Damkar

SD IT Ad Durrah Medan Cetak Sejarah! Borong 2 Emas, 1 Perak dan Special Award di Ajang WICE 2026 Kuala Lumpur

KUALA LUMPUR, sumutpos.co- Kabar membanggakan datang dari Kuala Lumpur, Malaysia. Delegasi Sekolah Dasar Islam Terpadu (SD IT) Ad Durrah Medan sukses mengukir prestasi gemilang di kancah internasional dengan memborong 2 medali emas, 1 medali perak, serta penghargaan bergengsi Special Award dari Liberika Academy dalam ajang World Invention Competition and Exhibition (WICE) 2026.

Kompetisi yang berlangsung mulai 21 hingga 23 September 2026 tersebut merupakan salah satu ajang invensi dan penelitian ilmiah remaja paling bergengsi di Asia Tenggara. Tahun ini, WICE diikuti ratusan pelajar dan inventor muda dari berbagai negara di dunia, di antaranya Thailand, Bangladesh, Indonesia, Mexico, dan Vietnam. Para peserta beradu gagasan, riset, dan inovasi untuk menjawab tantangan global masa depan.

Panitia WICE 2026 mempertandingkan lima kategori utama yang menjadi fokus penilaian dewan juri internasional, yaitu: Environmental Science, Applied Life Science, Innovative Social Science, IT and Robotic, dan Applied Physics and Engineering.

Di tengah persaingan yang sangat ketat tersebut, SD IT Ad Durrah Medan tampil percaya diri dengan mengirimkan 3 kelompok penelitian terbaiknya di jenjang Sekolah Dasar (SD). Ketiga tim tersebut berlaga di tiga kategori yang berbeda, yakni Environmental Science, Applied Life Science, dan Innovative Social Science.

Dengan persiapan yang matang selama tiga bulan, mulai dari riset lapangan, bimbingan intensif dari guru pembimbing, hingga presentasi dalam bahasa Inggris di hadapan juri internasional, perjuangan para siswa akhirnya membuahkan hasil maksimal. Ketiga tim yang dikirim berhasil naik ke podium juara dan membawa pulang medali untuk Indonesia.

Adapun medali yang diraih yakni: Medali Emas (Gold Medal) pada Kategori Environmental Science, melalui inovasi yang berfokus pada solusi permasalahan lingkungan berkelanjutan. Medali Emas (Gold Medal) pada Kategori Applied Life Science, atas karya riset yang mengangkat pemanfaatan ilmu hayati untuk kehidupan sehari-hari. Dan Medali Perak (Silver Medal) pada Kategori Innovative Social Science, atas gagasan kreatif yang memberikan dampak sosial bagi masyarakat.

Selain medali utama, tim delegasi SD IT Ad Durrah juga dianugerahi Special Award dari Liberika Academy. Penghargaan khusus ini diberikan langsung oleh dewan juri kepada tim yang dinilai memiliki inovasi paling orisinal, aplikatif, dan memiliki dampak besar di luar aspek penilaian utama.

Perolehan Special Award ini menjadi kebanggaan tersendiri, karena penghargaan tersebut hanya diberikan kepada tim-tim terpilih yang dinilai memiliki keunggulan di luar aspek penilaian utama. Hal ini membuktikan bahwa karya siswa SD IT Ad Durrah tidak hanya unggul secara ilmiah, tetapi juga diakui orisinalitas dan kebermanfaatannya di tingkat dunia.

“Alhamdulillah, segala puji dan syukur kita panjatkan ke hadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Ini adalah anugerah yang sangat besar. Kami sangat terharu dan bangga. Anak-anak kita telah membuktikan bahwa dengan bekal iman, ilmu, dan akhlak, mereka mampu berdiri sejajar bahkan mengungguli peserta dari negara-negara lain,” kata Kepala SD IT Ad Durrah Medan, Muhammad Fauzi, ST, S.Pd.I, M.Pd.I, dalam keterangan persnya, Rabu (23/9/2026) malam.

“Dua medali emas, satu perak, dan satu Special Award dari Liberika Academy di Kuala Lumpur ini bukanlah akhir, melainkan awal. Ini adalah bukti nyata dari visi SD IT Ad Durrah untuk melahirkan generasi Qur’ani yang cerdas, berdaya saing global, dan peduli terhadap permasalahan umat. Medali ini adalah milik kita semua, milik orang tua yang tak henti mendoakan, milik guru-guru pembimbing yang telah berkorban waktu dan tenaga, serta milik Yayasan yang terus mendukung penuh,” lanjut Muhammad Fauzi.

Ia juga berharap, Posko prestasi ini dapat menjadi bara semangat bagi seluruh siswa. “Pesan saya kepada ananda semua, tetaplah rendah hati, teruslah belajar, jangan cepat berpuas diri. Jadilah ilmuwan cilik yang tidak hanya hebat dalam sains dan teknologi, tetapi juga kokoh dalam keimanan dan berakhlakul karimah. Teruslah berinovasi untuk menjaga bumi Allah ini dan memberi manfaat bagi sesama. Kalian telah mengharumkan nama keluarga, sekolah, Kota Medan, dan Indonesia di mata dunia,” pungkasnya.

Prestasi SD IT Ad Durrah Medan yang berlokasi di Komplek Panggon Indah Marelan, Jalan Sentosa Pasar IV Barat, Kelurahan Rengas Pulau, Medan Marelan pada ajang WICE 2026 ini, diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi dunia pendidikan di Sumatera Utara dan Indonesia secara umum, bahwa pendidikan berbasis Islam Terpadu mampu melahirkan generasi yang unggul secara akademik dan berprestasi di level internasional sejak usia sekolah dasar. (rel/adz)

KUALA LUMPUR, sumutpos.co- Kabar membanggakan datang dari Kuala Lumpur, Malaysia. Delegasi Sekolah Dasar Islam Terpadu (SD IT) Ad Durrah Medan sukses mengukir prestasi gemilang di kancah internasional dengan memborong 2 medali emas, 1 medali perak, serta penghargaan bergengsi Special Award dari Liberika Academy dalam ajang World Invention Competition and Exhibition (WICE) 2026.

Kompetisi yang berlangsung mulai 21 hingga 23 September 2026 tersebut merupakan salah satu ajang invensi dan penelitian ilmiah remaja paling bergengsi di Asia Tenggara. Tahun ini, WICE diikuti ratusan pelajar dan inventor muda dari berbagai negara di dunia, di antaranya Thailand, Bangladesh, Indonesia, Mexico, dan Vietnam. Para peserta beradu gagasan, riset, dan inovasi untuk menjawab tantangan global masa depan.

Panitia WICE 2026 mempertandingkan lima kategori utama yang menjadi fokus penilaian dewan juri internasional, yaitu: Environmental Science, Applied Life Science, Innovative Social Science, IT and Robotic, dan Applied Physics and Engineering.

Di tengah persaingan yang sangat ketat tersebut, SD IT Ad Durrah Medan tampil percaya diri dengan mengirimkan 3 kelompok penelitian terbaiknya di jenjang Sekolah Dasar (SD). Ketiga tim tersebut berlaga di tiga kategori yang berbeda, yakni Environmental Science, Applied Life Science, dan Innovative Social Science.

Dengan persiapan yang matang selama tiga bulan, mulai dari riset lapangan, bimbingan intensif dari guru pembimbing, hingga presentasi dalam bahasa Inggris di hadapan juri internasional, perjuangan para siswa akhirnya membuahkan hasil maksimal. Ketiga tim yang dikirim berhasil naik ke podium juara dan membawa pulang medali untuk Indonesia.

Adapun medali yang diraih yakni: Medali Emas (Gold Medal) pada Kategori Environmental Science, melalui inovasi yang berfokus pada solusi permasalahan lingkungan berkelanjutan. Medali Emas (Gold Medal) pada Kategori Applied Life Science, atas karya riset yang mengangkat pemanfaatan ilmu hayati untuk kehidupan sehari-hari. Dan Medali Perak (Silver Medal) pada Kategori Innovative Social Science, atas gagasan kreatif yang memberikan dampak sosial bagi masyarakat.

Selain medali utama, tim delegasi SD IT Ad Durrah juga dianugerahi Special Award dari Liberika Academy. Penghargaan khusus ini diberikan langsung oleh dewan juri kepada tim yang dinilai memiliki inovasi paling orisinal, aplikatif, dan memiliki dampak besar di luar aspek penilaian utama.

Perolehan Special Award ini menjadi kebanggaan tersendiri, karena penghargaan tersebut hanya diberikan kepada tim-tim terpilih yang dinilai memiliki keunggulan di luar aspek penilaian utama. Hal ini membuktikan bahwa karya siswa SD IT Ad Durrah tidak hanya unggul secara ilmiah, tetapi juga diakui orisinalitas dan kebermanfaatannya di tingkat dunia.

“Alhamdulillah, segala puji dan syukur kita panjatkan ke hadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Ini adalah anugerah yang sangat besar. Kami sangat terharu dan bangga. Anak-anak kita telah membuktikan bahwa dengan bekal iman, ilmu, dan akhlak, mereka mampu berdiri sejajar bahkan mengungguli peserta dari negara-negara lain,” kata Kepala SD IT Ad Durrah Medan, Muhammad Fauzi, ST, S.Pd.I, M.Pd.I, dalam keterangan persnya, Rabu (23/9/2026) malam.

“Dua medali emas, satu perak, dan satu Special Award dari Liberika Academy di Kuala Lumpur ini bukanlah akhir, melainkan awal. Ini adalah bukti nyata dari visi SD IT Ad Durrah untuk melahirkan generasi Qur’ani yang cerdas, berdaya saing global, dan peduli terhadap permasalahan umat. Medali ini adalah milik kita semua, milik orang tua yang tak henti mendoakan, milik guru-guru pembimbing yang telah berkorban waktu dan tenaga, serta milik Yayasan yang terus mendukung penuh,” lanjut Muhammad Fauzi.

Ia juga berharap, Posko prestasi ini dapat menjadi bara semangat bagi seluruh siswa. “Pesan saya kepada ananda semua, tetaplah rendah hati, teruslah belajar, jangan cepat berpuas diri. Jadilah ilmuwan cilik yang tidak hanya hebat dalam sains dan teknologi, tetapi juga kokoh dalam keimanan dan berakhlakul karimah. Teruslah berinovasi untuk menjaga bumi Allah ini dan memberi manfaat bagi sesama. Kalian telah mengharumkan nama keluarga, sekolah, Kota Medan, dan Indonesia di mata dunia,” pungkasnya.

Prestasi SD IT Ad Durrah Medan yang berlokasi di Komplek Panggon Indah Marelan, Jalan Sentosa Pasar IV Barat, Kelurahan Rengas Pulau, Medan Marelan pada ajang WICE 2026 ini, diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi dunia pendidikan di Sumatera Utara dan Indonesia secara umum, bahwa pendidikan berbasis Islam Terpadu mampu melahirkan generasi yang unggul secara akademik dan berprestasi di level internasional sejak usia sekolah dasar. (rel/adz)

Artikel Terkait


Damkar

Terpopuler

Artikel Terbaru