32 C
Medan
Friday, April 10, 2026

Khusus Gagal Terima Bantuan Pusat, Pemko Tebingtinggi Siapkan Bantuan APBD Korban Banjir

TEBINGTINGGI – Pemerintah Kota Tebingtinggi memastikan tetap hadir membantu warga terdampak banjir, khususnya mereka yang rumahnya mengalami kerusakan namun belum mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial (Kemensos)

Sebagai bentuk kepedulian, Pemko Tebingtinggi berencana menyalurkan bantuan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) bagi warga yang belum terakomodir dalam program bantuan pusat (9/4).

Kepala Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pertanahan (Perkimtan) Kota Tebingtinggi, Viktor Agus Timbul Nainggolan, mengungkapkan, sebanyak 74 unit rumah warga yang terdampak banjir sebelumnya telah diajukan untuk mendapatkan bantuan perbaikan.

Namun, harapan puluhan warga tersebut belum sepenuhnya terpenuhi. Dari total 74 unit rumah yang diusulkan Pemerintah Kota Tebingtinggi, hanya 16 unit yang dinyatakan lolos verifikasi dan layak untuk diusulkan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Menanggapi keluhan warga yang rumahnya ikut didata namun tidak menerima bantuan, Viktor menegaskan bahwa keputusan akhir bukan berada di pemerintah daerah. Menurutnya, Dinas Perkimtan hanya melakukan verifikasi berdasarkan data yang disampaikan pihak kelurahan, sebelum diteruskan ke pemerintah pusat.

“Kami menerima data dari kelurahan untuk diverifikasi, kemudian diserahkan ke BNPB. Keputusan menerima bantuan atau tidak sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah pusat,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).

Viktor juga menjelaskan, bantuan dari pemerintah pusat tidak disalurkan melalui Dinas Perkimtan, melainkan langsung ditransfer ke rekening masing-masing pemilik rumah yang telah terdata sebagai penerima.

Karena itu, bagi warga yang tidak masuk dalam daftar penerima bantuan pusat, Pemko Tebingtinggi berencana tetap memberikan dukungan melalui APBD, meski nominalnya tidak akan sama dengan bantuan dari Kemensos.

“Yang tidak mendapatkan bantuan dari pusat, rencananya akan kita bantu melalui APBD. Namun besarannya tentu tidak sama dengan bantuan dari Kemensos,” tegas Viktor.

Dengan langkah tersebut, Pemerintah Kota Tebingtinggi menegaskan komitmennya untuk tetap memberikan perhatian kepada seluruh warga terdampak banjir, meskipun tidak semuanya dapat terakomodir dalam bantuan dari pemerintah pusat. (mag-3/azw)

TEBINGTINGGI – Pemerintah Kota Tebingtinggi memastikan tetap hadir membantu warga terdampak banjir, khususnya mereka yang rumahnya mengalami kerusakan namun belum mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial (Kemensos)

Sebagai bentuk kepedulian, Pemko Tebingtinggi berencana menyalurkan bantuan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) bagi warga yang belum terakomodir dalam program bantuan pusat (9/4).

Kepala Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pertanahan (Perkimtan) Kota Tebingtinggi, Viktor Agus Timbul Nainggolan, mengungkapkan, sebanyak 74 unit rumah warga yang terdampak banjir sebelumnya telah diajukan untuk mendapatkan bantuan perbaikan.

Namun, harapan puluhan warga tersebut belum sepenuhnya terpenuhi. Dari total 74 unit rumah yang diusulkan Pemerintah Kota Tebingtinggi, hanya 16 unit yang dinyatakan lolos verifikasi dan layak untuk diusulkan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Menanggapi keluhan warga yang rumahnya ikut didata namun tidak menerima bantuan, Viktor menegaskan bahwa keputusan akhir bukan berada di pemerintah daerah. Menurutnya, Dinas Perkimtan hanya melakukan verifikasi berdasarkan data yang disampaikan pihak kelurahan, sebelum diteruskan ke pemerintah pusat.

“Kami menerima data dari kelurahan untuk diverifikasi, kemudian diserahkan ke BNPB. Keputusan menerima bantuan atau tidak sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah pusat,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).

Viktor juga menjelaskan, bantuan dari pemerintah pusat tidak disalurkan melalui Dinas Perkimtan, melainkan langsung ditransfer ke rekening masing-masing pemilik rumah yang telah terdata sebagai penerima.

Karena itu, bagi warga yang tidak masuk dalam daftar penerima bantuan pusat, Pemko Tebingtinggi berencana tetap memberikan dukungan melalui APBD, meski nominalnya tidak akan sama dengan bantuan dari Kemensos.

“Yang tidak mendapatkan bantuan dari pusat, rencananya akan kita bantu melalui APBD. Namun besarannya tentu tidak sama dengan bantuan dari Kemensos,” tegas Viktor.

Dengan langkah tersebut, Pemerintah Kota Tebingtinggi menegaskan komitmennya untuk tetap memberikan perhatian kepada seluruh warga terdampak banjir, meskipun tidak semuanya dapat terakomodir dalam bantuan dari pemerintah pusat. (mag-3/azw)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru