Home Blog Page 939

Pelaku Pembunuhan Mayat di Atas Becak Diringkus Polres Pelabuhan Belawan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Setelah dua Minggu berlalu, kasus mayat yang dibawa memakai becak pada Sabtu, (4/11/2023) lalu yang sempat viral di media sosial akhirnya terungkap.

Personel Polres Pelabuhan Belawan berhasil membekuk Rahmad Banurea alias Roy, pelaku pembunuhan Umita (29) warga Dusun I Pao, Desa Hamparan Perak, Kecamatan Hamparan Perak.

Ia berhasil dibekuk oleh personel Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan, dengan dibantu oleh Personel Polda Sumut, dan Polda Riau, di daerah Kampar, Riau pada Jumat, (17/11/2023) malam.

Pelaku dibekuk di salah satu rumah kerabatnya, namun pelaku sempat mencoba melarikan diri, tapi personel dengan sigap memberinya timah panas, pada kedua kakinya.

Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Josua Tampubolon pada Press Release, Sabtu, (18/11/2023) mengatakan, awal peristiwa pembunuhan itu terjadi, adanya utang piutang untuk modal penjualan beras yang dilakukan oleh korban Umita, kepada pelaku Rahmad.

Kepolres menambahkan, dari situlah keduanya terlibat pertengkaran yang mengakibatkan korban Umita meninggal dunia dengan cara dianiaya.
Setelah itu korban dicekik dan pelaku sempat menyetubuhi korban, sebelum akhirnya meninggal dunia.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Datuk Rubiah, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan.

Setelah penganiyaan berujung kematian itu, pelaku membawa korban dengan menggunakan becak ke daerah Jalan Veteran Pasar 10, Gang Keluarga, Desa Manunggal, Kecamatan Labuhan Deli, yang sempat mengegerkan warga dan media sosial pada hari itu.

Setelah kebingungan pelaku membawa korban ke rumahnya di Dusun I Pao, Desa Hamparan Perak, Kecamatan Hamparan Perak, dengan menggunakan Ambulance, tapi pelaku menceritakan kepada keluarga korban bahwa korban meninggal akibat kecelakaan di daerah Pasar 3 Marelan.

Sofyan, kakak korban merasa curiga dengan pelaku, dan sempat mengecek ke TKP, namun setelah dicek ke TKP berdasarkan pengakuan pelaku, tidak ada peristiwa kecelakaan.

“Pelaku merupakan teman dekat suami korban Umita, yang sudah dua bulan tinggal di rumah korban,” ucap Kapolres.

Ketika disinggung adanya motif asmara antara pelaku dengan korban, Kapolres belum bisa memberikan keterangannya lebih lanjut, karena masih harus diselidiki lebih dalam

Personel berhasil menyita barang bukti dari tangan pelaku berupa satu unit sepeda motor Honda Vario hitam tanpa nopol, satu unit sepeda motor Suzuki Smash Hitam Les merah tanpa nopol, satu unit becak motor yang membawa mayat korban jenis Suzuki Smash warna hitam nopol BK 2467 HA, satu buah hp android Vivo type 1907, warna merah maron, dan satu buah kain hitam panjang 2,20 meter untuk menutupi mayat.

“Pelaku diancam dengan hukuman 7 tahun penjara, untuk kasus ini Kapolres masih menyelidiki kasus tersebut ada motif pembunuhan berencana atau tidak,” pungkasnya. (mag-1/ila)

Jalan Rusak di Belawan Butuh Perhatian Pemerintah

Jalan Rusak yang terjadi Jalan K.L.Yos Sudarso, Medan-Belawan KM 22.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Jalan merupakan penghubung dan menjadi urat nadi masyarakat ketika beraktifitas sehari hari. Jika jalan tersebut terganggu maka aktifitas masyarakat pun juga terganggu.

Hal itu terjadi pada kondisi jalan yang berada di Jalan K.L.Yos Sudarso, Medan-Belawan KM 22 persisnya di depan Komplek TNI AL Pajak Baru yang saat ini mengalami rusak parah, bahkan kerap menjadi langganan kemacetan lalu lintas dan sempat terjadi kecelakaan beberapa bulan yang lalu.

Pantauan Sumut Pos, Sabtu (18/11/2023), terlihat sejumlah kendaraan antri ketika melintasi jalan raya depan Komplek TNI AL yang mengalami kerusakan tersebut.

Momoi, salah satu penarik betor yang sehari hari mangkal di lokasi jalan rusak tersebut kepada Sumut Pos mengatakan, jalan rusak tersebut sudah lama berlangsung, sehingga menjadi langganan kemacetan, bahkan pernah terjadi kecelakaan sampai menimbulkan korban jiwa.

“Ini diduga karena pengaruh drainase yang tertutup, sementara kemiringan jalan membuat jalan tersebut selalu tergenang air air,” ujarnya.

Momoi berharap kepada pemerintah khususnya Walikota Medan secepatnya jalan tersebut diperbaiki.

Terpisah, Camat Medan Belawan Yoga Budi Pertama Irawan, ketika dikonfirmasi mengatakan, jalan tersebut merupakan wewenang Pemprov, karena merupakan jalan nasional. “Tapi kami sudah surati Dinas Pekerjaan Umum dari 3 bulan yang lalu,” ujarnya.(mag-1/ila)

Polisi Polres Pelabuhan Belawan Ringkus Pelaku Ranmor di Rumah Sakit TNI AL

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Setelah beberapa hari buron, dua pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) di lokasi parkir Rumah Sakit TNI AL Belawan akhirnya ditembak oleh personel Satreskrim Polres Pelabuhan Belawan.

Hal itu diungkap dalam Press Release yang dilakukan Polres Pelabuhan Belawan, Sabtu (18/11/2023).

Kedua pelaku berinisial FIK (19) dan MR (20), keduanya merupakan warga Kecamatan Medan Labuhan, mereka sempat memberikan perlawanan saat hendak ditangkap, dan akhirnya dievakuasi ke rumah sakit akibat luka tembak di kedua kakinya.

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP. Josua Tampubolon mengatakan, aksi kedua pelaku dilakukan pada Kamis 16 November 2023 lalu, dengan korban Aslina Dachi (61), warga Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan.

“Awal peristiwa itu terjadi pada Kamis (16/11/2023) pukul 11. 00 WIB, korban bersama anaknya Sofiana datang ke Rumah Sakit TNI AL Belawan untuk berobat mata.

Usai berobat, korban bergegas menuju lokasi parkir. Saat hendak pulang dilihat sepeda motor korban Jenis Vario 124 warna Hitam BK 3375 AIZ, sudah tidak lagi berada di tempatnya, ” ujar Kapolres.

Kapolres menambahkan, korban melapor ke pihak rumah sakit dan setelah dilakukan pengecekan melalui kamera CCTV, dilihat ada dua pria tak dikenal yang membawa kabur sepeda motor korban.

“Setelah menerima laporan korban, langsung personel Polres Pelabuhan Belawan mengetahui keberadaan pelaku di Jalan Pasar Lama Gudang Kapur, saat akan diamankan kedua pelaku melakukan perlawanan hingga petugas memberikan timah panas pada salah satu kali pelaku” ungkapnya.

Dari keterangan kedua pelaku, kata AKBP Josua, pelaku lainnya Febriansyah (DPO) dan barang bukti sepeda motor korban dijual kepada penadah berinisial YUD (tertangkap).

“Para pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara, ” ucap Kapolres. (mag-1/ila)

Wakil Ketua DPRD Sumut Rahmansyah Sibarani Terpilih Jadi Ketua Fokal IMM

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Utara, Rahmansyah Sibarani, terpilih menjadi Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Forum Keluarga Alumni (Fokal) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sumut. Politisi Partai NasDem ini meraih suara terbesar dengan total 53 suara di Musyawarah Wilayah (Muswil) IV Fokal IMM Sumut yang berlangsung pada Sabtu – Minggu (18 – 19/11/2023) di Hotel Madani, Jalan Sisingamangaraja, Medan.

Dalam sambutannya, Rahmansyah Sibarani mengucapkan terima kasih atas amanah yang telah diberikan kepadanya.

“Ini merupakan kepercayaan dan amanah yang harus saya emban kedepan untuk menjadikan Fokal IMM Sumut lebih baik lagi. Untuk itu, saya mohon dukungan dari kita semua untuk bersama-sama memajukan Fokal IMM Sumut,” ucap politisi Partai NasDem tersebut.

Rahmansyah juga menyampaikan komitmennya yang saat ini diamanahkan duduk di lembaga legislatif untuk siap mengusahakan terbangunnya ‘Rumah Alumni’ Fokal IMM Sumut sebagai tempat sekretariat berkumpul dan pergerakan kader ikatan.

Untuk itu, dia berharap agar semua kalangan alumni dapat bersama-sama bergandengantangan untuk mewujudkan cita-cita besar tersebut

“Target memiliki Rumah Alumni ini akan lebih mudah kita peroleh jika kita semua kalangan alumni dengan segala potensi yang kita miliki senantiasa bersatu untuk bersama-sama membesarkan Fokal IMM Sumut kedepan,” ujarnya.

Selain itu, Rahmansyah juga menegaskan bahwa dirinya tidak akan membawa FOKAL IMM Sumut untuk kepentingan politik walau dirinya adalah seorang politisi.

Sementara itu, Ketua Korwil Fokal IMM Sumut demisioner, Syahlan Marpaung, memberikan apresiasi terhadap musyawarah yang berlangsung dengan baik, demokratis dan kekeluargaan. Apalagi, Muswil IV Fokal IMM Sumut menghasilkan 13 nama formatur terpilih yang merupakan sosok dari berbagai latar belakang, mulai dari berbagai politisi seperti NasDem, PAN hingga PKS, bahkan hingga akademisi, birokrasi, pengusaha, dan pendidik.

“Sehingga harapan kita bersama Fokal IMM Sumut kedepan nantinya bisa menghasilkan pengurus yang mampu membawa nama baik organisasi lebih lebih baik dan bermartabat lagi di tingkat provinsi hingga nasional. Semua ini bisa diraih jika kita semua senantiasa bersatu memajukan Fokal IMM Sumut ini,” kata Syahlan.

Lebih lanjut, Sekjen PP Fokal IMM, Dr Yusuf Warsyim sebelum menutup pelaksanan muswil menyampaikan selamat kepada Rahmansyah Sibarani yang terpilih sebagai Ketua FOKAL IMM Sumut. Ucapan selamat juga disampaikan Yusuf Warsyim kepada semua Formatur terpilih. Yusuf Warsyim berharap kepengurusan baru segera terbentuk dan dilantik.

Ia meninta aga FOKAL IMM Sumut harus berperan aktif dalam mendorong Pilpres dan Pileg yang jujur, adil, serta demokratis. Untuk itu, Yusuf Warsyim mengajak Fokal IMM Sumut untuk ikut menjadi komponen masyarakat yang cerdas dalam menyikapi berbagai opini dan berita yang berkembang.

Terkait isu Pilpres dan Pileg curang, FOKAL IMM Sumut harus mampu menjelaskan bahwa semua kontestan punya tanggungjawab untuk mewujudkan pemilu yang jujur, adil dan demokratis.

Seperti diketahui, musyawarah yang menggunakan sistem formatur tersebut telah berhasil menetapkan 13 nama terpilih dari 56 calon yang telah mendaftarkan diri. Adapun 13 nama formatur terpilih tersebut yakni Rahmansyah Sibarani (53 suara),
Anang Anas Azhar (50 suara), Ahmad Khairuddin (49 suara), Rafdinal (47 suara).

Kenudian ada nama Salman Nasution (44 suara), Sugiarti (42 suara), Marah Dolly Nasution (39 suara), Ahmad Aswan Waruwu (36 suara), Salamuddin Nasution (36 suara), Yuniar (35 suara), Erlina Koto (34 suara), Hari Baron (34 suara) dan Septian Eko (33 suara).
(map/ila)

DPRD Sumut Minta Masyarakat Awasi Netralitas ASN Jelang Pemilu

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua DPRD Sumut, Baskami Ginting, meminta masyarakat untuk turut serta mengawasi netralitas para Aparatur Sipil Negara (ASN) menjelang perhelatan Pemilu 2024.

Pasalnya, netralitas ASN sudah diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku. Oleh karenanya, selain oleh penyelenggara pemilu dan aparat kepolisian, pengawasan dari masyarakat juga sangat diperlukan.

“ASN dilarang melakukan perbuatan yang berpihak kepada salah satu calon atau perbuatan yang mengindikasikan terlibat dalam politik praktis maupun berafiliasi dengan partai politik,” tegas Baskami, Minggu (19/11/2023).

Dikatakan Baskami, pihaknya juga meminta masyarakat agar segera melaporkan adanya indikasi ketidaknetralan ASN ke pihak Bawaslu ataupun Kepolisian yang tergabung dalam Sentra Penegakkan Hukum Terpadu (Gakkumdu).

“Masyarakat juga bisa meningkatkan pengawasannya dengan menggandeng media massa yang tentunya kredibel dan terpercaya,” ucapnya.

Politisi senior PDI Perjuangan itu juga meminta Bawaslu agar turut menyosialisasikan terkait potensi ketidaknetralan ASN kepada masyarakat.

“Biasanya itu dimulai dari instruksi kepala daerah yang menjurus pada calon tertentu. Disanalah para ASN dituntut untuk berpihak, mengalihkan kewenangannya untuk paslon tertentu. Hal ini merupakan pelanggaran,” ujarnya.

Baskami menjelaskan, Undang-Undang Nomor 5 Tentang ASN tahun 2014 dan Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 telah mengatur batasan ASN dan saksi yang diberikan. Batasan itu berlaku dari sebelum, saat dan pasca pemilihan umum.

“Batasan itu meliputi keaktifan ASN dalam proses kampanye, gestur tubuh, mengajak, menjadi tim kampanye, hingga menyelenggarakan kampanye,” katanya.

Baskami pun mengimbau para Kepala Daerah di Sumatera Utara agar tetap menjaga netralitas dan tidak melanggar hukum.

“Mari kita berikan contoh dan teladan bagi masyarakat. Berikan pendidikan politik yang mencerdaskan dalam kerangka demokrasi yang sehat,” pungkasnya.
(map/ila)

Pandai Atur Keuangan, Sesuai Maumu dengan Aplikasi Jago

Bank Jago selenggarakan edukasi dan pengenalan solusi keuangan digital di Hotel Grand Mercure, Kota Medan.(Istimewa/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PT Bank Jago Tbk, dirancang khusus sebagai bank berbasis teknologi (tech-based bank) yang tertanam di dalam ekosistem digital Indonesia. Sehingga Bank Jago memiliki aspirasi untuk, meningkatkan kesempatan tumbuh berjuta orang melalui solusi keuangan digital yang berfokus pada kehidupan.

Seiring aspirasi tersebut, Bank Jago menyelenggarakan acara edukasi dan pengenalan solusi keuangan digital Kumpul Jagoan berjudul ‘Pandai Atur Keuangan Sesuai Maumu dengan Aplikasi Jago’ kepada sejumlah komunitas di Kota Medan.

Acara ini menghadirkan pembicara Head of Consumer Business Customer Value Management Bank Jago, Irene Santoso dan Senior Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) Moch Amin Nurdin, berlangsung di Ballroom Hotel Grand Mercure, Kota Medan, Minggu (19/11).

Acara ini, bertujuan untuk memberikan wawasan tentang industri keuangan digital dan cara mengelola keuangan menggunakan aplikasi perbankan digital.

Senior Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) Moch Amin Nurdin, menjelaskan bahwa perkembangan keuangan digital di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir tidak terlepas dari pesatnya penetrasi internet dan pertumbuhan transaksi perdagangan melalui sistem elektronik atau e-commerce.

Bahkan ia meyakini teknologi digital dapat mendukung pertumbuhan pendapatan domestik bruto (PDB) Indonesia.Ekonomi digital Indonesia diproyeksikan akan bertumbuh dari Rp 1.408 triliun di 2022 menjadi Rp 3.216 triliun di 2027 mendatang.

“Penetrasi internet juga terus meningkat dengan proyeksi ekonomi digital akan berkontribusi sekitar 14% terhadap PDB di 2027 dari hanya sekitar 8% di 2022,” ucap Amin.

Dalam perekonomian digital, Amin mengamati bahwa institusi keuangan digital akan berperan penting untuk menjadi penggerak dan pendukung ekosistem digital serta meningkatkan inklusi dan literasi keuangan.

Maka beberapa kemampuan penting institusi keuangan digital dalam melayani segmen pasar digital adalah pola pikir yang berfokus pada nasabah (customer centric mindset) dan ekosistem yang terbuka dengan inovasi (open innovation ecosystem).

Sebagai bank berbasis teknologi, Bank Jago selalu mengedepankan inovasi dan kolaborasi dengan para pelaku ekonomi digital. Bank Jago mengamati bahwa setiap orang kini menggunakan aplikasi digital dalam kehidupan sehari-hari dan mereka hadir dalam ekosistem digital tersebut.

Melihat fenomena tersebut, Bank Jago menempatkan diri untuk hadir dalam ekosistem digital sebagai penyedia layanan transaksi keuangan di dalamnya. Hal ini yang menyebabkan Bank Jago mengembangkan Aplikasi Jago (Jago App) yang dirancang untuk dapat tertanam di berbagai ekosistem digital.

“Di Bank Jago, kami berkolaborasi dengan ekosistem dengan cara menanamkan Aplikasi Jago ke dalam aplikasi-aplikasi digital yang membantu kehidupan sehari-hari masyarakat. Jadi nasabah dengan mudah dapat melakukan berbagai transaksi keuangan sesuai maumu dari manapun dan kapanpun dengan orang terdekat,” kata Irene Santoso.

Dengan tertanam dalam ekosistem digital, nasabah dapat menggunakan layanan Bank Jago melalui aplikasi mitra tanpa harus mengunduh dan meng-install Aplikasi Jago. Misalnya, melalui Aplikasi Gojek, Tokopedia, Bibit, Stockbit, maupun GoPay dengan kolaborasi terbaru GoPay Tabungan.

Sebagai informasi GoPay Tabungan by Jago merupakan rekening transaksi sehari-hari pertama di Indonesia yang menggabungkan layanan uang elektronik yang simpel dengan keunggulan bank. Nasabah dapat mengubah uang elektronik GoPay menjadi rekening GoPay Tabungan by Jago dalam waktu beberapa menit dan menggunakannya untuk bertransaksi dan menabung dengan bunga 2,5% per tahun.

Pada akhir Oktober 2023 jumlah nasabah Bank Jago mencapai 9,6 juta, termasuk 7,6 juta nasabah funding pengguna Aplikasi Jago. Jumlah pengguna Aplikasi Jago bertumbuh dibandingkan posisi akhir 2022 yang mencapai 5,5 juta nasabah.(gus)

Lewat Turnamen Futsal, Civitas Ganjar Tanamkan Nilai Positif kepada Pemuda di Medan

Koordinator Wilayah (Korwil) Civitas Ganjar Sumut, Berry Sitohang usai pembukaan Turnamen Futsal di Lapangan Kejora Futsal Kecamatan Medan Selayang, Sabtu (18/11)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sukarelawan Ganjar Pranowo dari unsur alumni muda Universitas Sumatera Utara (USU) dan Universitas Riau (Unri) menanamkan nilai-nilai positif melalui Turnamen Futsal.

Menurut Koordinator Wilayah (Korwil) Civitas Ganjar Sumatera Utara (Sumut), Berry Sitohang, permainan futsal melatih kekompakan suatu tim di samping menanamkan sikap sportivitas dan fairplay.

“Mungkin, futsal ini lebih seru karena bisa (dimainkan) ramai-ramai bersama teman. Melatih kekompakan juga. Seperti kata saya tadi, melatih rasa fairplay, sportivitas dan lain-lain,” katanya setelah pembukaan acara, Sabtu (18/11) siang.

Salah satu sikap yang diajarkan dalam olahraga futsal tersebut dinilai penting untuk menjaga keamanan dan kerukunan warga menghadapi Pemilihan Presiden 2024 mendatang.

Berry menyebutkan sebanyak 32 tim dijadwalkan bertanding di Lapangan Kejora Futsal Kecamatan Medan Selayang, Sumatera Utara pada 18-19 November 2023

Banyaknya tim yang mendaftar menunjukkan dukungan pemuda terhadap kelompok sukarelawan Civitas Ganjar sekaligus dukungan untuk Calon Presiden Ganjar Pranowo dan Calon Wakil Presiden Mahfud MD.

“Dari teman-teman tadi (responsnya) sangat antusias. Mereka berharap Pak Ganjar bersama Pak Mahfud bisa sukses memimpin Indonesia tahun depan. Kawan-kawan juga banyak menyampaikan, semoga Pak Ganjar tetap peduli dengan ruang-ruang kreativitas anak muda,” tutur Berry.

Dia mengatakan, futsal menjadi olahraga yang banyak digemari oleh masyarakat khususnya generasi muda di Kota Medan saat ini sehingga mereka pun antusias mengikuti turnamen-turnamen yang digelar berbagai pihak.

“Kebetulan di Medan itu memang banyak sekali, dominan gemarnya futsal. Apalagi kalau di lihat di daerah sini itu banyak mahasiswa, anak perantauan itu mereka biasanya hiburannya bermain futsal,” ujarnya

Sementara itu, salah seorang pemain dari tim yang bertanding, Nando Marbun mengaku senang bisa berpartisipasi dalam turnamen yang diadakan para sukarelawan Civitas Ganjar.

“Seru, bisa cari keringat tepatnya bisa lebih sehat. Sudah sering ikut turnamen-turnamen seperti ini cuma belum ada nasib (bertanding) ke luar (daerah),” ujar Nando yang mengaku sudah bermain futsal sejak SMP.

Dia dan para pemuda yang mengikuti kegiatan tersebut turut menitipkan harapannya untuk Capres-Cawapres Ganjar-Mahfud melalui para sukarelawan Civitas Ganjar pada kesempatan itu.

“Harapan saya untuk Pak Ganjar terima kasih banyak untuk acara ini. Semoga ke depannya Bapak bisa membuat acara (turnamen) yang lebih besar lagi seperti ini,” katanya berharap. (rel/tri)

Atasi Narkoba, Bobby Nasution Minta Kegiatan Remaja Masjid Digalakkan Kembali

BANTUAN: Wali Kota Medan Bobby Nasution memberikan bantuan hibah untuk di Masjid Raya Kedatukan Sunggal Serbanyaman Jalan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal, Jumat (17/11/2023).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Di hadapan seratusan jamaah yang mengikuti Safari Jumat di Masjid Raya Kedatukan Sunggal Serbanyaman Jalan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal, Jumat (17/11/2023), Wali Kota Medan Bobby Nasution berharap agar pembinaan generasi muda dapat dilakukan dari masjid. Hal itu dilakukan guna membentengi anak-anak muda dari perilaku negatif, terutama narkoba.

“Hal ini penting dilakukan karena dari data yang ada, Kota Medan merupakan tertinggi peredaran narkoba di Provinsi Sumatera Utara. Artinya, kondisi ini harus menjadi perhatian serius bagi seluruh pengurus masjid. Salah satunya bagaimana menggalakkan kembali kegiatan remaja masjid untuk membina anak-anak mudanya,” kata Bobby Nasution.

Menantu Presiden Joko Widodo ini selanjutnya mengungkapkan, Pemko Medan memiliki program Masjid Mandiri. Melalui program ini, jelasnya, masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah saja, tapi ingin difungsikan sebagaimana zaman Rasulullah SAW seperti tempat pemberdayaan ekonomi dan sosial sehingga keberadaan masjid tidak hanya memberikan manfaat bagi jamaah tapi juga warga sekitarnya.

Tidak itu saja, bilang Bobby Nasution, melalui program Masjid Mandiri juga diharapkan dapat membentuk dan melahirkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul sehingga dapat ikut serta membantu mewujudkan cita-cita Indonesia Emas di tahun 2045.

“Pembentukan SDM ini penting rasanya jika rumah ibadah ikut dilibatkan. Maka dari itu program ini dibuat. Program Masjid Mandiri ini merupakan program pertama yang kami lakukan usai saya dan Pak H Aulia Rachman dilantik menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota,” ungkapnya.

Di hadapan Kepala Adat Kedatukan Sunggal Serbanyaman Yang Mulia Datuk Raja Syahlafati Ichsan beserta para datuk, Kedatukan Sunggal Serbanyaman, Al Ustad H Azhari Juliadi SP, Ketua BKM Masjid Raya Kedatukan Sunggal Serbanyaman Datuk Indra Jaya serta pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemko Medan, Bobby Nasution pun mengucapkan terima kasih kepada Masjid Raya Kedatukan Sunggal Serbanyaman yang mengizinkan tanahnya untuk digali guna dilakukan pengerjaan drainase secara gratis tidak meminta biaya sedikitpun.

“Alhamdulillah, terima kasih kepada Masjid Raya Kedatukan Sunggal Serbanyaman yang telah mendukung program Pemko Medan dengan memperbolehkan halaman masjid ini untuk digali guna pengerjaan drainase untuk kepentingan seluruh masyarakat Kota Medan. Mudah-mudahan dengan kemurahan hati ini dapat mengurangi genangan air di Kota Medan khususnya Kecamatan Medan Sunggal,” harapnya.

Dalam Safari Jumat tersebut, Bobby Nasution selanjutnya memberikan bantuan hibah dari Pemko Medan melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Medan sebesar Rp50 juta. Kemudian bantuan sosial sebesar Rp10 juta dari Dinas Sosial, pemberian akte pendirian koperasi dari Dinas Koperasi dan UKM Perindustrian dan Perdagangan serta 1 unit steling.

Lalu, pemberian 1 set tenis meja dari Dinas Pemuda dan Olahraga serta buku dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan. Diharapkan, bantuan yang diberikan tersebut dapat bermanfaat bagi para jamaah maupun warga sekitar.

Di kesempatan tersebut, Bobby Nasution juga minta kepada sejumlah pimpinan perangkat daerah yang ikut dalam Safari Jumat untuk mengumpulkan uang guna membantu pembangunan menara Masjid Raya Kedatukan Sunggal Serbanyaman. Dari hasil pengumpulan yang dilakukan diperoleh Rp19 juta, suami Ketua TP PKK Kota Medan Kahiyang Ayu ini kemudian menambah Rp31 juta sehingga jumlah bantuan yang diberikan sebesar Rp50 juta. (rel)

Diskusi dengan Anak Muda, Ganjar Pemimpin yang Mau Mendengar

BERBAGI WAWASAN: Ganjar Pranowo ngobrol santai dengan anak-anak muda dan warga Bali di Muntiq Siokan, Sanur, Bali,  pada Rabu (1/11). (Foto: Tim Media Ganjar Pranowo)

SUMUTPOS.CO – CALON presiden 2024 Ganjar Pranowo menghadiri berbagai acara selama berkunjung ke Bali, pada Rabu (1/11). Salah satunya ngobrol santai dengan anak-anak muda dan warga Bali di Muntiq Siokan, Sanur, Bali.

Dalam kesempatan itu, masing-masing anak muda dan masyarakat Bali menyampaikan keluh kesahnya kepada Ganjar.  Ada yang bertanya soal partisipasi politik kaum perempuan, pendidikan, kesehatan dan lainnya. Sedangkan Ganjar lebih banyak mendengarkan, kritik saran dan masukan dari mereka.

Beberapa kali, Ganjar menjawab pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan masyarakat dengan tenang dan gamblang. Ganjar menilai jawaban yang diberikannya bukan sekadar teori tapi juga praktik sukses ketika dia menjabat sebagai gubernur Jawa Tengah dua periode.

Jawaban-jawaban yang disampaikan Ganjar ternyata mendapat apresiasi dari masyarakat. Para anak muda di Bali sangat puas dan senang bisa bercengkrama dengan Ganjar. Apalagi, poin-poin yang disampaikan juga memberikan harapan dan mampu menghapus kegelisahan mengenai masa depan Indonesia.

“Tentu kami sangat senang. Ada seorang pemimpin yang mau mendatangi kami. Itu membuktikan kalau pak Ganjar sosok pemimpin yang mau mendengarkan,” ujar Kak Onyot, pria yang tenar melakukan stand up commedy di acara Somasi itu.

Dia  menegaskan, Ganjar mampu menjawab berbagai persoalan yang disampaikan masyarakat. Jawaban-jawaban yang disampaikan juga sangat realistis dan masuk akal. “Karena semua statemen yang dikeluarkan memberikan solusi. Apa yang disampaikan teman-teman semua terjawab dengan solusi dan dengan bukti nyata,” jelasnya.

Hal senada disampaikan anak muda Bali lainnya, Adinda Paramitha.Mahasiswi Universitas Udayana Bali itu mengatakan, pertemuan antara anak muda dengan Ganjar merupakan hal yang sangat menggembirakan.

“Tadi banyak curhat tentang kegelisahan kita sebagai anak muda. Dan jawabannya sangat memuaskan. Pak Ganjar memang benar-benar pemimpin yang asyik, mau mendengarkan kami-kami,” ucap Adinda.

Hanya saja, lanjut dia, acara ngobrol santai yang digelar itu hanya beberapa jam saja. Dia berharap ada banyak kesempatan anak muda bisa ngobrol gayeng dengan calon pemimpin lebih lama.”Harapannya kita bisa lebih lama ngobrol dengan pak Ganjar, bisa membahas banyak hal dan lebih puas,”tukasnya.

Sementara itu Ganjar Pranowo mengatakan kekuatan generasi milenial dan gen-Z di Indonesia dan Bali harus diperhitungkan. Populasi anak muda di Bali sekitar 44 persen dan di Indonesia 53 persen. Umumnya mereka aktif di bidang seni, olahraga, budaya kreatif, dan digital.”Potensi generasi muda cukup tinggi. Artinya kalau bisa berkomunikasi dengan mereka dan lebih banyak mendengarkan yang ada di dalam pikiran mereka, saya kira ini masukan yang menarik,” jelasnya.

Sementara itu, anak muda di Medan mengapresiasi kepedulian Ganjar terhadap kebutuhan anak muda. Seperti disampaikan Mahasiswi Fakultas Ekonomi/Akuntansi di salah satu kampus di Kota Medan, Widya Sari. Dia berharap jika Calon Presiden (Capres) Ganjar Pranowo nanti terpilih menjadi pemimpin negeri ini, agar dapat memperbanyak program-program untuk anak-anak muda, supaya bisa berdikari dan memiliki kualitas, kemampuan serta kreatifitas yang mampu membuat anak-anak muda bermanfaat bagi lingkungannya dan menghasilkan pendapatan tanpa harus selalu menjadi pekerja setelah tamat kuliah nanti. (wir/dwi)

Danamon Peduli Tanam 200 Pohon dan Bangun Pondok Edukasi di Desa Tambunan

Perwakilan MariPro, Perwakilan dari Koramil Sibolangit, Polsek Pancur Baru, Kepala Desa Tambunan, pimpinan Danamon Region Sumatera 1 foto bersama di sela kegiatan Danamon Peduli yang diadakan oleh Danamon Region Sumatera 1 pada hari Sabtu 18 November 2023. (ist)

SIBOLANGIT, SUMUTPOS.CO – Sebagai bank yang berkomitmen terhadap bisnis berkelanjutan dan pelestarian lingkungan, PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) aktif mengadakan berbagai inisiatif untuk mengurangi emisi karbon dan pemberdayaan masyarakat untuk hidup secara berkelanjutan melalui program Danamon Peduli. Melibatkan karyawan sebagai relawan (D-Volunteers), lewat program Peduli Lingkungan 2023, Danamon Region Sumatera 1 menanam 200 pohon di Daerah Aliran Sungai (DAS) Maripro serta membangun Pondok Edukasi Danamon di kawasan tersebut.

Seremoni kegiatan yang diadakan pada Sabtu, 18 November 2023 dihadiri oleh Riana Suagiat, Regional Corporate Officer Danamon Region Sumatera 1, Kapolsek Pancur Batu, Kepala Desa Tambunan, Danramil Sibolangit, dan Pemilik serta Perwakilan MariPro, beserta Relawan Danamon (D-Volunteers). Selain itu, dalam seremoni ini juga diadakan talk show “Forest Healing” yang dipandu oleh Tim Villa MariPro, pengelola pondok wisata di lokasi tersebut.

Pada bulan April 2023, wilayah Desa Desa Tambunan, Sibolangit, Sumatera Utara, mengalami bencana banjir bandang yang merusak ekosistem di daerah aliran sungainya, termasuk Sungai Maripro. Penyebab utama banjir bandang ini adalah curah hujan yang sangat tinggi dan hujan deras yang terus-menerus selama berhari-hari.

“Danamon melihat potensi untuk berkontribusi dalam pemulihan pasca bencana banjir bandang ini melalui kegiatan Peduli Lingkungan. Untuk memperbaiki kondisi pasca bencana dan mitigasi terjadinya bencana serupa di masa mendatang, melalui kegiatan Peduli Lingkungan 2023, Danamon Region Sumatera 1 melakukan penanaman 200 pohon di Daerah Aliran Sungai Maripro serta membangun Pondok Edukasi Danamon di kawasan tersebut,” ujar Riana Suagiat – Regional Corporate Officer Danamon Region Sumatera 1.

Penanaman 200 pohon dari Danamon Peduli diharapkan akan memiliki akar yang kuat dan dalam yang dapat menahan tanah, sehingga mampu mengurangi erosi dan menyerap air hujan. Selain itu, pohon-pohon ini diharapkan dapat memperlambat aliran air dan menyerap sejumlah air yang besar melalui daun dan batangnya, sehingga dapat mengurangi risiko banjir. Dengan demikian, donasi ini diharapkan dapat berperan sebagai penghalang alami yang efektif dalam menahan luapan sungai dan melindungi daerah sekitarnya dari bencana banjir.

Selain memiliki korelasi dengan kelestarian lingkungan, memulihkan hutan di daerah ini menjadi penting untuk menghidupkan kembali sektor ekonomi pariwisata di wilayah ini. Forest healing atau terapi hutan menjadi agenda wisata yang akan gencar ditawarkan kepada masyarakat. Dalam kegiatan ini Danamon bersama Team MariPro melakukan Talkshow Forest Healing dengan harapan masyarakat lebih memahami bahwa Terapi Hutan memiliki banyak manfaat untuk kesehatan fisik, mental, dan spiritual, baik secara langsung maupun tidak langsung

Danamon berharap langkah sederhana ini dapat menjaga lingkungan dari kerusakan serta melindungi kehidupan khususnya di sekitar Desa Desa Tambunan,” tutup Riana. (rel/sih)