31 C
Medan
Saturday, March 7, 2026

Empat Bocah Bersaudara Tewas Tenggelam di Kolam

PALUTA – Isak tangis pecah di Dusun Rokan Baru, Desa Rondaman, Kabupaten Padanglawas Utara (Paluta). Empat bocah ditemukan tak bernyawa mengapung di sebuah kolam milik warga, Kamis (5/3) kemarin.

Peristiwa memilukan itu terjadai menimpa dua pasang bersaudara, Azizi Wahab Tanjung (7) dan adiknya Johar Partaonan Tanjung (4), serta Pitri Ripai (8) dan Sri Anggun Ripai (5). Keempatnya ditemukan dalam kondisi mengenaskan setelah diduga kehabisan napas saat berenang bersama.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, petaka bermula sekitar pukul 15.00 WIB. Seorang saksi mata, Maradongan Nasution, sempat melihat keempat anak tersebut asik mandi di kolam milik Maruli Nasution. Tanpa firasat buruk, saksi meninggalkan lokasi untuk mencari brondolan sawit.

Nahas, saat saksi kembali ke kolam sekitar pukul 17.30 WIB untuk mandi, suasana sudah berubah. Kakak dari kempat korban yang saat itu datang mencari adik-adiknya melihat korban mengapung di air kolam.

“Saat saksi mengarahkan pandangannya ke tengah kolam, ia terkejut melihat keempat bocah tersebut sudah dalam kondisi mengapung,” ujar Kapolsek Padangbolak, AKP Abdul Hakim Harahap.

Pihak Kepolisian Sektor Padangbolak yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan medis. Hasil pemeriksaan tim medis memastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Kapolsek AKP Abdul Hakim Harahap mengimbau dengan agar peristiwa ini menjadi pelajaran pahit bagi seluruh orang tua di wilayah Paluta.

“Kami mengimbau para orangtua untuk lebih memperketat pengawasan terhadap anak-anak saat bermain, terutama di area rawan seperti kolam atau sungai, agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” tegasnya.

Kini, keempat jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Desa Rondaman pun diselimuti duka mendalam atas hilangnya empat nyawa muda dalam satu waktu yang bersamaan. (mag-12/azw)

PALUTA – Isak tangis pecah di Dusun Rokan Baru, Desa Rondaman, Kabupaten Padanglawas Utara (Paluta). Empat bocah ditemukan tak bernyawa mengapung di sebuah kolam milik warga, Kamis (5/3) kemarin.

Peristiwa memilukan itu terjadai menimpa dua pasang bersaudara, Azizi Wahab Tanjung (7) dan adiknya Johar Partaonan Tanjung (4), serta Pitri Ripai (8) dan Sri Anggun Ripai (5). Keempatnya ditemukan dalam kondisi mengenaskan setelah diduga kehabisan napas saat berenang bersama.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, petaka bermula sekitar pukul 15.00 WIB. Seorang saksi mata, Maradongan Nasution, sempat melihat keempat anak tersebut asik mandi di kolam milik Maruli Nasution. Tanpa firasat buruk, saksi meninggalkan lokasi untuk mencari brondolan sawit.

Nahas, saat saksi kembali ke kolam sekitar pukul 17.30 WIB untuk mandi, suasana sudah berubah. Kakak dari kempat korban yang saat itu datang mencari adik-adiknya melihat korban mengapung di air kolam.

“Saat saksi mengarahkan pandangannya ke tengah kolam, ia terkejut melihat keempat bocah tersebut sudah dalam kondisi mengapung,” ujar Kapolsek Padangbolak, AKP Abdul Hakim Harahap.

Pihak Kepolisian Sektor Padangbolak yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan medis. Hasil pemeriksaan tim medis memastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Kapolsek AKP Abdul Hakim Harahap mengimbau dengan agar peristiwa ini menjadi pelajaran pahit bagi seluruh orang tua di wilayah Paluta.

“Kami mengimbau para orangtua untuk lebih memperketat pengawasan terhadap anak-anak saat bermain, terutama di area rawan seperti kolam atau sungai, agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” tegasnya.

Kini, keempat jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Desa Rondaman pun diselimuti duka mendalam atas hilangnya empat nyawa muda dalam satu waktu yang bersamaan. (mag-12/azw)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru