Sebagai bagian dari kolaborasi Satuan Tugas (SATGAS) DPR RI bersama Kementerian melalui program GALAPANA, Telkomsel menuntaskan pemulihan seluruh infrastruktur jaringan
Di tengah proses pemulihan pascabencana yang masih berlangsung di sejumlah wilayah Sumatera, Telkomsel memastikan masyarakat tetap dapat terhubung dan mengakses informasi penting. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memperkuat operasional jaringan telekomunikasi agar layanan tetap berjalan optimal meski pasokan listrik di beberapa lokasi belum sepenuhnya pulih.
Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana banjir di Aceh Utara, Telkomsel menyalurkan bantuan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) berupa bantuan logistik untuk membantu meringankan kebutuhan dasar warga selama masa pemulihan pascabencana.
Telkomsel berhasil memulihkan layanan jaringan telekomunikasi di Desa Owaq, setelah sebelumnya terdampak gangguan akibat keterbatasan infrastruktur dan pasokan listrik pascabencana. Pemulihan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Telkomsel untuk memastikan masyarakat di wilayah pedalaman tetap dapat terhubung dan mengakses layanan komunikasi.
Telkomsel berhasil memulihkan layanan jaringan telekomunikasi di Desa Pulo Gelime, Kecamatan Teripe Jaya, Kabupaten Gayo Lues. Pemulihan jaringan ini berlangsung di tengah keterbatasan infrastruktur pascabencana dan tidak lepas dari semangat gotong royong masyarakat setempat, yang turut membantu tim Telkomsel agar layanan komunikasi dapat kembali dinikmati oleh warga desa.
Sebagai bagian dari komitmen untuk memastikan pelanggan tetap mendapatkan layanan terbaik pascabencana, Telkomsel menghadirkan Posko Layanan Siaga di Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang. Posko layanan ini berlokasi di STO Kuala Simpang dan dihadirkan secara khusus untuk mendukung kebutuhan komunikasi masyarakat di masa pemulihan layaknya GraPARI.
Sebagai bagian dari upaya mendukung pemulihan kehidupan masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Telkomsel bersama Telkom Group dan Danantara Indonesia memperkuat dukungan konektivitas di kawasan Hunian Sementara (Huntara). Kolaborasi ini ditujukan untuk memastikan masyarakat tetap terhubung dan dapat melanjutkan aktivitas sehari-hari selama masa transisi pascabencana.
Rapat Koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana Sumatra digelar di Banda Aceh sebagai upaya mengakselerasi pemulihan wilayah terdampak bencana, khususnya di Aceh. Forum ini mempertemukan kementerian/lembaga, BUMN, dan kepala daerah terdampak untuk membahas langkah-langkah pemulihan