Truk Hantam Pikap dan Angkot, Tiga Orang Terluka

DELISERDANG– Kecelakaan beruntun melibatkan dua truk, satu mobil pikap, dan satu angkutan kota (angkot) terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Lubukpakam, tepat di depan rumah dinas Bupati Deliserdang, Kamis (25/6/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Peristiwa tersebut mengakibatkan tiga orang mengalami luka-luka dan dua kendaraan minibus mengalami kerusakan parah.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kecelakaan bermula saat sebuah truk crane milik Pemerintah Kabupaten Deliserdang tengah melakukan pemangkasan ranting pohon penghijauan di tepi jalan. Aktivitas tersebut menyebabkan arus lalu lintas dari arah Tebingtinggi menuju Medan harus bergantian menggunakan satu jalur sehingga kendaraan bergerak perlahan.

Di tengah antrean kendaraan itu, sebuah mobil pikap bermuatan pisang, pepaya, dan hasil pertanian lainnya yang dikemudikan Budi Indra (45), warga Desa Makmur, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdangbedagai, melintas dari arah Tebingtinggi menuju Medan.

Di belakangnya, sebuah angkot Mekar Jaya trayek Bangunpurba–Medan yang dikemudikan Kamaluddin Sinaga (42), warga Desa Jaharun, Kecamatan Galang, Kabupaten Deliserdang, juga melaju dengan membawa delapan penumpang.

Tak lama kemudian, sebuah truk Fuso 220 PS yang melintas dari arah yang sama diduga mengalami rem blong. Truk yang dikemudikan Ruli Johar (47), warga Kecamatan Tanjungmorawa, Kabupaten Deliserdang, itu diketahui menggunakan dua pelat nomor polisi berbeda, yakni BK 9123 CD di bagian depan dan BK 8530 XE di bagian belakang.

Sesampainya di lokasi kejadian, truk Fuso tersebut menghantam bagian belakang mobil pikap. Kerasnya benturan membuat pikap terdorong dan menabrak bagian belakang angkot yang berada di depannya. Angkot kemudian ikut menghantam bagian belakang sebuah truk boks yang sedang berhenti di jalur tersebut.

Diduga tidak ingin terlibat dalam insiden itu, truk boks tersebut langsung meninggalkan lokasi kejadian. Akibat kecelakaan tersebut, pengemudi angkot Kamaluddin Sinaga, kernet mobil pikap, serta seorang penumpang angkot mengalami luka-luka dan mendapat penanganan medis. Sementara mobil pikap dan angkot mengalami kerusakan berat di bagian depan dan belakang.

Hingga berita ini diturunkan, kendaraan yang terlibat kecelakaan masih berada di lokasi kejadian. Personel Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polresta Deliserdang telah turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan menyelidiki penyebab pasti kecelakaan. (btr/ila)

DELISERDANG– Kecelakaan beruntun melibatkan dua truk, satu mobil pikap, dan satu angkutan kota (angkot) terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Lubukpakam, tepat di depan rumah dinas Bupati Deliserdang, Kamis (25/6/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Peristiwa tersebut mengakibatkan tiga orang mengalami luka-luka dan dua kendaraan minibus mengalami kerusakan parah.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kecelakaan bermula saat sebuah truk crane milik Pemerintah Kabupaten Deliserdang tengah melakukan pemangkasan ranting pohon penghijauan di tepi jalan. Aktivitas tersebut menyebabkan arus lalu lintas dari arah Tebingtinggi menuju Medan harus bergantian menggunakan satu jalur sehingga kendaraan bergerak perlahan.

Di tengah antrean kendaraan itu, sebuah mobil pikap bermuatan pisang, pepaya, dan hasil pertanian lainnya yang dikemudikan Budi Indra (45), warga Desa Makmur, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdangbedagai, melintas dari arah Tebingtinggi menuju Medan.

Di belakangnya, sebuah angkot Mekar Jaya trayek Bangunpurba–Medan yang dikemudikan Kamaluddin Sinaga (42), warga Desa Jaharun, Kecamatan Galang, Kabupaten Deliserdang, juga melaju dengan membawa delapan penumpang.

Tak lama kemudian, sebuah truk Fuso 220 PS yang melintas dari arah yang sama diduga mengalami rem blong. Truk yang dikemudikan Ruli Johar (47), warga Kecamatan Tanjungmorawa, Kabupaten Deliserdang, itu diketahui menggunakan dua pelat nomor polisi berbeda, yakni BK 9123 CD di bagian depan dan BK 8530 XE di bagian belakang.

Sesampainya di lokasi kejadian, truk Fuso tersebut menghantam bagian belakang mobil pikap. Kerasnya benturan membuat pikap terdorong dan menabrak bagian belakang angkot yang berada di depannya. Angkot kemudian ikut menghantam bagian belakang sebuah truk boks yang sedang berhenti di jalur tersebut.

Diduga tidak ingin terlibat dalam insiden itu, truk boks tersebut langsung meninggalkan lokasi kejadian. Akibat kecelakaan tersebut, pengemudi angkot Kamaluddin Sinaga, kernet mobil pikap, serta seorang penumpang angkot mengalami luka-luka dan mendapat penanganan medis. Sementara mobil pikap dan angkot mengalami kerusakan berat di bagian depan dan belakang.

Hingga berita ini diturunkan, kendaraan yang terlibat kecelakaan masih berada di lokasi kejadian. Personel Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polresta Deliserdang telah turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan menyelidiki penyebab pasti kecelakaan. (btr/ila)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru