31 C
Medan
Friday, February 20, 2026

Ferrel Arda Santoso Jalani Operasi Lutut, Absen Bela PSS Sleman Hingga Akhir Musim

JAKARTA – Kabar terbaru datang dari kubu PSS Sleman. Gelandang muda mereka, Ferrel Arda Santoso, dipastikan harus menepi hingga akhir musim setelah menjalani operasi pada lutut kirinya.

Tindakan medis tersebut dilakukan untuk menangani cedera di lokasi yang sama seperti yang dialaminya beberapa bulan lalu. Kepastian operasi ini disampaikan langsung oleh Manajer Tim PSS, Kim Jeffrey Kurniawan.

Dalam pernyataan resminya di Omah PSS, Rabu (18/2) yang dikutip pssleman.id, ia menyebut prosedur berjalan sesuai rencana tanpa kendala berarti. Menurut Kim, operasi dilakukan untuk merekonstruksi bagian lutut kiri yang sebelumnya menjadi keluhan utama Ferrel.

Tim medis menilai langkah ini sebagai opsi terbaik demi menjaga karier jangka panjang sang pemain. Hasil tindakan pun disebut positif dan sesuai dengan harapan tim.

Meski demikian, proses pemulihan tidak bisa dilakukan secara instan. Cedera lutut dengan tingkat keparahan seperti yang dialami Ferrel membutuhkan rehabilitasi panjang, bertahap, dan konsisten.

Tim medis PSS akan memantau perkembangan kondisi sang pemain secara berkala guna memastikan tidak ada komplikasi lanjutan. Manajemen klub juga menegaskan bahwa Ferrel dipastikan absen hingga kompetisi musim ini berakhir.

Keputusan tersebut diambil demi memberi waktu yang cukup bagi proses penyembuhan total sebelum ia kembali ke lapangan. Klub tak ingin mengambil risiko dengan mempercepat comeback yang justru bisa memperburuk kondisi.

Absennya Ferrel tentu menjadi tantangan tersendiri bagi lini tengah PSS Sleman. Sepanjang musim ini, ia kerap menjadi opsi penting dalam rotasi permainan, terutama dalam menjaga keseimbangan antara bertahan dan menyerang. Namun tim pelatih diyakini telah menyiapkan alternatif untuk menjaga stabilitas skuad.

Di sisi lain, dukungan moral terus mengalir untuk sang pemain. Manajemen, staf pelatih, serta rekan-rekan setim berharap Ferrel dapat menjalani masa rehabilitasi dengan disiplin dan semangat tinggi.

Fokus utama kini bukan sekadar kembali bermain, tetapi memastikan ia pulih sepenuhnya. Dengan operasi yang berjalan lancar, langkah berikutnya adalah memastikan proses pemulihan maksimal.

PSS Sleman menargetkan Ferrel Arda Santoso bisa kembali dalam kondisi prima pada musim mendatang, bahkan tampil lebih kuat setelah melewati fase sulit ini. (jpc/tri)

JAKARTA – Kabar terbaru datang dari kubu PSS Sleman. Gelandang muda mereka, Ferrel Arda Santoso, dipastikan harus menepi hingga akhir musim setelah menjalani operasi pada lutut kirinya.

Tindakan medis tersebut dilakukan untuk menangani cedera di lokasi yang sama seperti yang dialaminya beberapa bulan lalu. Kepastian operasi ini disampaikan langsung oleh Manajer Tim PSS, Kim Jeffrey Kurniawan.

Dalam pernyataan resminya di Omah PSS, Rabu (18/2) yang dikutip pssleman.id, ia menyebut prosedur berjalan sesuai rencana tanpa kendala berarti. Menurut Kim, operasi dilakukan untuk merekonstruksi bagian lutut kiri yang sebelumnya menjadi keluhan utama Ferrel.

Tim medis menilai langkah ini sebagai opsi terbaik demi menjaga karier jangka panjang sang pemain. Hasil tindakan pun disebut positif dan sesuai dengan harapan tim.

Meski demikian, proses pemulihan tidak bisa dilakukan secara instan. Cedera lutut dengan tingkat keparahan seperti yang dialami Ferrel membutuhkan rehabilitasi panjang, bertahap, dan konsisten.

Tim medis PSS akan memantau perkembangan kondisi sang pemain secara berkala guna memastikan tidak ada komplikasi lanjutan. Manajemen klub juga menegaskan bahwa Ferrel dipastikan absen hingga kompetisi musim ini berakhir.

Keputusan tersebut diambil demi memberi waktu yang cukup bagi proses penyembuhan total sebelum ia kembali ke lapangan. Klub tak ingin mengambil risiko dengan mempercepat comeback yang justru bisa memperburuk kondisi.

Absennya Ferrel tentu menjadi tantangan tersendiri bagi lini tengah PSS Sleman. Sepanjang musim ini, ia kerap menjadi opsi penting dalam rotasi permainan, terutama dalam menjaga keseimbangan antara bertahan dan menyerang. Namun tim pelatih diyakini telah menyiapkan alternatif untuk menjaga stabilitas skuad.

Di sisi lain, dukungan moral terus mengalir untuk sang pemain. Manajemen, staf pelatih, serta rekan-rekan setim berharap Ferrel dapat menjalani masa rehabilitasi dengan disiplin dan semangat tinggi.

Fokus utama kini bukan sekadar kembali bermain, tetapi memastikan ia pulih sepenuhnya. Dengan operasi yang berjalan lancar, langkah berikutnya adalah memastikan proses pemulihan maksimal.

PSS Sleman menargetkan Ferrel Arda Santoso bisa kembali dalam kondisi prima pada musim mendatang, bahkan tampil lebih kuat setelah melewati fase sulit ini. (jpc/tri)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru