25 C
Medan
Monday, April 13, 2026
Home Blog Page 850

Ali Yusuf Resmi Dilantik Jadi Bupati Deliserdang, Pj Gubsu Tekankan Penurunan Stunting

LANTIK: Pj Gubernur Sumut, Hassanudin saat melantik H.M Ali Yusuf Siregar Bupati Deli Serdang defenitif, di Aula Tengku Rizal Nurdin, Kota Medan.(BAGUS SYAHPUTRA/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pelaksana Tugas (Plt) Deliserdang, H M Ali Yusuf Siregar resmi dilantik sebagai Bupati Deliserdang defenitif. Pelantikan tersebut, dipimpin langsung oleh Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara, Hassanudin di Aula Tengku Rizal Nurdin, di Jalan Jendral Sudirman, Kota Medan, Jumat (8/12/2023) sore.

Pelantikan ini, berdasarkan surat keputusan (SK) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Tito Karnavian, dengan nomor 100.2.1.3-6231 tahun 2023, tertanggal 30 November 2023.

Pj Gubernur Sumut, Hassanudin dalam sambutannya, mengajak Ali Yusuf untuk melakukan terobosan dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat, pelayanan publik hingga melakukan penekanan stunting di Kabupaten Deliserdang.

“Sama kita fokus, tentang pembangunan daerah dan pelayanan publik, serta pengendalian inflasi dan pengendalian stok pangan dan harga terlebih menjelang Nataru,” kata Hassanudin.

Hassanudin juga menekankan kepada Ali Yusuf harus mampu menangani dan mengendalikan stunting dan kemiskinan ekstrem khususnya, di Deliserdang dengan mengaktifkan posyandu dan anggaran stunting.

Hassanudin memuji bahwa investasi di Kabupaten Deliserdang sangat baik. Sehingga memberikan kontribusi dalam pendapat asli daerah (PAD) bagi Sumut dan Deliserdang sendiri.

Pada tahun 2023, APBD Kabupaten Deliserdang sebesar Rp 4,5 triliun dengan jumlah penduduknya, mencapai 2 juta jiwa. Atas hal itu, Hassanudin dilakukan pengelolaan dengan baik bagi kesejahteraan masyarakatnya.

“Kita tahu tahun 2023 Deliserdang mengelola APBD yang cukup besar dengan jumlah penduduk cukup besar,” kata Hassanudin.

Mantan Pangdam I Bukit Barisan juga mengajak Ali Yusuf untuk menyukseskan Pemilu 2024 dan Pilkada serentak tahun 2024.

“Menjelang Pemilu, saya mengajak semua pihak menjaga kondusivitas dan netralitas ASN. Mari jaga ketentraman bersama Forkopimda,” tandas Hassanudin.

Untuk Diketahui, Dengan Ali Yusuf sebagai Bupati Deli Serdang, melanjutkan sisa jabatannya, Periode 2018-2023. Sedangkan, akhir masa jabatannya berakhir pada 27 Desember.

Ali Yusuf ditunjuk sebagai Plt Bupati Deliserdang. Karena, Bupati Deliserdang, sebelumnya Ashari Tambunan menjadi Calon Legislatif (Caleg) DPR RI dan sudah menjadi Daftar Caleg Tetap (DCT), yang bertarung di Pileg 2024.

Dimana, Kabupaten Deliserdang masuk dalam calon Pj Bupati yang diusulkan 3 nama dari DPRD Deli Serdang dan tiga nama lagi, dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut, diajukan ke Kemendagri RI. Karena, berakhir masa jabatan Bupatinya.(gus/ram)

Pekan Depan DPRD Medan Gelar Sidang Paripurna PAW Empat Anggota Dewan

Ketua DPRD Medan, Hasyim.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – DPRD Kota Medan akan segera menggelar sidang Paripurna Pengganti Antar Waktu (PAW) pada pekan depan. Belakangan diketahui, sidang Paripurna PAW tersebut akan digelar pada Selasa (12/12/2023).

“Benar, kita akan menggelar sidang Paripurna PAW tanggal 12 (Desember 2023) ini,” ucap Ketua DPRD Medan, Hasyim kepada Sumut Pos, Jumat (8/12/2023).

Dikatakan Hasyim, PAW akan dilakukan secara langsung terhadap empat orang Anggota DPRD Medan, yakni Siti Suciati (Fraksi Gerindra), D Edy Eka Suranta S Meliala (Fraksi Gerindra), M. Afri Rizki Lubis (Fraksi Golkar), dan Irwansyah (Fraksi PKS).

“Sidang PAW nya dilakukan untuk empat orang langsung. Dua dari Fraksi Gerindra, satu dari Fraksi Golkar, dan satu dari Fraksi PKS,” ujar Ketua DPC PDIP Kota Medan itu.

Terkait SK Gubernur yang menetapkan PAW terhadap empat orang tersebut, Hasyim menyebutkan bahwa DPRD Kota Medan telah menerimanya.

“Dari info yang saya dapat, SK dari Gubernur sudah turun. Untuk pastinya boleh tanyakan langsung ke Sekwan (Sekretaris DPRD Medan),” tutupnya.

Terpisah, dikonfirmasi Sumut Pos, Sekretaris DPRD Medan, M Ali Sipahutar membenarkan sidang Paripurna PAW tersebut.

Ali Sipahutar pun menegaskan bahwa sidang Paripurna PAW itu akan dilaksanakan pada Selasa (12/12) mendatang karena pihaknya telah mendapatkan SK Gubernur Sumatera Utara terkait penetapan PAW terhadap empat orang tersebut.

“Sudah, SK Gubernurnya sudah kita terima semalam. Hari ini kita sampaikan ke meja kerja Ketua DPRD Medan, hari Selasa (12/12/2023) nanti paripurna PAW nya,” jawabnya.

Dijelaskan Ali, nantinya ada empat orang yang akan dilantik sebagai Anggota DPRD Medan untuk menggantikan empat orang Anggota DPRD Medan yang di PAW.

Berdasarkan KepGub Sumatera Utara No. 188.44/1017/KPTS/2023, akan dilantik atas nama Jaya Saputra (Gerindra).

Berdasarkan KepGub Sumatera Utara No. 188.44/1018/KPTS/2023, akan dilantik atas nama H. Ilhamsyah SH (Golkar).

Berdasarkan KepGub Sumatera Utara No. 188.44/1007/KPTS/2023, akan dilantik atas nama Bukhari SE (PKS).

Berdasarkan KepGub Sumatera Utara No. 188.44/1006/KPTS/2023, akan dilantik atas nama Abdullah Roni (Gerindra).

“Keempatnya akan dilantik sekaligus, secara bersamaan di Sidang Paripurna PAW hari Selasa nanti,” pungkasnya.

Seperti diketahui, adapun empat orang Anggota DPRD Medan yang akan di PAW pada Selasa nanti, yakni Siti Suciati (Fraksi Gerindra), D Edy Eka Suranta S Meliala (Fraksi Gerindra), M. Afri Rizki Lubis (Fraksi Golkar), dan Irwansyah (Fraksi PKS).

Menariknya, meski berasal dari tiga partai yang berbeda, keempatnya berlabuh ke partai yang sama, yakni Partai NasDem. Keempatnya pun diketahui akan kembali maju sebagai Caleg DPRD Medan pada Pemilu 2024 dari Partai NasDem.
(map/ram)

Warga Rengas Pulau Minta Perhatian Pemko Medan Terkait Jalan

PERHATIAN: Kondisi Gang Turi Lingkungan 23 Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan yang butuh perhatian dari Pemko Medan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Beberapa hari yang lalu seorang warga Gang Turi Lingkungan 23 Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Iskandar memposting di media sosial terkait jalan di lingkungannya yang sudah puluhan tahun mengalami kerusakan dan tak tersentuh pembangunan.

Postingan yang diunggah tersebut viral di media sosial dan mendapat berbagai tanggapan dari netizen.

Ani salah satu warga yang tinggal disekitar lokasi mengatakan, warga sudah lelah merasakan jalan yang rusak tersebut ditambah lagi bila musim hujan jalan tak bisa dilalui oleh kendaraan.

“Kalau diceritakan sungguh sedih bang, kalau sudah musim hujan jalan tersebut banjir dalamnya sampek sebetis orang dewasa dan tak bisa dilalui kendaraan. Kalau panas kayak gini banyak lubangnya,” ucapnya.

Dalam kesempatan ini, Ani memohon kepada Pemko Medan untuk melakukan perbaikan jalan tersebut.

“Kami mohon Pak Wali Kota Medan dapat segera memperbaiki jalan kami ini, kasian anak – anak kalau musim hujan harus digendong orang tua untuk melalui jalan ini,” harapnya.

Sementara itu, Kepala lingkungan 23 Pariono yang dihubungi wartawan mengatakan, masalah jalan tersebut sudah berulang kali diusulkan dirinya untuk dilakukan perbaikan ke Pemko Medan.

“Kalau permohonan sudah sering kali disampaikan, baik itu di reses anggota DPRD Kota Medan maupun melalui musrembang,” ucapnya.

Pariono melanjutkan, bukan hanya Gang Turi saja yang diajukan untuk dilakukan perbaikan ada berapa gang di Lingkungan 23.

“Bukan hanya Gang Turi aja yang saya ajukan untuk perbaikan, tapi ada beberapa gang juga seperti Gang Benteng, Gang Merdeka serta Sidodadi,” sebutnya.(mag-1/ram)

Dukung Pemko Fungsikan Panti Sosial Jadi Tempat Rehabilitasi Narkoba

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota (Pemko) Medan tengah membangun Panti sosial untuk masyarakat Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS). Nantinya pada bangunan yang terletak di Kecamatan Medan Tuntungan tersebut, Pemko Medan melalui Dinas Sosial akan memfungsikan sebagian bangunan tersebut untuk lokasi rehabilitasi pecandu narkoba.

Terkait hal itu, Anggota DPRD Medan, Edi Saputra, mengaku menyambut baik keberadaan tempat rehabilitasi untuk pecandu narkoba yang disiasati Pemko Medan. Ia berharap kehadiran tempat rehabilitasi tersebut akan berdampak positif dan benar-benar difungsikan sebagai tempat pembinaan.

“Kita mendukung adanya tempat rehabilitasi narkoba milik Pemko Medan, kita harapkan panti rehabilitasi tersebut benar-benar berfungsi maksimal dalam melakukan pembinaan terhadap para pecandu narkoba,” ucap Edi Saputra, Jumat (8/12).

Namun, kata Edi, Pemko Medan bukan hanya berkewajiban untuk menyiapkan tempat rehabilitasi, tetapi Pemko Medan juga berkewajiban untuk mengedepankan langkah-langkah pencegahan (preventif).

“Membagun gedung rehabilitasi itu penitng, namun melakukan pencegahan jauh lebih penting. U tuk itu kita minta Pemko Medan tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga harus mengedepankan langkah preventif,” ujar politisi PAN tersebut.

Edi Saputra juga mendesak Wali Kota Medan, Bobby Nasution agar melakukan sikap tegas dalam pemberantasan dan pencegahan penyalagunaan Narkoba di Kota Medan.

“Kita harap Pemko Medan dapat berkolaborasi dengan kepolisian dalam melakukan pemberantasan narkoba,” katanya.

Dengan difungsikannya Panti Sosial, Edi juga berharap tidak ada lagi pengemis yang berkeliaran di setiap sudut Kota Medan, khususnya yang saat ini banyak berada di persimpangan jalan inti Kota Medan.

“Dalam hal ini kita minta Dinas Sosial dan SatPol PP supaya melakukan pengawasan rutin,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Sosial Kota Medan Khoiruddin Rangkuti mengatakan, bangunan Panti Sosial akan segera difungsikan tempat pembinaan PMKS dan juga tempat rehabilitasi pecandu narkoba.

“Kita harapkan tahun 2024 sudah bisa kita fungsikan. Khusus untuk tempat rebah korban pecandu narkoba, kita akan kerjasama dengan pihak Kepolisian dan pihak BNN (Badan Narkotika Nasional),” terang Khoiruddin.
(map/ram)

AKBP Janton Silaban Jabat Kapolres Pelabuhan Belawan

JABAT: AKBP Janton Silaban Jabat Kapolres Pelabuhan Belawan Menggantikan AKBP Josua Tampubolon.

BELAWAN, SUMUTPOS.CO- Kapolri Jendral, Pol. Listyo Sigit Prabowo, kembali melakukan mutasi para perwira di tubuh Polri Kamis (7/12/2023).

Dari surat telegram yang dikeluarkan oleh Kapolri dengan nomor ST/2750/XII/KEP/2023, tanggal 07 Desember 2023 yang ditandatangani oleh ASDM Mabes Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo terdapat beberapa perwira tinggi dan menengah yang dimutasi oleh Kapolri.

AKBP Josua Tampubolon yang selama ini menjabat sebagai Kapolres Pelabuhan Belawan digantikan oleh AKBP Janton Silaban, yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubdit 2 Ditresnarkoba Polda Riau, sedangkan AKBP.Josua Tampubolon akan menempati posisi barunya sebagai Kasubbid Sespimma Bidjemen Lemdiklat Polri.

AKBP Josua Tampubolon akan mengakhiri jabatannya di Polres Pelabuhan Belawan yang dijabatnya sejak 23 Januari 2023 lalu, dan akan secepatnya dilakukan Sertijab.

AKBP Janton Silaban Pria kelahiran 12 Oktober 1977, Sipatea, Provinsi Sumatera Utara ini, pernah menjabat sebagai Kapolsek Talang Ubi, Kabupaten Muara Enim Jambi

Berbagai pengalaman, sudah diemban oleh Angkatan Polisi (Akpol) 2003 ini, mulai bertugas di Polda Jambi, dan langsung bertugas Kepala Sentral Pelayanan Kepolisian (KSPK), ‎ kemudian dua tahun menjabat Kanit Tekab Polres Sarolangun, selanjutnya ia dua tahun menjadi Kapolsek di wilayah hukum Serolangun.

Setelah lulus PTIK di tahun 2009, ia langsung bertugas di wilayah hukum Polda Sumsel menjabat sebagai Kasat Reserse Narkoba, dan Reserse Kriminal, di Polres Ogan Komering Ulu Timur (OKUT), dan Kanit Direktur Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Polda Sumsel.

Berbagai macam pengalaman selama ber‎tugas, menjadi pelajaran yang berharga dan tak terlupakan saat menjalankan tugas yang ia emban.

Dan yang terakhir sebelum menjabat sebagai Kapolres Pelabuhan Belawan, ia menduduki jabatan sebagai Kasubdit 2 Ditresnarkoba Polda Riau. (mag-1/ram)

Kapolrestabes Medan Diganti, Ini Pesan Ketua Komisi I DPRD Medan

Ketua Komisi I DPRD Medan, Robi Barus.Markus/Sumut Pos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua Komisi I DPRD Kota Medan, Robi Barus angkat bicara atas ditunjuknya Kombes Pol Teddy Jhon Sahala Marbun sebagai Kaporestabes Kota Medan yang baru guna menggantikan Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda yang ditugaskan ke Mabes Polri.

Kepada counterpartnya tersebut, Robi Barus pun memberikan sejumlah pesan.

Dikatakan Robi Barus, situasi krisis keamanan di Kota Medan yang ditandai dengan tingginya angka kriminalitas, harus menjadi fokus utama bagi setiap Kapolrestabes Medan yang baru, termasuk bagi Kombes Teddy Jhon Sahala Marbun.

“Masalah keamanan memang merupakan ‘PR’ bagi siapapun yang menjadi Kapolrestabes Medan. Tingginya angka kriminalitas di Kota Medan masih menjadi masalah yang paling sering dikeluhkan, masyarakat kerap dihantui rasa khawatir. Ini akan menjadi tantangan bagi setiap Kapolrestabes Medan yang baru, termasuk saudara Kombes Teddy,” ucap Robi kepada Sumut Pos, Jumat (8/12/2023).

Diterangkan Robi, belum tuntasnya masalah keamanan di Kota Medan tidak terlepas dari tingginya angka peredaran narkoba. Oleh sebab itu, Kapolrestabes Medan yang baru diharapkan dapat lebih serius dalam menekan angka peredaran narkoba di Kota Medan.

“Kuncinya adalah narkoba. Kalau kita lebih serius memberantas narkoba di Kota Medan, kita yakin angka kriminalitas otomatis akan turun secara signifikan,” tegasnya.

Robi pun merasa yakin, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Teddy Jhon Sahala Marbun sudah memahami betul apa yang menjadi masalah krusial yang harus segera diselesaikan di Kota Medan. Mengingat sebelumnya, Kombes Teddy bertugas sebagai Ditreskrimsus Polda Sumut.

“Kita yakin Kombes Teddy pasti paham betul apa masalah yang terjadi di Kota Medan, kita juga yakin beliau mampu mengatasinya. Kalau Pak Kapolri tidak yakin atas kemampuan Kombes Teddy, tidak mungkin beliau ditunjuk sebagai Kapolrestabes salah satu kota ketiga terbesar di Indonesia (Medan),” tuturnya.

Robi pun mengingatkan Kombes Teddy agar dapat berkolaborasi dengan semua pihak, termasuk Pemko Medan sebagai lembaga eksekutif dan pihaknya di DPRD Medan sebagai lembaga legislatif untuk bersama-sama menyelesaikan masalah keamanan di Kota Medan.

“Apalagi dalam situasi menjelang pemilu seperti saat ini, kita harus bisa meminimalisir potensi terjadinya gesekan di masyarakat. Butuh kerjasama untuk hal itu, dan kita di Komisi I siap berkolaborasi dengan counterpart kami di Polrestebas Medan,” pungkasnya.
(map/ram)

Tidak Ada Wacana Pemberhentian Non ASN di Pemprovsu

Kepala BKD Sumut, Safruddin.(BAGUS SYAHPUTRA/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sumatera Utara menunggu Petunjuk Teknis (Juknis) berdasarkan Undang-Undang Penerbitan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN). Juknis itu, akan digunakan dalam penataan tenaga honorer atau non ASN di lingkungan Pemprov Sumut ini.

Kepala BKD Sumut, Safruddin menjelaskan paling lambat penataan non ASN dilakukan pada Desember 2024 mendatang berdasarkan UU nomor 20 tahun 2023.

“Per 31 Desember 2024, penataan non ASN harus sudah selesai. Tapi, juknis belum kita terima, sebagai panduan kita. Kondisi saat ini, formasi PPPK tahun 2022, dan 2023, secara akumulasi belum bisa berkurang dengan jumlah non ASN kita,” jelas Safruddin kepada wartawan, Jumat (8/12/2023).

Safruddin mengungkapkan bahwa berdasarkan pendataan terhadap non ASN di lingkungan Pemprov Sumut mencapai 15.869 orang pada per 31 Desember 2022, lalu.

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kempan RB) menggodok peraturan pemerintah (PP) yang bakal mengatur pengaturan non-ASN. Dimana aturan turunan UU Nomor 20 Tahun 2023

“Kita belum tahu, bagaimana penataan yang dimaksud dalam Undang-undang itu. Apakah data itu dinolkan atau alih statusnya,” tutur Safruddin.

Safruddin mengungkapkan tidak mungkin secara analisis dirinya, Pemerintah Pusat akan menolkan seluruh non ASN tersebut. Malah sebaliknya, Pemerintah Indonesia menyurati Pemerintah Provinsi hingga Kabupaten/Kota, untuk menganggarkan di APBD untuk biaya atau gaji bagi tenaga honorer.

“Kalau dinolkan tidak mungkin secara lisan. Kita dilarang melakukan pemberhentian besar-besaran. Bahkan, kita menerima surat, untuk mengakomodir anggaran untuk tenaga non ASN,” ucap Safruddin.

Safruddin berharap dengan jumlah besar tenaga honorer dimiliki Pemprov Sumut, jangan sampai ada pemberhentian besar-besaran non ASN itu. Karena, akan berdampak dengan kinerja hingga pelayanan publik di lingkungan Pemprov Sumut.

“Kita berharap jangan ada pemberhentian besar-besaran tenaga non ASN. Dari kebijakan Pemerintah Pusat, tidak ada niat membuang non ASN ini,” kata Safruddin.

Safruddin mengungkapkan per tahun rata-rata ASN masuk masa pensiun di lingkungan Pemprov Sumut hampir 1.000 orang. Sedangkan, mendapatkan pegawai baru atau ASN dari STPDN hanya 7 hingga 8 orang. Angka itu, tidak sebanding dengan data pensiun tersebut.

“Kalau semua, dibuang jadi perintah daerah jadi susah (secara kinerja dan pelayanan publik). Contoh Sumut rata-rata per tahun hampir seribu orang ASN yang pensiun. Pemprov Sumut menerima 7 hingga 8 orang dari STPDN, karena STPDN disebar ke Kabupaten/Kota juga,” kata Safruddin.

Sedangkan, Peserta seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemprov Sumut, yang mengikuti 10.793 peserta tahap seleksi kompetensi dasar (SKD) dengan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT).

“Lokasi ujian di Kota Medan yang tidak hadir 56 orang dan Nias ada 16 orang, tidak hadir,” tutur Safaruddin.

Berdasarkan data diperoleh dan mengutip pengumuman Nomor: 800.1.13.2/4880/BAPEG/IX/2023 tertanggal 15 September 2023. Jumlah formasi PPPK tahun 2023 di Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Sumut, dengan perincian jumlah 2.386 formasi PPPK dengan perincian tenaga guru 2.000, tenaga kesehatan 250 dan tenaga teknis 136.

Safruddin menambahkan pada seleksi PPPK tahun, dibandingkan tahun 2022, ada yang berbeda. Pada tahun 2022, diikuti para non ASN. Sedangkan, di tahun 2023 ini, selain diikuti non ASN, juga diikuti jalur umum.

Sedangkan, pada tahun 2024. Safruddin mengungkapkan belum ada informasi atau petunjuk dari Pemerintah Pusat dalam penerimaan PPPK.

“Kondisi sekarang, belum kita proyeksi dengan kouta PPPK ini, tidak mengurangi jumlah besar itu. Karena apa?, karena ada jalur umum. Bukan terdata dari kita, tapi dari orang lain bisa mendaftar ke kita. Tapi, tetap prioritas yang mengajar (formasi guru),” tandas Safruddin.(gus/ram)

Meriahkan Liburan Akhir Tahun, Omega Hotel Management Sediakan Beragam Promo

JAKARTA, SUMUTPOS.CO –  Omega Hotel Management kembali ikut meriahkan liburan akhir tahun dengan memberikan beragam promo baik untuk kamar, makanan, minuman dan berbagai acara meriah yang fantastis di seluruh jaringan Hotel Omega Hotel Management, dimana promo ini  dimulai pada awal bulan Desember 2023.

Ditha Fitriana – Corporate PR & Marketing Communication Manager Omega Hotel Management mengatakan pelanggan dapat menikmati promo menginap special di semua jaringan hotel Omega Hotel Management selama periode Natal hingga Tahun Baru selama booking period 23 Desember 2023 – 31 Desember 2023 dengan detail sebagai berikut.

Gratis sarapan pagi untuk 2 pax, gratis sarapan pagi untuk 2 anak – anak, cookies / small hampers pada saat check in, early check in maupun late check out, complimentary makan malam tahun baru untuk 2 orang dan gratis upgrade kamar Semua penawaran tersebut diberlakukan berdasarkan ketersediaan yang berlaku di masing – masing unit hotel.

Beberapa jaringan hotel Omega Hotel Management juga menawarkan buffet dinner untuk perayaan malam tahun baru dengan harga dan paket yang sangat spesial.

Omega Hotel Management berkomitmen untuk memberikan pengalaman liburan yang tak terlupakan bagi setiap tamu. ‘’Bersama-sama, mari kita rayakan kebahagiaan Natal dan menyongsong Tahun Baru dengan penuh semangat di Omega Hotel, sebutnya.

Ditambahkan Ditha, Omega Hotel Management berkomitmen untuk terus memberikan solusi manajemen hotel yang terbaik dan membangun hubungan jangka panjang dengan klien mereka. ‘’Untuk informasi lebih lanjut tentang Omega Hotel Management, silakan kunjungi website baru kami di www.omegahotelmanagement.com,’’ujarnya.

Omega Hotel Management juga selalu memberikan promo-promo menarik setiap bulannya untuk harga kamar, paket makan maupun acara- acara penting yang akan diadakan oleh para Bleisure. Bleisure travelers juga dapat melakukan booking hotel melalui website www.omegahotelmanagement.com ataupun Mobile app My Cordela yang dapat di

download dari google play untuk mendapatkan harga terbaik atau melalui Agen Chatbot Customer Relation Omega Hotel.  (rel/sih)

Deklarasi Relawan “Pasti Ganjar”, Peserta Dibekali Pelatihan Ekonomi Kreatif

Kegiatan diskusi dengan narasumber tokoh agama dan ulama Kota Tebing Tinggi Ustadz Burhan Faisol, sekaligus deklarasi perkumpulan Relawan Pejuang Sejati Ganjar (Pasti Ganjar) di Ballroom Hotel Amanda, Kota Tebing Tinggi, Kamis (7/12).

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Ratusan masyarakat Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara (Sumut) mendeklarasikan perkumpulan Relawan Pejuang Sejati Ganjar (Pasti Ganjar) di Ballroom Hotel Amanda, Kota Tebing Tinggi Kamis (7/12) .

Deklarasi dihadiri lebih kurang lima ratusan masyarakat yang datang dari berbagai penjuru kota itu juga diisi dengan kegiatan diskusi dengan menghadirkan narasumber tokoh agama dan ulama Kota Tebing Tinggi Ustadz Burhan Faisol.

Kemudian tokoh masyarakat Abdul Firman, dan pegiat ekonomi kreatif Heryanto. Kegiatan diskusi dipandu oleh Ketua Pimpinan Daerah Ikatan Sarjana Al Washliyah (PD ISARAH) Kota Tebing Tinggi, Ustadz Supriadi.

Deklarasi yang dipimpin Ketua Relawan “Pasti Ganjar”, Syammi Fauzi Damanik, Sekretaris Eddy Riswanto, dan Bendahara Fahmi Afrian Saragih itu menegaskan, bahwa Relawan “Pasti Ganjar” berkomitmen mendukung dan memenangkan pasangan Ganjar-Mahfud di Pilpres 2024.

Selanjutnya, berkomitmen mengawal terselenggaranya Pilpres yang aman, damai, taat konstitusi, jujur, dan berkeadilan. Kemudian berkomitmen menjaga keutuhan dan persatuan bangsa dalam bingkai NKRI.

Dalam pidatonya, Ketua Relawan “Pasti Ganjar” Syammi Fauzi Damanik menyatakan, akan bekerja dan berjuang maksimal dalam memenangkan pasangan Ganjar-Mahfud di Pilpres 2024.

Salah satu upaya yang akan dilakukannya adalah dia bersama jajaran Relawan “Pasti Ganjar” akan turun ke rumah-rumah warga untuk mengenalkan lebih dekat sosok Ganjar Pranowo kepada masyarakat.

“Bagi kita tak punya pilihan selain memilih dan memenangkan Pak Ganjar di Pilpres nanti,” tegas pria yang akrab dipanggil Ozi Damanik itu dan disambut riuh masyarakat yang hadir dengan teriakan, “Siapa kita…Pasti Ganjar!!!”, “Siapa Presiden kita…Pasti Ganjar!!!”, “Ganjar-Mahfud…Menang menang menang!!!”.

Tokoh agama dan ulama Kota Tebing Tinggi Ustadz Burhan Faisol dalam sesi “Sosok Ganjar di mata tokoh agama” mengajak masyarakat Kota Tebing Tinggi untuk berpartisipasi aktif dalam Pemilu, baik Pileg maupun Pilpres.

Disampaikannya, bahwa negara Indonesia dibangun di atas pondasi keragaman dan kebhinekaan, baik agama, suku, maupun golongan. Diantara tiga pasangan yang ada, dia mengatakan bahwa hanya pasangan Ganjar-Mahfud yang paling mewakili jatidiri bangsa Indonesia.

“Pasangan Ganjar-Mahfud ini saya lihat paling komplit, duet nasionalis dan religius, dengan kata lain saya sebut, ini pasangan paling mewakili jatidiri bangsa Indonesia,” ujar pengasuh majelis pengajian ibu-ibu Kota Tebing Tinggi itu.

Selanjutnya pegiat ekonomi kreatif Heryanto dalam paparannya yang bertajuk “Pemberdayaan Ekonomi Kreatif Sebagai Penopang Ekonomi Keluarga” mengutarakan pentingnya usaha-usaha kreatif yang bisa menjamin kesejahteraan keluarga.

Ke depan ujarnya, upaya memperkuat ekonomi keluarga dalam rangka membangun kesejahteraan rakyat, akan menjadi program yang diprioritaskan oleh pasangan Ganjar-Mahfud.

Sementara itu tokoh masyarakat Kota Tebing Tinggi Abdul Firman mengajak untuk tidak ragu dalam memilih Ganjar Pranowo sebagai Presiden RI. Menurutnya, Ganjar Pranowo memiliki pengalaman yang paling komplit untuk memimpin negara.

“Saya mengajak kita semua dan seluruh warga Kota Tebing Tinggi untuk tidak ragu memilih Pak Ganjar sebagai Presiden, dari tiga kandidat yang ada, hanya beliau yang punya pengalaman komplit, beliau pernah di legislatif sebagai Anggota DPR RI, beliau juga pernah memimpin eksekutif sebagai Gubernur, sementara yang lain tidak selengkap itu,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Firman juga menghimbau kepada seluruh warga Kota Tebing Tinggi untuk melaksanakan agenda Pilpres dengan gembira, tidak saling menjatuhkan apalagi sampai memecah persatuan warga. (rel/tri)