Pembukaan MTQ ke-59 Kabupaten Langkat, Dorong Lahir Generasi Qurani

STABAT- Pelaksanaan musabaqah tilawatil qur’an (MTQ) ke-59 tingkat Kabupaten Langkat dibuka Plt Bupati Tiorita br Surbakti, Kamis (5/11). Pembukaan MTQ berlangsung meriah dengan dihadiri ratusan masyarakat, peserta kafilah dari seluruh kecamatan, tokoh agama, unsur forkopimda, serta jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Langkat.

Tema yang diusung pada MTQ ke-59 yakni: mewujudkan generasi muda qurani penggerak keberkahan dan kejayaan bumi Langkat. MTQ digelar selama lima hari hingga Senin (9/11) mendatang.

Kegiatan ini diharapkan tidak sekadar menjadi ajang perlombaan seni membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga menjadi sarana memperkuat pembinaan keagamaan serta membentuk generasi muda yang berakhlak mulia dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Rangkaian pembukaan diawali dengan pelantikan Dewan Hakim. Lalu dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Adnan Tumangger serta saritilawah oleh Apritipani Maduwu. MTQ ke-59 tahun ini diikuti sebanyak 883 orang.

Jumlah ini terdiri atas 13 orang panitia, 90 orang Dewan Hakim, serta 780 orang peserta dan ofisial yang berasal dari 23 kafilah kecamatan, ditambah satu kafilah khusus dari PT LNK. Adapun cabang musabaqah yang diperlombakan meliputi Mujawwad Dewasa dan Remaja, Tartil dan Tilawah Anak-anak, Qira’at Sab’ah, Hifzhil Qur’an 1 Juz dan Tilawah, 5 Juz dan Tilawah, 10 Juz, 20 Juz, serta 30 Juz, Fahmil Qur’an, Syarhil Qur’an, dan Khattil Qur’an.

Tiorita mengungkapkan, MTQ merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, membentuk akhlak generasi muda, sekaligus mempersiapkan generasi penerus yang kelak akan menentukan arah masa depan Kabupaten Langkat. Dia juga menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas prestasi Kabupaten Langkat yang berhasil meraih juara II umum pada MTQ Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026.

Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan Al-Qur’an yang dilakukan secara sungguh-sungguh, penuh kesabaran, dan melalui kerja sama berbagai pihak mampu menghasilkan prestasi yang membanggakan.

“Atas prestasi ini, saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh kafilah, LPTQ, para camat, guru-guru mengaji, serta semua pihak yang selama ini terus menjaga semangat pembinaan Al-Qur’an di Kabupaten Langkat,” ungkap Tiorita.

Dia juga memberikan apresiasi kepada putra-putri terbaik Langkat yang telah mengukir prestasi di bidang Al-Qur’an, sekaligus menjadi bukti keberhasilan pembinaan generasi penghafal Al-Qur’an di daerah tersebut. Di antaranya, Ahmad Faiz Natama yang berhasil meraih juara Tahfiz Al-Qur’an 30 Juz tingkat Provinsi Sumatera Utara.

Atas prestasinya itu, dia memperoleh beasiswa pendidikan dari Pemerintah Kabupaten Langkat untuk memperdalam ilmu Al-Qur’an di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir. Selanjutnya, Humairoh Nur Sahidah, peraih juara Tahfiz Al-Qur’an 30 Juz tingkat Provinsi Sumatera Utara tahun 2022, yang juga mendapatkan dukungan beasiswa pendidikan dari Pemerintah Kabupaten Langkat untuk melanjutkan studi ilmu Al-Qur’an di Sakarya University, Turki, pada tahun 2026.

Sementara pada tahun 2026, Langkat kembali memperoleh prestasi melalui Rifki Aditya Lubis yang berhasil meraih juara Tahfiz Al-Qur’an 20 Juz tingkat Provinsi Sumatera Utara. Dalam waktu dekat, Rifki dijadwalkan berangkat ke Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir, melalui program beasiswa Pemkab Langkat.

“Prestasi anak-anak kita ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi kita semua bahwa generasi muda Langkat memiliki potensi besar untuk berprestasi dan mengharumkan nama daerah, khususnya dalam bidang Al-Qur’an,” ujarnya. (ted)

STABAT- Pelaksanaan musabaqah tilawatil qur’an (MTQ) ke-59 tingkat Kabupaten Langkat dibuka Plt Bupati Tiorita br Surbakti, Kamis (5/11). Pembukaan MTQ berlangsung meriah dengan dihadiri ratusan masyarakat, peserta kafilah dari seluruh kecamatan, tokoh agama, unsur forkopimda, serta jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Langkat.

Tema yang diusung pada MTQ ke-59 yakni: mewujudkan generasi muda qurani penggerak keberkahan dan kejayaan bumi Langkat. MTQ digelar selama lima hari hingga Senin (9/11) mendatang.

Kegiatan ini diharapkan tidak sekadar menjadi ajang perlombaan seni membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga menjadi sarana memperkuat pembinaan keagamaan serta membentuk generasi muda yang berakhlak mulia dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Rangkaian pembukaan diawali dengan pelantikan Dewan Hakim. Lalu dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Adnan Tumangger serta saritilawah oleh Apritipani Maduwu. MTQ ke-59 tahun ini diikuti sebanyak 883 orang.

Jumlah ini terdiri atas 13 orang panitia, 90 orang Dewan Hakim, serta 780 orang peserta dan ofisial yang berasal dari 23 kafilah kecamatan, ditambah satu kafilah khusus dari PT LNK. Adapun cabang musabaqah yang diperlombakan meliputi Mujawwad Dewasa dan Remaja, Tartil dan Tilawah Anak-anak, Qira’at Sab’ah, Hifzhil Qur’an 1 Juz dan Tilawah, 5 Juz dan Tilawah, 10 Juz, 20 Juz, serta 30 Juz, Fahmil Qur’an, Syarhil Qur’an, dan Khattil Qur’an.

Tiorita mengungkapkan, MTQ merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, membentuk akhlak generasi muda, sekaligus mempersiapkan generasi penerus yang kelak akan menentukan arah masa depan Kabupaten Langkat. Dia juga menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas prestasi Kabupaten Langkat yang berhasil meraih juara II umum pada MTQ Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026.

Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan Al-Qur’an yang dilakukan secara sungguh-sungguh, penuh kesabaran, dan melalui kerja sama berbagai pihak mampu menghasilkan prestasi yang membanggakan.

“Atas prestasi ini, saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh kafilah, LPTQ, para camat, guru-guru mengaji, serta semua pihak yang selama ini terus menjaga semangat pembinaan Al-Qur’an di Kabupaten Langkat,” ungkap Tiorita.

Dia juga memberikan apresiasi kepada putra-putri terbaik Langkat yang telah mengukir prestasi di bidang Al-Qur’an, sekaligus menjadi bukti keberhasilan pembinaan generasi penghafal Al-Qur’an di daerah tersebut. Di antaranya, Ahmad Faiz Natama yang berhasil meraih juara Tahfiz Al-Qur’an 30 Juz tingkat Provinsi Sumatera Utara.

Atas prestasinya itu, dia memperoleh beasiswa pendidikan dari Pemerintah Kabupaten Langkat untuk memperdalam ilmu Al-Qur’an di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir. Selanjutnya, Humairoh Nur Sahidah, peraih juara Tahfiz Al-Qur’an 30 Juz tingkat Provinsi Sumatera Utara tahun 2022, yang juga mendapatkan dukungan beasiswa pendidikan dari Pemerintah Kabupaten Langkat untuk melanjutkan studi ilmu Al-Qur’an di Sakarya University, Turki, pada tahun 2026.

Sementara pada tahun 2026, Langkat kembali memperoleh prestasi melalui Rifki Aditya Lubis yang berhasil meraih juara Tahfiz Al-Qur’an 20 Juz tingkat Provinsi Sumatera Utara. Dalam waktu dekat, Rifki dijadwalkan berangkat ke Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir, melalui program beasiswa Pemkab Langkat.

“Prestasi anak-anak kita ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi kita semua bahwa generasi muda Langkat memiliki potensi besar untuk berprestasi dan mengharumkan nama daerah, khususnya dalam bidang Al-Qur’an,” ujarnya. (ted)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru