DAIRI- Setelah tiga hari pencarian, Feri Immanuel Sinaga (12), siswa kelas VI sekolah dasar yang hanyut di Sungai Lae Simbelin, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Korban yang merupakan warga Desa Bakal Gajah, Kecamatan Silima Pungga-Pungga, Kabupaten Dairi, ditemukan di hilir sungai tepatnya di bawah Jembatan Sopo Butar, Desa Sopobutar, Kecamatan Siempat Nempu Hilir, Selasa (10/3) sekitar pukul 22.50 WIB.
Camat Silima Pungga-Pungga Edwin Goncang Nababan mengatakan, jasad korban ditemukan mengapung di aliran sungai sebelum akhirnya tersangkut di jaring yang sebelumnya telah dipasang oleh tim pencarian.
“Korban terlihat mengapung sebelum akhirnya tersangkut di jaring yang telah dipasang tim. Setelah itu langsung dilakukan evakuasi,” ujar Edwin saat dihubungi wartawan, Rabu (11/3).
Korban diketahui merupakan anak pertama dari empat bersaudara, putra pasangan Swandi Sinaga dan Megawati Sitorus. Jasadnya ditemukan sekitar 9 kilometer dari lokasi awal kejadian.
Setelah ditemukan, tim yang telah melakukan pencarian selama tiga hari langsung mengevakuasi korban menggunakan kantong jenazah yang telah disiapkan. Selanjutnya jenazah dibawa ke rumah duka untuk diperlihatkan kepada keluarga.
Namun karena kondisi jenazah yang sudah membengkak dan mengeluarkan bau, jenazah tidak diturunkan dari mobil ambulans. Pihak keluarga hanya diperlihatkan bagian wajah korban sebelum kemudian dimasukkan ke dalam peti jenazah.
“Karena kondisi jenazah sudah bengkak dan mengeluarkan bau, tidak memungkinkan lagi untuk disemayamkan. Pihak keluarga sepakat malam itu juga korban langsung dimakamkan,” jelas Edwin.
Edwin menyampaikan Pemerintah Kecamatan Silima Pungga-Pungga turut berduka cita mendalam atas musibah yang menimpa keluarga korban.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses pencarian, termasuk masyarakat, perangkat desa, Forkopimcam, BPBD Dairi, serta Basarnas. “Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu proses pencarian korban dengan penuh semangat dan kepedulian,” ujarnya.
Sebelumnya, korban dilaporkan hilang setelah hanyut saat berenang di Sungai Lae Simbelin di Desa Bakal Gajah pada Minggu (8/3). Peristiwa tersebut sempat membuat warga setempat melakukan pencarian bersama tim penyelamat hingga akhirnya korban ditemukan pada hari ketiga pencarian. (rud/ila)

