TEBINGTINGGI – Rumah pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) diduga diteror orang tak dikenal (OTK) di Jalan Bani Hasyim, Kecamatan Padanghilir, Kota Tebingtinggi, Selasa (12/5) malam.
Dalam peristiwa tersebut, satu unit mobil Toyota Innova bernomor polisi BK 1618 MH yang terparkir di lokasi mengalami kerusakan pada bagian kaca depan akibat diduga terkena tembakan senjata api.
Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian menyebutkan, aksi tersebut sempat membuat warga sekitar panik. Sejumlah warga langsung keluar rumah setelah mendengar suara keras dari arah lokasi kejadian.
“Saya kira suara mercon bang,” ujar Ipol (50), warga yang tinggal di sekitar lokasi kejadian. Ia menyebutkan, peristiwa itu terjadi tidak lama setelah waktu Salat Magrib.
Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian. Tidak lama berselang, personel Polres Tebingtinggi langsung turun ke lokasi guna melakukan penyelidikan awal.
Tim Inafis bersama personel kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan sejumlah barang bukti yang ditemukan di sekitar lokasi. Polisi juga memeriksa kondisi kendaraan yang menjadi sasaran teror.
Selain melakukan olah TKP, petugas turut meminta keterangan dari sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi saat kejadian berlangsung.
Hingga kini, polisi masih mendalami motif di balik aksi tersebut.
Sementara itu, suasana di sekitar lokasi kejadian tampak ramai dipadati warga yang ingin menyaksikan proses pemeriksaan yang dilakukan aparat kepolisian.
Pihak kepolisian hingga saat ini masih melakukan penyelidikan guna mengungkap pelaku serta motif aksi teror tersebut. Polisi juga belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan sementara dalam kasus itu. (mag-3/azw)
TEBINGTINGGI – Rumah pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) diduga diteror orang tak dikenal (OTK) di Jalan Bani Hasyim, Kecamatan Padanghilir, Kota Tebingtinggi, Selasa (12/5) malam.
Dalam peristiwa tersebut, satu unit mobil Toyota Innova bernomor polisi BK 1618 MH yang terparkir di lokasi mengalami kerusakan pada bagian kaca depan akibat diduga terkena tembakan senjata api.
Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian menyebutkan, aksi tersebut sempat membuat warga sekitar panik. Sejumlah warga langsung keluar rumah setelah mendengar suara keras dari arah lokasi kejadian.
“Saya kira suara mercon bang,” ujar Ipol (50), warga yang tinggal di sekitar lokasi kejadian. Ia menyebutkan, peristiwa itu terjadi tidak lama setelah waktu Salat Magrib.
Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian. Tidak lama berselang, personel Polres Tebingtinggi langsung turun ke lokasi guna melakukan penyelidikan awal.
Tim Inafis bersama personel kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan sejumlah barang bukti yang ditemukan di sekitar lokasi. Polisi juga memeriksa kondisi kendaraan yang menjadi sasaran teror.
Selain melakukan olah TKP, petugas turut meminta keterangan dari sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi saat kejadian berlangsung.
Hingga kini, polisi masih mendalami motif di balik aksi tersebut.
Sementara itu, suasana di sekitar lokasi kejadian tampak ramai dipadati warga yang ingin menyaksikan proses pemeriksaan yang dilakukan aparat kepolisian.
Pihak kepolisian hingga saat ini masih melakukan penyelidikan guna mengungkap pelaku serta motif aksi teror tersebut. Polisi juga belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan sementara dalam kasus itu. (mag-3/azw)