Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution memastikan pembangunan tanggul Sungai Wampu di Desa Stungkit, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat sesuai standar ketahanan. Pembangunan tersebut diharapkan mampu mengantisipasi banjir sekaligus mencegah longsor pada tebing sungai yang selama ini mengancam permukiman warga.
Hal tersebut disampaikan Bobby Nasution saat bertemu masyarakat Dusun II, Desa Stungkit, usai meninjau progres pengerjaan perkuatan tanggul Sungai Wampu, Selasa (3/11). Turut mendampingi Plt Bupati Langkat Tiorita Surbakti serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov Sumut.
“Jadi kami tadi sudah melihat dan memastikan pelaksanaan perkuatan tanggul sungai (Wampu) berjalan baik,” ujar Bobby Nasution saat bertemu warga desa.
Bobby Nasution mengapresiasi kekompakan masyarakat Desa Stungkit dalam mendukung pembangunan tanggul. Ia juga mengakui bahwa pembangunan tersebut tidak terlepas dari perhatian dan usulan Plt Bupati Langkat yang terus menyampaikan kebutuhan masyarakat kepada Pemprovsu.
Bobby menegaskan bahwa pengerjaan tanggul akan terus dikawal hingga selesai, terutama pada bagian belokan sungai yang membutuhkan penguatan konstruksi khusus untuk menahan derasnya arus air. Dalam kesempatan tersebut, masyarakat juga menyampaikan aspirasi mengenai pembangunan jembatan penghubung untuk mempermudah akses dan mobilitas warga.
Menanggapi hal itu, Bobby menyebut, akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat mengingat bentang sungai yang cukup lebar sehingga membutuhkan kajian lebih lanjut. Selain infrastruktur, masyarakat turut menyampaikan keresahan terkait peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Desa Stungkit.
Gubernur menyatakan akan berkoordinasi dengan Polda Sumatera Utara, agar persoalan tersebut mendapat perhatian dan tindak lanjut sesuai kewenangan. Perwakilan masyarakat, Supian (63) dan Sunarti (51), menyampaikan terima kasih kepada Gubsu dan Plt. Bupati Langkat atas perhatian serta dukungan pembangunan tanggul tersebut.
Sebelumnya, Plt Bupati Langkat, Tiorita br Surbakti menyampaikan keluhan dan aspirasi masyarakat untuk memperkuat tanggul sungai saat Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution di Secanggang dalam kesempatan panen raya. Keluhan dan aspirasi masyarakat yang disampaikan Tiorita pun mendapat respon positif.
Karenanya, keluhan dan aspirasi itu mendapat dukungan dari Bobby agar segera dibangun tanggul di Desa Stungkit, Kecamatan Wampu, dengan rencana anggaran yang dikucurkan senilai Rp14,50 miliar. Bahkan, Bobby dan Tiorita juga meninjau ke lokasi, bagian dari upaya percepatan rekonstruksi pascabencana dan penguatan infrastruktur pengendalian banjir.
Pembangunan tanggul tersebut menjadi kebutuhan mendesak karena luapan Sungai Wampu berpotensi berdampak terhadap sekitar 160 hektare lahan perkebunan dan kurang lebih 1.000 kepala keluarga. Penguatan pembangunan tanggul direncanakan sepanjang 204 meter, dengan fokus pekerjaan pada bagian belokan sungai yang rawan mengalami kerusakan akibat derasnya arus air.
Konstruksi menggunakan sheet pile baja sebagai penahan tekanan dan benturan arus agar tanggul lebih kokoh. Pengerjaan ditargetkan selesai paling lambat 25 Desember 2026. Tiorita mengapresiasi Gubsu Bobby atas respons dan dukungan terhadap usulan Pemkab Langkat yang diserap melalui aspirasi dan keluhan masyarakat.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah kabupaten dan provinsi sangat penting untuk mempercepat penanganan infrastruktur pascabencana dan menjawab kebutuhan masyarakat. Dia berharap, pembangunan dapat berjalan lancar dan selesai sesuai target, sehingga memberikan perlindungan bagi permukiman, lahan perkebunan, serta aktivitas perekonomian masyarakat dari ancaman banjir.
Salah seorang warga, Sunarti mengungkapkan bahwa tanggul di desa mereka telah belasan tidak mendapatkan perbaikan. “Terima kasih kepada Bapak Gubernur dan Ibu Plt Bupati atas perhatian dan bantuan perbaikan tanggul di desa kami, sudah 18 tahun tanggul ini tidak diperbaiki,” katanya.
“Alhamdulillah, sekarang akhirnya bisa dibangun. Kami sangat bersyukur dan berterima kasih,” sambung Sunarti.
Pemkab Langkat berharap pembangunan yang dilaksanakan Pemprovsu dapat selesai sesuai target sehingga mampu mengurangi risiko banjir, melindungi masyarakat, dan menjaga keberlangsungan perekonomian warga Desa Stungkit dan sekitarnya. Kolaborasi dan sinergi antara Pemkab Langkat dengan Pemprovsu diharapkan terus berlanjut, dalam memperjuangkan serta merealisasikan berbagai kebutuhan masyarakat, baik di bidang infrastruktur maupun peningkatan keamanan dan kesejahteraan warga. (ted/san)

