31 C
Medan
Sunday, April 12, 2026
Home Blog Page 92

Peringati Hakordia 2025, Kejari Dairi Paparkan Capaian Kinerja Bidang Pidsus

JELASKAN: Kajari Dairi Bima Yudha Asmara didampingi Kasi Pidsus Rezky Nasution, Kasi Intelijen Gerry Gultom, saat memaparkan capaian kinerja Bidang Pidsus 2025, Selasa (9/12).(Rudy Sitanggang/Sumut Pos)
JELASKAN: Kajari Dairi Bima Yudha Asmara didampingi Kasi Pidsus Rezky Nasution, Kasi Intelijen Gerry Gultom, saat memaparkan capaian kinerja Bidang Pidsus 2025, Selasa (9/12).(Rudy Sitanggang/Sumut Pos)

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Kejaksaan Negeri (Kejari) Dairi peringati Hari Anti Korupsi se Dunia (Hakordia) 2025. Seremoni peringatan dipimpin Kepala Kejari Dairi Bima Yudha Asmara, Selasa (9/12).

Usai upacara peringatan, Kepala Kejari Dairi Bima Yudha Asmara didampingi Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Rezky Nasution, Kasi Intelijen Gerry Gultom, Kasi Pidana Umum Adhy Limbong, Kasi Datun Ade Sinaga, dan Kasubbagbin Dedy Sihombing, memaparkan capaian kinerja terkait penanganan perkara korupsi selama 2025.

“Tahap penyelidikan ada lima perkara, penyidikan dua perkara. Sementara untuk tahap penuntutan empat perkara, dan sudah eksekusi enam perkara,” ungkap Bima.

Bima mengatakan, ada satu perkara dalam tahap tuntutan, yakni dugaan korupsi pengadaan bilik sterilisasi Covid-19 dalam penggunaan anggaran dana Covid-19 2020 pada Dinas Kesehatan Kabupaten Dairi. Dalam kasus tersebut, dua terdakwa, yakni LDP selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), dan JH pihak rekanan, saat ini dalam tahap persidangan. Dijadwalkan, sidang dalam agenda tuntutan akan digelar Kamis, 11 Desember 2025 nanti.

“Dalam perkara bilik sterilisasi, pihak terdakwa, yakni pihak rekanan, telah mengembalikan kerugian sebesar Rp300 juta, yang saat ini masih berada di rekening penampungan Kejari Dairi,” jelasnya.

Pengembalian ini merupakan bagian dari kerugian negara sebesar Rp520 juta. Melalui Bidang Pidsus, pada 2025 Kejari Dairi juga berhasil menyelamatkan keuangan negara sebesar Rp260.892.122. Capaian ini merupakan hasil kerja keras dalam mengungkap berbagai kasus korupsi.
Menurut Bima, selain tindakan represif, pihaknya akan menjalankan amanah pimpinan untuk menjaga masyarakat.

“Kami juga melakukan pencegahan persuasif melalui penyuluhan hukum kepada masyarakat, pemerintah desa, serta Pemkab Dairi dan Pakpak Bharat,” bebernya.

Dia juga menyampaikan, pihaknya akan terus berupaya menjaga kepercayaan masyarakat dengan melakukan langkah-langkah represif dan preventif dan berusaha turut memperbaiki tata kelola keuangan daerah. (rud/saz)

Wali Kota Medan Sentuh Langsung Korban Banjir, Bersihkan Masjid Hingga Rehab Kelas SD

MEDAN, SumutPos.co- Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, menunjukkan komitmen dan kepeduliannya terhadap warga terdampak banjir di sejumlah kawasan di Kota Medan. Salah satunya di Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Medan Maimun.

Pria yang akrab disapa Rico Waas ini hadir dan bersentuhan langsung dengan warga terdampak banjir, Selasa (2/12/2025) pekan lalu. Rico tak hanya hadir membawa bantuan bagi sejumlah warga korban banjir, dia juga ikut membersihkan Masjid Nurul Iman dan merehabilitasi dua ruang kelas di SDN 060907.

Ungkapan syukur dan ucapan terima kasih yang begitu besar mengalir dari sejumlah warga.
“Kami dari badan Kenaziran Masjid Nurul Iman mengucapkan ribuan terima kasih kepada bapak Walikota Medan yang telah berkunjung untuk melihat lingkungan kami yang terdampak banjir dan juga ikut membersihkan Masjid Nurul Iman,” ungkap pengurus kenaziran masjid.

Ungkapan terima kasih juga disampaikan seorang Warga Gang Lampu Satu. “Terima kasih atas bantuan bapak Wali Kota Medan dan ini menjadi pelajaran bagi kami. Yang pasti kami sangat menghargai bantuan bapak,” ujarnya.

Ucapan senada turut mengalir dari para pengajar dan juga ratusan siswa dan siswi Sekolah Dasar Negeri (SDN) 060907 Kampung Baru Medan. “Kami dari UPT SDN 060907 Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Medan Maimun mengucapkan terima kasih kepada bapak walikota yang sudah berkunjung ke SD kami di saat banjir kemarin,” ungkap para guru dan peserta didik.

“Terima kasih juga sudah memberikan bantuan berupa rehab bangunan dua kelas di sekolah ini. Semoga Medan cepat pulih. Medan untuk semua, semua untuk Medan,” sambung mereka secara kompak. (adz)

Ketua Komisi A DPRD Sumut Usman Jakfar Minta Pemprovsu Segera Atasi Dampak Bencana dan Lonjakan Harga Bahan Pokok Jelang Nataru

Ketua Komisi A DPRD Sumut Assoc Prof Usman Jakfar LC MA.

MEDAN, SumutPos.co— Ketua Komisi A DPRD Sumatera Utara (Sumut), Assoc. Prof. Dr. H. Usman Jakfar, Lc, M.A meminta Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) segera mengambil langkah preventif dan antisipatif guna menghadapi dampak lanjutan bencana banjir dan longsor yang melanda Sumut pada akhir November 2025. Tidak hanya menyangkut penanganan korban dan pemulihan infrastruktur, tetapi juga pengendalian harga sembilan bahan pokok (sembako) yang mengalami lonjakan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Prof Usman menegaskan, bencana alam tidak boleh hanya dipandang sebagai kerusakan fisik, tetapi sebagai ancaman serius terhadap stabilitas sosial, ekonomi, dan ketahanan daerah.

“Bencana yang terjadi telah mengganggu akses jalan, merusak infrastruktur, dan memutus jalur distribusi pangan. Dampaknya langsung dirasakan masyarakat melalui kenaikan harga berbagai kebutuhan pokok. Pemerintah Provinsi harus segera hadir dengan langkah-langkah terukur,” tutur Prof Usman.

Data pemantauan pasar menunjukkan kenaikan signifikan pada sejumlah komoditas setelah Sumut diterjang 15 kejadian banjir dan longsor di 6 kabupaten/kota pada 25–30 November 2025..Prof Usman menilai kenaikan ini merupakan sinyal serius bagi Pemprov untuk melakukan intervensi cepat sebelum memasuki puncak konsumsi masyarakat di bulan Desember.

Pemprov Sumut Harus Segera Bertindak

Komisi A DPRD Sumut mendorong pemerintah untuk mengeluarkan beberapa langkah konkret. Pertama, mempercepat pemulihan infrastruktur dan akses distribusi. “Jalur distribusi pangan yang rusak harus diprioritaskan. Tanpa akses, stabilisasi harga tidak akan mungkin,” tegas Usman.

Kedua, mengaktifkan satuan tugas koordinasi bencana dan harga pangan dengan melibatkan BPBD, dinas ketahanan pangan, dinas perdagangan, dinas sosial, serta pemerintah kabupaten/kota.

Ketiga, memperkuat pengawasan stok dan pergerakan harga menjelang Nataru untuk mencegah penimbunan, spekulasi harga, dan kelangkaan komoditas.

Keempat, menambah operasi pasar dan bantuan pangan terutama di Medan, Deliserdang, Binjai, Langkat, Tabagsel, Tapanuli Utara, dan wilayah terdampak banjir.

“Terakhir, mengoptimalkan dana belanja tidak terduga (BTT) untuk penanganan dampak bencana dan subsidi pangan darurat bila diperlukan,” urainya.

Komitmen Perlindungan Masyarakat
Prof Usman memastikan Komisi A DPRD Sumut akan terus mengawal kebijakan Pemprov. “Bencana alam tidak boleh membuat rakyat semakin menderita. Pemerintah harus hadir, cepat, dan tepat. Stabilitas harga dan keselamatan masyarakat adalah prioritas utama menjelang Nataru,” tandasnya. (adz)

PLN Tuntaskan Pemulihan Kelistrikan Sumut 100 Persen, Sumut Kembali Menyala

Potret Alun-Alun Kota Pandan, Tapanuli Tengah, yang kembali terang setelah pasokan listrik pulih pascabencana.
Potret Alun-Alun Kota Pandan, Tapanuli Tengah, yang kembali terang setelah pasokan listrik pulih pascabencana.

MEDAN– PT PLN (Persero) berhasil memulihkan 100% sistem kelistrikan yang terdampak banjir dan longsor di Sumatera Utara (Sumut). Kecamatan Sorkam, Kabupaten Tapanuli Tengah, menjadi wilayah terakhir yang kembali menyala pada Minggu (7/12), menandai tuntasnya pemulihan pascabencana yang melanda sejak 25 November 2025.

Gubernur Sumatera Utara, M. Bobby Afif Nasution, menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas PLN yang bekerja tanpa lelah meski menghadapi medan ekstrem dan risiko tinggi.

“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh petugas PLN yang terjun langsung ke lapangan, membantu mempercepat proses pemulihan jaringan listrik hingga saat ini, listrik tentunya sangat membantu agar aktivitas warga tidak terhambat dan pembersihan rumah dapat dilakukan dengan cepat,” ujar Bobby.

Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu turut mengapresiasi kerja keras seluruh tim PLN yang terus berupaya memulihkan kelistrikan di tengah kondisi darurat bencana. Ia menegaskan bahwa dedikasi PLN sangat berarti bagi masyarakat, terutama di wilayah yang masih terisolasi.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PLN yang terus berjuang di tengah bencana. Komitmen mereka luar biasa. Kami juga telah menerima bantuan berupa 20 genset untuk melistriki desa yang masih terisolir,” ujar Gus Irawan.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyampaikan bahwa keberhasilan pemulihan ini merupakan hasil kerja keras antara petugas PLN dan seluruh unsur yang memperkuat dukungan di lapangan.

“Sesuai arahan Menteri ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral), Bapak Bahlil Lahadalia, seluruh personel tak kenal lelah berkerja nonstop menembus medan berat untuk merampungkan pemulihan kelistrikan di semua titik terdampak. Dukungan penuh dari pemerintah daerah, TNI/Polri, dan masyarakat menambah kekuatan kami di lapangan. Tantangannya luar biasa, tetapi semangat untuk menghadirkan terang bagi rakyat jauh lebih besar,” ujar Darmawan.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Utara, Mundhakir menjelaskan bahwa proses pemulihan dilakukan dengan mengedepankan aspek keselamatan, kecepatan, dan ketepatan.

“Kami menerjunkan 949 personel dengan prosedur keamanan ketat. Banyak titik hanya bisa dijangkau dengan berjalan kaki sambil membawa material berat. Petugas harus menyusuri tebing, jalur berlumpur, hingga wilayah terisolasi. Dedikasi inilah yang memungkinkan kami menuntaskan pemulihan ini,” jelas Mundhakir.

Ia menambahkan bahwa 103 penyulang yang sebelumnya terdampak kini telah kembali beroperasi sepenuhnya, dan PLN memastikan seluruh pelanggan di wilayah terisolir akan segera menyala secara bertahap.

“Rampungnya pemulihan ini bukan hanya keberhasilan teknis, tetapi bukti bahwa kolaborasi lintas pihak mampu menembus medan tersulit,” pungkas Mundhakir. (ila)

Alfamidi Salurkan Bantuan Kemanusiaan Bagi Korban Bencana Aceh dan Sumatera

MEDAN – PT Midi Utama Indonesia Tbk (Alfamidi) terus bergerak menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak banjir longsor di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

Bantuan logistik berupa mi instan, air mineral, makanan, obat-obatan, diapers, personal care dikirimkan melalui KRI TNI AL berkolaborasi dengan Kemenko Bidang Perekonomian untuk didistribusikan ke masyarakat terdampak, pada Kamis (4/12/2025).

Corporate Communication Manager Alfamidi Retriantina Marhendra menyampaikan rasa duka atas bencana yang terjadi dan turut merasakan kesedihan masyarakat yang kehilangan keluarga maupun tempat tinggal.

Alfamidi juga mengapresiasi kolaborasi dengan TNI Angkatan Laut dalam proses pengiriman bantuan melalui jalur laut, sehingga dengan cepat terdistribusi kepada masyarakat terdampak bencana.

“Komitmen kami memastikan bantuan ini menjangkau masyarakat yang membutuhkan secepat mungkin,” kata Retriantina.

Melalui Warehouse Alfamidi Cabang Medan juga telah didistribusikan bantuan bagi korban banjir Sumatera Utara berkoordinasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) untuk memastikan bantuan menjangkau wilayah prioritas secara tepat sasaran.

Program Kampung Merdeka Alfamidi juga telah mendukung masyarakat terdampak banjir di Medan. Selain bantuan air mineral dan makanan, mitra Kampung Merdeka juga menyalurkan alat-alat kebersihan.

Retriantina menegaskan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan wujud kepedulian sekaligus tanggung jawab sosial atau Corporate Social Responsibility (CSR) Alfamidi sebagai perusahaan ritel yang dekat dengan masyarakat.

“Sejalan dengan dukungan logistik yang kami kirimkan, kami terus berkoordinasi dengan para stakeholder agar proses distribusi tetap efektif, terutama di tengah kondisi lapangan yang masih penuh tantangan,” jelasnya.

Alfamidi berkomitmen hadir, membantu masyarakat terdampak bencana. Bantuan ini juga diharapkan bisa menjadi bagian penguatan masyarakat terdampak pascabencana. (ila)

Danone Indonesia Perkuat Kolaborasi Bantu Korban Banjir di Sumatra

Jakarta– Banjir besar yang melanda Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh terus menimbulkan dampak luas bagi ribuan warga. Banyak keluarga mengungsi, akses jalan terputus, dan jaringan distribusi serta pedagang lokal ikut terdampak akibat genangan maupun kerusakan infrastruktur. Sejumlah jalur distribusi di wilayah terdampak juga terhambat sehingga pasokan kebutuhan dasar di beberapa titik pengungsian menjadi terbatas.

Sebagai bagian dari masyarakat yang lebih besar, Danone Indonesia mengerahkan bantuan tanggap darurat bersama sejumlah mitra. Prioritas diberikan pada kebutuhan mendesak seperti air minum aman dan nutrisi anak.

Kolaborasi dan Respons Lapangan

Pada tahap awal, Danone Indonesia menyalurkan bantuan melalui Palang Merah Indonesia (PMI) berupa ribuan karton produk AQUA dan produk susu Bebelac siap minum, yang diperuntukkan bagi keluarga di daerah dengan tingkat dampak tertinggi. Selain itu, dukungan dana disalurkan untuk mendukung kegiatan tanggap darurat di lapangan.

Perusahaan juga memperluas kerja sama dengan BPOM, Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), WWF, MNC Media Group, serta jaringan distribusi AQUA di Sumatra untuk memastikan bantuan dapat menjangkau masyarakat secara lebih merata. Melalui kolaborasi ini, bantuan tambahan berupa ribuan karton air minum dan produk nutrisi juga dipersiapkan untuk disalurkan secara bertahap mengikuti perkembangan kebutuhan di masing-masing wilayah.

Banjir turut memengaruhi operasional mitra pedagang dan distributor lokal. Beberapa fasilitas penyimpanan terdampak, rute pengiriman terputus, dan aktivitas distribusi terhenti. Untuk itu, Danone Indonesia mengoptimalkan jalur distribusi yang masih dapat diakses agar penyaluran bantuan kemanusiaan dapat diprioritaskan dan kebutuhan masyarakat tidak tertunda.

Di lapangan, tim Danone di Sumatra Barat dan Sumatra Utara juga bergerak langsung melakukan penilaian kebutuhan, berkoordinasi dengan pemerintah daerah, dan menyalurkan bantuan menggunakan armada lokal yang masih dapat beroperasi. Kehadiran tim lokal membantu mempercepat akses ke area-area yang sulit dijangkau dan memastikan bantuan tiba pada masyarakat yang membutuhkan.

“Kami berupaya memastikan masyarakat, khususnya anak-anak, tetap memiliki akses terhadap kebutuhan dasar di tengah situasi darurat,” kata Vera Galuh Sugijanto, VP General Secretary Danone Indonesia.

Selain menyalurkan bantuan, pihaknya turut memastikan mitra distributor dan pedagang yang terdampak tetap mendapat dukungan agar proses penyaluran kebutuhan masyarakat tidak terhenti.

“Banyak karyawan kami serta keluarga mitra usaha di Sumatra juga merasakan langsung dampak banjir. Pada kondisi seperti ini, kolaborasi dan solidaritas antar berbagai pihak menjadi kunci percepatan pemulihan,” ujarnya.

Danone Indonesia akan terus berkoordinasi dengan PMI, pemerintah daerah, dan berbagai lembaga kemanusiaan untuk memastikan penyaluran bantuan berlangsung efektif dan selaras dengan kebutuhan masyarakat di lapangan. (ila)

Tiga Desa di Humbahas Hancur Total, PDI Perjuangan Sumut Beri Bantuan

Mangapul Purba (kiri) di sela penyerahan bantuan ke masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Humbang Hasundutan, Minggu (7/12/2025).
Mangapul Purba (kiri) di sela penyerahan bantuan ke masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Humbang Hasundutan, Minggu (7/12/2025).

HUMBAHAS, SumutPos.co – Bantuan kemanusiaan PDI Perjuangan Sumut terus disalurkan ke beberapa daerah bencana. Kali ini dikirim ke tiga desa di Kabupaten Humbahas yang hancur total.

“Dari pantauan lapangan langsung ada tiga desa di Humbahas yang hancur total. Bangunan rumah, persawahan dan perladangan ratusan hektar rusak parah tertimbun longsoran,” ujar Mangapul Purba mewakili DPD PDIP Sumut di sela-sela penyerahan bantuan ke masyarakat terdampak bencana, Minggu (7/12/2025).

Mangapul menjelaskan, Desa Batu Nagodang Siatas Kecamatan Onan Ganjang rumah rata-raya rusak parah, jembatan putus total. “Lahan persawahan hancur total, sekitar lebih dari 500 hektar di kecamatan ini sudah tidak bisa dikelola karena tertimbun,” lanjut Mangapul.

Lebih lanjut, Desa Pulo Godang Kecamatan Pakat Humbahas, banjir bandang telah menewaskan 8 warga, diantaranya 7 korban telah ditemukan dan 1 orang masih hilang. Desa-desa tersebut telah disalurkan bantuan kemanusiaan oleh PDI Perjuangan namun Desa Tarabintang Kecamatan Tarabintang Kabupaten Humbahas karena waktu belum diberikan bantuan dan akan disalurkan oleh DPC PDI Perjuangan setempat.

“Desa yang belum bisa kita salurkan bantuan karena kendala waktu maka kita delegasikan ke DPC untuk melanjutkannya, jadwal diatur kembali karena bupati bermalam di sana sampai hari ini, membuka akses jalan yang sampai hari ini belum terbuka dengan baik,” pungkas Mangapul. (adz)