31 C
Medan
Thursday, February 5, 2026

Binjai Masih Zona Hijau PMK, Pemko Gencar Vaksinasi Sapi

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota Binjai terus memperkuat langkah pencegahan terhadap penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak. Salah satunya dengan melakukan vaksinasi kepada sapi milik peternak, guna memastikan Kota Binjai tetap berada dalam zona hijau PMK.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Ketapangtan) Kota Binjai Gelora Jaya, didampingi Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan drh Zefri, mengatakan vaksinasi kali ini menyasar 158 ekor sapi yang berada di Tabebuya Farmland.

“Pelaksanaan vaksinasi ini bertujuan mencegah terjadinya PMK di Kota Binjai, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha. Hingga saat ini, belum ada laporan PMK dari para peternak dan kami pastikan Kota Binjai masih berada di zona hijau,” ujar Gelora, Rabu (4/2/2026).

Gelora mengimbau seluruh peternak sapi di Kota Binjai agar aktif melaporkan ternaknya ke Dinas Ketapang dan Pertanian untuk mendapatkan vaksinasi, sebagai langkah antisipasi sejak dini.
“Kami berharap pemberian vaksin ini dapat meningkatkan kekebalan sapi. Dengan begitu, Kota Binjai tetap bebas dari PMK dan sektor peternakan bisa terus berkembang serta menopang perekonomian peternak,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Gelora juga mengapresiasi pengelolaan peternakan di Tabebuya Farmland yang dinilai memiliki kualitas perawatan ternak yang baik.
“Saya lihat perkembangan sapinya sangat bagus, sehat, dan bersih. Ini bisa menjadi contoh bagi peternak lain di Kota Binjai,” ucapnya.

Ia pun mengajak para pelaku usaha peternakan untuk terus mengembangkan peternakan perkotaan sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan peternak sekaligus menjaga keamanan pangan bagi masyarakat.

Sementara itu, pengelola Tabebuya Farmland, Muhammad Irsan, menyampaikan apresiasi kepada Pemko Binjai atas pelaksanaan vaksinasi PMK secara gratis.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Binjai melalui Dinas Ketapang dan Pertanian atas vaksinasi PMK ini. Semoga dengan vaksinasi ini, sapi kami terhindar dari wabah PMK,” ungkapnya.

Selain vaksinasi, Tabebuya Farmland juga menerapkan berbagai langkah pencegahan lain, seperti menjaga kebersihan kandang, pemberian vitamin secara berkala, serta rutin melakukan penyemprotan disinfektan untuk memutus mata rantai penyebaran PMK.

“Alhamdulillah, hingga saat ini belum ada sapi kami yang terjangkit PMK. Kami juga terus berkoordinasi dengan dinas terkait untuk pencegahan. Mudah-mudahan peternakan kami tetap aman dan usaha berjalan lancar,” pungkas Irsan. (ted/ila)

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota Binjai terus memperkuat langkah pencegahan terhadap penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak. Salah satunya dengan melakukan vaksinasi kepada sapi milik peternak, guna memastikan Kota Binjai tetap berada dalam zona hijau PMK.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Ketapangtan) Kota Binjai Gelora Jaya, didampingi Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan drh Zefri, mengatakan vaksinasi kali ini menyasar 158 ekor sapi yang berada di Tabebuya Farmland.

“Pelaksanaan vaksinasi ini bertujuan mencegah terjadinya PMK di Kota Binjai, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha. Hingga saat ini, belum ada laporan PMK dari para peternak dan kami pastikan Kota Binjai masih berada di zona hijau,” ujar Gelora, Rabu (4/2/2026).

Gelora mengimbau seluruh peternak sapi di Kota Binjai agar aktif melaporkan ternaknya ke Dinas Ketapang dan Pertanian untuk mendapatkan vaksinasi, sebagai langkah antisipasi sejak dini.
“Kami berharap pemberian vaksin ini dapat meningkatkan kekebalan sapi. Dengan begitu, Kota Binjai tetap bebas dari PMK dan sektor peternakan bisa terus berkembang serta menopang perekonomian peternak,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Gelora juga mengapresiasi pengelolaan peternakan di Tabebuya Farmland yang dinilai memiliki kualitas perawatan ternak yang baik.
“Saya lihat perkembangan sapinya sangat bagus, sehat, dan bersih. Ini bisa menjadi contoh bagi peternak lain di Kota Binjai,” ucapnya.

Ia pun mengajak para pelaku usaha peternakan untuk terus mengembangkan peternakan perkotaan sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan peternak sekaligus menjaga keamanan pangan bagi masyarakat.

Sementara itu, pengelola Tabebuya Farmland, Muhammad Irsan, menyampaikan apresiasi kepada Pemko Binjai atas pelaksanaan vaksinasi PMK secara gratis.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Binjai melalui Dinas Ketapang dan Pertanian atas vaksinasi PMK ini. Semoga dengan vaksinasi ini, sapi kami terhindar dari wabah PMK,” ungkapnya.

Selain vaksinasi, Tabebuya Farmland juga menerapkan berbagai langkah pencegahan lain, seperti menjaga kebersihan kandang, pemberian vitamin secara berkala, serta rutin melakukan penyemprotan disinfektan untuk memutus mata rantai penyebaran PMK.

“Alhamdulillah, hingga saat ini belum ada sapi kami yang terjangkit PMK. Kami juga terus berkoordinasi dengan dinas terkait untuk pencegahan. Mudah-mudahan peternakan kami tetap aman dan usaha berjalan lancar,” pungkas Irsan. (ted/ila)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru