LUBUKPAKAM-Seorang bayi di bawah usia lima tahun (balita) inisial SB tewas terpanggang pada peristiwa kebakaran di rumah orangtuanya di Dusun 2 Desa Kotasan Kecamatan Galang Kabupaten Deliserdang, Senin (5/10) sekira pukul 15.40 WIB. Balita SB yang tewas itu berusia 3 tahun 8 bulan. Merupakan anak ketiga dari pasangan suami istri Sandi Nugraha dan Ayu Suriani.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Deliserdang Khairul Azman menyebut pihaknya mendapat informasi dari masyarakat langsung menuju ke lokasi peristiwa kebakaran tersebut.
“Kami menerima Informasi dari masyarakat diterima melalui Group WhatsApp pemadan kebakaran (damkar) pada pukul 15:37 WIB, dua mobil damkar tiba di lokasi sekira pukul 15.50 WIB, dan kami langsung melakukan pemadaman,“ kata Khairul Azman kepada wartawan, Senin (5/10) malam.
Khairul Azman mamaparkan kronologis kejadian kebakaran. Menurutnya, pada saat itu api sudah membesar dan mobil damkar tiba langsung melakukan aksi pemadaman api. “Pada saat mobil damkar tiba di lokasi api sudah membesar dan langsung melakukan pemadaman api, kalau titik api diduga berasal dari korsleting listrik,“ sebut Khairul Azman.
Ia mengatakan bahwa ada satu korban jiwa seorang balita yang meninggal akibat kebakaran tersebut.
“Saat itu korban bersama neneknya tinggal di rumah. Kebakaran itu membuat neneknya panik dan korban tertinggal di dalam rumah, ini saya sedang di lokasi sama anggota damkar lainnya,“pungkas Khairul Azman.
Sementara itu Kepala Desa (Kades) Kotasan Kecamatan Galang Ngadion mengatakan bahwa korban langsung di makamkan di tempat pemakaman umum di Dusun 2 Desa Kotasan.
“Ia langsung dimakamkan di tempat pemakaman umum di Dusun 2, korban anak ketiga, waktu itu korban bersama neneknya di dalam rumah, neneknya selamat,“ kata Ngadion.(btr/azw)
LUBUKPAKAM-Seorang bayi di bawah usia lima tahun (balita) inisial SB tewas terpanggang pada peristiwa kebakaran di rumah orangtuanya di Dusun 2 Desa Kotasan Kecamatan Galang Kabupaten Deliserdang, Senin (5/10) sekira pukul 15.40 WIB. Balita SB yang tewas itu berusia 3 tahun 8 bulan. Merupakan anak ketiga dari pasangan suami istri Sandi Nugraha dan Ayu Suriani.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Deliserdang Khairul Azman menyebut pihaknya mendapat informasi dari masyarakat langsung menuju ke lokasi peristiwa kebakaran tersebut.
“Kami menerima Informasi dari masyarakat diterima melalui Group WhatsApp pemadan kebakaran (damkar) pada pukul 15:37 WIB, dua mobil damkar tiba di lokasi sekira pukul 15.50 WIB, dan kami langsung melakukan pemadaman,“ kata Khairul Azman kepada wartawan, Senin (5/10) malam.
Khairul Azman mamaparkan kronologis kejadian kebakaran. Menurutnya, pada saat itu api sudah membesar dan mobil damkar tiba langsung melakukan aksi pemadaman api. “Pada saat mobil damkar tiba di lokasi api sudah membesar dan langsung melakukan pemadaman api, kalau titik api diduga berasal dari korsleting listrik,“ sebut Khairul Azman.
Ia mengatakan bahwa ada satu korban jiwa seorang balita yang meninggal akibat kebakaran tersebut.
“Saat itu korban bersama neneknya tinggal di rumah. Kebakaran itu membuat neneknya panik dan korban tertinggal di dalam rumah, ini saya sedang di lokasi sama anggota damkar lainnya,“pungkas Khairul Azman.
Sementara itu Kepala Desa (Kades) Kotasan Kecamatan Galang Ngadion mengatakan bahwa korban langsung di makamkan di tempat pemakaman umum di Dusun 2 Desa Kotasan.
“Ia langsung dimakamkan di tempat pemakaman umum di Dusun 2, korban anak ketiga, waktu itu korban bersama neneknya di dalam rumah, neneknya selamat,“ kata Ngadion.(btr/azw)