Home Blog Page 882

Via Tranformasi Pelabuhan Belawan, Pelindo Multi Terminal Terus Tingkatkan Layanan

GO LIVE: PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) melakukan Go-live PTOS-M (Pelindo Terminal Operation System Multipurpose) di SPMT Branch Belawan, Jumat (1/11). (Istimewa)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Bergerak mewujudkan pelayanan terbaiknya, PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) sebagai satu Subholding PT Pelindo, melakukan Go-live PTOS-M (Pelindo Terminal Operation System Multipurpose) di SPMT Branch Belawan, Sabtu, (2/11) lalu.

Untuk diketahui, dalam bisnisnya, SPMT bergerak pada kepelabuhanan di bidang operasi terminal multipurpose, seperti curah cair, curah kering, dan kargo umum.

Sementara Go-live PTOS-M, merupakan implementasi dari inisiatif strategis Pelindo Group dalam transformasi dan standarisasi operasi pelabuhan, yang berpegang pada 6 pilar transformasi. Yakni proses bisnis, teknologi, peralatan, SDM, infrastruktur, dan HSSE.

Peralihan sistem Go-live PTOS-M yang menjadi bagian dari standarisasi operasional SPMT, dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas layanan bagi para pengguna jasa di Branch Belawan, sekaligus merupakan bagian dari program transformasi dan standarisasi di Pelindo Group.

Direktur Operasi SPMT, Arif Rusman Yulianto mengungkapkan, dengan terpenuhinya 6 pilar transformasi, maka langkah selanjutnya adalah mengimplementasikan keseluruhan pilar-pilar tersebut.

“Go-Live PTOS-M ini bukanlah sebagai tujuan akhir, namun ini merupakan pintu awal memperbaiki diri untuk memberikan yang terbaik bagi perusahaan. Dan harapan kami milestone Go-live Belawan ini, akan memberikan dampak positif untuk semua hal. Karena pada dasarnya, transformasi bukanlah sekadar memasang gate atau lainnya, namun bagaimana kita fokus menjalani amanah dari Pelindo,” ungkap Arif.

Arif juga menekankan, dalam pelaksanaan transformasi dan standarisasi operasional di Branch Belawan ini, juga erat berkaitan dengan aspek kepatuhan seperti HSSE dan aspek K3 (kesehatan dan keselamatan kerja).

“Terlepas dari itu semua, yang penting adalah komitmen kita bersama untuk melakukan perbaikan dari segala aspek. Dan terakhir, semoga ini membawa SPMT menjadi lebih baik pada khususnya, dan menjadikan Pelindo semakin baik lagi pada umumnya,” harapnya.

Menyahuti itu, Direktur SDM SPMT, Edi Priyanto menyampaikan, tantangan dalam sebuah transformasi adalah bagaimana sebuah konsistensi dilakukan.

“Hingga saat ini, SPMT sudah melakukan perbaikan-perbaikan.Mulai dari proses bisnis, rambu, hingga sistem, termasuk SDM. Saya berharap, agar kita semua jangan berhenti untuk melakukan perbaikan-perbaikan secara berkelanjutan. Hanya ada 2 pilihan yang harus dilakukan, bertransformasi atau kita akan mati. Karena perubahan adalah hal yang mutlak bagi kita semua,” jelasnya.

Transformasi di Branch Belawan merupakan bagian dari upaya SPMT untuk terus menghadirkan layanan operasional yang lebih baik, dan meningkatkan kepuasan para pengguna jasa dengan kinerja yang terstandarisasi di seluruh Indonesia.

Sebelumnya, peningkatan layanan operasional ini juga ditandai dengan angka kinerja operasional SPMT yang tumbuh positif sepanjang semester pertama 2023 lalu. (mag-1/saz)

Anjing Pelacak Bantu Pencarian Korban Banjir-Longsor Baktiraja

ENDUS: K9 mengendus dengan menyusuri setiap sudut lokasi untuk mencari korban. (Istimewa)

HUMBAHAS, SUMUTPOS.CO – Tim SAR Unit Samapta Polda Sumut menurunkan anjing pelacak K9 ke lokasi bencana banjir-longsor Desa Simangulampe, Kecamatan Baktiraja, Kabupaten Humbanghasundutan (Humbahas), Minggu (3/12).

Kepala Tim SAR Unit Samapta Polda Sumut, Briptu Rio mengatakan, anjing pelacak jenis labrador retriever trusci ini, diturunkan untuk bekerja mengendus dengan menyusuri setiap sudut lokasi untuk mencari para korban. Langkah ini diharapkan, bisa menemukan petunjuk keberadaan 11 warga yang hilang akibat kejadian bencana tersebut.

“K9 ini sudah bekerja mulai pagi menyusuri setiap sudut lokasi bencana,” ungkap Rio.

Rio mengatakan, sejauh ini, petunjuk adakah korban yang bakal ditemukan, belum bisa disimpulkan.

“Sampai saat ini belum ada,” tuturnya.

Kapolres Humbahas, AKBP Hary Adrianto menjelaskan, pihaknya meminta bantuan Tim SAR Unit Samapta Polda Sumut untuk menurunkan K9, agar pencarian korban yang hilang cepat ditemukan.

“Ya, kami minta bantuan agar diturunkan anjing pelacak khusus pencari mayat. Dengan harapan proses pencarian 11 warga yang masih hilang dapat diketahui,” katanya.

Dari amatan wartawan, seekor anjing pelacak milik Tim SAR Polda Sumut didatangkan ke lokasi. K9 ini didampingi tim, mengendus setiap sudut areal bencana, yang menerjang rumah penduduk sekitar. (des/saz)

Ganjar-Mahfud MD Berjuang Amankan Hukum dan Demokrasi

DISKUSI: Ganjar-Mahfud MD hadir dalam dialog publik Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Jakarta, Kamis (23/11). (Foto: Tim Media Ganjar Pranowo)

MUHAMMADIYAH menaruh harapan besar kepada pasangan capres cawapres 2024, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD. Keduanya diharapkan mampu mengembalikan demokrasi sesuai fondasinya dan melawan praktik politisasi hukum di negeri ini.

Pernyataan itu disampaikan Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir dalam dialog publik Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Jakarta, Kamis (23/11). Ganjar dan Mahfud hadir secara langsung dalam acara itu untuk menyampaikan ide dan gagasannya dalam membangun Indonesia.

”Kami percaya, dua tokoh yang hadir ini (Ganjar-Mahfud) ketika rakyat memberi amanat dan mandat, tentu akan berdiri dekat dengan konstitusi dan tidak menyalahgunakannya,” ucap Haedar.

Dalam sambutannya, Haedar menyinggung persoalan hukum di Indonesia. Menurutnya, banyak problem yang terjadi di negara ini, salah satunya adalah terjadinya politisasi hukum yang menciderai demokrasi.

“Praktik kehidupan kebangsaan akhir ini sangat meresahkan. Dimana hukum mengalami proses politik bahkan dalam konteks demokrasi orang tidak berani berkata dan berbuat yang berbeda karena ada politisasi hukum,” tegasnya.

Hukum dan demokrasi lanjut Haedar harus berlaku secara fundamental dalam kehidupan berbangsa. Indonesia sudah berjuang dengan darah untuk menjadi negara merdeka dan mewujudkan cita-cita kesejahteraan bersama.”Maka kita perlu merekonstruksi itu. Kita ingin para pemimpin bangsa ke depan membawa kembali hukum dan demokrasi kita sesuai fondasinya,” tegasnya.

Haedar menerangkan, banyak undang-undang atau produk hukum lainnya di Indonesia yang tarik ulur. Sejumlah produk hukum yang dihasilkan adalah hasil dari koalisi oligarki.
“Kami harap ke depan, jangan ada lagi undang-undang yang diputuskan dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. Bahasa arabnya itu min haisu la yahtasib (kemunculan dari yang tidak disangka-sangka),” ucap Haedar di hadapan Ganjar-Mahfud.

Bagi Muhammadiyah, lanjut Haedar, Ganjar dan Mahfud bukanlah orang baru. Keduanya adalah tokoh yang paling sering berinteraksi dengan Muhammadiyah.”Kami sudah sangat dekat karena sering bersilaturahmi dan berinteraksi dengan beliau sejak lama. Pak Ganjar selalu bersama kami untuk kesuksesan Muhammadiyah. Pak Mahfud juga sama, kami selalu berinteraksi sejak zaman di Jogja bahkan saat sekarang menjadi menteri,” pungkas Haedar.

Sementara itu, Ganjar mengajak semua elemen masyarakat untuk berjuang mengamankan hukum dan demokrasi agar berjalan sesuai konstitusi.”Maka kita semua harus menjadi agen. Ayo semua kelompok speak up, berani bicara. Dan Muhammadiyah harus mengambil peran itu, karena apa keluar dari Muhammadiyah pasti layak dan wajib didengarkan,” ucapnya.

Kualitas demokrasi di Indonesia, lanjut Ganjar, memang sedang diuji. Untuk itu, ia mengajak seluruh masyarakat berani memberikan masukan demi masa depan negeri ini.”Kalau tidak sesuai, maka rakyat sebagai pemilik republik yang harus bicara. Kalau banyak kelompok kritis bicara maka negara sudah dalam status alert,” pungkasnya.
Sementara itu, Dedi Irwansyah warga Muhammadiyah Deli Serdang, mengungkapkan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD merupakan sosok pemimpin saling mengisi sebagai pemimpin masa depan Indonesia.

“Saya pribadi senang melihat sosok kedua pemimpin ini. Sehingga dapat memberikan perubahan untuk masa depan Indonesia, yang lebih baik kedepannya,” kata warga Lubukpakam. Dedi mengatakan sudah jelas melihat gagasan dalam membangun Indonesia dalam perubahan yang baik untuk tanah air ini.”Semoga Indonesia lebih baik lagi kedepannya,” ucapnya. (wir/gus)

Transformasi Keolahragaan dan Teknologi Menuju Generasi Unggul

SEMINAR: Dr dr Liliana Puspa Sari MKes bersama narasumber dan peserta seminar transformasi keolahragaan dan teknologi menuju generasi unggul melalui zoom, Sabtu (2/12). (ISTIMEWA)

SEKOLAH Tinggi Olahraga dan Kesehatan (STOK) Bina Guna bersama tujuh perguruan tinggi di tanah air menggelar Seminar Nasional Olahraga (Senasor), Sabtu (2/12).

Senasor secara daring melalui zoom di STOK Bina Guna tersebut, diikuti antara lain peserta dari Universitas Negeri Semarang, UPMI Medan, Universitas Quality, Universitas Bina Bangsa Getsempena, Aceh, Unimers Makasar dan kampus yang sudah melakukan Memorandum of Understanding (MoU).

Seminar akbar ini dirancang dilakukan kegiatan wajib tahunan dengan regulasi berpindah setiap tahun. Pelaksanaan Senasor ini diadakan di kampus.

Seminar di STOK Bina Guna bertema: Transformasi Keolahragaan dan Teknologi Menuju Generasi Unggul diikuti 450 peserta dari berbagai kalangan.

Tiga narasumber seminar yakni Prof Dr Tandiyo Rahayu MPd (Guru Besar Universitas Negeri Semrang), Prof Dr Ramdan Pelana MOr (Guru Besar Universitas Negeri Jakarta) dan Dr Herli Pardilla MPd (Dosen STOK Bina Guna).

Seminar dibuka Ketua STOK Bina Guna Dr dr Liliana Puspa Sari MKes. ”Seminar nasional bertujuan untuk menstimulus mahasiswa dan para akademisi untuk terus berkembang diera 5.0 dimana pembelajaran sudah merujuk pada teknologi, khususnya olahraga,” kata Dr dr Liliana Puspa Sari MKes.

Prof Dr Tandiyo Rahayu, MPd menyimpulkan bahwa olahraga tak lepas dari gerak tubuh manusia. Olahraga saat ini merujuk banyaknya e-sport dan VR tentunya mempunyai unsur olahraga didalamnya.

Prof Dr Ramdan Pelana MOr mengungkapkan bahwa perkembangan teknologi akan terus berlanjut di masa depan. Hal ini akan berdampak signifikan pada berbagai aspek jehidupan nanusia.

”Dengan perkembangan ini akan muncul berbagai tantangan etis, hukum dan sosial yang perlu diatasi oleh masyarakat global,” papar Guru Besar Universitas Negeri Jakarta tersebut.

Dosen STOK Bina Guna Dr Herli Pardilla MOr menjelaskan transformasi olahraga dari zaman dahulu sampai saat ini. Transformasi itu berkembang pesat. Sejatinya, kata Dr Herli Pardilla MOr, keolahragaan berfungsi mengembangkan kemampuan jasmani, rohani dan sosial. Kemudian membentuk watak dan kepribadian bangsa yang bermartabat.

Menutup materi dari tiga narasumber, kegiatan ini juga dilanjutkan dengansesi pemaparan dari 30 pemakalah. Artikel dari pemakalah akan dipublikasikan dijurnal terakreditasi Sinta dan proceeding STOK Bina Guna. (dmp)

Sambo Sumut Optimis Capai Target di PON 2024

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Atlet Sambo Sumatera Utara optimis mampu mencapai target pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Aceh-Sumut. Sambo Sumut memasang target 9 medali emas.

“Kami yakin mampu meraih target 9 medali emas pada PON 2024. Keyakinan ini berdasarkan hasil yang diraih pada Kejurnas Sambo belum lama ini di karawang, Jawa Barat,” ujar Pelatih Sambo Sumut Anggi Muda Siregar saat memimpim latihan fisik di Stadion Unimed, Sabtu (2/12).

Pada Kejurnas Sambo tersebut, Sumut berhasil meraih 5 medali emas, 2 perak, dan 4 perunggu. “Pada Kejurnas di Karawang itu ada beberapa atlet yang diproyeksikan meraih medali emas PON 2024 tidak bisa tampil, seperti Epraim Ginting dan Faizal Irwansyah Lase,” ungkapnya.

Epraim Ginting sedang mempersiapkan diri untuk tampil di MMA Amerika. Sedangkan Faizal Lase mempersiapkan diri ke MMA di Jakarta. Dengan situasi ini, Persambi Sumut optimis bisa meraih 9 emas. “Kita juga masih memiliki atlet yang diprediksi mampu meraih medali emas nanti. Jadi target ini bikan asal kita bikin,” ucapnya.

Menurut Anggi, dalam latihan yang disaksikan Wasping KONI Sumut Sanusi Hasibuan dan Petugas dari Posko Publikasi PON 2024 Wilayah Sumut Eny Siswati, latihan yang dilaksanakan ialah sesuai program yang telah disusun dalam setahun untuk fisik, teknik dan peraturan pertandingan.

Dikatakan, untuk fisik sudah ada pelatih khususnya yaitu Filli Azandi dan teknik ditangani pelatih asal Korea, Shin Gu Bok. Selain itu mereka juga dilatih oleh pelatih Jansa Putra Nainggolan dan Darwin.

Sementara atlet sambo yang dipersiapkan menghadapi event nasional empat tahunan ini sebanyak 18 atlet terdiri dari 12 putra dan 6 putri. Untuk putra yakni Lian, Andri Silaen, Reymon, Edwin Tio, Daris, Deden, Faisal Irwansyah Lase, Suroto, Ilham, Epraim Ginting, Putra Parmonangan Harianja dan Muqsit. Sedang putri yakni Putri, Ayu, Melva, Stephani, Citra serta Maydelse.

Selain fisik dan teknik menurut Anggi, para atlet juga terus diberi pemahaman tentang peraturaan pertandingan. “Sambo kan olahraga baru di Indonesia jadi mereka terus menerus kita beri pemahaman peraturan pertandingan. Jangan nanti saat bertanding mereka lupa dengan peraturannya,” jelas Anggi.

Saat ini para atlet sambo Sumut memiliki dua tempat latihan yakni Stadion Unimed untuk fisik dan Aula SMA Negeri 7 Medan sebagai tempat latihan teknik. Untuk itu Anggi Muda Siregar mengucapkan terima kasih kepada pihak Unimed dan Kepala Sekolah SMA Negeri 7 Medan serta Kepsek SMAN 6 Medan yang telah memberi keringanan waktu kepada staf pengajarnya melatih.

Sementara mengenai rencana try out, Anggi mengatakan, pihaknya akan membawa atlet mengikuti Open Turnamen Sambo se- Asia Tenggara di Malaysia bulan Desember ini. Event ini sekaligus sebagai ajang try out.

Sementara Eny Siswati mengatakan, kedatangannya untuk melihat kendala apa yang dialami atlet selama mengikuti Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda).

Eny berharap dengan situasi dan kondisi saat ini yang memprihatinkan baik mengenai tempat latihan maupun suplemen yang ada, para atlet harus pintar-pintar memanfaatkannya.

“Hasil peninjauan kami ini, akan disampaikan dalam rapat yang dilaksanakan Disporasu nantinya. Mudah-mudahan segala permasalahan yang dihadapi setiap cabang olahraga bisa teratasi,” ungkap Eny. (dek)

Rumah Pemenangan Fresh Barometer Demokrasi Politik Sumut dari Siantar

SIANTAR, SUMUTPOS.CO – Rumah pemenangan Freddy Sabar Hasudungan Siahaan ST MBA, yang populer disebut “Fresh” di Jalan Ahmad Yani (Wisma TD Pardede), Kota Pematangsiantar, diresmikan Sabtu (2/12/2023) sore.

Rumah tersebut identik dengan sejarah perpolitikan di Tanah Air. Itu terlihat, saat memasuki rumah tersebut, terlihat foto kenangan perpolitikan di Tanah Air khususnya di Sumut.

Peresmian diwarnai dengan pemotongan pita dan tumpeng oleh Freddy Siahaan didampingi istri tercinta, Baby Pardede. Idealisme dalam wujud komitmen pun hadir di tengah peresmian tersebut.

Freddy Siahaan calon legislatif DPRD Sumut nomor urut satu dari Partai Demokrat Dapil 10 Siantar dan Simalungun dari Partai Demokrat ini mengaku akan sekuat tenaga memperjuangkan aspirasi masyarakat Siantar dan Simalungun.

“Saya berusaha untuk tidak mengecewakan orang yang telah percaya kepada saya. Masih banyak saudara-saudara kita tentunya menginginkan perubahan yang lebih kepada sosok masyarakat kita di kota ini (Pematang Siantar). Semoga kepemimpinan berkualitas melekat pada diri saya,” ujarnya saat memberikan keterangan di sela acara peresmian yang berlangsung meriah dan penuh keakraban itu.

Freddy sapaan akrabnya itu turut menegaskan jika prinsipnya maju sebagai anggota legislatif murni untuk memajukan Siantar.

“Prinsip saya bukan mencari sesuatu yg berorientasi pada hal duniawi semata. Karena saya bersyukur diberi kesehatan dan putra di tengah keluarga kecil kami. Kini, saatnya saya memikirkan untuk menjadi sosok yang memajukan Siantar,” tutur pria yang berhasil menyelesaikan bangku kuliah S2 dari ESB Reutlingen University, dan (non-degree) di Technical University Darmstadt Germany itu.

Dalam kesempatan itu juga, Freddy mengaku jika mertuanya, Drs. Rudolf Pardede adalah sosok yang begitu menginspirasinya.

“Bapak Rudolf Pardede sebagai mantan Gubernur Sumut menjadi salah satu inspirasi hidup saya. Dia sosok yang selalu berbuat baik dan begitu dicintai masyarakat Sumut. Semoga saya bisa mewarisi kepemimpinan beliau,” ucapnya.

“Saya juga berharap pada 2024, Fresh bisa menjadi sosok yang membanggakan bagi kota Pematang Siantar dan juga Simalungun,” sambung pria lulusan S1 Teknik Universitas Trisakti Jakarta itu.

Dalam kesempatan yang sama, dukungan hadir dari Kepala Badiklat DPD Demokrat Sumut, Saut P Gurning. Sebagai sosok yang sama-sama lahir dan besar dan Siantar, Saut yakin Freddy akan mampu meraih hati rakyat dan menghantarkannya ke gedung parlemen.

“Dengan keseriusannya, terlihat dari rumah pemenangan ini, saya yakin jika sebelumnya kita hanya dapat satu kursi dan tahun ini kita harus meraih dua kursi,” ungkapnya.

Untuk itu dirinya meminta kepada masyarakat Siantar dan Simalungun yang hadir agar mengajak orang-orang terdekat turut memenangkan Freddy Siahaan. “Jangan malu untuk mengajak kawan, sanak saudara dan orang terdekat untuk memenangkan Freddy,” ucapnya.

Sementara itu dukungan senada juga hadir dari Ketua DPC Demokrat Pematang Siantar Ilhamsyah Sinaga. Menurutnya, modal utama kemenangan adalah kinerja mesin partai. Dari 8 kecamatan dan 53 kelurahan, dirinya bersama Freddy telah melakukan konsolidasi.

“Dari sisi mesin partai kami sudah siap tinggal calegnya juga harus lebih siap lagi. Hari ini sudah dibuktikan. Pak Freddy berhasil membuat Siantar khususnya di kawasan Ahmad Yani Siantar ini membiru dengan berkibarnya bendera Partai Demokrat di sejumlah ruas jalan,” ungkapnya.

“Dengan ini kita ingin kejayaan Demokrat yang dulu pernah kita dapat selama 15 tahun di Siantar bisa dilanjutkan oleh pak Freddy. Tapi, semua jangan menopang dagu dan melipat tangan, namun harus bekerja keras agar bisa memenangkan Demokat di Kota Siantar,” pungkasnya.

Hadir dalam peresmian rumah pemenangan Fresh tersebut, Ketua Umum Jaringan Aliansi Memenangkan (JAM) Prabowo-Gibran Nikson Silalahi SKom, Wakil Ketua DPC Demokrat Simalungun, Pardomuan Simanjuntak, Ketua PAC Demokrat Tanah Jawa, Zamruddin Sam, anggota DPRD Siantar fraksi Demokrat Metrow Hutagaol, Perwakilan Keluarga Siahaan, Pardede dan sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat lainnya. (dek)

Daihatsu Tantang Para Sahabat Muda Kreatif Lewat Kontes Modifikasi Mobil Riil dan Virtual

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Daihatsu senantiasa mendekatkan diri kepada masyarakat Indonesia, khususnya  kawula muda melalui berbagai program atraktif, salah satunya lewat kontes modifikasi mobil bertajuk Daihatsu Dress Up e-Challenge (DDeC).

Program hasil kerjasama antara PT Astra Daihatsu Motor (ADM) dengan HIN (Hot Import Night) ini menjadi bagian dari IAM (International Automodified) merupakan ajang bagi Sahabat Muda Kreatif dalam mengekspresikan dirinya secara positif melalui adu kreativitas modifikasi mobil Daihatsu dengan tetap memperhatikan aspek keamanan dan kenyamanan.

Ajang Daihatsu Dress Up e-Challenge ini merupakan kontes modifikasi terbuka untuk seluruh model Daihatsu dan rutin diselenggarakan setiap tahun, serta telah berlangsung selama 10 tahun berturut-turut sejak 2014 dengan jumlah peserta lebih dari 7 ribu modifikator.

Kontes modifikasi DDeC tahun ini diselenggarakan secara hybrid (offline dan online) dengan pembagian 4 area regional meliputi Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Jawa dan Bali.

Kontes modifikasi DDeC menerapkan skema eliminasi dan diseleksi secara bertahap. Tahun ini, tercatat sebanyak 1.374 mobil modifikasi Sahabat Muda Kreatif yang telah dimodifikasi dan berpartisipasi. Dalam hal penjurian, publik atau netizen juga berkontribusi dalam memberi vote untuk menilai mana mobil terkeren menurut versi mereka.

Selain menantang para modifikator lewat kontes modifikasi kendaraan secara riil, Daihatsu juga tantang Sahabat Kreatif melalui modifikasi virtual yang ditujukan sebagai ajang adu kreativitas, konsep, serta kemampuan digital editing dengan total peserta terdaftar lebih dari 163 peserta yang menampilkan konsep desain mobil terbaik versi setiap peserta.

Acara kolaborasi Daihatsu bersama IAM ini menyediakan hadiah total sebesar puluhan juta rupiah beserta thropy siap dibagikan kepada modifikator terpilih mulai sejak lolos putaran awal dan seterusnya dengan nilai hadiah yang terus meningkat.

“Kami mengapresiasi Sahabat Muda Kreatif yang telah berpartisipasi dalam program kontes modifikasi tahun ini. Program ini terus mendapat sambutan positif selama 1 dekade dengan peningkatan jumlah peserta yang terus naik setiap tahunnya. Semoga kontes Daihatsu Dress Up e-Challenge dapat menjadi sarana positif bagi Sahabat Muda Kreatif dalam adu kreativitas melalui modifikasi mobil, serta membuat Daihatsu semakin dekat dengan masyarakat Indonesia,” ujar Masato Harada, Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor.(rel)

KPU Kabupaten Nias Selatan Gelar Coffee Morning Bersama Insan Pers

SAMBUTAN: Ketua KPU Kabupaten Nias Selatan, Benimeritus Halawa saat menyampaikan kata sambutan sekaligus membuka acara coffee morning, Sabtu, (2/12/2023).

NIAS SELATAN, SUMUTPOS.CO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Nias Selatan menggelar coffee morning dengan insan pers, dengan Tema “Pemilu sebagai sarana integritas Bangsa” di Jalan Baloho Indah Kecamatan Teluk Dalam Kabupaten Nias Selatan, Sabtu, (2/12/2023).

Dalam acara coffee morning KPU Nias Selatan bersama insan pers/Media turut dihadiri Ketua bersama anggota KPU Nias Selatan, Sekretaris KPU Nias Selatan, dan para wartawan dari berbagai Media cetak, dan online.

Ketua KPU Nias Selatan, Benimeritus Halawa dalam kata sambutannya menyampaikan bahwa Komisioner KPU Kabupaten Nias Selatan yang barusan terpilih pada tanggal 30 Oktober 2024, merupakan komisioner baru yang tidak pernah jadi komisioner KPU walaupun diantaranya ada yang pernah menjadi penyelenggara tapi hanya sampai di tingkat Kecamatan.

“Pada pemilu yang kita hadapi tahun 2024 kita dihadapkan dengan berbagai polemik pada masa lalu yang kelam, sungguh buruk, dan citra kita sangat buruk,” ungkapnya.

Dijelaskannya, saat perekrutan di KPU dirinya dipertanyakan tentang strategi jika terpilih nantinya menjadi komisioner KPU, terutama di Kabupaten Nias Selatan karena selama ini sudah di kenal sebagai zona merah.

“Pandangan orang luar itu terhadap pemilu Kabupaten Nias Selatan sangat buruk dan itu tidak bisa kita pungkiri benar adanya, walaupun pada tahun ke tahun terakhir ini sudah mulai ke arah baik dan sudah mulai baik,” ungkap Benimeritus Halawa.

Ia menyampaikan bahwa pada kesempatan inilah momen yang pihaknya ingin menyampaikan kepada teman insan pers/media untuk saling bergandengan tangan dalam pemberitaan untuk wujudkan pemilu tahun 2024 Nias Selatan lebih baik dan mengembalikan citra buruk Nias Selatan ini.

Selanjutnya, usai acara coffe morning dilanjutkan dengan pemaparan materi yang disampaikan oleh anggota KPU Nias Selatan, Isiani Gohae yang menjabat Koordiv Sosdiklih, Parmas, dan SDM. (mag-8/ram)

PN Rantauprapat Kembali Gelar Sidang Lapangan Sengketa Tanah di Labuhanbatu

SIDANG: Petugas PN Rantauprapat (pakai kacamata) saat melaksanakan sidang lapangan di atas lahan bersengketa. (fajar)

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Pengadilan Negeri (PN) Rantauprapat kembali menggelar sidang lapangan terkait lahan di Desa Negerilama Seberang, Kecamatan Bilah Hilir, Labuhanbatu, Sumut, Senin (27/11/2023) kemarin.

Sebelumnya, pada lahan yang sama, PN Rap pada tanggal 11 Oktober 2023 telah melaksanakan eksekusi pengosongan serta pada Kamis 12 Oktober 2023 yang lalu melakukan penumbangan pohon kelapa sawit.

Hal itu terkait sengketa lahan antara Lie Kian Sing cs dengan PT Belunkut. Berangkat dari sana, muncul berbagai kejanggalan sikap oknum aparat terhadap kasus tanah itu. Mulai dari penerapan regulasi hingga fakta objek di lapangan.

Seperti yang disampaikan Sudarsono selalu kuasa hukum Lie Kian Sing cs, usai sidang lapangan. Jauh sebelumnya, dia sudah menyampaikan bahwa lahan yang akan dieksekusi, tidak sesuai antara putusan dengan objek di lapangan.

Misalnya, kebun sawit kliennya seluas 116 hektar dengan batas sebelah Utara dengan PT Hari Sawit Jaya (HSJ), Selatan berbatas dengan lahan masyarakat, Timur dengan PT HSJ dan Barat berbatas lahan PT Lingga Tiga Sawita (LTS).

Fakta di lokasi, ujarnya, Sabtu 2 Desember 2023, jelas berbeda dengan yang dimohonkan eksekusi oleh PT Belunkut. Contoh, luasnya 126,7 hektar dengan batas Utara berbatas tanah HGU PT Belunkut, Selatan berbatas HGU PT Belunkut, Timur berbatas dengan PT HSJ dan Barat berbatas dengan PT LTS.

“Artinya, luas lahannya sudah berbeda. Selain itu, dua batas yakni di Utara dan Selatan tidak sesuai antara surat HGU PT Belunkut dengan objek eksekusi atau fakta di lapangan. Perbedaan nyata-nyata ini malah diabaikan Pengadilan Negeri (PN) Rantauprapat,” kesalnya.

Tidak sampai di sana, HGU PT Belunkut telah berakhir 31 Desember 2021 dan tidak diperpanjang. Sesuai UU Pokok Agraria, ketentuan PPRI dan Permen ATR/Kepala BPN, maka secara hukum HGU-nya telah dihapus dan tanahnya dikuasai negara.

Setelah objek sengketa menjadi tanah negara, lanjut Sudarsono, maka berlaku SK Dirjen Badilum tentang pedoman eksekusi, sehingga putusan kasasi PT Belunkut non eksekutabel.

Bahkan, sebelum eksekusi, mereka sudah menyampaikan permintaan penundaan prosesnya. Sebab, seharusnya terlebih dahulu dilaksanakan sita eksekusi, karena objek sengketa tidak pernah diletakkan sita jaminannya.

“Lagi-lagi, pihak PN Rantauprapat tidak mengabulkan permintaan kita. Jadi, atas dasar banyaknya ketidaksesuaian antara putusan dengan objek dieksekusi dan fakta telah berakhirnya HGU PT Belunkut pada tanggal 31-12-2021, maka kami menggugat PT Belunkut atas perbuatan melawan hukum, terlebih surat klien kami hingga kini tidak dibatalkan,” tambahnya.

Terpisah, panitera muda yang juga menjabat Humas PN Rantauprapat, Sapriono ditemui wartawan, Rabu (29/11/2023) membenarkan pelaksanaan eksekusi maupun sidang lapangan atau pemeriksaan setempat.

Dijelaskannya, sidang lapangan dilaksanakan atas dasar gugatan dari kuasa hukum Lie Kian Sing yang memang sudah dilayangkan sebelum eksekusi mereka lakukan.

Walau ada ajuan gugatan tersebut, pihaknya mengaku tetap mengeksekusi dengan berpedoman pada prinsip putusan PK atas gugatan Belunkut.

Ditanya adanya ketidaksesuaian luasan serta dua titik batas antara surat putusan dengan objek di lokasi, menurut Sapriono itu tidak menjadi kendala. Karena ada beberapa faktor yang dinilainya tidak bermasalah.

“Setelah diukur, ternyata luasnya pas sekitar 118,4. Namun karena tidak ada perlawanan dari pihak lain terkait batas, ya dianggap tidak ada masalah,” akunya.

Kembali ditanya kenapa sebelumnya tidak dilakukan sita eksekusi, karena objek sengketa tidak pernah diletakkan sita jaminannya sebelum eksekusi, Sapriono mengaku mungkin ada pandangan lain dari Ketua PN Rantauprapat.

“Mungkin dianggap tidak perlu, mungkin itu pandangannya. Kalau kami hanya menjalankan perintah Ketua PN,” akunya.

Sapriono juga menjelaskan pihaknya tidak berwenang membatalkan surat kepemilikan klien Sudarsono tersebut. Terkait saat eksekusi bahwa HGU PT Belunkut telah lama mati, Sapriono berdalih bahwa saat pengajuan beberapa tahun lalu, HGU PT Belunkut masih berlaku.

Sementara, Sekretaris Desa Negerilama Seberang, Sugianto menjawab wartawan usai sidang lapangan menegaskan sepengetahuannya sejak dahulu, tidak pernah ada HGU milik perusahaan di areal yang hari ini sedang bersengketa tersebut.

Bahkan, sampai kini, bukti pembayaran pajak bumi dan bangunan hingga tahun 2023 di lahan bersengketa, masih tertera nama warga/perorangan dan bukan atas nama perusahaan yang berstatus HGU.

Lebih jauh diakui Sugianto, pihaknya tidak pernah menandatangani berkas apa pun, bahkan sama sekali tidak mengetahui secara detail data HGU PT Belunkut terletak di wilayah Desa Negerilama Seberang.

“Kalau sepengetahuan pemerintah Desa Negerilama Seberang, tidak ada di sini milik PT atau HGU mana pun dan perlu kami sampaikan bahwa yang membayar PBB sampai tahun 2023 ini adalah atas nama masyarakat,” beber Sugianto lagi.

Diketahui, kisruh sengketa tanah antara masyarakat/Lie Kian Sing cs dengan PT Belunkut tidak kunjung tuntas sejak beberapa tahun lalu. Dari mulai konstatering hingga eksekusi, masyarakat terus melakukan penolakan, karena adanya ketidakcocokan objek sengketa dengan putusan.

Misalnya saja seperti disampaikan Kanali warga yang memiliki lahan perkebunan di sebelah Selatan tanah yang bersengketa. Sejak awal, mereka melakukan perlawanan atas gugatan PT Belunkut.

Sebab, menurut isi gugatan PT Belunkut atas tanah milik Lie Kian Sing cs, sebelah Selatan berbatas dengan tanah PT Belunkut. Sedangkan fakta di lapangan, sebelah Selatan merupakan berbatasan dengan lahan pertanian masyarakat.

“Artinya, sejak awal sudah tidak sesuai objek fakta lahan yang mau dieksekusi dengan isi putusan. Jelas, pihak PN Rantauprapat mengabaikan fakta dan melanggar kenyataan,” tegasnya. (fdh/ram)

Ganjar-Mahfud Janji Tingkatkan Kesejahteraan Aparat Penegak Hukum

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 3, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD berjanji bakal meningkatkan kesejahteraan aparat penegak hukum jikan menang pada Pilpres 2024. Direktur Narasi dan Konten TPN Ganjar-Mahfud, Roby Muhammad mengatakan, langkah tersebut merupakan salah satu langkah dari upaya melakukan reformasi hukum.

“Salah satu caranya memang dengan peningkatan kesejahteraan bagi aparat penegak hukum. Bahkan, untuk aparat kami punya program khusus yaitu Kuliah Gratis untuk Anak Prajurit dan Bhayangkara,” kata Roby kepada wartawan, Sabtu (2/12).

Roby menyatakan, Ganjar dan Mahfud pasangan yang tepat untuk melakukan reformasi hukum. Menurutnya, kedua capres dan cawapres merupakan sosok yang bersih. Mereka dan para keluarganya juga selalu hidup sederhana. “Harta kekayaan mereka tidak melimpah. Ini titik awal yang penting. Kita tidak bisa membersihkan lantai kotor dengan sapu kotor. Kita harus pakai sapu yang bersih,” ujarnya.

Selain itu, kata Roby, Mahfud punya modal ilmu hukum yang sangat tinggi. Menurutnya, Mahfud adalah profesor hukum tata negara. Jadi, secara keilmuan sudah sangat-sangat mumpuni. Belum lagi, ini diperkaya oleh pengalaman Mahfud di MK dan juga sebagai wakil rakyat di DPR.

Kemudian yang terpenting, Ganjar dan Mahfud sama-sama pemberani dan punya nyali. Roby menilai hal tersebut merupakan modal yang tidak bisa dianggap remeh. Menurutnya, tanpa keberanian, mereka tak mungkin bisa menyikat habis mafia hukum.

Lebih lanjut, Roby menyatakan Ganjar dan Mahfud akan menyelesaikan reformasi hukum dengan mengoptimalkan proses digitalisasi birokrasi untuk menguatkan sistem pengawasan dan meningkatkan transparansi proses, perbaikan SOP internal untuk membentuk budaya kerja yang mendukung proses reformasi hukum, dan ketiga menjamin kesejahteraan aparat penegak hukum selama bekerja dan setelah pensiun.

“Terakhir, korupsi ini sudah menjadi budaya yang sistemik. Jadi kita juga perlu selesaikan secara sistematis. Caranya, melalui pengesahan RUU perampasan aset. Hanya dengan Mas Ganjar dan Prof Mahfud reformasi hukum bisa tercapai,” ujarnya. (rel/adz)