31 C
Medan
Saturday, April 11, 2026
Home Blog Page 78

Musim Mas Beri Dukungan kepada IPB University untuk Perbaikan Infrastruktur melalui Renovasi Ruang Publik

MEDAN, SumutPos.co— Penguatan kualitas pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kurikulum, tetapi juga oleh ekosistem ruang yang mampu mendukung interaksi, pertukaran gagasan, dan kolaborasi. Berangkat dari pemahaman tersebut, Musim Mas memberikan dukungan kepada IPB University melalui penandatanganan perjanjian kerja sama untuk merenovasi kantin Rimbawan Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB sebagai ruang publik, pada 15 Desember 2025.

Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang Musim Mas dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia dan pendidikan berkelanjutan di Indonesia. Penandatanganan kerja sama tersebut dihadiri Dr. Alim Setiawan Slamet, STP, M.Si selaku Rektor IPB University, Prof. Dr. Ir. Naresworo Nugroho, MS selaku Plt. Dekan Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB beserta jajaran, serta manajemen Musim Mas Group yang diwakili Gunawan Siregar selaku Direktur Utama, Lenny selaku Head of Corporate HR, dan Andri Taher selaku Recruitment Manager.

Renovasi ruang publik ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan akan fasilitas kampus yang lebih nyaman dan adaptif terhadap dinamika aktivitas akademik. Ruang publik tersebut dirancang sebagai ruang bersama yang dilengkapi dengan area berkumpul, sudut interaksi, serta fasilitas pendukung lain yang dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, maupun pengunjung kampus.

Rektor IPB University Dr Alim Setiawan Slamet, STP, MSi, menegaskan bahwa keberadaan ruang publik memiliki peran strategis dalam ekosistem pembelajaran perguruan tinggi. Menurutnya, ruang yang dirancang secara inklusif dan fungsional mampu mendorong interaksi yang lebih bermakna di lingkungan kampus.

“Ruang publik ini diharapkan menjadi ruang bersama yang hidup, sebagai tempat bertemu, berdiskusi, dan bertukar ide sehingga dapat memberikan dampak positif terhadap kualitas interaksi dan produktivitas sivitas akademika,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama Musim Mas Gunawan Siregar menyampaikan, kerja sama ini menegaskan komitmen berkelanjutan Musim Mas dalam mendukung dunia pendidikan. “Melalui penandatanganan PKS ini, kami mendukung peningkatan kualitas ruang publik kampus agar lebih nyaman, fungsional, dan relevan dengan kebutuhan aktivitas akademik,” katanya.

Renovasi mencakup penataan interior dan eksterior, alur sirkulasi ruang, furnitur, serta fasilitas penunjang lainnya, dengan tetap memperhatikan pemilihan material ramah lingkungan dan prinsip keberlanjutan. “Kami berharap ruang publik ini dapat segera dimanfaatkan secara optimal oleh sivitas akademika,” ujar Gunawan.

Dukungan ini merupakan kelanjutan dari kemitraan jangka panjang antara Musim Mas dan IPB University yang telah terjalin selama lebih dari satu dekade. “Sebelumnya, Musim Mas telah berkontribusi dalam berbagai inisiatif pengembangan fasilitas dan kapasitas kampus, antara lain renovasi Auditorium Toyib Hadiwijaya dan VIP Lounge di tahun 2012, renovasi Ruang Sidang Fakultas Pertanian serta VIP Lounge di tahun 2024. Ke depan, kerja sama ini direncanakan berlanjut melalui pengembangan lahan Sabisa IPB pada tahun 2026,” ujarnya.

IPB University dan Musim Mas berharap kemitraan ini dapat terus berkembang dan tidak terbatas pada peningkatan fasilitas fisik semata. Kolaborasi ini dapat diperluas ke berbagai bidang lain, seperti peningkatan kapasitas sumber daya manusia, campus recruitment, program magang, penelitian bersama, kegiatan akademik berbasis kurikulum, hingga dukungan melalui program CSR lainnya, termasuk peluang beasiswa bagi calon mahasiswa berprestasi. (adz)

The Reiz Suites Rayakan Natal Bersama Anak Panti Disabilitas di HKBP Saroha

MEDAN, SumutPos.co — Dalam semangat Natal yang sarat akan kasih, kepedulian, dan kebersamaan, The Reiz Suites menggelar perayaan Natal bersama anak-anak panti disabilitas dari Yayasan Karya Murni Medan yang berlangsung di HKBP Saroha Medan, Sabtu (20/12/2025).

Perayaan Natal ini menjadi momen istimewa bagi seluruh tamu undangan, manajemen, serta anak-anak panti disabilitas yang hadir. Acara diawali dengan rangkaian ibadah Natal yang berlangsung khidmat, penuh kehangatan, dan sukacita, sebagai wujud rasa syukur serta refleksi makna Natal yang sesungguhnya yaitu berbagi kasih tanpa batas.

Tidak hanya beribadah bersama, The Reiz Suites juga menghadirkan suasana penuh kegembiraan dengan membagikan lucky draw kepada seluruh tamu undangan dan anak-anak panti, sebagai bentuk apresiasi dan kebahagiaan di momen Natal. Tawa dan senyum anak-anak menjadi gambaran nyata bahwa Natal adalah tentang kebersamaan dan perhatian yang tulus.

Sebagai bagian dari komitmen tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), The Reiz Suites turut memberikan bantuan sembako kepada Yayasan Karya Murni Medan, sebagai dukungan nyata terhadap keberlangsungan dan kesejahteraan anak-anak panti disabilitas yang berada di bawah naungan yayasan tersebut.

Anton Subiyakto, Cluster General Manager mengatakan, Natal adalah momentum untuk berbagi kasih dan kepedulian, terutama kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan perhatian lebih. Melalui perayaan Natal bersama anak-anak panti disabilitas Yayasan Karya Murni ini, Anton berharap, The Reiz Suites dapat terus menjadi bagian dari masyarakat yang membawa dampak positif, bukan hanya sebagai pelaku bisnis, tetapi juga sebagai mitra sosial yang peduli dan inklusif. “Kebahagiaan yang dibagikan pada hari ini menjadi pengingat bahwa nilai kemanusiaan dan empati harus selalu menjadi bagian dari budaya perusahaan,” katanya.

Menurut Anton, perayaan Natal ini menegaskan komitmen The Reiz Suites untuk terus menghadirkan kegiatan sosial yang berkelanjutan dan bermakna, sejalan dengan nilai perusahaan dalam membangun hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar. “Melalui kegiatan ini, The Reiz Suites berharap semangat Natal dapat terus menyala, membawa harapan, kebahagiaan, dan kasih bagi semua, tanpa terkecuali,” pungkasnya. (adz)

Bangkit Bersama Pascabencana Sumatera, Telkomsel Kembali Salurkan Bantuan CSR dan Posko Layanan di Padang

PADANG, SUMUTPOS.CO – Memasuki fase pemulihan pascabencana di Kota Padang, Telkomsel Area Sumatera terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung masyarakat terdampak melalui penyaluran bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) serta pengoperasian Posko Layanan Telkomsel guna memastikan kebutuhan komunikasi masyarakat tetap terpenuhi.

Penyaluran bantuan CSR secara simbolis diwakili oleh Vice President Consumer Business Area Sumatera Telkomsel, Saki Hamsat Bramono, dan disalurkan melalui Posko Siaga aparatur setempat di dua lokasi terdampak, yakni Desa Batubusuk, Kecamatan Pauh, dengan estimasi 752 kepala keluarga terdampak, serta Desa Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah, dengan estimasi 200 kepala keluarga terdampak.

Vice President Consumer Business Area Sumatera Telkomsel, Saki Hamsat Bramono, menyampaikan, “Memasuki fase pascabencana, Telkomsel fokus mendukung pemulihan aktivitas masyarakat di Kota Padang. Melalui penyaluran bantuan CSR dan kehadiran Posko Layanan Telkomsel, kami memastikan konektivitas tetap terjaga agar masyarakat dapat kembali berkomunikasi, berkoordinasi, dan menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih baik.”

Selain penyaluran bantuan, Telkomsel juga menghadirkan Posko Layanan Telkomsel sebagai bagian dari dukungan pemulihan pascabencana. Berbagai layanan disediakan untuk membantu masyarakat kembali beraktivitas, meliputi aktivasi paket internet dan paket telepon gratis, perpanjangan masa aktif tanpa biaya, akses WiFi gratis, dan fasilitas charger station di area posko…

Melalui rangkaian inisiatif ini, Telkomsel berharap dapat berkontribusi nyata dalam mendukung pemulihan pascabencana di Kota Padang sekaligus memperkuat peran konektivitas sebagai fondasi bagi kebangkitan masyarakat. (rel)

GraPARI Telkomsel Kembali Beroperasi Penuh di Sejumlah Wilayah Terdampak Bencana di Aceh dan Sumatera Utara

Telkomsel memastikan layanan pelanggan GraPARI telah kembali beroperasi penuh di sejumlah wilayah terdampak bencana di Aceh dan Sumatera Utara, sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan di tengah masa pemulihan pascabencana.
Telkomsel memastikan layanan pelanggan GraPARI telah kembali beroperasi penuh di sejumlah wilayah terdampak bencana di Aceh dan Sumatera Utara, sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan di tengah masa pemulihan pascabencana.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Telkomsel memastikan layanan pelanggan GraPARI telah kembali beroperasi penuh di sejumlah wilayah terdampak bencana di Aceh dan Sumatera Utara, sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan di tengah masa pemulihan pascabencana.

Sejumlah GraPARI yang kini telah beroperasi penuh antara lain di Bireuen, Takengon, Sigli, Langsa, Lhokseumawe, Gunung Sitoli, dan Sibolga. Kehadiran kembali GraPARI di wilayah-wilayah tersebut diharapkan dapat memudahkan pelanggan dalam mengakses berbagai layanan Telkomsel secara langsung dan cepat.

VP Consumer Business Area Sumatera Saki H Bramono, mengatakan bahwa pengoperasian kembali GraPARI menjadi bagian penting dari fase pemulihan layanan pelanggan. “Sejak awal terjadinya bencana, Telkomsel berkomitmen untuk tetap hadir melayani pelanggan. Di tengah berbagai keterbatasan, beberapa GraPARI telah mulai beroperasi secara bertahap dengan menyesuaikan kondisi di lapangan. Kini, seiring dengan membaiknya situasi, GraPARI kembali beroperasi penuh untuk memastikan kebutuhan pelanggan dapat terlayani secara optimal,” Pungkas Saki.

Melalui GraPARI yang telah beroperasi penuh, pelanggan dapat memanfaatkan berbagai layanan, termasuk penggantian kartu gratis bagi pelanggan yang kartu atau perangkatnya terdampak bencana, aktivasi dan informasi produk serta paket, hingga penanganan keluhan pelanggan secara langsung.

“Kami memahami bahwa layanan pelanggan menjadi kebutuhan penting, terutama pascabencana. Telkomsel akan terus memastikan kualitas pelayanan tetap terjaga dan relevan dengan kebutuhan pelanggan di wilayah terdampak,” tambah Saki.

Telkomsel memastikan seluruh GraPARI yang telah kembali beroperasi kini siap melayani pelanggan secara penuh. Telkomsel akan terus menjaga kualitas pelayanan agar pelanggan dapat memperoleh dukungan yang dibutuhkan, sejalan dengan komitmen untuk selalu hadir dan melayani sepenuh hati, terutama di masa pemulihan pascabencana.(*/rel)

Pemerintah Jangan Suka Janjikan Bansos kepada Masyarakat

ASPIRASI: Dr Faisal Arbie M.Biomed menerima aspirasi masyarakat saat menggelar Reses di Jalan Suasa Raya Lingkungan V, Kelurahan Mabar Hilir, Kecamatan Medan Deli, Minggu (21/12/2025) sore. (MARKUS PASARIBU/SUMUT POS)
ASPIRASI: Dr Faisal Arbie M.Biomed menerima aspirasi masyarakat saat menggelar Reses di Jalan Suasa Raya Lingkungan V, Kelurahan Mabar Hilir, Kecamatan Medan Deli, Minggu (21/12/2025) sore. (MARKUS PASARIBU/SUMUT POS)

SUMUTPOS.CO – ANGGOTA DPRD Medan dari Fraksi Partai NasDem dr Faisal Arbie M.Biomed mengungkapkan, banyak masyarakat kurang mampu yang dijanjikan akan mendapatkan bantuan sosial (bansos). Pendataan terhadap warga dilakukan berkali-kali, namun warga yang didata tak kunjung menerima bantuan.

“Saya sudah sangat sering mendapatkan aduan dari masyarakat yang terus dijanjikan akan mendapatkan bansos. Didata berkali-kali, tetapi bantuannya tidak kunjung didapatkan,” ucap dr Faisal Arbie saat menggelar Reses IV Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025-2026 di Jalan Suasa Raya Lingkungan V, Kelurahan Mabar Hilir, Kecamatan Medan Deli, Minggu (21/12) sore.

Dikatakan dr Faisal, tindakan tersebut menimbulkan kekecewaan yang mendalam di hati masyarakat. Akan tetapi, kejadian serupa masih terus berlangsung hingga saat ini. “Pemerintah jangan suka janjikan bansos kepada masyarakat, jangan permainkan perasaan masyarakat.

Kalau memang nggak bisa (dapat bansos), bilang nggak bisa. Jangan dijanjikan, kasihan masyarakat, mereka berharap,” tegasnya pada kegiatan yang turut dihadiri Sekcam Medan Deli, Lurah Mabar Hilir, Dinas SDABMBK, Dinas Kesehatan, Dinas Dukcapil, Dinas PKPCKTR, dan BPJS Kesehatan Medan.

Dijelaskan dr Faisal Arbie, pendataan penerima bansos harus dilakukan dengan baik dan benar. “Setelah di data dan diberikan tanda sebagai penerima bantuan di depan rumah, ya berikanlah bantuannya. Jangan masyarakat didata, diberikan tanda sebagai penerima bantuan di rumahnya, tetapi tidak ada juga bantuannya. Pendataan harus serius, jangan main-main,” ujarnya.

Sebelumnya, sejumlah masyarakat yang hadir dalam kegiatan reses tersebut mengaku tidak pernah mendapatkan bansos dari Pemerintah. Padahal, warga tersebut mengaku telah berkali-kali didata dan dijanjikan akan mendapatkan bantuan sosial. “Saya orang susah loh pak, sudah bolak-balik didata. Katanya mau dapat bansos, tapi gak ada juganya sampai sekarang. Gimana itu pak,” tuturnya.

Sementara itu, masyarakat lainnya yang hadir pada kesempatan itu turut menyampaikan sejumlah aspirasinya. Diantaranya, masalah kondisi drainase yang tidak mampu menampung debit air sehingga kerap menimbulkan banjir. “Drainase kami ada yang besar ada yang kecil, itu karena ada warga yang membangun rumah sampai ke parit. Paritnya jadi kecil, banjir pak di tempat kami,” kata Nani, warga Gg Lestari.

Menjawab hal itu, dr Faisal Arbie meminta Dinas SDABMBK dan Kecamatan Medan Deli untuk segera berkoordinasi dalam membenahi masalah drainase. “Ini tolong dicatat, segera ditindaklanjuti. Cukup sudah kita mengalami banjir besar di akhir November kemarin. Kedepan, kita harus berbenah, masalah drainase ini harus segera tuntas,” pungkasnya. (map)

Berprestasi Ungkap Jaringan Narkoba Internasional, AKBP Mirzal Maulana Promosi Kapolres Binjai

CALON KAPOLRES: Kasubdit Reserse Narkoba Polda Jatim, AKBP Mirzal Maulana akan menjabat sebagai Kapolres Binjai. (Istimewa/Sumut Pos)
CALON KAPOLRES: Kasubdit Reserse Narkoba Polda Jatim, AKBP Mirzal Maulana akan menjabat sebagai Kapolres Binjai. (Istimewa/Sumut Pos)

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Kasubdit II Reserse Narkoba Polda Jawa Timur (Jatim) AKBP Mirzal Maulana mendapat promosi jabatan sebagai Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Binjai dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Itu diketahui dalam telegram rahasia yang dilihat wartawan, Minggu (21/12).

Mirzal menggantikan AKBP Bambang Christanto Utomo yang menjabat sebagai Kapolres Binjai per Juli 2024 kemarin atau sudah satu tahun lima bulan.
Informasi yang dirangkum dari berbagai sumber, Mirzal adalah sosok perwira menengah yang berprestasi.

Saat berpangkat Kompol, Mirza menerima penghargaan terbaik umum saat menjadi Peserta Didik Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah Polri Dikreg ke-60. Mirzal pernah menjabat sebagai Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya.

Setelah dari jabatan itu, dia dipromosikan sebagai Kasubdit II Reserse Narkoba Polda Jatim. Dalam hitungan hari, dia akan diamanahkan pegang tongkat komando di Polres Binjai.

Selama di Direktorat Reserse Narkoba Polda Jatim, Mirzal mengungkap berbagai kasus besar. Bahkan, dia juga diganjar penghargaan oleh Kapolda Jatim, Irjen Imam Sugianto atas pengungkapan besar dengan jaringan internasional tersebut.

Lima penghargaan sekaligus diberikan Kapolda Imam kepada Mirzal usai upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober. Penghargaan tersebut diberikan atas keberhasilannya mengungkap kasus narkoba jaringan internasional beberapa waktu silam, dengan barang bukti sabu total seberat 83 kilogram, dari dua orang tersangka yakni YDS dan AB.

Tidak hanya pengungkapan barang bukti sabu, Mirzal juga mengungkap pil ekstasi dari jaringan internasional dengan barang bukti 2.100 butir. Selain dua tersangka tersebut, Mirzal dan tim juga mengungkap kasus narkoba jaringan internasional dengan tersangka ADH beserta barang bukti yang diamankan yakni sabu sebanyak 8,9 kilogram dan pil ekstasi sebanyak 2.894 butir.

“Ya, ada pergantian (Kapolres Binjai),” ungkap Kasi Humas Polres Binjai, AKP Junaidi ketika dikonfirmasi.

Mirzal juga malang melintang bertugas pada satuan fungsi reserse. Mulai dari kepala unit pada Satreskrim Polres Lebak, Kasat Reskrim Polres Sukabumi, Kasat Reskrim Polres Karawang, Kanit pada Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Kasat Reskrim dan Narkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta hingga Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya.

Di lingkungan Polda Sumut, rotasi dan mutasi juga terjadi pada Kapolres Labuhanbatu, Tapanuli Tengah, Pelabuhan Belawan, Tebingtinggi, Samosir, Madailingnatal serta Binjai. (ted/azw)

Narkoba Picu Maraknya Aksi Pencurian, Warga Silalas Mengadu ke Robi Barus

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Maraknya peredaran narkoba di Kota Medan sudah sangat meresahkan masyarakat. Pasalnya, peredaran narkoba benar-benar telah menimbulkan berbagai aksi kriminalitas, salah satunya aksi pencurian yang kian marak.

Hal itu terungkap dalam Reses IV Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025-2026 yang digelar Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Medan Robi Barus SE MAP di Jalan Laboratorium, Kelurahan Kesawan, Medan Barat, Sabtu (20/12) sore.

“Di tempat kami di Kelurahan Silalas banyak sekali pencurian, itu karena marak sekali narkoba disana pak. Kami masyarakat ini resah dibuatnya, banyak maling gara-gara narkoba ini,” kata Pardomuan Manulang, warga Kelurahan Silalas kepada Robi Barus.

Pada kegiatan yang turut dihadiri Camat Medan Barat, perwakilan Dinas Sosial, Dinas Perhubungan, dan sejumlah perangkat di lingkungan Pemko Medan itu, Pardomuan pun memohon agar Pemko Medan bisa berperan aktif dalam memberantas peredaran narkoba di Kelurahan Silalas. “Maunya ada jugalah peran dari Pemko Medan, supaya diberantas narkoba-narkoba ini,” harapnya.

Menanggapi itu, Robi Barus meminta kepada perangkat kewilayahan, mulai dari kecamatan, kelurahan, hingga kepala lingkungan untuk turut berperan aktif dalam pemberantasan narkoba di Kota Medan. “Ini warganya sudah mengeluh Pak Camat, tolong ditindaklanjuti. Bukan hanya kepolisian, Pemko Medan dan seluruh pihak, termasuk masyarakat juga harus berperan aktif dalam memberantas narkoba di Kota Medan,” ujar Robi.

Menurut Robi, narkoba merupakan musuh utama seluruh masyarakat Kota Medan. Apalagi, Sumatera Utara berkali-kali ditetapkan sebagai provinsi dengan tingkat peredaran narkoba paling tinggi di Indonesia. “Memang narkoba ini akar masalah. Maraknya begal, maling, itu semua karena narkoba ini. Kalau narkoba bisa kita berantas bersama-sama, InsyaAllah Kota Medan akan aman dengah sendirinya dari aksi-aksi kriminalitas,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, sejumlah warga yang hadir juga mengeluhkan tentang bantuan sosial yang tidak tepat sasaran. Pasalnya, banyak warga miskin di Kota Medan yang benar-benar layak mendapatkan bantuan tetapi tidak mendapatkannya.

“Sayalah contohnya. Saya tidak mendapatkan bantuan karena nama saya ada gelar sarjana sosial. Memang saya sarjana, tetapi faktanya saya ini orang susah, sangat butuh bantuan. Seharusnya kan di kroscek dulu, benar nggak saya ini warga miskin. Masak hanya karena ada gelar sarjana di nama saya lantas saya langsung dianggap orang mampu,” ungkap Debora, warga Kelurahan Titirantai.

Menanggapi ini, perwakilan Dinsos Medan sekaligus Koordinator PKH Dedy Irwanto Pardede mengatakan, hingga saat ini Pemko Medan terus melakukan pembenahan data penerima bantuan. “Masyarakat silakan laporkan kepada kami apabila ada masyarakat yang mampu secara ekonomi tetapi masih mendapatkan bantuan agar bantuan tersebut bisa dialihkan kepada warga yang lebih membutuhkan. Sebab saat ini, Pemko Medan juga sedang terus membenahi data penerima bantuan,” tuturnya.

Warga lainnya juga menyampaikan sejumlah aspirasi. Diantaranya soal sulitnya pasien BPJS Kesehatan mendapatkan rujukan ke rumah sakit, hingga meminta pemerintah untuk menormalisasi sungai-sungai di Kota Medan guna mengatasi masalah banjir. Menanggapi hal itu, Robi Barus pun memastikan akan menindaklanjutinya dengan berkoordinasi bersama pihak-pihak terkait. (map/adz)

Pejabat Sergai Ungkap Alasan Ikut Lelang Jabatan Binjai

MELINTAS: Seorang pesepeda melintas jalan di depan Balai Kota Binjai, Jalan Jenderal Sudirman, beberapa waktu lalu. (Teddy Akbari/Sumut Pos)
MELINTAS: Seorang pesepeda melintas jalan di depan Balai Kota Binjai, Jalan Jenderal Sudirman, beberapa waktu lalu. (Teddy Akbari/Sumut Pos)

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Wahyu Umara, adalah seorang aparatur negeri sipil (ANS) dari Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai). Wahyu salah satu yang berstatus pejabat impor, yang mengikuti lelang jabatan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (Kadis PUTR) Kota Binjai.

Mantan Sekretaris Dinas PUTR Sergai itu mengungkapkan alasannya untuk mengikuti jabatan lelang di Kota Binjai. Dia menyebut, peluangnya besar menjadi pejabat eselon II di Kota Binjai.

“Kalau melihat peluang di Sergai, kecil peluang saya untuk dapat eselon II,” ungkap Wahyu, akhir pekan kemarin.

Dia mengaku saat ini sedang dalam kondisi kurang sehat. Meski demikian, Wahyu tetap mengikuti lelang jabatan dan bahkan di tengah kondisi yang kurang sehat dinyatakan lulus seleksi administrasi.

“Maaf sebelumnya slow respon, karena kondisi agak kurang sehat kemarin,” jawab Wahyu yang memberikan konfirmasi empat hari kemudian.

Wahyu berpeluang menjadi Kadis PUTR Binjai, berdasarkan hasil nilai makalah dan wawancara. “Saya sejak bulan Mei 2024 sudah menjadi ASN Kota Binjai,” bebernya.

Disinggung awalnya disiapkan sebagai Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Binjai, dia menjawab tidak tau. “Saya malah tidak tau kalau dipersiapkan untuk Perkim,” katanya.

“Untuk penilaian semua kita serahkan dengan panitia, saya cuma mengikuti tahapan seleksi dengan sebaik-baiknya,” tukasnya.

Nilai Wahyu unggul dari tiga pelamar lainnya masing-masing, Achmad Haryansyah Siregar (Kabid Pengairan Dinas PUTR Binjai), Avro Wibowo (Kabag Administrasi Pemerintahan Setdako Binjai) dan Dasar Martinus Sembiring.

Wahyu mendapat nilai makalah 84,3 dan wawancara 85,5.

Pemko Binjai melakukan seleksi jabatan pimpinan tinggi pratama untuk beberapa jabatan, yakni staf ahli wali kota bidang pemerintahan hukum dan politik, sekretaris dewan perwakilan rakyat daerah, dinas pendidikan, dinas lingkungan hidup, dinas ketahanan pangan dan pertanian, dinas perumahan dan pemukiman, dinas pekerjaan umum dan tata ruang, dinas penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu, dinas komunikasi dan informatika serta satuan polisi pamong praja, dan terakhir direktur rumah sakit umum daerah.

Namun, pelamar hanya seorang dan minimal harus empat orang, alhasil lelang jabatan Direktur RSUD Dr RM Djoelham ditutup Tim Panitia Seleksi yang diketuai Heny Sitepu. Berdasarkan nilai teratas, mereka disebut menjadi calon kuat untuk mengisi jabatan eselon II.

Mereka adalah, M Ikhsan Siregar untuk jabatan Kadis Kominfo, Sofyan Siregar untuk jabatan Kadis Pendidikan, Arif Budiman Sihotang untuk jabatan Kasatpol PP, M Syofian Pasaribu untuk jabatan Kadis Ketahanan Pangan dan Pertanian, Wahyu Umara untuk jabatan Kadis PUTR, Bona Manuel Tarigan Sibero untuk jabatan Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Irsan Firdaus untuk jabatan Kadis Perkim, Ahmad Yani untuk jabatan Kadis Lingkungan Hidup, Budiman Sitepu untuk jabatan Staf Ahli Wali Kota dan Nelly Rosa Hasibuan untuk jabatan Sekwan DPRD.

Dari 10 nama yang meraih nilai tertinggi, didominasi oleh pejabat lama. Namun, dua di antaranya yang menarik perhatian adalah Wahyu Umara dan Irsan Firdaus. Keduanya disebut pejabat impor, Wahyu dari Sergai dan Irsan dari Gayo Lues, Aceh. (ted/azw)

Bupati Dairi Antisipasi Kemacetan Libur Nataru, Gotong Royong Penyisipan Beram Jalan Sekitar Laependaroh

GOTONG ROYONG: Bupati Dairi Ir Vickner Sinaga pimpin gotong-royong penyisipan beram jalan di lintasan jalan nasional Sidikalang-Medan tepatnya sekitar Jembatan Lae Pendaroh, Sabtu (20/12).SUMUT POS/istimewa.
GOTONG ROYONG: Bupati Dairi Ir Vickner Sinaga pimpin gotong-royong penyisipan beram jalan di lintasan jalan nasional Sidikalang-Medan tepatnya sekitar Jembatan Lae Pendaroh, Sabtu (20/12).SUMUT POS/istimewa.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Bupati Dairi Ir Vickner Sinaga memimpin gotong-royong penyisipan beram jalan di sekitar Laependaroh, Sabtu (20/12). Penyisipan beram jalan itu berguna untuk mengantisipasi kemacetan jelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026.

Dilansir di akun media sosial Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi, Minggu (21/12), Bupati Dairi Ir Vickner Sinaga mengatakan, penyisipan beram jalan dilakukan untuk memperlancar arus lalu lintas selama libur Nataru. Kemudian, menghindari terjadinya kecelakaan. Mengingat lintasan jalan, sangat sempit dan beram jalan sangat dalam.

Dalam gotongroyong itu, Dinas Pengerjaan Umum dan Tata Tuang (PUTR) Dairi mengerahkan satu unit alat berat untuk melakukan penyisipan bahan sertu. Bupati Dairi berharap, penyisipan beram jalan akan memperlancar arus lalulintas yang diprediksi akan terjadi peningkatan volume kendaraan selama libur Nataru.

Vickner mengatakan, beram jalan di lintasan jalan nasional Sidikalang-Medan, lumayan dalam, sehingga terjadi penyempitan badan jalan dan kerap menimbulkan lalulintas macet.

Dia berharap semoga langkah yang dilakukannya di tengah efisiensi anggaran bisa mengurai masalah tersebut. Khususnya, memasuki libur Nataru.

“Sehingga masyarakat bisa menikmati liburan bersama dengan keluarga di daerah masing-masing lancar dan nyaman,” ungkap Vickner. (rud/azw).