31 C
Medan
Friday, February 20, 2026

Hujan Deras, Sungai di Medan Meluap

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Hujan deras yang mengguyur wilayah pegunungan sejak Rabu (18/2/2026) sore hingga Kamis (19/2/2026) dinihari menyebabkan sejumlah sungai di Kota Medan meluap dan menggenangi beberapa kawasan permukiman warga.

Beberapa sungai yang dilaporkan meluap antara lain Sungai Deli, Sungai Babura, Sungai Sikambing, dan Sungai Belawan. Luapan air sempat merendam sejumlah ruas jalan serta permukiman masyarakat di beberapa titik kota.

Kepala BPBD Kota Medan Yunita Sari, menjelaskan bahwa tingginya curah hujan di daerah pegunungan menjadi penyebab utama meningkatnya debit air sungai.

“Hujan deras di wilayah pegunungan membuat sejumlah sungai di Kota Medan meluap dan menggenangi sebagian ruas jalan dan permukiman warga sejak kemarin sore,” ujar Yunita Sari, Kamis (19/2/2026).

Menurutnya, ketinggian air di setiap sungai bervariasi, namun rata-rata mengalami kenaikan hingga sekitar 50 sentimeter. Beberapa wilayah terdampak genangan antara lain Kelurahan Aur dan Kelurahan Sei Mati di Kecamatan Medan Maimun. Selain itu, genangan juga terjadi di sebagian kawasan Kecamatan Medan Helvetia.

Meski demikian, kondisi berangsur membaik pada Kamis pagi. Air dilaporkan mulai surut dan aktivitas masyarakat kembali normal. “Untuk pagi ini kondisinya sudah surut, semuanya aman dan terkendali,” ujarnya.

BPBD memastikan tidak ada warga yang dievakuasi maupun mengungsi akibat peristiwa tersebut. Kendati demikian, pihaknya tetap melakukan pemantauan intensif terhadap debit air sungai guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya luapan susulan, mengingat curah hujan di wilayah hulu masih tergolong tinggi.

“Tidak ada evakuasi, tidak ada yang mengungsi. Hingga saat ini, kita terus memantau kondisi sungai-sungai di Kota Medan,” pungkas Yunita.

Pemerintah mengimbau masyarakat yang bermukim di bantaran sungai agar tetap waspada dan segera melaporkan kepada pihak berwenang jika terjadi peningkatan debit air secara signifikan. (map/ila)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Hujan deras yang mengguyur wilayah pegunungan sejak Rabu (18/2/2026) sore hingga Kamis (19/2/2026) dinihari menyebabkan sejumlah sungai di Kota Medan meluap dan menggenangi beberapa kawasan permukiman warga.

Beberapa sungai yang dilaporkan meluap antara lain Sungai Deli, Sungai Babura, Sungai Sikambing, dan Sungai Belawan. Luapan air sempat merendam sejumlah ruas jalan serta permukiman masyarakat di beberapa titik kota.

Kepala BPBD Kota Medan Yunita Sari, menjelaskan bahwa tingginya curah hujan di daerah pegunungan menjadi penyebab utama meningkatnya debit air sungai.

“Hujan deras di wilayah pegunungan membuat sejumlah sungai di Kota Medan meluap dan menggenangi sebagian ruas jalan dan permukiman warga sejak kemarin sore,” ujar Yunita Sari, Kamis (19/2/2026).

Menurutnya, ketinggian air di setiap sungai bervariasi, namun rata-rata mengalami kenaikan hingga sekitar 50 sentimeter. Beberapa wilayah terdampak genangan antara lain Kelurahan Aur dan Kelurahan Sei Mati di Kecamatan Medan Maimun. Selain itu, genangan juga terjadi di sebagian kawasan Kecamatan Medan Helvetia.

Meski demikian, kondisi berangsur membaik pada Kamis pagi. Air dilaporkan mulai surut dan aktivitas masyarakat kembali normal. “Untuk pagi ini kondisinya sudah surut, semuanya aman dan terkendali,” ujarnya.

BPBD memastikan tidak ada warga yang dievakuasi maupun mengungsi akibat peristiwa tersebut. Kendati demikian, pihaknya tetap melakukan pemantauan intensif terhadap debit air sungai guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya luapan susulan, mengingat curah hujan di wilayah hulu masih tergolong tinggi.

“Tidak ada evakuasi, tidak ada yang mengungsi. Hingga saat ini, kita terus memantau kondisi sungai-sungai di Kota Medan,” pungkas Yunita.

Pemerintah mengimbau masyarakat yang bermukim di bantaran sungai agar tetap waspada dan segera melaporkan kepada pihak berwenang jika terjadi peningkatan debit air secara signifikan. (map/ila)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru