DAIRI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi bekerja sama dengan TNI melalui Kodim 0206, dibantu masyarakat setempat, membangun dua jembatan perintis di Kecamatan Sumbul. Proyek ini bertujuan mempercepat pembangunan infrastruktur desa sekaligus meningkatkan konektivitas antar wilayah.
Peletakan batu pertama pembangunan jembatan dilakukan di Desa Sileu-leua Parsaoran dan Desa Pangguruan, Senin (6/4/2026).
Camat Sumbul, Rinto Hutauruk, menjelaskan bahwa program jembatan perintis merupakan inisiatif TNI, di mana bahan material disediakan oleh TNI, sedangkan pelaksanaan pembangunan melibatkan Pemkab dan masyarakat.
“Pembangunan jembatan perintis ini diharapkan membuka akses transportasi yang lebih baik bagi warga, sekaligus menunjang aktivitas ekonomi masyarakat,” ujar Rinto, Selasa (7/4/2026).
Ia menambahkan bahwa program ini merupakan wujud nyata sinergi antara TNI, Pemerintah Daerah, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan berkelanjutan di pedesaan.
Dalam peletakan batu pertama, hadir Danramil 01 Sumbul, Kapt MD Lumbantoruan, Sekcam Sumbul Basaria Lingga, Kepala Desa Sileu-leu Parsaoran Agustina Silaban, Kepala Desa Pangguruan Muksin Sinaga, serta tokoh masyarakat setempat.
Kehadiran berbagai pihak menegaskan komitmen bersama dalam mempercepat pembangunan infrastruktur desa, yang tidak hanya membuka akses transportasi, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Sumbul. (rud/ila)
DAIRI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi bekerja sama dengan TNI melalui Kodim 0206, dibantu masyarakat setempat, membangun dua jembatan perintis di Kecamatan Sumbul. Proyek ini bertujuan mempercepat pembangunan infrastruktur desa sekaligus meningkatkan konektivitas antar wilayah.
Peletakan batu pertama pembangunan jembatan dilakukan di Desa Sileu-leua Parsaoran dan Desa Pangguruan, Senin (6/4/2026).
Camat Sumbul, Rinto Hutauruk, menjelaskan bahwa program jembatan perintis merupakan inisiatif TNI, di mana bahan material disediakan oleh TNI, sedangkan pelaksanaan pembangunan melibatkan Pemkab dan masyarakat.
“Pembangunan jembatan perintis ini diharapkan membuka akses transportasi yang lebih baik bagi warga, sekaligus menunjang aktivitas ekonomi masyarakat,” ujar Rinto, Selasa (7/4/2026).
Ia menambahkan bahwa program ini merupakan wujud nyata sinergi antara TNI, Pemerintah Daerah, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan berkelanjutan di pedesaan.
Dalam peletakan batu pertama, hadir Danramil 01 Sumbul, Kapt MD Lumbantoruan, Sekcam Sumbul Basaria Lingga, Kepala Desa Sileu-leu Parsaoran Agustina Silaban, Kepala Desa Pangguruan Muksin Sinaga, serta tokoh masyarakat setempat.
Kehadiran berbagai pihak menegaskan komitmen bersama dalam mempercepat pembangunan infrastruktur desa, yang tidak hanya membuka akses transportasi, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Sumbul. (rud/ila)