33 C
Medan
Wednesday, July 17, 2024

Dua Kubu Nyaris Bentrok

LABUHAN DELI-Ketegangan antara dua kubu ormas kembali terjadi di lahan eks HGU PTPN II Pasar X Desa Manunggal Kecamatan Labuhan Deli Kabupaten Deliserdang. Kedua kelompok massa ormas dari FKPPI dan PDI Perjuangan bersama KTML dengan membawa senjata tajam nyaris terlibat bentrokan setelah rebutan lahan garapan, Rabu (8/5) siang.

Amatan Sumut Pos, saat itu puluhan massa dari FKPPI dengan mempersenjatai diri mendatangi areal lahan eks HGU perusahaan perkebunan yang telah digarap dan menduduki ormas PDI Perjuangan dan Kelompok Tani Manunggal Lestari (KTML). Bendera warna merah berlambang kepala banteng yang dipasang di sekitar areal garapan dicabuti massa berseragam loreng cokelat ini.

Melihat gerombolan massa dengan mengendarai puluhan sepeda motor berupaya meduduki lahan tersebut, petani penggarap dan massa PDI Perjuangan langsung berkumpul. Mereka membawa kelewang dan senjata tajam lainnya,  lalu mendatangi massa FKPPI yang sedang berkumpul disekitar makam mbah raden berada persis ditengah-tengah lahan garapan.

“Tanah ini sudah bertahun-tahun kami garap, kenapa kalian tinggal enaknya saja berusaha menguasai lahan ini. Jangan coba-coba kalian duduki lahan yang sudah kami garap dengan susah payah, matipun siap untuk mempertahankan hak kami ini,” ujar seorang penggarap sambil mengcungkan kelewangnya di hadapan massa FKPPI.

Melihat jumlah massa petani dan ormas partai itu lebih banyak serta bersenjata kelewang tempahan, kubu FKPPI yang tadinya berniat untuk menduduki lahan itu mulai ciut. Untungnya, ketegangan nyaris memicu bentrokan fisik dimaksud berhasil diredakan petugas Polsekta Medan Labuhan dan Polres Pelabuhan Belawan.

Kanit Reskrim Polsekta Medan Labuhan, AKP Pahala Manurung mengatakan telah membubarkan kedua kubu ormas itu. (rul)

LABUHAN DELI-Ketegangan antara dua kubu ormas kembali terjadi di lahan eks HGU PTPN II Pasar X Desa Manunggal Kecamatan Labuhan Deli Kabupaten Deliserdang. Kedua kelompok massa ormas dari FKPPI dan PDI Perjuangan bersama KTML dengan membawa senjata tajam nyaris terlibat bentrokan setelah rebutan lahan garapan, Rabu (8/5) siang.

Amatan Sumut Pos, saat itu puluhan massa dari FKPPI dengan mempersenjatai diri mendatangi areal lahan eks HGU perusahaan perkebunan yang telah digarap dan menduduki ormas PDI Perjuangan dan Kelompok Tani Manunggal Lestari (KTML). Bendera warna merah berlambang kepala banteng yang dipasang di sekitar areal garapan dicabuti massa berseragam loreng cokelat ini.

Melihat gerombolan massa dengan mengendarai puluhan sepeda motor berupaya meduduki lahan tersebut, petani penggarap dan massa PDI Perjuangan langsung berkumpul. Mereka membawa kelewang dan senjata tajam lainnya,  lalu mendatangi massa FKPPI yang sedang berkumpul disekitar makam mbah raden berada persis ditengah-tengah lahan garapan.

“Tanah ini sudah bertahun-tahun kami garap, kenapa kalian tinggal enaknya saja berusaha menguasai lahan ini. Jangan coba-coba kalian duduki lahan yang sudah kami garap dengan susah payah, matipun siap untuk mempertahankan hak kami ini,” ujar seorang penggarap sambil mengcungkan kelewangnya di hadapan massa FKPPI.

Melihat jumlah massa petani dan ormas partai itu lebih banyak serta bersenjata kelewang tempahan, kubu FKPPI yang tadinya berniat untuk menduduki lahan itu mulai ciut. Untungnya, ketegangan nyaris memicu bentrokan fisik dimaksud berhasil diredakan petugas Polsekta Medan Labuhan dan Polres Pelabuhan Belawan.

Kanit Reskrim Polsekta Medan Labuhan, AKP Pahala Manurung mengatakan telah membubarkan kedua kubu ormas itu. (rul)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/