) malam.

Menurutnya, hal seperti itu merupakan hal biasa yang lumrah dalam suasana debat. Bobby menegaskan jika debat selalu dituntut dengan mematuhi etika, lebih baik tidak perlu berdebat.

“Jika ingin suasana yang lebih santai, sebaiknya dijadikan sebagai ajang silaturahmi,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran Sumut, Ade Jona Prasetyo yang juga merupakan calon legislatif DPR-RI dari Sumut mengungkapkan, dalam situasi debat, sudah seharusnya pihak-pihak yang terlibat menunjukkan respons yang tajam dan kontroversial.

Hal ini dikarenakan tak bisa dipisahkan dari dinamika politik. Ia juga membandingkan acara debat seperti di Amerika Serikat. Di mana, seperti tidak memiliki aturan. Bahkan, di Amerika Serikat para pedebat saling mengeluarkan kalimat-kalimat yang cukup kasar demi mendukung argumen mereka. Walau begitu, dirinya juga tidak membenarkan hal tersebut.

Selain itu, Ade Jona menyatakan sejalan dengan pandangan Bobby Nasution, bahwa dalam suasana debat, ketegangan dan kontroversi merupakan hal yang umum yang sering terjadi.

“Di luar sesi debat, Mas Gibran selalu menunjukkan sikap yang baik kepada yang lebih tua. Selalu menunduk, memberi salam, bahkan memeluk yang lebih tua,” jelasnya.

Ini menandakan, lanjutnya, bahwa gestur kontroversial yang ditunjukkan selama debat seharusnya tidak dianggap sebagai masalah yang besar dan personal. “Lebih baik kita fokus mengomentari pada substansi debat. Dimana, ide dan gagasan cawapres dapat disampaikan dengan jelas kepada pemilih,” tandasnya. (dwi/ram)

Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat, Baznas dan PT Pelindo Luncurkan Kampung Wisata Ramah Anak

Baznas RI bekerja sama dengan PT. Pelindo saat peluncuran Kampung Wisata Ramah Anak di Lingkungan XIl Kelurahan Belawan Bahari, Kecamatan Medan Belawan, Rabu (24/1/2024).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Republik Indonesia (RI) bekerja sama dengan PT. Pelindo meluncurkan kembali Kampung Wisata Ramah Anak di Lingkungan XIl Kelurahan Belawan Bahari, Kecamatan Medan Belawan, Rabu (24/1/2024).

Pimpinan Baznas RI Bidang SDM, Keuangan, dan Hukum Kolonel CAJ (Purn) Drs. Nur Hamdani mengatakan, Baznas berkolaborasi dengan Pelindo melakukan revitalisasi Kampung Wisata Ramah Anak ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang berfokus pada kesehatan, keterampilan, dan pemberdayaan ekonomi.

Menurutnya, keberadaan Kampung Wisata Ramah Anak ini merupakan langkah yang positif untuk mencipta kan lingkungan holistik bagi anak-anak, serta mendorong pertumbuhan mereka dalam suasana yang baik, dan nyaman.

“Adapun revitalisasi yang dilakukan Baznas dan Pelindo ini diantaranya
perbaikan kolam ikan kawasan wisata, revitalisasi posyandu anak dan lansia bersama Puskesmas, revitalisasi Taman Baca, hingga pelatihan dan bantuan modal UMKM,” ucap Nur Hamdani.

Nur Hamdani menambahkan, pihaknya juga memberikan makanan tambahan yang akan diberikan kepada anak-anak seperti telur ayam, biskuit, susu. Sedangkan untuk lansia berupa tensi darah, cek gula, dan pemberian susu.

“Kami berharap Kampung Wisata Ramah Anak ini dapat meningkatkan kesejahteraan anak-anak serta meningkatkan ketahanan ekonomi komunitas setempat. Kami juga
mengucapkan terima kasih kepada PT Pelindo, atas kerja sama yang baik ini. Semoga kolaborasi ini memberikan manfaat bagi masyarakat seluas-
luasnya,” ujar Nur Hamdani.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Sosial Kota Medan, Khoiruddin, S.E menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Baznas dan Pelindo yang berupaya mengembangkan masyarakat untuk lebih peduli dalam membangun kampungnya, sehingga kemudian mampu meningkatkan perekonomian masyarakat.

Sementara itu, Manajer SDM & Umum PT. Pelindo Regional 1 Belawan Khairul Ulya mengatakan, Kampung Ramah Anak di Belawan Bahari ini memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata di kota Medan, khususnya untuk daerah Belawan.

“Sebelumnya, PT Pelindo menginisiasi Kampung Ramah Anak di Lingkungan XII Kelurahan Belawan Bahari dan sempat terhenti karena Covid 19. Untuk itu, kami menggandeng BAZNAS untuk membangun kembali Wisata Kampung Ramah Anak ini,” ungkap Khairul.

Khairul berharap, Wisata Kampung Ramah Anak ini dapat berjalan secara
berkelanjutan. “Bisa memberikan banyak manfaat bagi anak-anak, masyarakat sekitar dan juga dapat menjadi contoh bagi masyarakat di sini untuk terampil dalam mengelola kampungnya sebagai wisata sehingga meningkatkan perekonomian masyarakat,” harapnya.

Di sela-sela kegiatan, Ketua Baznas Kota Medan Muhammad Nursyam, S.Pd.I mengucapkan terima kasih atas kolaborasi dari Baznas dan Pemerintah Kota Medan sehingga Wisata Kampung Ramah Anak ini dapat kembali beroperasi.

“Mudah-mudahan adanya Kampung Ramah Anak ini dapat berdampak baik bagi anak-anak dan masyarakat di sekitar Kelurahan Belawan Bahari,” harap Nursyam.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyebaran bibit ikan yang dilakukan Baznas, MUI dan Pelindo disalah satu tambak ikan di Lingkungan XIl Kelurahan Belawan Bahari, Kecamatan Medan Belawan sekaligus peresmian taman bacaan, dan posyandu di lingkungan tersebut.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Baznas Provinsi Sumatera Utara Prof. Mohammad Hatta, Wakil Ketua IV Baznas Provinsi Sumatera H. Azrai Harahap, MA., Ketua Baznas
Kota Medan Muhammad Nursyam, S.Pdl. Ketua MUI Kota Medan Dr. H. Hasan Maksum, Camat Medan Belawan, Yoga Budi Pratama Irawan, S.STP. (mag-1/tri)

Rayakan Ultah Megawati, Meryl Saragih Bagikan 77 Tumpeng ke Masyarakat

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wakil Sekretaris DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara, Meryl Rouli Saragih, membagikan 77 tumpeng kepada masyarakat, dalam rangka memperingati ulang tahun (Ultah) ke-77 Ketua Umum (Ketum) PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, Selasa (23/1/2024).

“Saya ingin merayakan ulang tahun ke-77 Ibu Ketum Megawati Soekarnoputri bersama rakyat. Saya juga sebagai kader, ingin mengucapkan selamat ulang tahun kepada ibu Ketum dengan memberikan tumpeng sebanyak 77 paket kepada masyarakat Kota Medan,” kata Meryl, kemarin.

Anggota DPRD Sumut yang duduk di Komisi A ini mengatakan, bagi-bagi tumpeng ini dimaksudkan agar masyarakat juga ikut merasakan kebahagian Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. “Saya ingin masyarakat ikut merayakan dan merasakan momentum ulang tahun Ibu Megawati yang merupakan sosok peduli kepada wong cilik. Kami seluruh anggota dan kader PDI Perjuangan dengan penuh syukur mengucapkan selamat ulang tahun kepada Ibu Megawati Soekarnoputri,” ucapnya.

Meryl mengaku, Megawati adalah sosok the brave lady. “Ibu Bangsa, guru besar kehormatan dan negarawan, simbol harapan bagi demokrasi, meritokrasi dan nasionalisme. Pemimpin yang merajut keanekaragaman dan melestarikan alam. Berdiri teguh merawat kebhinekaan, memelihara martabat bangsa,” terangnya.

“Presiden pertama perempuan, ketua umum partai terlama yang berhasil memimpin partai di segala musim. Tahan dalam tekanan, diam dalam kegaduhan. Diam sebagai nafas kontemplasi, diam sebagai strategi,” imbuhnya.

Di bawah kepemimpinan Megawati, sebut Meryl, Indonesia mampu melewati krisis multidimensi. “Ia berteguh dalam moral politik, mentransformasi pelik kehidupan dalam kebijakan rekonsilitatif dan menjawab tudingan dengan kerja nyata,” ujarnya.

Dari rahim kepemimpinannya pula, lanjut Meryl, PDI Perjuangan melahirkan banyak pemimpin berprestasi yang memajukan negeri dan mensejahterakan rakyat. Bagi Caleg DPRD Sumut periode 2024-2029 Dapil Sumut 2 ini, Megawati menjadi panutan dan teladan bagi dirinya dan semua pihak.

“Saya mengagumi Ibu Megawati yang tegas dan berprinsip dan selalu menjaga konstitusi di Indonesia. Kita tahu sejarahnya bahwa Ibu Megawati Soekarnoputri merupakan sosok presiden paling demokratis sepanjang sejarah di Indonesia. Dan beliau buktikan dengan sikap tak menggunakan kekuasaannya saat tengah mengikuti Pilpres 2004,” pungkasnya. (adz)

Miris, Honor Wasit Liga 3 Belum Dibayar

BUKA: Plt Ketua Asprov PSSI Sumut Fidel Ganis ketika membuka Piala Soeratin U-17, beberapa waktu lalu. (ist)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pelaksanaan Liga 3 zona Sumatera Utara yang berakhir, Minggu (21/1) memunculkan cerita miris. Pasalnya honor wasit yang bertugas belum dibayar sepenuhnya oleh Asprov PSSI Sumut hingga Selasa (23/1).

Asprov PSSI Sumut menggelar kompetisi Piala Soeratin U-13, U-15, U-17, dan Liga 3 tingkat provinsi pada musim ini. Keempat kompetisi itu telah berakhir. Namun meski telah berakhir, masih ada kisah miris yang tertinggal.

Salah seorang wasit yang enggan disebutkan namanya mengaku, honor mereka belum sepenuhnya dibayar oleh Asprov PSSI. Asprov PSSI Sumut dikatakan masih melunasi honor untuk Piala Soeratin U-13 dan U-15. Sedangkan Liga 3 baru dibayar sebagian dan Piala Soeratin U-17 belum sama sekali.

“Jadi dari empat kompetisi itu, baru honor bertugas di Piala Soeratin U-13 dan U-15 yang dilunasi. Sedangkan untuk U-17 belum sama sekali dan Liga 3 masih sebagian yang dibayar,” ujar wasit tersebut kepada wartawan, Selasa (23/1).

Wasit tersebut merinci Asprov PSSI Sumut belum membayar honor wasit sebanyak 18 pertandingan di Liga 3 dan 29 pertandingan di Piala Soeratin U-17. “Biasanya honor wasit itu dibayar per pertandingan,” ungkapnya.

Namun para wasit percaya karena Asprov PSSI Sumut berjanji akan membayar semuanya setelah kompetisi selesai. “Jadi Anggota Komite Wasit Asprov PSSI Sumut sebelumnya berjanji bahwa honor wasit akan dibayarkan setelah Liga 3 selesai dan kami memang percaya,” ungkapnya.

Wasit juga sempat berencana untuk mogok memimpin pertandingan pada babak 8 besar Liga 3 zona Sumut. Tapi saat itu Komite Wasit Asprov PSSI Sumut menyarankan agar wasit tetap bertugas karena bila mogok kemungkinan ada sanksi.

“Komite Wasit juga mengatakan sudah koodinasi dengan bidang yang bertanggungjawab bahwa honor wasit akan dibayar setelah Liga 3 selesai,” ungkapnya.

Setelah pertandingan final Liga 3 antara PTPN III melawan Labura Hebat, wasit juga menagih janji Asprov PSSI Sumut. Asprov berjanji akan membayar pada Senin (22/1). “Namun hingga kini belum juga dibayar. Kami berharap agar Asprov PSSI Sumut segera membayar honor itu. Kami juga butuh uang,” harapnya.

Bidang Kompetisi Pertandingan Asprov PSSI Sumut Julius Raja ketika dikonformasi mengakui bahwa pihaknya masih menunggak pembayaran honor wasit Liga 3 zona Sumut. Dia mengakui Asprov PSSI Sumut tidak memiliki uang, sehingga kesulitan membayar honor tersebut.

“Asprov PSSI Sumut memang sedang tidak memiliki uang. Tapi kita pasti membayar honor wasit itu. Sekarang kita sedang berusaha untuk mencari uangnya,” ujar Julius Raja.

Julius Raja tidak bisa memastikan kapan honor wasit itu dibayarkan. Namun dia menyebutkan Asprov PSSI Sumut sedang menunggu subsidi dari PSSI Pusat. “Mungkin setelah subsidi dari PSSI pusat cair,” paparnya.

Pria yang akrab dipanggil King ini menambahkan, dia tidak tau berapa pertandingan honor wasit belum dibayar. Tapi menurut perkiraannya sekitar Rp40 jutaan. “Saya pasti tanggungjawab dengan honor wasit itu. Pasti kita selesaikan semuanya,” pungkasnya. (dek)

Teknologi Digitalisasi Konstruksi semakin Canggih, Hutama Karya Diakui Dunia

Ruas jalan tol yang merupakan salah satu pengerjaan yang di lakukan PT Hutama Karya (Persero).

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) menandai tahun 2023 sebagai babak baru dari transformasi yang dilakukan secara menyeluruh pada kinerja keuangan dan bisnis, bidang digitalisasi konstruksi, hingga branding perusahaan. Hutama Karya mencatatkan kinerja keuangan positif pada tahun 2023 (unaudited) dengan mencetak laba bersih sebesar Rp1,66 triliun atau meningkat 215,31 persen dibandingkan tahun 2022. Dari sisi pendapatan, Hutama Karya mencatatkan sebesar Rp27,78 triliun pada tahun 2023.

“Keberhasilan Hutama Karya dalam melakukan aksi korporasi melalui kerja sama investasi bersama Indonesia Investment Authority (INA) atas dua ruas tol di Sumatra menjadi tonggak keberhasilan atas kinerja positif yang diraih Hutama Karya pada tahun 2023,” ujar Budi Harto, Direktur Utama Hutama Karya.

Hutama Karya membukukan kinerja positif setelah melakukan kerja sama investasi melalui dua ruas jalan tol yakni Medan-Binjai (16,8 km) dan Bakauheni-Terbanggi Besar (140,9 km) dengan total transaksi senilai Rp20,5 triliun pada Juni 2023 lalu. Kegiatan kerja sama investasi ini berdampak baik bagi perusahaan utamanya dari sisi kinerja keuangan dengan pengurangan bunga bunga dan cicilan pokok perusahaan pada tahun 2025.

Selain itu, perusahaan membukukan EBITDA tahun 2023 sebesar Rp4,1 triliun atau meningkat 17,44 persen, sedangkan ekuitas perusahaan mencapai Rp115,33 triliun atau tumbuh hingga 36,04 persen. Hutama Karya menduduki posisi peringkat 8 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terbesar di Indonesia dari sisi aset dengan total sebesar Rp170,37 triliun atau meningkat 8,96 persen.

Tidak hanya itu, sejalan dengan 5 Prioritas Kerja Presiden RI Joko Widodo Periode 2019-2024, di antaranya terkait mempercepat dan melanjutkan pembangunan infrastruktur, Hutama Karya juga berhasil menyelesaikan sejumlah proyek strategis di Indonesia yang dapat mendukung interkoneksi infrastruktur antar kawasan.

Lebih lanjut, Budi Harto menyebutkan secara rinci portofolio proyek yang berhasil dirampungkan, termasuk diantaranya Proyek Strategis Nasional (PSN).

“Hingga Desember 2023, akumulasi panjang Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yang telah dibangun oleh Hutama Karya mencapai 951 km. Sementara itu, puluhan proyek infrastruktur jasa konstruksi lainnya juga berhasil dirampungkan,” ujar Budi Harto.

Deretan jalan tol yang selesai pada tahun 2023 ialah Jalan Tol Sigli Banda-Aceh Seksi 5 & 6 Blang Bintang-Baitussalam (13 km), Jalan Tol Indrapura-Kisaran Seksi Indrapura-Lima Puluh (15 km), Jalan Tol Binjai-Langsa Seksi Stabat-Tanjung Pura (27 km), Jalan Tol Indralaya-Prabumulih (65 km), Jalan Tol Kuala Tanjung – Tebing Tinggi-Parapat Seksi Tebing Tinggi-Indrapura (20,4 km) dan Seksi Junction Tebing Tinggi (7 km). Dari sejumlah jalan tol yang selesai, Hutama Karya berhasil mengoperasikan dan meresmikan 7 ruas jalan tol tersebut.

Sedangkan puluhan proyek rampung sepanjang tahun 2023 meliputi proyek Rehabilitasi dan Renovasi Prasarana Pasca Gempa Cianjur Paket 12, Bendungan Ameroro Paket II di Sulawesi Tenggara, Universitas Pendidikan Indonesia Tahap 2 di Bandung, JDU SPAM Regional Mebidang di Sumatera Utara, Jembatan Kretek II di Yogyakarta, Proving Ground Bekasi, Aesthetic Center RSUP Sanglah di Bali, Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Mandalika untuk mendukung perhelatan MotoGP di Lombok beberapa waktu lalu, serta Jalan Muri-Kwatisore yang rampung tiga bulan lebih awal guna membuka konektivitas masyarakat di Papua Barat.

Budi melanjutkan, nilai kontrak konstruksi pada tahun 2023 mencapai Rp30,79 triliun dengan kontribusi terbesar dari proyek Jalan dan Jembatan. Nilai ini meliputi Kerjasama Operasional (KSO) sebesar Rp9,23 triliun, dan Non-KSO sebesar Rp 21,55 triliun.

Terdapat 43 proyek yang masih dalam proses konstruksi terdiri dari 12 Proyek EPC, 8 Proyek Gedung, dan 23 Proyek Infrastruktur yang tersebar hampir diseluruh Indonesia. Proyek yang berjalan diantaranya meliputi Universitas Malikussaleh, Tol Tebing Tinggi Serbelawan (Seksi 3), KSPN Danau Toba, Irigasi Rentang, Bendungan Way Apu, RSUP I.G.N.G Ngoerah Bali, Fender Jembatan Pulau Balang, RSIA Sardjito, Menara Turyapada Bali, dan Elevated KA Medan Paket 2.

Di luar pencapaian tersebut, Hutama Karya juga berhasil mengantongi sebanyak 23 kontrak baru yang terdiri dari 16 proyek infrastruktur (jalan, jembatan, bendungan, dll), dan 7 proyek gedung. Perolehan kontrak baru ini tumbuh sebesar 55,10 persen terhadap kontrak baru di tahun 2022.

Untuk mendukung pembangunan Ibu Kota Negara (IKN), Hutama Karya menandatangani berbagai proyek sepanjang tahun 2023 di antaranya meliputi Proyek Jalan Bebas Hambatan IKN Segmen Jembatan Pulau Balang-Sp. Riko senilai Rp2,04 triliun, Proyek Rusun ASN 2 IKN senilai Rp 1,34 triliun, Proyek Jalan Tol IKN Seksi 3A Segmen Karangjoang-KKT Kariangau senilai Rp847 miliar, dan Proyek Kantor Kementerian Koordinator 2 IKN senilai Rp690 miliar.

Ragam Penghargaan Bergengsi Diraih Hutama Karya Sepanjang 2023

Hutama Karya juga mendapatkan pengakuan melalui puluhan penghargaan yang diraih selama tahun 2023. Prestasi yang dikukuhkan berasal dari ragam bidang di lingkup nasional hingga internasional. Penghargaan tersebut seperti ETLE Nasional Presisi Award dari Korps Lalu Lintas Polri, Indonesia Best CSR Award 2023 yang diselenggarakan oleh The Iconomics dengan kategori Best of The Best in Construction Sector Industry Category, Kategori TOP CSR Award on #Star 4 dan TOP Leader on Commitment 2023 pada event TOP CSR Award 2023, Penghargaan “Terbaik 2” untuk kategori Media Audiovisual pada Anugerah Media Humas (AMH) 2023, Pemimpin Terpopuler di Media Sosial 2023 dan Winner INSAN PR Indonesia kategori Manager PR dalam kompetisi Jambore PR Indonesia (JAMPIRO) 2023, serta Juara 2 pada kategori MASTER dalam ajang The Asset Manager 2023.

Di bidang digital construction Hutama Karya juga menorehkan berbagai prestasi cemerlang seperti The Best Paper Research International Award terkait Analisis Reduksi Emisi Karbon-Proyek Bendungan Semantok untuk kategori Environmental Sustainability pada kompetisi 23rd International Conference on Construction Applications of Virtual Reality, di Florence, Italy, Juara 1 Infrastructure Category-Proyek Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Ruas Sigli-Banda Aceh, Juara 1 Industry Category-Proyek Jawa 8 & 10 Coal Fired Steam Power Plant 2×1000 MW Suralaya, dan Juara 2 Industry Category-Proyek Open Access RU-VII Kasim pada kompetisi ASEAN Federation of Engineering Organizations (AFEO) BIM Competition 2023 di Bali, dan penghargaan The 2023 Going Digital Awards in Infrastructure Founder’s Honoree pada ajang Year in Infrastructure (YII) Going Digital Awards 2023 untuk kategori Subsurface Modelling & Analysis di Singapore.

Menyongsong Tahun 2024 dengan Strategi Unggulan

Memasuki tahun 2024, Hutama Karya optimis terhadap prospek bisnis infrastruktur dengan mengoptimalkan sejumlah strategi untuk mengeskalasi kinerja perusahaan mulai dari meningkatkan sisi arsitektur Sumber Daya Manusia (SDM) dengan suksesi talenta muda dalam kepemimpinan, restrukturisasi keuangan dengan penurunan hutang berbunga, peningkatan kontrak proyek baru, serta optimalisasi penyerapan Penyertaan Modal Negara (PMN).

Adanya struktur modal yang kuat akan mengakselerasi penyelesaian proyek, pada tahun 2024 Hutama Karya fokus menyelesaikan pembangunan JTTS Tahap I secara menyeluruh, pengerjaan JTTS Tahap II, serta proyek-proyek PSN dan IKN. Melalui proses transformasi digital konstruksi secara menyeluruh, Hutama Karya akan melakukan pengembangan teknologi Big Data & Artificial Intelligence (AI) dan berbagai teknologi konstruksi digital lainnya untuk tahapan engineering, konstruksi hingga pengendalian investasi. Dalam implementasi Building Information Modelling (BIM) akan dikembangangkan sampai dengan proses persetujuan desain.

“Tentunya yang tidak bisa kita tinggalkan adalah pengendalian biaya, mutu, kualitas serta waktu sehingga kita dapat menyelesaikan setiap proyek dengan baik dan memberi manfaat yang besar.” tutup Budi Harto dalam Rapat Paripurna Tahun 2023 & Rencana Kerja Tahun 2024 di HK Tower, Jakarta, Rabu (17/1). (rel/tri)

Komitmen Perjuangkan Kesetaraan Guru RA, Dedi Iskandar: Punya Hak Mendapatkan Kesejahteraan

Anggota DPD RI, Ust Dedi Iskandar Batubara.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota DPD RI, Ust Dedi Iskandar Batubara menyampaikan komitmennya untuk memperjuangkan kesetaraan hak bagi guru-guru Raudhatul Athfal agar mendatang kesempatan yang sama dengan tenaga pengajar lainnya.

Menurut Dedi Iskandar, perlu ada regulasi agar para pendidik usia dini ini mendapatkan keadilan. Hal tersebut, disampaikan oleh Dedi Iskandar, usai menerima audiensi Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kota Medan pimpinan Hj Khuzaimah dan pengurus lainnya, di Medan, Selasa (23/1) kemarin.

Aspirasi dari para pengurus tersebut menjadi catatan khusus bagi Ketua Panitia Perancang Undang-Undang (PPUU) DPD RI ini.

Dedi Iskandar Batubara menjelaskan bahwa aspirasi dan harapan para guru Raudhatul Athfal (RA) yang setingkat dengan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) itu, diantaranya adalah bagaimana bisa memperoleh kesempatan untuk bisa ikut dalam penerimaan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), seperti diperoleh guru-guru PAUD.

“Tentu sebagai anggota DPD RI, saya menerima aspirasi tersebut dan mendorong pemerintah untuk menerapkan perlakuan yang sama kepada guru-guru RA. Meskipun kita tahu, mereka dibawah pembinaan Kementerian Agama, sesungguhnya para guru ini punya hak dan kesempatan yang sama juga untuk mendapatkan kesejahteraan sebagai pendidik, sekaligus status yang sama sebagai guru profesional bagi anak usia dini,” jelas Dedi Iskandar Batubara yang juga Ketua PW Al-Washliyah Sumut.

Untuk itu, Dedi Iskandar Batubara mendorong dan meminta pemerintah provinsi dan kabupaten/kota untuk memberikan perhatian dalam bentuk pemberian insentif kepada guru-guru RA. Sebab selam ini, gaji yang diberikan masih sangat minim.

“Karenanya dibutuhkan apresiasi dan perhatian pemerintah daerah, bagi peningkatan kesejahteraan guru-guru RA,” sebut Dedi.

Selain itu, sebagai Anggota Komite III DPD RI, dimana satu diantaranya adalah bidang pendidikan, Dedi Iskandar Batubara pun menyampaikan komitmennya untuk perjuangkan kesejahteraan guru-guru RA, melalui pembuatan regulasi dan Undang-Undang di tingkat pusat.

“Kita akan perjuangkan regulasinya, untuk memberikan kepastian yang lebih kuat bagi kebaikan guru-guru RA,” tegas
Calon DPD RI dapil Sumatera Utara Nomor urut 7 ini.

Sementara Ketua PD IGRA Kota Medan, Hj Khuzaimah bersama pengurus lainnya mengapresiasi pandangan dan komitmen Dedi Iskandar Batubara untuk memperjuangkan aspirasi dan harapan mereka. Pihaknya berharap bisa mendapatkan hak yang sama dengan tenaga guru PAUD, sebagaimana tugas yang mereka emban.(gus)