Tim Dosen Unimed Gelar PKM Pemberdayaan Pemuda di Teluk Bakung

Tim dosen Universitas Negeri Medan (Unimed) di bawah naungan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) menggelar Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Dusun Melati, Teluk Bakung, Langkat, Jumat (12/6).

Kegiatan mengusung tema: Pemberdayaan Pemuda Berbasis Kearifan Lokal Melalui Sastra Hijau Digital sebagai Upaya Edukasi dan Respon Terhadap Krisis Lingkungan. Fokus pengabdian menyasar pada kaum pemuda dan warga setempat di Dusun Melati.

Kegiatan bertujuan membangun kesadaran lingkungan lewat pengenalan karya sastra digital dan sharing session bersama mengenai kesadaran serta kepekaan terhadap isu lingkungan agar kedepannya mitigasi bencana dan kesadaran akan lingkungan dapat lebih mudah dipahami dan disebarluaskan khususnya oleh generasi muda setempat.

Tim dosen Unimed terdiri Prof. Dr. Khairil Ansari, M.Pd (ketua), Herning Puspitarini, S.Hum, M.S dan Ferdinand Simbolon, S.S, M.Pd, Gr (anggota), Dr. Umar Mukhtar Siregar, Lc, M.A, Tomi Arianto, S.S, M.A, Hidayat Herman, M.Pd dan Tri Lande, S.Pd, M.Pd (narasumber) serta Miranda Maria Magdadalena, Azwa Khalisa Nasution, Tasya Amelia Saragi dan Erika Cyntia Febryanti dan Revayani Sagala (mahasiswa).

Ketua Pelaksana dan Tim PKM Unimed Prof. Dr. Khairil Ansari, M.Pd menjelaskan bahwa Desa Teluk Bakung dipilih sebagai mitra karena wilayah pesisir Langkat rawan banjir rob, abrasi pantai dan perubahan iklim yang tidak menentu. Selain memberikan pemahaman dan diskusi bersama terkait isu lingkungan, Tim PKM Unimed juga memperkenalkan konsep ‘Sastra Hijau Digital’ melalui pengenalan dan pemaknaan puisi, cerpen, cerita rakyat dan video literasi bertema konservasi alam dan mitigasi bencana.

Salah satu narasumber juga memberikan ilmu mengenai pemberdayaan AI dalam pembuatan video animasi berbasis isu lingkungan. Harapannya video animasi tersebut sebagai salah satu bentuk karya pemuda setempat dalam mempelopori mitigasi bencana, juga sebagai bentuk peningkatan kreativitas para pemuda.

LPPM Unimed, lanjut Prof. Dr. Khairil Ansari, M.Pd, menegaskan bahwa PKM sejalan dengan tridharma perguruan tinggi. “Dosen tidak hanya mengajar dan meneliti, namun juga turut serta menguatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi risiko bencana lewat pendekatan sastra dan budaya,” katanya.

Ia menambahkan bahwa Unimed berkomitmen menghadirkan solusi nyata menghadapi isu lingkungan. Sastra hijau digital adalah bentuk mitigasi yang adaptif, kreatif dan berkelanjutan.

Sementara itu Kepala Desa Teluk Bakung Riza Ansyari menyambut baik program PKM sebagai jawaban atas keresahan masyarakat dan para pemuda setempat yang kerap mengalami bencana banjir seperti beberapa bulan yang lalu. (dmp)

Tim dosen Universitas Negeri Medan (Unimed) di bawah naungan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) menggelar Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Dusun Melati, Teluk Bakung, Langkat, Jumat (12/6).

Kegiatan mengusung tema: Pemberdayaan Pemuda Berbasis Kearifan Lokal Melalui Sastra Hijau Digital sebagai Upaya Edukasi dan Respon Terhadap Krisis Lingkungan. Fokus pengabdian menyasar pada kaum pemuda dan warga setempat di Dusun Melati.

Kegiatan bertujuan membangun kesadaran lingkungan lewat pengenalan karya sastra digital dan sharing session bersama mengenai kesadaran serta kepekaan terhadap isu lingkungan agar kedepannya mitigasi bencana dan kesadaran akan lingkungan dapat lebih mudah dipahami dan disebarluaskan khususnya oleh generasi muda setempat.

Tim dosen Unimed terdiri Prof. Dr. Khairil Ansari, M.Pd (ketua), Herning Puspitarini, S.Hum, M.S dan Ferdinand Simbolon, S.S, M.Pd, Gr (anggota), Dr. Umar Mukhtar Siregar, Lc, M.A, Tomi Arianto, S.S, M.A, Hidayat Herman, M.Pd dan Tri Lande, S.Pd, M.Pd (narasumber) serta Miranda Maria Magdadalena, Azwa Khalisa Nasution, Tasya Amelia Saragi dan Erika Cyntia Febryanti dan Revayani Sagala (mahasiswa).

Ketua Pelaksana dan Tim PKM Unimed Prof. Dr. Khairil Ansari, M.Pd menjelaskan bahwa Desa Teluk Bakung dipilih sebagai mitra karena wilayah pesisir Langkat rawan banjir rob, abrasi pantai dan perubahan iklim yang tidak menentu. Selain memberikan pemahaman dan diskusi bersama terkait isu lingkungan, Tim PKM Unimed juga memperkenalkan konsep ‘Sastra Hijau Digital’ melalui pengenalan dan pemaknaan puisi, cerpen, cerita rakyat dan video literasi bertema konservasi alam dan mitigasi bencana.

Salah satu narasumber juga memberikan ilmu mengenai pemberdayaan AI dalam pembuatan video animasi berbasis isu lingkungan. Harapannya video animasi tersebut sebagai salah satu bentuk karya pemuda setempat dalam mempelopori mitigasi bencana, juga sebagai bentuk peningkatan kreativitas para pemuda.

LPPM Unimed, lanjut Prof. Dr. Khairil Ansari, M.Pd, menegaskan bahwa PKM sejalan dengan tridharma perguruan tinggi. “Dosen tidak hanya mengajar dan meneliti, namun juga turut serta menguatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi risiko bencana lewat pendekatan sastra dan budaya,” katanya.

Ia menambahkan bahwa Unimed berkomitmen menghadirkan solusi nyata menghadapi isu lingkungan. Sastra hijau digital adalah bentuk mitigasi yang adaptif, kreatif dan berkelanjutan.

Sementara itu Kepala Desa Teluk Bakung Riza Ansyari menyambut baik program PKM sebagai jawaban atas keresahan masyarakat dan para pemuda setempat yang kerap mengalami bencana banjir seperti beberapa bulan yang lalu. (dmp)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru