32 C
Medan
Monday, April 13, 2026

Pekan Imunisasi Dunia di Batubara, Leli: Imunisasi adalah Hak Dasar Manusia

BATUBARA – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Batubara yang diwakili Staf Ahli TP PKK, Ny Leli Syafrizal menghadiri kegiatan Sepekan Mengejar Imunisasi (PENARI) dalam rangka Pekan Imunisasi Dunia (PID) di Kantor Camat Airputih, Indrapura, Kecamatan Airputih, Jumat (10/4).

Dalam kegiatan tersebut, Ny Leli Syafrizal meninjau langsung pelayanan posyandu kepada balita serta mengikuti pemberian vaksin secara simbolis bersama Kepala Dinas Kesehatan PPKB Kabupaten Batubara, Renold Asmara, dan Kepala Puskesmas Indrapura, dr Juni Hainarida.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Airputih, Kepala Dinas Kesehatan PPKB Renold Asmara, serta Kepala Puskesmas Indrapura dr Juni Hainarida.

Dalam sambutannya, Ny Leli Syafrizal menegaskan bahwa imunisasi merupakan salah satu hak dasar manusia yang harus dipenuhi dan diperjuangkan bersama, tidak hanya oleh individu penerima vaksin, tetapi juga oleh seluruh elemen masyarakat.

Ia menyampaikan bahwa untuk memastikan masyarakat terlindungi secara optimal, cakupan imunisasi harus tinggi dan merata di setiap wilayah. Namun demikian, saat ini cakupan imunisasi di Indonesia masih tergolong rendah sehingga belum mampu membentuk kekebalan kelompok (herd immunity).

“Kondisi ini mendorong Indonesia untuk mengejar ketertinggalan dalam menutup kesenjangan imunitas. Diperlukan berbagai strategi kolaboratif, salah satunya melalui pelaksanaan Pekan Imunisasi Dunia tahun 2026,” ujarnya.

Berdasarkan data laporan bulanan Kabupaten Batubara per 9 April 2026, target capaian Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) hingga Maret 2026 sebesar 23,25 persen, namun realisasi yang dicapai baru sebesar 6,45 persen. Capaian tersebut dinilai masih belum optimal.

Salah satu tantangan utama dalam meningkatkan capaian imunisasi di Kabupaten Batubara adalah masih adanya orang tua yang menolak imunisasi bagi anaknya.

Untuk mengatasi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Batubara telah menyiapkan sejumlah strategi, antara lain peningkatan kesadaran dan edukasi masyarakat, optimalisasi peran tenaga kesehatan, peningkatan akses layanan imunisasi, penguatan kerja sama lintas sektor, serta pelaksanaan monitoring dan evaluasi khusus terhadap puskesmas dengan capaian rendah.

Mengakhiri sambutannya, Ny Leli Syafrizal mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung program imunisasi demi kesehatan generasi masa depan.

“Dengan imunisasi, anak-anak akan mendapatkan perlindungan terbaik dari berbagai penyakit berbahaya dan mematikan, sehingga dapat tumbuh sehat dan tangguh dalam menghadapi masa depan,” pungkasnya. (lib/azw).

BATUBARA – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Batubara yang diwakili Staf Ahli TP PKK, Ny Leli Syafrizal menghadiri kegiatan Sepekan Mengejar Imunisasi (PENARI) dalam rangka Pekan Imunisasi Dunia (PID) di Kantor Camat Airputih, Indrapura, Kecamatan Airputih, Jumat (10/4).

Dalam kegiatan tersebut, Ny Leli Syafrizal meninjau langsung pelayanan posyandu kepada balita serta mengikuti pemberian vaksin secara simbolis bersama Kepala Dinas Kesehatan PPKB Kabupaten Batubara, Renold Asmara, dan Kepala Puskesmas Indrapura, dr Juni Hainarida.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Airputih, Kepala Dinas Kesehatan PPKB Renold Asmara, serta Kepala Puskesmas Indrapura dr Juni Hainarida.

Dalam sambutannya, Ny Leli Syafrizal menegaskan bahwa imunisasi merupakan salah satu hak dasar manusia yang harus dipenuhi dan diperjuangkan bersama, tidak hanya oleh individu penerima vaksin, tetapi juga oleh seluruh elemen masyarakat.

Ia menyampaikan bahwa untuk memastikan masyarakat terlindungi secara optimal, cakupan imunisasi harus tinggi dan merata di setiap wilayah. Namun demikian, saat ini cakupan imunisasi di Indonesia masih tergolong rendah sehingga belum mampu membentuk kekebalan kelompok (herd immunity).

“Kondisi ini mendorong Indonesia untuk mengejar ketertinggalan dalam menutup kesenjangan imunitas. Diperlukan berbagai strategi kolaboratif, salah satunya melalui pelaksanaan Pekan Imunisasi Dunia tahun 2026,” ujarnya.

Berdasarkan data laporan bulanan Kabupaten Batubara per 9 April 2026, target capaian Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) hingga Maret 2026 sebesar 23,25 persen, namun realisasi yang dicapai baru sebesar 6,45 persen. Capaian tersebut dinilai masih belum optimal.

Salah satu tantangan utama dalam meningkatkan capaian imunisasi di Kabupaten Batubara adalah masih adanya orang tua yang menolak imunisasi bagi anaknya.

Untuk mengatasi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Batubara telah menyiapkan sejumlah strategi, antara lain peningkatan kesadaran dan edukasi masyarakat, optimalisasi peran tenaga kesehatan, peningkatan akses layanan imunisasi, penguatan kerja sama lintas sektor, serta pelaksanaan monitoring dan evaluasi khusus terhadap puskesmas dengan capaian rendah.

Mengakhiri sambutannya, Ny Leli Syafrizal mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung program imunisasi demi kesehatan generasi masa depan.

“Dengan imunisasi, anak-anak akan mendapatkan perlindungan terbaik dari berbagai penyakit berbahaya dan mematikan, sehingga dapat tumbuh sehat dan tangguh dalam menghadapi masa depan,” pungkasnya. (lib/azw).

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru