33 C
Medan
Wednesday, July 17, 2024

Bupati Asahan Minta ASN Kuasai Teknologi

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kabupaten Asahan melalui Dinas Kominfo Kabupaten Asahan menggelar Rapat Koordinasi Monitoring Evaluasi Tim Koordinasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Bupati Asahan diwakili Muhilli mengatakan, peran SPBE sangat penting dalam setiap akses pemerintahan, baik akses pelayanan publik maupun admimistrasi, semuanya sudah menggunakan Teknologi.

“Untuk itu, diharapkan seluruh ASN di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Asahan, mampu mengusai Teknologi”, harap Muhilli.

Muhilli menambahkan, SPBE ini merupakan salah satu perwujudan 10 program prioritas Pemerintah Kabupaten Asahan. Dan SPBE ini juga diharapkan dapat mendukung suksesnya visi dan misi Pemerintah Kabupaten Asahan, Mewujudkan Asahan Sejahtera yang Religius dan Berkarakter.

Sementara, Kadis Kominfo Kabupaten Asahan Syamsuddin, SH, MM dalam eksposnya meyampaikan tujuan dari penyelenggaraan SPBE adalah untuk mewujudkan tata kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik yang bersih, efektif, efisien, akuntabel serta terpercaya. Selain itu SPBE juga berfungsi untuk meningkatkan efisiensi dan keterpaduan penyelenggaraan Pemerintahan Berbasis Elektronik.

Syamsuddin menyampaikan manfaat dari SPBE ini di antaranya, meningkatnya efisiensi anggaran untuk pembangunan Pemerintahan Berbasis Elektronik, mendukung terwujudnya Satu Data Indonesia melalui bagi pakai data antar Instansi Pemerintah dan Pemerintah Daerah, mendorong penggunaan aplikasi umum berbagi pakai di Instansi Pemerintah dan Pemerintah Daerah, meningkatnya utilisasi infrastruktur TIK yang terintegrasi dan berbagi pakai bagi Instansi Pemerintah dan Pemerintah Daerah dan terwujudnya keamanan informasi pemerintah. Dirinya juga menyampaikan tujuan dari evaluasi ini adalah mengetahui capaian kemajuan pelaksanaan SPBE pada Instansi Pusat dan Pemerintah Daerah, memberikan saran perbaikan untuk peningkatan kualitas pelaksanaan SPBE dan menjamin kualitas pelaksanaan evaluasi SPBE pada Instansi Pusat dan Pemerintah Daerah.

Untuk meningkatkan Indeks SPBE Kabupaten Asahan di tahun 2023 ini, tambah Samsudin, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan yakni, disusunnya dokumen Peta Rencana SPBE.

“Pada Tahun Anggaran 2023 Diskominfo sudah menganggarkannya dan akan segera dikerjakan”, ucapnya.

Selanjutnya menetapkan surat pengunjukan Petugas/Penanggungjawab/Operator aplikasi yang ada di OPD masing-masing, menetapkan SOP dan regulasi tentang aplikasi yang digunakan di OPD masing-masing, meningkatkan kerjasama, kolaborasi, koordinasi antar OPD yang menjadi Penyelenggara SPBE, terutama OPD yang terkait perencanaan dan penganggaran daerah.

Lebih lanjut, mengadakan rapat kerja Tim Koordinasi SPBE. Disini diharapkan seluruh OPD dapat hadir dan berperan aktif dalam rapat kerja Tim tersebut. Meningkatkan kepedulian dan pemahaman tentang evaluasi SPBE dengan mengisi dan melampirkan data pendukung melalui aplikasi monev.spbe.go.id, menetapkan kebijakan Audit TIK serta membentuk Tim Audit TIK. Dan terakhir menyediakan layanan administrasi pemerintahan terintegrasi.

“Saat ini Diskominfo merencanakan membangun aplikasi terintegrasi bagi seluruh layanan pemerintahan di Pemerintah Kabupaten Asahan”, ungkap Syamsuddin.

Kegiatan ini dilanjutkan dengan diskusi antara Diskominfo Kabupaten Asahan dengan seluruh OPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Asahan. (dat/han)

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kabupaten Asahan melalui Dinas Kominfo Kabupaten Asahan menggelar Rapat Koordinasi Monitoring Evaluasi Tim Koordinasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Bupati Asahan diwakili Muhilli mengatakan, peran SPBE sangat penting dalam setiap akses pemerintahan, baik akses pelayanan publik maupun admimistrasi, semuanya sudah menggunakan Teknologi.

“Untuk itu, diharapkan seluruh ASN di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Asahan, mampu mengusai Teknologi”, harap Muhilli.

Muhilli menambahkan, SPBE ini merupakan salah satu perwujudan 10 program prioritas Pemerintah Kabupaten Asahan. Dan SPBE ini juga diharapkan dapat mendukung suksesnya visi dan misi Pemerintah Kabupaten Asahan, Mewujudkan Asahan Sejahtera yang Religius dan Berkarakter.

Sementara, Kadis Kominfo Kabupaten Asahan Syamsuddin, SH, MM dalam eksposnya meyampaikan tujuan dari penyelenggaraan SPBE adalah untuk mewujudkan tata kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik yang bersih, efektif, efisien, akuntabel serta terpercaya. Selain itu SPBE juga berfungsi untuk meningkatkan efisiensi dan keterpaduan penyelenggaraan Pemerintahan Berbasis Elektronik.

Syamsuddin menyampaikan manfaat dari SPBE ini di antaranya, meningkatnya efisiensi anggaran untuk pembangunan Pemerintahan Berbasis Elektronik, mendukung terwujudnya Satu Data Indonesia melalui bagi pakai data antar Instansi Pemerintah dan Pemerintah Daerah, mendorong penggunaan aplikasi umum berbagi pakai di Instansi Pemerintah dan Pemerintah Daerah, meningkatnya utilisasi infrastruktur TIK yang terintegrasi dan berbagi pakai bagi Instansi Pemerintah dan Pemerintah Daerah dan terwujudnya keamanan informasi pemerintah. Dirinya juga menyampaikan tujuan dari evaluasi ini adalah mengetahui capaian kemajuan pelaksanaan SPBE pada Instansi Pusat dan Pemerintah Daerah, memberikan saran perbaikan untuk peningkatan kualitas pelaksanaan SPBE dan menjamin kualitas pelaksanaan evaluasi SPBE pada Instansi Pusat dan Pemerintah Daerah.

Untuk meningkatkan Indeks SPBE Kabupaten Asahan di tahun 2023 ini, tambah Samsudin, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan yakni, disusunnya dokumen Peta Rencana SPBE.

“Pada Tahun Anggaran 2023 Diskominfo sudah menganggarkannya dan akan segera dikerjakan”, ucapnya.

Selanjutnya menetapkan surat pengunjukan Petugas/Penanggungjawab/Operator aplikasi yang ada di OPD masing-masing, menetapkan SOP dan regulasi tentang aplikasi yang digunakan di OPD masing-masing, meningkatkan kerjasama, kolaborasi, koordinasi antar OPD yang menjadi Penyelenggara SPBE, terutama OPD yang terkait perencanaan dan penganggaran daerah.

Lebih lanjut, mengadakan rapat kerja Tim Koordinasi SPBE. Disini diharapkan seluruh OPD dapat hadir dan berperan aktif dalam rapat kerja Tim tersebut. Meningkatkan kepedulian dan pemahaman tentang evaluasi SPBE dengan mengisi dan melampirkan data pendukung melalui aplikasi monev.spbe.go.id, menetapkan kebijakan Audit TIK serta membentuk Tim Audit TIK. Dan terakhir menyediakan layanan administrasi pemerintahan terintegrasi.

“Saat ini Diskominfo merencanakan membangun aplikasi terintegrasi bagi seluruh layanan pemerintahan di Pemerintah Kabupaten Asahan”, ungkap Syamsuddin.

Kegiatan ini dilanjutkan dengan diskusi antara Diskominfo Kabupaten Asahan dengan seluruh OPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Asahan. (dat/han)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/