31 C
Medan
Thursday, February 5, 2026

Jalan Longsor Parbuluan III Dairi Kini Bisa Dilalui

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bekerjasama unsur Forkopinca, telah melakukan penanganan jalan longsor di Desa Parbuluan III, Kecamatan Parbuluan.

Dilansir secara resmi diakun media sosial milik Pemkab Dairi, Rabu (4/2), Bupati Dairi Ir Vickner Sinaga, menginstruksikan supaya perbaikan jalan di Dusun Tombak Sinaga, Desa Parbuluan III tersebut segera dilakukan.

Mengingat, ruas jalan dimaksud merupakan akses fital bagi warga untuk menjangkau areal pertanian. Vickner menginstruksikan jajaran terkait untuk bergerak cepat karena berpotensi mengganggu akses serta keselamatan warga.

Camat Parbuluan Landong Napitu menyatakan, jajaran Pemerintah Kecamatan, BPBD, Polsek dan masyarakat pemilik lahan pertanian di areal jalan rusak, turut bergotong-royong dan menyumbangkan material. BPBD memasang gorong-gorong, menyusun material berupa 150 goni berisi tanah yang dibuat warga lalu melakukan penimbunan badan jalan, kata Landong.

Kini, badan jalan sudah bisa dilalui kenderaan roda empat atau mobil. Sebelumnya, kerusakan jalan tersebut akibat bencana alam terjadi beberapa waktu lalu. (rud/ila)

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bekerjasama unsur Forkopinca, telah melakukan penanganan jalan longsor di Desa Parbuluan III, Kecamatan Parbuluan.

Dilansir secara resmi diakun media sosial milik Pemkab Dairi, Rabu (4/2), Bupati Dairi Ir Vickner Sinaga, menginstruksikan supaya perbaikan jalan di Dusun Tombak Sinaga, Desa Parbuluan III tersebut segera dilakukan.

Mengingat, ruas jalan dimaksud merupakan akses fital bagi warga untuk menjangkau areal pertanian. Vickner menginstruksikan jajaran terkait untuk bergerak cepat karena berpotensi mengganggu akses serta keselamatan warga.

Camat Parbuluan Landong Napitu menyatakan, jajaran Pemerintah Kecamatan, BPBD, Polsek dan masyarakat pemilik lahan pertanian di areal jalan rusak, turut bergotong-royong dan menyumbangkan material. BPBD memasang gorong-gorong, menyusun material berupa 150 goni berisi tanah yang dibuat warga lalu melakukan penimbunan badan jalan, kata Landong.

Kini, badan jalan sudah bisa dilalui kenderaan roda empat atau mobil. Sebelumnya, kerusakan jalan tersebut akibat bencana alam terjadi beberapa waktu lalu. (rud/ila)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru