31 C
Medan
Friday, February 20, 2026

Pesan Menpora kepada Para Games 2027, Jangan Terlena kesuksesan 2025

JAKARTA – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir memberikan pujian besar kepada kontingen Indonesia yang meraih kesuksesan di ASEAN Para Games 2025. Namun dia mengingatkan untuk tak terlena karena masih ada Asian Para Games 2026.

Pujian dan pesan itu disampaikan Erick Thohir saat menerima kunjungan Chef de Mission kontingen Indonesia di Asean Para Games 2025 Reda Manthovani di Kantor Kemenpora, Rabu (18/2). Erick ingin skuad Merah Putih mengalihkan fokus ke ajang bergengsi berikutnya

Kontingen Indonesia sukses besar pada ASEAN Para Games 2025 dengan menjadi runner-up. Mereka mengumpulkan 135 emas dan hanya kalah dari tuan rumah Thaialnd dengan 175 emas. îKita tidak ingin terus terlena akan hasil yang lalu, karena ajang besar Asian Para Games telah menanti,î kata Erick dalam keterangan resmi Kemenpora, Rabu (18/2).

îTak ada waktu lama bersantai, sekarang para atlet kembali lakukan persiapan karena mereka adalah duta bangsa terbaik yang mewakili Indonesia di level Asia,î tambah dia.

Menurut Erick, kesuksesan tim Indonesia di ASEAN Para Games 2025 pada Januari lalu tak lepas dari peran dan kinerja Reda selaku CdM. Dia pun memberikan kredit khusus kepada Reda yang merupakan seorang Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel).

îDengan kepemimpinan beliau, kontingen kita terus terpacu untuk menjawab tantangan dan mempersembahkan yang terbaik. Pak Reda telah memberikan contoh bahwa komitmen akan berbuah keberhasilan,î ujar Erick.

Lebih lanjut, Erick mengatakan bahwa pemerintah terus berkomitmen memberikan dukungan penuh sejak fase persiapan hingga pertandingan internasional. Salah satu wujud dukungan tersebut ialah keberadaan Paralympic Training Center di Karanganyar, Jawa Tengah, yang sebelumnya dia tinjau pada Sabtu (14/2).

îSeluruh atlet mendapatkan fasilitas pelatihan yang terpadu, terukur dan berkelanjutan,saya ingin kehadiran pusat pelatihan ini dapat memperkuat kesiapan atlet dalam mengasah kemampuan mereka serta tetap bersemangat dan berprestasi di ajang multievent internasional para atlet,î tandas Erick. (jpc/tri)

JAKARTA – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir memberikan pujian besar kepada kontingen Indonesia yang meraih kesuksesan di ASEAN Para Games 2025. Namun dia mengingatkan untuk tak terlena karena masih ada Asian Para Games 2026.

Pujian dan pesan itu disampaikan Erick Thohir saat menerima kunjungan Chef de Mission kontingen Indonesia di Asean Para Games 2025 Reda Manthovani di Kantor Kemenpora, Rabu (18/2). Erick ingin skuad Merah Putih mengalihkan fokus ke ajang bergengsi berikutnya

Kontingen Indonesia sukses besar pada ASEAN Para Games 2025 dengan menjadi runner-up. Mereka mengumpulkan 135 emas dan hanya kalah dari tuan rumah Thaialnd dengan 175 emas. îKita tidak ingin terus terlena akan hasil yang lalu, karena ajang besar Asian Para Games telah menanti,î kata Erick dalam keterangan resmi Kemenpora, Rabu (18/2).

îTak ada waktu lama bersantai, sekarang para atlet kembali lakukan persiapan karena mereka adalah duta bangsa terbaik yang mewakili Indonesia di level Asia,î tambah dia.

Menurut Erick, kesuksesan tim Indonesia di ASEAN Para Games 2025 pada Januari lalu tak lepas dari peran dan kinerja Reda selaku CdM. Dia pun memberikan kredit khusus kepada Reda yang merupakan seorang Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel).

îDengan kepemimpinan beliau, kontingen kita terus terpacu untuk menjawab tantangan dan mempersembahkan yang terbaik. Pak Reda telah memberikan contoh bahwa komitmen akan berbuah keberhasilan,î ujar Erick.

Lebih lanjut, Erick mengatakan bahwa pemerintah terus berkomitmen memberikan dukungan penuh sejak fase persiapan hingga pertandingan internasional. Salah satu wujud dukungan tersebut ialah keberadaan Paralympic Training Center di Karanganyar, Jawa Tengah, yang sebelumnya dia tinjau pada Sabtu (14/2).

îSeluruh atlet mendapatkan fasilitas pelatihan yang terpadu, terukur dan berkelanjutan,saya ingin kehadiran pusat pelatihan ini dapat memperkuat kesiapan atlet dalam mengasah kemampuan mereka serta tetap bersemangat dan berprestasi di ajang multievent internasional para atlet,î tandas Erick. (jpc/tri)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru